A/n: Chapter ke-4! Rasanya udah ngaur ini cerita. Tapi harus terus berusaha! Nah... Jadi di Chapter 4 ini, memperkenalkan character baruku yang bakal di bawa ke fanfic Rune Factory 5 kalo udah rilis di jepang atau minimal ada trailernya... Chapter ini juga lebih ke makna lagu "Kaze no Traveler", lagu favoritku! Ok.. Mulai aja...

Chapter 4: What does "Life" means? If there's no "Dream, Hope and Peoples that we love"? (Part 1)

Liat! Authornya gak kreatif! Masa judul sepanjang itu?! *dipukul pake hammer sama Author*. Ok.. Ok... Kita mulai aja ceritanya..

Winter sudah terlewat. Tau-tau udah Spring 1. Ajaib! *digaplok sama Author. Lagian salah dialog mulu*. Jadi, musim semi adalah musim yang paling mencerminkan lagu "Kaze no Traveler". Kenapa yang paling mencerminkan lagu Kaze no Traveler? Karena kalo kamu perhatiin Openingnya, kamu bisa liat banyak bunga warna kuning berguguran! *dilempar rumah Kiel sama Author. Karena lagi-lagi salah dialog*. Ihh... Ini Author nyebelin amet! Udah ah...

Heuh... Cherry main kabur aja. Ya udah... Kakaknya ngegantiin. Jadi, sekarang udah musim semi. Walaupun masih ada udara-udara musim dingin. Tapi... Gak apa lah... Kita masih "no problem" (Author ngacungin jempol). Hari ini, aku pergi ke Selphia. Biasa... Ada temen dan adik. Tapi sebenernya, udah jadi kebiasaan kalo aku pasti ke Selphia tanggal Spring 1 dan tebak! Siapa yang nyambut aku waktu aku sampai ke Selphia? Yaitu, Lest. Adikku kemana?!

"Hey Dash!" Panggil Lest, yang Garnet dan Kaz bilang "Prince Gaul' itu...

"Yo! Lest, kamu liat Cherry?" Tanyaku.

"Kalo gak salah... Dia sedang ngegangguin Kiel dan Garnet..." Jawabnya. Wow... Adikku jail banget. Lalu temanku, Kaz datang...

"Oi! Shota!" Panggilnya. Lagi-lagi aku bisa sebutin shota... -_-" (Kamu memang OC-ku yang shota, Dash... Kaz yg tsundere...)

"Ooh... Hello, Kaz..." Kataku.

"Hey! Jagain tuh adik lo! Dia ngegangguin gue terus!" Bentak Kaz pake bahasanya... Yang... Begitulah... -_-"

"Iya,iya.. Sorry... Adik aku tukang ngegangguin..." Jawabku yang 5% menyesal. 95% bodo amat...

"Hey, Kaz! Apa tujuan kamu untuk tahun ini?" Tanyaku. Ya.. Seperti yang orang-orang tanyakan...

"Ada lah... Lagian gak penting untuk kamu..." Jawabnya dengan muka yang agak... Marah gitu...

Terus dia pergi aja. Kayaknya mau ketemu Frey. Saat itu juga, Garnet datang...

"Oi! Dash! Apa kabar, bro?!" Tanyanya. Wow... Gak kebayang dia bakal ngomong itu.

"Umm... Baik.." Jawabku.

"Dash, kamu liat Kiel gak?"

"Gak?! Cciieee... Nanyain Kiel... :P"

"Biarin! Kalau begitu, aku pergi dulu! Sayounara!" Garnet yang gaje itupun pergi... -_-"

(Dash's POV ends. Kaz's POV starts)

Hari ini banyak orang nanyain "goal"-ku tahun ini. Memang mereka harus tau ya?! Gak, kan?!

Sudah lah... Yang penting sekarang aku mau ketemu My Kawaii Princess!

"Hey Kazuto!" Panggil Frey didepan rumahnya saat dia ngobrol sama temannya yang butler juga, Clorica.

