Watashi o hogo shite itadaki arigatōgozaimasu

Author: Mahsa-Arien

Kamichama Karin/Chu © Koge Donbo

WARNING:

GAJE, MISS TYPO, ANEH, KURANG MENARIK, SUSAH DIMENGERTI

Ohayo minna.. kita balik lagi dengan Chapter 4. Gomen ne bangett kalo Chap 123 nya abal. Kita juga mau ucapin Arigato, Gamsahamnida, Gomawo, Merci, Sye-Sye, Thank You, Terimakasih atas semua yang udh Review. Walaupun Review nya dalem :') tapi makasih banget udh kasih saran ke kita. Mianhae juga ya.. yang udh minta update kilat tapi kita malah update telat.. -_-. BTW Warning kita nambah aja nih ..


Enjoy


"Karin kau diam saja, Aku mencoba untuk menutupi wajahmu.. Tidak ada hal lain lagi yang bisa kita lakukan.. Aku sudah sangat lelah untuk berlari lagi.." Ucap Kazune dengan nada kelelahan, Sangat kelelahan.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Kazune. Mulai dari melepas jaketnya, Mengacak rambutnya, Hingga melepas Tas nya agar tidak ketahuan. Namun tanpa diduga para fans masih bisa mengetahui keberadaan kita. Sekarang kita hanya bisa terdiam.

"Kazune Kujyou.. Siapa dia? Dia itu Hanazono Karin kan?" Oceh salah satu Wartawan yang mengerubuni kami. Dengan membawa-bawa Kamera Shooting dia bertanya kepada kami. 'Apa?! Ini.. Kita.. Diliput stasiun Televisi dengan keadaan seperti ini?'.

"Dia pacarku" Kata Kazune.. 'Apa? Ka..Ka..Zune..' Aku sangat Kaget dan Shock mendengar jawabannya tadi.

"Karin, kita sudah tidak bisa bersembunyi lagi dalam keadaan seperti ini. Aku terlanjur memelukmu, Jadi aku bilang saja kalau kau itu pacarku.. Daripada aku diduga macam-macam.." Kata Kazune berbisik padaku. 'Oh.. Jadi seperti itu maksudnya, Jadi.. Begitu. Kukira Kazune memang.. Mempunyai.. Perasaan kepadaku..'.

'Ahh.. Kenapa aku terlalu berharap! Tidak mungkin.. Aigoo'. "Be.. Benarkah dia pacarmu? Dia itu Hanazono Karin kan?" Kata Wartawan itu dengan nada tidak percaya. "Bu.. Bukan! Dia bukan Hanazono Karin..!" Kata Kazune. 'Kazune.. Dia.. Bilang aku bukan Hanazono Karin?'. "Karin, Aku masih berusaha menjaga privasimu.. Aku bilang kau bukan Hanazono Karin. Aku akan terus berusaha menutupi mu.." Kata Kazune sangat berbisik padaku agar tidak ketahuan Wartawan.

Namun disaat seperti itu. Salah satu fans menarik-narik bajuku sehingga aku menengok ke arah mereka dengan wajah kesal. Dan baru aku sadari, Aku ketahuaaann!. "Kyaaa! Dia itu Hanazono Kariinn!" Kata salah satu fans berteriak ke arah para Wartawan. "Sial.. Dia mengetahui mu Karin!" Kata Kazune menyadarkanku dari ke Kaget an ku yang sangat mendalam -_-.

"Eh.. Hmm. Iya ini aku memangnya kenapa?! .." Kataku jujur kepada mereka. Aku tahu ini beresiko besar, Mereka bisa menyangka kalau aku ini memang benar-benar berhubungan dengan Kazune. "Apa? Karin.. Kenapa kau mengaku? Kita bisa dikira benar-benar berhubungan" Kata Kazune dengan nada khawatir. "Ya mau bagaimana lagi.. Mereka sudah terlanjur mengetahui ku" Jawabku.

