Siap-siap buat ceritaku yang gaje ini! Hahaha..

*Woi! Author sialan! Cepetan updatenya*

Iya-iya pembaca setiaku.. Baiklah! Ayo mulai!

*Claude udah nari-nari kesenengan*

Chapter 4: 3 Words for you

Ciel POV

Hari ini ulang tahun Elizabeth, jujur, aku enggak tau kalo hari ini ulang tahunnya. Dalam kata lain, L-U-P-A

Di ruang makan,

"Ciel..Ciel.. Hari ini hari apa ya?" Tanya Elizabeth tersenyum

"Hari Minggu, Aku bebas dari segala~~ Pekerjaanku" Kataku

"Hari Minggu itu hari apa ya?" Tanyanya lagi

"Hari Minggu ya.. Hari Minggu" Jawabku sambil memotong Steak yang sudah disediakan Sebastian

"Kamu masa enggak inget sih?" Katanya sambil cemberut

"Emang kenapa? Aku enggak peduli tuh" Kataku sambil memakan Steak yang, ya.. Bisa dibilang buatan Sebastianlah yang paling enak. Tapi..

"Hm.. Sebastian, ini buatanmu kan? Kok agak asin?" Tanyaku mengalihkan pembicaraan

"Saya beli di Mang Ucup di toko depan sana" Katanya tersenyum

"Apa? Kenapa kau membeli di sana? Di sana itu kotor!" Kataku bertariak. Elizabeth hanya menunduk ke bawah sambil makan

"Karena itu toko terdekat kita. Kan Bocchan bilang: 'Jangan lama-lama makanannya, saya sudah sangat lapar' Jadi saya pergi ke toko terdekat" Kata Sebastian

"Aku.. Enggak laper" Kata Elizabeth pergi ke taman (Jalan)

"Ada apa dengannya?" Kataku bingung. Sebastian melihat kalender lalu tersenyum

"Bocchan.. Kau lupa hari ini hari apa?" Tanyanya

"H? Hari Minggu-lah!" Jawabku dengan PD

"Hari ini hari ulang tahun nona Elizabeth" Bisiknya "A-Apa? Bagaimana saya bisa lupa kalo hari ni hari ulang tahunnya? Ini sangat penting! Ayo Sebastian, ke toko kado" Kataku berlari ke kereta

"Yes, Your highness" kata Sebastian

Di Toko Mang Kiki,

"Mang! Beli boneka 2! Couple ya!" Kataku berteriak

"Ok dech" Katanya

Dia membawa boneka perempuan lagi dansa dengan si laki-laki. Yang perempuan mirip Elizabeth, yang cowok mirip Ciel

"Aku sudah tau kau akan ke sini.." Katanya (Mang Kiki)

"Makasih.. Berapa?" Tanyaku

"2000 yen" Katanya

"Nih" Aku memberi 2500 yen "Ambil kembaliannya" Lanjutku

Aku keluar dengan senang.. Tapi juga sedih karena menurutku.. Ya, Elizabeth masih marah padaku

Di taman Phantomhive

"Hiks.. Kenapa.. Kenapa Ciel begitu kejam" Kata Elizabeth menangis

"Siapa yang kejam?" Tanyaku yang tiba-tiba datang

"C-Ciel!" Kata Elizabeth

"Happy Birthday! I Love You!" Kataku, entah mengapa mengucapkan 3 kata itu menjadi mudah bagiku.. *I Love You*

"Ciel! Kamu enggak lupa!" Elizabeth memelukku

"Tentu.." Kataku

"I love you.." Kataku lagi

END

R
E
V
I
E
W

Love you readers-ku tersayang! MUACH!
*Jijik.. TT_TT*

R & R