"Malheun geol, naneun barajin anha

Geujeo yejeon cheoreom man

Look into my eyes, Please look at me now

Nareul saenggak haejwo oh"

.

.

.

Check This Out...

Love Chronicle chappy 4..

3

2

1

Action... Selamat Membaca...

Habis Baca...Don't Forget To Review, Ok!

.

.

.

Disclaimer : Only Aoyama Gosho Seorang

Pair: Shinichi x Ran... 4Ever

~Love Chronicle~

Chapter 4

"Lalu Ran, apa rencanamu sekarang?" tanya Sonoko. Saat ini Ran dan Sonoko sedang berjalan menuju ke sekolah.

"Entahlah Sonoko. Yang jelas aku harus memberitahu Shinichi terlebih dahulu..." jawab Ran.

"Kau tidak boleh hanya sekedar memberitahunya Ran. Kau juga harus minta pertanggung jawaban pada Shinichi." Ucap Sonoko.

"Iya Sonoko... Aku tahu..."

Ran dan Sonoko pun terus berjalan menuju SMU Teitan.

.

~Love Chronicle~

.

Sembari menunggu bel berbunyi. Ran memilih untuk tetap berada di dalam kelas. Sedangkan Sonoko, gadis itu sedang asyik bercanda dengan beberapa temannya di dalam kelas. Lain dengan Sonoko, Ran lebih memilih untuk duduk diam di dalam kelas saja walaupun ia menyimak apa yang sedang Sonoko obrolkan dengan teman temannya. Setelah bosan hanya duduk duduk saja. Ran pun bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah jendela. Lalu ia membuka salah satu jendela yang ada di dalam kelasnya. Sehingga rambut hitam panjangnya berkibaran karena tertiup angin.

Ran mengadahkan kepalanya ke atas sehingga ia bisa memandangi langit biru yang luas. Ran benar benar tidak mengerti apa rencana Tuhan untuk dirinya. Kenapa Tuhan menimpakan kejadian yang luar biasa ini untuk dirinya. Akan tetapi Ran masih tetap harus bersyukur karena setidaknya ia sedang mengandung anak dari laki laki yang ia cintai. Anak Shinichi Kudo. Akan tetapi Ran juga harus siap dengan semua masalah yang akan timbul jika semua orang mengetahui bahwa ia sudah hamil di luar nikah. Masalahnya yang pertama adalah kedua orang tuanya. Masalahnya yang kedua adalah sekolahnya. Ran bisa saja langsung di keluarkan dari SMU Teitan jika pihak sekolah mengetahui bahwa Ran sudah hamil di luar nikah. Jika ia benar benar di keluarkan. Hal itu pasti akan sangat merugikan untuk Ran. Karena saat ini ia sudah kelas 3 dan masa belajarnya pun hanya tinggal dua bulan lagi. Karena saat ini sudah memasuki bulan Januari. Lalu apa yang akan di katakan teman temannya dan juga junior juniornya di club karate nanti jika mereka mengetahui Ran telah mengandung. Pasti mereka akan mengejek serta mengolok olok Ran. Bahkan pasti ada juga yang akan menghina Ran.

.

~Love Chronicle~

.

Masalahnya sekarang adalah Shinichi. Bagaiman reaksi pacaranya itu jika Ran memberitahukan perihal kehamilannya. Apakah Shinichi akan langsung meminta Ran untuk menggugurkan kandungannya. Seperti yang biasa di lakukan para laki laki yang ada di drama drama di tv. Tidak... Ran pun langsung memenggelengkan gelengkan kepalanya itu. Ia segera menepis prasangka buruknya itu.

Tidak... Shinichi tidak mungkin seperti itu, Shinichi bukan laki laki seperti itu. Batin Ran.

Ran pun melirik ke belakang. Ia memilirik bangku Shinichi yang masih kosong itu. Tumben Shinichi belum datang.

