CHAPTER 4
.
"THE DARK KING LOVE"
Disclaimer : naruto © Masashi kisimoto
This fic © Kabasshi Nemiya
Reated : M
Pair : sakura/kakashi
Warning : typo, AU, OC, OOC, hentai.
.
Lamakan updatenya…
Gomen nasai ya readers.. abis saya harus belajar terus…
Udah naik kelas… harus belajar yang rajin! Kayak saya! *promosi*
.
Readers juga tolong doakan saya supaya dapet peringkat 1 di kelas! Yah… *pupy's eyes*
.
Semoga juga temen-temen yang di sekolah yang suka Naruto mampir kesini. Supaya kalian tahu betapa nistanya saya…
.
Terus kapan bacanya? Besok aja ya… sekarang saya promosi dulu…
"baju bu..baju….. Cuma 1 rupiah" *apa'an sih*
.
Iya-iya silahkan baca deh! Pokoknya jangan sampai demo didepan rumah saya! Awas loh.. aku bilangin Kakashi loh… hayo….
.
Let's read…
…..
….
SUMARY : tatapannya sudah tak mengarah pada Sakura lagi/ tatapannya sudah tak mengarah pada Sakura lagi/"hmm.. lalu bagaimana jika aku yang membunuhnya?"/ Astaga! Kenapa aku bisa suka dia ya? Padahal dia lah yang membunuh obito/"hah? Sangat pentingkah hal itu sampai kau berani seperti ini?"/ Tangan Kakashi menggenggam tangan Sakura/ "dasar mata keranjang! Kakashi mesum".
…..
.
.
"THE DARK KING LOVE"
.
.
.
"Aku akan duduk di…. Tempatnya Neji" jawab Kakashi. Lalu Kakashi berjalan menuju arah bangku Neji. Dengan tatapan sok cool, tapi anehnya kini tatapannya sudah tak mengarah pada Sakura lagi.
"hng…" Neji menghelah nafas. Nampaknya ia tak suka dengan Kakashi. Karena.. ya karena dia suka baca majalah porno. Dan ia selalu menyimpannya di laci meja sebelahnya yang kosong.
.
.
"nah.. anak-anak sekarang kerjakan halaman 124. kerjakan di buku tugas! Aku ada urusan sebentar dengan Sizune! Yang sudah selesai duluan akan dapat tambahana nilai" seru Tsunade.
Dengan serempak seluruh siswa di XI-G mengerjakan tugas tersebut. Karena jika tidak. Mereka akan di hajar habis-habisan oleh guru yang dianggap semua siswa itu 'killer'.
.
-SAKURA POV'S-
.
Dia duduk bersama Neji. Hufft…. Untung…
Tapi kenapa? Aku selalu bertemu dia, dan dia selalu memanggilku dengan sebutan 'my lady' . di tambah lagi dia tau semuanya tentang diriku. Kalau tidak salah juga dia yang selalu ada dalam mimpi burukku. Namanya… 'Kakashi Hatake'. Klan Hatake… aku coba cari di internet saja, supaya lebih jelas!
Nah sekarang kerjakan halaman 124!
.
-END OF SAKURA POV'S-
.
.
"teman-teman" tiba-tiba Shino datang dengan membawa kertas, dan wajah 'ngos-ngosan'
"apa'an sih?" Tanya Hinata.
"kita diminta untuk menyumbang seadanya. Karena ada anak kelas X-D yang meninggal."
'hah? Meninggal siapa?' Tanya Sakura dalam hati.
"siapa namanya?" akhirnya Sakura memutuskan untuk bertanya.
"nng.. tatapannya sudah tak mengarah pada Sakura lagi. Habis mayatnya berantakan seperti di mutilasi hiiiii" jelas Shino sambil menakut-nakiuti.
Sejenak kelas XI-G menjadi gaduh. Karena setiap siswa mulai saling membicarakan tentang kematian salah satu anak kelas X-D yang janggal.
Sementara Sakura….
Ia hanya termenung. Dan menutupi wajahnya, dan ternyata ia menangis…
.
KOHONA HIGH SCHOOL 09.35
.
…..
