Mildmelody : Oh, I've noticed that already. I kept asking my mind, what does she want? But it's okay. I often does that mistake too. Past is past, right? :')
Pada semua yang review, fave, foll, makasih ya! XD I really appreciate it!
.
.
Taufan : Hi semua! Ini aku, si Taufan yang tampan dan imut! Kita temui lagi dalam... Dare? Question? Bring It On! Yeah!
Thorn : Hey Taufan, beriku mic itu! *ngerampas mic dari tangan Taufan* Yah! Selamat datang ke game ini!
Blaze : Hey, aku juga mau! Beriku- A-A-Achoo!
Taufan, Thorn : Eww, bersinnya jangan di sini dong!
Yaya : Eh? Mana Frost?
Ying : Ya lho! Selalunya ia yang ngejemput readers. Tapi sekarang si trio tu ma..
Captain Kaizo : Hey, budak bumi. Aku ada misi penting nih. Kurasa kalo aku tidak mengambil bagian dalam game ini ga apa-apa kan? Karena fans-ku bukannya ramai pun di luar sana! Oke, aku gi dulu.
Gopal : Eh? Kenapa dengan Captain Kaizo? Merajuk eh?
Yaya : Bukanlah. Ia bilang ia ada misi penting.
Fang : Ha'ah. Kurasa mungkin chapter depan ia akan muncul. Atau depannya lagi. Entah *gedik bahu*
Blaze : Eh? Kurasa ia merajuk! Karena gak ada fans yang berikan ia question atau da- A-Achoo!
Ying : Aiyo! Bersinnya tutup mulut ma! Baru kuman tidak membiak ke orang lain!
Gopal : Hehe. Ini efek karena nerima tantangan ice bucket challenge *tawa*
Halilintar : Mana?! Mana frostbite itu?! Aku mau hajar dia! *muncul dengan pedang halilintar*
Solar : Hei, tenanglah.
Ochobot : Kenapa dengan Hali?
Gempa : Yah, ia hanya mau balas dendam atas apa yang Frost lakukan padanya.
Ice : Eh? Emangnya apa yang Frost lakukan padanya?
Taufan : Itu lah kau! Tidur aja!
Thorn : Frost mengikat Hali di pokok.
Frost : *menyeringai* Oh, jadi si tsun-tsun mau balas dendam ya? *muncul di belakang para karakter*
Semua karakter kecuali Halilintar : *gidik ngeri* Auranya lain dari chapter-chapter kemarin *dalam hati*
Halilintar : Ha! Itupun kau!
Frost : Tenanglah. Aku ga mau cari masalah.
Ochobot, Gempa : Jadi, kau ini 'dark' ya?
Frost : Yah, kalian bisa anggapku gitu.
Blaze : Hei, dark! Mendingan ka- A-Achoo! Kau berikan ak- A-A-Achoo!
Semua karakter : *ngeliat Blaze dengan muka datar*
Frost : *senyum sinis*
Fang : *dalam hati* Mengerikan juga dia ni.
Frost : Sudahlah. Aku mau habisin nih chapter secepat mungkin *ngeluarin amplop*
Semua karakter : *dalam hati* Serius banget!
Ice : Aku pasti tidak bisa tidur dalam chapter nih! *dalam hati*
Frost : Baiklah, dari Diah869. Nih, question buatmu Fang, "Hei Fang... Jika kau itu alien, kenapa wajahmu oriental? Juga Abang Kaizo, kenapa seperti keturunan China gitu? Apa di alien sana wajahnya ada ras-ras kayak manusia?" *ngeliat Fang dengan sebelah alis dinaikkan*
Semua karakter : *ngeliat Fang*
Fang : *garuk pipi* Ergh.. pertanyaan macam apa itu?
Semua karakter : Jawab aja lah!
Taufan : Hah! Aku tau! Kau dan Captain Kaizo pasti sudah buat plastic surgery nih!
