YIPPI…..Balik lagi sama Aqua….pada penasaran ya?? Siapa orang yang manggil Toushirou….?? Kalau gitu baca aja nih cerita! Dijamin bakal ada polisi dateng ke rumah!
Sebelumnya Author minta maaf Karen hiatus yang tidak jelas dan juga tanpa pengumuman, author harap cerita ini dapat membua anda memaafkan saya.
ENJOY!!
Warning : Agak Yaoi dikit...terus...gaje, abal, aneh dan lain-lain..
Disclaimer : Bleach itu punyaku…TAPI BOONG!! BLEACH ITU PUNYANYA OM TITE!!! GYAHAHAHAHAHA!!!
Magic Time!!!
"KAMU!!!" Teriak Toushirou terhadap orang misterius itu.
"Hei…yang ada disana…hik….yang ada disini….hik….ayo kita mabuk…hik…" Ternyata dia adalah Kyoraku-Taichou!!!, di panggung dia beneran mabuk loh!!.
"Kenapa ada orang mabuk disini??" Toushirou heran.
"Hik….sebenarnya…hik…saya ini bapak….hik….peri loh….hik" Kyoraku Taichou beneran mabuk…..
"EH?! BENERAN NIH???" Heran, Kenapa Toushirou yang otaknya labih jenius dibanding Einsten masih aja percaya sama Kyouraku.
"ITU BOHONG!! CIAAAATTTT." Ada satu orang misterius lagi, yang muncul dan menendang pemabuk yang mengaku sebagai bapak peri itu ke neptunus.
"Apa kau tidak apa-apa? Aku Orihime! Peterpan pelindung ibu peri!! (Kenapa juga ada Peterpan)" Jelas Orihime.
"Apakah kau yang bernama Cinderella Toushirou?" Tanya sang Ibu peri.
"I…iya…."
"Namaku Unohana sang Ibu peri no.001, siap mengabulkan permintaan anda. Apa permintaan pertama anda?" Jelas Unohana.
"Pertama…..saya ingin….NAMA SAYA DIGANTI!! SAYA SANGAT-SANGAT TIDAK MENYUKAI NAMA ITU!!!"
Krik….krik…krik….
Penonton diem….
Aqua di ruang narrator lagi baca majalah Animoster (Ditabok Reader)
"Baiklah, nama apa yang anda mau??" Akhirnya Unohana angkat bicara, bukan angkat beban (ya iyalah!).
"Hm….apa ya….Daniel Radcliffe-kah? Atau….Dude Harlino? Tapi...Kim Bum juga bagus…hm…." Pikir Toushirou.
"Bagaimana??" Tanya Unohana.
"O.K, Aku ingin agar namaku…HITSUGAYA TOUSHIROU!" Jawab Toushirou dengan tegas dan lantang.
"Baiklah…keluarlah…SIMSALABIM ABRAKADABRA!!!" Unohana meluncurkan mantra saktinya..
Keluarlah asap berwarna biru menyebar ke seluruh panggung, dan dari dalam asap itu keluar seseorang yang sangat Toushirou kenal yaitu..
"Yo, Toushirou!" Seseorang itu menyapanya.
"Anda…PAK RT?!" Ya, orang itu adalah pak RT di RT-nya Toushirou Sado Yasutora, atau nama gaulnya Pak RT Chad.
"Mengapa anda disini??" Tanya Toushirou pada pak RT.
"Tadi Ibu peri bilang kepada saya via telepon, katanya ada yang mau ganti nama, trus tiba-tiba saya udah ada di sini." Jelas pak RT.
" Hah, kapan dia nelponnya, padahal aku baru minta tu permintaan sekitar 27 detik yang lalu deh??" Pikir Toushirou.
"Jadi, siapa yang mau ganti nama??" Tanya Pak RT.
"Ah, itu saya." Jawab Toushirou.
"Baiklah, ibu peri, boleh saya minta tolong?? Bias keluarkan kotak yang ada gordennya?? Kayak di mall-mall itu loh…." Pinta Pak RT.
"Siap,….SIMSALABIM ABRAKADABRAKOBRAKABUR."Unohana meneriakan mantra jampi jam…eh salah, Mantra sihirnya maksudne.
Keluarlah sebuah benda…yaitu…KAMAR GANTI BAJU YANG BIASA ADA DI MALL-MALL…..
