Title: KiHae
Author: aoora
Cast: KiHae
Warning: yaoi, boys love, boyXboy, typo bertebaran, ooc dikit(?), alur waktu-tempat semua gak jelas, etc...
All Cast Belong to God
.
.
.
.
.
"Mimpi indah Hae?" tanya Yesung ketika ia melihat Donghae yang sudah terlihat rapi dengan seragam sekolahnya serta senyum cerah yang menghiasi wajahnya kini. Bukannya menjawab Donghae malah tambah melebarkan senyumnya
"Aish kau ini dasar aneh" ucap Yesung karna sedari tadi ia melihat Donghae tak henti-hentinya tersenyum
"Yaa… ikan jangan hanya tersenyum saja. Sini cepat kita sarapan bersama" tanpa disuruh dua kali Donghae pun langsung mengambil tempat duduk untuk bisa menikmati sarapan buatan namjachingu hyungnya yang rasanya pastilah sangat enak itu.
Sarapan pun berlangsung dengan sunyi. Namun agak terasa aneh karna Donghae saat itu sesekali selalu tersenyum selagi makan. Dan hal itu membuat Yesung dan Ryeowook menatap heran kepada Donghae.
.
"Tak bisakah kau berhenti tersenyum Hae" ujar Yesung sedikit kesal setelah mereka menyelesaikan sarapan mereka
"Tidak mau" jawab Donghae cepat membuat Yesung menatap bingung kearah Donghae
'Sebenarnya apa yang terjadi pada Hae?' ucap Yesung penuh tanda tanya didalam hatinya
.
Sebenarnya apa yang menyebabkan Donghae selalu tersenyum pada pagi hari begini? Kalian taukan hampir setengah hari kemaren Donghae terus saja menghabiskan waktunya berdua bersama Kibum. Dan coba tebak apa efek sampingnya? Karna bersama Kibum terus, saat tidur pun didalam mimpi, Donghae selalu bersama Kibum. Dan hal itu sukses membuat Donghae tersenyum cerah tanpa henti.
Jelas saja tersenyum seperti itu. Siapa pun mau bersama Kibum, tak peduli mimpi atau pun nyata. Yang jelas bisa bersama Kibum itu pun sudah seperti suatu keajaiban yang langka. Apalagi didalam mimpi Donghae, ia memimpikan Kibum yang selalu tersenyum hanya untuknya, kencan bersama Kibum, Kibum yang memperlakukannya dengan baik, sampai-sampai ia memimpikan kalau Kibum memintanya supaya ia menjadi namjachingunya. Ahh… sungguh kalau seperti ini terus mungkin Donghae akan menjadikan tidur sebagai hobinya.
.
'TING TONG'
Saat itu tiba-tiba bel rumah mereka berbunyi. Baik Donghae, Yesung maupun Ryeowook berpikir 'Kira-kira siapa yang datang bertamu pagi-pagi seperti ini?'
"Biar aku saja yang buka" ucap Ryeowook sembari melangkahkan kakinya perlahan. Tak berapa lama Ryeowook pun kembali kedapur. Melihat itu Donghae dan Yesung pun menatap Ryeowook dengan tatapan penasaran
"Itu… ada seorang namja yang bilang akan berangkat bersama Donghae" ucap Ryeowook cepat untuk menjawab tatapan penasaran dari kedua kakak beradik tersebut
"Siapa Wookie?" tanya Donghae cepat kepada Ryeowook
"Molla" jawab Ryeowook singkat karna ia memang tidak mengetahuinya
"Kira-kira siapa? Minnie hyung apa Hyukkie? Ehh tapi mereka kan tidak ada bilang ingin menjemputku" gumam Donghae bingung
"Yaa… ikan sana cepat keluar. Siapa tau saja yang diluar itu Bummiemu" Yesung berujar santai tanpa mempedulikan tangan Donghae yang kini mengempal erat
"Benar kata Sungie hyung kesian kalau namja itu terus menunggu diluar" ucapan lembut Ryeowook membuat Donghae melonggarkan kepalan tangannya dan dengan santai ia pun segera melangkahkan kakinya keluar rumah tak lupa ia pakai dulu tas sekolahnya
"Hati-hati ya ikan" ucap Yesung dari dapur namun masih terdengar jelas ditelinga Donghae
.
