DADDY'S BABY ; CUTIE B
Sebenarnya ini hari yang cukup menyenangkan untuk semua orang pergi jalan jalan atau sekedar refreshing untuk meleapaskan beban setelah hari kerja. Hari Minggu yang cerah dimana suhu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Sangat indah bukan? Iya bagi sebagian orang, terkecuali seorang—ah tidak, seekor hybrid yang sedari tadi merengut malas di tempat duduknya melihat 2 manusia yang sedang asyik bercerita—sebenarnya hanya satu, karena sedari tadi Chanyeol hanya diam menyiapkan beberapa pakaian untuk mereka—Baekhyun dan Chanyeol, pada awalnya yang sekarang bertambah satu, untuk pergi bermain ke pantai.
Sebenarnya Chanyeol tidak biasanya membawa banyak perlengkapan untuk ke pantai, namun mengingat Baekhyun yang sering sekali masuk angin dan mudah sakit ketika terkenan angin atau suhu yang dingin, jadilah ia harus ekstra mempersiapkan segala suatunya—sendiri.
Baekhyun yang awalnya semangat untuk pergi ke pantai berubah manyun dengan kadar kebencian yang meningkat ketika Chanyeol berkata mereka harus membawa satu orang tambahan untuk acara kencan pantai mereka, yang mana sekarang bukanlah bisa disebut kencan kembali karena mereka pergi bertiga, jadi yang seharusnya Chanyeol di bantu Baekhyun berakhir dengan Baekhyun yang merajuk tidak mau membantu.
Baekhyun masih mendelik kesal kepada seseorang yang tidak hentinya menempel kepada Chanyeol sejak kedatangannya beberapa waktu lalu.
"CHANYEOL APA YANG KAU LAKUKAN?!"
Chanyeol memutar badannya untuk melihat siapa yang mengganggu kegiatan 'enaknya' bersama Baekhyun. Namun seketika matanya melebar melihat kakak perempuannya berdiri dengan tangan di pinggang dan satu tangan yang menutup mata seorang gadis yang lebih muda 10 tahun darinya.
Chanyeol menggeram kesal, ia memasukkan miliknya ke dalam celana dan memakaikan Baekhyun pakaiannya kembali dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam kamar sedangkan ia harus menghadapi seorang singa betina.
"ada apa? Kau tau? Kau bisa memencet bel ketika akan masuk, itu tidak sopan meskipun kau kakakku," ucap Chanyeol kesal.
"dan membiarkanmu melakukan hal tidak senonoh? Ya Tuhan bagaimana aku akan menitipkan Rose jika kau seperti itu terus?" ucap Yoora, kakak Chanyeol.
"jangan dititipkan disini kalau begitu, mudah kan?" ucap Chanyeol dengam menggidikkan bahunya.
"sudahlah! Nih titip dulu ya! Aku harus pergi dalam waktu seminggu, awas kalau ia sampai menangis!" ucap Yoora, memberikan Rose untuk di jaga Chanyeol dan langsung pergi keluar.
Chanyeol memandang kakaknya yang sudah berlalu keluar dan menatap Rose yang balik menatapnya dengan tatapan memuja.
"Hai paman kita bertemu lagi! Aku kangen loh!"
Baekhyun meremas kuat bantal sofa yang ia pegang ketika Rose merengek minta di gendong oleh Chanyeol. Dan dengan bodohnya Chanyeol membiarkan Rose naik kepunggungnya tanpa mempedulikan Baekhyun yang tidak henti menatapnya tajam.
"oke, semua siap!" seru Chanyeol, membalikkan badannya sambil membawa koper kecil dan tersenyum dengan idiot ke arah Baekhyun.
"ayoo!" Rose berseru di balik punggung Chanyeol.
Sedangkan Baekhyun hanya memutar bola matanya dan beranjak pergi sambil menghentakkan kakinya.
e)(o
Baekhyun membawa pandangannya ke luar jendela mobil, sambil menggunakan earphone di telinganya dengan volume maksimal, membuat suara berisik Rose di bangku depan tidak masuk ke telinganya.
Iya Baekhyun duduk di belakang, sebelum masuk mobil tadi sempat terjadi perdebatan kecil antara Baekhyun dengan Rose masalah siapa yang berhak-menduduki-kursi-depan, lalu berakhir dengan Chanyeol memohon untuk Baekhyun yang mengalah. Dan disini lah Baekhyun, merajuk di bangku belakang.
Sudah seperti nyamuk saja.
Chanyeol melirik Baekhyun lewat kaca depan, ia merasa bersalah karena harus membiarkan Baekhyun duduk di belakang dan merusak acara kencan mereka. Chanyeol tidak bisa untuk tidak mengabulkan semua permintaan Rose, ponakannya sekaligus anak dari kakaknya, Yoora.
Chanyeol berjanji kepada dirinya sendiri akan menyelesaikan kesalahpahaman anatar ia dan Baekhyun sepulangya dari pantai. Ia tidak mau membiarkan Kittynya merajuk dan berakhir dengan ia yang tak dapat merasakan 'kehangatan' bersama kittynya setiap malam.
Rose masih tidak berhenti mengoceh semua hal yang akan mereka lakukan di pantai sejak keberangkatan mereka. Dan Chanyeol hanya akan membalas sekenanya saja.
"wah! Pantainya indah sekali! Aku mau berenang dan menangkap ikannya!" Rose berseru dengan mata berbinar ketika melihat hamparan garis pantai di depan matanya.
"wah..indahnya" gumam Baekhyun.
Ia juga tidak melewatkan keindahan pantai di depan matanya. Ini pertama kalinya ia bermain ke pantai jadi wajar saja wajahnya menampilkan binar bahagia, tidak lupa ekornya yang pasti bergoyang dengan keras.
