Disclaimer : Bleach itu bukan punya saya lho! Tapi punya Tite Kubo-sensei! Kalo Bleach punya saya, udah saya bikin si Hitsugaya 20 senti lebih tinggi!

Hitsugaya married chap 4.

(Do re mi fa sol la si dooooo.)

"Lombanya apaan sih?" Tanya penonton tak sabar.

"Jangan bilang rahasia lagi yah!" Teriak seorang penonton tak jelas dan tak tampak. (?)

"Nggak kok!" Matsumoto membalas.

"Terus?"

"Lombanya…"

Penonton nampak serius, duarius, tigarius, aquarius… (disiram sama aquarius.)

"Nggak tahu…"

GUBBBRRAKKK!

"Kok bisa nggak tahu sih?"

"Gimana lagi? Wong authornya sendiri aja belom nentuin!"

Author dihajar massa.

"Oke tenang semuanya. Kita biarkan author kita beristirahat dengan tenang (?) dulu. Entar kalo udah tenang, baru kita lanjutin fic ini."

Matsumoto menenangkan massa sekaligus menyelamatkan author yang hampir meregang nyawa (Ckckckck)

Masa pun bubar, dan author tersayang kita terpaksa dibawa ke battalion 4.


1 tahun kemudian (Didunia shinigami baru 1 hari lho!)

Author : "Hai minna-san! Author tersayang kalian udah sehat wal'afiat nih! Yuk kita married!"

Readers: "Enak aja, memangnya siapa yang mau merit sama author sableng kaya elo!"

Author : "Eh nggak, saya keceplosan! (Mau cepetan merit kali ye!). Yuk kita lanjutin Hitsugaya married!"

Matsumoto : "Yakin nih? Bukannya author lagi kena syndromemellowdramaticakutromantis?(1)"

Author : "Yah saya juga nggak yakin sih, tapi demi para readers tercinta, saya kures deh ini otak buat bikin nih cerita."

Matsumoto : "Ya udah. Terus lombanya apa?"

Author : "Nih, kamu aja yang bacain. Kamu kan MC. Bye! Muach muach muach!" (Ngasih secarik kertas ke Matsumoto.)

Matsumoto : "Jijay deh!"

Balik lagi ke cerita…

"Baiklah, semua udah berkumpul? Saya akan membacakan perlombaan ketiga!"

"Wuow!" Aplaus meriah seperti biasa.

"Akhirnya, author sableng bin gaje binti stress ini telah memilih sebuah lomba . Dan lomba itu adalah SINGING CONTEST !"

"WAAAYYYY!" Bagaikan dikomando, seluruh penonton mengibarkan spanduk dan bendera kesebelasan(?) masing-masing.

Ada bendera Hinamori FC,

Karin FC,

Rukia FC,

Yami errrrrr …FC?

Spanduk yang mereka bawa berwarna-warni lagi! Tulisan di spanduk itu antara lain,

GO GO HINAMORI!

You can do it, Karin!

Rukia, you is the best!

Yami! Go to HELL!(?)

I LOVE JUSTIN BIEBER! (what the?)

ROSSI YOU ARE THE BEST!(ini lagi ==)

"Kategori lagu bebas! Mau J-pop! K- pop! I- Pop! Pop- corn! Pop-mie! Pop- rock, dangdut, klasik, melayu, keroncong, lagu wajib, apapun boleh!" Matsumoto melambaikan tangannya ala Super Junior (Sejak kapan SuJu ngelambaiin tangan gaje? ==)

Iapun melanjutkan

"Penilaian lomba kali ini adalah berdasarkan:

Penampilan peserta.

Pembawaan lagu.

Suara (Nasib sial bagi yang suaranya jelek kayak author, udah nyempreng, bero, idup lagi!)

"Dan, untuk juri. Para juri kali ini adalah:

-Soutaichou Yamomoto Genryuusai- sama!

-Kyouraku Shunsui! Taichou battalion 8!

