NGEBODOR BARENG KISEKI NO SEDAI
Disclaimer : Tadatoshi FUJIMAKI
Summary : Duren-Akashi vs Kiseki no sedai dan author wkwkwkw
WARNING : GAJE-GA NYAMBUNG-KALO MAU BELI ROKOK JANGAN KE TUKANG BANGUNAN!
Setting berubah menjadi sudut pandang kuyu Akashi yang sedang diem melihat laler menclok di dinding dan diam-diam merayap. Dia merasa bosan, bahkan dalam fic ini posisinya sebagai Kapten sudah ga berguna kayak bungkus kacang.
Dan ini adalah kejadian beberapa menit lalu setelah Kiseki no sedai bersama Yuzu dan Aika mengejar Akashi yang dengan entengnya membawa sebuah duren dengan bahan peledak alami dari bijih besi pilian(halah) yang mampu menghanguskan separoh dunia.
AKASHI POV :
Aku ga pernah berpikir kalo Kiseki no sedai bakalan jadi pelawak murahan begini, mana sutradaranya ga elit banget, eh kalo ketauan gitu ntar rambut gue abis dibotakin kali ya…Bosaann….
Sesaat Aku meliat suatu yang membuat mataku melotot, aku pantengin tuh benda ampe bendanya nyewot-nyewot diliatin. Dan benda itu adalah…
Duren… yup mungkin saatnya ini untuk membelah duren dan memakan isi dan membuang kulitnya(iyalah masa kulitnya yang lo makan), mereka lagi sibuk.. sudahlah daripada di tabokin mending gue capcus aja dulu…
Tak berselang aku melihat Murasakibara kun yang sibuk ngemut makanan, entah biarkan saja tapi sesaat dia memandangiku, malah bikin aku Ilfill.. baiklah saatnya membuka isi duren ini…
END OF POV
Kemungkinan karena kebanyakan ngelawak, Kiseki no sedai cs bersama Yuzu dan Aika sudah ngos-ngosan kayak kenalpot bajaj di sebuah persimpangan. Mereka kemudian celingak-celinguk melihat kea rah manapun, tapi tetep aja si kepala merah jabrik bak rambutan ranum itu kaga keliatan.
"Hebat bener tuh Aka, udah mukanya kayak triplek larinya kenceng juga" Aomine yang masih pake setelan emak-emak langsung lepas higheelnya dan menggunakan jurus 'NYEKER NO JUTSU'.
"Akacchii..astajim lo tuh kira-kira dong kalo mau ngabur! Bilang punten kek.." keluh Kise yang sepertinya udah kaga kuat buat disuru marathon lagi.
"Eniwei kita mau kemana nih? Ada persimpangan.."tukas Kuroko mengamati.
"Pake Midorima aja buat ngelacak" cletuk Murasakibara.
"Anjrit lo pikir gue anjing ape?" Midorima mulai terkena serangan darah tingginya.
"Lalu gimana ni Yuzu chan?" tanya Aika.
"KALAU KETEMU KUBOTAKI DIA…" perkataan Yuzu langsung membungkam semua argument Kiseki no sedai dan Aika mulai menyingkir 4 langkah serong kanan 45 derajat takut kesamber petir yang sekarang menjadi background atasannya itu.
"Ehe anu Yuzucchi bagaimana kalau…" sebelum Kise menyelesaikan perkataanya, dari ujung sana Yuzu melihat sebuah rambut merah berkibar yang amat diyakini kalau itu Akashi.
"AKASHI KAH?" tanya Yuzu.
"Ato Bang bokir?" tanya Aika. "Bang Roma kali…"
"KUROKOOOOO!" sekali hempas lagi Kuroko mendapat special kick dari Yuzu.
"Ngapain lo bawa-bawa Bang Roma?" tanya Aomine.
"Soalnya Roma Irama ga kenal Akashi kun" Aomine dan Midorima jungkir balik langsung karena pernyataan polos dari teman seangkatannya.
"Akachhiii tunggguuu!" Kise langsung ngabur kea rah rambut merah itu.
"Durennya susah banget sih di buka?" tanya Akashi, beberapa saat sebelum Kise terbang kea rah Akashi, pria itu menunduk dan membuat Kise langsung mendapat ciuman maut dari tembok beton di depannya.
"GYAAAAA KISEEE!" seru Aomine dan Aika.
