Chap 4

Love me hurt me

Main cast :Kyungsoo (gs)

Jong in

Kris

Park Chanyeol

Hunhan couple

All exo member 12OT

Gendre. : sad , angst, romance , maried life

Rating. : M

Disclaimer : Kaisoo and other exo itu punya Tuhan and SM , pinjam dulu namanya hehehe...

Summary: Kyungsoo terjatuh di tangga, Jongin masih mengacuhkan dirinya , Chanyeol emosi dan kini Kristal membuat masalah.

Maaf kalo alurnya aneh atau kecepetan... Maaf juga kalo banyak typos..

Kaisoo shiper and all coupe exo

No bashing ne...


Spesial thanks to :

(Doaddict ; exindira ; nam mingyu ; Kim Hyunsoo ; ; Smayanti ; xing maE30 ; a.t.i.n.a.k.a.i.s.o.o ; aqila k yixingcom ; melizwufan ; kyle ; SyiSehun; kyungiNoru; lisnana1 ; meCa ; Fuyu no sakura; iyas ; guest ; Rly. ; Hunhanexo; ta)

Mian lama update , belakangan ini sibuk nyari kerja, jadinya ga kepegang nih ff LL janji deh end chap bakal fast update . maaf juga kalo ada yang kepotong – potong sampe emosi ini kenapa di pindahin dari word ke malah banyak ilang kata – katanya.


Hari ini Luhan dan Sehun berkunjung ke rumah Kyungsoo untuk menemani mereka mencari kado untuk Tao yang hari ini berulang tahun. Luhan menelpon Kyungsoo tapi tidak di angkat. Dia bergegas masuk ke rumah Jongin. Luhan syok melihat Kyungsoo sudah tak berdaya di bawah tangga.

"Kyungie, Kyungie... Bangun hiks. Sehunie palli angkat Kyungie hiks" isak Luhan. Sambil membelai rambut Kyungsoo

Luhan merasakan dejavu, sudah dua kali dia menemukan Kyungsoo terkapar tak berdaya seperti ini, lebih parah nya ini Kyungsoo bersimbah darah dari kepala dan pahanya. Luhan menangis tersedu - sedu memeluk Kyungsoo, Sehun langsung membawa Kyungsoo ke mobilnya menuju rumah sakit Suho.

" Hiks Sehunie cepat darah nya ini tidak mau berhenti cepat Sehunie, hiks mulai hari ini aku mau bawa Kyungie ke rumah kita" Luhan merengek kepada Sehun , sambil mengeratkan pelukannya ke Kyungsoo.

"Luhan changi,hentikn panikmu itu,bukannya tidak mau. Kita harus meminta ijin Jongin hyung. Setelah sampai rumah sakit nanti aku akan bicarakan ini ke Jongin Hyung" ucap lembut Sehun sambil tersenyum memandang istrinya di belakang. Sebetulnya dia panik, tapi dia tidak mau terlihat panik di hadapan Luhan.

Sesampainya di rumah sakit Suho langsung berlarian ke Ruang UGD.

"Kenapa dia Hanie?

Chapter 4

" Hiks eonni... Soo Soo terjatuh di tangga rumahnya..daritadi Jongin aku hubungi tapi tidak di angkat- angkat teleponnya " Tangis Luhan pecah sambil memeluk Yixing yang tadi berlari di belakang Suho.

"Tenanglah Luhanie. Kyungsoo sudah di tangani suamiku berdoa saja.. Mana Sehun?" ujar Yixing sambil memeluk erat Luhan supaya menghentikan air matanya

"Itu" dengan polos Luhan menunjuk seorang pria yang tertidur duduk di bangku depan ruang operasi dalam keadaan mulut menganga .

"Aigoooo itu suami mu Luhanie?aku kira dia tuna wisma yang sedang bermalam di rumah sakit hehehe" canda Yixing agar Luhan meredakan paniknya Luhan.

