CHAPTER IV: SARLOX, MASTER OF THE BLAZING FIRE…
Sarlox mulai meloncat dan menebaskan sabitnya pada Sora dengan kecepatan yang tak tertandingi. Sora pun segera loncat menghindarinya dan melancarkan thundara dari atas padanya…Masih dengan wajah tanpa ekspresi, Sarlox menangkis serangan Sora dengan memutar sabitnya dan membalasnya dengan serangan..,"FIRE CROSS!!!!"
dengan jarak sekitar 4 meter, sebaris api vertical yang dibuat Sarlox terbang menuju Sora dengan cepatnya. Sora pun dengan mudahnya menangkis serangannya dengan Blizzara.
Ketika asap dari api Sarlox telah sirna, Sora tercengang, ia tak melihat Sarlox di depannya. "???Dimana dia??"batin Sora.Belum sampai 2 detik setelah asap tersebut sirna, Sarlox muncul di belakangnya dan menyerang Sora bertubi-tubi dari belakang dengan sabitnya. Api ganas yang mengelilingi sabit Sarlox menyobek kulit Sora dengan dalam. Sora mengerang kesakitan akan tajam dan panas sabit tersebut yang menembus kulitnya. Menjelang combo terakhir, Sarlox memunculkan api dengan melambaikan tangannya ke atas. Api tersebut melayangkan tubuh Sora di udara….sementara Sora melayang di atas udara, Sarlox mempersiapkan combo mematikannya …,"REAPER'S PUNISHMENT!!!!" Sarlox menyusul Sora di atas udara dan melayangkan sabitnya ke tubuh Sora……
Dengan cepatnya tubuh Sora jatuh dengan keras di lantai. Kondisinya yang seperti itu sangat tidak memungkinkannya untuk kembali bertarung, pakaiannya compang-camping sebagai akibat dari serangan Sarlox. Terlebih lagi Sora tak sadarkan diri. Sarlox menertawai Sora dari kejauhan, "Hanya segitukah kemampuanmu ksatria keyblade? Jangan bercanda…." Sarlox berjalan mendekati Sora yang jatuh cukup jauh darinya.
Sementara itu…..Riku yang mendengar perkataan Sarlox walau ia tak dapat melihatnya merasa Sora dalam kesulitan mengahadapinya…..sekarang yang Riku dapat lakukan hanyalah mendengar perkataan Sarlox di balik jeruji dan api yg mengelilingi mereka… "Apa yang harus kulakukan????Sora mendapat kesulitan…dan sekarang aku hanya bisa diam di jeruji ini???"
Detik demi detik berlalu….Sarlox berjalan semakin dekat dengan Sora…..
" SOOORAAA!!!!!! JANGAN MAU KALAH DENGAN NEOX ITU!!!!" Donald duck meloncat dengan histerisnya…
"gwarsh…aku khawatir apa yang terjadi dengannya.." lanjut Goofy.
Tapi teriakan itu tak berguna…..Sora masih tak dapat sadarkan diri
Sarlox yang berdiri tepat di depan Sora menatap Sora tanpa ekspresi, " Hmph…..ternyata aku salah menilaimu selama ini….kau ternyata hanya menghabiskan waktuku saja.." Tatapannya masih dingin…tak menunjukkan ekspresi apapun. "BERSIAPLAH" Sarlox berkata seraya mengangkat sabitnya, bersiap menikam Sora dengan pisau tebal yang terletak berlawanan dengan pisau sabit di ujungnya.
"SORA!!!!!!!" Kairi yang mendengar ucapan Sarlox berteriak dengan kerasnya…..ia dapat merasakan air mata mengucur di pipinya.
Tanpa menghiraukan teman-teman Sora yang meneriakkan namanya Sarlox melayangkan pisaunya tepat di dada Sora. Seketika itu…………….
XXXXX
Suatu keajaiban terjadi, Sora membuka matanya . Sadar akan dirinya berada di ujung tanduk pisau Sarlox, ia menggulingkan tubuhnya ke sisi lain tepat waktu. Pisau Sarlox pun menancap pada lantai.
Keringat mengucur di wajah Sora, ia nyaris terbunuh oleh Sarlox. "Huh…jangan bercanda….aku tak akan dikalahkan olehmu secepat itu…."
"SORA!!!!" Riku,dkk menghela nafas lega mendengar suara Sora dibalik api tersebut.
"Hmph….tak dapat kusangka kau bisa sadarkan diri tepat ketika aku mau menghabisimu.Tapi ini menarik juga….ayo coba lawan aku sekali lagi…dan lihat siapa yang lebih kuat diantara kita" Wajah Sarlox yang tanpa ekspresi berubah penuh amarah seketika.
Dengan sisa kekuatannya Sora berusaha melawan Sarlox dengan sepenuh ternaga…berusaha menghindari setiap api yang diluncurkannya kepada Sora.
