Last chapter! Silahkan baca! *promosi* RnR!
DISCLAIMER : MASHASHI KISHIMOTO
WAJIB REPIU...! *nangis bombay*
Hari yang indah untuk sang Haruno. Sudah 3 hari dia menjalin hubungan dengan sang Uchiha tanpa diketahui oleh seorangpun (-SasuSaku). Entah kenapa lama-lama dia bisa melupakan Naruto dan makin mencintai Sasuke. Sasuke sudah menanamkan benih cinta dihatinya. Sasuke sudah mencuri seluruh hatinya. Tiba-tiba...
"Sakuuuraaaa!" teriak Ino ketika Sakura sudah sampai didepan gerbang sekolahnya.
"Ada apa sih? Pagi-pagi udah teriak-teriak!" kesal Sakura.
"Ikut aku! Ada yang ingin kutanya denganmu!" pinta Ino yang langsung menarik tangan Sakura. Yang ditarik hanya kebingungan. 'Kenapa sih?' tanya Sakura dalam hati.
"Benar kau berpacaran dengan Sasuke?" tanya Ino ketika mereka sampai ditaman belakang.
"Eh? Ti...tidak kok!" kata Sakura mencoba menghindar.
"Jangan bohong!"
"Darimana kau tau?" tanya Sakura. Ino langsung mengeluarkan ponsel 6300-nya, dan menunjukan foto-foto SasuSaku sedang berkencan. Sakura terkejut melihat hasil potret Ino.
"Benarkan? Kali ini kau tidak bisa menghindar!"
"I...i...Iy...iya... itu benar! Tapi, kau jangan bilang pada siapa-siapa! Takutnya fansgirl Sasuke malah membenciku! Lagipula, Sasuke juga tidak mau menceritakannya! Kalau kau sampai membocorkannya, anggap saja kita tak pernah ketemu!" ancam Sakura.
"Iyaaaaa! Tenang aja preeenndd... kita 'kan brow?" ujar Ino enteng ost. Andre Taulani di OVJ.
"Hn... eh, ngomong-ngomong,, darimana kau mendapatkan foto-foto ini?"
"Eh? Oh.. itu... kemarin..."
Flashback on
Ino berjalan keluar dari mall, dia habis belanja macam-macam kaos. Tapi, perjalanannya berhenti ketika melihat sebuah toko yang dipenuhi oleh accecoris yang cantik. Lalu dia memutuskan untuk mampir ketoko itu. Tapi, pandangannya terpaku ketika melihat sepasang kekasih sedang berbelanja disana. Yang cewek, berambut pink dan bermata hijau emerald, yang cowok berambut model pantat ayam berwarna hitam kebiruan dan bermata onyx.
"Hah? Bukannya itu Sakura dan Sasuke? Ngapain mereka disini?" tanya Ino pelaaaaannnn banget. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Ino, dia langsung mengeluarkan ponselnya, dan memotret sang pasangan yang tentunya tidak diketahui oleh pasangan tersebut.
'hmm... aku harus menanyakan hal ini pada Sakura...!' ujar Ino dalam hati. Lalu dia bergegas pergi keluar dari mall itu.
Flashback off
"Oooo... begituuuuu..."
"Iyaa!"
"Hmmmm... hebat juga kau!"
"Itulah Ino!"
Tak lama setelah itu, Naruto dan Sasuke pun datang menghampiri pujaan masing-masing. Naruto dan Ino tak tau malu langsung bercumbu didepan SasuSaku. Sedangkan SasuSaku langsung muntah darah melihat dua makhluk didepannya ini. (Rin :"Parah amat lu,Nar!").
"Bisa tidak, kalian berhenti?" Pinta (baca:Ancam) SasuSaku.
"Ohh... maaf!" kata NaruIno dengan entengnya. (Rin : dasar! Hiiiyyy...!" *Rin dibuang NaruIno kesumur*)
"Kok, kalian terlihat seperti pasangan ya?" goda Naruto ke SasuSaku. Sakura langsung blushing dikatai seperti itu.
"Ya! Kami berpacaran. Kenapa?" Jelas Sasuke.
"Waaahhh! Selamatlah kalau begitu!" kata Naruto.
"Hn."
"Selamat ya, Sakura!" kata Ino acting. Padahal dia sudah tau duluan sebelum pacarnya yang bodoh ini tau.
"Eh? Iya... makasih"
TEEEETTT...TEEEETTT...
Suara bel sekolah berbunyi, tanda akan dimulainya pelajaran. Pelajaran pertama, yaitu BK (Bimbingan Konseling) yang diajar oleh Jiraiya-sensei. Pengawasan pak Jiraiya sangat kurang, sehingga murid-murid sangat santai dalam pelajarannya. Tapi, hari ini, dia cuti. Jadi jam pelajaran saat itu kosong, dan tak ada yang menggantikan. Kesempatan itu, dilakukan oleh Sakura dan Ino untuk curhat.
"Eh, bagaimana perjalananmu dengan Naruto?" tanya Sakura. Sekarang dia tidak takut lagi untuk menanyakan hal ini pada Ino, apalagi bergantung pada jalinan Ino dan Naruto yang sempat membuat hati Sakura risih.
