I think I Love U

.

.

.

.

Pairing:

WonKyu

.

.

Cast:

Choi Siwon

Cho Kyuhyun

.

.

Other Cast:

Kim Heechul

Tiffany

.

.

Genre:

Drama, Romance

.

.

Disclaimer:

SM, God, Their Parents, Themself

.

.

Warning:

Gaje, Typos, YAOI, OOC, Mpreg

.

.

Rate:

T (sedikit menyerempet M)

.

.

.

.

.

.

Happy reading

.

.

.

.

.

.

Di tempat lain terlihat seorang namja yang sedang berlari terburu-buru seperti sedang di kejar sesuatu. Namja itu berdiri di depan lift namun pintu lift itu tak kunjung terbuka. Dengan tak sabarnya, namja itu pun beralih munuju tangga, namja itu mulai melangkah menaiki tangga. Untung saja tempat tujuannya berada di lantai 5 jadi tidak telalu membuatnya kewalahan menaiki anak tangga.

Sesampainya di lantai 5 segera dilangkahkan kakinya menuju tempat tujuan yaitu apartement tempatnya tinggal. Dimasukkan beberapa angka untuk membuka pintu itu. Setelah berhasil dibukanya dengan kasar pintu yang tak salah apa-apa itu.

BRAKKKKK

.

.

.

.

.

Chapter 4

.

.

.

Siwon sedang berkutik dengan berbagai laporan di ruang kantornya. Sebenarnya selama ini ia berada di kantor dan tidak pergi kemana-kemana, ia sengaja menyuruh sekretarisnya berbohong kalau istrinya mencarinya. Padahal kalau waktu itu Kyuhyun langsung masuk ke ruangan Siwon sudah pasti ia akan langsung menemukan Siwon disana namun author tidak menginginkan hal itu terjadi.

Siwon melirik handphonenya, lagi-lagi Kyuhyun menelponnya namun tak ada niat baginya untuk menjawabnya. Handphonenya terus berdering berulang-ulang kali, merasa terganggu Siwon pun mengambil handphonenya berniat untuk menonaktifkannya. Ia melirik layar handphonenya, 50 misscall, 99 inbox, 1 voicemail. Siwon tersenyum penuh arti karena semua itu berasal dari istrinya Kyuhyun. Siwon membuka voicemail nya dan betapa shock nya ia mendengar suara Kyuhyun.

'Wonnie eodiso..hikz wonnie—kenapa..hikz..tidak pulang..hikz..Wonnie jangan..hikz...ceraikan Kyunnie..hikz.. Wonnie maafkan..hikz..Kyunnie ne. Hikz Bogo—shippo hikz sa—rang—hae Wonnie.'

Mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Kyuhyun membuat Siwon girang bukan kepalang. Ia meninggalkan semua laporan di atas meja dan melesat meninggalkan ruangannya.

"Sajangnim kau mau kemana 15 menit lagi ada rapat." Tanya Tiffany a.k.a sekretaris Siwon.

"Batalkan semua agenda hari ini." Perintah Siwon kemudian pergi meninggalkan sekretarisnya yang kebingungan karena harus mengatur ulang lagi jadwal Siwon.

Siwon mengendarai mobilnya dengan sangat cepat sampai-sampai ia menerobos lampu merah. Untungnya tidak ada polisi yang melihatnya dan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas yang berarti. Sesampainya di lingkungan apartement nya, ia memarkirkan sembarang mobilnya kemudian berlari terburu-buru seperti sedang di kejar sesuatu. Siwon itu berdiri di depan lift namun pintu lift itu tak kunjung terbuka. Dengan tak sabarnya, Siwon pun beralih munuju tangga, ia mulai melangkah menaiki tangga. Untung saja tempat tujuannya berada di lantai 5 jadi tidak telalu membuatnya kewalahan menaiki anak tangga.

Sesampainya di lantai 5 segera dilangkahkan kakinya menuju tempat tujuan yaitu apartement tempatnya tinggal. Dimasukkan beberapa angka untuk membuka pintu itu. Setelah berhasil dibukanya dengan kasar pintu yang tak salah apa-apa itu.

BRAKKKKK

"Baby eodiso?" Panggil Siwon seraya terus mencari keberadaan istrinya, namun hasilnya nihil. Ia tak menemukan sang istri di setiap sudut di apartementnya. Dirogohnya ponsel di saku celananya dan menghubungi sang istri. Tersambung namun tak ada tanda-tanda dari sang pemilik akan menjawabnya. Apa Kyuhyun ingin membalas dendam pada Siwon?

Siwon segera keluar dari apartementnya menuju mobilnya. Satu-satunya tempat yang mungkin dikunjungi Kyuhyun saat ini adalah orangtua. Kyuhyun sering sekali pergi kesana, oleh karena itu ia berinisiatif pergi ke rumah mertuanya.

Sesampainya di kediaman Cho, Siwon langsung menekan-nekan bell berulang kali membuat sang empunya rumah geram dengan kelakuan Siwon.

CEKLEK

Pintu terbuka dan menampakkan sosok yeoja dengan aura hitam menyelimutinya "YA JANGAN PENCET BELL NYA SEPERTI ITU, KAU MEMBUATKU TULI—Siwon."