"Kazuto, ingat ulang tahunku tanggal berapa?" Tanyanya. Aku sebenernya tau. Cuma...

"Umm... Tanggal berapa, ya?" Aku pura-pura gak tau. Padahal aku tau persis kapannya... Masa aku gak tau?! Tiap orang aja tau kapan... Apalagi aku! (Sok amet... -_-")

"Ahhh... Masa lupa sih!"

"Hehehe... Bohong-bohong.. Tanggal Spring 2, kan? (Sebenernya ultah Frey & Lest itu gak ditentuin. Jadi, difanfic ini Spring 2 aja...)."

"Betul! Jadi, besok aku ulang tahun!" Serunya. Mukanya kawaii banget kalo dia seneng... (-_-" Kazuto, kazuto...)

"Terus?" Tanyaku pura-pura gak peduli.

"Gak... Gak ada..." Jawabnya.

"Mau hadiah, ya?"

"Eh?! Nggak?!"

Tiba-tiba aku melihat Frey yang kayak kaget ngedenger sesuatu...

"Hey Kazuto! Kamu denger suara itu tidak?" Tanyanya.

"Suara apa?" Gak tau kenapa, tapi aku gak denger apa-apa... Serius! Aku gak denger apa-apa...

"Eh?! Kamu gak denger apa-apa?! Tapi suaranya keras banget! Suara orang nyanyi pake tempo yang cepat!" Kata Frey. Beneran nih?!

"Suaranya berasal dari Yokmir Forest! Ayo!" Frey pun berlari menuju Yokmir Forest. Sebenernya suara apa yang dia dengar?!

Saat kami sampai di Yokmir Forest dan tepatnya di tempatnya Ambrosia...

"Ooh.. Hello!" Ternyata ada orang disana!

"Eh?! Siapa kamu?!" Tanya Frey. Mungkin nyanyian dia yang kedengeran sama Frey...

"Aku Mirai atau dalam penulisan yang lebih TIDAK mainstream, M1R41. Pasti gara-gara nyanyian tadi yang membuatmu kesini. Karena suaraku yang tadi hanya bisa didengar oleh Earthmate. Aku punya beribu-ribu suara!" Jelasnya. Wow... Gak heran dia keliatan "Modern". Namanya aja Mirai...

"Sebenarnya, buat apa kau kesini?" Tanya Frey. Yang bumben pake bahasa yang formal... -_-"

"Alasan yang SANGAT rahasia..." Jawabnya.

"Terus kamu dari mana?" Tanyaku.

"Itu juga gak penting... Pokoknya aku masih dari era kalian. Nama bukan artinya aku dari era lain..." Jawabnya. Memang agak membingungkan...

"Kalau kamu punya beribu-ribu suara, mana suaramu yang asli?" Tanya Frey lagi.

"Yang tadi udah yang asli. Hanya ditambahan Rune Magic agar hanya bisa terdengar oleh Earthmate." Jawabnya.

"IQ kamu berapa?" Tanyaku. (Hey! Jangan ngomongin IQ mulu dong, Kaz! Memang IQ kamu gede, gitu?!)

"Gak penting..." Jawabnya. Diapun sepertinya teleporting ke suatu tempat. Gak bilang dulu, gitu?

"Dia banyak banget rahasianya..." Kata Frey. Aku setuju banget!

"Oh iya! Kaz, aku pergi dulu ya? Ada tugas! Sayounara!" Kata Frey. Apa?! Kamu mau pergi lagi?! :(

"Sayounara!" Jawabku. Walaupun kecewa...

(Kaz's POV ends. Garnet's POV starts)

Hahaha! Rasain tuh, Lest! Dilemparin telur... Hehehe... Mungkin lain kali Kiel aja...

Jadi, sesudah ngerjain Lest habis-habisan. Aku berjalan ke rumah Dolce...

"Hey liat! GF Kiel datang!" Kata Pico saat melihatku berjalan menuju rumah mereka...

"Diam Pico..." Kataku. Males dengernya juga...

