"a sacrifice"

By: Miftha Zoldyck

Disclaimer:Naruto milik masashi Khisimoto

Rate T

Genre: Hurt/comfort,friendship

Pair : naruhina

Warning : Typo,OOC,dan banyak kesalahan lainnya

.

.

Yo Minna-san...

chapter 3 nya sudah update nih,gomen updatenya lama,tapi di chapter berikutnya Miftha ushain deh untuk updatenya lebih cepat xDD

enjoy n happy reading

Chapter 3

"Minna ada pengumuman sebelum kalian pulang"kata Kakashi sebelum menyelesaikan pelajarannya,semua murid melihat ke arahnya

"Ada kabar gembira untuk kalian semua.."kata kakashi sambil tersenyum"minggu depan akan di adakannya tour ke Suna selama satu minngu,jadi siapkanlah diri kalian sebelum berangkat"sambungnya

"Horeeee"teriak seisi kelas senang mendengar kabar yang dibawa sensei mereka

"Baiklah kalau begitu aku permisi"kakashi pergi meninggalkan kelas yang masih bersorak gembira itu

Hari yang di tunggu-tunggu oleh para murid-murid itupun tiba,sekarang mereka sudah berada di lapangan Konoha Senior High School yang luas itu

"kenapa aku berbeda bus dengan kalian berdua"kata Ino yang kesal karena tidak satu bus dengan Sakura dan Hinata "yang sabar Ino-chan"kata Hinata menenangkan Ino yang sedang kesal

"Tapi hinat..."

"sudahlah Ino,aku dan Hinata memang satu bus tapi tempat duduk kami bahkan berbeda,aku di bagian depan sedangkan Hinata di bagian belakang"potong sakura "Huh,,,kenapa harus para sensei yang mengatur tempat di mana kita akan duduk" Ino mengerucutkan bibirnya akan perbuatan sense-sensei mereka "itu karena para sensei ingin membuat kita menjadi lebih akrab lagi dengan para murid lain,mereka tidak ingin kita hanya berteman dengan orng yang itu-itu saja"terang Hinata

"Minna...masuklah ke dalam bus masing-masing"perintah Tsunade yang merupakan kepala sekolah di sekolah itu. Mendengar perintah sang kepala sekolah para murid-murid itu memasuki bus mereka sebangku dengan Tenten dari kelas 3-b,Sakura sebangku dengan Naruto sedangkan Ino dari bus yang lain sebagku dengan Sai

"Ohayou Hinata-chan"sapa Tenten sembari tersenyum

"Ohayou mo Tenten-chan"jawab Hinata yang juga tersenyum. Hinata mersa senang karena dapat sebangku dengan perempuan yang juga dia kenal. Sedangkan sakura merasa sedih melihat orang yang di sukainya tidak duduk bersamanya melainkan dengan Karin padahal dia akan duduk bersama Sasuke tapi malah sama Naruto sahabat karib Sasuke. Naruto melihat pandangan mata Sakura selalu terarah pada Sasuke hanya bisa diam,dia tahu kalau sakura sangt menyukai Sasuke

"Naruto"panggil Sakura,Naruto menoleh ke arah sakura

"Hn,nani?"sakura menatap naruto dengan pandangan tidak yakin "ti..tidak jadi"katanya sambil tersenyum canggung,sebenarnya saat ini hati sakura benar-benar sakit melihat Sasuke yang tersenyum pada karin walaupun hanya senyuman tipis.

Setelah menghabiskan waktu perjalan di dalam bus yang sangat membosankan,akhirnya mereka sampai di Suna dan langsung menuju penginapan untuk beristirahat. Hinata,Sakura,Ino dan Shion sekamar dan Naruto,Sasuke,Kiba serta Sai juga sekamar yang sama sedangkan Shikamaru tidak sekamar dengan mereka.

Sakura,Hinata,dan Ino mereka tengah asyik mengobrol bersama hingga mereka lupa bahwa di kamar itu masih ada satu penghuni lagi "ehm..."terdengar suara deheman dari Shion yang juga menghuni kamar itu

"Ah...gomen Shion-chan karena melupakanmu"kata Hinata menyesali perbuatannya dan di tanggapi dengan senyuman manis (palsu) oleh Shion, Ino yang melihatnyya merasa tidak senang 'kenapa Hinatayang harus minta maaf,itu kan bukan salahnya'kata Ino dalam hatinya. Sakura menyadari ketidak sukaan Ino itu takut akan adanya perselisihan Sakura akhirnya mengajak Shion untuk bergabung,mereka kembali berbincang-bincang.

