Chapter.4

"Are U Okay"

Main Cast : Mingyu X Wonwoo

WARNING : EYD YANG GAGAL DISEMPURNAKAN, BOYS LOVE, TYPO EVERYWHERE

HAPPY READING ^^

.

.

Hari ini 20 Juni, pukul 7 Pagi waktu Korea. Masih terlalu pagi sepertinya, namun Mingyu sudah siap-siap untuk berangkat sekolah. Ada yang sedikit berbeda kali ini, ekspresi, suasana hatinya, dan mood nya yang ceria tidak seperti hari hari biasa. Apalagi hari ini hari Senin, hampir semua siswa membenci hari ini, bahkan bukan siswa saja, setiap orang dibumi ini mungkin benci hari Senin

Oke. Jadi apa yang membuat Mingyu bersemangat sekali pagi ini. Sekali lagi dia mengecek penampilan nya, dari bawah apa dia sudah mengikat tali sepatunya dengan benar, lalu 2 kancing kemeja yang tidak dikaitkan membuat nya tidak cupu, dan yang terakhir adalah pomade yang dia oleskan mengkilat di rambutnya, dia menarik rambut nya kebelakang hingga jidatnya yang licin terekspos membuat nya terjauh dari kesan imut, yang ada hanya Tampan.

"Kim Mingyu, kau sempurna" pujinya pada dirinya sendiri

.

.

.

.

.

.

.

.

(Kleeeek)

Mingyu membuka knop pintu kali ini ia berada di ruang kelas nya, masih terlihat sepi karena hari masih sangat pagi. Hanya ada dia dan satu lagi teman sekelas nya yang sudah datang mendahuluinya, ia memperhatikan teman nya dari kejauhan dan ternyata teman nya itu juga duduk tepat disebelah bangku miliknya. Mingyu berjalan menuju orang itu, oh tidak maksudnya berjalan menuju bangku disebelah orang itu yaitu bangkunya

.

"Ooo'… Kau… Lollipooop"

.

Dan ternyata orang yang ia ajak berbicara Mingyu adalah Wonwoo, jadi pagi ini Wonwoo berangkat lebih awal dari Mingyu. Orang yang diajak berbicara pun menoleh pada Mingyu dengan wajah kebingungan. Lollipop? Maksudnya?

.

"Yaaaaaa, kau Lollipop kan. Kemarin kau yang memberi ku lollipop secara paksa, lalu kau lari tanpa rasa malu sedikitpun setelah kau hampir saja mematahkan gigiku"

"kau bisa tidak nggak berisik. Lagian juga namaku itu Wonwoo, kenapa kau memanggilku Lollipop?!" Wonwoo pun membalas karena merasa terusik dengan bicaranya Mingyu, sensi sepertinya.

"baytheway. Mianhae karena sudah hampir mematahkan gigimu" sambung Wonwoo belum cukup.

Wonwoo kembali menatap benda yang sedang dipegang dengan focus. Sebenarnya ada apa dengan suasana sekarang ini, sebenarnya Mingyu hanya slowdown dan hanya berniat mengajak Wonwoo bercanda dan talk aktiv untuk memacah kesunyian dihari yang masih pagi. Tapi kenapa Wonwoo sensi sekali sih,

.

"kau sedang apa…" Tanya Mingyu

"…."

"…."

"…."

"hei apa kau tidak mendegarku" lanjut Mingyu setelah orang yang diajak nya bicara tidak merespon

Wonwoo yang lagi-lagi terusik rupanya sedikit kesal kali ini

.

"yakkkk… neo… apa matamu tidak melihat kalau aku sedang baca buku….haiiiis. molla. aku jadi tidak focus" akhirnya kata-kata yang menunjukan bahwa Wonwoo kesal dengan ulah Mingyu keluar juga. Dia menutup bukunya spontan lalu menopangkan jangut di tangan nya tanda sedikit merajuk.

"opppppsss…. Mian. Hehehehe. Lagian sudah sejak kapan kau datang"

"aku datang 1 jam 30 menit sebelum dirimu, setelah itu aku langsung baca buku" yang ditanya menjawab

"What...heiiiiii. Yaaaa. Kau sudah membaca selama itu dan kau masih saja marah ketika aku menganggu konsentrasi mu. Kenapa kau ini?! Ckckckckck"

.