Setelah sekian kita berbohong kepada para Wartawan sekalian mengumpulkan tenaga, Kami berlari lagi sekuat tenaga karena kebohongan kita sudah diketahui oleh para fans dan Wartawan. "Ayo Kariin!" Kata Kazune berteriak kepadaku. Segera Kazune menarik tanganku dan berlari sekuat mungkin.

"Huh.. Akhirnya mereka tidak mengejar lagi.." Ucapku dengan Sangaatt Kelelahan. "Iya.. Akhirnya" Kata Kazune meng-iya kan. "Sekarang sudah sangat sore, Sebaiknya aku mengantarkanmu pulang, Karena tidak baik gadis seperti mu pulang sore sore sendiri.." Kata Kazune tersenyum kepadaku. *Blush* "Eh.. Mm.. Iya terimakasih Ka..Zune" Kataku membalas senyumnya.

*SKIP TIME, SAMPAI DI RUMAH..*

"Eh.. Arigato ya Kazune, Kau sudah mau mengantarkan ku pulang" Kataku sambil tersenyum kepadanya. "Iya.. Sudah menjadi tugas laki-laki untuk mengantar dan menjaga Important Girl- nya" Kata Kazune membalas senyumku. *Blush* 'Important Girl ya..'. "Eh.. Karin aku pamit pulang dulu ya, Sudah sore. Ja Ne" Kata Kazune sambil tersenyum. "Eh, Tidak mampir dulu? Mm.. Yasudah, Arigato ya Kazune. Ja Ne" Kataku membalas senyumnya.

Setelah Kazune berpamitan dan pergi pulang menyisakan aku sendiri di halaman rumahku, Handphone ku berbunyi. " Moshi moshi, Ini siapa ya?" Kata ku.

"Karin-chan, Ini aku.. Himeka. Tadi aku menonton TV, Aku lihat kamu.. Sedang bersama Kazune-kun dan kalian.. Berpacaran?" Kata Himeka dengan nada tak yakin.

"Hah? Himeka-chan melihatnya?. Mmm.. Begini sebenarnya, Kami tidak berpacaran.. Kami hanya menutupi *bla bla bla* (Skip)". Jelasku kepada Himeka.

"Oh.. Begitu ya Karin-chan, Kukira kalian benar-benar berpacaran". Kata Himeka dengan lega. "Hm.. Ya begitulah, Eh.. Bagaimana ya nanti kalau banyak orang yang menonton nya.. Nanti mereka mengira benar-benar berpacaran lagi _" Kataku dengan nada khawatir. "Ya mau bagaimana lagi Karin-chan.. Sudahlah nanti pulsaku habis lagi.. Sayonara!" Ucap Himeka. "Iya.. Sayonara!".

Aku pun masuk ke dalam rumah dan segera menggeletak kan tubuhku ini di kasur empuk ku. "Aku sangat lelah.. Apa yang dimaksud Kazune tadi ya mengenai 'Important Girl' ? Aku jadi terlalu percaya diri ." . Tak lama Handphone ku berbunyi lagi. "Oh, Ada SMS". Langsung kubuka SMS itu yang isinya:

From:085791628740

Karin, Bisakah besok kita bertemu di cafe yang tadi? Aku ingin membicarakan sesuatu..

-Kazune Kujyou

Reply

'Oh, Jadi ini nomernya Kazune ya.. Baiklah akan kusimpan". Lalu aku membalasnya

To:085791628740(Kazune Kujyou)

Iya.. Baiklah besok akan kusempatkan untuk bertemu denganmu

-Hanazono Karin

Send

Setelah itu aku langsung berganti pakaian dan aku pun tertidur.


TO BE CONTINUE to chapter 5

Omona omona omona? Gimana Chapter 4 nya? Abal kann.. BTW Chap. Ini yang bikin Author Mahsa.. Diusahakan Chap 5 nya kita bikin bareng. Yang penting tetep REVIEW yaaa..!