Title › Artist

Cast › Cho Kyuhyun, Lee Sungmin and Other Cast

Genre › Romance and lil bit humor

Rating › Teenager

Length › Series

Disclaimer › God, Themselves, They Parent's, SMEnt, ELF, And Their Couple(?). But this Fanfic is Belongs to me.

Warning › This is Yaoi Fic. OOC. EYD yang tak sesuai. Typo(s), Alur yang kurang di mengerti dll. Please Close This Window if you don't like it.

Hope You'll Like It~^^

―――――――――――――――――――――――――――

"Min-ah. Hiks. Mianhae. Buka pintunya! Aku sungguh minta maaf. Aku tak akan mengulanginya lagi. Mianhae. Hiks." Tak terasa Lee Hyukjae ―namja didepan pintu kamar Sungmin― meneteskan air mata menyesalnya.

"Kenapa kau tega meninggalkanku? Kenapa kau tak membantuku terlebih dahulu? Dan kenapa kau malah pergi meninggalkanku? Apa kau lupa bahwa sahabatmu ini hampir mati dicakar oleh makhluk-makhluk ganas itu? Ugh." Tanya Sungmin dingin sambil mendesah berat. Rasanya dia tak ingin mengingat kembali hari itu. Hari dimana semua kesialannya dimulai.

"Aku.. Donghae menarik ku pergi begitu saja. Dia bilang, dia tidak ingin emm.. Dia tidak ingin aku terluka. Mianhae."

"Oh. Jadi kau sekarang memilihnya daripada diriku? Geez. Kau itu sung―" Perkataan Sungmin terhenti begitu sebuah suara ―dari balik pintu itu juga― mengintrupsinya.

"Aish. Aku tak sanggup melihat percakapan kalian berdua. Apakah kalian sedang berdrama ala telenovela? Tak sang―"

"Diamlah Cho."

Eunhyuk mengerjapkan mata nya yang telah basah dengan air mata. Sungmin sedang bersama seseorang. Seseorang! Dan itu merupakan hal yang menakjubkan bagi Eunhyuk. Segera saja Eunhyuk berdiri dari duduk tak etisnya itu. Tangannya langsung meraih kenop pintu kamar Sungmin dan mengendornya.

"Ya! Kau itu sedang dengan siapa? Wow! SungminKU sudah dewasa. SungminKU sudah dapat berinteraksi dengan orang eoh? Kyaaaa~" Eunhyuk berteriak histeris.

"Aish. Aniya! Apa-apaan kau ini!"

"Buka Min-ah! Aku ingin mengetahui siapa orang yang membuat sahabatku jadi 'manusia' lagi." Eunhyuk dengan bersemangat mengendor pintu tersebut sambil sesekali tersenyum girang.

"Aish! Aku tak mem―"

"Aish aku tak tahan lagi." Suara ―entah siapa― itu kembali terdengar dengan suara langkah kaki.

Cklek!

"Ya! Kenapa kau membukanya! Aku masih marah kau tau. Ugh."

Eunhyuk tercengang dengan apa yang ada di depannya saat ini. Panggilkan dia ambulans sekarang! #eh? -_-

"Ch― Cho Ky.. Cho Kyuhyun? Eng, atau aku salah orang."

" Wae? Aku Cho Kyuhyun." Kata namja itu. Cho Kyuhyun tentu saja.

"Kau benar-benar Cho Kyuhyun?" Tanya Eunhyuk heran. Tangannya meraba-raba wajah Kyuhyun seolah dengan cara itu dia dapat memastikan apakah namja di depannya ini betul-betul Cho Kyuhyun.

"Aish. Iya. Berhenti menyentuhku seperti itu." Kesal Kyuhyun.

"Ah. Mian. Aku hanya kurang yakin. Kau sungguh berantakan. Kau hanya emm.. Terlihat sedikit jelek." Eunhyuk berdehem. Sontak Kyuhyun langsung melebarkan matanya tak percaya.

"Mwo?! Ya! Aish. Kau dan Lee Sungmin memang tak ada bedanya." Kyuhyun mengacak rambutnya kesal. Aih. Dia kelihatan amat sangat berantakan sekarang.

"Mwo? Kau menyinggungku lagi eh?" Sungmin berkata datar.