Saatnya Istirahat,
Seperti biasa perpustakaan selalu sepi pada istirahat pertama, kesempatan itu digunakan Sakura untuk mencari tahu mengenai klan Hatake.
.
Setelah mencari selama 15 menit….
.
-SAKURA POV'S-
.
Argh…. damn! Kenapa infonya nggak lengkap sih?
Cuma di ketahui bahwa di disegel oleh Hashimara.
Fotopun juga nggak ada!.
Kalau itu mah dibuku juga ada.
Huh! Padahal aku sudah mengorbankan waktu istirahat ku yang sangat berharga!.
Jika aku ke kantin sekarang, pasti yang aku dapatkan makanan yang membosankan.
Padahal aku ingin jus soda yang dingin dan menyegarkan.
.
-END OF SAKURA POV'S-
.
Cssss…
Tiba-tiba sesuatu menyentuh pipi kanan Sakura.
"eh?" bingung gadis itu.
"kalau kau tak cepat, kau akan kehabisan, dan sekarang aku membawakannya untukmu" kata orang itu.
"siapa?" Tanya Sakura.
"hmm.. ternyata kau disini my lady mencari informasi tentang diriku" kata orang itu lagi sambil menyeret kursi untuk duduk di samping Sakura.
"Ka…. Kashi" gugup Sakura.
"ya, kenapa?" Kakashi ikut bingung karena Sakura yang bingung.
"kenapa kau kemari? Padahal sebenarnya aku sedang berdukacita atas kematian sahabatku" kata Sakura dengan sedikit memelankan nada bicaranya.
"oh… Obito" balas Kakashi.
"sebenarnya siapa yang membunuhnya. Andai aku disana pada saat dia hendak dibunuh. Dan andai jika aku tahu siapa yang membunuh Obito. Aku tak akan mengampuni orang itu.. hiks…hikss." Tangis Sakura.
"hmm.. lalu bagaimana jika aku yang membunuhnya?" Tanya Kakashi dengan entengnya.
"apa?" kaget Sakura.
"ya.. aku lah yang membunuhnya" ulang Kakashi lagi.
"sialan kau!" 'PLAK' tangan Sakura tak kuasa menampar wajah tampan Kakashi.
"kenapa kau melakukannya? Hiks.. hiks.. aku benci padamu!" kata Sakura sambil pergi meninggalkan perpustakaan.
"kau tak mengerti my lady. Ini demi dirimu…" kata Kakashi kecewa.
.
Sakura dengan menangis sesenggukan menuju tempat duduknya.
Melihat Sakura yang menangis, Hinata sebagai sahabatnya berusaha menenangkan Sakura.
"kenapa Sakura-chan?" Tanya Hinata.
"sudahlah Hinata… hiks.. hiks.. kau tak perlu tau" Sakura menjawab dengan sesenggukan lagi.
.
GLUDUK… GLUDUK…
Terdengar suara langit yang sedang tak bersahabat.
Sebentar lagi kelas Seni akan dimulai.
.
Yah.. kelas yang sangat-sangat membosankan. Apa lagi senseinya itu Hidan-sensei, jadi nggak seru.
.
KOHONA HIGH SCHOOL 13.20
.
TRRRRRIIIIINNNNGGGG….
Bel pulang berbunyi.
Tapi suasananya berbeda. Para siswa sepertinya tak bersemangat pulang.
Ya pasti gara-gara hujan yang mengguyur separuh Konoha City.
.
"hujan ya.. seperti menggambarkan perasaanku" kata Sakura sambil menatap ke arah hujan yang semakin deras.
"untung hari ini aku bawa payung" gadis berambut pink itu segera pulang dengan payung biru di tangannya.
.
.
SKIP
.
.
.
19 hari kemudian…..
.
KONOHA HIGH SCHOOL 06.28.
.
.
-SAKURA POV'S-
"HOAM….." maaf deh kalau aku menguap terus.
Habis aku ngantuk kemarin aku habis nonton bioskop sama Sasuke-kun sampai jam 11 malam.
Sampai lupa belum mengerjakan tugas nomer 13 SEJARAH.
Eh? Kakashi.
Wah dia bau datang. Huh.. wajahnya yang emang..
Ya tampan banget…
Apa lagi dia memang pangeran kegelapan itu.
