Trinnggg... Brak.. suara jam weaker dan suara dobrakan pintu bersatu padu(?) Membuat suasana berisik dirumah kediaman Dragneel. Terlihat sosok gadis berbadan semok dan aduhai bersurai pirang mengeluarkan aura yang mengerikan. Ia tarik nafas dalam dalam lalu setelah itu...
"NATSU-NII BANGUN. " suara Lucy menggema dikamar Natsu, ia mendobrak pintu dengan tidak berperikepintuan(?) (Poor you pintu) ia memandang jengkel ketika melihat sang kakak yang masih berada dipulau kapuknya hingga iler sampai kemana mana.
Ia berjalan untuk membuka jendela dikamar Natsu lalu mulai menarik selimut kakaknya dengan brutal, membuat Natsu yang sedang bermimpi Indah menjadi terjatuh dengan tidak elitnya. Natsu meringis sakit ketika merasakan bokongnya yang membentur lantai, lalu memandang sang adik dengan death glare andalannya namun bukan Lucy namanya yang sangat keras kepala dan meyeramkan jika marah, ia sudah kebal dengan macam macam tatapan (?) Ah... terkecuali tatapan Laxus-sensei dan tatapan marah ibunya.
Lucy tersenyum ala psycho yang membuat Natsu merinding, jari telunjuk Lucy menunjuk jam di dinding. Jam menunjukan jam 06.15 a.m. namun Natsu belum bersiap siap untuk berangkat sekolah membuat sang adik geram.
"Cepat kau mandi, kita sudah kesiangan Natsu-nii. Jika kita sampai terlambat kesekolah, aku tidak akan memberimu jatah makan selama seminggu" ancam Lucy, Natsu yang mendengar 'tidak ada jatah makan selama seminggu' langsung bergegas kekamar mandi.
Lucy yang melihat kakaknya sudah masuk kekamar mandi mulai membersihkan kamar Natsu. Lalu setelah selesai merapihkan kamar Natsu ia bergegas kebawah untuk sarapan.
Relationship that should not be happening
Disclaimer : Mashima Hiro
Author : Kanzo Kusuri
Warning : abal,gaje,alur sedikit berantakan,alur maju mundur,ooc,typo dimana mana,EYD yang masih belom teratur,author yang masih harus belajar kosakata yang tepat dan lain sebagainya, disini Natsu dan Lucy kakak adik, ini hubungan incest.
Tidak suka dengan cerita ini? Tekan saja tombol balik ne *kedipkedipimut#dibuang
Silahkan dinikmati sebelum hidangan ini dingin(?) #whattt
Jangan timpuk author dan jangan bunuh author karena kelamaan update -_-v damai aja yuk kalau kalian engga ingin timpuk saya paling para cast fairy tail *melirikkumpulanwanitaFairytail pasti bakal bunuh saya.
"Kau sudah siap Luce" tanya Natsu
"Sudah siap nii-san." Setelah mendengar perkataan sang adik ia mulai menjalankan motor ninjanya dengan cepat membuat Lucy yang tadinya engga peluk Natsu jadi meluk Natsu. Ketahuan banget Natsu modus ama adiknya huahahaha...
Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah sampai , Lucy pamit duluan kepada sang kakak juga merupakan kekasihnya yang sedang memakirkan motor ninja . Ia berlari tergesa gesa ketika melihat jam sudah menunjukkan 06.55 a. segenap kekuatannya ia berlari kencang menuju kelas tercintanya.