Setelah menghabiskan waktu selama 2 jam untuk beristirahat,murid-murid kembali di kumpulkan oleh para panitia

"Berhubung ini hari pertama kita disini kita akan mengunjungi museum"kata tsunade yang membuat para murid-murid menjdi senang karena mereka semua dapat mengunjungi museum yang sangat bersejarah di Suna itu

"wah...wah..." kagum siswa-siswi melihat benda-benda bersejarah di museum itu

"wahhh...museum ini sangat indah,kyaa kawaii"kata Ino senang

"kau benar Ino,tidak aku sangka aku bisa ke sini"kata Sakura membenarkan perkataan Ino

"Hei..hei,lihat itu bukankah mereka yang memiliki museum ini"kata ino menunjuk ke arah sekelompok orang yang sedang di wawamcarai

"Gaara-kun"senyum Hinata mengambang saat melihat sahabatnya yang berada di museum itu,pemilik yang di katakan Ino tadi sebenarnya adalah dari keluarga Sabaku

"Kau kenal dengan mereka Hinata"tanya Sakura. Hinata mengangguk dan dari kejauhan Gaara melihat Hinata yang sedang melihat kearahnya diapun menghampiri Hinata dengan setengah berlari

Bruk

Gaara memeluk Hinata "Hinata"panggilnya, Hinata terkejut karena pelukan yang tanpa aba-aba dari Gaara. Dia merasa malu karena diperhatikan oleh teman-temannya,Hinata melepaskan pelukan dari Gaara membuat Gaara menaikkan salah satu alisnya "Kau memang jahat Hinata"kata Gaara

"ma..maksudmu apa Gaara-kun"tanya Hinata tidak mengerti

"pertama,kau tidak pernah menghubungiku lalu sekarang ketika kau ke Suna juga tidak mengabariku"kata Gaara setengah kesal

"Gomen gaara-kun,aku lupa heheh"kata Hinata sambil tertawa

'Hinata tertawa karena pria ini'pikir Sakura,Ino,Naruto,Sasuke,Kiba,dan Sai sedangkan Shikamaru hanya menguap "Hoammmm"

"jadi,sekarang kau sudah lupa denagnku Hinata"kata gaara penuh selidik

"e..eh buakan begitu gaara-kun"kata hinata cepat dia takut kalau gaara salah paham terhadapnya. Garra tersenyum tipis melihat tingkah Hinata yang tidak pernah beubah,gaara menepuk-nepuk pelan kepala hinata "aku hanya bercanda,hahah kau memang selalu lucu jika di kerjai Hinat"kata gaara "gaara-kun"kata hinata kesal yang selalu di jaili oleh gaara dia menggembunggakan pipinya dan langsung saja di cubit oleh gaara

"Ittai.."katanya sambil mengelus pipinya chubby nya

"ehm..."suara sakura yang mengingatkan Hinata pada teman-temannya

"go...gomen minna"sesal hinata "minna kenalkan ini gaara-kun,garaa kun kenalkan ini teman-temanku di Konoha"kata hinata memperkenalkan gaara dengan teman-temannya "sakura,Haruno Sakura"kata sakura

"Hn"jawab gaara dengan datar 'dasar' batin sakura

"gaara-kun,ini Ino Yamanaka,Kiba Inuzuka,Uchiha Sasuke,Nara Shikamaru,Himura Sai dan ini Namikaze Naruto"kata Hinata memperkenalkan teman-temannya pada Gaara sambil menunjuk satu-satu pada mereka

"Hn,Sabaku no Gaara"

Kemudian seseorang memanggil gaara untuk segera kembali ke tempat para tamu yang hadir dalam temuan di Museum keluarganya itu "Jaa...Hinata" kata Gaara dan pergi ke tempatnya semula.

"Huh,,kenapa panda itu sangat hangat denganmu Hinata-chan tapi dengan kami dia seperti orang bisu yang bermuka datar"protes Kiba,Hinata tertawa geli melihat ekspresi Kiba yang kesal itu,Hinata menggelengkan kepalannya "Dia hanya merasa canggung dengan orang yang baru saja di temuinya itu,sebenarnya gaara kun itu orang yang hangat dan baik"jelas Hinata

Setelah mendengarkan penjelasan dari hinata mereka kembali berkeliling untuk melihat peninggalan-peninggalan yang ada di museun itu

"aku tidak menyangka Hinata-chan bisa dekat dengan orang sedatar sabaku itu"

"bilang saja kau cemburu pada sanaku itu karena Hinata lebih dekat dengannya"semua orang yang ada di kamar pria itu tertawa melihat kiba yang semakin kesal karena di pojokkan

Bletak

Kiba menjitak kepala teman-temannya itu "kenapa kau menjitakku,bukankah yang aku katakan itu adalah fakta"kata Sai sambil megelus-ngelus kepalanya begitu pun dengan Naruto juga melakukan hal yang sama dengan Sai dengan muka yang kesal karena juga ikut di jitak oleh Kiba

"hmm...Sasuke mana"tanya Naruto

"Itu...tadi Sakura memanggilnya jadi dia keluar sebentar,aku jadi penasaran apa yang akan di katakan oleh Sakura pada Sasuke "Maksudmu?"tanya Naruto yang tidak mengerti dengan perkataan Kiba

"Baka,tentu saja itu aneh bila ada seorang gadis yang memanggil pria malam-malam begini"

"Ano...Kiba bukannya Sasuke bertemu dengan Karin,tadi aku melihat mereka di belakang villa ini"

Setelah mendengar perkataan dari Sai barusan Naruto langsun berlari ke belakang villa,dia tidak menghiraukan panggilan dari teman-temannya itu

Bruk...