"Ahhhh oennii"Luhan mengeluarkan aegyonya.. Dan mereka sama - sama bersenda gurau sampai rasa panik Luhan hilang. Yixing tau Luhan sangat menyayangi Kyungsoo seperti saudara,mereka sudah bersama - sama dari sekolah dasar, hingga tidak heran Luhan akan histeris jika melihat Kyungsoo menderita.

Berjam - jam Luhan menunggu Kyungsoo di luar ruang operasi, hingga tidak terasa dia tertidur di samping Sehun sambil bersandar di bahu suaminya itu. Waktu terus berlalu , beberapa jam kemudian jam Suho selesai menangani Kyungsoo. Sehun sudah sejak tadi bangun hanya bisa tersenyum ketika kakak ipar nya berdiri di hadapan mereka. Sehun berusaha membangun kan Luhan tapi susah, akhirnya Suho menemukan cara jitu

"KIM LUHAN!BANGUN"teriak suho di kuping Luhan

"Eughhhh nanti oppa, aku mau membolos saja hari ini" Suho yang mendengar jawaban adiknya pun tertawa.

"Kau ini... Masih saja tidak berubah"

"Hehehe mianhe oppa. Bagaimana Kyungsoo"jawab Luhan sambil mengucek matanya

"Aku sudah memeriksanya, Dia mengalami geger otak ringan , sekarang dia koma, untung saja janinnya tidak apa - apa usia nya baru menginjak dua minggu... Dia mengalami syok." jelas Suho

"Dua minggu bukankah itu sebelum Jongin pergi dari rumah"cicit Luhan sambil melihat Sehun.

"DIA PERGI DARI RUMAH?Kemana bajingan itu? Akan ku bunuh jika bertemu denganku."Tanya Suho sambil menggebu - gebu.

"Tenang saja oppa, masalah dia sudah lewat. Jongin sudah pulang kok, Kyungsoo yang cerita dengan ku, oppa bisakah Kyungsoo tinggal bersama ku saja setelah ini." Jawab Luhan sambil bersembunyi di punggung Sehun.

"Kau bicarakan lah dengan pusing menguruh mereka berdua. Rasanya ingin aku pecahkan saja kepalanya." Nada suara Suho sudah menurun.

Setelah itu Luhan dan Sehun bergantian menjaga Kyungsoo... setiap hari Luhan selalu tidur di samping ranjang Kyungsoo , kadang dia mengusap perut Kyungsoo seperti dia mengusap – ngusap kepala keponakannya . melantunkan lagu – lagu clasic di perut Kyungsoo sambil mengajak bicara Kyungsoo, dia pun suka menahan tangisnya dan Sehun juga sering mengajaknya bicara. Luhan sangat kehilangan sahabat terbaiknya dan juru masaknya .

"Hun, aku mau hamil seperti Kyungso... "cicit Luhan ke Sehun

" Ayey... Akan ku kabulkan jagiya, Lihat Kyungsoo ada yang iri dengan mu "Sehun langsung tersenyum dan mereka berdua suka membuat lelucon dan candaan yang ga bermutu yang biasanya membuat Kyungsoo tertawa tapi kali ini tidak ada respon sedikitpun.

o-o

Beberapa hari kemudan Kyungsoo belum sadar juga, Kris datang mengunjungi mantan yeojachingunya, tanpa di temani Tao. Tao tidak pernah cemburu kepada Kyungsoo karena dia tau sekali Kyungsoo mencintai Jongin dan Kris sudah melupakan Kyungsoo.

Krrriieeeet .. Pintu ruangan Kyungsoo terbuka... Kris perlahan mendekati Kyungsoo, dia langsung memegang tangan Kyungsoo

"Kyung, bangunlah... Kenapa kau terus tidur seperti ini, kata Sehun si namja datar itu kau mengandung hm...selamat Kyung, jaga keponakan ku..." Kris menggenggam tangan Kyungsoo yang masih terbaring berbicara panjang lebar Kris langsung mengecup kening Kyungsoo. Mianhe Kyung aku tidak bisa tau akan begini aku akan membawamu pergi dari dulu.

Kris keluar dari ruangan Kyungsoo tiba - tiba dia melihat raksasa dobi melewati dirinya. Ketika itu juga si Park Chanyeol si namja rusuh itu langsung memanggil Kris.