"Baiklah, nama apa yang kamu mau Toushirou??" Tanya Pak RT.
"Ng….Hitsugaya Toushirou."
"O.K, tunggu di sini sebentar." Dan Pak RT pun memasuki KAMAR GANTI BAJU itu.
10 Menit kemudian…..
"Sudah selesai." Pak RT pun keluar dari tempat dia bersemayam (emangnya hantu!).
"Loh, udah selesai to?" Kata Toushirou yang lagi asik main kartu uno sama Ibu Peri dan Peter Pan.
"Yep, nih KTP lo gue balikin." Jawab Pak RT.
"LOH?? SEJAK KAPAN LOE AMBIL KTP GUE??"
"Sejak jaman penjajahan belanda. Udah ya, sekarang gue mau balik dulu ke rumah! Ciao!" Dan Pak RT pun lenyap begitu saja.
"Cobalah liat KTP-mu Toushirou." Saran Ibu Peri.
"Eh, namanya jadi…Hitsugaya…Toushirou…ASIIIKKKK!!! NAMA GUE BERUBAH!!" Teriak Toushirou dengan riang gembira.
"Nah, apa permintaanmu sekarang?" Tanya Ibu Peri.
"Oh, iya, gue disuruh dandan yang cantik sama Ibu Tiri gue yang-jelas-jelas-gue-lebih-cantik-dari-dia." Jawab Toushirou.
"Baiklah. SIMSALABIM!!" Unohana mengeluarkan mantra ajaibnya, dan keluarlah…YUMICHIKA!!
"Ai….hh, lucu banget nih anak…., biar eke jadiin ente jadi cantik! Okeiiiihh???" Tanya Yumichika dengan bancinya.
"Tolong dandanin dia secantiiikk mungkin! O.K?" Pinta Ibu Peri.
"O~uch, siapa sih yang gak tahan pengen ngedandanin anak semanis ini~~?? Tenang saja Unohana-san! Saya akan segera mendandaninya!!" Dan Toushirou dan Yumichika pun ngacir entah kemana.
15 menit kemudian….
"TADAAAA!!!" Yumichika dah balik ma Toushirou, dan penampilan Toushirou…AUZUBILEH…CAKEPNYA MINTA AMPUN!!
Toushirou memakai Tuxedo warna hitam, yang ujung belakangnya membelah dua, dengan kemeja dan dasi kupu-kupu warna putih…..AJEGILE MANTAP BO!!
Ternyata oh ternyata…, selidik punya selidik.., si Yumichika salah pake kacamatanya!! Yang dia pakai adalah kacamata dengan plus 40! Padahal dia Cuma min 23…, jadi dia kira Toushirou itu cowok…imut….(pas bicara di bagian ini author di bekuin ma Toushirou).
"WAH! CAKEP! GAK SIA-SIA GUE BAYAR NIH IBU PERI!! MAKASIH IBU PERI!!" Teriak Toushirou dengan bahagianya, dan segera ngacir ke ST 12 (Stasiun timur no.12).
" TUNGGU…..yah, keburu pergi deh orangnya…"Keluh Orihime.
"Apa tidak apa-apa ibu peri??? Toushirou kita biarkan begitu saja…" Tanya Orihime.
"Tenang saja, semuanya pasti berjalan dengan lancar seperti apa yang peramal quincy itu katakan." Jawab Unohana.
Sementara itu Toushirou…
"Ibunda!!!" Toushirou berlari mendekati Ibunya yang sdang menunggu Toushirou dan juga kereta.
"TOUSHIROU!!! KENAPA BAJUMU???" Tentu saja Soi Fong kaget, anak yang biasanya berpakaian lusuh itu memakai pakaian yang kelihatan mahal, dan bajunya yang dipakai Toushirou kan buat cowok.
"Kan, aku di suruh dandan yang rapih, ya sudah, aku dandan kayak begini." Jawab Toushirou tanpa perasaan aneh sekalipun.
"Sini kamu!!" Soi Fong pun segera membawa Toushirou ke dalam toilet wanita di stasiun itu, namun bukan jeritan cewek yang sedang takut yang di terima oleh Toushirou, melainkan jeritan penuh iri.
'Cantik banget tuh cewek satu….bikin gue iri ajah!!'
'Gagal deh rencana gue dapetin pangeran Ichigo!!'