-Kenpachi Preetchicken! Eh salah! Kenpachi Zaraki. Taichou battalion11!"

"Para penonton diperkenankan memberikan nilai 1 untuk kontestan dengan penampilan terspektakuler dengan cara memencet bel rumah author "(ngawur, rumah ane gak ada belnya :v)

Yachiru yang kebetulan saat itu juga menjadi asisten Matsumoto pun nyeletuk

"Dan yang paling spektakuler adalah, Hitsugaya taichou juga akan turun tangan sebagai juri!"

"KYAAAAAA!" Hitsugaya FG histeris.

"Lomba akan dilaksanakan 3 hari lagi lho! Oleh karena itu, diharapkan para peserta memanfaatkan waktu untuk berlatih dan memilih lagu apa yang akan dibawakan. Peserta diperbolehkan meminta bantuan Band atau sejenisnya. Dan seperti yang saya katakan tadi, kriteria lagu bebas! Namun, peserta akan didiskualifikasi apabila, melakukan lipsing atau tidak menjadi vokalis. (Peserta wajib jadi vokalis!^^)

"Demikianlah! Nah, agar para penonton tidak capek pulang pergi dari rumah ke Soul Society Dome (?) ini, kami telah menyiapkan fasilitas berupa penginapan gratis! Lengkap dengan AC dan fasilitas lainnya! Silahkan contact author di nomor 0361 666 7777. 10 Pemesan pertama akan mendapat bonus berupa figurin Hitsugaya taichou yang sedang mandi!"

"Horeeee!" Para fans itu lantas menelpon author dan dalam sekejap handphone author hank

3 hari kemudian….

Penonton 1:"Aduhhh… badan gue pegel semua nih…"

Penonton 2: "Iya, gue juga. Badan pada kaku.."

Author: "Lho, kok bisa? Bukannya author telah menyiapkan fasilitas yang nyaman?"

Penonton: "Nyaman kepala lo peang? Katanya ada springbed, nyatanya kita tidur di atas rumput ga pake alas. Katanya pake AC, tapi kita malah tidur di alam terbuka. Gimana sih?"

Author: "Lha kan bener, spring bed = tempat tidur musim semi, AC= Angin Cepoi- cepoi cin! Kalian juga yang bodo, ngapain mau-mau aja tidur disana selama 2 hari :P "

*Author dilempar batu.*

~OK kita lupakan saja bagian itu.~

Para peserta nampak bersiap-siap di ruang tunggu.

"Baiklah, lomba ketiga DIMULAI!" Seru Matsumoto.

"WAWWWWW!"

"WEEEEEEWWW!"

Para juri pun mengambil tempat masing-masing. Tak ketinggalan Hitsugaya taichou yang hari ini nampak keren nan mentereng seperti biasanya (Kyaaaaaaaaaaa!)

"Kontestan pertama, Hinamori Momo dari batalion 5. Silahkan naik ke panggung."

Hinamori naik ke atas panggung ditemani oleh para dancer yang rupanya didatangkan langsung dari Bojong Kenyot.

ia nampak gugup. Gaun biru pupusnya melambai tertiup angin. Mata hazel itu bergerak-gerak, menampakkan ketegangan yang luar biasa.

Dan…

Readers: TUNGGU! Ini FIC HUMOR, AUTHOR DODOLLLLLL!

Author: Oh iya, nampaknya syndromemellowdramaticakutromantissaya belum sembuh. Hehehehe….(nyengir kuda)

"HINAMORI! HINAMORI! HINAMORI!"

Para supporter mensupport Hinamori.

"A…a.. Terimakasih atas du..du..dukungan kalian…"

Ng?

Ada apa?

Kok mbak Hinamori nampak canggung gitu, sih?

Gak kaya biasanya.

Jangan-jangan karena yang jadi jurinya Hitsugaya Taichou ya~

Hayo, ketahuan ya~

"Cringgg.."

Sesuatu yang bersinar menyilaukan mata author dan readers.

