Pair : SebasCiel slight CielLizz
DC : Yana Toboso
Rate : T for this chap
Warn ! Yaoi, typo(s), gaje, abal, dll dll
Chapter 4
Zyy Present
DLDR and Happy Reading :*
.
.
"Ha'i wakarimasitta tuan."
"Dan urus tempat yang nantinya akan ia tinggali"
"Yes, my lord" Kata Sebastian dan kemudian berlalu meninggalkan Ciel.
.
'Kenapa aku harus meminta maaf padanya, memangnya siapa dia. Baka !' Batinnya heran.
.
.
#kamar pelayan#
"Ini kamar barumu, nona. Dan pastikan anda mengikuti jadwal yang sudah aku buat. 2 kali dalam seminggu"
"Ha'i. Arigatou gozaimasu, Sebastian-san. Ka-kalian tidak akan...menjualku kan ?" Katanya takut-takut.
"Ha ha. Tentu tidak, anda tidak akan laku dipasaran" Tutur Sebastian yang sukses membuat perempatan mini didahi Lizzy.
"Aku sangat tersentuh dengan kata-kata anda, Sebastian-san" Katanya menahan emosi, tentu saja.
.
.
#keesokan hari
"Apa anda yakin untuk menolak permintaan kerja sama dengan Elona Company ?" Tanya Sebastian.
"Hn. Perusahaan mereka terlalu kecil" Kata Ciel, datar.
"Tapi anda harus tau resikonya, bochan. Mereka sangat aktif didunia bawah"
"Aku tau. Maka dari itu, Sebastian...Meirei da, lindungi aku sampai kapanpun" Kata Ciel. Sebastian menyeringai, semakin dibutuhkan artinya jiwa Ciel semakin mudah untuk dikendalikan.
"Yes, my lord" Kata Sebastian sembari membungkukan badannya.
.
.
.
#tiga bulan kemudian#
#Sebastian POV on
Sudah tiga bulan Lizzy mengajari Bochan seni pedang. Dan selama itu pula mereka terlihat lebih dekat. Ahh apa yang saja aku pikirkan, apa aku cemburu ? Tentu tidak. Aku hanya membutuhkan jiwa rapuhnya disaat terakhir. Tapi kenapa perasaan tidak suka ini selalu menyerangku saat mereka bersama.
#Sebastian POV off
.
.
- Taman -
"Bagus tuan muda. Pertahankan kuda-kudamu. Aku yakin sebentar lagi anda akan menguasai teknik ini" Kata Lizzy bangga.
"Aku tau" Jawab sang tuan muda, tersenyum bangga. Ciel tersenyum ? Ini sangat langka.
"Baik, pertemuan kita sudahi sampai disini. Saya permisi, tuan muda" Kata Lizzy. Saat ia hendak meninggalkan Ciel, kakinya tak sengaja tersandung batu yang sedikit besar. Ia kehilangan keseimbangannya, dan tentu saja jatuh.
"Aduhh...batu sialan !" Umpatnya. Namun sebuah uluran tangan membuatnya terhenyak, itu adalah tangan sang tuan muda.
"Berhati-hatilah" Kata sang tuan muda bersemu merah.
"Ahh gomen, tuan muda" Kata Lizzy sembari menerima uluran tangan Ciel kemudian meninggalkan taman. Lizzy dapat melihat jelas perubahan mimik muka Ciel yang tersipu malu tadi.
Tak lama kemudian, Sebastian menghampiri Ciel.
"Air mandinya sudah siap, tuan. Setelah itu akan saya persiapkan makan malamnya"
"Hn"
.
.
"Mohon tunggu diruang kerja anda sebentar lagi, tuan"
"Hn"
.
.
- ruang kerja Ciel -
/tok tok tok
"Bochan. Makan malam anda sud-..." Sebastian tidak melihat siapa-siapa disana. Dimeja Ciel hanya ada tumpukan buku yang berserakan dan secarik kertas yang berada diatas buku tersebut. Sebastian menghela nafas pelan.
"Mou, ternyata hobi diculiknya kambuh lagi"
Ia menghampiri meja Ciel. Dan segera membaca isi tulisan yang tertera dikertas mencurigakan itu.
