Eomma & LOTJ – Kookie problem solve
Namjin Jin(gs) – 28/30
Yoonmin(9/7)/Kookv (5/7)/Hosiki (8) selalu sendiri
Lanjutan dari kookie problem , disini kita akan melihat seberapa tangguh monster bunny, sensitifnya hoseok dan hangatnya hari yoongi
Makasih yaa yang udah mau meriview
Maafyaaa lama updatenya, lagi repot banget
Hari ini sabtu dedek dirumah sendiri lagi... lagi... lagi...bersama roty dan berjejer makanan dan buah. Noona sama hyungnya lagi pada khursus, maklum hari sabtu mereka emang pulang cepet tapi khursur yang jadwalnya bejibun juga udah nuinggu mereka. Sebenernya si noona paling males kalo khursus hari sabtu yang jadwalnya jam 4 ini, bayangin si noona yang swager abis harus berubah bak putri solo! Ini itu ide mamihnya yang ngebet banget ngerubah noonanya jadi cewek, emang udah cewek apa lagi yang mau dirubah, jawabannya sikap... si swag kita ini bahkan tidak perduli jika sedang dalam perjamuan, pernah sekali di pesta teman mamihnya sebenernya sih pesta di rumah tetangganya iya... itu... yang udah mematenkan secara sepihak Yoongi sebagai masadepannya... Park Jiyoung si ibu ibu sosialita yang gelang sama kalungnya udah kayak dauh kering di taman. Bahkan saat itu si noona dengan khusyuknya duduk di salah satu meja yang sudah disediakan bahkan tidak perduli saat ini beberapa orang sedang berdansa karena ini acara ulangtahun pernikahaan tuan dan nyonya Park. Dengan gaun merah tua dan rambut sebahu yang sediki bergelombang ditambah jepit kupu kupu dapat dipastikan banyak ibu ibu yang mengharapkan si poutri keluarga Kim untuk menjadi calon menantunya, namun apa yang diharapkan dengan penampilan seperti itu? Kini sang putri malah tertidur dengan mulut sedikit terbuka, bukan lebih tepatnya terbuka lebar karena sesaat sebelumnya Jimin melarang Hoseok memasukkan biskuit kemulut noonanya, namun apa daya si pendek jimin ini, hoseok sudah terlkebih dahulu memasukkan biskuit coklat kemulut noonanya, ketakutan jinin jika Yoongi tersedak adalah salah, karena saai ini mulutnya sedang mengunyak biskuit ini, hal inilah yang memaksa nyonya Kim mengkhursuskan Yoongi.
#bolehlahyanoonaswagnyakeluargakimngeksisdikit#
Jika ditanya siapa yang cantik? Yoonggi akan menjawab ... KIM YOONGI/KIM SUGAAA
Jika sitanya siapa yang sangat berbakat? Yoonggi akan menjawab ... KIM YOONGI/KIM SUGAAA
Jika ditanya siapa yang sering membantah? Yoonggi akan menjawab ... KIM YOONGI/KIM SUGAAA
Jika ditanya siapa yang tidak perduli peraturan? Yoonggi akan menjawab ... KIM YOONGI/KIM SUGAAA (ingat saat backstage di mama klo g salah)
#backtomaincharakter#
Dan taraaaa... saat ini dengan santainya sugga berjalan menendang kaleng kosong hingga tanpa sadar mengenai seekor anjing yang naasnya tanpa tali pengekang, baru kali ini sang putri swag kita berlari dengan tulus dan sekut tenaga, karena dikejar si anjing hingga sesuatu menabraknya, namun setelah mengetahui siapa bukannya minta maaf Yoonggi malah menarik salah satu tangan orang itu untuk berlari, yang ditarik hanya teriak teriak.
"Noonaaa... hosiki mau dibawa kemana? Jangan lari hosiki lapaaar! Noonaaa...! Jimin tertinggal!" yoonggi menyadari adanya Jimin si pendet nan imut ini masih setia menatap putri pujaannya berlari bagaikan efek bling bling saat yoongi lewat, seperti yang diceritaan sebelumnya, khursus untuk membenahi sikap ini(?) mewajibkan muridnya memakai gaun dan bandana, ini penampilan paling langka dalam sejarah ke bantetan park jimin, hingga bling bling itu tiba tiba hilang bagaikan letupan busa yang sering dia mainkan #lupakan
"... LIHAT DIBELAKANG ADA ANJING! Yaaaak... bantet lihat belakangmu!"