BRAK .. suara gaduh dan berisik membuat kelas Lucy menjadi hening, semua menatap Lucy prihatin. Timing waktu yang tepat sekali namun sepertinya dewi fortuna bukan dipihaknya, sayangnya Laxus sensei sudah datang duluan ingin memberi tahu tentang pengumuman. Lucy didalam hati tertawa hambar ketika melihat tatapan mengerikan yang dikeluarkan oleh Laxus. Ia sudah pasrah menerima hukuman yang akan membuat badannya lelah 'hayati siap bang, bunuh saja bang hayati dirawa rawa(?)' Batin nista Lucy, Oke abaikan perkataan tadi,
"apa begitu sopan satunmu ketika membuka pintu hm.. Dragneel-san. Sebagai perempuan lembutlah sedikit, kau mengerti." tukas Laxus dengan dengusan kasar, Lucy pun membungkuk minta maaf berkali kali membuat Laxus jengah lihatnya lalu sang sensei yang paling disayangi (baca = dibenci) menyuruh Lucy untuk duduk dibangkunya. Lucy hampir memekik senang namun ia urungkan ketika mendapati muka Laxus sudah berevolusi (?) Menjadi raja iblis (#Kanzomatiseketikadibunuhfanslaxus) lalu ia berlari kecil menuju bangkunya berada, ia terus mengucapkan syukur kepada Tuhan karena masih diberikan hidup dengan suara kecil takut didengar oleh Laxus-sensei. Sting yang berada didepan Lucy hanya sweatdrop mendengarnya.
"Saya kesini ingin memberitahu kalian, bahwa 2 minggu lagi merupakan bazaar untuk memperingati ulang tahun sekolah ini. Kelas harus membuka stand, boleh stand makanan,minuman, cafe atau buku. Lalu setelah 5 hari lamanya dan dihari keenam yang merupakan hari terakhir kalian juga harus membawakan atraksi yang nanti akan ditunjukkan diballroom sekolah, entah itu drama,dance, grup paduan suara atau yang lainnya. kalian mengerti," ujar Laxus dengan suara datar, setelah itu kelas menjadi ribut membuat urat urat dipelipisnya berdenyut kesal lalu ia mengebrak meja membuat para siswa dan siswi diam.
"Kalian jangan berisik, karena hari ini rapat. Kalian tidak akan belajar namun jika kalian sampai berisik hingga kedengaran sampai luar... " Laxus menyeringai seram lalu mematahkan pensil menjadi dua, Semuanya memandang horror Laxus.
"Tamatlah riwayat kalian." Ucapnya datar lalu pergi dari kelas ini, aura mengerikan tiba tiba menghilang ketika Laxus pergi. Semua murid kelas Lucy menghela nafas lega .
"Terimakasih Tuhan, kau menyelamatkanku." Lucy membenamkan mukanya dimeja, ia lelah sungguh. Sting mengusap surai pirang Lucy dengan kasar membuat Lucy berteriak kesal lalu mengembungkan pipinya. "Sudah kubilang, aku bukan anak kecil lagi. Ini sudah kutata rambutku menjadi rapi harus berantakkan lagi oleh dirimu,Sting." sembur Lucy sambil mengerucutkan bibirnya jengkel, tak tahukah Lucy bahwa Sting sedari tadi menahan keinginannya untuk 'menerjangmu' .
"Lu-chan/Lucy/Lucy-san" sapa Erza,Levy dan Cana, Yukino dan Angel hanya tersenyum, Lucy menengok kesamping lalu tersenyum untuk membalas sapaan teman dekatnya.
"Sting, bisa kau pergi dulu. Ini urusan para cecan.".ujar Levy dengan mengusir halus Sting.
"Cecan?"
"Singkatan dari cewe cantik" Sting tertawa kikuk lalu pergi kebangku dekat Rogue.
Dan dimulailah gosip sampai heboh membuat seisi kelas menghela nafas sudah biasa akan kumpulan cewe cewe disana.
In Natsu Inside
Natsu Pov
hah.. 2 minggu lagi akan diadakan bazaar. Menjengkelkan dan merepotkan, kelasku paling ribut dikelas paling atas. Kelas dimana untuk kelas XII. Guru sudah mulai rapat dan sekarang adalah jam kosong, aku menutup kupingku mendengar suara sangat berisik. GAHH... aku tidak bisa tidur. Bokongku masih sakit gara gara mencium lantai dengan indahnya karna aksi brutal oleh adik manisku sekaligus pacarku. Mana lagi belum dapet morning kiss gara gara kesiangan, apes banget yah..