"So sweet..." Katanya lagi. -_-"

"Lebih "so sweet" Dolce sama Racchi kali..." Kataku.

"Ding! Ding! Kenyataan terdekteksi!" Kata Pico dengan muka khasnya XD

"Diem kamu, Ding Dong!" Kata Dolce. Mukanya mulai kemerah-merahan...

"Hehehe... Ruu-chan... Nanti buatin aku Pancake lagi ya! Tapi harus bareng Racchi!" Minta Pico kepada Dolce. (Mau tau ceritanya gimana? Cari author namanya 'Racchi Dolgatari" disini. Terus dia punya fanfic berjudul 'Color of Season'. Disana ada ceritanya... *promosi*)

"..." Dolce pun tidak menjawabnya.

"Udah Pico..." Kataku karena melihat Dolce yang begitu deh...

"Ohh... Tidak bisa!" Jawabnya. Susah banget ya ini anak! :(

"Kalau begitu... Nanti biar Pico dan Kiel di lem!" Kata Dolce. Whoa... Setuju nih...

"Eh?! Gak mau!" Tolak Pico. Diapun cepat-cepat masuk ke rumah. Tiba-tiba ada orang datang...

"Oi, Garnet!" Panggilnya. Ternyata itu Mirai! Aku kenal dia sejak dulu. Karena... Waktu itu... Aku kenalan sama dia saat aku masih tinggal di Trampoli. Dia datang malem-malem didepan rumah... Aku pikir dia hantu.. -_-" Padahal... Orang Gaje...

"Mirai?! Ngapain kamu ada disini?!" Tanyaku yang juga kaget karena dia tiba-tiba disebelahku.

"Alasan yang SANGAT RA-HA-SI-A!" Jawabnya. Dari dulu, dia pasti ngerahasiain alasan dia ada disuatu tempat. Tapi akhir-akhirnya, pasti ada masalah... Seakan-akan, dia ke tempat itu karena dia tau bakal ada masalah... Mungkin itu sebab namanya Mirai.. :P

"Kenapa kamu suka ngerahasiain alasanya?" Tanyaku. Mungkin aja dia ngejawabnya pake teka-teki atau apa gitu yang ada maknanya...

"Pokoknya kalau aku kasih tau, aku akan merusak waktu..." Jawabnya. Jawaban yang... Membingungkan...

Orang memang suka terheran-heran kenapa namanya memakai nomer. Dia itu bukan robot. Dia tuh manusia. Tepatnya manusia yang memiliki kemampuan untuk menjelajahi waktu dan kemampuan untuk mempengaruhi musuh dengan suaranya. Hampir persis dengan Emery...

"Merusak waktu?!" Aku mulai berpikir sesuatu.

"Iya... Yang tadinya akan begini jadi begitu..." Jawabnya. Aku mulai mengerti apa yang dia katakan. Tiba-tiba aku mendenger suara yang sangat keras...

"DDOOOOUUUUUGGGG!"

Wah... Dari suaranya aja ketebak kalo itu pasti Lest. Tapi hebat amet dia bisa teriak sekeras itu...

"Oi, oi! Lest ngambek! Menghindar dari sini!" Kata Doug sambil berlari menjauhi rumah Lest.

"Hey! Kamu! Enak aja udah nyebarin berita gak bener! Siapa bilang gue udah GF-BF sama Prase, huh?!" Kata Lest dengan muka yang sangat kesal. Diapun mengejar Doug... Wow... Sampai emosinya itu anak..

(Garnet's POV ends. Mirai/M1R41's POV starts)

Sudah kuduga pasti ini akan terjadi... -_-". Aku gak akan kasih tau ke siapapun bagaimana atau kenapa aku bisa tau tentang semua ini dan kenapa aku ada sini! Karena... Seperti apa yang aku bilang tadi, aku gak mau merusak waktu.

Saat ini, aku berada di Water Ruins. Aku sendiri bingung buat apa aku ke sini. Tapi rasanya aku memang HARUS ada disini. Ya... Perasaan inilah yang aku dapat saat aku pergi ke suatu tempat tanpa alasan yang pasti...