3...
2...
1... akses complete ting...
"HAH?! Hwaaaa! Apa yang noona lakukan?!" tanpa disangka ternyata yang lari lebih cepat adalah Jimin yang sekarang ada didepan mereka, bantet bantet gini jangan pikir larinyaa pelan
"Yaaak! Kuda apa kau tidak bisa lari? Cepat!"
"Aku sudah cepat! Noona saja yang terlalu cepat!" hanya perlu satu blok lagi untuk masuk kebenteng pertahanan mereka, hingga tetangganya yang sungguh Yoongi katakan tidak tahu diri, bukannya menunggu mereka berlri malah dia lari duluan, dan saat ini berteriak dari belakang menyuruh mereka cepat
"Noona baik baik saja? Jimin kesana yaaa..."
"ANIIII! KAUU KERUMAHKU, I WILL MAKE U LIKE MARIO!" sejenak Jimin kecil berfikir, mario kan terkenal? Disukai mamihnya noona juga tapi tidak mungkin itu TIIIING ... MARIO BANTET, MARIO GENDUT, MARIO BULAT
"Hehehe... kalau begitu besok saja yaaa... bye noona," Jimin langsung pergi, karena ancaman yoongi adalah rencana yang harus terjadi, kan jimin tidak mau lebih bantet lagi...
.
"NOONA... kenapa noona cepat pulang?" saat ini mereka sudah selamat dan berada di dalam rumah dengan gonggongan anjing masih terdengar dari luar "Malas, kau sendiri kenapa cepat pulang?" kaki kecil yoongi melangkah menuju dapur untung mengambil air, tidak bisa dipungkiri jika kecepatan larinya hari ini benar benar diluar dugaan.
"Aku bolos bersama jimin, jimin sedang malas ikut latihan, sedangkan aku hanya ingin menemani kookie, apa noona juga mengkhawatirkan kookie? Soalnya kemarin kookie wajahnya terlihat sedih" Yoongi mengernyit
"Anniya... aku memang malas,"
"Ish... jahat sekali, bahkan kau tidak perduli pada adikmu," sahut Hoseok menjauhi dapur menuju kamarnya untuk membersihkan diri hosiki anak yang bersih
"Kau mau tidak menemukan sepatu menarimu besok?"
"Anni... aku akan ke kamar kookie" teriaknya kini menggema
.
"Bagus" gumam sang noona hingga menyadari seseorang yang baru sampai dapur menatap datar dirinya dengan boneka wortel yang sumpah jika Yoonggi tega dia akan membuangnya sekarang, maksudnya... lihat wortel yang bersih seharutnya berwarna orange terang tanpa noda, sedangkan sekarang yang dia lihat adalah woetel yang baru dicabut.
"Noona baru pulang? Tidak ikut khursus?" tanyanya menuju nakas gelas untuk mengambil air, jungkook dan 2 kim lainnya ini memang sangat mandiri, seperti yang sebelumnya saat kookie kecil dengan umur 5 tahun harus menjaga rumah sendiri, jangan kira itu adalah ketakutan terbesar dirinya, Jungkook adalah little man (kalo ada yang liat daeul di TROT pasti tau) tidak pernah minta bantuan jika tidak terdesak, namun jika sikap manjanya keluar akan sangat merepotkan.
"Malas,"
"Hisiki hyung?"
"Tanyakan saja padanya," sambil melanjutkan acara minumnya yang sempat tertunda. Tak butuh waktu lama untuk sekedar mengambil air minum dan kembali kekamar tanpa sepatah kata... tiba tiba selfon milik yoongi berdering (selfon nya Cuma bisa pake nelfon sama sms aja, noona itu anak yang baik)
"..."
"baiklah aku akan memberitahu yang lain, appa jamberapa lupang?
"..."
