Previous Chap :
"Kim Jong Woon? Kau berpacaran dengan Kim Jong Woon Ryeowook?" tanya Sungmin.
Ryeowook menghentikan langkahnya saat ia ingin masuk kamar mandi. Ia kaget saat mendengar Sungmin mengetahui nama asli dari kekasihnya. "Hyung mengenal Yesung hyung?" tanya Ryeowook penasaran.
"Dia lelaki yang disukai Sulli anak dari pengusaha properti itu kan?. Tan Hangeng dan Tan Heechul" jelas Sungmin membuat Ryeowook terdiam.
"Oh Tuhan~ Haruskah kini kuceritakan semuanya pada Sungmin hyung?" pikir Ryeowook yang memandang Sungmin dengan sendu.
Enno KimLee Presents
"For You Chap 4"
Main Cast : YeWook
Slight : MinWook
Rate : T+
Warn : BoyxBoy, drama, little hurt, gaje
Don't Like..? Don't Read..!
If you've read, please leave a comment
It's easy, Right.
No CoPas.. Okeh..
YeWook saling memiliki..
YeWook masih terikat SMEnt..
YeWook punya orang tua, saudara-saudara nya, serta shipper..
Tapi Yesung punya saya, dan cuma dengan Baby Wookie saya rela berbagi #dilemparDdangkoma
Dan cerita ini milik saya!
Tik Tok..
Tik Tok..
Hanya suara detik jam yang terdengar di ruangan bernuansa serba putih itu. Dinding putih, ranjang putih, tirai putih, hanya lemari yang berwarna hitam. Kedua lelaki yang duduk berhadapan tetap saling memandang tanpa saling menyapa.
Mereka menunggu..
Kali ini siapa yang akan memulai pembicaraan?
Lelaki bermata bulat atau Lelaki bermata sipit?
Sudah 10 menit berlalu.. Tapi belum ada dari mereka berdua yang mengeluarkan suara.
"Mengapa kau tak datang semalam huh?" akhirnya lelaki bermata sipit yang memulai pembicaraan.
"Aku sedang malas, bukankah aku sudah memberitahumu lewat sms semalam" jawab lelaki bermata bulat dengan menatap lelaki didepannya.
"Appa semalam menanyakanmu baby. Ia rindu padamu, Ryeowook-ah.
"Nanti aku akan menemuinya. Kami bisa bertemu sambil makan siang" .. 'dan tanpa Sulli'
"Aku akan mengabari appa jika begitu"
"Tak usah, biar aku saja. Lagi pula aku tak tahu kapan akan menemuinya. Kuliahku sedang banyak tugas. Kau ingat jika ini tahun terakhirku? Atau kau lupa, Yesung hyung?"
Lelaki yang di panggil Yesung terdiam. Ia benar-benar lupa jika tahun ini kekasihnya itu akan lulus kuliah.
"Aku benar kan? Kau lupa. Baiklah.. Kau istirahat saja di kamar mu, aku juga ingin tidur" ucap Ryeowook sambil menunjuk kamar yang berada disamping kamarnya sebelum ia menutup pintu kamarnya.
Yesung lagi-lagi terdiam. Ini sudah kedua kalinya kekasihnya itu tak datang saat ia mengajaknya makan malam bersama dirumahnya.
Ryeowook mendudukkan dirinya di kursi balkon kamarnya setelah menutup pintu kamarnya. Ia menaikkan kedua kakinya dan melipatnya sehingga bisa menyandarkan dagunya diatas lutut.
Ia menatap lurus kedepan mengingat ucapan Sungmin tiga bulan lalu.
Flashback..
"Kim Jong Woon? Kau berpacaran dengan Kim Jong Woon Ryeowook?" tanya Sungmin.
Ryeowook menghentikan langkahnya saat ia ingin masuk kamar mandi. Ia kaget saat mendengar Sungmin mengetahui nama asli dari kekasihnya. "Hyung mengenal Yesung hyung?" tanya Ryeowook penasaran.
"Dia lelaki yang disukai Sulli anak dari pengusaha properti itu kan?. Tan Hangeng dan Tan Heechul" jelas Sungmin membuat Ryeowook terdiam.
"Hyung mengenal Hangeng Ahjussi?"
"Hey Ryeowook-ah.. Aku bertanya dan kau kembali bertanya. Apa-apaan itu huh" ujar Sungmin kemudian duduk diranjang Ryeowook.
"Jawab aku, Sungmin Hyung"
"Jawab aku terlebih dahulu"
"Ya, Kim Jong Woon adalah kekasihku. Kau mengenalnya? Hanya sedikit orang yang tahu nama aslinya"
"Aku tak mengenalnya. Appa pernah berbisnis dengan Tan Hangeng dan mengajakku dalam pertemuan mereka dan bertemu dengan Sulli, anak tunggal mereka"
Ryeowook menganggukkan kepalanya dan berdeham. "Lalu Yesung hyung?" tanya Ryeowook penasaran.
"Setelah beberapa kali bertemu, Sulli memperlihatkan foto lelaki yang disukainya. Apakah kau merebut Yesung dari Sulli, Ryeowook-ah?"
Ryeowook tersenyum kecut. Ia mendudukkan dirinya di samping Sungmin dan menatap lurus kedepan "Ia yang merebut perhatian appa Kim dan juga Yesung hyung. Bukan aku"
Sungmin menolehkan kepalanya ke Ryeowook dan melihat setitik air mata menggenang di pelupuk matanya. Lalu dengan segera membawa Ryeowook dalam pelukannya.