Shinichi kau ada dimana... Tanya Ran dalam hati.

Kenapa kau datang di saat yang belum tepat, sayang... kata Ran dalam hati. Sembari tangannya mengelus elus perutnya yang di dalamnya tengah tumbuh buah cintanya dengan Shinichi.

~Love Chronicle~

'Ting...Teng...Tong...Teng...Ting...Teng...Tong...' Bel masuk SMU Teitan berbunyi. Para siswa yang masih berada di luar ruangan pun berhamburan memasuki kelas masing masing. Begitu juga dengan Ran dan Sonoko. Sonoko segera duduk rapi di tempat duduknya. Dan Ran, ia segera menutup jendela yang tadi ia buka. Lalu Ran segera duduk di tempat duduknya. Di sebelah Sonoko.

Bel sudah berbunyi beberapa detik yang lalu. Namun guru yang mengajar di kelas 3 b itu belum juga terlihat sosoknya. Kembali... Ran kembali melirik sebuah bangku kosong yang berada di belakang bangku Sonoko. Ya... itu adalah bangku kekasihnya. Yang sekarang juga adalah ayah dari anak yang tengah berada dalam kandungannya... Shinichi. Sedari tadi detektif kebanggan SMU Teitan itu belum juga menampakkan batang hidungnya di sekolah. Ke manakah Shinichi?

'Haahhh' Ran hanya menghela nafas panjang. Lalu ia kembali mengusap usap lembut perutnya. Seakan ia berbisik kepada anaknya, kemana ayahmu, sayang?

~Love Chronicle~

"Kenapa?" tanya Sonoko pada Ran yang sedang melamun.

"Eh... Tidak apa apa..." jawab Ran.

"Memikirkan si brengsek itu ya?" tanya Sonoko yang masih menopang dagu di atas meja.

Ran tidak menjawab pertanyaan Sonoko itu. Ia malah kembali melirik bangku Shinichi. Dan Sonoko tahu itu adalah jawaban ya.

Sonoko mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kelas. Mencari sosok detektif brengsek yang sudah menghamili sahabatnya. Siapa tau, Shinichi malah bersembunyi di dalam kelas.

Setelah puas melihat ke seluruh penjuru kelas. Sonoko kembali menoleh ke arah Ran yang kini sibuk memandangi langit luas di luar jendela. Pandangannya lalu beralih pada bagian bawah tubuh Ran. Tepatnya ke arah perut sang sahabat. Sonoko tak menyangka bahwa Ran sekarang tidak lah sendiri. Ada seorang bayi yang sedang tumbuh dalam kandungan Ran. Yang akan selalu bersama Ran selama sembilan bulan ke depan. Sonoko hanya menghela nafas berat. Ia tak menyangka bahwa sahabatnya akan mengalami hal seburuk ini.

Seandainya yang hamil adalah aku... Pasti Makoto akan selalu ada di sampingku... Batin Sonoko.

Sonoko pun menggeleng gelengkan kepalanya mengusir pikiran pikiran anehnya itu. Sonoko pun mengalihkan pandangannya ke arah pintu kelas. Namun tidak ada tanda tanda bahwa orang akan memasuki kelas Sonoko tersebut.

Si brengsek itu... Awas saja kalau ia tidak mau bertanggung jawab pada Ran. Batin Sonoko kesal...

.

~Love Chronicle~

.

'SREEGGG...' Tiba tiba pintu ruang kelas 3 b terbuka.

Seluruh penghuni kelas pun langsung menoleh ke arah pintu. Ternyata yang datang adalah Shinichi. Tampak Shinichi berdiri di balik pintu dengan nafas terengah engah. Sepertinya Shinichi berlari dari rumah ke sekolah. Ran yang sedang melamun di dekat jendela itu pun juga menoleh. Ia tersenyum mendapati yang datang adalah Shinichi.

Syukurlah... Kau datang Shinichi, batin Ran lega...

