Namamu adalah JAPAN. Kau adalah ORANG JEPANG YANG AMAT BANGGA DENGAN KEBUDAYAAN NEGARAMU dan diam-diam kau berpikir untuk menggunakan kebudayaan negaramu yang amat khas itu untuk MENGUASAI DUNIA. Sebab terakhir kali kau memakai cara KASAR, kau berakhir babak belur dan dengan LUKA BAKAR yang tak enak dilihat di punggungmu. Kau adalah seorang OTAKU dan diam-diam seorang FUDANSHI SEJATI. Dulu kau adalah seorang HIKIKOMORI dan terkadang kebiasaanmu itu masih kambuh, sebab di waktu senggangmu kau masih senang mengurung diri di dalam ruanganmu untuk menggambar PORNO VARIANSI HOMO. Kau adalah seorang MANGAKA sukses di pasaran dengan nama samaran HIMARUYA HIDEKAZU, dan manga milikmu telah berhasil merenggut hati jutaan kaum Hawa di dunia. Hanya tinggal beberapa langkah lagi sampai dunia benar-benar ada dalam genggamanmu. Sayangnya dunia baru saja kiamat beberapa hari yang lalu, dan kau baru saja mati beberapa jam yang lalu, jadi seluruh hal itu sudah tidak penting lagi.

Mungkin setengahnya penting.

Sebab kau sedang membuka matamu sekarang.

Dan kau tidak yakin nirwana memiliki langit warna ungu yang sangat cantik dan menenangkan.

~.o.O.o.~

Chapter 4: Land of Zephyr and Flux

Namamu adalah AMERICA. Tak perlu dikatakan lagi, kau adalah ORANG AMERIKA SEKALIGUS PATRIOT SEJATI BAGI PAMAN SAM, MESKIPUN SEBENARNYA BISA DIKATAKAN KAU ADALAH PAMAN SAM SENDIRI, TETAPI KAU BUTUH NAMA UNTUK MEMANGGIL NEGARAMU TERCINTA YANG KAU ANGGAP SEBAGAI ENTITAS TERSENDIRI YANG TERPISAH OLEHMU, JADI KAU MEMANGGILNYA PAMAN SAM. Yah, sebesar itulah cintamu pada Paman Sam, sampai-sampai kau menghabiskan lima menit waktu berpikir untuk menuliskan semua itu dalam catatan monolog imajinasimu. Mau diapakan lagi, hidup Paman Sam! Hidup Amerika Serikat dan hidup demokrat-republik! Matilah kalian semua, komunis!

Kau GANTENG dan PERKASA. Kebiasaanmu pada pagi hari adalah minum SECANGKIR KOPI PANAS TANPA GULA karena kau JANTAN, tidak seperti salah seorang lelaki Inggris yang memulai harinya dengan minum teh hangat-hangat saja, DENGAN GULA PULA, membuktikan bahwa dia BETINA. Kau suka makan HAMBURGER dan minum KOLA. Kau bermimpi untuk menjadi seorang PAHLAWAN seperti Superman yang mampu menyelamatkan dunia, meskipun sebenarnya mimpi ini sudah tidak penting lagi, sebab sudah tidak ada dunia untuk diselamatkan.

Kau berdiri di ujung sebuah tebing tinggi. Planet yang telah dibuat khusus untukmu oleh Sburb, Land of Zephyr and Flux, menjulang di bawah kakimu sampai ke ujung khatulistiwa. Kau bisa melihat dari atas sini sebuah hutan hujan tropis warna biru yang amat cantik; suara jangkrik bergema seperti perpaduan orkestra yang bermain dalam panggung rerimbunan daun pohon yang bersinar warna hijau-biru. Sewaktu pertama kali menginjakkan kaki di sini, kau sempat mengira bahwa populasi kunang-kunang di planet ini cukup banyak, tetapi kau salah—dedaunan pohonnya saja yang memang berpendar seperti itu, membuat planet ini laksana festival lampion abadi, atau klub disko malam-nari-sampai-pagi.

