Lagi2 Author not GJ…:

Ruri: BWAHAHAHAHA! RURI HAS COME BACK!
Rumi : *sumpel mulutnya Ruri pake kaos kaki* BERISIKKK!
Ruri : BFFFTTT! HEHAHIM! HAU! (Lepasin! Bau!) X"
Rumi : Karena mulutnya Ruri disumpel, aku yang bales review:

Miyuchii sang Cappuchino :

Ga tau, Tanya aja ama author, katanya sih, itu permainan yang biasa dia mainin ama Chika pas pulang sekolah: buka jendela kaca mobilnya lagi lewat bareng lambai2 in tangan sambil teriak-teriak. Soalnya kalo tuh duo baka(woi!) itu ga ikut, ceritanya jadi ga seru! Plus, nanti, pas mereka gaada, author mau nistain siapa?. Ngak, bukan updet di kelas… tapi apdet nya pake kecepatan in-in-human(?). Di dunia nyata authornya kelas 6 SD, Rumi kelas 8 SMP!.

Rumi : DAH! Reviewnya udah di bales!
Ruri : BWEEEEHHH!*ngelepehkan kaos kaki*

.

DISCLAIMER! : VOCALOID Selamanya ga bakalan jadi punyaku walau aku mati sekalipun! KHR! Punya AmanoAkira sensei! Kalo punyaku,ga bakal ada yang kenal KHR! Sekarang!

WARNING ! : GAJE level stress(?), Alur cerita sembarangan, Typo dimana mana karena author ga bersihin(?), Author newbie, dan tidak nerkeperi-EYD-an!

.

Author Ruri yang sinting(?) mempersembahkan :

.

KEHANCURAN NANIMORII VOCA GAKUEN!

.

Chapter 4 : Festival sekolah penuh kehancuran I

Sebelumnya:

"Kalian mau datang ke sekolahku?"
"anak-anak, kita kedatangan murid baru!"
Dan hari-hari baru pun akan dimulai…

Sekarang :

Suasana pagi yang damai-

"APA YANG KAU MAKSUD HAH?! DATANG KE SINI?!"
DHUAARRRRR!

OK, Ini kesalahanya author, coret saja bagian 'damai'nya.

"YA TSUNA MU TERCINTEH(?) ITU YANG BILANG KALO KAMI BOLEH KE SINI !" Balas Rumi yang ga mau kalah & emang ga akur ama Gokudera.
"Ngomong ngomong kenapa di sini ada anak SD & Anak TK ?" Tanya Yamamoto pada Kaoru dan Lambo. "Memangnya ga boleh ya?" Jawab Kaoru cuek. "GYAHAHAHA! Lambo-Sama, mau sekolah!"Jawab Lambo ketawa ketiwi seperti nenek lampir(?). "Yah, bukan begitu juga,sih…" Kata Yamamoto.

"Biarkan sajalah, toh, dia benar benar senang di sini!, lagipula, bukankah itu artinya si Kaoru itu jenius?" ucap Tenka menepok pundak Yamamoto. Lalu keduanya ketawa bareng.

"MWEHEHEHEHE…" Rui ketawa gaje sambil buka doujinshi di HPnya.
"…" Rina Cuma diam saja sambil membaca buku pelajaran, semetara Chrome ikut lihat doujinshi di HP Rui.(Chome Fujoshi? 0_0" *sweatdrop*) tiba tiba muncul Mukuro di atas locker. Dan juga Hibari & Kiriyuu yang tadi lupa dimunculin sama author # dihajarsampebabakbelur&digigitsampaimati.

"MUKURO! HIBARI! KIRIYUU!" Teriak semuanya langsung menengok kea rah mereka bertiga yang tadi namanya disebutkan.

"Darimana saja kalian?" Tanya Ruri.

"Kufufufufufu… tadi aku dipanggil oleh si bayi itu, katanya aku disuruh mengenakan baju seragam ini dan sekolah disini…" jelas nanas Mukuro.

"Hn, Tadi si bayi itu menyuruhku masuk ke kelas ini, kalau mau, nanti ia akan bertarung melawanku." Jelas Hibari.

"Aku belum hafal sekolah ini, jadi aku tersesat dan ketemu sama si bayi itu dan dia mengarahkan ku ke kelas ini." Jelas Kiriyuu.

GRETEEKKKKK!

Suara sebuah gesekan pintu yang seperti biasa menghancurkan momen serius itu, sang guru- eh? Tunggu, ko, kayanya ada yang beda ya dari gurunya, rambut gold-blonde, mata biru azure, rambut anti-gravitasi(?)… eh, tunggu, itu kan…

Vongola Primo!

"Ehehe~! Maaf! Aku guru baru di sini! Panggil saja aku Giotto-sensei!" ucap si guru baru itu sambil tertawa.

"KENAPA GIOTTO SAN ADA DI SINIIIII!" Teriak Ruri, Rumi, dan Tsuna di saat yang bersamaan.

"EH? Tapi… semua gurunya ilang pas aku berkunjung ke sini bersama yang lainnya…" Kata Giotto. Wait. Wat ? Bersama yang lainnya.

APPPAAAAAA ?! YANG LAINNYA ?!

"Tunggu, jangan jangan?" kata Gokudera mulai pucat membayangkan'dia'.

"YUP! Dengan semuanya !" Ucap Giotto yang membuat semua orang bagai tersambar petir seperti : JUEGGGEERRRRR!, Begitu! "Minna! Ayo masuk!" Teriak Giotto memanggil yang lainnya :

"Hn, Lama tak bertemu ya, Hayato." Ucap Bianchi ketika melihat Gokudera
"UAGH! ANEUE! *Hueeekkkk* *BRUK!*" Dan Gokudera pun ambruk.