Wonwoo memang sudah terbiasa masuk pagi, bahkan sebelum teman2 yang lainya datang. Hanya untuk sekedar baca novel tapi lebih sering membaca buku pelajaran, suasana kelas yang masih sepi membuat nya sedikit lebih focus. Singkat cerita pernah suatu ketika dia datang 2 jam sebelum bel masuk sekolah, hal itu membuatnya tertahan di depan gerbang sekolah nya karena gerbang itu memang masih terkunci kalau terlalu pagi. Namun bukan Wonwoo namanya kalau dia menyerah begitu saja, dia memanjat gerbang sekolah itu tanpa rasa malu. Kenapa harus malu kalau dia tidak telat, lagian jam segitu juga belum ada orang-orang yang berlalu lalang. Apalagi untuk melihat kejadian seorang siswa yang berlagak seperti pencuri yang memanjat pagar

.

"dan kau, kenapa kau datang pagi-pagi begini? Biasanya teman-teman datang 5 menit sebelum bel berbunyi. Ini masih kurang 30 menit lagi. Rajin sekali kau" Wonwoo balas bertanya

"aa? Aku? Nggak sih. Aku kan masih tergolong siswa baru, jadi aku ingin menciptakan kesan yang baik pada teman-teman sekelasku. Dengan masuk paling awal, paling tidak teman-teman akan meniliaku sebagai siswa yang rajin"

"aaaaaa jadi kau siswa baru"

"o'? jadi kau tau tentang berita kepindahan ku disekolah ini?" kepo Mingyu

"mmmm. Enggak. Kenapa juga aku harus tau?" jawaban Wonwoo yang itu membuat Mingyu sedikit kesal. Sepertinya Wonwoo lupa kalau Jun dan Seungkwan sudah pernah membicarakan tentang kepindahan Mingyu ke sekolah mereka kemarin saat berkumpul bersama di kantin. Atau memang Wonwoo tak mendengar, entahlah memang sepertinya Wonwoo tidak terlalu peduli

.

Wonwoo yang keseringan kesepian saat dia datang terlalu pagi akhirnya dia punya penyelesaian nya. Ya meskipun cuma sekedar ngobrol tapi paling tidak itu sedikit lebih baik daripada pada akhirnya nanti minus matanya menjadi bertambah karena kelamaan membaca di ruangan yang kurang pencahayaan. Apalagi lampu dikelas itu masih rusak dan belum diperbaiki, sinar matahari yang masih terlalu pagi belum cukup terik untuk menembus jendala dan menerangi seluruh sudut ruang itu. sampai pada akhirnya

.

"Hei Lollipop"

"Sudah kubilang namaku Wonwoo"

"oke baiklah, Wonwoo, bagaimana penampilan ku pagi ini?" Mingyu tiba-tiba bertanya demikian

"heiii kenapa kau menanyakan hal seperti itu kepadaku….. waitttt wait…."

.

Secara tiba-tiba Wonwoo tersadar, tanpa menunggu perintah dari Mingyu dengan sengaja Wonwoo membenarkan sedikit rambut Mingyu yang terlepas dari koloni rambut lain nya menutupi sedikit jidatnya menjadi tidak rapi

.

"begini lebih baik" ucap Wonwoo setelah dia melakukan service nya

"yaaa, mwoyaaaa aku hanya bertanya, kenapa dia malah melakukan ini" kata Mingyu dalam hati.

.

Tunggu, apa Mingyu merencanakan nya? Sengaja mengacak-acak rambut nya agar disentuh untuk diperbaiki Wonwoo? Tidak. Rambut Mingyu memang begitu, setelah dia datang sampai ke sekolah rambutnya menjadi sedikit tidak rapi saat ia mencopot helm nya. Mingyu menggunakan montor sport nya untuk berangkat sekolah pagi ini.

.