Mungkin melihat pemandangan yang begitu ajaib seperti ini merupakan satu-satunya hal terbaik yang kau alami sejak kau mulai bermain game.

Kau mengeluarkan iPhone-mu, lalu memfoto dirimu yang bergaya peace di depan pemandangan menakjubkan itu. Lalu kau mengesetnya menjadi wallpaper-mu. Untuk sesaat kau bersuka ria atas kegantengan wajahmu yang terpampang di layar iPhone-mu, sebelum akhirnya menyadari bahwa ada satu pesan masuk dari England yang belum kau baca.

UK: Kau masih hidup?

Kau sempat tertawa membaca salam yang sangat tidak ramah seperti itu, sebelum mengetik balik padanya.

US: masih hidup!

US: iggy aku masih hidup kok!

US: dn wajahku jg masih ganteng! DDDDDDD

US: heeeey heeey iggy!

UK: Sekali memanggil saja cukup, Dodol.

Kau tersenyum. Balasan dari England entah kenapa membuatmu senang. Kau memang belum sempat bertemu dengannya sejak kalian semua memulai game ini, jadi mendengar kabar darinya, sesedikit apapun, membuatmu lega. Sembari memutar balik untuk berjalan ke arah yang tidak akan membawamu ke kematianmu di dasar tebing, kau mengetik balik padanya.

US: apa kabarmu iggy? kau baik-baik caja d cana iggy?

Agak lama berjalan, sampai kau menemukan sebuah batu cadas yang permukaannya cukup datar. Kau melompat naik ke atasnya. Di atas tebing yang cukup tinggi seperti ini, anginnya kencang dan dingin. Untungnya bomber jacket kesayanganmu tidak terbakar ketika rumahmu dilalap oleh api—sesaat kau mendengar suara terakhirnya yang bergema di kejauhan kau sudah melompat masuk ke dalam gerbang SBURB kau tidak bisa menyelamatkannya mengapa berani-beraninya kau memanggil dirimu pahlawan—tidak, tidak, bukan sebuah memori yang baik. Kau melebarkan kedua tanganmu, merasakan bagaimana angin dingin menggigit kulitmu, dalam hati masih menyimpan angan-angan masa kecilmu untuk dapat terbang bebas di udara tanpa bantuan alat apapun—dan mungkin kalau begitu kau masih bisa berputar balik dan menyelamatkan Canada—tidak, manusia tidak bisa terbang. Meskipun tidak bisa diklasifikasikan sebagai manusia biasa, kau tentunya tidak bisa terbang.

UK: Baik-baik saja. Yah, selain baru saja melihat diriku sendiri sekarat lalu mati mengenaskan karena pendarahan, kurasa aku baik-baik saja.

US: cius? wooow penglihatan yg cerem cekaliii! :/

Kau melompat turun. Tanpa peringatan apapun, tiba-tiba saja ada seekor imp warna hitam yang melayang ke arahmu, cakar-cakar tajam terpampang siap menyerang. Tanpa bergeming, kau mengeluarkan pistol flintlock gandamu dan menembak imp itu tepat di wajahnya. Wajah monster itu meledak, dan sisa onggokan badan imp itu jatuh, tergeletak mati di tanah. Darah yang muncrat keluar dari lehernya berwarna merah.

Kau menatap nanar darah makhluk itu yang mulai menggenangi tubuhnya. Kau tidak pernah berpikir seperti ini sebelumnya jika kau sedang bermain game biasa –tapi, mari kita jujur saja, SBURB bukanlah game biasa-, tetapi, apakah imp yang kau bunuh ini memiliki akal budi? Apakah para NPC yang ada di game SBURB ini bisa berpikir? Kenapa mereka menyerangmu? Apa mereka juga sama-sama merasa terperangkap dalam game ini, dan satu-satunya alasan mereka menyerangmu adalah karena mereka marah? Atau mereka, seperti semua NPC lainnya, tidaklah lebih dari barisan-barisan kode yang secara untung dapat terprogram masuk ke dunia empat dimensi?

iPhone-mu berdering.