Fang : WOY! MANA ADALAH! Nih muka original tau! Er.. aku pun sebenarnya tidak berapa pasti. Tapi waktu aku dalam misi mencari jam kuasa untuk diberikan kepada orang yang lebih layak, aku juga sedikit kaget setelah melihat Ying..
Ying : Melihatku?
Fang : Hm. Wajahku bukan saja sama dengan penduduk bumi, bahkan hingga keturunan China gitu.
Thorn : Eh.. Tapi wajah abangmu tidak lah seperti orang China yang sesungguhnya. Yang kulihat kau lah lebih kepada orang China *ngupil*
Blaze : Hah! Ini pasti karena mamanya Fang atau papanya.. Er.. Aneh ya sebut-sebut mama sama papa alien...
Semua karakter : Teruskan!
Blaze : Eh? Oh, hehehe. Salah satu daripada 'orang tua'nya Fang daripada alien, dan satunya lagi daripada bumi, mungkin keturunan China... Entahlah..
Semua karakter : *krik-krik*
Solar, Gopal, Ochobot : Ada benarnya juga tuh!
Gempa : Terkadang kau ini lebih bijak dariku ya.. Berpikiran di luar kotak.
Halilintar : Mah, ini namanya berpikiran di luar angkasa..
Taufan, Thorn, Gopal, Ochobot : Hahahahaha!
Yaya : Kalian ini.. *ngusap pipi*
Blaze : Hey! Biar berpikir di luar angkasa, jangan berpikir di dalam angkasa tau! A-Achoo!
Semua karakter : *krik-krik*
Ice : Dia mulai ngawur lagi..
Frost : Hey! Gimana aku bisa ke sini?
Semua karakter : *ngeliat author*
Frost : Apa? *muka innocent*
Taufan, Blaze, Thorn : YEAYYY! Frost udah kembali 'normal'!
Frost : Normal..?
Halilintar : Iya. 'Dark' muncul tadi!
Solar : Walaupun aku tidak menafikan, 'dark' itu sedikit mengerikan.
Frost : Oh~ Jadi kalian udah lihat sisiku yang sadis itu, ya udahlah! Ayo! Kita ke dare-nya pula! Siapa yang mendapat peran dalam dare ini ya?
Semua karakter : *nahan nafas*
Frost : Hahahaha! Si tsun-tsun itu lagi!
Halilintar : Apa?! Berhenti manggil-manggil aku dengan nama gitu! Menjijikkan tau!
Frost : Lho? Jangan nyalahin ke gue kek, tuh, nyalahin si Solar sana!
Solar : Eh?! Kenapa aku?!
Ochobot : Dalam chapter depan, kau yang gelar si hali itu tsun-tsun.
Frost : Sudah-sudah! Nih! Hali! Dengerin ya! "Untuk dare, aku mau Halilintar yang cuek bebek dan dingin itu mau merubah sikapnya jadi lebih ramah, suka senyum, jahil juga, riang, pokoknya nyenengin dwh. Hahahaha... Pasti tantangan terberat bagimu wahai Halilintar tersayang :p" Oke, ini dulu. Wahai Halilintar tersayang~ Silahkan jawab~
Halilintar : Ck, usah manggilku gitu! Geli tau!
Taufan, Blaze, Thorn : Hahahahahaha! Cepatlah jawab, wahai Halilintar tersayang~ Hahaha
Gopal : *bisik ke trio* Hey, kalian tidak takut ya dengan si hali?
Taufan : *bisik* Emangnya kenapa?
Ochobot : *numpang dengar* Itu, mukanya udah merah gitu. Pasti kapan-kapan bisa 'meledak' nanti!
Ice : *bisik juga* Hei, itu bukan merah marah, tapi merah malu. Dia kan tsun-tsun..
Taufan, Blaze, Thorn, Gopal, Ochobot : Hahahahahahah!
Halilintar : Aku bisa dengar itu!
Frost : Hey, cepat! Kau kena tukar sikapmu wahai Halilintar tersayang~
Halilintar : Ergh..