"Hei, bocah, kau sudah berkembang belum?" Tanya G pada Gokudera sebelum dia pingsan, tapi orangnya keburu pingsan duluan.

"AHAHAHAHA! Lama tak berjumpa Takeshi!" Kata Asari sambil masih ketawa ketawa. "AHAHAHAHA! Iya! Asari-san, gimana kabarnya?" Tanya Yamamoto. OK, mari kita skip percakapan dua orang tolol ini.

"OOOOUUWWW! KAU TETAP EXTEREME SEPERTI BIASA YA!" Kata(baca:teriak) Knuckle pada Ryouhei yang tiba tiba juga muncul di sana (soalnya tadi lupa dicemplungin.#dimaximumcanon. "KAU JUGA SAMA KNUCKLE SAAN!" Kata(baca:teriak) Ryouhei. Akibat dari teriakan mereka berdua dapat dilihat dari kaca kaca pecah yang berserakan di lantai. Ck ck, dasar duo 'extreme' ini! -_-"

"HOAAMMMM… Halo bocah sapi…" Sapa Lampo pada Lambo yang lagi makan permen loli yang diambil dari rambut kribonya(?). "Haaah? Apa maksudmu memanggil Lambo-sama seperti itu, hah ?" Balas Lambo pada Lampo.

"Hn, Giotto, apa maksudmu membawaku ke tempat ramai seperti ini, hah?, I will arrest you to the death." Kata Alaude sambil melirik kea rah Hibari. "Kamikorosu…" Balas Hibari sambil meliriknya juga.

"Nufufufufufu… lama tak berjumpa, nanas" Kata Daemon sambil melihat Mukuro.
"Kufufufufufu… lama tak berjumpa juga, semangka" Balas Mukuro sambil melihat Daemon. Sementara Chrome hanya bisa diam melihat Mukuro-samanya dengan Daemon mulai perang mulut.
"NANAS!"
"SEMANGKA!"
"RAMBUT JALUR BALAP KUTU!"
"KAU SENDIRI JUGA NANAS!"

OK, Kita lanjutin aja.

"Halo, Tsuna-nii!" Futa TYL! ! KOK ADA DI SINI?!

"Halo, Sawada-san, aku yang akan mengajar bahasa mandarin!" Kata I-Pin TYL! LHO?! KOK?!
"TIDDAAAKKK! AKU PALING LEMAH AMA MANDARINNNN!" Teriak Ruri.

Gara gara teriakkannya Ruri mengalihkan semua mata ke arahnya, dan mereka baru menyadari sesuatu,

VONGOLA DIMESI LAINNYYYAAAA!

"OH IYA! GIOTTO-SAN! APA DARI DULU ADA VONGOLA DARI DIMENSI LAIN!" Teriak & Tanya Tsuna pada Giotto.

"! Dari mana kau tahu?!" Kata Giotto, yang dengan sangat tidak elitnya menjadi terkejut, lalu tanpa sengaja menginjak ekor Uri yang entah gimana caranya keluar, dan para VOCALOIDS yang baru balik dari ruang kepsek untuk masuk sekolah itu langsung di serang oleh Uri, Miku kehilangan keseimbangan dan jatuh menimpa Hibari , wow! Posisi muka mereka udah deket banget! Eh, tunggu! Bukan itu! Pas Hibari jatuh tadi ia menyenggol Mukuro yang sedang memegang tridentnya, yang terjatuh dan menusuk pantatnya KAITO yang lagi pegan cone nya eskrim kelempar nusuk pantatnya Gakupo yang membuat Gakupo loncat ke dada Luka(ga sengaja) yang membuatnya menampar Gakupo pake tuna beku. Gakupo mental kea rah punggungnya Chrome, membuatnya jatuh ke pelukan Tsuna(suit-suit!). Dan Tsuna tanpa sengaja menginjak Lambo yang menbuat tanduk listriknya nyala dan menyetrum 1 ruangan, minus para OC dan author.(soalnya mereka mengungsi duluan)

Keadaan : Parah, Ambigu, dan Gosong mengenaskan(?)

.

.

.

Seminggu kemudian…

"Besok, Sekolah kita akan mengadakan festifal loh!" Kata Giotto di depan kelas( dia wali kelasnya.).

"OH YEAHHHH!" Teriak 1 kelas.

"kalau begitu ayo kita putuskan kelas kita akan menyiapkan apa!"
"OKKKK!"

"RUMAH HANTU!"
"CAFÉ!"
"DRAMA!"
"TOKO!"
"KIOSK!"
"STAND GAME!"

"UWAA! JANGAN LANGSUNG SEMUANYA GITU DONG! д" Kata Giotto panic.

"Pak! Saya ada usul!" Chika angkat tangan.

"Ya? Apa itu, Touki-san?" Tanya Giotto menghampiri Chika.

"GABUNGIN AJA SEMUANYA!" Teriak Chika.

"SETUJU! SETUJU!" Sorak 1 kelas.

"OK! Berarti sudah ditetapkan yaa!"
"OOOOOHHH!"

TuBerColosis(?)

Author note~:
Ruri : Hehehe, nanggung amat yah ?
Rumi : Dasar sinting! Apa tuh, maksudnya TuBerColosis(?)!
Ruri : TBC~(^v^)V
Rumi : STRESS LUH!