UK: Aku bukan seorang Peramal seperti China, dasar bodoh. Aku Penyihir.

UK: Penyihir Waktu.

UK: Bukan penglihatan atau cermin atau apa; benar-benar ada diriku yang lain yang tiba-tiba saja muncul di depanku dengan perut penuh darah.

UK: Berkata bahwa aku harus bicara denganmu kalau tidak mau semuanya menjadi kacau. Seorang England dari masa depan yang telah hancur. Seorang England lain dari sebuah jalan waktu yang memiliki kemungkinan nol persen untuk memenangkan game ini. Kembali ke masa lalu untuk memperbaiki semuanya, agar masa depannya yang telah hancur itu tidak terjadi.

UK: Tentu saja, jika ia kembali ke masa lalu dan berhasil mencegah kejadian yang akan mengantarnya pada masa depan yang hancur itu, paradoks akan terjadi. England yang lain itu harusnya akan menghilang.

UK: Tapi tampaknya game ini memperbolehkan paradoks? Tubuhku tidak menghilang.

UK: Well. Tubuh England yang mati. Yang ada di depanku.

UK: Atau mungkin di dalam game ini waktu itu bukanlah sebuah garis lurus, tetapi lebih mirip bola rajutan yang benangnya melilit dengan satu sama lain?

UK: Atau mungkin memang garis lurus, tetapi garis lurus yang bercabang, membentuk waktunya masing-masing. Mungkin lebih tepatnya seperti itu.

UK: Anggapannya seperti sebuah pohon. Pohon memiliki banyak cabang, dan cabang-cabang itupun bisa memiliki cabang-cabang lagi. Tetapi, tentu saja, cabang-cabang kecil itu tidak akan bisa tumbuh sebesar batang utama pohon tersebut.
UK: England yang kulihat ini datang dari cabang-cabang kecil yang tidak bisa tumbuh itu, kembali ke 'cabang utama', berharap dengan tindakannya yang mengubah masa lalu, 'cabang utama' yang awalnya terhambat, bisa tetap tumbuh tinggi.

UK: Aah, sangat timey-wimey, wibbly-wobbly…

US: england!

UK: Ya?

US: kau mau tahu cesuatu gak! kau bs terus nyerocos bgt campai kiamat dan aku tidak akan peduli cedikit pn! DDDDDDDDD

UK: Tapi dunia memang sudah kiamat.

US: sori.

UK: Bodoh.

UK: Pokoknya, Pahlawan dengan Aspek Waktu punya kemampuan meloncat-loncati waktu seperti itu.

Kau terus berjalan, dan pelan-pelan memikirkan hal ini. Jujur saja, kau sama sekali tidak mengerti hal yang dibicarakan oleh England dalam chat—kau langsung pusing sejak membaca bagian 'seorang England dari masa depan'. Jadi, kau lebih memikirkan bagian dimana England menyebut dirinya sendiri sebagai Penyihir Waktu. Ia juga menyebut China sebagai Peramal. Sebelum kejadian mengenaskan itu, kau juga sempat berbicara dengan Japan dan ia memanggil dirinya sebagai seorang Perwira Cahaya. Kau jadi berpikir apa gelarmu.

US: heeey iggy!

UK: Ya?

US: kau bilang kau penyihir, dan china peramal! aku juga ingat sblm japan, errrr.

US: kau tahu! itu?

UK: Mati.

US: em.

UK: Lanjutkan. Apa yang ingin kau tanyakan?

US: err, dia berkata bahwa dia adalah seorang perwira!

UK: Oh. Perwira? Julukan yang cocok untuknya.