"Mungkin kami akan menunggu, tapi kalau 2 manusia menyebalkan itu lapar akan aku pesankan"
"..."
"Ne... ne... maafkan aku, baiklah annyeong" ini sudah hampir jam 7 malam harusnya ini jam makan bagi mereka, tadi appanya menelfon untuk pulang terlambat karena harus mengurus clien perusahaan, meskipun CEO tapi Namjoon juga haruis turun tangan sendiri. Namjoon adalah CEO dari Monster Ent. Salah satu agensi besar yang khusus berkecimpung dalam dunia hiphop, bukan hanya sebagai CEO saja Namjoon juga seseorang yang bisa dikatakan the Legend of Rap, dulu saat dia masih menjadi salah satu artis di agensi lain nama panggungnya adalah Rap Monster. Yoongi yang memang paling tua memutuskan untuk menanyai dahulu dua adiknya yang entah kenapa tidak ada satupun keluar kamar kalau hoseok dia memang mengerjakan tugas sekolah, sedangkan kookie? Sekolah saja belum, meskipun dia memang sudah bisa menulis dan membaca dengan lancar...
.
"HOSIKIII...! KOOKIEEE! CEPAT TURUN!" tidak menunggu waktu lama untuk kim bersaudara ini berkumpul "Kalian ingin makan apa?"
"Jjangmyeon" – "Ramen" mendengar perkataan kedua adiknya membuat yoonggi menggeleng seperti orang tua, bagaimana tidak... jika tadi siang dia sudah mendapati semangkuk Jjangmyeon dan ramyeon dalam sang bungsung dan satu cup ramen instan di kamar hoseok.
"Ok... aku akan memesan kimbab, salat dan bibimbab," mata Yoongi melitik tatapan tidak suka dari kedua adiknya "Tidak mau tidak usah makan, jangan menyentuh lemari es, dan telfon rumah (yang sudah bisa di beri pegangan helfon itu Cuma Yoongi). Hingga pesanan datang dan habnis mereka makan tidak ada satupun perkataan yang keluar dari mulut Jungkook yang terkenal sangat cerewet jika sudah beradapan begini, entah itu yang dia lakukan diruamah atau film yang dia tonton, namun hoseok yang memang sangat ekspresif orangnya menyadari keanehan adiknya ...
"Kookie selesai," melesan turun dari kursi tingiinya dan menuju wastafel untuk membersihkan kotak bento pesanan tadi dan meletakkannya di kardus daur ulang. Namun memang Jungkook itu jarang membantu mencuci piring karena tubuhnya yang masih ehem – mirip – ehem – jimin – ehem – jadi jika eommanya mencuci Jungkook hanya duduk di dekat wastafel sambil membantu mengelap piring itu agar kering. Melihat itu Hoseok turun tangan karena makannya juga sudah selesai...
"Sini... biar hhyung saja.. kookie gosok gigi lalu belajar membaca lagi yaa..."
"Annoyaa... ugh kookie bisa sendiri uh," meskipun dengn kursi untuk pijakannya tapi tangannya yang – ehem – bantet – ehem – mirip – ehem – chim – ehem belum sampai untuk memiutar kran air hingga...
"Minggir kalian berdua! Dasar!" Yoongi kasian juga melihat kelinci bantet dan kuda hiperaktif itu namun belum selesai bicara ... ZZZAAARRZZHHH air krannya menyembur kemana mana, membuat Yoongi dan Jungkook basah kuyup sedangkan Hoseok yang memang sudah selesai mencuci miliknya aman dari semburan kran.
.
"YAAAK! KALAU KAU BUTUH BANTUAN BILANG! JANGAN SEPERTI INI... AAARGH BASAH SEMUAKAN... LANTAINYA JUGA BASAH! LANTAINYA JUGA BASAH! SANA KEMBALI KE KAMAR, MEREPOTKAN SAJA," yoongi cukup lelah seharian ini, yoongi itu bukannya pemalas –sebenarnya memang pemalas sih tapi bukan itu maksudnya – noona nya ini memiliki daya tahan tubuh rendah, dia tidak bisa terkena matahari terlalu lama atau dia akan mimisan, dan dia tidak bisa terlalu kelelahan atau dia akan demam dan insiden kejar kejaran ala fim bollywood yang sering ditonton eommanya itu benar benar mengu=uras seluruh energi.