'Innalilahi…..kenapa bisa ada orang secantik itu di dunia ini…'
Yah, seperti itulah ucapan yang diterima Toushirou.
"IBU PERI!! KESINI KAMU!!" Teriak Soi Fong keras-keras (karena di dalem toilet wanita berisik, makanya Soi Fong ngomongnya keras-keras).
"Apa??" Ternyata….Ibu Peri yang dipanggil oleh Soi Fong adalah…
Wujud manusia dari Katen Kyokotsu(kita singkat Kyokotsu aja ya?)!! Zanpakutounya Kyoraku!!(1)
"Gue pingin nih anak jadi CANTIK ingat, CANTIK, bukan CAKEP! Mengerti??"
"Yah….yah….terserah apa kata loe dah, saya Ibu Peri No.008 akan mengabulkan permintaan anda…" Kata Kyokotsu dengan malas, sambil mengeluarkan tongkat sihir dengan lambang tengkorak di atasnya.
"Ya……k, selesai."
Bengong….
Penonton Cengo….
Aqua lagi moto Kyokotsu buat di jual ke divisi-divisi (Readers : EMANG GUE PEDULI!!)
"Eh, selesai….??" Tanya Soi Fong.
"Ya….coba aja liat tuh, hasil kerjaan gue…imut kan??" Kyokotsu muji-muji diri sendiri…dasar Narsis..(Author di bantai ama Kyokotsu).
"Hm?? WHAT THE!!" Soi Fong pun melirik ke arah Toushirou…alangkah terkejutnya dia…
Toushirou memakai gaun berwarna biru dengan pita putih di pinggangnya, gaun itu memamerkan bahu Toushirou yang sangat sempurna!!, Toushirou juga memakai bando berwarna biru laut berhiasan kerang….
"APA-APAAN INI!!" Teriak Toushirou, tentu saja dia nggak terima….secara…Toushirou gitu loh….
"Wah….cantik banget….makasih ibu peri No.008!! berapa bayarannya?" Tanya Soi Fong.
"Gak usah…asal kalian mau ajak aku ke pesta dansa itu!!"
"Loh, emang kamu mau ngapain di pesta dansa??" Tanya Soi Fong.
"Namanya juga pesta~~, pasti ada minum-minumnya dong…sake…vodka….dan semacamnya! Jadi, bagaimana??"
'Dasar, gak Zanpakutou-nya, gak pemiliknya, sama aja! Suka sake!' Pikir Toushirou.
"Baiklah kalau begitu, Toushirou, tolong belikan karcis kereta untuk dia di loket!"
"Ya…"
Dan mereka bertiga pun menaiki kereta. Setelah mengarungi 7 samudera dan 5 gunung, juga 3 danau dan 2 sungai, mereka pun sampai di Istana.
"WOW" Mereka berdua pun (Soi Fong dan Toushirou) takjub melihat Istana yang super duper extra megah.
"Permisi, saya check dulu barang bawaaan-nya ya?" Tanya Hisagi yang bertugas menjadi SATPAM.
"Ah, baik." Jawab Soi Fong.
'Loh, kenapa ibu ini membawa pembuka botol?? Lengkap dengan plastik dan sedotan ya? Dasar orang aneh..' Pikir Hisagi heran, ini ibu mau dansa apa mau buka warung minuman??
"Sudah?"
"Ah, i-iya…ini tasnya…." Jawab Hisagi dengan terbata-bata, bukan tersemen-semen (dikira mau bangun rumah apa?!).
"Silakan masuk ke dalam." Hisagi pun mempersilakan Soi Fong, Toushiro, dan Kyokotsu untuk masuk.
"WAH!! TIRAMISU SEMANGKA!"Toushirou pun segera berlari mendekati Corner Tiramisu Semangka yang dijaga khusus oleh…Iba.
"Oi, Thoushiro!" Soi Fong pun panik melihat anak tirinya lari begitu saja.
"WAH!! ADA SAKE!!"Kyokotsu pun langsung melesat begitu melihat corner sake yang dijaga oleh..Kyouraku?
"Duh…gimana nih…kok gue ditinggal sih…"
"Perhatian…kepada semua nyonya, tuan, puteri, pangeran, ibu-ibu, bapak-bapak, om-om, tante-tante, banci taman lawang dan sebagainya, marilahh kita sambut bersama-sama..RA(D)JA!!"