AKH!TERNYATA!

Mbak, eh Mas Ijen eh Aizen, datang!

(Mau tahu kenapa Aizen bisa berkilau begitu? Baca fic saya yang BECAK!*sekalian promosi*)

Mungkin bersamaan dengan hari kemerdekaan Soul Society, Yamamoto Genryuusai-sama memberi ia grasi!

Ckckckc… sudah seharusnya pelajaran PKN untuk tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi (?) ditambahkan dengan ilmu hukum ANIME! Betul saudara- saudara?" *Di jewer guru PKN*

"Ba..baiklah, saya akan menyanyikan lagu dari 7 Icons yang berjudul Playboy."

Musik mulai mengalun~

Hinamori berdehem berkali- kali, ah rupanya ia sedang batuk penonton, wah bisa mati ya~ (Author tersayang dilindes becak, dilempar sapu, ditendang ke antartika karena malah ngiklan W**ds Ekspetorran *ketauan katroknya*) Dengan gaya yang nggak kalah dari Seven Ikans, Hinamori mulai menyanyikan lagunya.

"Pi El Ei Wai, Bi O Wai Bi O Wai~

Lihat yang mulus (belok)
Lihat yang bening (belok)
Ampe yang disebelah gak ditengok

Cakep dikit deketin
Bohai dikit jabanin
Hatiku kamu terus yang mainin

Apa sekarang
Cowok pada jago akting?
Apa ku salah?
Bila andalkan cinta… a… a…

Gak gak gak kuat~
Gak gak gak kuat~
Aku gak kuat sama~
Playboy playboy~

Gak gak gak level
Gak gak gak level
Aku gak level sama
Cowok gampangan"

"Suit suit~!"
"Hinamori you're the best~"
"Koin untuk Hinamori! (?)"
Berbagai macam sorak sorai para penonton menyaksikan penampilan Hina- chan.

Tiba- tiba, saat akan melakukan manuver loncat tinggi ala cheerleaders, kaki Hinamori kelilit kabel mike yang panjangnya lupa author ukur dan jatuh menimpa tirai panggung. Tirai panggung tertarik dan menyebabkan tiang – tiang penyangganya lepas dan eng ing eng…. Dampak dari efek domino (?) tadi adalah hancurnya panggung lomba tersebut! Oh noooo! Hina- chaaannn are you okkkk?

Hinamori muncul dari tumpukan tirai dan dengan senyum malu- malu meong dia bangkit, membungkukkan kepalanya sekali dan kembali kebelakang panggung.

Matsumoto yang rambutnya acak- acakan karena ikut tertimpa tirai pun berusaha bangkit dan menenangkan penonton yang mendadak galau (?)

"Errr karena ada sedikit kesalahan teknis tadi panggung akan kami perbaiki sebentar, mohon para penonton menunggu untuk penampilan peserta selanjutnya."

Satu menit berlalu dengan tenang nan damainya, bahkan author dapat mendengar bunyi anak kucing yang minta ditetekin sama emaknya. Jadi inget waktu author masih kecil dulu. Waktu itu tahun 1997, harga beras masih 1000 rupiah perkilo en harga gula Cuma 500 rupiah seperempat kilo. Sayangnya belum jaman yang namanya hape, jadi agak susah yah kalo mau komunikasi gitu, yah emang sesuatu banget masa kecil author… (Dipotong dadu sama readers karena numpang curcol)

Akhirnya perbaikan panggung pun selesai, berhubung Soutaichou sedang giat- giatnya melaksanakan program hemat lima tahun (?) perbaikan pun dilakukan alakadarnya dengan kain perca dan bambu runcing jaman penjajahan koloni Espada dulu. Ckckcck, ternyata ANIME gak Cuma kudu dimasukin kepelakjaran PKN tapi juga IPS pemirsa! Betul?

Matsumoto kembali dengan model rambut baru yang disanggul ala emak- emak, ia pun melanjutkan acara.