"Mian... " wajah tertunduk sambil berjalan menuju kamarnya, Hoseok yang memandang itu juga ikut terkejut, buakan masalah bentakan, tapi yang Hoseok tidak habis pikir bagaimana dia bisa membentak Jungkook yang sejak kemarin bertingkah pendian dan aneh begitu?
.
...08. masih dikamar. Hoseok dengan tugas menyebalkannya. Yoongi dengan malasnya setelah membersihkan dapur...
CKLEK... tiba tiba saja hoseok membuka pintu kamarnya yang memang paling dekat dengan tangga dari dapur lt 1 membuat Yoongi hampir terjungkal kebelakang kalau saja tangannya tidak menahan tubuhnya pada sisi tangga "YAAAK! KUDA SIALAN KAU INGIN MEMBUATKU JATUH ATAU TERKENA SERANGAN JANTUNG?!"
"sssstt...!"
"apa?"
"Noona dengar tidak? Sejak tadi aku mendengar suara tangisan,"
"Ani... cepat kembali kekamanemu!"
"Eeiiih tunggu noona... kapan appa akan pulang?"
"Todak tahu yang pasti malam, sekarang jangan membuang waktuku dan segeralah mengerjakan tugasmu,"
"Tapi ini serius noona... sejak tadi aku mendengar suara tangisan, jikau kau tidak menangis lalu? Aku tidak dan ngomong ngomong tugasku sudah selesai setengah jam yang lalu dan – dasar penakut" noona dengarkan dulu! Jika kita berdua tidak menangis, lalu siapa? Kookie ? mustahil! Aku berfikir dia bahkan tidak memiliki kal – kaja – kal..." Hoseok cukup kesulitan menyebut nama suatu organ yang dia maksud "kalenjar airmata maksudmu?"
"Neee... – hiks – noonaaa! – hiks- ternyata yang dibilang hoseok itu benar tadi adalah suara seseorang menangis, ok Yoongi si swag kita mulai merinding, tapi pikiran seperti itu ditepis jauh jauh karena dia itu swag... entah apa hubungannya yang pasti takut pada hantu itu tidak swag, suaranya berasal dari kamar Jungkook, hoseok sudah berfikir macam macam jika kookie dimakan hantu, namun saat mengintip pintu kamar Jungkook suara itu menghilang namun yang terdengar adalah gumaman
.
"Hiks... kookie membuat noona kerepotan dan hoseok hyung jadi repot juga melihat noona repot, kookie nakal ya roty?"
"..."
"Kookie tidak ingin menyusahkan mereka,"
"..."
"Iyaaa... waktu sepatu hosiki hyung terbakar kookie hanya ingin mengeringkan sepatu hyung karena siangnya akan dipakai hyung, kookie ingin belajar menari seperti hyung,"
"..."
"Kookie tidak berniat jahat kok... kookie terlalu pendek jadi air krannya tidak sengaja terbuka terlalu besar, kookie ingin minta maaf tapi noona sudah marah,"
Gumaman ini terdengar jelas bagi kedua Kim dari luar pintu, hingga seketika Hoseok memandang malas Yonggi yang hanya dibalasan dengan gerakan mulut "MWO?!"
"Kookie... harus cepat tinggi ya? Kata eomma kookie harus makan sayur dan minum susu yang banyak, tapi tenang saja kookie tidak akan makan roty kok... kookie akan makan woetel saja... kookie janji (ya iya lah dek masak iya... si rory dimakan, yang pasti g akan abis tu, orang Cuma boneka woetel)
"Kookie... hiks... kangen eomma kookie kesepian... hiks kookie tidak mau merepotkan hyung dan noona, kookie Cuma ingin mandiri dan melindungi eomma dan noona hiks... "
.
Bisikan dari pintu kamar tepatnya dari 2 orang yang sedang berdebat apa yang akan mereka lakukan "Noona.. kookie mnangis?"
"Biarkan aku tidka peduli,"
"Noona... bagaimana jika kookie sakit?"