"Bu-bummie…" ucap Donghae tergagap diikuti dengan tatapan tak percaya saat ia menemukan sosok Kibum didepan pintu rumahnya
"Pagi hyung" ujar Kibum santai sambil memamerkan senyumnya yang entah kenapa selalu saja terlihat bila ia melihat Donghae
"Sedang apa kau disini Bummie?" tanya Donghae polos
"Ayo kita berangkat bersama hyung"
"Tapi Bummie aku…"
"Ayolah hyung. Kalau hyung banyak berpikir nanti kita bisa telat"
"Baiklah" ujar Donghae akhirnya pasrah
.
"Apa yang membuatmu ingin menjemputku Bummie?" tanya Donghae tiba-tiba berusaha memecahkan kesunyian disepanjang perjalanan mereka
"Hanya ingin saja. Lagi pula rumahku kan melewati rumahmu hyung, jadi dari pada aku berangkat sendiri lebih baik kita berangkat berdua saja" entah mengapa saat itu wajah Donghae memanas ketika ia mendengar kata 'Berdua saja' dari bibir Kibum
"Akh… mataku kelilipan" ucap Donghae tiba-tiba ketika ia merasakan perih dimata sebelah kirinya. Dan dengan ganas dikucek-kuceknya matanya itu dan hal itu sukses membuat matanya malah bertambah perih. Melihat itu Kibum pun langsung menjauhkan tangan Donghae
"Sini biar aku tiup hyung" tawar Kibum dan dijawab Donghae dengan anggukkan kecil. Donghae pun menunggu Kibum meniup matanya yang kini sedang terpejam. Namun bukan tiupan yang dirasakannya, melainkan sebuah kecupan yang terasa begitu lembut dikelopak matanya. Bukan hanya kelopak mata kirinya saja yang dikecup, kelopak mata kanannya yang tidak apa-apa pun kini mendapat bagian kecupan dari Kibum. Merasakan itu, Donghae pun hanya bisa terdiam mematung dibuatnya.
"Sudah merasa baikkan hyung?" tanya Kibum setelah ia melepaskan kecupan singkatnya dikelopak mata Donghae. Donghae hanya bisa mengangguk kecil menjawabnya.
"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita hyung" ujar Kibum lalu dengan santai ia mulai melangkahkan kakinya meninggalkan Donghae yang saat ini merasakan tubuhnyaa kaku untuk digerakkan.
Merasa Donghae yang tak jua menyusulnya, akhirnya Kibum pun berbalik dan menemukan Donghae yang kini masih setia dengan posisinya yang tadi yaitu hanya berdiri tegap sambil sesekali mengerjapkan matanya lucu. Kibum hanya tersenyum melihat itu. Dan dengan cepat, akhirnya Kibum pun meraih pergelangan tangan Donghae. Lalu Kibum pun berjalan sambil menggenggam perjelangan tangan Donghae sama seperti kemaren. Dan Donghae pun kini hanya bisa menampakkan raut wajah yang susah diartikan. Entah senang, kaget, gembira semua tercampur aduk sekarang. Yang ia bisa sekarang, hanya bisa mengikuti langkah kaki Kibum saat ini.
.
.
.
Tak terasa setelah beberapa menit mereka pun sampai didepan gerbang sekolah mereka.
"Hyung kita sudah berada disekolah" bisik Kibum tepat ditelinga Donghae. Dan hal itu pun langsung membuat Donghae sadar dan menatap bingung kearah Kibum.
"Kita sudah sampai?" tanya Donghae sambil menatap polos kearah Kibum. Kibum hanya mengangguk sebentar untuk menjawabnya. Lalu setelah itu mereka pun melangkahkan kaki mereka untuk segera masuk kedalam sekolah sebelum gerbangnya ditutup. Dan tanpa mereka sadari mereka masih saja menautkan kedua tangan mereka dalam sebuah genggaman yang terasa begitu hangat.
.
Selama perjalanan menuju kelas, Donghae tak henti-hentinya menatap sekeliling dengan tatapan heran. Karna sedari tadi ia dan Kibum menjadi pusat perhatian disetiap koridor yang mereka lewati. Seperti tatapan iri, heran, bingung sampai tatapan cemburu pun kini tertuju kepada mereka ehh lebih tepatnya kepada Donghae.
Donghae yang ditatap itu pun risih sendiri dan tanpa sadar ia mengeratkan genggaman tanagnnya dan berjalan lebih merapat kepada Kibum. Kibum sendiri hanya bisa menerima sikap Donghae tersebut karna ia merasa nyaman diperlakukan Donghae seperti itu.
