INILAH DIRIKU YANG SEBENARNYA
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke
Pairing: SasufemNaru
Rated : T (Bisa jadi M bila ada adegan kekerasan dan kata-kata kasar)
Genre : Romance, family
Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, OC, Typo berserakan dimana-mana, gaje, alur tak menentu, tak sesuai dengan cerita aslinya
Chapter 4
Hikari dan Yutta saat ini di sibukan dengan mengawasi Killer Bee sang jinchuuriki Hachibi/Gyuuki, walau awalnya mereka agak sedikit susah mencari keberadaan Bee karena Bee di kabarkan sudah tertangkap oleh Akatsuki, Namun nyata nya Bee bersembunyi di sebuah hutan.
"Sampai kapan kita mengawasinya dari jauh seperti ini Hikari?"Tanya Yutta kesal
Siapa yang tak kesal bisa mereka hanya melihat Bee dari kejauhan, malah bisa di bilang sangat jauh.
"Kenapa? kau bosan? kalau gitu kita hampiri saja gampangkan"Jawab Hikari watados
Yutta yang melihat wajah tanpa dosa Hikari saat menjawab pertanyaannya semakin di buat kesal olehnya dan segera saja mendekati Bee.
"Hai kau yang disana"Teriak Yutta keras
Bee yang merasa di panggil menoleh kesamping kanannya dia dapat melihat seseorang usia 16 tahun menuju kearahnya dengan wajah marah campur kesal
"Yo, kau siapa? yeee"Tanya Bee
"Yutta dan gadis yang itu Hikari"Jawab Yutta sambil menunjuk Hikari yang masih mematung
"Ada perlu apa kalian menghampiri ku?"Tanya Bee serius
"Kau Jinchuuriki terakhir karna Jinchuuriki yang lain nya sudah tidak ada lagi"Jawab Yutta
"Dan para Bijuu juga sudah di ambil oleh Akatsuki dan yang tersisa hanya Bijuu milik mu, jadi kami disini akan melindungi mu"Sambung Hikari
"Yo terserah kalian saja yooo"Respon Bee sedikit ngerep
Yutta dan Hikari yang mendapat respon positif dari Bee hanya bisa tersenyum, Sekarang mereka tidak perlu susah untuk mengawasi Bee lagi.
"Tugas kita akan sedikit lebih ringan kalau seperti ini"Ucap Yutta pada Hikari
"Ya kau benar Yutta, kita juga bisa berlatih disini bersama Nee-san"Balas Hikari
.
.
.
Sasuke yang sedang berlatih di dekat markas Orochimaru, tiba-tiba berhenti saat seorang gadis usia 16 tahun berdiri di depannya dengan senyum lembut.
Menyingkirkan egonya Sasuke berlari dan memeluk Naruto dengan erat, seperti tak ingin berpisah lagi.
"Kenapa baru sekarang kau menemuiku? aku sangat merindukan mu"Ungkap Sasuke jujur
"Gomen, aku juga merindukan mu"Balas Naruto
Mereka pun melepaskan pelukan masing-masing dan menuju tepi danau untuk duduk disana sambil berbicara.
"Mana Orochimaru dan Kabuto?" Tanya Naruto sedikit heran karna sedari tadi dia tak melihat sang Sennin ular dan Asistennya itu
"Mereka pergi memata-matai Akatsuki "Jawab Sasuke
Naruto hanya ber'oh'ria, hening menemani mereka sementara
"Suke"Panggil Naruto pelan
"Hn"Respon Sasuke sambil melihat kearah Naruto
"Kau harus tetap hidup"Ucap Naruto penuh dengan harapan
"Tentu, aku akan tetap hidup untuk mu"Balas Sasuke sambil membelai pipi Naruto dan menatap mata Naruto hangat
"Arigato"Bisik Naruto lembut sambil memegang tangan Sasuke yang membelai pipinya
Mereka hanyut dalam suasana yang sedikit romantis, tanpa mengetahui kalau Orichimaru dan Kabuto memperhatikan interaksi antara sepasang insan itu.