*1km dari balai kota. Nyawa tuan muda anda atau tanda tangan persetujuan kerja sama*
.
.
.
"Aku akan menjemput bochan. Pastikan kalian menjaga tempat ini dengan baik sampai aku kembali" Kata Sebastian kepada butler yang lain.
"Ha'i, Sebastian-san" Kata Mereka serentak.
"Sebastian-san ! Nona Lizzy ikut menghilang ! Dia tak ada di kamarnya" Kata seorang maid berkucir dua tersebut sambil membenarkan kacamatanya.
"Yang benar saja ! Kenapa dia juga diculik !" Kata seorang butler berambut kuning dan bermata hijau.
"Finnian, kecilkan suaramu !"
"Gomen, Bard-san"
"Kalian kembali keposisi masing-masing" Kata Sebastian menginstrupsi.
"Ha'i. Sebastian-san" Katanya serentak.
.
.
- Danau Stromlake -
"Sepertinya pelayanmu sangat setia. Aku iri, andai saja aku punya yang seperti itu" Kata seorang pria besar.
Malam ini kota sudah sangat sepi. Bahkan polisi patroli sudah tidak tampak lagi. Ciel disandra pada salah satu pohon yang berdiri tidak jauh dari danau dengan mata ditutup oleh kain tebal.
"Seharusnya anda menandatangani kerja sama kita, earl. Kau akan menandatangani ini !"
"Cihh, dengan cara trik murahan ini ? Tidak !" Kata Ciel, datar.
/Plllakk...
Ciel ditampar oleh pria besar tadi, dan meninggalkan bekas luka pada sudut bibirnya. Rasa asin terkecap dari darah yang keluat disudut bibirnya tersebut.
"Kau ! Jaga ucapanmu bocah !" Katanya. Sedangkan Ciel hanya berseringai.
"Hei kau !. Urus si pelayan !" Lanjutnya pada seorang remaja yang sedang sibuk dengan kedua pedangnya.
"Ha'i. Otou-san" Katanya, suaranya tidak jelas karena ia mengenakan sebuah masker dan bagian rambut yang tidak tampak seluruhnya karena tertutupi topi.
.
.
.
Sebastian telah sampai pada tempat yang tertera dikertas tadi. Ia mengedarkan pandangangnya. Tak ada siapapun. Sampai pada akhirnya seorang remaja yang memegang dua buah pedang menghampiri Sebastian. Tubuh kurus sang remaja tersebut berlari sangat kencang dan langsung mengarahkan pedang pada Sebastian. Tentu saja Sebastian dengan mudahnya menghindar.
"Jadi. Siapa anda nona ?" Kata Sebastian.
"Kenapa kau tahu jika aku wanita ?" Tanyanya sambil menanggalkan masker dan topi yang ia kenakan, memperlihatkan rambut berwarna kuning pucat dan ikal tersebut.
"Hoo...jadi kau yaa, nona..." Kata Sebastian, dan sang gadis hanya berseringai kearah Sebastian.
"Lizzy..."
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
An :
Alohaaa...Zyy hereee ! #gananya
Dan yakk, chap 4 ini Zyy yang buat. Semoga ini tidak semakin gajelas walau Zyy berpendapat kalo ini makin absur XD.
Dan yaa btw makasih review yang sudah masuk. Zyy masih nunggu review buat chap 2 nya lho :)
Dan mungkin untuk yang udah baca Summary yang awalnya belum kita rubah. Maaf karena ff nya tidak sesuai dengan summary karena suatu problem internal (alibi XD)...
Mudah2an onee Hana atau Zyy bisa bikin ff dengan tema itu di lain waktu :). Gomenasai \\\\\
Typo pasti masih banyak bertebaran, dan keselip kata2 ga baku .. I know :')
Dan mungkin ini ff bakal tamat bentar lagi haha. Dan jangan lupa buat mampir di akun Zyy yang namanya "Natsu Zyy" (lagi lagi promo XD)
So
- Zyy Out -
*adakah yang minat untuk mereview ? :')
