***HAPPY READING***
LuMin
"ahhhh faster lulu ahhhh euggghhh" desah xiumin saat luhan mengenjotnya brutal
"ahhhh, lubangmu menghisap penisku, ahhhh euuuggg nikmat agggghhhh" desah luhan. Luhan menaikkan satu kaki xiumin ke pundaknya sedangkan yang satunya menekuk, posisi xiumin yang telentang memudahkan luhan untuk memasukan penisnya kedalam hole hangat milik Xiumin
"ahhh dekat" desah xiumin
"together ahhhh euuuugggg" desah luhan menambah kecepatan genjotannya menjadi maximum.
"ahhhh luhan aku kelu- AHHHHHH" belum sempat xiumin menyelesaikan kata katanya, spermanya terlebih dahulu keluar membasahi seragamnya dan seragam luhan. Sedangkan luhan yang merasakan penisnya berkedut kedut, dengan beberapa kali hentakan….
"XIUMIN" teriak nikmat luhan saat mencapai puncaknya
"gumawo" ucap luhan mengelap keringat yang membasahi dahi xiumin
"hey" panggil seseorang membuat saem yang memperhatikan kegiatan panas muridnya menoleh
"eh? Kris ge. Waeyo?" Tanya saem
"kau sedang melihat apa tao-ah" ucap kris kepada saem atau tao, lalu duduk di sebelah tao
"kau tidak lihat-ah" ucap tao sinis
"hey, baby panda. Kau kenapa huh? Sedang red day?" Tanya kris mencolek dagu tao
"YAKKK AKU NAMJA N-A-M-J-A" teriak tao tidak terima
"hahahaha, begitu saja marah" ucap kris merangkul pundak tao
"hey, kalian sudah selesai" ucap tao melihat calon anak muridanya tepar semua
"ne saem" ucap suho yang sudah sadar dari kenikmatan dunianya
"baiklah, kalian ikuti aku" ucap tao beranjak dari kursinya
"ne saem" semua bernjak dari posisinya walaupun badannya lemas
"eitsss" umpat kris menggengam tangan tao
"kalian naik ke lantai 2 disana kelas X. dan cari kelas kalian masing masing" ucap kris lalu menarik tangan tao keluar
"yakkk, kau mau apa kris-ge" ucap tao
"sttt, kau tidak lihat di bawah" ucap kris tanpa berpaling. Sontak tao melihat kebawah, namun dia tidak menemukan yang dimaksud kris
"dibawah emang ada apa ge?" Tanya tao polos
"bukan dibawah kakiku tao chagiya. Tapi di selangkanganku" ucap kris, membuat tao menoleh ke selangkangan kris. Dan benar saja, di tengah tengah selangkangan kris ada yang melembung dan terlihat sangat jelas
Kriet
BRUK. Dengan kasar kris membanting tubuh tao ke dalam ruang kesehatan
"kris ge, hole ku masih sakit. Kemarin kau bermain kasar" ucap tao berjalan mundur
BRUK. Namun sialnya tembok ruangan itu menghalangi jalannya tao
"tao-ah. Kau tidak tau, betapa tersiksanya aku. Setiap hari harus melihat anak anak melakukan sex"ucap kris memenjarakan tao di tembok dengan penghalang 2 lengan kris yang kokoh
"tapi kris-ge, bokong ku masimmmmmfffff" belum sempat tao melanjutkan kata katanya, bibirnya sudah tersumpal (?) benda lembut yang di miliki oleh kris
"hmmm mmmm" desah tertahan tao, sekasar apapun permainan kris, tao tetap menyukainya
"ahhh kriss geee ahhhh" desah tao saat kris menjilat, menghisap, dan mengigit leher jenjang nan putih milik tao, dan meninggalkan bercak merah lagidi leher tao.