US: apa kau tahu aku ini apa?

UK: Aku tidak yakin, tapi kurasa Pencuri.

US: apaaaaaaaa!

US: pahlawan ceperti aku! mencuri!

US: cangat tidak awesome! :XXXX

UK: Hahahaha.

Meski hanya sebuah tulisan, meski kau yakin sekali ia menulis kata-kata itu dengan muka seperti orang bermain poker, kau senang melihat 'tawa' England. Akhirnya ada yang tertawa, sekecil apapun itu.

Kau jadi merasa melankolis.

US: heeey iggy!

UK: Ya?
US: cebenarnya apa tujuan kita?
UK: Memenangkan gamenya, tentu.

US: yaaa bagaimana caranya?

Kau sebenarnya hendak balik menuruni lereng tebing yang menuju ke bawah, tetapi kau sempat menangkap di ekor matamu sebuah jalan yang sebelumnya tidak ada di sana. Kau melirik, mengira bahwa jalan itu hanyalah ilusi optik semata. Tetapi tidak; jalan yang sebelumnya tidak ada itu benar-benar ada—sebuah jalan yang menanjak naik berputar mengelilingi sebuah tebing batu berbentuk kira-kira mirip silinder.

Ada sesuatu yang menyuruhmu untuk menaiki jalan itu. Sesuatu yang mirip seperti perasaan mengganjal—bukan—perasaan kangen. Seperti ditarik oleh sebuah tali takdir warna merah yang tak kasat mata.

Kau memilih jalan yang menanjak naik itu.

US: celama ini aku hanya berputar-putar d planetku tanpa mengerti cedikitpun tentang tujuan game ini!

US: bukankah itu melelahkan!

UK: Aku mengerti perasaanmu.

UK: Omongan Hephaestus awalnya juga mengesalkanku karena aku tidak menangkap maksud dari perkataannya yang rumit dan penuh dengan istilah-istilah ngaco.

US: jadi kau cudah gk kesal lg dgn bacotan golem itu?

UK: Bukan tidak kesal, tetapi sekarang kepalaku sudah dingin.

UK: Dan aku yakin 100% kita akan berhasil mencapai Skaia.

US: astaga apa lagi itu!

UK: Sebuah planet seperti LOFAL dan LOZAF, tetapi berbeda.

UK: Lebih besar.

UK: Lebih majestik.

UK: Kau mau tahu apa obyektif kita dalam game ini? Aku baru saja dijelaskan oleh China. Tunggu, aku akan mengirimkanmu log-nya.

Kau terus mendaki sepanjang lereng yang bebatuannya berwarna teal itu. Kau sudah begitu tinggi jaraknya dari atas tanah dan memandang ke bawah membuat seluruh bulu kudukmu bergidik ngeri. Pikiran terpeleset dari lereng lalu jatuh menuju kematianmu bukanlah sebuah pikiran yang begitu menyenangkan. Oleh karena itu, secara insting kau berjalan merapat kepada tebing.

Tidak lama sampai iPhone-mu mengeluarkan sebuah suara dan kau melihat pesan yang masuk merupakan chat log yang disebutkan oleh England sebelumnya. Berpas-pasan dengan itu, kau menemukan sebuah bangkai pohon kesepian yang kayunya tidak lagi berpendar, yang kau pakai untuk bersandar pada batangnya yang cukup ringkih, tetapi setidaknya masih kuat menahan berat badanmu. Kau merosot ke bawah untuk duduk, beristirahat untuk sesaat, mengusir hormon adrenalin yang bergelora dalam tubuhmu, sebab kau sudah cukup lama berjalan mendaki jalan yang sangat sempit dan tinggi seperti ini. Waktu istirahat itu kau gunakan untuk mulai membaca chat log yang telah dikirimkan England.

congeniallyHarmonius [CH] began chatting umbranianKaleidoscope [UK] at ?:?M

CH: Opium.

CH: Opium.