"Hmmm... Rasa aneh kalau aku ada didekat sini..." Gumamku. Setiap perasaan aneh yang seperti ini sering membawaku ke suatu masalah. Jadi, aku sendiri harus tangguh menantang semua yang aku hadapi. Karena aku gak mau orang-orang yang aku kenal jadi sengsara...

"Hey! Kamu ngapain disini?!" Tanya seseorang dibelakangku. Suaranya bisa terdekteksi langsung olehku. Saat aku berbalik, ternyata benar! Itu Lest... (Atau kata OC-ku yang gaul.. "Prince Gaul" XD)

"Eh?! Lest?! Ooh... Gak... Aku cuma ke sini aja..." Jawabku yang sebenernya aku berbohong.

"Kalau kamu?" Tanyaku.

"Lewat... Aku cuma lewat... Biasa... Naikin level... (Oi, kejauhan woy! Ini cerita hidup! Bukan hidup di-GAME-nya..)"

Walaupun aku baru mengenalnya. Tapi aku sudah tau semua tentangnya. Jadi... Kadang aku kasian kepadanya. Karena kalian tahu, kan? Lest dan juga Frey terkena Amnesia. Yang artinya mereka lupa semua tentang masa lalunya sebelum mereka terkena Amnesia. Hal yang paling mereka ingat mungkin identitas mereka. Seperti nama dan tanggal lahir. Jadi, yang membuatku kasian dengan mereka berdua itu, mereka harus meninggalkan segalanya dan harus memulai hidup baru. Berarti mereka harus mengatakan "selamat tinggal" kepada hidup mereka yang lama. (Mendekati arti lagu Kaze no Traveler. XD)

Sementara itu, tiba-tiba, tepat didepan kamu berdua, ternyata ada... Ventuswill... o.o

"Kalian datang diwaktu yang tepat. Terutama kau, Lest!" Ucapnya. Mungkin ini yang membuatku berperasaan aneh...

"Umm... Sebener ada apa nih? Terus, Venti! Gimana kamu bisa ada disini?! Lewat VENTI-lasi? *dilempar sickle* (Water Ruins itu bukan rumah, Lest... -_-" Mana ada yang kayak gitu disini...)" Tanya Lest. (Oi.. Kamu lagi ngomong ke pemimpin Selphia! Jaga dikit ngomongannya gitu... Sebenernya sih.. Author juga gak peduli XD)

"Lest, aku membutuhkan bantuanmu sekarang juga!" Kata Ventuswill dengan muka yang agak cemas itu. Tiba-tiba aku berpikir tentang Obsidian Mansion. Mungkin Lest disuruh ke sana nanti...

"Memang ada apa? Terus kenapa Frey gak diajak?!" Tanya Lest dengan muka yang seperti orang disuruh tapi males ngelakuinnya. XD

"Karena Frey sudah disana... Intinya adalah kamu harus pergi ke obsidian mansion sekarang juga" jawab Ventuswill. Yap! Aku benar!

"Ta-tapi buat apa?!" Tanya Lest lagi. Kali dengan muka yang cemas... -_-" Emosinya cepet banget gantinya.. Udah gila kali, ya?

"Sudahku bilang yang penting kamu harus pergi ke obsidian mansion..." Jawab Ventuswill. Dia pun teleporting balik ke istananya. Sesudah Venti meninggalkan tempat tersebut...

"Lest, aku butuh bantuanmu!" Kata Ringo.

"Ada apa?" Tanya Lest.

"Pokoknya lakukan apa yang dibilang Venti tadi!" Jawabnya. Diapun langsung teleporting...

"Mirai, mungkin kamu juga harus ikut..!" Kata Lest.

"Umm... Tentu!" Jawabku. Kitapun pergi ke obsidian mansion dan tebak ada siapa saja disana! Yaitu Raguna, Kyle, Micah dan Aden... Wow...

