DESTROYER

Genre : Fantasy, Adventur

Rating : T

Pair : Naruto X ? (rahasia)

Karakter utama : Naruto Uzumaki

Warning! : strong naruto!, white hair!, jurus karangan sendiri!, super ngarang!, author newbie!

Chapter 4

Naruto sedang berjalan pulang menuju toko milik jijinya, tadi Naruto sempat bersama Menma tapi mereka berpisah di persimpangan jalan karena arah rumah mereka yang berbeda. Jika diperhatikan, ada seekor rubah kecil berekor 9 yang berjalan di samping Naruto. ukuran rubah itu hanya sebesar kucing dan bulunya berwarna oranye terang.

Tak terasa Naruto melangkahkan kakinya, kini ia sudah sampai di depan toko milik jijinya.

"aku pulang." Ucap Naruto yang memasuki toko.

"kau sudah pulang Naruto." sambut Berlin dengan ramah dan menghampiri Naruto.

"Jiji, ini uang hasil penjualan senjata yang kuantar ke desa Kiri." Naruto mnyerahkan kantong berisi uang 200.000 Valis yang merupakan hasil penjualan senjata.

"kau pergi sendirian Naruto?" tanya Berlin "tidak, kemarin aku ditemani Menma-nii." Jawab Naruto santai.

Perhatian Berlin lalu tertuju pada seekor rubah yang tengah duduk di dekat kaki Naruto "rubah itu kau dapat dari mana Naruto? dan kenapa rubah itu tidak seperti rubah pada umumnya?" tanya berlin yang penasaran akan rubah itu karena jumlah ekornya yang tidak normal.

"oh... jadi begini ceritanya..." Naruto mulai menceritakan bagaimana ia menemukan rubah itu.

Flashback

Naruto menatap ke arah kyubi yang berlari dengan cepat ke arahnya "kyubi ayo kita bertarung! dan aku akan menjadikanmu sebagai partnerku." Ujar Naruto dengan semangat.

Rambut putih Naruto dan syalnya melambai-lambai karena dimainkan hembusan angin, kemudian Naruto berlari dengan cepat ke arah kyubi yang juga berlari kearah Naruto.

"KUBUNUH KAU BOCAH!" geram kyubi dengan suara menggelegar.

"coba saja kalau kau bisa kyubi!" balas Naruto dengan semangat.

Mereka berdua terus berlari hingga jarak mereka tinggal beberapa meter lagi.

Naruto terus berlari dan melompat ke arah kyubi berniat untuk melancarkan pukulanya yang kedua ke arah kyubi. Tidak mau terkena pukulan lagi, kyubi lebih dulu melancarkan pukulanya dan suskes mementalkan tubuh Naruto hingga terpental jauh merubuhkan pepohonan.

Semua orang terkejut bukan main terutama Menma yang melihat Naruto yang terhempas kuat dan merubuhkan pepohonan. Terlihat kepulan debu yang membumbung tinggi ke langit di tempat Naruto terpental.

"MATI KAU BOCA-" kyubi tidak melanjutkan kata-katanya saat melihat Naruto yang berjalan santai keluar dari kepulan debu yang masih membumbung tinggi dengan keadaan baik hanya tubuhnya yang kotor karena debu.

"kau kuat. Bagaimana kalau kau menjadi partner-ku?" ujar dan tanya Naruto santai yang berjalan ke arah kyubi.

"APA... KAU INGIN MENJADIKAN KU PARTNERMU MANUSIA RENDAHAN? JANGAN HARAP!" ujar kyubi dengan nada sinis.

"bagaimana kalau aku bisa mengalahkanmu, kau harus menjadi partnerku. Dan jika aku yang kalah kau bebas melakukan apapun padaku." Naruto mulai mengajukan perjanjian dengan baik-baik tapi kyubi tampak tidak suka dengan Naruto.

"JANGAN BERKHAYAL KAU BOCAH!" kyubi mulai mengumpulkan chakra merah dan biru di depan mulut dan menyatukannya menjadi bulatan chakra berwarna hitam. Kemudian ia menelan chakra hitam tersebut dan menghembuskan laser penghancur berdiameter 10 m dan berwarna kemerahan dari mulutnya yang melesat cepat ke arah Naruto "BIJU DAMA!" Ucap kyubi menyebutkan nama jutsunya.