UK: Jangan panggil aku Opium, Brengsek. England saja cukup, TERIMA KASIH BANYAK.

CH: Opium Aku Tiba Tiba Saja Mengerti Banyak Hal Tentang Game Ini.

CH: Hampir Seluruhnya.

UK: Gitu?
CH: Iya. Semuanya Sekarang Menjadi Jelas Opium.

UK: Astaga.

UK: Apakah aku harus bilang 'wow' sekarang. Hey, mungkin aku harus mengatakannya sambil koprol!

CH: Uuuuh Tidak Usah. Aku Bahkan Tidak Tahu Kau Bisa Koprol Opium.

CH: Tunggu.

CH: Itu Sarkasme Ya.

UK: Demi Ratu Inggris, ngomong saja kenapa.

CH: Aiya Aku Benci Kau Lah.

UK: Tenang saja, China, aku sama-sama benci kau juga, kok. Kita harus menjadi BEF—Best Enemies Forever! Kita bisa membenci satu sama lain sampai mati.

CH: Terimakasih. Tetapi Tidak Terimakasih. Tawaranmu Kutolak.

CH: Aku Tidak Mau Diduakan Dengan France Sebagai Befmu.

UK: SIALAN.

UK: FRANCE ITU BUKAN BEF-KU.

CH: Oh Ya. Kau Sangat Meyakinkanku Tenang Saja.

UK: KAU TIDAK LUCU. DIAMLAH DAN CEPAT NGOMONG.

CH: Kau Menyebalkan.

CH: Aru.

CH: Jadi. Sburb Adalah Permainan Yang Bertempat Di Sebuah Alam Semesta Yang Dibentuk Khusus Dari Untuk Dan Oleh Game Itu Sendiri. Jadi Setiap Sesi Game Masing Masing Akan Membentuk Sebuah Alam Semesta Yang Baru Dan Pada Saat Bersamaan Menghancurkan Dunia Asal Pemain.

CH: Masing Masing Planet Yang Kita Tempati Adalah Salah Satu Planet Yang Ada Di Dalam Sistem Tata Surya Alam Semesta Ini. Alam Semesta Yang Dibentuk Oleh Sburb Ini Disebut Sebagai The Medium.

CH: Anggapannya Seperti Tata Surya Dunia Kita. Ada Matahari Sebagai Poros Tata Surya Dan Ada Venus Mars Bumi Jupiter Neptunus Dan Kawan Kawannya Yang Berotasi Mengitarinya. Sburb Juga Membentuk Sistem Tata Surya Seperti Itu Tetapi Sebagai Ganti Matahari Ada Sebuah Planet Lain.

CH: Skaia.

CH: Kedelapan Planet Yang Terbentuk Dari Masing Masing Kepribadian Kita Yaitu Losaw Lofal Lozaf Lotaw Lobaw Locaf Lolam Dan Lovar Semuanya Berotasi Mengelilinginya. Planet Planet Ini Berotasi Pada Cincin Yang Sama Dengan Kecepatan Revolusi Yang Sama Juga Sehingga Tidak Akan Pernah Ada Kejadian Tabrakan Antar Planet.

CH: Tujuan Kita Adalah Mencapai Skaia Itu.

UK: Dan?
UK: Selesai? Begitu saja? Mencapai Skaia, dan, BAM! Selamat, Anda menang, konfeti bertebaran, silakan ambil hadiahnya?

CH: Tentu Saja Tidak.

CH: Oh.
UK: ?

CH: Kurasa. Ada Masalah.

CH: Ada Sekumpulan Imp. Dan Bosnya. Datang Ke Arahku. Dan Ada Germany. Sedang Dikejar Oleh Mereka.

CH: Aku Putuskan Dulu Ya.

UK: Nanti kau harus bicara lagi, loh, China.

UK: Sampaikan salamku pada Germany.