Frost : Hehe, senyum dikit dong!
Halilintar : *senyum maksa*
Gempa : Senyumnya biar benar Hali!
Ying : Haiya! Itupun susah ya?
Yaya : Senyum, biar ikhlas. Dikira pahala lho~
Halilintar : *senyum*
Frost : Wah! Baru manis dong! Ginilah Halilintar tersayangku! *meluk Hali*
Halilintar : Ya sudah! Bye! Gerakan Kilat *kabur dari dipeluk author*
Frost : Hali~
Solar : Mau ke mana tuh anak?
Frost : Iya tuh.. Masih ada question untuknya nih! *nunjuk amplop*
Fang : Apa katanya?
Frost : Katanya? Dengar dulu nih kataku! Pergi cari si Hali! Baru bisa dengar katanya!
Fang : Ck *sebal*
Taufan : Oke, aku gi cari ya! Tunggu sebentar!
Beberapa menit kemudian...
Halilintar : Lepaskan aku Taufan! Ergh!
Ice : Si Hali udah datang?
Thorn : Gimana Taufan bisa menjerat si tsun-tsun?
Blaze : Pasti tidak menyenangkan nih..
Taufan : Diamlah Halilintar tersayang~
Semua karakter : Huerkk! *muntah hijau*
Frost : *ngeliat Taufan dan Hali* Oke, Taufan, bawa Hali ke sini supaya aku bisa mengik- *sweatdrop*
Halilintar : Eish.. Tak guna!
Taufan : Hehe.. aku banyak belajar dari Frost!
Posisi Halilintar : Diikat pada pokok yang ditarik oleh Taufan
Blaze, Thorn, Gopal, Ochobot : Hwahahahahah! Wakakakakaka! Gila nih!
Frost : *sweatdrop* Tapi tidak sampe gitu kan..
Yaya : *hela nafas*
Ying : *nepuk jidat*
Fang : Sekarang ia sudah di sini, jadi cepatlah.
Frost : Iya! Iya!
Taufan : Hey Frost, gimana dengan Hali? Apa kita lepaskan saja?
Frost : *menyeringai* Hehe, tidak perlu. Karena ini hanyalah question.
Halilintar : Sial!
Frost : Oh ya, tantangannya Miss Diah belum habis lho Hali~
Halilintar : Apa?! Belum?!
Frost : Katanya, "Oh ya, tambahan. Suruh dia nembak aku, kata-katanya kayak apa ya kira-kira? Penasaran! :v aihihihi" Gitu~ Jangan menghampakan hati Miss Diah wahai Halilintar tersayang~ *menyeringai*
Halilintar : *blushing* L-Lepaskan aku! Brengsek!
Yaya : Ck, ck, ck
Ying : Haiya! Ga baik lho nyumpah-nyumpah!
Ochobot : *geleng kepala * Hali perlu dimasukkan ke kelas tatasusila nih!
Gempa : *ngusap jidat*
Ice : Hoooamm~
Fang : Hey ketus, jawab aja lah!
Frost : *pura-pura sedih* Hiks.. Tega sekali kau ngatain aku brengsek..
Solar : *hela nafas*
Taufan, Blaze, Thorn, Gopal : *main hom pin pa*
Frost : Hish, cepatlah! Kau ini, dasar penakut!
Halilintar : APA?! Aku buka penakut! Sekarang cepat lepaskan aku!
Fang : Gampang sekali kesulut emosi kalo ngatainnya penakut *senyum sinis*
Frost : Kalo mau dilepas, jawabnya dengan cepat! Baru bisa lepaskanmu!
Halilintar : *blushing* Ck, ak-aku suka kamu Miss Diah!
Frost : Benaran?
Halilintar : Iya! A-Aku sangat m-m-mencintainya! Ugh! Sekarang lepaskan aku!
Frost : Bisa aja, sesudah kamu ngejawab pertanyaan dari Miss Vanilla! *senyum*
Halilintar : HAH?! Loe memang cari nahas denganku nih!