.
"Wah… pagi-pagi kalian sudah mesra sekali" ucap Kyuhyun jahil saat Donghae dan Kibum kini sudah berada didepan kelasnya Donghae
"Apa maksdmu Kyu?" tanya Donghae bingung sambil memiringkan kepalanya lucu
"Aish… kau ini hyung pura-pura tidak tahu atau memang kelewat polos sih" mendengar itu Donghae pun semakin bingung dibuatnya
"Kau dan Kibum apa sudah pacaran Hae?" tanya Sungmin tiba-tiba sambil melihat Donghae dengan penasaran
"Ehh… apa maksudmu hyung? Aku dan Kibum belum ada hubungan apa-apa" jawab Donghae cepat
"Belum? Berarti sebentar lagi akan dong Hae" ujar Sungmin dengan nada jahil
"Aniyo…" Donghae berujar pelan, sedangkan Kibum kembali menampilkan wajah datarnya seperti hari-hari biasanya.
"Aish… tak kau akui pun kedekatanmu dengan Kibummie sudah menjadi jawabannya hyung"
"Maksudmu kyu?"
"Tadi pagi aku mendengar dari para yeoja-yeoja tukang gossip dikelas kalau kalian kemarin pulang sekolah bersama sambil bergandengan tangan sepanjang perjalanan" Donghae dan Kibum hanya bisa diam menyimak perkataan Kyuhyun
"Lalu apa hubungannya Kyunnie?" tanya Sungmin sambil sesekali mengerjapkan matanya imut membuat Kyuhyun yang melihatnya menjadi gemas karnanya
"Dan sekarang coba lihat kalian. Berangkat berdua dengan bergandengan tangan tanpa memperdulikan tatapan-tatapan dari orang lain." Donghae dan Kibum yang mendengar itu pun reflek melepaskan genggaman mereka yang sudah bertautan lumayan lama tersebut. Pipi Donghae merona sedangkan Kibum hanya memperlihatkan wajah datarnya, namun tidak bisa dipungkiri kalau sekarang ia merasakan sensasi aneh yang membuatnya jadi tidak bisa berpikir jernih sekarang.
"Wah… wajah Donghae hyung memerah. Kau hebat sekali Bummie, sebenarnya kau dan Donghae hyung ada hubungan apa?" tanya Kyuhyun sambil menatap KiHae jahil
"Ayo Kyu kita kekelas sekarang, sepertinya sebentar lagi bel masuk akan berbunyi" ucap Kibum tanpa memperdulikan omongan Kyuhyun barusan
"Yaaa… Bummie jangan pisahkan aku dari Minnie hyung" rengek Kyuhyun seperti anak kecil saat ia diseret paksa oleh Kibum untuk pergi kekelas mereka. Sedangkan Sungmin dan Donghae hanya terkikik geli melihatnya.
.
.
.
-skiptime-
Sekarang sudah jadi rutinitas bagi Donghae dan Kibum untuk berangkat serta pulang sekolah bersama. Terkadang mereka malah belajar bersama. Entah dirumah Donghae maupun dirumah Kibum asalkan tempat itu bisa membuat mereka menghabiskan waktu berdua.
Tak terasa kini sudah hampir dua bulan lebih mereka dekat. Kedekatan mereka itu pun selalu jadi tanda tanya bagi orang-orang. Sampai-sampai ada yang mengira mereka berpacaran. Walaupun hubungan mereka masih belum jelas, bila ditanya baik Kibum maupun Donghae, mereka sama-sama tidak ingin menjawab. Entah apa alasannya, mereka yang hanya mencari sensasi atau mereka masih belum ingin membagi kabar gembira mereka kepada orang lain. Yang pasti mereka terlihat cocok jadi jangan salahkan orang yang salah mengira hubungan mereka, berharap kalau mereka memang benar menjalin hubungan lebih dari sekedar teman.
.
"Bummie sebenarnya apa hubunganmu dengan Donghae hyung?"
"Menurutmu apa Kyu?"
"Yaaa… jelas saja aku tidak tahu, maka dari itu aku bertanya padamu" ujar Kyuhyun sambil mendengus kesal. Kibum yang melihat itu hanya bisa tertawa kecil dibuatnya
.
"Hae…" panggil Sungmin manja kepada Donghae
"Ada apa hyung?"
"Aku ingin bertanya sesuatu padamu, bolehkah?"