Cinderella by Radja
Ada sebuah kisah
Tentang dara jelita
Hidup slalu penuh
Dera dan siksa
Datang sebuah berita
Tentang adanya pesta
Pangeran mencari permaisurinya
Cinderella pun tiba
Dengan kereta kencana
Sepatu kaca hiasi kakinya
Semua mata terpana
Akan kedatangannya
Pangeran jatuh cinta padanya
Waktu terus berganti
Dentang jam pun berbunyi
Cinderella pergi
Cinderella cinderella
Cinderella pun tiba
Dengan kereta kencana
Sepatu kaca hiasi kakinya
Semua mata terpana
Akan kedatangannya
Pangeran jatuh cinta padanya
Para Undangan bengong…
Soi Fong bengong…
Kyokotsu masih minum sake…
Toushirou masih makan Tiramisu semangka…
Author ketawa di ruang narator…
Akhirnya sang vokalis pun angkat beban..eh, bukan ding, angkat bicara…
"MARI AMBIL HATI SANG PANGERAN!!"
"YEAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHH"
Dan disambut dengan teriakan penuh semangat para undangan.
"Sekarang..mari kita sambut…KING BYAKUYA!!" Teriak Renji.
"GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
"Tenang semuanya."
……………………………………..
Semua yang ada di situ langsung diam tanpa kata..ku seolah..(kok malah nyanyi?), ehem, langsung diam tanpa terkecuali.
"Kita semua berada di sini, untuk merayakan ulang tahun pangeran negeri ini, alias anakku, dan hari ini pula lah…dia akan memilih dan mengumumkan siapa wanita yang akan jadi mempelainya. Saya berharap, agar dia dapat memilih mempelainya hari ini..dan blah..blah..blah…" Ceramah panjang lebar kali tinggi bagi dua Byakuya pun dimulai.
10 menit kemudian…
"Janganlah lupa mencuci kaki dan tangan sebelum tidur, sekian dan terimakasih. Oh, ya, sebagai pemberitahuan, pangeran Ichigo sekarang sedang membaur di antara kalian, selamat mencari." Terang Byakuya dengan datarnya.
Hening…..
"EEEEEEEEEHHHHHHHHHHHHH!! PANGERAN ICHIGO SUDAH DISINI!? MANA DIA!?"
Suasana pun berubah dari tenang menjadi SANGAT SANGAT RIBUT, maklum, daasr cewek-cewek matre kecentilan (author diberi deathglare yang mengatakan awas-kamu-abis-ini-fic-selesai).
"Jigh, ada rebut-ribut apa sih…ADUH! YAH, TIRAMISU SEMANGKA GUE JATUH!" Yep, Toushiro ternyata tertubruk orang dari belakang ketika memakan Tiramisu-nya, dan orang itu ialah….jeng-jeng-jeng~~
Orang dengan luka berbentuk silang di wajahnya…
Bukan…bukan Scar dari Fullmetal Alchemist Maupun Kenshin dari Rurouni kenshin…
Melainkan…
Hyourinmaru dalam bantuk manusianya(2)!!! GYAAAAAA (Author sukses pingsan kehabisan darah di ruang narasi).
"Ah, maaf." Kata Hyourinmaru sambil menengok ke wajah Toushirou.
"Eh, iya…"
'Buset, tuh orang lukanya gede amet, abis kena bacok ya?'. Pikir Toushirou.
' Nih anak manis banget, semanis Tiramisu semangka yang sedang dia makan (Gombal mode : on), tapi, kayaknya dia marah waktu aku ngejatuhin Tiramisu-nya deh.' Pikir Hyourinmaru.
"Ng…kamu tidak apa-apa?"
"Ah, iya..tapi tiramisunya…BANG! TIRAMISUNYA 1 LAGI!"
"Udah abis neng! Wong neng udah makan 30 biji, masih belom kenyang juga?"
"Kan baru 30 biji! Jelas gak kenyang lah!"
"Lagi dibuat dulu atuh neng, tunggu 30 menit lagi ya..?"
"U~h, mau apa lagi.."
"Anu.." Hyourinmaru pun akhirnya ikut berbicara.
"Ya?"
"Um..maaf atas yang tadi ya?"