Naruto menatap santai laser yang mengarah padanya "Kalau begitu aku akan mengunakan pukulan terkuatku." kemudian Naruto mengambil ancang-ancang memukul "Demolition Fist." Ujar Naruto yang kemudian melancarkan pukulan secepat kilat ke arah laser tersebut.

WUUUUUSSSSSHHHH

Pukulan Naruto sanggup membelah laser tersebut dan timbul tekanan angin yang sangat kuat kearah kyubi bahkan awan sampai terbelah dan pohon-pohon beterbangan karena efek angin dari kuatnya pukulan Naruto.

Setelah pukulan itu, terlihat kyubi yang sudah tidak berdaya karena luka dari pukulan Naruto. dengan begini kyubi harus mau menjadi partner Naruto karena ia kalah dalam pertarungan.

Flashback end

"jadi begitulah ceritanya dan, Menma-nii meminta pada warga desa Kiri untuk merahasiakan hal ini." Ujar Naruto mengakhiri ceritanya.

Berlin menatap tidak percaya ke arah rubah yang ternyata kyubi "ja-jadi i-ini kyubi?" tanya Berlin dengan rasa takut.

"kau tidak usah takut padaku, aku tidak akan macam-macam karena aku sekarang adalah partner Naruto. dan perkenalkan namaku Kurama." Ujar Kurama memperkenalkan diri dan membuat Berlin tambah terkejut.

Naruto lebih memilih mengerjakan pedang pesanan yang baru setengah jadi karena kemarin Naruto langsung mengerjakan pedang pesanan tersebut setelah latihan dari pada melihat kakek angaktnya yang masih melongo

Naruto mulai menyalakan perapian dan menggarang sebuah pedang setangah jadi agar mudah ditempa nantinya. Beberapa menit kemudian Naruto mengambil pedang yang berpijar panas dari perapian dengan tang panjang dan meletakanya di atas sebuah balok besi berukuran besar kemudian ia mulai menempa pedang tersebut.

Kurama duduk di dekat Naruto, terus memperhatikan dengan kagum apa yang dilakukan Naruto. "ternyata kau termapil juga Naruto." puji kyubi dan dijawab anggukan oleh Naruto.

Setelah Berlin merasa tenang dari rasa terkejutnya karena rubah yang dibawa Naruto, ia menyampaikan hal penting kepada Naruto "Naruto. Ada hal penting yang harus kusampaikan padamu.". "hem." Jawab Naruto tanpa menoleh karena masih fokus dengan pekerjaanya.

"tadi Ikki datang ke sini mencarimu Naruto." lanjut Berlin memberi tahu Naruto. "apa karena pedang pesanan kekasihnya ini? Besok sudah jadi dan akan langsung kuantar." Ujar Naruto yang masih sibuk tanpa menoleh.

"bukan. Ia memintamu untuk datang ke taman, dia akan menunggummu besok. Dan kalau sudah jadi antar sekalian pedang itu!" uajr Berlin menyampaikan hal penting kepada cucunya.

"oke Jiji!" seru Naruto semangat walaupun masih sibuk mengerjakan sebuah pedang di hadapanya.

.

.

.

Ke esokan harinya. Naruto sudah berada di taman sesuai pesan dari Jijinya. Hari ini ia masih memakai pakian biasa seperti kemarin dan Naruto juga membawa sebuah pedang yang dibungkus dengan kain.

"Naruto-san." panggil orang yang berjalan ke arah Naruto yang ternyata adalah Ikki.

"oh, Kurogane-san." Ujar Naruto saat melihat Ikki yang sudah dekat denganya.

"ini pedangnya." Ucap Naruto yang menyerahkan pedang dibungkus kain kepada Ikki "terimakasih." Ujar Ikki menerima pedang tersebut. Ikki membuka kain yang membungkus pedang itu bermaksud untuk melihat pedang pesanan kekasihnya.

Kini terlihatlah sebuah pedang berwarna keemasan setelah Ikki membuka kain tersebut "ini senjata yang bagus. Berapa uang untuk membeli senjata ini?" "100.000 Valis saja Kurogane-san." Jawab Naruto menyebutkan harga pedang itu. Kemudian Ikki memberikan sekantong uang 100.000 Valis kepada Naruto yang diterima dengan senang hati oleh blacksmith muda itu.

