Kanda : Yo Minna-san! Saya kembali dengan chapter 4 yang absurb.
Kyo : Bukan chapter 4 doang! Semua chapter!
Kanda : Oh ya? Hahaha biasa author geblek. Kalau gitu yang bales Review Haru aja.
Haru : Ok~ Untuk:
Fuyukaze Mahou:
Aku juga setuju dengan anda. Hajar aja, gratis kok tanpa biaya (?) (Len: Nyolot anda).
Kurotori Rei
Hahaha :v
Yah.. Harusnya Rei-san bilang dari kemaren kemaren kemaren-nya lagi (?), pasti aku masukin mereka berdua, jadi maaf ya .
Shinseina Hana
Chapter 3 sengaja kubuat pendek, sengaja :v
Saya juga nggak nganggap itu flame kok. Sip deh!
Yamashii Raura
Sip! Nanti saya tambahkan nista-nya. Dan terima kasih udah ma fict saya yang abal banget.
Kanda : Yosh! Enjoy the Story!
Akaito : Yuhuu.. Kembali lagi di Voca Voca Show!
KaitoLenMikuRin : Hoi... *evil aura*
Akaito : A-apa?
KaitoLenRinMiku : KUSOO! *gebukin Akaito*
5 menit kemudian
Akaito pingsan, mukanya bonyok, wajah penuh darah. Lalu tiba-tiba Akaito bangun
Akaito : Sa-sakit tau! Aku nggak salah apa-apa kok digebukin! Ini melanggar undang-undang HAM!
Kaito : Enggak peduli! Kita gebukin Aka-nii hanya untuk melampiaskan kemarahan sejak tadi.
Akaito : WTF?! JADI AKU HANYA UNTUK PELAMPIASAN GITU?! KAMU JAHAT! *lari*
Kanda : Jangan kayak sinetron deh! *sweat drop*
Akaito : Hah.. *hela napas* kalau gitu kita langsung aja lomba ke-3 yaitu... Lomba Panjat Pinang! *horee*
Len : Jangan bilang yang harus panjat pinang laki-lakinya? *udah was-was*
Akaito : Iya *muka innocent*
Kyo : Lah yang perempuannya gimana?
Akaito : Aku jelasin dulu peraturannya – ehem! Yang akan manjat adalah laki-lakinya, perempuannya semangatin aja gebetan kalian dari bawah. Tiangnya sudah dilumuri oli, minyak goreng, dan minyak tanah (?), masalah hadiah silakan lihat sendiri. Pemenang ditentukan dengan banyak-nya hadiah dan kualitas yang setiap pasangan ambil. Ok?
All Boys(Peserta, min Gaku) : OK NDAS MU!
Miku : Eh eh kayaknya dari tadi kita yang beruntung ya? Hahaha
Rin : Iya tuh, biarin aja laki-lakinya yang sial!
Luka : Tapi kasian juga loh, jangan gitu. Begitupun juga, mereka itu bakal jadi future boyfriend kita.
Haru : Ho... berarti Luka-san juga suka Gakupo dong?
Luka : Bu-bukan! Ma-maksudku bukan be-begitu! *blushing tingkat tinggi*
Rin : He.. ternyata ada yang tsundere toh disini.
All Girls(Peserta) : Cie.. cuit cuit! *ngeledek*
Luka : Ih.. apaan sih! *blushing tak jelas*
Ditempat laki-lakinya
Len : Mereka pada ngapain sih?
Kyo : Au tuh!
Akaito : Kalian semua berkumpul! Oh iya tambahan, nggak mungkin kan lombanya gitu aja. Tiangnya buka sembarang tiang, itu tiang ada jebakan-nya, salah peluk (?) bisa fatal akibatnya. Dan juga ikat kaki laki-laki - 1 aja loh - dengan tangan perempuannya. Jangan sampai lepas!
All (Peserta) : *muka blank*
Miku : Udah nggak usah panik, yang manjat laki-laki ini.
Rin : Iya tuh, nggak udah takut. Nanti kalau udah dapet hadiahnya, kita tarik kebawah. Jadi, dia nggak usah repot turun kebawah lagi.
HaruLuka : *ngangguk-ngangguk*
All Boys (Peserta, min Gaku ) : 'Anjir dah!' *muka blank*
Miku : Oh iya Kaito!
Kaito : Hem? Apaan?
Miku : Itu ada hadiah bantal guling negi, ambilin ya *muka unyu* kalau enggak.. *evil aura*
Kaito : E-eh? I-iya pasti dong! *keringet dingin*
Len : Rin, kamu mau yang mana? aku ambilin nanti.