"Eh?! Buat apa kalian ke sini?!" Tanya Lest. Kelihatannya dia kaget.. Hehehe...

"Iris Noire bilang aku harus ke sini..." Jawab Raguna.

"Kata Barret aku juga harus ke sini.." Jawab Kyle.

"Aku dong! Kata AQUATIQUS!" Jawab Micah dengan ekspresi muka yang sok amet.

"Aku disuruh Sonja dan Pandora... Padahal kenapa coba harus aku?!" Jawab Aden.

"Hey semua! Ke sini sekarang!" Teriak Frey dari dalam Obsidian Mansion. Kami semua masuk ke dalam Obsidian Mansion...

"Hey kalian! Kalian harus hati-hati sama hantu-hantu disini!" Teriak Frey. Saat menjelajahi Obsidian Mansion memang kita sering diserang oleh hantu-hantu yang berada disini. Tapi untung ada Earthmate dan Wooly yang hebat disini! (Ahahaha... Yang lain Earthmate, itu Wooly kecil... XD). Akhirnya kita tepat berada ditempat disaat Lest melawan Marinetta...

"Hmmm... Kita ke sini ingin apa sebenernya?" Tanya Raguna.

"Kalian tau apa penyebab Ventuswill ilang?" Tanya Lest.

"Ya... Gak ada yang tau lah..." Jawab Aden begitu saja. -_-" Sedangkan yang berdiskusi. Aku mulai bisa melihat apa yang akan terjadi disini...

"SEMUANYA MENYINGKIR DARI SINi!" Teriakku.

(Mirai/M1R41's POV ends. Lest's POV starts)

Eh?! Ada apa disini?! Kenapa dia nyuruh kita semua menyingkir dari sini?!

"Aku bilang MENYINGKIR DARI SINI!" Teriaknya lagi. Tiba-tiba Mirai terlihat seperti... Kerasukan jiwa seseorang... O.O

Matanya yang berwarna hijau itu berubah menjadi merah yang bersinar. Mungkin dia udah tau kalo ini pasti terjadi. Jadi, daripada seseorang dari kita kena, dia malah buat diri sendiri kena...

"Kenapa itu anak?" Tanya Aden kayak orang yang pura-pura bodo... -_-" Kalau ada Sonja disini udah diomelin nih...

"Semua berawal dari tempat ini dan berakhir di tempat ini!" Ucap Mirai yang kerasukan itu.

"Apa maksudnya?" Tanya Frey. Kasian juga dia cewek sendiri disini... (Kalo gak dihitung sama Mirai)

"Kalian memulai perang disini dan akan mengakhiri hidup kalian juga DISINi!" Jawab Mirai.

"HUH?!"

"Ta-tapi apa tujuanmu?!" Tanya Kyle.

"Kalian bisa dibilang telah menghancurku dulu. Aku datang untuk balas dendam!" Jawabnya.

"Kamu Gelwein?" Tebak Raguna.

"BUKAN! Aku orang yang tentunya kalian gak nyangka!" Jawabnya lagi.

"Kamu... Kamu pasti... Masked Man!" Tebak Aden.

"Memang siapa yang bisa merasuki badan seseorang?" Tanya Mirai lagi.

"Masked Man bisa!" Jawab Aden. Pinter juga dia.. =S

"Dia cuma bisa NYURI tubuh orang... (-_-")" kata Mirai lagi.

"AKU TAU SIAPA KAMU!" Teriak seseorang.

"Masih inget waktu aku masuk ke tubuh kamu, Garnet? Makanya! Jangan macem-macem sama Lest!" Jawab Mirai. Ternyata ini penjahat pernah ribut sama 'musuh' aku gara-gara aku?

"Prase! Aku cuma ngerjain dia aja masalah!" Lawan Garnet. Ternyata itu Prase... Aku baru tau dia penjahat...