Astaga! Kenapa aku bisa suka dia ya? Padahal dia lah yang membunuh obito. Uh sial!
-END OF SAKURA POV'S-
.
.
.
KRIIIIIIIINNNNNNNNGGGGGGGGG….
.
Waktu jam pertama. Yaitu Biologi. Yey Sizune-sensei yang mengajar.
"Sakura-chan" sapa Sasuke.
"eh.. iya Sasuke-kun" balas Sakura dengan senyum
"ada yang mau kubicarakan sebentar saja" pinta Sasuke.
"iya boleh. Duduklah" kata Sakura mempersilahkan Sasuke duduk.
"sebenarnya begini Sakura-chan… anu.. anu… aku.. suka kam.. mu" kata Sasuke terbata-bata
"ah? Ahahahahaha" tawa Sakura
"loh? Kenapa tertawa" bingung Sasuke
"gak papa kok" balas Sakura.
"terus.. kamu mau nggak jadi kekasihku?" Tanya Sasuke dengan wajah memerah.
'tunggu. Jika aku terima Sasuke-kun. Aku pasti dapat melupakan bayangan Kakashi dalam pikiranku' batin Sakura. "mmm… baiklah… aku mau" balas Sakura.
Seketika itu juga pandangan Kakashi mulai terlihat marah. Dan menatap tajam Sasuke dari jarak 3 deret bangku.
.
.
.
.
SREEEGGG…
"maaf terlambat anak-anak. Sebelumnya ada pengumuman. Nanti kita pulang lebih awal. Cuma 2 jam pelajaran Biologi. Karena ada 2 alasan, yaitu nampaknya badai akan turun. Dan kami para guru akan rapat" kata Sizune.
"hah? Badai?" heran Ino
"masak sih badai? Emang sih hujan. Tapi masak sampai badai" taku Hinata.
"ya.. semoga saja tidak" balas Shino.
.
KONOHA HIGH SCHOOL 09.25
.
TTTTRRRIIIINNGGG…
.
Bel pulang.
Angin sangat kencang diluar sekolah. Nampak petir menyambar-nyambar bagai kiamat. Semua sampah berterbangan. Nampak kacau sekali.
.
Siswa yang dijemput mulai berhamburan keluar. Sedangkan yang tak dijemput memutuskan menunggu badai reda. Dari pada mereka terbawa angin.
.
Tetapi Sakura beda. Hari ini dia nampak percaya diri. Hanya dengan jas hujan kebesaran punyanya. Ia mulai menantang badai yang mengamuk.
.
"hey Sakura-chan. Kau sungguhan mau pulang sekarang? Tidak menunggu badai berhenti?" Tanya Hinata.
"tidak… hari ini ada yang harus ku perbuat!" balas Sakura.
"hah? Sangat pentingkah hal itu sampai kau berani seperti ini?" Tanya Hinata lagi.
"kalau menurutku sih begitu!" jawab Sakura.
"memang apa hal itu?" Tanya Hinata penasara.
"matsubirasi" jawab sakura dengan percaya diri.
"hah?" hinata langsung sweatdrop.
"enak kan dingin-dingin begini matsubirasi. Sudah ya…" sakura pun mulai keluar menantang badai.
.
.
Belum sampai setengah perjalanan tiba-tiba ada bak sampah yang terbang menuju wajah Sakura.
Sakura yangt kaget lantas hanya berteriak.
"KYAAAAAAAAAAA"
BRAAKK
"kau tak apa kan my lady ?" Tanya seseorang tiba-tiba.
"hah? Kakashi? Cih! Kenapa kau disini? Kau menyelamatkanku lagi ya! Minggirlah! Aku sudah tak ingin melihatmu lagi! Aku membencimu!" gerutu Sakura sambil meninggalkan Kakashi.
GREEPP
Tangan Kakashi menggenggam tangan Sakura.
"eh?" bingung Sakura.
"ada banyak yang harus kubicarakan denganmu my lady " seru Kakashi.
"tidak ada yang bisa kita bicarakan Kakashi Hatake" tegas Sakura.
"aku mohon my lady" Kakashi sampai bersujud di kaki Sakura.
"ah.. bangunlah Kakashi! Kau memalukan! Baiklah kita bicarakan ini sebentar saja" kata Sakura dengan tak acuh.