"Kris kau sedang apa disini?" seru nya sambil merangkul pundak Kris

"Lepaskan tangan mu atau ku patahkan. Aku tadi bertemu Kyungsoo , kau sedang apa juga disini tiang?" jawab Kris sambil menjauhkan tangan Chanyeol

"Aigooo.. galak sekali manusia ini. Tiang teriak tiang. Aku mengantar anakku berobat , biasa dia kebanyakan makan es krim...hyung... Kyungsoo sakit?"tanya Chanyeol

"Ne, dia kecelakaan? Untung nyawanya selamat dan anaknya sangat lemah." Jelas Kris.

"Hah Kyungsoo kecelakaan? tidak mungkin dia bersama ku siang dan dia langsung pulang kerumahnya ."

"Iya kemarin siang dia terjatuh di tangga" jawab datar Kris

Deg..

" dia pamit denganku untuk mengejar Jongin di rumah, ada salah paham sedikit dengan ku. Kyungsoo bilang dia akan pulang sendiri ke rumah. Jadi ya ku ikuti saja sampai ke rumahnya. Setelah dia masuk rumah aku juga melihat Jongin masuk rumah ." jawab Chanyeol pelan

"Ah Yeol, Luhan bilang Jongin tidak ada di rumah atau jangan - jangan... KIM JONGINNNNNNN!KU BUNUH KAU!" geram Kris

Kris emosi langsung mengambil mobilnya dan menemui Jongin di kantornya. Dengan tergesa - gesa Chanyeol mengikuti dia takut Kris mengamuk. Ketika di kantor JI grup Kris langsung menanyakan ruangan Jongin. Kebetulan Xiumin kenalan Kris

"Noona , dimana ruangan Jongin" tanya Kris

"Mentok kiri lurus sampai mentok" jawab Xiumin heran . mereka langsung tergesa – gesa ke ruangan Jongin. Xiumin pun curiga dan mengikuti namja - namja itu

BRAKKK..

Kris mendobrak pintu ruangan Jongin. Kris dan Chanyeol kaget melihat pipi Jongin yang di elus Kristal. Kris langsung mendekati Jongin dan menarik kerah "BAJINGAN ,ISTRIMU SEKARAT MALAH KAU BERSAMA WANITA LAIN" umpat Kris

"KAU BRENGSEK JONGIN... KAU MENGHUKUM KYUNGSOO YANG TIDAK PERNAH MELAKUKAN KESALAHAN." Chanyeol juga berteriak dengan emosinya, bagaimana wanita yang dia sukai mempunyai suami yang bajingan yang kelewat batas.

"APA APAAN KALIAN HAH? " Jongin pun emosi melihat Kristal dan dua orang datang membuat onar di kantornya sendiri

Brugh brak brugh.

Kris dan Chanyeol menyerang Jongin membabi buta... Kristal langsung berteriak tapi tidak ada yang berani melerai pertengkaran antar direktur itu., Kris dan Chanyeol menghentikan pukulannya .

"Lepaskan Kyungsoo padaku... Aku akan menjaga dia dan anakmu..." kata Chanyeol sambil berapi - api

"MWO... "Kris kaget dengan kata - kata Chanyeol.

"Mungkin dia bukan anakku. Bisa kah kalian keluar, ini kantorku dan kalian tamu yang tak di undang"

"Kim Jongin... Ku mohon lepaskan Kyungsoo"

"Apa urusanmu sekalipun aku tidak akan melepaskan dia"

"Kau menyakiti dia, dia terlalu mencintaimu kau senang dia tersiksa , akan aku bahagiakan dia a, aku janji itu. Jika kau tidak mau melepaskan dia tunggu saja aku yang akan merebut Kyungsoo darimu."Ancam Chanyeol sambil mencengkram kerah baju Jongin

"Aku banyak tidak punya waktu untuk omong kosong ini." Jongin pun melanjutkan pekerjaannya lagi. Gelisah terukir di wajah Jongin. Dengan muka babak belur dia langsung berlari ke mobil menuju Seoul hospital. Di perjalanan dia seperti orang gila ,tertawa dan tersenyum sendiri.

o-o

Beberapa saat kemudian Jongin sudah tiba di rumah sakit untuk memastikan ucapan Chanyeol.