Rin : Aku mau yang itu *nunjuk bonek beruang sambil meluk jeruk*
Len : Ok deh! *acung jempol*
Haru : Kyo-kun
Kyo : Ada apa?
Haru : Ambilin aku yang itu ya *nunjuk buah semangka (?) *
Kyo : Tapi kan di pasar juga ada, tinggal beli.
Haru : E-eh, t-a-tapi kan itu im-import dari A-australia *sesegukan*
Kyo : *liat ke semangkanya* *muka blank* ' ITU MAH SEMANGKA BIASA!'
Kyo : Kata siapa dari Australia?
Haru : Ka-kata Kanda
Kyo : 'DIA BOHONG HARU!'
Haru : Am-ambilin ya? *muka.. er.. bayangkan sendiri (digeplak) *
Kyo : *blushing* O-ok deh 'TERPAKSA BRO!'
Akaito : Dah kan bincang-bincang? Kalau gitu *nunjuk laki-lakinya* lepaskan seluruh baju kalian, tetapi kalian hanya memakai celana pendek.
5 menit kemudian
Akaito : Dah siap?
Kaito : Entar dulu! Beneran nih lomba panjat pinang-nya di atas panggung begini?
Akaito : Oh iya lupa! Bentar aku teleport dulu ya. Teleport : Tanah Lapang :v (?)
Lalu mereka semua sudah ada di Tanah Lapang yang lumayan luas, kecuali para penonton-nya. Mereka tetap di disana.
Akaito : Ok, dah siap?
All (Peserta) : Siap!
Akaito : Ok kalau gitu. Siap ya! Ready... GO!
Situasi:
BRAKK BRUUKK! (Pada rebutan naek duluan) Dan perempuannya pun melihat mereka dengan muka datar, kenapa? Masih belum ada yang naik. Udah naik, jatuh lagi, naik jatuh lagi. Lalu Kaito melihat ke arah Miku sebentar, dia melihat muka Miku yang agak melas. Ok semangat Kaito sudah full pemirsa! Aura berapi-api pun mengelilingi Kaito dan... BUSHH! Secepat angin Kaito naik (masih di setengah tiangnya, tapi yang penting berhasil) Laki-lakinya (min, Kaito) cengo seketika, perempuannya juga, bahkan penonton pun ikut ber-cengo ria (?)
Ternyata dengan ide cemerlang, Len melangkah mundur ke belakang. Cukup jauh dari tiang, dia berlari kembali ke tiang. Lalu dia loncat.. HAP! Dia berhasil mendapat kaki Kaito. Kaito yang nyadar, langsung goyangin 1 kakinya yang dipeluk Len. Ok karena Len nggak mau jatuh, dia meluk tuh tiang. Jadi posisinya, Kaito berada diatas Len (Kanda : Sumpah ini ambigu banget! Tapi! Jangan mikir yang macam-macam!) Dan kaki Kaito nendang-nendang muka Len yang alhasil belepotan berbagai macam minyak. Dan keduanya terus memanjat (dengan nistanya) hingga puncak
Berarti yang dibawah tinggal Gakupo dan Kyo, keduanya saling memandang satu sama lain. Lalu mereka berdua langsung ikutan naik, saling berebut, tendang-tendangan, dan tonjok-tonjokan (Kanda : Enggak jatoh noh?).
Kita arahkan kamera ke Kyo. Kyo berusaha dengan sekuat tenaga untuk mencapai ke puncak, Gakupo sudah dia lewati! Dengan tidak elitnya dia tendang si Gakupo. Tapi enggak sampe jatoh, mukanya di-injek Kyo jadi tumpuan. Alhasil, muka Gakupo jadi licin-licin kotor enggak jelas (?).
Kembali ke Kaito dan Len, mereka berdua saling injak-menginjak (?) yang memang untuk mereka berdua satu langkah lagi udah sampe puncak. Saat Kaito sedang rebut-rebutan dengan Len, tiba-tiba badan-nya ditarik oleh Kyo dan hampir terjatuh. Ok kesempatan buat Kyo, dia langsung naik ke bahu Kaito lalu di-injek juga muka-nya. Gakupo berada dibelakang Kaito alias paling akhir. Halangan Kyo tinggal si Len saja, ide licik pun muncul di kepala-nya. Ditarik-lah celana pendek Len sampe lepas, untungnya si Len pakai celana boxer, seketika Len teriak-teriak nggak jelas. Mungkin karena merasa malu, marah, atau lainnya, hanya Len dan Kami-sama yang tau.