"Sudahlah. Ayo kita makan bersama! Akan kumasakkan makanan spesial untuk Cho Kyuhyun yang telah menolong my bunny Min!" Eunhyuk seakan melupakan kesalahannya. Dan itu membuat Sungmin mendesis resah.

"My bunny Min? Geez." Kyuhyun berdecak kesal ketika mendengar panggilan Eunhyuk ke pemuda manis disampingnya ini. Menengok sekilas ke arah Sungmin dan menantikan seperti apa reaksinya.

"Jangan menatapku seperti itu Kyuhyun-ssi" desis Sungmin berjalan memasuki dapur.

Bukankah seharusnya Sungmin marah mendengar namanya diubah seenaknya oleh namja monyet(?) ini? Ah. Tentu saja. Orang nomor satu di hati Sungmin adalah Eunhyuk. Kalau begitu pacaran saja! Eh? Andwae! Kyuhyun tak rela juga ToT

Dia... Dia hanya masih bingung dengan hubungan Eunhyuk dan Sungmin. Kata Sungmin, mereka adalah sahabat. Kenapa seperti orang pacaran saja?

"Aish! Molla!" Kyuhyun kembali mengacak rambutnya.

"Ya! Berisik! Kau mau makan apa tidak? Cepat kemari atau tak ada jatah untukmu."

Oke. Kau tahu bukan apa yang terjadi selanjutnya? Cho Kyuhyun secara otomatis pergi ke dapur dengan keadaan berantakan. Katakan bahwa dia benar-benar di bawah pengaruh namja mungil bernama lengkap Lee Sungmin itu.

―――――――――――――――――――――――――――

Suasana pagi itu akhirnya berjalan normal kembali bagi Kyuhyun. Setidaknya, ini lebih baik daripada acara ala telenovela yang di jalani(?) oleh 2 namja aneh itu. Dan bagai keberuntungan, Lee Hyukjae ternyata benar-benar bersedia memasakkan makanan untuknya dan Sungmin.

Kini dirinya tengah berada di ruang santai bersama dengan Sungmin. Keduanya tengah menonton. Well― Tampaknya hanya satu orang saja yang menonton. Yang satunya lagi tengah gelisah akibat pertanyaan-pertanyaan yang ingin sekali ditanyakannya itu. Orang itu ―Cho Kyuhyun―, sesekali melirik Sungmin.

Merasa diperhatikan, Sungmin menengok kearah namja brunette disampingnya ini. Namun, Kyuhyun segera mengalihkan pandangannya. Sungmin mengangkat bahunya ―tanda tak mengerti― dan kembali menyaksikan layar kotak dihadapannya. Kyuhyun menengok, namun kembali menolehkan kepalanya saat dirasakannya Sungmin mendapati dirinya tengah diperhatikan. Hal itu terjadi beberapa kali. Mereka terlihat seperti tengah syuting film Bollywood saja -_-

'Tanyakan? Ah! Ani! Jika ku tanyakan, maka kejadian kemarin akan terulang. AHHHH! KEJADIAN KEMARIN ITU SANGAT MEMALUKAN! Aneh. Aku mengatakan hal itu begitu gampang seolah-olah bahwa dia adalah milikku. Haish!' Kyuhyun menepukkan kepalanya menggunakan tangannya.

Ingin tahu apa yang mengganggu pikirannya? Oh. Lee Hyukjae. Dia ingin menanyakan mengapa Lee Hyukjae sangat disayangi oleh namja manis itu. Hah. Tentu saja bukan dengan cara 'aneh' seperti semalam. Semalam dia hanya out of control. Mengatakan bahwa dia―Cho Kyuhyun― akan menjadi orang nomor satu di hati seorang Lee Sungmin. Ah! Memalukan sekali.

Ada latar belakang pasti. Pasti ada sesuatu yang menyebabkan Sungmin beranggapan bahwa Eunhyuk adalah orang yang paling berharga untuknya. Dia tidak mengerti. Mengapa dia tidak menyukai segala perhatian Sungmin ke Eunhyuk. Kyuhyun menghela napas kasar.

Hendak melakukan hal tak senonoh ―yaitu memperhatikan Sungmin―, segalanya menjadi hancur saat dilihatnya Sungmin sudah menatapnya tajam.