"Mian eomma, apa Kyunnie ada disini?" Tanya Siwon dengan tidak sabar dan nafas yang tak beraturan.

"Dia ada di kamarnya, kemana saja kau selama ini dan apa yang terjadi hingga Kyunnie jadi seperti itu." Murka Heechul karena tidak terima Siwon dengan seenaknya meninggalkan anaknya tanpa kabar.

"Akan aku jelaskan nanti eomma tapi bolehkah aku menemui Kyunnie dulu." Pinta Siwon.

"Baiklah kau boleh menemuinya, jangan membuatnya menangis lagi." Heechul mempersilakkan Siwon masuk.

"Arraseo, gomawo eomma. Oh ya eomma sepertinya masakan eomma gosong." Ucap Siwon karena mencium bau yang tidak sedap. Seketika itu juga Heechul langsung pergi ke dapur mengunjungi masakan-masakannya yang sudah hancur.

.

.

.

.

Siwon masuk ke dalam kamar Kyuhyun, ternyata Kyuhyun sedang tertidur pulas. Siwon membaringkan diri di sebelah Kyuhyun, di belainya wajah sang istri yang terkesan sangat imut meskipun sedang tidur itu. Merasa tidurnya terganggu karena sentuhan-sentuhan yang diberikan Siwon, perlahan Kyuhyun membukan matanya.

"Wonnie." Ucap Kyuhyun pertama kali saat melihat Siwon di dekatnya kemudian memeluknya dengan sangat erat.

"Wonnie kemana saja? Kenapa tidak pulang? Jangan ceraikan Kyunnie." Ucap Kyuhyun masih memeluk Siwon.

"Baby aku tidak bisa bernafas." Mendengar itu Kyuhyun melepaskan pelukannya.

"Ucapkan kata itu maka aku tidak akan menceraikanmu." Siwon tidak benar-benar akan menceraikan Kyuhyun, ia hanya ingin menggoda istrinya saja.

"Kata apa?" Kyuhyun benar-benar tidak mengerti kata apa yang diinginkan Siwon.

"Kata terakhir yang kau ucapkan di telepon." Jelas Siwon membuat Kyuhyun menelan ludahnya. Kyuhyun mengerti sekarang namun ego membuatnya enggan untuk mengatakannya.

"Kenapa diam baby."

"Itu..."

"Katakanlah Baby."

"Aish terserahlah aku tak mau mengatakannya."

"Yasudah kalau begitu." Siwon beranjak dari tempat tidur dan berjalan mendekati pintu. Ia memegang knop untuk membuka pintu namun sebelum itu terjadi sepasang lengan melingkar indah di pingganggnya.

"Saranghae." Pada akhirnya Kyuhyun mengatakan hal itu, Siwon membalik tubuhnya dan memeluk sang istri "Nado saranghae baby." Siwon melonggarkan pelukannya dan mengecup bibir cherry sang istri. Ia menekan tengkuk Kyuhyun untuk memperdalam ciumannya, kini ciuma Siwon beralih pada leher jenjang milik Kyuhyun membuat Kyuhyun tidak dapat menahan desahannya "Ahh...won..nie."

Merasa tidak ada penolakan sama sekali dari sang istri, Siwon langsung mengangkak tubuh Kyuhyun dan meletakkannya di atas terus menjamah tubuh sang istri, tangannya menyusup masuk ke dalam kemeja Kyuhyun "Ahh..Wonnie...hen—tikan."

Mendengar penolakan Kyuhyun, Siwon menghentikan aktivitasnya dan menatap intens sang istri "Wae?"

"Kau menyakiti uri aegya." Jelas Kyuhyun karena posisi Siwon saat ini yang menindih tubuh Kyuhyun dan perutnya yang sedikit tertekan.

"Aku akan melakukannya dengan hati-hati Baby."

"Aniya, nanti ada yang dengar." Tolak Kyuhyun

"Hanya ada eomma." Jelas Siwon yang sudah tidak sabar menikmati tubuh sang istri.

"Tapi mochi.."

"Ini masih pagi Baby dan mochi akan pulang sore hari jadi tak ada alasan lagi."

"Kalau begitu kunci pintunya."

.

.

.

.

Sudah 3 jam setelah Siwon datang dan insiden hangusnya seluruh masakan Heechul, Heechul berinisiatif untuk membeli makanan saja dan berbohong pada Kyuhyun kalau itu masakannya. Heechul sudah menata semua makanannya di meja makan dan tinggal memanggil Kyuhyun untuk makan saja. Ia menaiki tangga menuju kamar Kyuhyun, tepat saat ia akan mengetuk pintu kamar Kyuhyun ia dapat mendengar dengan jelas suara desahan anaknya.

"Ahh.. Wonnie le—bih ce—pat."

Heechul sudah pasti mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam sana. Membayangkan yang terjadi antara Kyuhyun dan Siwon membuatnya sangat merindukan sang suami yang berada di Cina.

"Lebih baik aku telepon Hannie saja." Ujarnya kemudian meninggalkan pasangan WonKyu.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

Biarlah TBC disini aja dan mian kalo pendek banget, mau ngelanjutin tapi males ngetik lage..hehehe

Tadinya pingin bikin kyu or siwon kecelakaan aja tapi kasiah..