"Sebaiknya kita kembali kedalam"Ujar Orochimaru sambil berjalan menuju markasnya
"Ya, Orochimaru-sama"Balas Kabuto sambil menyusul Orochimaru
Ternyata Orochimaru dan Kabuto juga mengetahui hubungan antar dua orang itu.
.
.
.
Di Markas Akatsuki
Tobi atau Uchiha Obito sekarang lagi berdiskusi dengan Zetsu, mereka lagi membahas tentang perang dunia shinobi ke-4 yang akan terjadi beberapa hari lagi.
"Kita membutuhkan anggota tambahan untuk perang ini"Ujar Tobi
"Anda benar Tobi-sama"Balas Zetsu
"Kita membutuhkan seseorang yang dapat mengunakan Edo Tensei"
"Ada dua orang yang bisa, Orochimaru dan Kabuto"
"Tapi mereka ada di pihak musuh"Ucap Tobi
"Bagaimana kalau salah satu diantara mereka di Genjutsu dan jadikan dia budak kita"Saran Zetsu
"Kau benar juga, tapi siapa yang harus kita Genjutsu?"Tanya Tobi
"Kabuto, karna dia yang lemah dari pada Orochimaru"Jawab Zetsu yakin
Mereka berdua pun sepakat untuk menggenjutsu Kabuto untuk rencana mereka agar menang dalam perang ini.
.
.
.
Di kediaman Namikaze
Kushina yang telah selesai melatih Naruko hari ini segera melakukan aktivitas nya sebagai ibu rumah yaitu membersihkan rumah dan lain-lain.
Saat membersihkan rumah, Kushina berhenti di sebuah pintu kamar yang sudah lama tidak dia masuki, sesak di dada terasa begitu saja saat melihat pintu kamar itu. Kushina membuka pintu kamar itu, yang pertama dilihat olehnya adalah kamar yang kotor, debu dimana-mana, sarang laba-laba di langit-langit kamar dan di beberapa perabotan lainnya. Kamar ini seperti tidak pernah di huni beberapa tahun, Kushina melihat sebuah diary bersampul biru di atas meja belajar, di ambillah diary itu dan di baca lembar demi lembar halaman diary itu.
Tetes air mata keluar dari mata violetnya, dia menyesal, dia telah gagal. Kenapa selama ini dia mengabaikan Naruto putrinya sendiri karena keegoisannya dan Minato? dia telah gagal jadi seorang ibu yang baik, dia gagal.
"Hiks Gomen hiks Naru"Tangisnya
Isi salah satu halaman diary itu
'Hari ini merupakan puncak dari kesedihan dan penderitaanku.
Dia, Jiraiya sang Sennin Katak.
Membawa sebuah ramalan tentang sang penyelamat dunia adalah anak dari murid nya yaitu Namikaze Minato, dan pada akhirnya mereka melatih Naruko dan memperhatikan Naruko saja. Aku bagaikan tak ada.
Ramalan itu dapat di ubah, lihat nanti siapa yang akan menjadi penyelamat dunia ini.
Naruko sang Jinchuuriki Kyuubi atau aku Uzumaki Naruto anak yang tak dianggap'
.
.
.
Di kediaman Uchiha
Fugaku dan Mikoto sedang berbicara di ruang keluarga, mereka membahas tentang kelanjutan hubungan Sasuke dan Naruto. Mereka tidak terlalu memusingkan tentang perang dunia shinobi ke-4 karena mereka tidak ingin terlalu banya pikiran.
"Kapan kita menikahkan mereka Fuga-kun?"Tanya Mikoto
"Entahla, yang jelas bila Naruto kembali kita akan menikahkan mereka"Jawab Fugaku
"Begitu ya, mungkin itu akan lama"Respon Mikoto sedikit murung
"Kenapa kau bisa berpendapat seperti itu ah? "Tanya Fugaku sedikit heran
"Hanya firasat saja, karena Naruto mungkin tidak langsung kembali bila perang ini berakhir. Coba kau pikir apa dia tidak butuh istirahat yang tenang dulu karena perang itu akan menguras Chakra dan tenaganya, ya walau pun Chakranya berlimpah"Jawab Mikoto yakin
Fugaku tidak merespon sedikit pun, karena dipikirannya sekarang ini adalah berdoa untuk keselamatan Naruto yang sudah dianggap putrinya sendiri. Mikoto yang melihat Fugaku hanya diam, tersenyum. Karena dia tau kalau Fugaku mencemaskan Naruto yang sudah menjadi bagian keluarga mereka.