"Tentu saja boleh. Memang kau ingin bertanya apa hyung?"
"Hem… tapi kau harus menjawabnya dengan jujur ya. tidak ada rahasia-rahasiaan"
"Baiklah." Ucap Donghae tenpa berpikir
"Apa kau sudah menjadi namjachingunya Kibummie?" tanya Sungmin hati-hati
"Aku… aku… ahh… bagaimana kalau hyung bertanya yang lain saja" ucap Donghae dengan mata yang berbinar-binar. Sungmin yang mengerti kalau Donghae tidak ingin membicarakan hubungannya dan Kibum pun hanya bisa menghembuskan napasnya pasrah
"Hah… sudahlah kalau kau memang tak ingin menjawabnya"
.
.
.
"Bummie bagaimana ini Sungmin hyung terus saja bertanya hubungan kita"
"Lalu hyung jawab apa?"
"Aku biasanya hanya bisa mengalihkan pembicaraan saja hah…"
"Kau tau hyung, bahkan Kyuhyun pun sering bertanya seperti itu juga padaku"
"Benarkah? Jadi kita harus apa sekarang? Apa kita katakan saja kalau sekarang kita sudah pacaran"
"Kalau itu bisa membuat mereka berhenti bertanya. Apa boleh buat" jawab Kibum seadanya membuat bibir Donghae mengerucut imut. Kibum yang melihat itu hanya bisa memberikan kecupan manis kepada bibir Donghae yang sudah menjadi namjachingunya dari dua minggu yang lalu.
.
Tunggu… namjachingu? Donghae dan Kibum? Apa yang terjadi sebenarnya?
Flashback
Sore hari Kibum datang kerumah Donghae untuk menepati janjinya supaya bisa belajar bersama. Dan karna keasikkan belajar bersama, Kibum pun tak menyadari kalau langit sore kini telah diganti oleh langit gelap yang menandakan kalau sekarang hari sudah malam. Karna sudah malam akhirnya Donghae pun menyuruh Kibum untuk makan malam bersama dirumahnya.
.
Kini terlihat empat namja sedang mengelilingi meja segiempat yang terisi dengan berbagai macam makanan yang tersaji diatasnya. Setelah itu mereka pun menyantap makan malam mereka dengan nikmat.
Namun salah satu dari mereka, sedaritadi tak henti-hentinya melirik seseorang yang kini duduk dengan santai sambil menyantap makanannya dengan nikmat.
Kibum ialah sosok yang sedaritadi tak henti-hentinya Donghae lirik. Entah untuk apa Donghae melirik Kibum seperti itu. Yang pasti kelakuan Donghae saat itu membuat Yesung yang melihatnya jadi mendapatkan ide yang cemerlang sembari tersenyum jahil
"Jadi Kibummie… sejak kapan kau menjadi namjachingunya si ikan ini?" tanya Yesung sembari melirik kearah Donghae yang kini melototkan matanya aneh. Sedangkan Kibum yang mendengar itu pun jadi tersedak air karna saat itu ia sedang minum.
Bingung kenapa Yesung seperti sudah akrab dengan Kibum? Jelas saja akrab selama sebulan lebih ini kan Kibum sudah sering kerumahnya dengan beralasan ia akan belajar dengan Donghae saat itu. Namun karna Donghae terlalu lama didalam kamarnya, jadilah Yesung dan Kibum bermain game bersama untuk melepas bosan karna menunggu Donghae saat itu.
"Yah… jadi kau belum jadi namjachingunya Donghae." Ujar Yesung santai tanpa memperdulikan wajah Donghae dan Kibum dan Donghae yang menatapnya bingung saat ini
"Kau tau Bummie, bahkan aku pernah mendengar Donghae menyebutkan namamu saat ia tidur. Kalau tidak salah ia bilang… nee, Bummie aku namjachingumu mau"
"Benarkah hyung?" tanya Kibum spontan kepada Yesung sambil menatapnya kearah Donghae tak percaya
"Aku tidak tau… sebaiknya jangan didengarkan, Yesung hyung pasti hanya bercanda" jawab Donghae sambil tersenyum polos. Kibum hanya bisa menggaruk pipinya saat melihat senyum Donghae saat itu
"Jadi kapan kalian akan berpacaran?" tanya Yesung lagi secara tiba-tiba. Mendengar itu baik Donghae maupun Kibum kini hanya bisa merona dibuatnya. Sungguh sepertinya Yesung tak pernah bosan jika soal menggoda adik kesayangan serta calon namjachingu adiknya itu
"Sudahlah Sungie hyung… kasihan wajah mereka sudah merah seperti itu. Lebih baik kita lanjutkan makannya saja" ujar Ryeowook lembut membuat Kibum maupun Donghae kini menghembuskan napasnya lega.