" Baiklah berhubung perbaikan panggung sudah selesai, Selanjutnya adalah Rukia Kuchiki dari battalion 13! Kuchiki-san, dipersilakan menaiki panggung!"

Rukia naik keatas panggung. Kali ini bajunya bukanlah terusan gambar chappy seperti biasanya. Tapi, gaun putih melambai yang anggun beuts! (Sekedar informasi, gaun itu punya Hisana lho! Byakuya maksa dia buat pake baju itu buat poto-poto!)

Ia mengangguk sekali. Dibelakangnya, nampak Byakuya yang mengenakan setelan jas resmi berwarna serupa. Mungkin kalo nggak ada spanduk gede norak warna pink norak plus ijo norak dengan dekor yang nggak kalah norak buatan author yang juga sama- sama norak yang menyatakan bahwa ini adalah kontes pemilihan isteri buat Hitsugaya pasti mereka udah dikira pasangan penganten baru. == (Author dikemplang karena ngasih komen ga penting)

Rukia tersenyum lebar. Para Rukia FB (Bener kan?) klepak-klepek.

"Hari ini, saya akan membawakan lagu yang berjudul 'Jangan Memilih Aku'. Lagu ciptaan Bang An*ng dan mantan Nii-sama saya Sy*hrini."

Author : "Wuuuuuu… Byakuchiii ngaku- ngaku! Sesuatu banget deh kamu beb! =3="

Readers: "Author cerewet =="

Byakuya mengangguk singkat. Wajahnya nampak jaim seperti biasa. Padahal dalem hatinya tengah tumbuh taman bunga yang gede banget karena akhirnya ia berhasil duet dengan sang adik tercinta.

Musik mulai mengalun. Rukia memposisikan mike tepat didepan mulutnya.

"Terenggut hatiku,terpanah asmara
Sedih suka sirna sudah
Bila kau menjadi milikku
Memang lukaku belum sembuh semua
Juga dukaku belum sirna semua"

Byakuya mulai turut bernyanyi, menampilkan suaranya yang bisa membuat author ketiduran Cuma karena dengerin suara dia selama 1 menit! Bayangkan readers! (Jdeeer)

Jangan memilih aku
bila kau tak sanggup setia
Kau tak mengerti aku
diriku yang pernah terluka

Jangan memilih aku
bila kau tak sanggup setia
Kau tak mengerti aku
diriku yang pernah terluka
Cinta.."

Duet Byakuya Rukia sukses! Para penonton bertepuk tangan begitu pula dengan para juri. Mereka mengangguk sekali dan kembali kebalik panggung.

Matsumoto naik kembali keatas panggung.

"Nah, bagaimana dengan penampilan peserta tadi?" Tanyanya pada para penonton. Tak ayal lagi para penonton jadi ribut.

"Hoi sudah tenang hoi! Hush hush!" Kata Matsumoto menenangkan (Menenangkan kok kaya ngusir kucing gitu sih ==)

"Ehem, berikutnya adalah selingan dari penyanyi top bawah papan (?) Mikel Jeksen dan Mbah Sirup!"

Mikel Jeksen dan Mbah Sirup pun berkolaborasi menyanyikan lagu 'Billie Jean tak gendong kemana-mana'.

"Billie Jean, tak gendong!"

"Billie Jean, kemana-mana~"

"Lama-lama, punggungku bisa encok! Wow wow woo!"

(Lirik lagu aneh n nggak nyambung versi author sableng.)

Para penonton terlarut dalam melodi yang sangat menyentuh yang mereka bawakan. (Menyentuh dari Hongkong!)

Matsumoto tersenyum-senyum.

"Yak baiklah kita lanjutkan ke kontestan berikutnya! Pendatang baru dari dunia lain! Yami Yugi! Eh salah! Yami 123177017! Kepada peserta, dipersilakan."

Tirai terbuka.

Para mahluk bergender wanita dan waria (?) di tempat itu menjerit.