.
.
.
Di tempat lain
Yutta dan Hikari di sibukan oleh Bee yang selalu menghilang dari pengawasab mereka, untung saja tidak ada bahaya yang mengancam Jinchuuriki Hachibi itu, kalau sampai terjadi mampuslah mereka.
"Bee-san, apa anda tau tempat yang aman untuk anda bersembunyi sampai semuanya aman? "Tanya Yutta yang melihay Bee asik dengan buku dan tintanya
"Ada yo, ikuti aku yooo"Jawab Bee
Mereka pub mengikuti Bee ketempat yang aman untuk mereka bersembunyi, mereka sedikit lelah karena jarang tidur hanya untuk mengawasi Bee. Mereka berharap di tempat itu mereka dapat beristirahat dengan tenang.
Siapa yang tau apa yang terjadi pada mereka saat sampai di tempat yang di tunjukan oleh Bee? tidak ada yang tau.
.
.
.
"Suke, sepertinya aku harus pergi. Sudah malam"Pamit Naruto
"Hn, jaga diri mu disana"Pesan Sasuke sambil memeluk Naruto
"Ya, pasti. Kau juga"Balas Naruto sambil melepaskan pelukan Sasuke
"Baiklah aku pergi dulu"
Naruto pun menghilang dengan sebuah lubang hitam di bawah kakinya. Sasuke yang melihat Naruto telah menghilang pun segera masuk kedalam markas Orochimaru untuk istirahat.
"Naruto sudah pergi?"Tanya Kabuto saat mereka berpapasan
"Ya"Jawab Sasuke singkat
Kabuto yang mendapat jawaban singkat dari Sasuke hanya bisa menghela nafas atas sikap dingin Uchiha satu itu, Melihat Sasuke sudah menjauh dari hadapan nya Kabuto kembali melanjutkan perjalanannya menuju kamar Orochimaru.
.
.
.
Zetsu yang mengintai Kabuto pun mendapat celah untuk menculik Kabuto saat dia di perintahkan oleh Orochimar untuk mencari tamanan obat di hutan. Kabuto langsung dibuat pingsan dan di bawa menuju Tobi untuk di Genjutsu.
Orochimaru yang menanti Kabuto di lab menjadi khawatir karena sudah sejam Kabuto belum balik juga, dia merasakan firasat yang tidak baik.
"Sasuke"Panggil Orochimaru
Sasuke yang mendengar panggilan atau teriakan Orochimaru menghampirinya.
"Ada apa Sensei?"Tanya Sasuke saat sampai di tempat Orochimaru
"Tolong cari Kabuto di hutan dia belum kembali sedari tadi, aku merasakan firasat buruk"Perintah Orochimaru panik
"Hn"Respon Sasuke dan pergi menuju hutan
Tenyata firasat Orochimaru itu benar, Kabuto akhirnya berhasil di Genjutsu oleh Tobi dan di perintahkan untuk melakukan jutsu terlarang yakni Edo Tensei.
.
.
.
Naruto kembali kedimensi yang dia ciptakan, disana para Yami Bijuu sibuk dengan berlatih. Ada yang lagi latih tanding, ada yang jadi objek sasaran jutsu, ada yang lagi jadi penonton.
Mereka disana memiliki kegiatan masing-masing, Naruto mendekati Yami Kumara yang sedang tidur-tiduran( Dalam mode Bijuu) dan duduk bersandar pada badan Yami Kurama.