"I…ia cepat sekali..tapi bagaimanapun juga pasti ada cara untuk melawannya…tapi apa?Disini juga sangat tidak mungkin kalau mau berubah Form…." Sora berusaha mencari cara mengalahkan Sarlox."Oh…mungkin…."seketika terlintas suatu cara di benaknya. Cara yang dapat mengacaukan taktik bertarung Sarlox.
Sarlox kemudian menyerang Sora sekali lagi dengan melemperkan bola api kepadanya secara bertubi-tubi. Sora pun menangkisnya dengan keybladenya "Retaliating slash!!!!" semua serangan Sarlox yg ditujukan pada Sora berbalik menyerang Sarlox,
Tidak menyangkan Sora dapat menangkis serangannya, Sarlox langsung terkena serangannya sendiri. Serangan Sarlox yg berbalik menyerangnya menghasilkan damage yang cukup besar padanya, kesempatan Sora untuk menyerang lagi."Serangan tadi itu akan memperlambat gerakannya, sekarang aku akan membalas menyerangnya selagi ia kehabisan stamina." Tak menunggu-nunggu lagi, Sora langsung meng-cast Magnera. Gelombang magnet atau elektrik muncul secara ajaib dari keyblade Sora dan menghisap Sarlox yang lengah kedalamnya.
Sarlox pun berusaha melepaskan dirinya dari gelombang magnet yang menghisapnya…..tapi segala usahanya sia-sia. Habislah ia sudah, Magnera tersebut menyakiti Sarlox tanpa ampun. Ketika Magnera mulai menghilang dalam jangka waktu sekitar 10 detik, Sarlox yang terhisap kedalamnya langsung terlempar ke luar. Tapi, dengan profesionalismenya dalam bertarung, ia dapat melakukan Aerial Recovery yang dapat membuatnya bersalto di udara dan terjatuh di lantai dengan selamat.
Pada saat itu Sora cukup kaget melihat Sarlox yg masih mampu berdiri dengan damage separah itu. Sudah ia duga Sarlox memang lebih kuat darinya……
Sarlox yang telah sekarat masih mampu berdiri dengan tatapan menantang Sora untuk bertarung dengannya lagi. Sora menatap pada mata merah Sarlox yang dingin…menatap tajam padanya, Sora menggertakkan giginya, kemudian tersenyum seakan menerima tantangan Sarlox.
Kali ini Sarlox memunculkan 7 Tornado api di sekelilingnya dengan mengangkat telapak tangannya dari bawah ke atas, dengan 1 jentikan jarinya, tornado api tersebut mengejar Sora….Sora mulai kewalahan dengan serangan Sarlox tersebut.
Sora mencoba memadamkan api tersebut dengan blizzara, tapi serangan itu hanya memperlambat gerakan api tersebut, tidak memadamkannya. Sora sadar, ia tidak dapat bergerak selincah seperti waktu itu karena serangan api Sarlox yang masih membakar kulitnya. Hanya dari tadi saja ia menahan rasa sakit tersebut.
Sora pun mencoba sekali lagi melancarkan Blizarra secara bertubi-tubi kepada salah satu tornado api itu. Tornado tersebut pun membeku bagai es setelah diserang oleh blizzara berkali-kali. 1 tornado api sudah dibekukan, Sora mencoba melakukan hal yg sama pada yang lainnya.
Sampai akhirnya hanya ada 3 tornado yang tersisa, Sarlox memandang Sora yang berusaha melawan dengan santainya.
" B…bli…zarra..!!" Sora berusaha meng-cast Blizzara dengan terengah-engah. Tapi yang dia keluarkan hanyalah serangan blizzard kecil yang tidak ada apa-apanya. Stamina Sora sudah hampir habis, sedangkan ketiga tornado tersebut masih mengejar Sora tanpa henti.
"Hhh…hh..b..l..izza..ra!"……yang keluar hanyalah setitik es dari ujung keybladenya. Sora mulai kecapaian merasakan rasa sakit di tubuhnya yang mulai menggila. Keringat mengucur di wajahnya…tak ada lagi yang bisa ia lakukan,
Ia menjatuhkan satu lututnya di lantai sebagai pertanda bahwa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Sora menutup matanya pasrah ketika ketiga tornado itu mengepungnya.
"Hmph….inilah pembalasan dari serangan Magnera yang kau berikan padaku…" Sarlox mengatakannya, masih dengan sikap dingin.
3 Tornado api itu pun membakar tubuh Sora ……Lagi-lagi Sora merasakan sakit luar biasa di tubuhnya, setelah beberapa lama, tornado itu menghilang…..menjatuhkan tubuh Sora ke lantai beserta keybladenya……..
XXXXX
Sora perlahan bangkit, ia tak mau berakhir begini saja. Ia harus melawannya…tak dapat dikira Neox biasa seperti dia dapat mengeluarkan serangan yang dashyat
"Apakah hidupku akan berakhir hanya karena seorang Neox itu….." Batin Sora. Kemudian ia menatap pada keybladenya yang tertancap pada ubin yang tidak jauh darinya . "Oh…keyblade, berikanlah aku kekuatan jika kau benar-benar sebuah kunci yang membuka segala jalan bagi kita…."Batin Sora sekali lagi seraya mengembalikan keyblade tersebut ke tangannya.