Di ruangan Kyungsoo, Jongin melihat Chanyeol sedang tertidur dan memegang tangan Kyungsoo. Jongin masuk kedalam ruangan Kyungsoo dengan hati- hati dan mendekati wajah Kyungsoo..

" Mianhe , Jaga anakku ..." ucap pelan Jongin

Chup

Setelah Jongin mencium kening Kyungsoo, Kyungsoo mulai membuka matanya...

"Eughhhhhh,Oppa Jongin... Chanyeol..."cicit Kyungsoo

"Kyungsoo - yaaa... Kau sudah bangun . Kim Jongin... Kapan kau datang haissss" tanya Chanyeol

"aku hanya ingin melihat dia sakit atau pura – pura sakit, aku pulang " jelas Jongin

"Jonginie... Appa..."

Deg... Detak Jantung Jongin seakan berhenti berdetak.. Dan dia berhenti sejenak tapi Jongin tidak menengokan kepalanya dan dia tetap berjalan dengan tersenyum.Mungkin ini jalanku melupakan kau sayang,mianhe aku sudah menghianatimu Bae Suzy.

Luhan dan Sehun langsung ke rumah sakit..untuk melihat Kyungsoo. Sesampainya di rumah sakit Luhan langsung memberikan buah yang dia beli di perjalanan... "Kyung, Kau pulang langsung ke rumahku ya..aku mau menjaga ponakanku sayang" tegas Luhan sambil menyodorkan jeruk ke Kyungsoo

"Tidak aku mau pulang ke rumah suamiku.. Aku merindukannya dia Luhan" Jawab Kyungsoo sambil memakan jeruk asam itu.

"Ani.. Kita semua tau apa yang di perbuat Jongin.. Aku tidak mau kau berkali – kali masuk rumah sakit ini. Cukup aku dan Sehun yang menjagamu "

" Lu, bagaimana kau berada di posisiku? Kau di pisahkan dengan Sehun?" tanya Kyungsoo sambil tersenyum.

"tapi Soo... Sehun amat mencintaiku sedangkan Jongin tidak"jawab Luhan tak mau kalah

"sudahlah yeobo, biarkan dia bersama suaminya."

"tapi Hun, baiklah kau boleh tinggal dengan Jongin asal aku memantau mu pagi dan sore hari " ucap Luhan sambil memandang sinis Kyungsoo

" ne, ne ,araso umma " jawab Kyungsoo sambil tertawa.

o-o

Keesokan harinya Luhan , Sehun dan Chanyeol dengan berat hati mengantarkan Kyungsoo ke rumah suaminya . Chanyeol paling tidak rela melepaskan Kyungsoo, di perjalanan Chanyeol menyanyikan lagu – lagu mendiang istrinya seperti BABY DON'T CRY, MY TURN TO CRY, Dan I REALLY DON'T KNOW dengan suara basnya dan di ikuti oleh Sehun ... hasilnya pun menajubkan Luhan dan Kyungsoo berkali – kali menutup kupingnya ketika mereka menyanyikan nada tinggi, Luhan geram, kepala mereka ia timpuk dengan boneka pinkku – pinkku nya Sehun .

Sesampainya di rumah, mereka langsung berpamitan karena mereka melihat Jongin baru masuk ke rumahnya.

"Jongin , aku pulang"

"..."

"kau mau aku masakan apa ?"

"..."

Kyung soo langsung mendekati Jongin , "hei, kau tidak merindukan ku?"

"tidak pernah, aku tidak ingin makan buatan mu, aku bosan"

"Baiklah" jawab Kyungsoo yang melemah.

Mianhe Kyung , aku tidak mau membuatmu lelah dan membahayakan anak kita lagi.