"Ah, tidak apa-apa kok! Gratis ini, lagian 30 menit lagi juga bakal ada kok tuh kue satu!"
"Tapi.."
"Tapi?"
"Ng….bajumu itu…"
"Eh?" Toushirou pun melihat gaunnya yang terkena noda Tiramisu itu di bagian rok-nya.
"Oh, ini mah biasa! Gak apa-apa kok! Tenang aja!"
"A…ayo ikut dengan ku." Hyourinmaru pun menggandeng tangan Toushirou dan segera mengajaknya entah ke mana…
Sementara itu…..
"PANGERAN!!! DIMANA KAMU!!"
"PANGERAN!!! AYO CEPET KELUAR!! NANTI AKU AKAN BERI STRAWBERRY YANG BANYAK LOH!!"
"PANGERAN! KALO GAK KELUAR, NANTI AKU PANGGIL NOORDIN M TOP LOH!!"
Seperti itulah suara yang muncul, dan untuk wanita yang terakhir, dia sudah di seret oleh Hisagi. Mereka bersuara seprti sedang berjualan. Di manakah sebenarnya pangeran Ichigo? Tetaplah menyaksikan, Bleach investigasi (Author kena marah) maksud saya, menonton drama ini.
"PANGERAN!!! KAMU DI MANA???"
Suasana rebut itupun terus trjadi, akhirnya, pangeran Ichigo yang sangat hobi naik darah itu pun…
Tidak muncul, tentu saja karena kalau dia keluar, segerombolan wanita (dengan sedikit pria dan bencong) akan segera menyerbunya karena wajahnya yang tampan itu.
"Ribut baget sih! Dasar!" Keluh Soi Fong sambil berjalan-jalan di sekitar aula, dan berhenti tepat di sebelah pohon salak (??).
"Hm, ini kan pohon salak?? Kok ada oren-orennya gitu sih." Karena Soi Fong heran, kenapa di pohon salak ada sesuatu yang berwarna OREN dia pun segera menjambak tuh oren-oren.
"ADUH!!"
"LOH? KOK TANEMAN BISA BICARA!?"
"GUE BUKAN TANEMAN! GUE INI PANGERAN! PANGERAN ICHIGO! BERANINYA KAMU MENJAMBAK RAMBUT OREN KU INI!"
"APAH! PANGERAN ICHIGOH!!" Karena terkejut, Soi Fong pun memakai akhiran "h" di setiap kalimatnya.
"GAWAT!"
"GYAAAAAAA, PANGERAN ICHIGO!!!"
"PANGERAN! TANDA TANGAN!"
"POTO BARENG!"
"SALAMAN! KYAAAAA"
Lo kira Ichigo artis apa apah??
"STTTTTOOOOOOPPPPPPP"
"Semua yang ada di sini, harap mundur ke belakang 5 langkah, dan buat 2 antrian yang rapi, dan jangan menyerobot!" Titah Kiyone, yang datang berbarengan dengan Hisagi.
Tiba-tiba…datanglah king Mickey…(Author digebukin) maksudnya…King Byakuya…
"Oh, akhirnya kamu muncul juga, wahai anakku."
"Tentu saja ayahanda."
"Jadi, bagaimana kalau kau mulai memilih siapa yang akan jadi mempelaimu?"
"Itu benar! Kakak harus memilih mempelai yang baik! Untuk masa depan kakak juga loh!" Tiba-tiba Rukia muncul dari belakang jubah Byakuya.
"Benar, dia haruslah seseorang yang mengerti dirimu, keluarga kita, dan juga adikmu itu, seperti….ibumu…Hisana."
"Adu~h, ayahanda ini~, jangan bersikap seperti itu di depan rakyat dong!"
"Jadi, bagaimana…Ichigo?"
"Sebenarnya….aku sudah memilih mempelaiku."
"APA!!"
"TIDAK MUNGKIN!!"
"AUZUBILLAHHIMINZALIK!!"
"NOOOOOOOOOOO~~~!!!"
Seperti itulah, teriakan penuh kesengsaraan yang di buat oleh …kita sebut..gerombolan kebo?
"DIAM! PANGERAN ICHIGO SEDANG BERBICARA!" Hanya dengan suaanya yang keras, Hisagi pun berhasil menenagkan keributan para kebo itu.
"TUNGGU DULU!" Sebuah suara pun menyela pembicaraan mereka.