"Ngapain kalian ke sini?" Akashi bertanya tanpa menghiraukan bahwa dia berhasil membunuh salah seorang rekannya tanpa sengaja itu.
"Akaaaa lu mau ngebunuh seluruh jagat raya ato gimana balikin tuh DUREEENN!" Yuzu langsung nancepin paku payung di jidatnya Akashi.
"Duren? Ini? Emangnya kenapa, maap y ague buru-buru..EMPEROR EYE" Akashi langsung menjatuhkan Yuzu dengan pose eksotis, tanpa babibu dia langsung cekidot kea rah yang jauh dari kawan-kawannya.
"Yuzu san ga papa?" Kuroko membantu Yuzu bangun.
"AKASHII…KALO LU BALIK..AKAN GUE..BENER-BENER BOTAKIN KEPALANYA…!" seru Yuzu. "CARI KEPALA JABRIK MERAH ITU! SEKARAAAANG!"
Dengan hebatnya, Aomine, Midorima, Kuroko, Aika,Murasakibara serta Kise yang masih wafat di jinjingan Aomine mengejar Akashi. "Widih mantan kapten Kiseki no sedai emang begini banget yaa" cletuk Aomine.
"Lebih seram Yuzu…" sahut Aika.
"Yuzucchi anak yang baik" jawab Murasakibara masih sempet-sempetnya makan dan nyemil. "Karena kau diberi makanan jadi begini kan?" Midorima menepis pernyataan kawan ungunya.
Sementara itu AKASHI...
"Aduh kalo gue balik ntar kepala gue di botakin.. apa kata dunia akerat ntar kapten anggota kiseki no sedai jadi pesaingnya Tuyul arwana? Idiiiew ogah.." gumam Akashi sambil masih terus membawa duren peledak itu.
Tanpa sadar Akashi melihat tikungan dan berhasil masuk ke tikungan, Aomine cs juga tak ketinggalan, mereka masuk dan mengejar Akashi sampailah mereka pada jalanan yang entah kenapa diceritakan panjang bangeeeeeeettttt…. Sejauh tol Cikampek yang diperpanjang 3 kalinya. Alhasil mereka semua udah pada keabisan tenaga dan berhasil tepar dengan sukses.
"Ebuseet ni jalan jaoh amat, gangnya mah ga seberapa tapi kok panjang yaa?" tanya Kise yang ternyata udah sadar.
"Ga au dah.." tukas Midorima, tetapi Midorima menyadari ada yang aneh, kemiringan jalan ini ga wajar, apalagi ternyata dia mendapati Akashi ada di sampingnya.
"AKAAAASSHIII!" seru semua orang di sana.
"Ngapain ada di sini? Bukannya kabur?" tanya Aika yang dari tadi ga ngomong karena keabisan napas dan dialog.
"Eh emang lagi kabur kok? Abis..tuh sutradara…" tak berselang tiba-tiba goncangan hebat terjadi, mereka baru nyadar kalo jalan yang mereka tuju ternyata menembus kea rah aer terjun yang tuinggiiiiii… dengan count down, mereka semua langsung terjun bebas dari atas.
"GYAAAAAAAAA!" "Akashi lakuin teleport!" seru Aika.
"TELEPORT APAAN LAGII!?"
"Aomine kun, kau saja yang jadi matrasnya…" sahut Kuroko.
"Tetsuuu! Teganya kau padakuuu! Matras yang ada gue modar koplak!" bantah Aomine.
"Akashiii! Duren itu bakal meledak kalo kita langsung ngebentur ke bawaaahh!" teriak Aika. Beberapa detik hening.
"NANDATOOOOOO!? #$ y&" # Y$
akhirnya mereka terjun bebas... sementara Yuzu lagi stay di studio, tapi ceritanya belon selesai minna! wkwkwkwkw!
akan ada lanjutannya lagi, demi untuk melepaskan dari bom bunuh diri masal, apakah yang akan dilakukan para Kiseki no sedai sekaliannn?
Apakah Akashi akan segera di gunduliii?
TO BE KONTINYUU~~~
Akhirnyaaaa untuk kesekian kalinya update tengah malem!
ahahaha jangan ditanya mengapa karena malam adalah jam Yuzu tayang di fanfic!
makasih yang udah repiew! dan kerjasama Aika dan Hikary serta
para readers dan reviewers!
silakan langsung... R&R