Malamnya Kyungsoo gelisah tidak bias tidur, dia bulak – balik dari kamar ke dapur, dia lapar dan mencari bahan – bahan makanan. Semenjak Kyungsoo di rumah sakit, Jongin tidak pernah men-stok makanan apa pun di kulkas nya . semenjak Kyungsoo hamil Kyungsoo menjadi manja dengan siapapun dan dia berani mendekatkan dirinya dengan Jongin. Dengan perlahan Kyungsoo berjalan ke kamar tiduran di kasur Jongin dan memeluknya dari belakang. "Jongin aku mau bulgogi.." cicit Kyungsoo sambil mencium aroma maskulin Jongin.

"Buat saja sendiri ... Aku mau tidur..."

"Hufttt... tidak ada bahannya. Di kulkas tidak ada apa - apa... Hiks besok saja lah kita makan nae aegy." Kyungsoo langsung keluar dari kamar Jongin sambil terisak.

Jongin pov

Hiks aegya appa lelah tadi ada meeting, kenapa kau minta aneh aneh... ini jam berapa eoh?Besok pun appa ada meeting. Tidak kasihan dengan appa?hiks

Jongin pov end

Setelah Kyungsoo keluar dari kamarnya, Jongin langsung bergegas mengambil kunci mobil dan jaketnya dia berkeliling di kota Seoul . Jongin susah payah mencari rumah makan yang masih buka tengah malam . setelah dua jam mengitari kota itu Jongin membeli bulgogi dalam jumlah banyak supaya tidak di ganggu oleh anaknya lagi. Setelah memarkirkan mobilnya di garasi rumahnya. Jongin langsung masuk ke kamar Kyungsoo dia menaruh pesanan Kyungsoo di nakas tempat tidurnya.

Mencium bau makanan Kyungsoo langsung membuka matanya.

"Whoooaaahhhhh appa bawa kan bulgogi, ini baru jam 4 pagi." Dia langsung tersenyum dan memegang perutnya. Kyungsoo membawa bulgogi dan langsung mendatangi Jongin di kamarnya...

"Appa sedang tidur aegi..."Kyungsoo langsung mengecup bibir Jongin.

Chup

"Gomawo bulgoginya appa"ucap Kyungsoo sambil tersenyum. Dia makan di samping Jongin dia merasa makan di temani, setelah makan dia langsung merebahkan badannya di samping Jongin dan dia memeluk Jongin dari belakang.

O-o

Pagi harinya Jongin kaget Kyungsoo tidur di sampingnya dengan mulut yang belepotan saus bulgogi. Chup pagi Kyungsoo . Jongin pun membiarkan Kyungsoo tidur di kamarnya. Siang hari Kyungsoo berbicara dengan suaminya.."Jongin, besok temani aku ke baby shop yah... Aku mau beli tempat tidur baju dan perlengkapan bayi..."

"Buat apa kau repot - repot ... Anakmu baru satu bulan, belum tentu juga anak itu lahir kan"

Deg hati Kyungsoo seperti tertohok dengan perkataan Jongin

"Anakku itu anakmu juga Kim Jongin.."

"Iya mungkin"jawab Jongin

"Hiks... Dengar Kim Jongin yang terhormat, kau boleh menghinaku, memukulku atau membunuhku...Tapi jangan kau hina anak ku darah dagingmu sendiri... Aku sudah terima perlakuan mu yang menjadikan ku sampah selama ini, jika kau ingin berpisah.. Akan aku turuti secepatnya, aku tidak ingin anak ini bersedih karena punya ayah yang terhormat sepertimu.. Terima kasih untuk yang kau beri selama ini, foto perkembangannya pun akan ku kirim via email. Jangan pernah berani kau menyentuh anakku, karena aku tidak akan segan- segan menghabisi orang yang menyakiti orang yang aku cintai. Aku tunggu surat perceraian kita. Kim Jongin sii" Kyungsoo merasa tidak kuat lagi. Dia menangis tersedu - sedu

"Akan ku urus secepatnya agar kau dan Chanyeol bisa bersama"

"Aku tidak punya hubungan apa - apa dengan dia.."

" Ya ya kau bohong pun aku percaya"

"Kau jahat Kim Jongin.. Kau jahat" bentak Kyungsoo sambil berlari ke taman belakang rumahnya.