"terima kasih my lady. sebelum itu,, jika kita bicara ada badai, tidak akan seru" kata Kakashi sambil menjentikan jarinya CTIKK tiba-tiba badai berhenti dengan sendirinya.
"ah.. kenapa badainya berhenti? Siapa kau sebenarnya?" bingung Sakura.
"bukankah aku sudah berkata padamu my lady. aku adalah pangeran kegelapan. Nah ayo.. kita ke mobil" ajak Kakashi.
.
.
.
Mereka berdua pun memasuki mobil klasik hitam milik Kakashi. Porsche.
"nah.. sekarang apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Sakura.
"banyak" balas Kakashi.
"aku harap ini cepat" acuh Sakura.
"pertama, ini tentang Obito" kata kakashi.
"…." Tak direspon Sakura.
"sebelumnya aku ingin meminta maaf padamu my lady….." belum sempat menyelesaikan perkataannya sudah didahului oleh Sakura.
"kau membuatku marah Kakashi." Geram Sakura.
"a.. aku membunuhnya.. karena aku mencintaimu" kata Kakashi sambil memelankan nada bicaranya.
"heh? Apa maksudmu Kakashi?" bingung Sakura.
"karena dialah yang pertama kali merobek selaput darahmu!" geram Kakashi.
"apa maksudmu? Dari mana kau tahu?" tanya Sakura.
"aku mengikutimu.. aku menjagamu.. dan aku mengetahui semua tindak-tandukmu.. termasuk Obito yang pertama kali merebut kewanitaanmu.. seharusnya… aku lah yang melakukan itu… tapi.. sekarang selaput darahmu sudah terjalin lagi.. dan tidak tampak robek" ucap Kakashi.
"jadi.. kau melakukannya karena itu ya….." kata Sakura pelan.
"ya… dan aku begitu mencintaimu Sakura. Padahal aku ingin memilikimu seutuhnya. Tapi kau sudah menjadi milik Sasuke. Aku pun jadi ingin membunuh Sasuke!" Geram Kakashi.
"jangan bunuh dia!" seru Sakura.
"aku tak akan membunuhnya. Aku tak ingin membuatmu menangis lagi my lady" ucap Kakashi.
"apa sampai seperti itu kau mencintaiku?" tanya Sakura ragu.
"sangat…." Tegas Kakashi.
"katamu kau pangeran kegelapan. Menurut info yang kudapat, kau berumur lebih dari 300 tahun. Lalu dari mana kau tahu tentang diriku?" tanya Sakura.
"maaf my lady itu rahasiaku, aku masih belum dapat mengatakannya. Karena kita belum jmenjadi satu" ucap Kakashi.
"jadi Cuma itu yang ingin kau bicarakan?" kata Sakura sambil menundukan kepala.
"my lady , apakah engkau mau menjadi pasangan hidupku. Untuk selamanya?" tanya Kakashi.
"m..maaf Kakashi, aku tak bisa menjawabnya sekarang" ragu Sakura.
"baiklah Sakura. Kau bebas mau menjawab kapanpun. Aku akan setia menunggumu" balas kakashi.
"baiklah.. kalau Cuma itu, aku pulang dulu. Ada hal yang sangat penting!" ucap Sakura.
"matsubirasi kan?" tanya kakashi tiba-tiba.
"eh..? tau dari mana?" malu Sakura. Karena dia dipergoki oleh orang yang ia sukai, bahwa dia akan melakukan matsubirasi.
"aku menegetahui semua tentangmu my lady. bukankahy aku sudah pernah bilang begitu!" kata kakashi dengan entengnya.
"aku mohon rahasiakan ini ya Kakashi! Aku kan malu! Dan lagi.. jangan intip aku ya!" ucap sakura dengan wajah memerah.
"kalau soal rahasiakan, itu pasti! Kalau soal mengintip aku belum bisa memastikan. Soalnya waktu aku pertama kali mengintipmu.. aku melihatmu bermatsubirasi dengan liarnya. Dan itu membuatku tak tahan!" ucap Kakashi dari balik mobil.
"dasar mata keranjang! Kakashi mesum" teriak Sakura.
BRRMMMMMMM…..