"Naruto bisakah kau memanggilku dengan nama kecilku sebagai teman." ujar Ikki karena ia tidak suka keformalan. "bagaimana kalau kau bergabung dengan familia Dewi-ku?"

"baik!" jawab Naruto senang karena selama ini ia tidak pernah memiliki teman selain Eina dan Kurama yang baru kemarin menjadi temanya. Bahkan Naruto juga diajak bergabung kesebuah familia. Ikki hanya tersenyum akan respon yang diberikan oleh Naruto.

skip

Di sisnilah Ikki mengajak Naruto kesebuah gereja yang terletak di sebuah desa yang sudah tidak berpenghuni, terlihat dari bangunan-bangunan yang sudah tidak utuh di desa tersebut.

Bersama Ikki di sampingnya, Naruto sedang berhadapan dengan 7 orang di depanya yang duduk di 3 sofa yang ditata sedemikian rupa mengitari meja di tengah ruangan.

Suasana terasa sunyi dan menegangkan bagi Naruto karena semua orang yang menatap ke arahnya kecuali Ikki yang berada di sampingnya. "jadi ini anak yang kau ceritakan itu Ikki-kun?" tanya gadis bertubuh loli, berambut hitam dikucir twinstail dan berdada Wow! Yang duduk di antara gadis berambut merah cerah dan gadis berambut putih model bob.

"ya Hestia-sama, inilah oranganya." Ucap Ikki di samping Naruto.

"baiklah anak muda, perkenalkan namamu, hobi, cita-cita, dan yang kau sukai dan tidak sukai!" ucap gadis berambut hitam twinstail yang ternyata adalah Dewi Hestia memperintahkan Naruto untuk memperkenalakn diri.

"baik. Perkenalkan namaku Uzumaki Naruto, hobiku membuat senjata, yang kusukai tidur dan yang tidak kusukai orang yang tidak mau membayar sesuai harga, dan cita-citaku belum terpikirkan. Kuharap kita bisa berteman baik." Ucap Naruto memperkenalkan dirinya diakhiri cengiran khasnya.

Hestia tersenyum melihat Naruto yang baru saja memperkenalkan diri "senang bisa berkenalan denganmu Naruto dan, perkenalkan Namaku Hestia." Ucap Hestia yang juga memperkenalkan namanya. Hestia menatap kesemua anggota familianya "anak-anak perkenalkan diri kalian!" titah Hestia memperintahkan anggotanya untuk memperkenalkan diri.

"namaku Bell Cranel, salam kenal Naruto." ucap remaja 15 tahun berambut putih dan beriris merah yang duduk di sofa sebelah kanan dengan ramah.

"aku Tatsumi, senang bertemu denganmu." Ujar remaja 15 tahun berambut coklat dan beriris hijau yang duduk sebelah Bell dengan nada santai.

"perkenalkan, Sanada Yukimura!" ujar remaja berumur 17 tahun beramabut coklat dan bertubuh atletis yang duduk di sofa sebelah kiri dengan semangat.

"aku Tokugawa Ieyasu. Adik sepupu dari Sanada Yukimura." Ucap remaja 17 tahun berambut coklat dan juga bertubuh atletis yang duduk di samping Yukimura yang merupakan kakak sepupunya.

"Stella Vermilion, kita sudah pernah bertemu sebelumnya." Ucap gadis berambut merah cerah yang duduk di sebelah kanan Hestia dengan senyuman manis.

"Toujou Koneko." Ucap datar gadis 13 tahun bertubuh loli, memiliki telinga dan ekor kucing, dan berambut putih model bob yang duduk di sebelah kiri Hestia dengan pandangan datar.

Setelah semua sudah selesai memperkenalkan diri, Hestia mulai menanyakan suatu hal yang penting kepada Naruto "pertama... mari kita dengar tekadmu. Naruto, apakah kau yakin ingin bergabung dengan familia-ku?" tanya Hestia dengan wajah serius.

Bersambung

Bagus tidak chapter 4 ini? Kalau tidak bagus saya minta maaf karena saya masih pemula.

Di chapter ini sudah muncul beberapa karakter dari anime: Basara, Akame ga Kill, Rhakudai Kisi no Calavary, High School DxD, Danmachi (disingkat), dan mungkin akan ada karakter dari anime lainya.

Sekian yang bisa saya sampaikan.