Frost : *berdiri di hadapan Hali* Selepas ini aku akan melepaskanmu! Sekarang jawab pertanyaan nih dengan jujur ya! Daripada Vanilla Blue12, "Aku mau kasih question untuk Halilintar, gak aneh-aneh kok. Aku hanya mau nanya, siapa di antara saudara/pecahannya yang paling ia sayangi dan juga apa yang akan ia lakukan kalo di antara pecahannya itu mati?" Gitu aja. Dan juga, salken juga ya, Miss Vanilla!
Halilintar : Kan sudah ku katakan! Aku sayangi semua pecahanku! *ngeliat Taufan, Blaze dan Thorn* Walaupun sebagiannya menyebalkan!
Taufan, Blaze, Thorn : WOY!
Solar, Gempa, Ice : *senyum*
Fang : Hah! Benar kataku! Kau itu self-incest!
Halilintar : *deathglare ke Fang*
Frost, Ying, Yaya : Awww~ Sho kiyut~
Frost : Hahaha! Lalu, kalo salah satu daripada personaliti Boboiboy, selain dirimu pastinya, mati, apa yang kau lakukan?
Halilintar : Mati ya? *gedik bahu* Entah. Yang pasti, akan ku cari si pembunuh itu dan campakkannya ke matahari!
Gopal : Woah, mendingan jangan cari nahas dengan salah satu daripada kalian deh.
Frost : Kau sadis juga ya... Oke, next dare and question! *cari amplop baru*
Halilintar : Woi! Kapan mau lepasin aku?!
Frost : Oh, sorry. Aku kelupaan. Taufan, buka ikatannya dong!
Taufan : Kenapa aku?
Frost : Kau yang ikatnya di pokok!
Taufan : Aku belajar darimu!
Frost : Kau ya-
Thorn : *jalan ke Hali* Sini, aku buka ikatannya.
Halilintar : Thanks.. Gerakan Kilat! *menghilang*
Blaze : Lho? Malah kabur *makan lollipop*
Ice : Kalo dapat tangkapnya lagi, mendingan jangan lepaskan terus..
Solar : Hm, biarin dia mohon untuk dilepaskan.
Frost : Udah-udah. Nih dare baru dari author IntonPutri Ice Diamond.
Fang : Kalo ianya tentang si ketus lagi, aku mau keluar dari sini.
Gopal : Dey~ Kapan aku bisa nerima dare atau jawab question?
Taufan : Ha'ah! Kapan giliranku?!
Blaze : Hey, aku kalo bisa ga mau nerima dare lagi tau!
Ice : Kenapa, bukannya menyenangkan bagimu?
Thorn : Menyenangkan apanya? Yang ada justeru menyusahkan. Liat tuh.. *nunjuk Blaze*
Blaze : Achoo! A-Achoo! Aku ga su- Achoo!
Ying : Haiya! Nerima dare menyusahkan.. Tidak nerima dare pun menyusahkan ya?
Ochobot : Untung aja tantangan buatku mudah aja chapter kemarin.
Gempa : Kalian ini aneh.. *sweatdrop*
Yaya : *hela nafas*
Frost : *dalam hati* Justeru, kalian semua aneh menurutku.
Solar : Hey, Frost! Cepat!
Frost : Eh? Oh! Baiklah. Katanya Miss IntonPutri, "Saya mau 7 elemental pelukan sambil bilang, "BERPELUKAAAAAANNN~" Mah, ini dare-nya gampang! *petik jari* Kalo kalian ga bisa lakukannya, aku ga tau mau ngata apa *pijit dahi*
Gempa : Itulah yang menjadi masalah!
Frost : Emangnya kenapa?
Thorn : Hali kan udah kabur..
Semua karakter : *krik-krik*
Solar : *hela nafas* Anak itu..
Blaze : Oke, kali ini biar aku yang mencarinya!
