Hai Minna , Selamat Tahun baru yaa :D Omedettou Gozaimasu ..

Nah, udahan deh cuap cuap nya..

Happy reading =)

KATEKYO HITMAN REBORN

Disclaimer : KHR punyanya Amano – dono saia Cuma pinjem charanya kok :D

Ruu chan Entertaiment Present

Daisuki Dayo ore no imoto

Target 4 : Who is he ?

"Rokudo Mukuro ?" Katanya sambil memandang Mukuro dengan tatapan curiga.

"Apa ada yang salah denganku, Nona?" Tanya Mukuro.

"Tidak, hanya saja aku tidak tahu kalau Kyoya memiliki teman (yang aneh) sepertimu."

"Kufufufu~ aku tidak menyangka ternyata Kyoya suka merahasiakan sesuatu bahkan dengan adiknya."

"Dia memang begitu dan perkenalkan namaku Tokine Hibari, kau bisa memanggilku Tokine." Kata Tokine sambil mengulurkan tangan.

"Tokine ya, nama yang bagus." Kata Mukuro sambil menjabat tangan Tokine.

"A-arigato." Kata Tokine blushing,dan untuk pertama kalinya ada seorang pria yang membuat wajahnya memerah. "Nee, Mukuro – san kenapa kau bisa kenal dengan Kyoya?"

"Tentu saja kenal dia adalah salah satu– "

PRANG !

Ucapan Mukuro terpotong karena tiba – tiba Kyoya datang lalu menyerangnya ,beruntung dia berhasil menangkis serangannya dengan trident.

"Kyoya, apa yang kau lakukan disini ?" Tanya Tokine ketus.

"Apa yang kulakukan? Harusnya aku yang bertanya,dan kenapa kau bersama nanas abnormal itu?" Tanya Hibari sambil menunjuk Mukuro dengan tonfa nya.

"Kufufufu~ jangan kasar terhadap adik mu, apalagi dia perempuan." Kata Mukuro dengan senyum mesumnya (?)

"Nanas bodoh, Kamikorosu."

"Oya~ silahkan lakukan."

Dan pertarungan antara Hibari dan Mukuro pun tak terelakan, dengan semangat yang melebihi Hyper Dying Will milik Tsuna Hibari menyerang Mukuro dengan serangan bertubi – tubi, tapi Mukuro bukanlah orang yang lemah dia bisa menghindari serangan Hibari walau agak susah payah.

"Kalian berdua tolong hentikan." Kata Tokine memohon(baca: memerintah), namun kedua pria itu mengacuhkannya dan tetap bertarung.

"Kyoya, Mukuro – San hentikan pertarungan kalian sekarang juga."

Hening. Oh, bagus dua buah perempatan muncul di kepala Tokine dan kalian tahu ini akan jadi akhir yang buruk bagi dua sejoli yang tengah memadu kasih (baca: bertarung) di sana.

PLETAK

"KALIAN BERDUA HENTIKAN !" Teriak Tokine sambil memukul kepala kedua lelaki yang daritadi mengacuhkannya dengan artemis rod miliknya.

"Tokine apa yang kau lakukan?" Kata Hibari sambil memegang kepalanya yang sakit, begitu pula Mukuro.

"Nee, Tokine – Chan kenapa kau juga memukulkuuu~ ?"

"Itu karena kalian MENYEBALKAN." Katanya sambil pergi meninggalkan Hibari dan Mukuro yang tengah merintih kesakitan.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

SKIP TIME

Namimori – Chuu

Kelas 1 – A

Sreett.. Pintu kelas terbuka dan muncullah seorang gadis dari balik pintu dengan raut wajah yang masam dan segera menuju tempat duduknya.

"Are, Tokine – San kau baik – baik saja?" Tanya Tsuna dengan wajah cemas.

"Aku tidak apa – apa ."

"Tapi kau tidak terlihat sehat." Kata Yamamoto sambil memegang dahinya.

"Hontou, aku baik – baik saja kok Yamamoto." Katanya sambil melepaskan tangan Yamamoto.

"Che. Wajahmu menyedihkan sekali Baka-Onna." Timpal Gokudera

"Kuanggap itu perasaan khawatir."

"Ano, sebenarnya apa yang terjadi Tokine-San?"

"Sebenarnya aku malas bercerita tapi jika kalian memaksa."

Tokine pun memulai ceritanya mulai dari kekecewaan nya karena tidak bisa bertarung dengan Kyoya sampai bertemu dengan Rokudo Mukuro.

"NANI?" Teriak mereke bertiga. "Kau bertemu dengan Mukuro."

"Yap, apa kalian mengenalnya?"

"Tentu saja." Kata Yamamoto. "Dia adalah– uhk .. uhk.. " Belum sempat Yamamoto menyelesaikan kalimatnya Gokudera membekap mulutnya.

"Yakyuu-baka kau tahu kan Tokine tidak terlibat dengan urusan mafia ini." Bisik Gokudera

"Benar Yamamoto jangan sampai Tokine-san mengetahuinya." Bisik Tsuna. Yamamoto pun mengangguk tanda mengerti lalu Gokudera melepaskan tangannya.

"Huuuaahh.. Leganya bisa bernapas."

"Oi.. Kalian bertiga kenapa?" Tanya Tokine.

"T-tidak kok." Kata Tsuna agak gagap.

"Yasudah, aku lelah sekali dan aku mau aku kalau sudah pulang ya." Pinta (baca:perintah) Tokine sambil mengeluarkan bantal(?).

"Oi Baka-Onna jangan tidur seenaknya." Teriak Gokudera.

Tapi sudah terlambat,dia menenggelamkan wajahnya di bantalnya yang empuk dan memulai traveling ke dunia mimpi.

"Dasar Baka-Onna." Kata Gokudera kesal.

"Sudahlah Gokudera-kun mungkin Tokine-san memang kelelahan." Tsuna mencoba menenangkan Gokudera.

"Ta-Tapi Juudaime."

"Benar,mungkin dia memang terlalu capek lihat saja tidurnya lelap begitu." Kata Yamamoto sambil menepuk pundak Gokudera.

"Jangan sok akrab denganku Yakyuu-baka."

"Ahahaha."

"Apanya yang lucu?" Gokudera mulai kesal sementara Tsuna hanya sweatdrop dengan kelakuan kedua sahabatnya.

Sreekk.. Pintu kelas pun terbuka(lagi) dan muncullah seorang guru diikuti pria berambut silver panjang.

"NANI?/Dia– /Ahahaha(?)." Dan begitulah ekspresi dari Tsuna, Gokudera dan Yamamoto tatkala melihat seseorang yan bersama guru mereka.

Sebenarnya siapakah pria yang dilihat Tsuna dan kawan kawan ? Lalu kenapa Yamamoto malah tertawa melihat pria itu ?

Penasaran? Tunggu di chapter selanjutnya :P

To Be Continued


Hohoho ^o^ akhirnya selese juga chapter 4. Thanks to nizarmashima for your comment.

And once again Happy New Year :D