Di tariklah pundak Len oleh Kyo, dan Len jatuh kebawah. Tapi ditangkap oleh Kaito dan Gakupo, lalu Len kembali ke tiang.
Len : SIALAN KAMU KYOO! DASAR ORANG NISTA!
Kyo : *melet* INILAH KEKUATAN ORANG NISTA! HAHAHAHA *kembali naik*
Kawan-kawan, sepertinya keberuntungan berpihak kepada Kyo! Tinggal sedikit lagi dia meraih hadiah buah semangka tersebut, sedikit lagi.. dan..
BRUUK!
Sebuah kayu tiba-tiba keluar dari tiangnya, dan mendorong tubuh Kyo. Karena nggak mau jatuh tanpa hasil dia berhasil mengambil semangka dan 1 hadiah lainnya. Keseimbangannya pun terganggu dan dia terjatuh.
Kyo : AAAAAAAAA! *jatoh*
Alhasil tulang punggung Kyo patah, segera Haru berlari ke arah Kyo dan segera menyelamatkannya.
Kyo : A... a.. pung-punggungku *kesakitan*
Haru : Huwe.. Kyo-kun jangan mati duluan huwe... *nangis*
Kyo : I-ini a-aku berhasil da-dapet semangkanya dan sa-satu.. hadiah.. lagi.. *tepar*
Akaito : AMBULANS! CEPAT PANGGILKAN!
CITT! Ambulans datang. Kyo di masukan kedalam ambulans, sebelum itu ikatan di kakinya dilepas (enggak didiskualifikasi kok). Dan ambulans-nya pergi
Haru : Eh? *liat semangka dan 1 hadiah lagi* HOREE! KYO-KUN TERIMA KASIH! *bahagia mendadak*
All : *sweat drop*
Akaito : Kalau gitu back to Kaito and pals :v
Berarti di tiang tersebut tinggal 3 orang saja, Kaito dengan sekuat tenaga terus naik sampai kepuncak sambil rebut-rebutan, sikut-sikutan, inje-injekan, sampe tonjok-tonjokan dengan Gakupo dan Len. Ok Gakupo tidak mau buang waktu lagi! Segera dia lewati Kaito dan Len dengan.. Jurus Rahasia! Yaitu cekokin terong! Karena mereka bardua (Kaito dan Len) lagi keselek terong (?) kesempatan pun didapat oleh Gakupo. Dan dia berhasil sampai dipuncak! Gakupo ngambil 2 ikat tuna dan 1 karung terong
Luka melihat Gakupo berhasil mendapatkan yang dia inginkan, karena enggak sabar ditarikalah Gakupo dari atas ke bawah. Dan Gakupo pun kaget
Gakupo : LUKAAAA-SAMAAAAA! *teriak histeris*
Yap! Gakupo jatuh dengan posisi muka nyentuh tanah! Dan mukanya yang BBG (baca: Banci Banci Ganteng :v ) bonyok dan lengan tangan kiri-nya patah. Luka yang melihat langsung menuju Gakupo.
Luka : Gakkun, kamu enggak apa-apa?
Gakupo : A... *tepar*
Akaito : Panggilkan ambulan lagi =v="
Ambulan langsung datang. Mungkin karena males, kegantengan (?), atau yang lainnya, Gakupo dilempar kasar kedalam ambulan, sebelum itu di lepas dulu ikatannya. Dan ambulan pun pergi
Luka : Wah.. ada 2 ikan tuna dan.. 1 karung terong? Um.. kusimpan aja ini untuk Gakkun nanti. Kyaha~ Tuna~ *meluk Tuna*
Miku : *berbisik ke Rin* Kayaknya Luka-chan kalo deket sama tuna, jadi nggak peduli ya sama Gakupo-san?
Rin : *berbisik ke Miku* Iya Mik, kasian banget tuh Gakupo-san.
Akaito : Yok balik ke Kaito dan Len
Dan ternyata hadiah yang masih tersisa tinggal 5. Karena Len bengong sebentar, Kaito langsung naik ke atas dengan kecepatan yang tak semestinya, dan sampailah di puncak. Dengan segera dia ambil bantal guling negi dan es krim jumbo blueberry, namun dia melihat hadiah yang dibungkus kotak kecil, bertuliskan "Hadiah Spesial"
Kaito berpikir mungkin isinya tiket ke Dunia Es Krim (?) tetapi kotak tersebut jauh dari Kaito, dengan sedikit berusaha dia menyampai Hadiah Spesial itu, dan naas Kaito kepleset. Kemudia dia terjatuh
Kaito : DEMIIII ES KRIMMM!