"Ya... gitu deh!"
"Ayooolaahh!"
"Hmm... aku sudah pernah ciuman."
"Hah? Apa? Hebat sekali...! baru 3 hari jadian udah cipokan (ciuman)! Aku saja belum ada!" kagum Sakura.
"Hmm... kau mau?"
"Eh?"
"Pancinglah terus perhatiannya!"
"Pancing?"
"Iyaaa! Sebisa kaulah bagaimana melakukannya! Aku do'akan agar kau dapat secepatnya mendapatkan first kiss mu!"
"Akan kucoba!"
TEEETT...TEETTT...
Bel pulang berbunyi. Sasuke dan Naruto, berjalan menuju gerbang untuk menuju halte. Sesampainya, mereka menunggu bus jemputan. Naruto merasa bosan, dan dia ingin memulai pembicaraan dengan Sasuke.
"Eh, kau sudah melakukannya dengan Sakura?"
"Apanya?"
"Ciuman."
"Belum. Aku rasa dia belum siap untuk melakukan hal itu."
"Aku rasa sudah!"
"Terus, aku harus apa?" tanya Sasuke.
"Begini saja! Hari ini, kau ajak dia pergi jalan-jalan. Lalu, carilah waktu yang tepat agar kau bisa mendapatkan dan memberikan first kiss mu padanya!"
"Akan ku coba!"
(_ _)zzzZZ (_ _)zzzZZ
Sakura POV
Aku merebahkan diri diatas kasurku yang empuk. Lalu aku meraih ponselnya yang bergetar di atas meja. Ternyata ada 2 pesan masuk. Dengan malas aku membaca pesan masuk yang pertama dari 'Ino-pig'.
From : Ino-pig.
Semoga berhasil Sakura! Aku akan membantumu lewat do'a!
Aku membalas pesan itu...
To : Ino-pig
Iya... makasih! Tengkyu so mac!
Lalu aku membuka pesan yang ke-dua... pesan yang ke-2 ini membuatku semangat karena dari 'My Onyx Saskey'
From : My Onyx Saskey
Pinky-ku... hari ini jalan yuk! Ada yang mau kukasih! Aku akan menjemputmu jam 4...
To : My Onyx Saskey
Baiklah! Aku akan menunggu!
Aku langsung bergegas mencari baju yang akan kukenakan.
End of Sakura POV
Sasuke POV
Ponselku berdering, dengan malas, aku mengambil dan membaca pesan yang masuk.
From : My pinky Sakura
Baiklah! Aku akan menunggu!
End of Sasuke POV
Sakura sudah siap dengan kaos pink oblongnya dan celana jeans ¾ nya. Tak lupa bando putih yang menghiasi ramput merah mudanya.
TIN...TIN...
Suara motor Tiger –halah!- berbunyi didepan apartemen Sakura. Sakura melihat dari jendela kamarnya, ternyata itu, Sasuke! Dia langsung bergegas keluar dari kamarnya dan berlari menuju Sasuke.
"Kita kemana?"
"Terserah."
"Kalau begitu... kita keee..." karena kelamaan mikir, Sasuke langsung menarik Sakura untuk segera naik ke motornya.
"Lama amat sih, mikirnya!"
"Hehe..." Sasuke langsung melaju tanpa ba-bi-bu. Otomatis, Sakura langsung memeluk Sasuke dari belakang.
(_ _)zzzZZ (_ _)zzzZZ
Tepat jam 7 malam, mereka pulang. Selama 3 jam berkencan, Sasuke maupun Sakura belum mengeluarkan aksinya yaitu, berciuman. Padahal mereka sudah merencanakannya, tapi, mereka belum berani melakukannya.
"Terima kasih, Sasuke... Hari ini sangat menyenangkan." kata Sakura.
"Ya. Sama-sama."
"Emm... hati-hati dijalan, kalau sudah sampai kerumah, hubungi aku."
"Pasti."
"Hmmm... daaahh!" Kata Sakura sembari melambaikan tangannya dan berjalan menuju apartemennya.
"Tunggu!" kata Sasuke.
"Hm? Apa?" tanya Sakura bingung.
"Helmnya."
"Ah, oh iya!" Kata Sakura yang teringat helm Sasuke ada di kepalanya. Lalu, Sakura mengembalikan helm itu. Dan kembali berjalan pelan menuju apartemennya. Tapi, Sasuke langsung menarik tangannya dan membiarkan Sakura masuk dalam pelukannya. Sasuke mengangkat dagu Sakura. Sakura langsung blushing berat ketika Sasuke melakukannya. Sasuke langsung mencium bibir mungil Sakura. Sakura yang kaget melihat tingkah Sasuke langsung hanyut dalam ciuman itu.
-Tamat-
Hahahaha! Akhirnya! Selesai juga! Maaf iia untuk SasuSaku FC kalau ceritanya kurang bagus... sebenarnya, Rin malassss banget bikin cerita tentang SasuSaku. Tapi, takutnya,, SasuSaku FC sekalian benci sama Rin... Rin takuuutttt banget. Apalagi, Rin 'kan author baruuu... *Mojok sambil nangis*.
Last Chapter! REVIEWWW! *ngancam sambil nodong-nodongin pistol mainan*