"Oi baka Natsu, ayo bertarung." Ajak temanku yang half naked, kebiasaan memang. Namanya Gray Fullbuster mempunyai tampilan bersurai dark blue dan mempunyai iris hitam.
"Kau lupa memakai bajumu lagi Gray." Ucapku malas, lalu ia mulai melihat tubuhnya "oh shit, sejak kapan! " kulihat wajahnya panik lalu mulai mencari bajunya.
Aku lalu menghela nafas lelah lalu mulai pergi dari kelas ini menuju atap kelas. Lumayan disana karena bisa tidur dengan tenang.
Disepenjang perjalanan aku melamun, aku sedang memikirkan rivalku yaitu Sting. Ah sial, bagaimana bisa aku melupakannya. ia harus kujauhi dari my princess Lucy. Setelah nanti bel istrahat aku harus menuju kelas Lucy dengan cepat untuk memisahkan si Sting dari Lucy.
4 jam kemudian...
Normal Pov
Natsu masih bobo cantik (?) di atap gedung sekolah. Lucy yang sedari tadi mencari kekashinya sekaligus kakaknya khawatir akhirnya lega ketika ia ke atap gedung sekolah. Ia lalu berjalan kearah Natsu yang sedang tidur, ia terkikik geli ketika melihat wajah Natsu yang biasanya cool, Cooless, cooled (?)#ditamparsakamoto Menjadi absurd karena tidur. Jiwa isengnya kambuh seketika, ia mulai memencet hidup mancung Natsu, membuat Natsu panik dan membuka matanya. Ia lalu mengambil udara banyak banyak setelah itu Natsu memandang tajam adiknya yang sedang tertawa.
"Hahaha... gomen Natsu-nii.. hahah .. aduh perutku." Lucy yang dari tadi tertawa akhirnya berhenti.
"Senang sekali kamu menganggu aku hmm... mau kuhukum" Lucy memandang horror Natsu mukanya ketika mendengar kata 'hukuman' . Natsu kini menyeringai, membalas kejahilan yang tadi dilakukan oleh Lucy.
"Tidakhmmmmmmmpp... " belum juga menyelesaikan kalimatnya, Natsu sudah menarik pingang Lucy dan menahan tenguk Lucy guna memperdalam ciuman. Natsu menyesap bibir Lucy dengan lembut lalu memasukan lidahnya memasuki bibir cherry Lucy, mengajak lidahnya dan lidah sang adik untuk bergulat namun tetap Natsulah pemenangnya. Lucy memukul dada Natsu memberi tahu bahwa ia tidak kuat lagi membuat Natsu enggan untuk melepaskannya.
Wajah Lucy Merona merah, mata bulatnya menjadi sayu karena nafsu dan bibir cherry Lucy membengkak akibat perilaku 'sang kakak' . Natsu terperangah takjub, memandang wajah Lucy yang seperti ingin melakukan 'this and that'. Eghh.. entah mengapa Natsu merasakan little natsunya sudah half. Gahh... ia harus mendinginkan kepalanya, rasanya Natsu ingin menjedukan kepalanya ditembok karena berpikir yang 'iya iya'
Karena tidak tahan akan cobaan didepan, ia menarik lagi Lucy lalu menciumnya dengan brutal, Lucy memekik kaget namun ditahan ketika lidah Natsu sudah berada dibibirnya. Mereka melupakan Kanzo dan para kru yang sedang gerah melihat kelakuan mereka, dengan kekuatan penuh Kanzo melemparkan kaleng minuman kekepala Natsu. Dan taraa berhasil menghentikan adegan hampir 16+
"Natsu ingat ini bulan puasa woy, astagfirullah. Ini tidak ada dinaskah" Kanzo mendeath glare pasangan NaLu. Natsu meringis sakit karna benjol yang didapati dari author yang melantarkan fic ini.