"Kau sedang apa Kyuhyun-ssi? Bukan bermaksud narsis, namun daritadi kulihat kau memperhatikanku." Desis Sungmin.

" Ah. Tidak! Aku hanya sedang... Aish. Molla. Apakah kau akan mengusirku setelah ini?" Entah apa lagi yang ditanyakan anak satu ini. Kyuhyun langsung menutup mulutnya saat menyadari pertanyaan yang dilemparkannya ke Sungmin. Dia ingin menanyakan tentang Eunhyuk. Kenapa pertanyaan itu yang keluar? Ah. Pabbo! Tentu saja Lee Sungmin ingin dia segera angkat kaki dari sini.

"Ah. Maksudku bukan begitu. Lupakan saja." Kyuhyun segera kembali mengalihkan pandangannya.

"Kau ingin pulang? Kupikir kau tidak perlu bertanya akan hal itu. Tentu saja aku tak keberatan. Aku ingin kau cepat-cepat keluar dari sini." Gotcha! Kubilang apa kan? Lagipula kenapa pertanyaan itu yang keluar?

"Kau... Tega." Kyuhyun menghela nafas.

"Baru tahu?"

"Ck!" Dan, Kyuhyun makan hati lagi pada akhirnya.

―――――――――――――――――――――――――――

"Makanan siap! Ayo makan." Eunhyuk keluar dari dapur sambil berteriak riang dan melompat layaknya anak kecil.

Eunhyuk segera menarik tangan Sungmin agar berdiri. "Ayo Min-ah!" Eunhyuk tersenyum dan mengandeng 'mesra' Sungmin.

Kyuhyun mendengus kesal saat dilihatnya. Namun, senyum langsung terpatri(?) di wajahnya.

Bruk!

Dan Kyuhyun menabrakkan badannya ke HyukMin yang tadinya sedang bergandengan. Dan segera merangkul 2 namja manis itu. Ck. Cari perhatian sekali anak ini. Sungmin-Kyuhyun-Eunhyuk. Yah seperti itulah.

"Ah mianhae. Sungmin-ah ayo kita makan." Kyuhyun menoleh ke Sungmin seraya tersenyum manis.

"Dan, Lee Hyukjae. Terima kasih." Kyuhyun tersenyum namun bukan senyuman ramah. Matanya tak bisa berbohong kalau dia tak suka dengan Eunhyuk dan menatap sinis ke Eunhyuk. Eunhyuk yang tadinya tersenyum seketika memucat.

Perubahan kontras bukan? Kasihan sekali namja blonde ―Lee Hyukjae― itu.

―――――――――――――――――――――――――――

Suara dentingan piring dan sendok mewarnai acara makan pagi yang sedikit terlambat itu. Eunhyuk menoleh ke Sungmin. Matanya menangkap sebuah luka di sudut dahi sang sahabat. Perasaan bersalah kembali membuatnya menghela nafas kasar. Huh! Andai saja sang namjachingu imut namun mirip ikan itu tidak menariknya dari perkelahian laknat semalam, sudah pasti bahwa dirinya akan membantu sahabat manisnya itu.

"Min-ah..." Panggil Eunhyuk seraya menghentikan acara makannya itu.

"Hmm..." Sebuah jawaban. Namun Sungmin tak sedikit pun menoleh ke namja blonde itu.

"Mianhaeyo Minnie-ah. Jeongmal... Aku tak tau kalau ternyata Donghae ada disitu dan langsung menarikku." Sungguh. Eunhyuk akan rela jika Donghae dimarahi atau di beri martial arts oleh Sungmin. Apapun akan dia lakukan agar sahabatnya ini membaik. Yah.. Itu adalah kesalahannya. Jadi, sudah sepantasnya kalau sahabatnya itu mendapat balasan yang setimpal. Martial arts, mungkin? Hah. Membayangkannya saja Eunhyuk sudah ingin bersembunyi dibalik ketiak sang namjachingu -_-

"Hah.. Hyukie. Kau tau apa saja kesalahanmu?" Sungmin menatap Eunhyuk dengan tajam. Tak ayal hal itu membuat Eunhyuk menudukkan kepalanya takut.