"Sebenarnya aku hanya ingin menguji kemampuanmu ksatria keyblade….taukah kau siapa aku sebenarnya…..Aku adalah Sarlox, orang yang paling dipercaya dalam "Black assassin organization " dan aku dipanggil kesini untuk menjalankan misi kami dalam menghancurkan Disney castle dan menjadi organisasi yang akan mengatur dan memimpin seluruh Disney world !!!!!Dan jika aku dapat mengalahkan kalian….adalah sebuah kemenangan besar bagi kami…." Sarlox, pemuda berusia sekitar 25 tahun memberitahukan identitasnya pada Sora, dari tatapannya ia yakin sekali ia akan menang……
"Huh…kau kira kau dapat mengalahkanku semudah itu…..aku tak akan membiarkan Disney castle dihancurkan olehmu…" Perlahan, Sora bangkit seraya memasang posisi untuk kembali bertarung dengannya.
"Hmph…aku suka dengan semangat bertarungmu itu….mari kita bertarung lagi." Timpal Sarlox seraya memutar Death Scythe nya yang diselubungi api.
Sora dan Sarlox saling berpandangan satu sama lain di tengah api yang membara di sekeliling mereka. Wajah Sarlox masih tidak menunjukkan ekspresi apapun. Sedangkan Sora menatap tajam Sarlox seraya memegang keybladenya dengan perasaan waspada akan serangan Sarlox yang dapat diluncurkan kapan saja. Mereka melakukan gerakan berputar perlahan antara satu dengan yang lain.
Dengan "Slide Dash" ability yang dimiliki Sora, Sora langsung menyerang Sarlox dari jauh hanya dalam hitungan detik, berhasil menerobos pertahanan Sarlox. Sarlox yang terkena pukulan keyblade Sora langsung menahannya dengan sabitnya. Dengan refleks, Sora meloncat mundur, siap melakukan penyerangan lain
Begitu juga dengan Sarlox, ia mundur beberapa langkah dan siap melakukan serangan terakhir.
Sora dan Sarlox bersama-sama berlari dan menyerang satu sama lain…..
Secara bersamaan mereka berdua menyerang…….dengan serangan terbaik mereka.
Sejenak suasana menjadi hening setelah penyerangan itu…..
"brukk…" sebuah suara, memecahkan keheningan dalam pertarungan tersebut…..
Seraya memegang tangan kanannya….Sora menjatuhkan kedua lututnya, dengan meringis kecil. 2 detik kemudian, Sarlox berkata dengan nada menahan sakit," Ukh…maafkan aku yang mulia….aku ….ga…gal." Seketika tubuh Sarlox terjatuh dan menghilang dalam kegelapan. Api sekeliling yang mengelilingi mereka padam, begitu juga hilangnya rambatan hitam berbentuk jeruji yang mengurung Kairi dan Riku tidak jauh dari pintu masuk. Seluruh asap hitam dan Neox di Disney castle menghilang dengan sempurna. King mickey dan yang lainnya takjub melihat hal itu.
Sora pun bangkit menyadari ia telah menang terhadap Sarlox. Donald beserta yang lainnya menghampirinya dengan gembira. "Sora!!!Kau berhasil!!!!" Donald meloncat pada Sora, tidak mampu menahan beban Donald, Sora terjatuh duduk.
"Wakkk…..tapi sepertinya kondisimu parah sekali…." Donald yang menyadari luka-luka di tubuh Sora langsung mengcast- Cura padanya. Spell ajaib Donald langsung menyembuhkan luka-luka Sora dalam sekejap, namun tak sepenuhnya.
"Sora!!!"
Dari jauh Sora dapat melihat Kairi dan Riku yang menghampirinya. "Untunglah kau bisa selamat…" Kairi menghela nafas lega.
"Tenang saja, Kai…dia bukan orang yang mudah dikalahkan begitu saja…."Riku berusaha menenangkan Kairi….namun…
Sora merasakan sebuah pelukan hangat di tubuhnya, ternyata Kairi memeluk Sora dengan erat seraya berkata," Kau tahu….aku sangat khawatir mendengar kau nyaris terbunuh oleh Sarlox." Kairi meneteskan beberapa air matanya di pundak Sora.
Sora tak berkata sepatah kata pun, ia mengerti perasaan temannya. Sora kemudian meletakkan tangannya di punggung Kairi, berusaha menenangkannya. "Inilah pekerjaan seorang ksatria keyblade, untuk menjaga perdamaian Disney world ini. Mau tak mau kita harus bertarung hingga titik darah penghabisan. Jadi….meskipun aku dan Riku tak ada, berjanjilah untuk tetap tegar!" Sora perlahan melepaskan pelukan Kairi seraya memberikan senyuman kecil untuk menguatkannya.
"Ya…Sora benar Kai, kita tidak bisa lepas dari tanggung jawab kita…tapi kami akan berusaha untuk dapat mengalahkan mereka….." Lanjut Riku.
XXXXX