"Baka Kanzo, diam saja kau. Salahkan Lucy yang membuat wajah seperti itu."
"BANYAK ALASAN KAU NATSU, CEPAT SELESAIKAN ATAU KUBUAT KAU SEMAKIN SENGSARA! "teriak membahana Kanzo, membuat pasangan Natsu dan Lucy menutup telinganya.
Oke abaikan adegan absurd tadi... oke jangan bunuh saya, turunkan senjata itu oke.
"Ugh.. udah cukup Natsu-nii." Ujar Lucy, saliva entah itu punya siapa menetes didagu Lucy membuat tampilan Lucy menjadi lebih sexy. Bajunya berantakan karena perbuatan nakalnya, andai jika sang author baka tidak menganggunya pasti mereka melakukan 'this and that' namun ia masih sayang nyawa karna daritadi si Kanzo udah melotot garang.
"Rapihkan dulu bajumu, aku akan balik badan." Dengan segera Lucy merapihkan bajunya lalu rambutnya.
"Natsu-nii, aku mau pergi bersama Levy,Erza dan Sting. Ingin membeli persiapan bazaar nanti, aku cuman ingin bilang bahwa nanti aku akan pulang larut malam soalnya mau mampir bermain dulu kerumah Levy, jaa Natsu-nii, aku tidak akan pulang denganmu sekarang." tanpa mendengar ucapan sang kakak ia langsung ngacir pergi dari hadapan Natsu yang mukanya udah merah menahan marah mungkin.
.
.
.
"LUCEE " suara Natsu menggema hingga burung burung berterbangan kesana kemari. Sabar Natsu yah... di chapter depan, nasibmu akan kubuat nista, jadi tenang aja.. "Huahahahahahahah" ketawa Kanzo nista, oke abaikan...
.
.
.
BERSAMBUNG HUAHAHAHAHAH ... #Dikeroyok
bacotan ala Kanzo
"KANZO BERANINYA KAU" suara Erza menggema distudio ,membuat sang author tersedak lagi makan takjil.
"Uhook... ohokk.." Kanzo menepuk nepuk dadanya ketika makanannya nyangkut, membuat para kru panik.
"Thor lu jangan mati woy, nanti siapa yang namatin ini " bukannya dikasih minum malah badan sang author digoyang goyangkan .
"Oh..i belive i can fly " roh Kanzo pun terbang dari raganya,
"Lebay lu Kanzo, lu gw tembak pake Bazooka abis lu." Suara Natsu membuat raga Kanzo kembali dari tubuhnya(?)
"Oh gw buat lu sengsara abis lu *menyeringaisetan*"
"Daripada bengong, Erza tolong bacain riview dari guest." Erza melotot, Kanzo mati lagi.
"Guest: cepat udpate #deathglare.. ayoloh Kanzo bagun woy jangan mati dulu" Natsu mengoyang goyangkan tubuh sang author dengan brutal.
"Ampun mbah,ratu, mba, mas karena telat update. Jangan bunuh saya "
"Author,ini lagi thor jangan mati dulu. hong sin y ; tolong cepat lanjutin fanficnya ya , soalnya pingin tau selanjutannya natsu sama lucy bisa gak terus bersama sebagai sepasang kekasih ( kok jadi curhat ya -_- ) hmmm... "
"Liat chapter depannya kubuat mereka semua nista hahahahah #ketawanista "
Makasih buat kalian semua, yang riview pake akun udah dibalas di pm ya:) tanpa kalian semua fic ini hanya sebuah bongkahan batu biasa:) .
Terimakasih udah favorit dan follownya karna membaca cerita ini yang masih banyak kesalahan, terimakasih untuk para readers yang membaca cerita ini. Semoga kalian menikmati chapter ini dan chapter depan akan kubuat Sting dan Natsu merebutkan perhatian Lucy huahahaha...
Maaf karena cerita ini makin aneh dan absurd, maafkan saya.
Terimakasih banyak ~ #bow