"Kau sudah kembali Gaki, ada apa? kenapa wajah mu murung gitu"Tanya Yami Kurama sedikit khawatir melihat raut wajah Naruto
"Tadi Naru melihat dari danau cermin antar dimensi kalau Tobi dan Zetsu mereka menculik Kabuto dan memberikan Genjutsu agar Kabuto melakukan Jutsu Edo Tensei"Cerita Naruto agak sedih
"Jadi kau khawatir kalau Mereka membangkitkan Madara?"Tanya Yami Kurama memastikan
"Ya, itu akan gawat. Aku belum tentu bisa mengalahkan Madara, kalau mengalahkan Tobi alias Obito itu gampang tapi masalahnya Madara"Jawab Naruto dengan keluh kesahnya
"Bangkitkan saja Hashirama"Saran Yami Kurama
"Ya kalau mereka yang membangkitkan terlebih dahulu gimana? "Tanya Naruto sangsi
"Ya kau harus bertindak lebih dahulu"Jawab Yami Kurama santai
"Bagaimana caranya Kurama-Nee, kau tau kan kalau Roh nya Hashirama Ada di dalam perut Shinigami-sama"Keluh Naruto
"Robek aja perut Shinigami itu"Usul Yami Kurama dengan wajah jahilnya
"Kalau bicara itu gampang, masa aku harus pergi kealam roh sih hanya untuk bertemu Shinigami? aku belum mau mati Kurama-nee"Rerpon Naruto horor
"Ya kan aku hanya memberi saran saja"Balas Yami Kurama santai "Kalau kau aja tidak bisa pasti mereka juga tidak jadi jangan khawatir"Ucap Yami Kumara menenangkan Naruto
"Hmm kau benar, ya sudah aku mau tidur"Ucap Naruto sambil menyamankan tidurnya di bulu-bulu lembut rubah itu.
"Ya selamat tidur Gaki"Gumam Yami Kurama juga ikut tidur
Mereka berdua melupakan Yami Bijuu yang lain yang ada disana, dan para Yami Bijuu itu tak mempermasalahkan itu karena Naruto memang lebih dekat dengan Yami Kurama.
.
.
.
Sasuke kembali kemarkas Orochimaru dengan tangan kosong(tidak berhasil menemukan Kabuto) dan segera menemui Orochimaru di dalam kamar Sennin ular itu.
"Bagaimana?"Tanya Orochimaru penuh harap
"Kabuto tidak ada di hutan, dia seperti di telan bumi"Jawab Sasuke datar
"Apa yang terjadi dengannya"Gumam Orochimaru
Swuuut
Seekor burung api muncul di hadapan mereka berdua, di kaki burung api itu ada sebuah gulungan. Sasuke yang dekat dengan burung api itu pun mengambil gulungan itu, saat gulungan itu sudah ada di tangan Sasuke burung api itu lun menghilang meninggalkan api berwarna merah.
Sasuke membuka gulungan itu dan membacanya agak keras agar Orochimaru juga mendengarnya.
"Kabuto dia diculik oleh Tobi dan Zetsu, mereka mengenjutsu Kabuto untuk melakukan jutsu Edo Tensei, kemungkinan mereka akan membangkitkan Uchiha Madara.
Yami Kurama."
Gulungan itu pun terbakar dengan sendirinya sesaat setelah Sasuke membacanya.
"Kurang ajar mereka itu, Sasuke siapkan pasukan kita akan menyelamatkan Kabuto dan juga Kita harus mencari topeng Shinigami-sama"Perintah Orochimaru
"Hn, tapi untuk apa kita mencari topeng Shinigami-sama Sensei? "Tanya Sasuke heran
"Kita akan mengeluarkan Roh Hashirama pada perut Shinigami-sama untuk bisa mengalahkan Madara"Jawab Orochimaru
"Hn"Respon Sasuke datar
Tanpa banyak tanya lagi Sasuke pun menyiapkan pasukan untuk menyelamatkan Kabuto dan mencari topeng Shinigami.
.
.
.
.
TBC
Gomen pendek bangat, soalnya Gami membuat dua ff kali Gami akan panjangin.
Gami akan balas review dulu
Aiko Michishige: Ni sudah lanjut
Terima kasih
yuko: Ni sudah lanjut, ya terima kasih
Rais 666: Ni sudah lanjut
Kokoro no Hato: Benar alurnya memang kecepatan. Terima kasih, gami akan usaha kan agar alurnya tidak masalah baik di flame maupun di kritik bagi Gami itu sebagai motivasi agar Gami lebih baik lagi.