"KYAAAAA!"

"OMAIGAD GANTENG BEUTSSS!"

"WAAA! PLEASEE MARRY MEEEEE!"

Beraneka ragam jeritan mereka.

Kenapa?

Readers ingin tahu?

Ahahaha, baiklah karena author adalah orang yang baik hati, tidak sombong, rajin menabung, taat beribadah, suka beramal dan…" (Ditonjok) baiklah baiklah, sebenarnya sosok-sosok yang muncul dari tirai itu siapa saja? Inilah mereka!

Pertama, sesosok pria dengan jas butut (Dilempar pake pisau perak). Rambut belah tengah, mata merah membara dan senyum komersil yang sangat menjual! Dialah Sebastian Michaelis! Butler item dari Phantomhive Manor! Dia memegang sebuah bass berwarna hitam dengan hiasan api-api gimana gitu.

"Kyaaaaa! Sebastiannnnn!"

"Ganteng deh!"

"Sebas-chaaaan!"

Itulah komentar untuk Sebastian.

Selanjutnya,

Seorang pemuda berambut pirang. Gigi runcing kaya piranha, ngegotong bazooka, dan memakai kostum American Football berwarna merah dengan gambar kelelawar kelindes truk di punggungnya! (Ditembak bazooka)

Oke oke, yang terakhir itu boong. Nah siapakah dia?

Dia adalah Hiruma Youichi dari Devil Bats Deimon!

"Hiruma-kunnn!"

"Kyaaaaaa! Hiruma keren!"

Para fans Hiruma menjerit tidak karuan. Dan demi menghormati para FG nya itu, Hiruma melepaskan sebuah tembakan beruntun kepada para penonton pria disudut lain Stadion! (Gyaaaa! Ada pembunuhan!)

Ehem, Hiruma membawa sebuah gitar listrik berwarna oranye kemerahan dengan motif api juga boo~

Terus,

Seorang pria dengan wajah stoik mengenakan jas hitam keren. Mata Raven dan berkulit pucat nampak berdiri tenang dihadapan keyboard.

"OMAIGADDDD! BIKININ LAGU UNTUKKU DONG!"

"BUNUH AKU DENGAN CINTAMU!" (?)

Aduh, karena komentar para FG mulai tidak karuan, author akan memberitahu saja langsung siapa orang ini.

Yap, anda salah! (Digebuk. Readers: Wong kita belum jawab kok!)

Dia adalah Glen Fredly! Eh bukan Glen Baskerville dari keluarga Baskerville!

Kyaaa! Liat sini dong! (Author ikut-ikutan histeris)

Matsumoto: Bukannya kamu ngefensnya sama Eliot?

Author: I…iya sih, tapi dia kan masa lalu nya Elliot?

Matsumoto: Iya juga sih….

-Skip-skip-skip-

Ehem ehem, selanjutnya, sosok pria berwajah manis. Matanya merah kaya sirup Cocopandan, pake jubah warna item. Kalo orang awam pasti nyangka dia adiknya Sebastian.

Siapa dia?

Hahaha mungkin tidak akan ada yang tahu ya?

Wahahahaha!

Dia adalah Greed dari Snow Memories!

Dia OC saya lhooo! (Readers: Nggak nanya!)

Greed menyeringai dan telah siap dengan stik drum dikedua tangannya. Seorang gadis berambut putih mengguncang-guncang pundak Hitsugaya.

"Shiro-chaaan! Liat deh, calon kakak iparmu keren kaaaaan!"

Hitsugaya sweat drop.

Yami muncul belakangan. Seperti biasa jubah item yang nutupin muka, rambut item yang berantakan, dan seriangaian iblis yang sangat mengerikan! Hohohoho nampaknya dia sukses meniru seringaian mak lampir di serial 'Dendam Nyi Pelet" kesukaan author.

Dia mengangguk sekali.