Beberapa menit kemudian...
Halilintar : Woy! Ngapain semua orang suka menjahiliku?!
Blaze : Diam aja lah Hali!
Halilintar : Lepasin!
Posisi Halilintar : Diikat di kursi yang ditarik oleh Blaze.
Kondisi Halilintar dan Blaze : Badan penuh luka.
Frost : Kenapa dengan tubuh kalian?
Fang : Apa jadi kalo kau campur orang pemarah dengan orang yang sabarnya cepat terkuras?
Frost : Em, seperti gunung berapi yang siap meledak..?
Fang : Iya!
Ice : Pasti lagi habis bertarung.
Gempa : *geleng kepala*
Frost : Oke, cepat lakukan!
Halilintar : Lakukan apa?
Thorn : Miss IntonPutri tantangnya kita, 7 elemental Boboiboy untuk berpelukan sambil bilang, "BERPELUKAAAAAANNN~"
Halilintar : Apa?! Ga mau! Takkan terjadi! Hanya di mimpimu!
Fang : Cerewet.
Gempa : *nepuk bahu Hali* Hei, ayolah. Masa' dengan diri sendiri kau tidak mau? *senyum*
Halilintar : Dikarenakan itulah aku ga mau berpelukan!
Semua karakter : *sweatdrop*
Frost : Aduh.. susah banget nih anak.. *pijit dahi* Oke Hali, kalo aku lepaskanmu, kau janji tidak akan kabur ya?
Halilintar : *ngalih muka ke samping* Aku janji.
Frost : *buka ikatan*
Halilintar : Heh, gampang sekali ditipu! Gerakan Kil-
Gempa : Tanah Pencengkam! *cengkram Hali*
Halilintar : Hah?! Apa yang berlaku?! Lepaskan aku Gempa!
Taufan : *senyum sinis* Tampaknya Gerakan Kilat-mu tidaklah sepantas kilat sebenar~
Blaze, Thorn, Ochobot, Gopal : Hahahahaha!
Halilintar : *dengus sebal*
Frost : Baiklah~ Cepat berpelukan sekarang~ *megang kamera*
Ice : Grooh.. Greeh.. *tidur*
Frost : *sweatdrop* Aduh.. anak ini! *mendekat ke telinga Ice* BANGUUUNN!
Ice : ... Grooh.. Greeh..
Frost : Biarin aja. Sekarang mendekat!
Blaze : *narik lengan Ice*
Halilintar : Tunggu! Aku gimana? Masa' tidak dilepasin?!
Frost : Kamu ya.. Hm.. *megang dagu* Gak! Biar aja kondisimu gitu! Kalo dilepaskan, ntar kamu kabur lagi lho~
Gempa : Iya! Biar saja gitu! Kalo kamu coba juga untuk loloskan diri, akan ku eratkan lagi cengkramannya. Biar kamu ga bisa nafas..
Frost : Aku setuju! Blaze, pegang Ice yang benar ya! Oke, Satu.. Dua.. Tiga..
Semua Elementals kecuali Halilintar dan Ice : BERPELUKAAAAAANNN~
Jepreettt
Frost : Alright! Gini aja pun oke lah, dengan Halilintar yang dicengkram tanahnya Gempa dan Ice yang ketiduran! Harus masukin ke diary aku nih! Hehehe..
Semua Elementals kecuali Ice : WOY! YANG BENAR!
Sementara itu...
Yaya : Mereka kayak saudara kembaran ya..
Ying : Iya ma.. Hihihi..
Fang : Huh!
Ochobot : Kau cemburu ya Fang?
Gopal : Iya! Fang cemburu! Karena Captain Kaizo tidak pernah memeluknya kayak gitu!
Fang : Apa?! Mari sini kau Gopal!
.
.
Woish.. akhirnya selesai juga chapter ini.. Diah869, Vanilla Blue12 dan IntonPutri Ice Diamond, moga kalian suka ya!
Jumpa di chapter selanjutnya!