Begitu nafasnya sudah teratur Shinichi pun segera memasuki kelasnya. Semua orang yang tadinya memandang ke arah pintu itu pun kembali ke aktifitas mereka semula. Dan Shinichi pun berjalan dan segera duduk di bangkunya. Setelah berhasil duduk di bangkunya. Ia meletakkan tasnya di atas meja. Lalu menidurkan kepalanya di atas tas sekolahnya.

Huhffft... Untung gurunya belum masuk... Batin Shinichi lega.

Setelah rasa lelahnya hilang. Shinichi menegakkan tubuhnya. Kemudian merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan. Shinichi pun menoleh ke arah Ran yang juga sedang memperhatikannya juga. Shinichi langsung menunjukkan tanda peace berbentuk huruf V dengan kedua jari nya plus cengiran khasnya pada Ran. Seakan akan mengatakan bahwa tadi pagi aku bangun kesiangan makanya terlambat. Sementara Ran hanya menyunggingkan senyum untuk Shinichi.

"Selamat pagi anak anak..." Tiba tiba guru yang mengajar kelas 3 b memasuki kelas. Dan pelajaran pun di mulai.

.

~Love Chronicle~

.

Siang itu suasana di dalam kelas 3 b hening... Hanya suara kapur yang di gunakan menulis sang guru yang berbunyi. Seluruh murid yang berada di dalam kelas pun tengah sibuk menyatat apa yang di tuliskan guru mereka.

Oh... Iya aku kan mau menanyakan kenapa kemarin Ran mencariku... Ingat Shinichi dalam hati. Sembari tangannya terus mencatat materi pelajaran Sains yang sedang di ajarkan oleh gurunya.

"Pst... pst... Ran..." Shinichi berusaha memanggil Ran dengan berbisik. Dengan salah satu tangannya masih sibuk mencatat.

Namun sepertinya Ran tidak mendengar bisikan Shinichi. Kekasihnya itu masih sibuk mencatat.

"Ran.. Psst.. Psst.. Ran..."

Ran yang mendengar suara panggilan itu pun menoleh ke belakang.

"Apa?" tanya Ran pada Shinichi dengan berbisik pula.

"Kemarin kau mencariku? Ada apa?" tanya Shinichi berbisik.

"Apa?" tanya Ran yang tidak mengerti maksud Shinichi.

"Kemarinn..."

"Kudo..." Tiba tiba terdengar suara seseorang yang terdengar galak.

Shinichi dan Ran pun memperhatikan ke depan. Ternyata itu suara guru yang sedang mengajar di kelas mereka.

"Kerjakan soal di depan!" Suruh sang guru pada Shinichi. Shinichi pun beranjak dari duduknya dan segera maju ke depan.

Huuhh... Menyebalkan. Batin Shinichi kesal..

Sang guru pun segera memberikan kapur untuk Shinichi. Dan Shinichi dengan cepat telah menyelesaikan ke lima soal yang tertulis di papan tulis. Setelah Shinichi selesai mengerjakan soal soal tersebut. Sang guru yang berjenis kelamin laki laki itu pun memeriksa pekerjaan Shinichi. Beberapa saat kemudian ia mengangguk angguk. Pertanda bahwa semua soal yang di kerjakan Shinichi benar semua.

"Kau boleh duduk Kudo..." suruh sang Guru. Shinichi pun melangkah kembali ke bangkunya. Dan guru itu kembali melanjutkan pelajaran.

.

~Love Chronicle~

.

Huuhh... Shinichi hanya menghembuskan nafas panjang. Setelah kembali duduk di tempat duduknya. Ia kembali teringat akan pembicaraannya dengan Ran yang sempat tertunda gara gara guru Sains paruh baya tadi.

"Ran... Pst... Pst... Ran. Ran..." Shinichi berusaha memanggil Ran lagi dengan bisikan.