BRUKK!
Seperti kejadian sebelumnya (Kyo dan Gakupo) Kaito juga mengalami patah tulang di bagian kaki kanan-nya. Lalu Miku menghampiri
Miku : Ya ampun! Kai-kun nggak apa-apa? *muka khawatir* Dan untuk bantal gulingnya makasih ya *senyum malaikat*
Kaito : ' Ah enggak apa-apa deh mati sekarang, mati dengan bahagia ' *tepar* *nosebleed*
Miku : E-eh? Aka-nii!
Akaito : Iya iya. *telpon ambulan* Halo dengan Rumah Sakit Utau, dengan Akaito yang tadi. Ini ada yang patah tulang lagi, secepatnya kesini, bisa?
Suster : Wah maaf mas, saat ini petugas ambulan-nya sedang istirahat, kira-kira 1 jam lagi. Bisa menunggu?
Akaito : DEMI CABE! MANA BISA MENUNGGU!? Yaudahlah, makasih suster. Saya nggak jadi! *tutup telpon-nya* Miku, mending Kaito dibawa ke tukang urut aja, tuh disebelah sana.
Miku : Eh? Tukang urut? Um.. ok deh. *gotong Kaito* (Kanda: Kuat juga tuh anak)
Ok kembali ke Len, sepertinya kemenangan berpihak kepada Len. Selangkah lagi dia berhasil. Hap! Dia mendapatkan ketiga hadiah itu (Boneka beruang meluk jeruk, 3 sisir pisang, dan Hadiah Spesial) Jerih payah-nya pun terbayarkan, walau ada utang budi kepada Kaito dan Gakupo (Kanda : Yang tadi sempet ditangkep loh)
Rin : *teriak dari bawah* Len-kun, mau kutarik apa tidak?
Len : *ngebayangin kejadian sebelumnya* *sweat drop* Enggak deh makasih, aku turun sendiri aja. *turun kebawah dengan perlahan*
Len sampai dibawah.
Rin : *mengahampiri Len* Len-kun! Makasih ya buat boneka-nya
Len : *blushing* E-eh? Iya iya.
Rin : Kalau gitu aku ke Miku dan Kaito dulu ya.
Len : Iya
Len kembali melihat "Hadiah Spesial"
Len : ' Apaan ya isinya? Jangan-jangan... ' *buka bungkus kotak* *blank sekejap* *geram*
Ternyata "Hadiah Spesial" – nya Ma*t*n :v
Len : KUSOO YAROO! *lempar Ma*t*n jauh-jauh* Kanda! Kenapa Hadiah Spesialnya Ma*t*n hah?!
Kanda : Iseng aja *muka datar*
Len : Hah... AAAARRRRGGGHHHHH!
Akaito : *sweat drop* Hahaha aku nggak tau loh isi Hadiah Spesial-nya, ternyata Ma*t*n :v Kalau gitu langsung umum-in pemenangnya aja deh. Len dan Rin-san! *prok prok* Mereka berhasil mendapatkan 3 buah hadiah dan yang lain-nya 2 buah hadiah. Untuk kualitas hadiah, ya.. lumayan lah, apalagi ditambah "Hadiah Spesial" beh.. makin bagus :v. Untuk skor-nya :
Kaito dan Miku : 0
Len dan Rin : 100
Kyo dan Haru : 100
Gakupo dan Luka : 100
Gumiya dan Gumi : Didiskalifikasi
Akaito : Yap! Itulah skor sementara. Akhirnya selesai juga lomba panjat pinang yang absurb ini :v , untuk lomba selanjutnya adalah lomba gendong-gendong-ngan :v Jadi kita break dulu disini. Sampai jumpa di Chapter selanjutnya, Bye Bye!
Meanwhile at Kaito side
PRETEK!
Kaito : AAAAAAAA! SAKIT! *teriak kesakitan*
Miku : Sabar ya Kai-kun, bentar doang kok sakitnya.
Rin : Tau nih payah lah Kaito-san
Kaito : Ini kan sakit ba –
PRETEK!
Kaito : AAAAAAA!
Poor you Kaito~
.
.
.
Kanda : Muahahaha! Chapter yang absurb =v=, tapi gimana pendapat Readers? Silakan jika ada yang mau kritik atau kasih saran, akan saya terima dengan senang hati. Sekian itu aja.. dan.. aku yakin pasti dari chapter-chapter sebelum-nya, chapter ini paling yang banyak words-nya :v
Haru : Mind to Review?