Tidak terasa baju yang melekat di tubuh keduanya sudah terlempar entah kemana. Dan sekarangg tao sedang telentang di atas kasur ruang kesehatan, dengan kris yang sedang mengenjotnya
"ahhh kris ge faster ahhhh euggg di situ ahhh deperrrr" desah tao menggema di ruang kesehatan. Dengan kecepatan yang tidak bisa di bilang pelan, kris mengenjot tao dan selalu menumbuk titik kenikmatan tao
"ahhh, lubangmu selalu sempit eughhhh" desah kris merasakan sempitnya hole menit kemudian, kris dan tao merasakan ada yang ingin meledak dari penis mereka masing masing
"ahhhh kris ge ahhhh tau mau ke-aaaahhhhhh" desah panjang tao saat cairan putih kental membasahi perutnya dan perut sixpack kris
"sebentar lagi ahhhh tao" desah kris juga merasakan penisnya berkedut karena sensasi hole tao yang semakin menjepit penisnya. Dalam dua kali hentakan keras, kris mengeluarkan spermanya di hole tao dan sebagian merembes mengotori kasur ruang kesehatan yang memang sudah hancur karena tao
"aith kau berat thekali kai-ah" ucap sehun yang menggendong kai di dalam lift. Yup, sekolah ini memiliki fasilitas yang sangan complete, di lantai satu. Terdapat ruang guru, ruang lapangan bulu tangkis, basket, tenis, kolam renang, alat fitness , lab, ruang music dan kantin. Dan masih banyak lagi, di lantai dua terdapat kelas sepuluh. Lantai 3 kelas sebelas, lantai 4 terdapat kelas dua belas. Sedangkan lantai 5-7 terdapat university lanjutan dari SMA
Ting. Pintu lift terbuka, dan membuat 12 namja yang di dalamnya menganga melihat pemandangan yang tersaji, terlihat 2 siswa sedang melakukan 'this and that' di depan lift
"ahhhh, myungie ahhhhh" desah sang uke
"ahhh holemu sempit ahhh sungyeol ahhhh" desah sang seme. Ke-12 namja tersebut segera sadar dan berjalan menuju kelas mereka masing masing
"kenapa banyak sekali yang melakukan sex di depan umum, apa mereka tidak malu?" Tanya kyungsoo binggung melihat di setiap perjalanan mereka, melihat kegiatan sex yang di lakukan oleh siswa di sekolah
"mollayo" jawaban singkat dari jongdae atu chen menghentikan pertanyaan kyungsoo
"kau lama sekali jalannya sehun-ah" ucap kai
"kau yang terlalu berat kai-ah" jawab sehun
"aish, kau ini. Lihat ! kita udah di tinggal sama yang lain" ucap kai
"ithth, mereka memang tidak thedia kawan" jawab sehun
"HEI KALIAN" panggil seseorang membuat sehun dan kai menoleh
"eh? Kami?" Tanya Sekai sambil menunjuk diri sendiri
"iya kalian, sini kau" ucap seorang namja tampan yang sedang duduk di kursi yang disediakan sekolah, untuk setiap kelas
"duduklah" katanya sehun segera menurunkan kai dari gendongannya dan mendudukan dirinya di kursi sebelah namja tersebut dengan kai di pangkuaannya
"nama kalian siapa? Namaku Choi Minho" ucap namja itu sambil mengulurkan tangannya
"Oh Sehun Imnida"
"Kim Jong In imnida, tapi kau bisa memanggilku Kai" ucap kai dan sehun bergantian menjabat tangan namja tsb.
"kalian habis melakukan sex?"
"MWO?" kaget kai dan sehun karena kegiatan mereka di ketahui oleh orang yang baru mereka kenal
"hahahahahaha, sudahlah mengaku saja, baju kalian bau sperma" ucap minho sambil tertawa melihat ekspresi teman barunya
"n..ne" jawab sehun dan kai sambil menunduk meyembunyikan rona merah di wajah mereka
"taemin-ah" panggil minho membuat kai dan sehun menoleh, terlihat seorang namja manis dan imut berdiri dengan tangan yang di genggam minho
"anio minho-ah. Aku tidak mau, MINHOOOOO" teriak namja manis nan cantik itu saat minho menariknya dan menjatuhkannya di pangkuan minho -_-
"kau bisa merasakannya?" Tanya minho sambil mengelus pipi namja manis
"tidak sekarang minho-ah, aku malu" ucap taemin menundukan kepalanya
"malu dengan siapa huh?" Tanya minho sambil mengecupi pipi taemin
"dengan anak baru itu" ucap taemin sontak minho menoleh kesamping
"oh, aku sampai melupakan kalian" ucap minho sambil menggaruk tengkuknya gugup
"oh ya. taemin-ah, kenalkan ini sehun dan ini kai. Ohh kalian mirip" ucap minho menunjuk kai dan taemin, sontak taemin dan kai saling bertatapan
"ah iya, wajahku dengannya sama. Lee Taemin imnida" ucap taemin memperkenalkan diri
"Kim Jong In Imnida, tapi kau bisa memanggilku kai" ucap kai. Belum saja berkenalan 1 menit, namun kai dan taemin sudah sangat akrab. Oh taemin, tidak taukah kau, bahwa ada serigala buas yang mengincar holemu
"minho-ah, kau sedang apa?" bisik sehun melihat minho mengankat sedikit pinggul taemin
"mau memasukan minho junior, di hole hangat taemin. Kau tau, pantanya membangunkan juniorku" ucap minho, yah benar sehun juga merasakan apa yang dirasakan minho
"kau lakukan saja, tidak usah malu" ucap minho, dengan ragu, sehun mengangkat sedikit pantat kai
"dalam hitungan ke tiga, kita masukan bersama" ucap minho (ajaran minho sesat -_-)
"hana"
"dul"
"set"
JLEB
"ARRRRRGGGGGG"
TBC
Review ya ~