Jongin terpaku dengan kata - kata Kyungsoo tadi. Tidak terasa setetes air mata jatuh di pipinya . perceraian, kau meminta kita bercerai.

Kyungsoo masih menangis sampai dia tertidur di rumput tamannya, Jongin melihat Kyungsoo tertidur , dia langsung tiduran di sampingnya. Jongin menatap terus wajah Kyungsoo, tanganya turun dari dahinya ke hidung ke mulut sampai ke dagunya

Kau wanita yang terindah dan tegar yang pernah ku temui.

Setelah puas melihat Kyungsoo Jongin langsung mengendong Kyungsoo ala bridal style ke dalam kamarnya . setelah merebahkan di kasurnya dia langsung mengecup bibir Kyungsoo

chup

"mianhe Kyungsoo" dan dia langsung turun ke perut Kyungsoo "mianhe appa , aegya. Saranghae"

Malam harinya Kyungsoo menjadi dingin bila bersama Jongin. Kyungsoo masih kesal dengan Jongin , setiap dia melihat Jongin matanya pasti berair, karena dia tahu cepat ataupun lambat dia akan bercerai dan melepaskan Jongin.

o-o

Pagi harinya, Jongin melihat ke dapur, dia lega Kyungsoo masih ada di rumahnya... Kyungsoo masih memasak untuk Jongin walau dengan balutan penutup mulut, sarung tangan plastik, kacamata dan celemek pororo seperti orang yang takut terkena virus. Jongin tertawa melihat busana Kyungsoo hari ini .

"Kyung, nanti siang aku ada meeting di luar, kau mau menitip apa ?"

"heuummmm es cream ukuran jumbo" jawab Kyungsoo

"hm"

"gomawo Jongin"

Kristal mengunjungi rumah Jongin , tapi dia langsung di hadang oleh Kyungsoo di depan pintunya. "Kristal sii sedang apa kau kesini?" tanya Kyungsoo ketus

"Akuingin bertemu Kim Jongin"

"Tidak bisa" jawab Kyungsoo

"Kyungsoo masuk ."bentak Jongin

"oh jadi ini yang dinamai meeting mu pergi dengan mantan kekasihmu"

"hallo Jongin , i really miss you" ucap Kristal ketika melihat jongin

" Apa apa an kalian berdua... Kalian membuat kepala ku pecah" ucap Jongin sampai mengabaikan Kyungsoo dan Kristal . Dia malas bertemu dengan Kristal

Jongin pergi membawa mobilnya. Kristal pun juga pergi dengan mobilnya sendiri entah kemana... Kyungsoo penasaran dengan mereka berdua , dia langsung bergegas mengikuti Jongin

o-o

Kyungsoo mengikuti Jongin kemanapun dia pergi, dia melihat Jongin sejenak berhenti di baby shop yang ada di kawasan Gangnam. Jongin terpaku melihat box baby yang berwarna putih. Dia mulai berjalan ke Cafe Exo Planet.. Di kejauhan Kristal pun mengikiti Jongin dan Kyungsoo...

Sesampainya Jongin ke cafe itu dia langsung bertemu Xiumin sepupunya

"noona , hyung mana? Aku juga mau berbisnis dengan dia" tanya Jongin

"Mian Jongin hari ini dia harus di panggil presiden, dia sedang mendesain kamar cucu presiden."

" keponakannya kan juga mau di buatkan" cicit Jongin

"Kyungsoo hamil? Chukae Jongin" kata xiumin sambil tersenyum

"hehehhe aku jadi malu. Aku ingin mendekor kamar anakku noona, aku undang kalian ke rumahkku yah" jawab Jongin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

Kyungsoo keluar dari mobilnya, sambil mencari - cari suaminya di Cafe itu.. Dia melihat Jongin dengan wanita muda yang cantik . Kyungsoo langsung emosi dan mendekati mereka berdua.