Ran pun kembali menoleh.

"Apa..." bisik Ran.

"Ada apa kau mencariku..."

"Ada apa kau mencariku..."

"Apa... Aku tidak mengerti Shinichi..." Ran masih tidak memahami apa yang di bicarakan Shinichi.

Tiba tiba ada bayangan orang mendekat. Ran pun menoleh ke depan. Tapi tidak untuk Shinichi. Ia masih terus memanggil Ran.

"Ran... Ran... Hei... Ran..." Shinichi masih gencar memanggili nama Ran. Namun Ran tidak menyahuti panggilan Shinichi. Ia takut kalau gurunya menegurnya lagi.

"Hei... Ran. Pst... Pst... Ran..." panggil Shinichi sedikit keras.

"KUDOOO..."

Sebuah panggilan keras. Membuat terkejut seluruh penghuni kelas 3 b itu. Semua mata pun langsung tertuju pada nama yang di panggil oleh sang guru. Yaitu Shinichi Kudo.

Shinichi yang merasa kaget itu pun hanya langsung melihat ke dapan. Sang guru tadi telah berdiri di depan Shinichi dengan ekspresi wajah yang tidak bisa di bilang ramah dan tangannya menyilang di dada.

"KUUDOO... Kau ini benar benar... Sudah berangkat terlambat. Sekarang kau tidak serius menyimak pelajaran. Kau malah sedang asyik bisik bisikkan dengan istrimu ..." ucap sang guru yang membuat tawa seisi kelas pecah.

"Ha...ha...ha..."

Sonoko yang duduk di depan Shinichi pun juga tidak bisa menahan tawanya itu. Sedangkan Ran dan Shinichi hanya bisa malu dan berblushing ria karena mereka di tertawakan oleh seisi kelas.

"Kenapa bapak tahu kalau aku datang terlambat..." tanya Shinichi.

"Tadi bapak melihat mu berlarian memasuki gerbang padahal bel sudah berbunyi."

"Kalau bapak melihatku datang terlambat... Apa bapak juga datang terlambat?" tanya Shinichi innocent.

"Sembarangan... Bapak melihatmu dari jendela. Shinichi Kudoooo" Sepertinya sang guru sudah mulai geram.

"Begitu ya..." gumam Shinichi.

"Sekali lagi kau tidak menyimak pelajaran... Lantai koridor sekolah siap untuk di pel... Kudo." Ucap Sang Guru tegas.

"Ya... Pak.."

.

~Love Chronicle~

.

Waktu istirahat sudah tiba namun ruang kelas 3 b tak kunjung sepi. Karena masih ada beberapa siswa yang berada di dalam kelas. Seperti Shinichi dan Ran, kedua sejoli ini masih sibuk di dalam kelas. Ran masih membereskan buku bukunya. Dan Shinichi masih sibuk menyalin catatan. Sedangkan Sonoko malah sudah asyik ngobrol bersama beberapa teman sekelasnya di bangku belakang.

"Shinichiii..." panggil beberapa teman Shinichi yang memasuki kelas.

"Ada apa?" tanya Shinichi yang masih berkutat dengan catatan.

"Ayo kita main bola.." ajak salah satu teman Shinichi.

"Ayo..." jawab Shinichi begitu pekerjaannya sudah selesai. Lalu ia bangkit dari duduknya.

"Aku keluar duluan ya... Ran..." ucap Shinichi.

Ran hanya mengangguk sembari tersenyum.

"Pamit sama istri ni yee..." ucap salah seorang teman Shinichi.

"Berisik kauu..." kata Shinichi pada temannya itu.

Shinichi bersama teman temannya itu pun keluar meninggalkan ruang kelas dan menuju ke lapangan.

~Love Chronicle~

"Kau tidak mau melihat Shinichi main bola? Biasanya kau juga langsung semangat jika melihat si brengsek itu main bola... Tumben." Tanya Sonoko pada Ran yang sedang asyik melamun di jendela.