"Sama aja!" Jawabnya. (OC adiknya author, Prase ini suka sama Lest. Tapi OC-nya author juga... Jadi cinta segitiga, kan akhirnya? Tapi Lest-nya gak tau kalau Prase & Emery itu suka dia. -_-")

"Sebenernya mau kamu itu apa sih?!" Tanya Garnet dengan kesal. Kami hanya asyik ngeliat mereka berdua berantem.

"Itu rahasia! Gak boleh ada yang tau!" Jawabnya. Tiba-tiba dia menyerang kita semua dengan Dark Magic yang ke campur sama kekuatan suara Mirai yang hasilnya bisa jadi sebuah ledakan Dark Magic yang gede banget...

Kita semua memakai pedang andalan kita semua. Oh iya! Kecuali Micah. Dia jadi Wooly. Tapi Prase itu petarung yang tangguh... Jadi susah juga. Tapi... Hmmm... Aha! Aku punya ide yang bisa menghentikan Prase! Karena misalnya kita menyerang Prase yang memakai tubuh Mirai. Nanti malah Mirai yang luka!

"Garnet! Panggil semua Chipsqueek dari Yokmir Forest ke sini!" Perintahku. Dia hanya menjawabnya dengan mengangguk.

"Semua! Berhenti nyerang Prase!" Teriakku. Tiba-tiba terasa sekelompok monster datang...

"Semuanya! Menghindar!" Teriak Garnet. Sekelompok Chipsqueek pun datang ke Obsidian Mansion.

"Ishh... Aku benci hewan-hewan ini!" Kata Prase.

"Ini berhasil?" Tanya Frey.

"Yap! Kemungkinan BESAR berhasil. Karena dia BENCI banget sama Chipsqueek." Jawab Garnet. Tiba-tiba Mirai tersadar dan Prase hilang...

"Hey! Dia ke mana?" Tanyaku.

"Dia siapa?" Tanya Micah lagi.

"Kayaknya dia memakai mantra penghapus ingatan..." Kata Garnet. Akupun tiba-tiba gak inget siapa orang yang ku serang tadi... Aneh...

Sesudah itu, Ringo pun datang...

"Apa kalian semua disini gak mau ingatannya kembali?" Tanya Ringo. Kenapa tiba-tiba Ringo nanya itu?

Tapi, kalau diselidiki dari pertanyaan tadi (Eaa...), kalau kita menjawab "Mau" pasti kita bakal dibawa ke masa lalu kita. Dimana kita harus melakukan itu semua lagi... Itu sama aja bohong...

"Tapi ingatan aku gak ilang, woy!" Bentak Aden. Yap... Dia memang satu-satunya yang gak kena Amnesia.

"Kamu mau kembali lagi ke 200 tahun yang lalu?" Tanya Ringo lagi.

"Tidak, terima kasih! Kita udah gak butuh lagi itu semua! Ingat atau kembali ke masa lalu kita memang yang kita mau DULU! Tapi itu DULU! Kita yang sekarang lebih berarti untuk orang-orang yang kita kenal! Karena apa? Karena kalau kita punya ingatan kita kembali, kita kemungkinan akan pergi meninggalkan tempat tinggal kami sekarang! Terus mungkin, kalau Aden pergi ke masa lalu, dia akan jadi "sejarah" saja di era ini! Karena kalian tahu, Aden dan Sonja bukan manusia yang hidup beribu-ribu tahun! Mereka hanya manusia yang umurnya terbatas!" Jawab Frey. Whoa... Frey... Hebat!

"Kalau begitu... Tugasku selesai disini..." Kata Ringo. Diapun tiba-tiba hilang begitu aja... Jadi hanya itu yang dia mau ngomongin?

- To be Continued -

Author: Aku nyerah!

Kiel: Eh?! Nyerah apaan?!

Author: Diem! Jangan ngeganggu mulu! *lempar buku ke Kiel*

Cherry: Bener... Ini cerita yang terngaur dari semuanya...

Author: Pokoknya chapter ini masih ada "part 2"-nya...

Cherry & Kiel: Ok...

Author: -_-" (Ini dua gak ngebantuin banget...)