Mereka berdua sepertinya cocok, maksudnya kepribadian mereka yang cocok. Setelah sepanjang pagi mereka mengobrol, mereka mulai mengenali lawan bicara mereka masing-masing. Entah kenapa Mingyu senang sekali bicara dengan Wonwoo, ada saja sesuatu yang menjadi bahan bicaraan mereka. Membuat Mingyu satu lagi punya teman di sekolah ini, tapi sepertinya yang ini beda. Belum lama Mingyu kenal dengan Wonwoo, Mingyu sudah bisa menilai Wonwoo. Sepertinya memang Wonwoo orang nya easy going sekali dan mau berteman dengan tulus dengan nya. Hal itu terlihat dari kenyataan bahwa Wonwoo saja tidak tau tentang kepindahan nya disekolah ini. Itu artinya Wonwoo tidak tau tentang latar belakang Mingyu.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bel tanda istirahat selesai telah berbunyi. Seluruh SMA Namgang mulai berhamburan kembali menuju ke kelas. Memperlihatkan kantin, lapangan basket, lapangan futsal yang mulai sepi ditinggal penghuninya. Tidak terkecuali siswa kelas A.11. Mereka dapat jam kosong saat itu, tak tau sepertinya guru pelajaran FISIKA sedang ditugaskan untuk workshop keluar kota. Yaaaah, sayang sekali padahal sekarang waktu nya pelajaran favorit Wonwoo, kenapa harus jam kosong sih

Tapi untunglah Park Seonsaeng-nim tidak begitu saja membiarkan murid-murid nya terlantar sedangkan dirinya pergi keluar kota. Park Seonsaeng memberikan tugas untuk mereka, membuat Wonwoo tidak terlalu begitu kecewa. Kelihatan nya cuma Wonwoo yang senang saat diberikan tugas, terlihat bahwa teman-teman nya yang lain jadi mengurungkan niat nya untuk kembali pergi ke kantin saat jam kosong itu. Bisa bayangkan betapa kesal nya mereka

.

"yaa.. lollipop" suara apa lagi kalau bukan suara Mingyu yang memanggil Wonwoo

"kau mati jika sekali lagi kau memanggil ku dengan nama itu"

"Wae.. Wae… Waeee, padahal itu imut"

"Apanya yang imuuut coba? Haah Molla, terserah kau saja" Pasrah Wonwoo

.

Sepertinya Wonwoo mulai menerima panggilan dari Mingyu. Ommooo, apa Wonwoo menerima nya karena dia sadar kalau "Lollipop" adalah panggilan sayang untuknya?!. Sepertinya tidak, bayangkan saja, bagaimana Wonwoo tidak menerima sedangkan Mingyu terus-terusan memanggilnya dengan nama itu. Sebenarnya itu sedikit mengganggunya, tapi dia mulai terbiasa dengan itu. Lagian "Lollipop" bukan panggilan yang buruk juga. Lollipop itu manis, Wonwoo juga manis.

Yang dipanggil mulai menanyakan sebab kenapa Migyu memanggilnya.

.

"ya Lollipop… bagaimana mengerjakan soal ini" Mingyu menunjuk satu soal dilembar tugas nya

"heiiii… soal ini mudah sekali. Bagaimana mungkin kau tak bisa"

"ahhhh otokhae….. ajari aku. Ya? Ya? Ya? Jeballllll" Mingyu mempoutkan bibirnya mengeluarkan Aegyo nya. Sepertinya disekolah ini Wonwoo yang pertama kali melihat Aegyo nya Mingyu. Omoooo, beruntung sekali seorang Jeon Wonwoo

"Jadiii beginiii….. lalu beginiii…. Setelah itu beginii…. Jangan lupa beginiii… kalau yang ini kamu beginikan maka hasil nya adalah ini. Selesai " terbukti memang kalau Wonwoo adalah murid terpintar dikelas, dan Mingyu pun mengakuinya. Tidak butuh waktu lama untuk Wonwoo mengerjakan soal yang diberikan oleh Mingyu.

"Mwoyaaa… apa aku memintamu untuk mengerjakan soal ku? Aku Cuma minta kau mengajariku. Hishhhh, kesinikan buku ku!" Seru Mingyu kesal. Kalau terlalu cepat begitu gimana Mingyu bisa paham.

"yayayaaa… jangan ngambek. Kemarikan lagi buku mu. Akan ku ajari kau sampai bisa"

"Neee" Mingyu patuh tidak jadi ngambek, demi agar tugas nya selesai :V

.

Wonwoo mengajari Mingyu soal fisika nya dari awal. Kali ini sedikit lebih pelan, agar Mingyu bisa paham. Namun persetan kenapa sebenarnya Mingyu ini, dia tidak kunjung paham juga setelah Wonwoo menerangkan hampir sepuluh kali. Untung Wonwoo sedikit sabar ya, kalau saja tugas nya sendiri belum selesai duluan mungkin tidak sudi Wonwoo untuk mengajari Mingyu yang otak nya sedang sedikit lola.