Naruto terjatuh karena menabrak seseorang,dia hendak memprotes tapi niatnya dia urungkan karena yang di tabraknya itu adalah orang yang sedang di carinya itu "Sakura-chan,kau...kau kenapa menangis?apa yang terjadi?ayo katakan padaku"pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut naruto,marah...dia sangat marah karena melihat orang yang pernah disukainya sekaligus sahabat kecillnya itu menangis sesegukan,dia pasti akan memukuli orang yang telah berani membuat gadis kecilnya itu menangis tak berdaya

"Na..naruto"jawab sakura memeluk naruto tubuhnya berguncang karena tangis nya itu,naruto membalas pelukan sakura "kenapa,sakura-chan kenapa menangis" sakura masih menangis dia belum bisa berbicara dengan jelas akibat tangisnya itu jadi naruto menyuruhnya untuk tenang dulu baru dia akan menjelaskan masalahnya itu pada dirinya. Setelah beberapa menit tangisan Sakura mereda dan dia mulai menjelaskan apa yang terjadi padanya,dia mengatakan bahwa Sasuke memanggilnya jadi dia pergi ke tempat dimana sasuke akan menemuinya tapi ketika dia sampai dia malah melihat Sasuke yang sedang berpelukan dengan Karin,hatinya jadi sakit karena melihat orang yang disukainya itu malah berpelukan dengan orang lain di depan matanya,karena tak sanggup melihatnya lagi sakura berlari meninggalkan mereka sambil menangis dan sampailah dia menabrak naruto

"go..gomen Hiks...seharusnya aku tidak menceritakannya pdamu hiks..hiks"sakura kembali menangis,Naruto tidak tahan melihat sakura yang menangis gara-gara sasuke,ingin sekali dia memukul sasuke

"baiklah,jadilah kekasihku Sakura-chan"kata Naruto

'bukan ini yang aku inginkan'batin Naruto

"Ma..maksudmu apa naruto"sakura kaget mendengar hal yang baru saja dikatakan oleh naruto

"jadilah kekasihku"

'tidak,bukan ini yang aku inginkan'batin naruto lagi

"Tapi..." "aku menyayangimu sakura-chan,aku tidak ingin melihat mu menangis seperti ini lagi"potong naruto

"baiklah,akan aku coba"jawab sakura 'benar,aku tidak boleh terlalu mengharapkan sasuke-kun' Naruto memeluk sakura dengan perasaan yang cempur aduk

'sepertinya memang ini yang harus aku lakukan agar tidak melihat sakura menangis lagi'

Krakk

"Hi..hinata"sakura terkejut melihat Hinata yang ada di depan matanya dengan mata yang berkaca-kaca sambil menutup mulutnya "Hinata,apa yang kau lakukan disitu"tanya Naruto,'apa dia mendengarnya'batin naruto

"Hinata go..." "gomen sakura-chan,maaf karena mengganggu kalian"potong hinata dengan suara yang bergetar kemudian dia pergi meninngalkan sakura yang masih menatap kepergian Hinata

"Hinata..gomen gomenne"kata sakura pelan,dia beru tersadar bahwa dia baru saja menghianati temannya-Ino- dia baru ingat kalau Ino menyukai Naruto,dia yakin Hinata pasti sangat kecewa padanya karena dialah yang paling bersemangat mendekatkan Naruto dengan Ino tapi...tapi dia yang malah menghianati sahabatnya sendiri

"Sakura"panggil Sasuke yang sudah berada disitu,Sakura mendongakkan kepalanya untuk melihat Sasuke "Sasuke-kun"

"Kenapa kau lama se.."perkataan Sasuke terhenti saat melihat Naruto yang mulai menggenggam tangan Sakura dan menatapnya tajam

Sakura menyadari Sasuke yang melihat tangannya di genggam oleh naruto,dia beusaha melepaskan genggaman itu namun percuma genggaman tangan naruto semakin mengerat

"Sakura-chan ayo kita pergi"naruto mengajak Sakura pergi meninggalkan Sasuke yang masih menatapnya

"Tunngu"cegah Sasuke yang melihat Naruto dan Sakura yang akan melangkah pergi meninggalkannya

"Nani?"tanya Naruto tanpa membalikkan badannya

"aku ingin berbicara dengan Sakura"jawabnya datar

"Nande?"

"aku hanya tidak ingin kekasihku berada diluar ketika hari sudah larut begini"jawab Naruto yang tak kalah datarnya dari Sasuke

"a..apa kekasih"Sakuke menaikkan satu alisnya mendengar perkataan Naruto

"Ya...mulai hari ini aku dan Sakura-chan sudah menjadi sepasang kekasih"

'gomen teme,aku hanya ingin membuatmu menyadri perasaanmu pada sakura'kata Naruto dalam hatinya

"Souka,selamat"

tbc

makasih ya readers-san,jujur...atas review yang readers berikan makin membuat Miftha semangat dalam melanjutkan fic ini ^^

Arigatou...

see you next chapter,bye-bye...

RnR