"Kamu! Bukankah kamu adalah peramal quincy?! Yang sangat terkenal atas ramalnnya yang sangat tepat! Akurat, dan terpecaya!" Jelas Rukia.
"Fu..fu..fu…, benar sekali, dan sekarang, aku akan memberitahukan…siapa sebenarnya …Sang mempelai pilihan pangeran jeruk itu…kufufu…"
Dan Ishida pun menarik panahnya….dan…
JLEB!!
Panah itu berhenti 0.09876459917246 cm di depan Isane.
"Eh? Ngg….Pangeran Ichigo…ini..?"Isane pun bingung keheranan.
"Sebenarnya…sudah lama aku menyukaimu, setelah ibuku meninggal, kau selau menemaniku, menyemangatiku, dan juga…memberikan senyum kepadaku, kau tidak pernah terlihat sedih di depanku, selalu berusaha tersenyum…karena itulah…"
Ichigo pun mengeluarkan sebuah cincin dengan ukiran bunga dan hiasan permata, yang kalo orang liat pasti pada mikir, Mahal tuh kayaknya cincin-nya!.
"Maukah kau menjadi ratuku…?"
"Ba…baik…lah.." Dan…BRUK! Isane pun jatuh pingsan dengan nikmatnya.
"Ya~Mayuri sang dokter istana datang!"
"Hm…sepertinya dia terkena pingsan dan juga demam." Terang Nemu sebagai suster.
"Hm…baiklah, Ichigo, bawa dia ke ruang UKS!"Titah Mayuri terhadap Ichigo.
"EH!? Ba..baiklah…" Dan Ichigo pun membawa-nya ke UKS, dengan cara gendong ala pangeran tentunya..
"PANGERAN ICHIGO BERBAHAGIALAH!!"
"PANGERAN!! JANGAN LUPA E-MAIL TENTANG MALAM PERTAMA YA!!"
"TOLONG UNDANG AKU KE UPACARA-MU NANTI!!"
Seperti itulah teriakan mereka yang dicampakkan…fufu…
Sementara itu pangeran Icihgo…
"Oh, ya, dokter Mayuri, apa anda melihat Hyourinmaru?"
"Hm? adikmu itu? Kulihat dia sedang bergandengan tangan sama perempuan tadi."
"Sepertinya, adikku itu juga sedang mengalami musim semi, aku agak khawatir sih, karena semenjak dia mendapat luka itu, dia menutup dirinya sendiri kecuali padaku, kuharap, dia bias menemukan seseorang yang bias mengerti dirinya." Ucap Ichigo sambil tersenyum kecil.
"Yah...ku harap dia bias seperti dulu lagi, yak an! Ichi-nii?" Timbal Rukia yang muncul entah dari mana.
"Ya…kau benar…Rukia."
To Be Continued….
Aqua : AKHIRNYA!!! AKU UPDATE SETELAH LAMA HIATUS!! YEY!!
Rukia : Kok lama banget sih updatenya??
Aqua : Hiksu..itu semua dikarenakan jadwal manggung yang padat…juga syuting dan..ADUH!!(Ditabok Hitsugaya)
Hitsugaya : Bilang aja sibuk napa??
Aqua : Iyah…author sibuk nih, semenjak kelas 8..author makin tambah sibuk aja! Pas mau 17-an, author selalu pulang sore, terus, ada les juga, abis itu, jadi panitia buka puasa bareng! Sibuk!
Rukia : Nasib, siapa suruh jadi Bendahara kelas, ama Panitia buka puasa!
Aqua:Ngomong-ngomong, gue agak eneg loh pas adegan Ichigo ngomong romantis...ih..merinding pas ngetiknya.
Rukia : Aku juga gak ngira Ichigo bisa berdialog seperti itu.
Hitsugaya : Udahan dulu ngobrolnya, ayo bilang ucapan terima kasih dulu.
Aqua : Oh, iya! Ampe lupa! Makasih banyak buat Nahoko Hitori, Ruki-him€, Shazanami Yami, red–deimon–beta, Yumemiru Reirin, mss, Dhyta, dan Kirazu Haruka yang telah me-review fin aneh nan abal inih!
Aqua & Rukia : SAMPAI JUMPA DI CHAPTER BERIKUTNYA!!!
Aqua : JANGAN LUPA REPIU YA!? REPIU!!!