Siapapun yang melihat pemandangan 2 orang yang sedang sibuk sendiri itu pasti keheranan, orang-orang tau nya Mingyu itu susah sekali untuk didekati, tapi bagaimana Wonwoo bisa cepat sekali akrab dengan siswa baru itu. Ah tapi siapa yang peduli, lagian mereka berdua terlihat bagus dan serasi jika sedang bersama-sama seperti itu.

Sampai saat ditengah-tengah Mingyu yang sedang berguru pada Wonwoo, seorang siswa yang dikenal sebagai ketua kelas A.11 memasuki ruangan itu dengan tergopoh

.

"Jeon Wonwoo, Jeon Wonwoo eodiiiii…." Kata siswa itu itu sedikit keras. Yang dipanggil menoleh kearah sumber suara yang memanggilnya. Mengesampingkan kegiatan nya sejenak

"nee… aku disini" Wonwoo mengacungkan tangan agar keberadaanya terdeteksi

"yaaa , Wonwoo-ya. Kau disuruh ke ruang guru sekarang. Ada telepon untuk mu, katanya dari Rumah Sakit St. Mary" Ketua kelas menyampaikan berita dengan terengah-tengah, namun tetap jelas. Membuat Wonwoo memperkirakan ada sesuatu yang buruk telah terjadi

"Apa? Dari Rumah Sakit? St. Mary?" Tanpa aba-aba sedikit pun Wonwoo bergegas menuju ruang guru sesuai perintah dari ketua kelas. Meninggalkan segala sesuatu yang tengah ia kerjakan. Yang ia ingat sekarang cuma Sungcheol Hyung Nya yang sedang dirawat di Rumah Sakit St. Mary sana. Sebenarnya ada apa.

"Apakah Wonwoo tak apa?! Apakah ia akan baik-baik saja?!" Kata katua kelas sesaat setelah Wonwoo pergi melenggang meninggalkan bangkunya menuju ruang guru yang dimaskud. Sepertinya ketua kelas sedikit kawatir

"Yaaa.. Hanjaaang… apa maksud 'apakah Wonwoo akan baik-baik saja' yang baru kau katakana barusan?". Mingyu yang mendengar perkataan Hanjang barusan balik menanyai. (Hanjang artinya ketua kelas)

Yang ditanya tidak merespon, tidak tau kenapa. Membuat Mingyu menjadi geram dan menarik kerah si Ketua kelas

.

"Yaaaaaaa.. Apa kau tidak punya mulut?… Jawab aku! Apa sesuatu yang buruk terjadi pada Wonwo?"

#TBC

.

.

.

PREVIEW NEXT CHAPTER

/mau kemana kau, biarkan keadaanya membaik dulu/

/jadi wonwoo belum masuk sekolah sampai hari ini haaah?/

/wonwoo kau kuat, kau tidak sendiri. Jangan bersedih/

/sepertinya aku punya cara lain(?), bagaimana menikmati Lollipop yang manis itu/

Hai Hai Hai Chap.4 update nih guys. Kira2 apa yang terjadi sama Wonwoo sih. hehehe. Untuk Ice Cream nya belum aku keluarin di chap ini. Mian mian, karena kebutuhan cerita, aku putuskan untuk nunda dulu kemunculan Ice Cream nya. Yang sabar ya

.

Tetep aku tunggu review nya di chap2 selanjut nya ya. Buat yang baru baca juga mohon review nya. Emang benar loh, kalo review itu bisa bikin author buat lebih semangat lagi nulis nya. Sumpa deh,, dan buat kalian siapa aja yang mau ngluangin waktunya untuk ngeluarin unek unek nya lewat kolom review, BIG THANKS banget yaa. I really appreciate it. Aku terima semua saran kalian untuk kemajuan nya. Btw di next chapter aja ya jawabin pertanyaan pertanyaan nya. Takut kalian bosen trus kabur T.T

Oh iya guys ada pengumuman penting nih, kayak nya setelah chap ini, aku bakalan agak lama update chap selanjutnya deh. Maaf yaa, duh gak tega tau. Ya mungkin sampai akhir puasa nanti paling tidak aku bakalan update 1 ato 2 chap lagi. Soal nya ini mau focus ibadah malam dulu. Maklum aku nulis FF ini jam 1 sampe jam 3 dini hari gitu sambil nungguin waktu sahur

Sebagai permintaan maaf tuh aku kasih spoiler nya di bagian akhir. Kurang baik gimana coba….

Oke Sekian dulu guys, see u next Chapter #BlackPaper