"Saya telah mendatangkan teman-teman saya dari neraka. Kami akan menyanyikan sebuah lagu berjudul 'Higurashi no naku koro ni' oleh Eiko Shimamiya." Desisnya dengan suara angker.

Tiba-tiba saja dome itu menjadi gelap gulita. Kelelawar milik Hiruma keluar dan menambah seramnya suasana. Para penonton merinding.

"Ha..ha..haHaaaei." (Beginilah suara backing vocal nya menurut pendengaran author)

Suara keyboard terdengar. Berganti-gantian dengan backing vocal dari Greed yang sukses menaikkan bulu kuduk penonton dan para juri . Lagu yang emang dari sononya udah serem itu bertambah serem.

Yami mulai menyanyi (Ambil sumbat telinga!)

"Furimuita sono ushiro no (shoumen daare?)
Kurayami ni tsume o tatete (yoru o hikisaita)

Amadare wa chi no shizuku na natte hoho o tsutai ochiru
Mou doko ni mo kaeru basho ga nai nara

Kono yubi tomare watashi no yubi ni
Sono yubi goto tsurete tte ageru
Higurashi ga naku akazu no mori e
Atomodori wa mou dekinai

Hitori-zutsu kesarete yuku (aoi honoo)
Kurayami no sono mukou so (asa wa mou konai)
Kagami no naka de ugomeki nobashite kuru musuu no te de
Saa dareka o koko e izanai nasai

Oni-san kochira te no naru hou e
Donna ni nigete mo tsukamaete ageru
Higurashi ga naku kemonomichi kara
Kikoete ita koe wa mou nai

Kono yubi tomare watashi no yubi ni
Sono yubi goto tsurete tte ageru
Higurashi ga naku akazu no mori e
Atomodori wa mou dekinai

Oni-san kochira te no naru hou e
Donna ni nigete mo tsukamaete ageru
Higurashi ga naku kemonomichi kara
Kikoete ita koe wa mou nai

Seluruh penonton spot jantung. Sementara Soutaichou dibawa kebatalion 4 karena asmanya kumat.

Krik krik krik...

Tak ada komentar. Bahasa Inggrisnya, No komen (Readers: Nggak nanya author bego!) . Yami membungkuk dan kembali kebalik tirai diikuti oleh anggota Deimon Devils Band nya (Keren banget namanya ).

Matsumoto mengambil mikenya dan mulai membimbing para penonton kembali kealam nyata. (?)

"Oh sungguh penampilan yang sangat mengesankan. Baiklah, sekarang peserta terakhir untuk hari ini, Karin Kurosaki!"

Karin tampil kepanggung dengan tampang cuek jutek capek de el el. Tapi berbeda dengan biasanya, kali ini ia memakai baju berwarna pink dan rok mini. Nah lo?

Lagu apa yang bakal ia nyanyiin ya?

Tiba-tiba musik mengalun. Musik yang rasanya nggak asing alias lokal. Tunggu, ini kan sontrek nya Upin Ipin? (Author dibom.)

Bukan! Bukan! Ini bukan sontrek Upin Ipin ato Sponsbob! i...ini kan...?

"Kemana kemana kemana

ku harus mencari kemana
Kekasih
tercinta tak tahu rimbanya
Lama
tak datang kerumah
Dimana
dimana dimana tinggalnya sekarang dimana

Omaigad pemirsa!

Seorang Karin Kurosaki membawakan lagu Salah Alamat nya Ayu Lontong!

Apakah ini artinya dunia mau kiamat?

Tak lupa ia menambahkan gerakan gerakan spektakuler disela-sela nyanyiannya.

Seperti goyang ngebor bangunan ala Inul Daratista, Goyang patah tulang Anisa Lahar, dan gerakan putar leher ala Trio Macan! Omaigad! Tunggu, kita lihat keadaan penonton dan para juri. Astaganaga! Hitsugaya taichou mimisan! Ichigo pingsan! Sungguh keadaan yang tidak diduga-duga! (Satu paragraph yang penuh dengan tanda seru!)

