cast: Wanna one members

Kang Daniel !top

Ong Seongwoo !bottom

Created by Fiona97

WARNING !! boyXboy

DEDICATED FOR WANNAONE LAST COMEBACK

MISGIVING : 4

Argggggg!!!" jerit frutasi Daniel menggelora di tengah hutan. Ia lakukan sekarang hanya ingin melampiaskan betapa kecewa dirinya dengan kekalahan tes yang baru usai beberapa waktu lalu. Rasa marah dan kesal juga menjadi satu dan membuatnya semakin tidak terima harus kalah untuk kali pertama di hidupnya. Bagi orang yang tidak pernah mengalami gagal seperti dirinya, sekali menerima kegagalan akan membuat beban baru untuknya. "Daniel,.m..ma..mmaafkan aku..gara-gara aku kita gagal melewati tes ini" cicit Seongwoo yang tertunduk dengan tubuh yang masih terduduk di dekat arena berlangsung. Ekspresi wajah Seongwoo saat ini lebih dikatakan penuh rasa menyesal karena kegagalan tes ketika ia lengah melihat serangan lawan saat ia ia tidak sengaja mengkhawatirkan kondisi daniel yang saat itu pucat di tengah pertarungan untuk membantunya. "Tidak perlu meminta maaf dengan seribu kali pun kau memohon maaf juga tidak akan mengembalikan waktu lelah kita latihan dan menerima kekalahan konyol seperti tadi" ucap Daniel dengan nada sinis yang penuh makna kebencian. "Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan sebagai patnermu, aku tidak mungkin membiarkanmu kewalahan sendiri dan berakhir musuh menyerangmu habis-habisan" ucap Seongwoo dengan nada yang meninggi menandakan pembelaan diri ini mampu menjelaskan alasan yang logis kepada Daniel yang menganggap remeh perbuatan baiknya. "Itu menurutmu Seongwoo, kau seharusnya tidak butuh menjaga orang lain jika dirimu saja payah menjaga dirimu sendiri. Kau tidak mengenal dirimu sendiri ! kau bahkan lupa lawan memperhatikan semua gerak-gerik mu dan akhirnya menyerangmu" ucap Daniel yang dengan wajah dingin dan sebelum ia berniat bergegas meninggalkan arena melangkah jauh meninggalkan sang patner yang lebih dulu membalas perkataannya " Iya benar sekali! Aku memang belum mengenal diriku ataupun titik kelemahanku .. tetapi perluku ingatkan lagi kepadamu, kau sekarang memiliki titik kelemahan lain yang aku bisa tebak kau bahkan tidak tahu itu" ujar Seongwoo penuh keyakinan dalam pernyataannya. Kini tubuh Daniel berbalik menghadap ke arah seongwoo yang masih duduk dengan posisi menyender pada pohon dan menatap matanya tajam. "Maksudmu?" Daniel penasaran menunggu jawaban seongwoo, selancang itu orang yang baru mengenalnya menilai dirinya buta akan titik kelemahannya sendiri. Kini tubuh ringkih itu mulai berdiri diam di hadapannya. Seakan, Mereka saling memaksa satu sama lain untuk membuka identitas diri dalam tiap detik tatapan mereka berlangsung "Aku, aku lah titik kelemahanmu, Daniel" jawab Songwoo kembali dengan ekpresi yang sulit diartikan dan nada lemah mengiringi kalimat yang ia lontarkan sendiri. Seketika mendengar jawaban seongwoo, Daniel langsung tertawa seakan ia baru saja mendengar candaan di siang bolong. 'Entah, patner ku ini memiliki tingkat kepercayaan diri yang terlalu tinggi atau memang ia merasa sangat dibutuhkan dalam pertarungan ini'. "Jangan bercanda padaku dan jangan berharap banyak! kau akan kecewa nanti jika terlalu tinggi berharap sesuatu yang tidak akan pernah terjadi sampai kapan pun" ucap Daniel menekan setiap perkataannya yang membuat Seongwoo tertunduk menyerah dengan segala tujuannya ingin meyakinkan Daniel.

"kau belum mengetahui saja Daniel. Sebaliknya aku pun mulai belajar memahami mu jika kelak kau menjadi titik kelemahanku" ucapnya dalam sunyi hutan yang menambah kehampaan atas rasa sedih dan rasa takut yang siap menyambut di masa depan. Ia hanya menatap sosok itu yang telah jauh meninggalkan dalam setiap konflik batin yang menghantuinya.

PLEASE DON'T COPY PASTE! THIS IS ORIGINALY MINE MY STORY! THANKUUU .

ENJOY~