Mobil Kakashi meninggalkan Sakura sendirian.
"huh dasar!" gerutu Sakura. Lalu gadis itu pergi menuju rumahnya.
.
Sementara itu.. dimobil Kakashi…..
.
.
"jadi… gadis itu yang tuan maksud?" tanya sang supir.
"ya.. bukankah dia cantik Kakuzu?" tanya Kakashi pada sang supir.
"kalau menurut saya memang sangat cantik, tapi tuan.. bagaimana dengan Kushina?" tanya Kakuzu.
"aku sama sekali tak menyukainya" ucap Kakashi sambil melihat kearah candela luar mobil.
"oh…" jawab kakuzu.
"oh ya kakuzu. Hari ini aku harus melakukannya lagi. Tak apa kan?" tanya Kakashi
"tentu tuan" turut Kakuzu.
"kalau begitu aku pergi dulu" lalu Kakashi menghilang sekejap mata.
.
HARUNO'S MANOR 09.32
.
"ah.. akhirnya sampai juga! Huh gara-gara Kakashi. Aku jadi sampai rumah setengah sepuluh! Tapi nggak papa aku sudah mengetahui semuanya! Ternyata dia juga menyukaiku!"
BRUKK…
Sakura merebahkan tubuhnya di ranjang.
"sekarang aku malah semangat bermatsubirasi" kata Sakura sambil mengambil sebuah dildo berukuran agak besar.
.
Tanpa waktu lama lagi, Sakura melepaskan pakaian sekolahnya., dan roknya.
Tanga kirinya meraba-raba payudaranya sementara tangan kanannya memegang dildo dan digesek-gesekan pada vaginanya yang masih tertutup celana dalamnya.
"ugh.. Kakashi-san…. Ah… um.." desah saukra membayangkan bahwa yang melakukan semua hal itu adalah Kakashi.
Kamudian Sakura melepaskan semua yang menghalangi tubuhnya, sampai ia telanjang bulat.
Sesekali ia menggit putting susunya. "ah…" desahnya.
Lalu dengan cepat Sakura memasukan dildo berukuran besar itu ke mulut vaginanya.
JLEBB
"ah.. ssh… ka..kas..shi-san… ah… ah…." Desahan-desahan itu keluar dari mulut Sakura.
Lalu Sakura mengganti keadaan tidurnya menjadi agak membungkuk..
Lalu ia tetap melakukan kegiatan keluar-masuk dildo dalam vaginanya..
"ah.. Kakash..i-san,,, aku akan keluar…"
"ah…" jeritnya.. seketika itu juga cairan kental keluar dari mulut vagina Sakura.
"ah.. nikmat sekali my lady punyaku pun juga mengeluar kan hal yang sama" tiba-tiba kakashi mucul dari balik candela kamar Sakura. Ia muncul dengar pakaian yang kancingnya dibuka semua sehingga menampakan dadanya yang bidang dan berotot. Dan celana yang resletingnya terbuka, sehingga menampakan sesuatu yang panjang dan menenggang dan basah.
"eh? Kakashi-san?" kaget sakura.
TBC
.
.
.
Suer deh! Tanganku kriting rasanya…
Ada yang mau pijetin?
readers : promosi? *nggak peduli*
Author Kabasshi : nggak! Cuman bagi-bagi penderitaan.. hiks..hisk… *nangis-nangsi alay*
readers : yah sudah loh! *cuek*
Author Kabasshi : ini gara-gara Kakashi! Kehidupannya panjang banget sih! Aku harus temui dia! *lari ke castel hatake*
Kakashi : eh itu siapa… hmm… dia lari atau lompat-lompat sih?
Author Kabasshi : oey… Kakashi! Gua bunuh loe sekarang juga! *jerit-jerit*
Kakashi : Chidori… *segaja dibuat meleset*
Author Kabasshi : ma..masih hidup!
Kakashi : untung nggak aku bunuh! Dasar ganggu orang minum the saja…
Author Kabasshi : jangan dibunuh dong! Ntar yang ngelanjutin ceritanya sapa?
Kakashi : emak loh!
.
When I know, somebody carry out the murders. I can't throw my time.
The blood.
- DETECTIVE JUNIOR -