Chanyeol memakirkan mobil mereka, lalu keluar untuk membuka pintu Baekhyun. Sedangkan Rose sudah berlalu pergi berlari ke pantai. Chanyeol tidak perlu khawatir lagi jika Rose akan hilang. Cukup menemukan anak kecil dengan suara yang melengking sudah di pastikan pasti itu Rose.
Chanyeol membuka pintu belakang Baekhyun, berharap dapat senyuman manis dari kucing kecilnya, namun yang terima hanya delikan dan bibir yang maju beberapa senti—mengundang untuk di makan saja.
Baekhyun berjalan dengan wajah di angkat, menolak menatap Chanyeol. Namun yang menjadi fokus Chanyeol bukan Baekhyun merajuk namun pantat Baekhyun yang bergoyang kanan kiri ketika dirinya berjalan. Iya seperti kucing gembul yang berjalan di catwalk.
Kan membuat Chanyeol ingin menculik Baekhyun untuk segera ke motel terdekat. Namun keadaan saat ini yang mana kitty seksi itu sedang merajuk membuat Chanyeol harus menahan kembungan di tengah selangkangan. Memilih membiarkan 'dirinya' tidur dengan sendirinya.
Chanyeol melangkah cepat mendekati Baekhyun takut takut jika kittynya hilang, dimana lagi coba ada kitty seimut Baekhyun yang mau mau saja ia polosin. Walau Baekhyun selalu berusaha menjaga jarak dari Chanyeol tapi tetap saja Chanyeol bersikeras berada di sekitar Baekhyun.
"CHANNIE SINI!" teriak Rose dari tepian pantai. Ia sudah melepaskan pakaian luarya menyisakan bikini di tubuhnya. Rose sedang bermain ombak ombak kecil yang menuju tepian pantai.
Baekhyun yang melihat Rose hanya menyisakan bikini di tubuh remajanya membuat sedikit agaknya iri. Baekhyun tidak bisa menggunakan bikini, selain karena terhalang ekornya, ia juga seorang lelaki.
"Baek, ayo main ke dalam air," ajak Chanyeol yang juga sudah membuka kaos atasannya dan menaruh barang barangnya di atas pasir pantai serta membentangkan tikar untuk mereka duduk nanti.
Baekhyun memerah ketika melihat tubuh telanjang Chanyeol. Walau sudah setiap malam melihatnya namun tentu saja ini hal yang berbeda.
"uh..!" Baekhyun membuang muka ketika Chanyeol menatapnya dengan wajah yang terbilang seperti idiot. Memilih melangkah terlebih dahulu dari Chanyeol. Sedangkan Chanyeol menyusul setelahnya.
"heh kenapa tidak membuka pakaianmu kucing?" Tanya Rose setibanya Baekhyun di tepian pantai dekat Rose.
"memangnya kenapa?! Ini aset Chanyeollie tau!" jawab Baekhyun ketus sambil menjulurkan lidah ke arah Rose.
"huh! Bilang saja kau malu menunjukkan perut berlemak jelekmu itu, paman pasti selalu menahan muntah ketika melihatnya," Balas Rose tidak ingin kalah.
Namun Baekhyun tidak membalas balik, memanyunkan bibirnya sambil meremas ujung bajunya, siap menangis dalam hitungan mundur kurang dari 10 detik.
"hei, hei, ada apa?" Chanyeol datang ketika mata Baekhyun sudah berkaca kaca siap menumpahkan air matanya.
"Rose! Apa yang kau katakan kepada Baekhyun?" Chanyeol bertanya ke satu satunya tersangka yang mungkin membuat kittynya menangis.
"hanya mengatakan yang sebenarnya kok!" jawab Rose sambil berlalu, melangkah menjauhi Chanyeol dan Baekhyun.
"abaikan apa yang Rose katakan ya?" bujuk Chanyeol karena kalau sudah Baekhyun menangis pasti apa yang Rose sampaikan bukan sesuatu yang baik.
"uh! Tidak apa apa kok! Yang Rose bilang benar!" ucap Baekhyun sambil menghapus paksa air matanya yang tidak kunjung berhenti.
"Baekkie mau main sendiri dulu! Eits! Chanyeollie tidak boleh mengikuti Baekkie ya!" Baekhyun menunjuk ke wajah Chanyeol dengan wajah garang. Mengancam agar Chanyeol mmbiarkan dirinya sendiri dulu.
Jadilah Baekhyun bermain di perairan dangkal dekat karang karang kecil. Bibirnya masih maju dengan wajah sedih, ekornya pun melemas ke bawah.
"uh Baekkie tidak gendut! Kata Channie, Baekkie seksi kok! Rose saja yang jelek! Channie masih suka remas pantat Baekkie, artinya Baekkie masih seksi kan?!" Gerutu Baekhyun, berbicara dngan dirinya sendiri, bahkan ia tidak memperdulikan tatapan orang sekitarnya yang menatap aneh ke arahnya.
Baekhyun tetap menghentak-hentakan kakinya kesal bahkan ia tidak sadar ketika ombar yang cukup besar telah menuju ke arahnya... hingga..
BYUR!
"TOLONG! ADA YANG HANYUT DI BAWA OMBAK!"
TBC
Author's note :
Hayoloh... Baekkie kenapa?
Btw maafkan ketidak-updatean aku lagi huhu :"(
Tapi aku tidak lupa untuk mengetik ini di sela sela waktu luang kok
Jangan lupa reviewnya yaa
Btw juga ff ini aku bawa ke wattpad, bisa cek wattpad aku yah!
/Arabyun_