Ke sana kemari membawa alamat
Namun yang ku temui bukan dirinya
Sayang yang ku terima alamat palsu

Ku tanya sama teman-teman semua
Tetapi mereka bilang tidak tahu
Sayang mungkin diriku tlah tertipu
Membuat aku frustrasi dibuatnya

Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana"

Setelah lagu selesai, aplaus meriah mengiringi kepergian Karin ke negeri seberang. Ah maaf author salah, tolong jangan lempar kursi-kursinya pemirsa. Maksudnya kepergian Karin kebalik tirai.

"Nah, sekarang adalah kesempatan bagi para juri kita untuk menilai, silahkan juri-juri sekalian." Kata Matsumoto. Dalam hati ia mencatat bahwa ia akan belajar dangdut dance pada Karin. Para juri mulai berdiskusi.

"Emmm... gimana? Pake bawang ato nggak?"

"Nggak ah, aku nggak suka bawang Bombay ."

"Tapi kan nggak enak kalo nggak pake bawang."

Lha, ini mah bukan diskusi juri! Tapi percakapan author dengan Ichimaru niisan! (Dilempar bakiak.)

"Hmmm kurasa penampilannya tadi sudah bagus."

"Ya ya... aku juga merasa begitu."

"Baiklah kalau begitu sudah diputuskan."

Para juri kembali ketempat duduknya setelah menyerahkan secarik kertas berisi nilai kepada Matsumoto. Matsumoto membaca isi kertas itu dan tersenyum-senyum gaje. Makin lama senyumnya makin mirip Ichimaru Gin. Inikah yang dinamakan cinta? (Nggak nyambung banget!)

"Ehem. Baiklah para penonton, readers, dan juga author...(Hore nama author disebuttt!) beginilah hasil penjurian dari para juri!"

Hinamori: 30

Rukia: 80

Yami: 65

Karin: 100

Waoowwww! Sungguh mengesankan pemirsa! Karin membalikkan keadaan dan menempati posisi pertama!

Jumlah perolehan nilai saat ini adalah:

Hinamori:90+30 = 120

Rukia:80+80= 160

Yami:50+65= 115

Karin:30+100 = 130 + poin bonus dari penonton sebesar 60 poin jadi total = 190! Waooo! Hebat euy!

"Oke, karena lomba hari ini telah selesai. Maka dengan berat hati kita harus berpisah minna. Sayonara~" Ucap Matsumoto diselingi lambaian tisu warna pink (?) Para penonton kaget.

"What? Sayonara? Jangan bilang fic ini bakal Discontinued?" Seru seorang penonton tidak terima. Matsumoto geleng-geleng gaje.

"Bukan euy, maksudnya fic ini bakal hiatus lagi. Hahhhh… dasar author males"

Author: "Kagak woy! Ane akan berusaha nyelesein ini fic secepet ane bisa! =A=9

Ichigo nangis sesenggukan. Lagi- lagi dia nggak dapat giliran tampil.

Matsumoto sweat drop, dan dengan berat jantung (?)dia mengakhiri acara dengan cepat dan sangat tidak jelas.

"Lomba berikutnya, adalah lomba terakhir! Penentuan pemenang akan ditentukan saat itu juga, jadi jangan sampai ketinggalan ya!" Katanya dengan suaranya yang sekseh aduhai (?)

"Emangnya lomba terakhir lomba apa?" Tanya seorang penonton yang agak tampak.

"Lombanya adalah….."

TBC

.


syndromemellowdramaticakutromantis: sindrom sok mellow setengah mampus amit- amit jabang bayi yang kebetulan menimpa author malang nan tampan (?)


wkwkwkw, apa kabar minna? kangen gak sama saya? :3

(digigit)

berhubung saya ada kegiatan OSIS dan bermacam- macam tetek bengek lain jadilah sodara- sodara harus menunggu setengah taon lamanya untuk fic ini, maap yaaa? =w=

See you in next chapter, love u all :*

#plak!