"KIM JONGIN , ISTRIMU SEDANG HAMIL SEDANG APA KAU DISINI."Kyungsoo berteriak di depan mereka berdua

"KYUNGSOO JAGA BICARAMU" Jongin langsung berdiri

Jongin langsung keluar dari cafe itu.. Dia sudah malu di depan semua orang. Dia tidak menyangka Kyungsoo menjadi kekanakan seperti itu. Jongin berjalan menuju seberang cafe dimana dia memarkirkan mobilnya.

Kristal pov

Jika aku tidak bisa mendapatkanmu, kyungsoo pun juga tidak akan bisa memilikimu Jongin , selamat tinggal kim jongin ku. Selamat bertemu dengan Suzy mu"

Kristal pov end

Kyungsoo menarik tangan suaminya tapi Jongin menghempaskan tangannya dan berjalan lebih cepat , di kejauhan Kyungsoo melihat Kristal di dalam mobilnya dengan laju yang cepat.

Kristal... Sedang apa dia mengikuti Jongin...oh Tuhan.. jangan – jangan...

"JONGIN AWASSS..."

"KYUNGSOO AWASSSSS..."

BRAKKKK...

Tbc


Doaddict: heheh terima kasih untuk dukungan selama ini yah, masih banyak kekurangan di ff ini apa lagi ff masukin ff ke fanfiction suka ada yang kepotong – potong L jadi keliatan kaya typo. Terima kasih sudah mereview dan membaca

Exindira :terima kasih sudah membaca hiks hiks iya nih pindahin dari word ke suka ilang- ilangan L jadi bingung ngatasinnya sampe di edit berkali – kali . terima kasih untuk reviewnya

Nam mingyu : waduh waduh si Jongin bisa abis nih ama kamu . hiks antara seneng ama sedih ini ff kaya sinetron heheheh. Terima kasih untuk reviewnya. Selamat membaca ne

Kim hyunsoo : maaf aku lama update nih, aku dah update yah silahkan membaca .terima kasih mereview

on: udah aku lanjut ya, thanks for review dan membacanya

SMayanti:hehheh iya iya aku tampuk ya ide dari mu hehehe . terima kasih sudah membaca dan mereview

xing mae30: iya nih Kai napeun namja , aku sudah lanjut yah. Terima kasih sudah mereview dan membaca

a.t.i.n.a.k.a.i.s.o.o : aku sudah next ya terima kasih sudah mereview dan membaca

aqila k: hehehe aku tampung ide dari kamu . terima ksih sudah membaca dan mereview ya.

yixingcom: iya nih suka kepotong gitu pas copy diffn , hehe kayaknya udah ga napsu si jongin ama warisannya. terima kasih sudah membaca dan mereview ya

melizwufan: iya nih jongin lagi jahat . terima kasih sudah membaca dan mereview ya

kyle: aku tampung idemu yah. terima kasih sudah membaca dan mereview ya

SyiSehun: iya nih tauk kapan sadarnya. Terima kasih sudah mereview dan membaca

kyungiNoru: di tunggu ya terima kasih sudah mereview dan membaca ff ini

lisnana1: aku tampung ide kamu ya lis , terima kasih sudah mereview dan membaca ff ini . silahkan di baca lagi

meCa: terima kasih ya untuk dukungan kamu. Mungkin setelah ini mau oneshoot dulu. Terima kasih sudah membaca dan mereview

Fuyu no Sakura: iya nih banyak kata – kata masukan kamu. yang kepotong. Terima kasih untuk masukannya. Terima kasih sudah membaca

Iyas: huahhh kamu review aku sudah terima kasih banget. Iya aku tampung ide kamu. Terima kasih sudah membaca

Guest: sudah aku lanjut Terima kasih sudah membaca dan mereview

Rly. : hehheheh jawabannya sudah ada di awal ff. Terima kasih sudah membaca dan mereview

Hunhanexo: miannnnn kelamaan update. Terima kasih sudah membaca dan mereview

Ta: aku tampung ide kamu yah. Terima kasih sudah membaca dan mereview


Huaahhhh ga terasa udh mw habis next chap end, reader

Terima kasih sudah membaca ffku selama ini

Hunhanrakaisoo


Jangan lupa review ne , gomawo