"Hiks.. Dia datang dengan kepolosannya dan keceriaannya. Hiks.. Dan setelah beberapa lama selalu mengikutiku dan Yesung hyung, hiks.. Appa Kim meminta Yesung hyung dekat dengannya, hiks.. memintaku rela membiarkan Sulli dekat dengan kekasihku untuk setahun ini. Hiks.. aku mana tega membiarkan gadis itu menderita" jelas Ryeowook sambil terisak, membuat Sungmin terdiam.
"Lalu sudah berapa lama waktu itu hmm?" tanya Sungmin setelah Ryeowook melepas pelukannya.
"Hampir tujuh bulan. Dan rasanya aku sudah tak sanggup."
"Aku tahu kau sakit, harusnya kau tak menerima permintaan Paman Kim"
"Aku menyayangi appa Kim dan Sulli"
"Aku tak tahu harus berbicara apa padamu. Kau kan keras kepala" ucap Sungmin sambil menyentil kening Ryeowook.
"Ya! Sakit hyung~"
"Mandilah.. Kita makan diluar, aku lapar"
Ryeowook pun memasuki kamar mandi, menuruti ucapan Sungmin. Dan Sungmin mengambil foto itu dan tersenyum kecut. "Kenapa memendamnya sndiri huh? Kenapa tak menceritakannya pada hyung. Keras kepala ku tak berkurang, Ryeowoo?"
Flashback End..
Prang..
Suara dari dapur membuat seorang lelaki berambut blonde yang sedang menonton tv segera beranjak kesana. Ia berjalan cepat saat mengingat sang kekasih yang berada disana.
"Tak usah dibantu. Aku bisa sendiri hyung" Yesung -lelaki berambut blonde- menulikan telinganya mendengar ucapan kekasihnya. Yesung tetap membantu sang kekasih yang sedang membersihkan pecahan piring dilantai.
Ryeowook -kekasih Yesung- pun meninggalkan dapur saat sang Yesung tak menggubris ucapannya. Ia masuk kedalam kamar bernuansa ungu dan putih lalu masuk ke kamar mandi.
Hanya suara tv menemani Yesung yang sudah selesai membereskan dapur dan bersandar di sofa merah itu sambil memejamkan mata. Yesung hanya tersenyum miris saat mendapat perlakuan dingin dari kekasihnya itu.
Ceklek..
Pintu kamar bertulis Baby Wookie's Room terbuka. Ryeowook keluar dengan kemeja baby blue dan jeans putih.
Yesung berjalan dibelakang Ryeowook yang ternyata menuju dapur. Sejenak ia bingung karna Ryeowook membuka lemari es cukup lama tapi kemudian ia mengerti saat Ryeowook menulis di note yang ada diatas kulkas.
"Ingin kuantar?" tanya Yesung saat Ryeowook memakai jaketnya.
"Aku pergi sendiri, jika diantar, Sulli pasti akan mencarimu kemari. Pulanglah" jawab Ryeowook.
"Aku pergi" ujar Ryeowook lagi sebelum Yesung berucap.
Blam..
Pintu tertutup lumayan keras, meninggalkan Yesung yang terdiam, terpaku.
Sudah tiga hari sikapnya menjadi sedikit dingin padaku. Pandanganku kembali menatap lurus botol minuman di hadapanku.
Aku merasa jika ini sudah batas kesabarannya menerima kedekatanku dengan Sulli. Akhir-akhir ini waktuku dengannya memang lebih jarang. Bukan karna aku tak ingin menemuinya, tapi karna Sulli beberapa waktu lalu kembali masuk rumah sakit.
Appa sudah berkali-kali kuberi penjelasan dengan hubunganku dan Ryeowook yang mulai terasa dingin. Dan ia hanya meminta waktu sebentar lagi, tapi aku tak yakin. Melihat keadaan Sulli yang semakin membaik, bukannya aku mengharap sakitnya, tapi kurasa ia perlahan mulai kembali sehat.
Setidaknya saat ini Sulli sudah jarang masuk rumah sakit, hanya kemarin setelah tiga bulan yang lalu, ia kembali masuk rumah sakit. Itu pun karna memang ia memaksa mengikuti les piano dan tari secara bersamaan. Membuatnya kelelahan.
Saat ini, aku hanya ingin memeluk tubuh mungil kekasihku dan menghirup aroma tubuhnya yang selalu membuatku tenang. Aku tak peduli jika nanti ia marah-marah saat mencium aroma alkohol dari hembusan nafasku. Aku merindukannya. Sungguh!
Sekarang sudah pukul sepuluh malam, kurasa ia belum tidur. Semoga saja..
..To be continued..
Thanks to :
blackwhite28 :: fieeloving13 :: aidagracilla29 :: ichigo song :: Shinka :: TabiWook :: R'Rin4869 :: .16 :: vhycimoet
Dan untuk yang ngeFollow serta yang ngeFav ff ini ^^ #hug
hallo...
Chap 4 dataaaangg~
Pendekah? humm.. itu karna ternyata kemarin ada part yang miss, dan ternyata hanya ini yang bisa kulanjutkan untuk menggantikan yang mis itu #bow
Ps : Jika kalian mau, kalian bisa melihat ffku di Blogku terlebih dahulu sebelum aku publish disini.
wwwdotzheyrasky73dotwordpressdotcom (ganti tulisan dot dengan tanda titik)
Last word,
Gimme Your Review…?