UK: Kalau dia masih hidup.

congeniallyHarmonius [CH] ceased chatting ubiquitousKaleidoscope [UK] at ?:?M

Kau diam sebentar selesai membaca chat log itu. Dalam hatimu kau merasa khawatir dengan China dan Germany, tetapi perasaan itu dikalahkan oleh kekecewaan besar yang menganga di hatimu, sebab penjelasannya berakhir anti-klimaks dan penuh cliffhanger! Kau selalu benci cliffhanger dan akhir sebuah cerita yang tanpa ledakan. Saking kecewanya, kau memutuskan untuk memberi tahu England tentang perasaanmu.

US: haruskah china mengakhiri ceritanya ceperti itu!

US: tanpa konklusi yang memuaskan cekali!

US: kalau china jd penulis buku, aku yakin bukunya pasti jeleeek cekali!

US: caking jeleknya aku campai memuntahkan cairan 50 warna abu-abu pada caat cenja ditemani oleh lolongan penyesalan para castrawan werewolf dan dijemur oleh cinar bling bling vampir jadi-jadian!

UK: STOP.

US: DDDDDDDDD

US: tp china gak ada kabarnya lagikah? haruskah aku pergi ke lobaw untuk mengecek mereka? ato mungkin mereka ada d lovar, planet milik germany?

UK: Mereka tidak apa-apa. Germany terluka di lengannya, tetapi secara keseluruhan mereka baik-baik saja. Aku terlalu malas untuk mengirimkan log kedua padamu.

Kau mendorong dirimu berdiri dari senderanmu di batang kayu. Sekelompok daun warna biru-hijau melayang dari puncak tebing silinder yang bisa kau lihat dari bawah sini. Kau berjalan terus dengan iPhone dalam genggamanmu, sedangkan matamu hanya bisa fokus pada puncak tebing yang hanya tinggal satu putaran lagi. Rasa takut berjalan di sekitar lereng tebing yang sempit sudah terlupakan, dihilangkan oleh perasaan nyaman yang diradiasikan oleh sesuatu di atas tebing itu. Sesuatu itu apa, kau tidak tahu.

US: malasnya dirimu!

US: ya cudah ceritakan caja lanjutan ceritanya dengan bahasamu cendiri!

Ketika kau sampai di atas tebing, perasaan yang pertama kali kau rasakan adalah kelegaan yang amat sangat karena kau tidak perlu berjalan mempertaruhkan nyawa lagi. Perasaan yang kedua adalah rasa lengket keringat yang menempel di tubuhmu, yang membuatmu takut kau akan masuk angin, sebab angin tebing sangat dingin, terutama pada ketinggian seperti ini. Perasaan yang ketiga adalah kaget, sebab matamu menangkap sebuah pemandangan yang tidak kau duga akan ada di puncak tebing.

Kau menceritakan pada England apa yang kau lihat di sana. Kau melihat, di tengah-tengah permukaan tebing itu, tertanam sebuah batu berwarna biru langit dengan bentuk balok persegi panjang. Tertempel di keempat sudut batu itu adalah palang berwarna biru tua yang ujungnya terletak bola-bola mirip mutiara yang bersinar redup. Daun-daun warna hijau biru mengumpul di atas permukaannya.

Suara jangkrik terdengar lebih besar daripada biasanya, dan angin berhembus lebih kencang.

UK: Oh, pas sekali.

UK: Jadi, salah satu cara mencapai Skaia…

Kau berjalan ke arah batu berbentuk persegi panjang itu, dengan bentuk baloknya yang tidak terlalu tebal memberikan sedikit implikasi bahwa batu tersebut dimaksudkan sebagai sebuah tempat tidur. Tempat tidur yang aneh, pikirmu. Tempat tidur yang aneh yang menarikmu untuk maju dan menempatkan tanganmu di atas permukaannya yang begitu halus dan dingin.

Ada sebuah perasaan rindu.

UK: Kauharus tidur di atas batu itu.