Baekhyun menatap wajah chanyeol yang ada dibawahnya. Menatapnya tanpa berkedip

"Berat" baekhyun mengerjapkan kedua matanya begitu tersadar ia langsung bangun dari atas tubuh chanyeol

"Maafkan saya sajangnim" baekhyun menundukkan wajahnya tidak berani menatap wajah chanyeol

"Lain kali kalo jalan jangan main hp" ucap chanyeol lalu berlalu meninggalkan baekhyun yang masih menunduk, sedangkan baekhyun ia masih menunduk seraya memegang dada sebelah kirinya

"Kenapa jantungku berdetak begitu kencang? " baekhyun menatap lantai dengan tatapan kosongnya masih bingung dengan dirinya yang deg degan karena kejadian tadi

Esok harinya chanyeol dan baekhyun kembali ke seoul karena pekerjaan mereka di jeju sudah selesai

Setelah sampai di seoul mereka langsung pulang ke rumah masing-masing

Baekhyun merebahkan dirinya diatas ranjang apartemennya, ia masih saja memikirkan kejadian ia yang terjatuh diatas tubuh chanyeol

Ting tong

Baekhyun berdiri dan membukakan pintu apartemennya karena ada seseorang yang datang

"Hai baek" ternyata yang datang itu changmin

"Hai hyung" baekhyun mempersilahkan changmin masuk kedalam apartemennya mereka berdua duduk di sofa yang ada diapartemen tersebut

"Aku membawakan makanan untukmu baek" changmin memberikan plastik berisi makanan kepada baekhyun

"Terima Kasih hyung~" baekhyun menerimanya lalu menaruh makanan pemberian changmin diatas meja yang ada di depan sofa yang mereka duduki

Setelah menaruh makanan tersebut baekhyun secara Tiba-tiba memeluk changmin dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik changmin

"Hyung aku merindukanmu~" changmin hanya tersenyum dan mengelus punggung baekhyun lembut

"Aku juga merindukanmu baek" changmin melepaskan pelukan mereka lalu ia menangkup kedua pipi baekhyun dan setelahnya mengecup bibir tipis baekhyun

Baekhyun merasakan wajahnya memanas, ia kembali memeluk changmin dan menyembunyikan wajahnya. Ia sungguh malu setelah dicium oleh changmin

"Baek aku ingin melihat wajahmu" ucap Changmin menggoda baekhyun yang memalu

Drrrt ddrrtt

Aktivitas mereka berhenti saat ponsel baekhyun berbunyi menampilkan nama 'park sajangnim'. baekhyun mengangkat panggilan tersebut

"Ada apa sajangnim menelpon saya? "

"Datanglah kekantor byun"

"Memangnya ada apa sajangnim? "

"Sudah kamu tidak usah banyak tanya, cepat datang saja kekantor"

Piipp

Chanyeol memutuskan sambungan telpon tersebut secara sepihak. Baekhyun menghela nafasnya

"Ada apa baek? " tanya changmin

"Park sajangnim menyuruhku untuk datang kekantor" baekhyun berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap kekantor

"Baek aku akan mengantarmu kekantor"ucap changmin dan baekhyun hanya mengangguk sebagai jawaban

Baekhyun sudah sampai dikantor lebih tepatnya ruangan milik chanyeol "ada apa sajangnim menyuruh saya kesini? " tanya baekhyun

"Bukankah pekerjaanmu masih banyak dikantor? " bukannya menjawab pertanyaan baekhyun, chanyeol malah balik bertanya

"Iya, lalu? " baekhyun bingung dengan ucapan chanyeol

"Saya menyuruh kamu untuk bekerja byun" baekhyun membelalakan kedua matanya mendengar ucapan sajangnimnya

"Tapi saya baru saja pulang dari jeju sajangnim" ucap baekhyun

"Memangnya saya juga tidak baru pulang dari jeju? " baekhyun tidak bisa membalas ucapan chanyeol ia hanya terdiam seraya menatap chanyeol, setelahnya ia keluar dari ruangan chanyeol tanpa berbicara apa-apa

Biarlah ia dibilang tidak sopan karena baekhyun sangat kesal dengan bosnya, apa ia tidak berpikir bahwa baekhyun lelah? Dasar seenaknya saja!

Baekhyun duduk dimeja kerjanya, ia membuka kertas-kertas yang ada dimejanya dengan muka kesal dalam hati ia terus menyumpahi bosnya

Ternyata tidak hanya hari itu saja tapi hari-hari lainnya baekhyun disuruh kerja terus dan baekhyun pun sering bekerja lembur tapi sepertinya tidak sering tapi setiap hari ia diberi kerja lembur

Sekarang baekhyun berada di cafe dekat dengan kantornya. Ia mengaduk kopinya dengan tidak semangat

Wajahnya terlihat lesu dan kantong matanya yang menebal sungguh mengerikan wajah baekhyun sekarang

"Baekhyun? " baekhyun mengangkat wajahnya menatap seseorang yang memanggilnya

"Luhan? " luhan tersenyum lalu duduk dihadapan baekhyun

"Kapan lu balik ke korea? " tanya baekhyun, jadi luhan itu sahabat baekhyun sejak mereka masih duduk dibangku sma tapi saat setelah lulus luhan melanjutkan pendidikannya di china

"Baru kemarin gua balik kekorea baek" baekhyun mengangguk mendengar jawaban luhan

"Sebenarnya gua kangennnn banget sama lu trus pengen meluk yang lamaaa cuman sekarang gua lelah danb males buat berdiri" luhan terkekeh dengan ucapan baekhyun

"Its okay baek" luhan memangil pelayan cafe dan memesan minuman setelah memesan ia balik menatap baekhyun

"Baek kenapa kantung mata lu tebel kek gitu? " tanya luhan. Baekhyun menghela nafasnya dan menceritakan dirinya yang setiap hari harus lembur kerja

"Mungkin si park sajangnim itu suka sama lu kali baek" luhan berucap dengan asal

"Yak! Dari mana lu bisa nyimpulin kek gitu? " tanya baekhyun dan menatap luhan aneh karna ucapan luhan

"Yahh buktinya dia nyuruh lu lembur tiap hari buat apa kalo dia ga kepengen liat lu terus setiap hari" jawab luhan seraya meminum minumannya

Drrtt drtt

Baekhyun mengecek ponselnya dan ia mendapat pesan dari chanyeol untuk segera kembali kekantor dan bekerja. Baekhyun menghela nafas ,ia berpamitan kepada luhan dan pergi untuk kembali kekantor

Dasar si park itu apa dia ingin membunuhku perlahan-lahan dan apa-apaan dengan luhan yang mengatakan kalo si park itu menyukaiku! -baekhyun

Tbc