Setelah selesai makan malam, tak lama Kibum pun pamit pulang. Kibum pun dengan segera melangkahkan kakinya keluar diikuti dengan Donghae dibelakangnya.
"Hyung aku pulang dulu. Selamat malam"
"Nee… Bummie kalau begitu hati-hati ya" ucap Donghae sambil melambaikan tangannya saat ia melihat Kibum kini sudah bejalan pergi. Namun belum beberapa langkah Kibum kembali berbalik dan melangkahkan kakinya mendekati Donghae, dan hal itu membuat Donghae hanya bisa menatap bingung kearahnya
"Hyung aku ingin mengatakan sesuatu padamu"
"Mengatakan apa?"
"Aku tau ini terdengar aneh. Memang awalnya aku hanya tertarik padamu… hyung. Namun setelah dekat, aku merasakan adanya sesuatu yang tak biasa hyung. Dan aku rasa mulai sekarang aku mencintaimu hyung" ucap Kibum dengan cepat membuat Donghae yang mendengarnya jadi tak bisa mencernanya dengan baik
"Tak bisakah kau bicara dengan pelan Bummie"
"Tidak mau… tapi maukah kau menjadi namjachinguku hyung?" tanya Kibum sambil menatap mata Donghae lembut
"Be-benarkah apa yang kau katakan Bummie?" tanya Donghae yang kini menatap Kibum tak percaya
"Aish… jawab saja hyung mau apa tidak?"
"Tentu saja aku mau" jawab Donghae cepat. Setelah itu ia merasakan kehangatan menjalar pada badannya. karna saat itu juga ia mendapatkan pelukan hangat dari Kibum yang sekarang sudah resmi jadi namjachingunya.
"Terima kasih hyung" ujar Kibum setelah ia melepaskan pelukkannya lalu dengan lembut ia mengecup bibir Donghae singkat. Donghae hanya bisa terkejut menerima kecupan Kibum saat itu dan selanjutnya ia pun hanya bisa terdiam
"Kalau begitu aku aku pulang dulu. Sampai bertemu besok pagi hyung" ujar Kibum sebelum ia pergi dari hadapan Donghae dan tak lupa ia merasakan bibir namjachingunya itu kembali namun kali ini dilumatnya bibir Donghae walaupun hanya sebentar. Setelah itu Kibum pun benar-benar pulang meninggalkan Donghae yang hanya bisa terus menatapnya yang kini terus menjauh.
'Ini benar nyatakan? Tapi rasa lembutnya masih jelas terasa' batin Donghae sambil mengelus bibirnya dengan lembut. Lalu setelah itu ia pun masuk kedalam rumah dengan senyum yang tak luput dari wajah polosnya.
Flashback end
.
.
.
.
.
.
tbc
.
Hah… akhirnya setelah beberapa hari epep ini ao lanjutin juga.
isfa . id: ini udah lanjut. Makasih ripiunya chingu :D
Lullu48129: huaaa maaf chingu ao apdetnya gak kilat kali ini *pundung
Park Je Hee a . k . a NaHaZa: tambahin Siwon entar deh ao pikirin hihi... Gimana rapot saeng udah dibagiin belum? Kalau udah hasilnya gimana?
lee minji elf: ini udah lanjut. Jadi chingu… gimana hasil ulangannya udah dibagiin belum? Makasih ripiunya :D
elfish: makasih ripiunya chingu :D
MissKihae: para author pada pindah soalnya sekarang admin ffn suka ngapusin ff mendadak. ao juga kurang ngerti sih alasannya apa? Yang jelas hal itu yang bikin author lain kebayakan pindah terus republish ffnya. Maksih ripiunya chingu :D
cloud3024: ini udah lanjut… makasih ripiunya chingu :D
dew'yellow: ini udah panjang belum? Hihi… maaf chap ini ao apdetnya lambat. Nee… bener ao naik kelas ihiy *jejingkrakangeje
ChwangMine95: ini udah lanjut… makasih ripiunya chingu :D
hyukssoul: nyahahaha… makasih ripiunya chingu :D
.
akhir kata… mind to review chingu?