Hei! Eunhyuk mungkin lebih tinggi dan besar daripada namja dihapannya itu. Namun, jangan berharap bahwa Eunhyuk bangga dengah hal itu. Berkali-kali ia merutuki kenapa 'namja pendek' itu lebih kuat dari dirinya yang jelas-jelas lebih memiliki tubuh propesional(?). Ok. Jangan beritahu tentang kata 'Namja pendek' yang tadi dikatakan sebelumnya. Sungmin benci sampai mati(?) kata laknat itu.

"Aku tau. Mianhae."

"Dari awal kau sudah membuatku marah, kau tahu? Kau datang terlambat. Kau tidak membelikanku wine. Dan setelah itu, kau malah meninggalkanku. Bukankah itu keterlaluan Hyukie-ya?" Sungmin mendesis kesal. Hah. Dia sangat berharap bahwa apapun yang terjadi kemarin itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Namun melihat luka ditubuhnya dan Cho Kyuhyun yang kini sedang berada didepannya seolah menjadi bukti bahwa kejadian sial kemarin itu bukanlah mimpi atau khayalan sementara #eh?! -_-

Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun. Ah. Tampaknya Eunhyuk dan Sungmin sedikit melupakan namja tampan ini. Sang namja tampan itu tengah memasang wajah kusutnya. Dia layaknya bakteri di tengah-tengah 2 makhluk raksasa yang si―

Ok. Author alay. Ngerasa kok. Bek tu stori(?) -_-

"Yah. Aku tau kau marah padaku. Mianhae. Aku bisa apalagi?" Mata Eunhyuk mulai berkaca-kaca. Sungguh! Kyuhyun jengah dengan 2 namja itu.

"Hah! Aku tak mengerti dengan kalian berdua. Ini sun―"

"Kalau tidak mengerti, lebih baik kau diam saja." Sungmin berkata pelan. Kyuhyun membungkam semua perkataannya.

"Minnie-ya! Hiks Mianhae! Hiks.. Jangan benci aku. Kumohon jangan tinggalkan aku." Ok. Kyuhyun ingin muntah sekarang. Apakah kalian punya ember atau kantong plastik? Izinkan dia muntah. Apa perlu dia memanggil 2 bodyguard botak gundul itu agar membawakannya ember?

Tok! Tok!

Sungmin hendak bicara namun suara ketukan menghentikan perkataan Sungmin.

"Ck! Menganggu saja." Katanya seraya membuka pintu apartemennya.

Cklek!

"Maaf jika kami mengganggu anda. Tapi kami datang kemari karena semalam Tuan Cho Kyuhyun dikabarkan menghilang tanpa kabar sama sekali. Dan anda menjadi salah satu orang yang dicurigai karena menurut salah satu fans Cho Kyuhyun, anda adalah orang yang terakhir kali bersama dengannya."

EH?!

"Mwo?! Aku tidak―"

"Kami dari kepolisian." Seraya menunjukkan shield kepolisian. Dan kembali berkata "Kami harap anda segera bersiap-siap untuk diperiksa di kantor kami. Kami tidak menerima penolakkan Tuan Lee Sungmin."

Sungmin terperangah. Mulut nya membuka lebar dengan imut(?).

What the

T.B.C?

Maaf telat. Lagi ga ada semangat ngelanjut nih FF -_-

Udah telat, pendek pula -_- Hadeh mianhae. Kayaknya FFn sekarang udah mulai terjelajah ama anti2 FF KyuMin yee? Kemaren2 ada yang ngeflame. Toh ane ga mikir :p

Usaha banget buat nulis padahal udah sering sakit hati duluan pas liat ini FF -_-

Chapter2 selanjutnya mungkin akan pendek mulu. Soalnya nyuri2 waktu buat ngetiknya. Pengennya sih panjang, tapi... Ntar ga nyambung. Soalnya dari kemaren2 aku udah bilang ga tau mau naroh T.B.C dimana #failed dah -_-

Other members of SJ will appear! But, dunno when XD

The last,

Evil Roommate, E-H, pumpkinsparkyumin, sitapumpkinelf, leefairy, lyaSiBum, Yefah KyuminShippClouds, Zahra Amelia, reva kyuminelf, Guest, Fariny, Kyurin Minnie, dan JOYmin137 ^^

Thanks buat yang komen ^^

Sayangsssss kalian semua(?) XD