Ran hanya menjawab pertanyaan Sonoko itu dengan gelengan.

"Lalu apa kau sudah memberitahu Shinichi soal kehamilanmu?" tanya Sonoko dengan sedikit berbisik.

Ran kembali menggeleng. "Aku belum memberitahukannya." Jawab Ran.

Sonoko pun berdecak kesal. "Ran kau harus cepat cepat memeberitahu si brengsek itu. Dan minta pertanggung jawabannya." Ucap Sonoko .

Ran hanya diam. Lalu ia menatap Sonoko sebentar.

"Kau benar Sonoko..." Ran pun segera menarik tangan Sonoko dan keluar dari kelas.

"Hei Ran mau apa kita ke sini?" tanya Sonoko heran.

Karena Ran bukannya menemui Shinichi ia malah hanya mengintip Shinichi bermain bola bersama teman temannya. Tampak Shinichi sedang menggiring bola.

"Huuuhhh..." Ran menghela nafas panjang.

Lalu ia pun mengluarkan hp dari saku seragam nya. Kemudian ia asyik memencet mencet keypad hpnya. Sepertinya Ran sedang mengirim pesan.

.

~Love Chronicle~

.

'RRRRRRRR...' Saat Shinichi menggiring bola. Ia merasa hp yang berada dalam sakunya bergetar. Shinichi pun segera mengoper bola itu pada temannya. Dan Ia segera melihat hp nya, ternyata ada satu email masuk.

From: My Lovely Ran...

Shinichi... Aku tunggu kau di atap sekolah, sekarang juga.

Ada apa ya... Jangan jangan Ran mau membicarakan soal yang kemarin. Saat dia mau menemuiku... Batin Shinichi menduga.

Dan dengan segera Shinichi meninggalkan lapangan dan menuju ke atap sekolah. Semenjak Shinichi dan Ran pacaran mereka memang sering ketemuan di atap sekolah. Yah... supaya tidak ada yang merecoki pasangan yang sedang kasmaran ini.

Begitu sampai di atap sekolah. Shinichi sudah mendapati Ran berada di sana.

'Greeppp' Tiba tiba Shinichi menutup ke dua mata Ran dari belakang.

"Shinichi..." Ran bisa langsung menebak siapa orang yang menutup matanya. Dan ia langsung membalikkan badan menghadap Shinichi.

"Shinichi sebenarnya ada yang mau aku bicarakan denganmu" Ran memulai.

"Apa?"

" Shinichi... Aku Hamil..."

~Love Chronicle~

T...B...C

Kudo Widya-chan Edogawa(Gimana ya nasib Ran? Ninna jga blum tahu...thank you^^)

Edogawafirli(Great? Thank you^^)

( Iya.. ya Shinich&Ran kn masa mudanya masih panjang... Yah. Mau gmana lgi dah terlnjur sih...thank you^^)

THE sweety(Shinichi nya mabuk sih..kenapa dunia bisa terbalik? Thank you and Salam kenal^^)

Rein Yuujiro(Ini udah apdate... thank you, salam kenal^^)

S4viRA deMSN(lgu di ats itu Heart to Heart lgunya 4minute. Thank you and salam kenal^^ btw.. ganti penname ya?)

Deidei Rineepero13(Shinichi blum tau. Cman ngrasa aja... thanks for fav.. salam kenal. Ska Deidara ya? Ninna jga ska...^^)

Tina nha san(Udah apdate kok... Thank you salam kenal..^^)

Ghifia Kuraudo(Gpp kok Pia-chan,Gmana reaksi Shinichi, hmm kta liat aja nanti... Thank you Pia-chan^^)

Miki Hibiki(Kereen? Thank you and salam kenl^^)

Terima Kasih banyak... Atas Review nya, Ntar Review lagi ya...^^

~Ninna Fumiya~