Ini sudah lanjut
: Ini sudah lanjut
haruharu: Terima kasih, ini sudah lanjut
RisaSano: Itu terlalu kejam.
Kaya nya tidak deh kalau Naruto masuk Akatsuki peran baiknya siapa dong?
kimm bii: Ni sudah lanjut
Namikaze Ruto: Ni sudah lanjut
Harpaairiry: Ni sudah lanjut, terima kaaih
hanazawa kay: Terima kasih
tanoyuka0307: Ni sudah lanjut, disini sudah di sebutkan umurnya kan?
ikafitriaa16: Terima kasih, ini sudah lanjut dan maaf ngk bisa di panjangin nntk malah Gami ngk punya ide lagi, hehehe
zadita uchiha: Terima kasih. Menurut Gami juga. Gami juga bingung sendiri dengan ceritanya. Gomen Gami lupa masukin tahunnya, Gaara jadi Hokage itu beberapa tahun setelah ujian Chuunin. Ya terima kasih atas Naruto dkk rata-rata 16 tahun.
Sarannya Gami terima dan ini sudah lanjut.
Uzumaki Prince Dobe-Nii: Gami juga ngerasa jahat saat chapter ini Kushina sudah sadar tapi Minato sana Naruko belum. Naruko atau Naruto? Ni sudah lanjut
Namikaze Otorie: Mungkin ya juga mungkin tidak.
Tidak, Naru tidak akan melepaskan topeng kitsunenya. Gami punya rencana lain untuk itu.
Maaf itu menurut Gami terlalu cepat.
Klau itu ada saatnya, tapi masih jauh.
Kami ngerti kok
Guest: Ni sudah lanjut
SNCKS: Jangan begitu masih ada kok yang sayang sama Naruto. Namanya juga egois. Gomen, tapi disini ada kan ya walau garing. Terima kasih kembali
vira-hime: Ni sudah lanjut
Guest: Ni sudah lanjut, ya walaupun lama.
ShapireOnyxEyes: Terima kasih, ini sudah lanjut.
Kokoro no Hato: Terima kasih, akan Gami usahakan. Yap, Naruto punya semua Yami Bijuu hanya tinggal Yami Juubi aja yang belum. Pernah, dan yang melatih Naruto Rikudo Sennin sendiri. Tentu Naruto akan kembali. Mereka akan menyesal kok, tapi disini Kushina yang menyesal pertama kali.
Ni sudah lanjut. Tidak masalah.
Ya terima kasih
Guest: Ni sudah lanjut dan maaf lama
Guest: Ni sudah lanjut
Kim Seo Ji: Terima kasih.
Soal itu Kakashi tau identitas Naruto dan rencana Naruto jadi dia hanya memastikan saja.
Ini sudah lanjut
Harpaairiry: Ini sudah lanjut dan terima kasih
hanazawa kay: Ni sudah lanjut
hanazawa kay: Silahkan.
vira-hime: Ni sudah lanjut
Uzumaki Prince Dobe-Nii: Jangan setengah-setengah dong itu sama aja ngk mati, hehehe. Begitulah, Gami sudah bayangin itu kok. Benar sekali, tapi masih ada yang belum tau kalau Naruko sudah tak memiliki Bijuu lagi jadi dia tetap sombong sih.
Dikasi sama Senseinya.
Ni sudah lanjut.
SNCKS: Untuk menyukseskan cerita Gami harus membuat mereka seperti itu. Ya Naruto mau fokus berlatih didimensi buatannya. Sasuke menunggu Naruto kembali. Tenang mereka pasti sudah lanjut dan terima kasih
kimm bii: Namanya juga anak manja jadi sifat nya seperti itu deh.
Ya membawa Gaara kembali kesuna dong , Tidak tidak Kalau Naru sama Gaara, Sasu di gimana? ngk jadi sasunaru dong.
Ni sudah lanjut
Aiko Michishige: Ni sudah lanjut
Khioneizys: Demo ya? hehehe, Ni sudah lanjut
.
.
.
.
.
.
.
Review yaaa~~~