"Jika kau mau kesana, ya kesana saja jangan banyak bicara,"
"ish! Noona menyebalkan... " hiseok menghentakkan kakinya kesal menuju kamar adiknya, meskipun jungkook sangat menyebalkan, tapi hoseok sangat menyayanginya
.
Hoseok yang memang sangat sangat sendsitif langsung masuk kamar Jungkook dan membuat Jungkook kaget, wajahnya benar benar seperti kelinci dengan mata besar yang sembab hidung merah dan pipi yang berisi membuat Hoseok ingin mencubitnya tapi takut tambah kenceng nangisnya
"Kenapa hyung masuk kamar kookie?"
"Kookie kenapa menangis?"
"Eung? Aku tidak menangis, hyung pergi saja"
"Jangan bohong pada hyung... hidungmu memerah, apa kau sakit? Apa adi ada anak komplek yang jahat padamu?"
"Kalau kookie kesepian kookie bisa ajak main hyung kok," Jungkook menebak hyungnya sudah mendengar semua yang dia bicarakan dengan sang assisten pribadinmya Mr. Roty pasti hyungnya akan kasian, jungkook tidak suka!
"Pergilah hyung! Memang kenapa kalau kookie menangis? Lagipula kenapa jika ada yangg jahat pada kookie? Memangnya hyung bisa melindungi kookie? Hyung saja menangis saat sepatu untuk menari hyung tidak sengaja kookie bakar"
"itu berbeda dasar anak kecil! Kau memang menyebalkan," sahut hoseok
"Yasudah pergi saja, Kookie ingin tidur sekranga hyung kluar saja! Hyung mengganggu kookie tidur," mendengar bentakan Jungkook membuat hoseok menyesali sikapnya yang cenderung terlalu perdul;i pada si kecil menyebalkan Jungkook, harusnya dia saat ini bersama noonanya yang masih berdiri didepan pintu kamar Jungkook, hoseok yang memang bukan tipe pemaksa dan penekan seperti noonanya, hal ini menyebabkan hoseok langsung berlalu keluar kamar hingga noonanya mencegah mencegahnya keluar dan menarik tangan hoseok menuju kasur adiknya. Yang didatangi hanya mengerjapmata polos mengingat noona kesayangannya tadi siang marah besar padanya.
.
Yoongi itu sangat tsundere begitu juga Jungkook meskipun tidak separah kakaknya, sedangkan hoseok itu terlalau lembut dan tidak pemaksa, namun dari ketiganya yang paling peka adalah yoongi entah mungkin umurnya paling besar atau memang dia orangnya sangat peka
"Kau kelinci nakal! Kemari! Dan kau kuda kemari!" sahut yoongi bossy, yoongi telah duduk di tengah tempat tidur jungkook setelah mengusirnya untuk beralih kesisi lain.
"Adiknya hany menatap heran noonanya,
"Kemari atau aku tidak akan pernah memaafkan mu jungkook dan kau hosiki aku akan membencimu selamanya"Mendengar kara keramat dari kakaknya membuat ke dua sodara ini langsung mendekat dan GREP... yoonggi memeluk mereka berdua tanpa menyadari 2 orang dewasa mengawasi meraka, tempat tidur junbggong menyaming dari pintu, yoonggi yang menyandar di sandaran begitu juga hoseok yang membelakangi pintu dan jungkook yang tertutup badan hoseok,
"Hoseok kau tau kau memiliki adik yang sangat menyebalkan dan keras kepala, jika kaiu ingin membuatnya menuruti nasehatmu mungkin kau butuh untuk lebih tegas, dan kau jangan terlalu cengeng dan jika kau merasa kesepian kau bisa menutupinya pada orang lain apalagi pada eomma dan appa tapi jangan copba coba pada noona,"
"Aku memang begitu noona... soal sepatu itu memang sangat pebtibg bagiku noona, aku mengerti noona... hosiki sayang noona" mengeratkan pelukannya"
"Noona tau maksudnmu, dan kau kelinci menyebalkan"
"Noonaaa..." Jungkook merengek, ini adalah hal paling langka yang Jungkook lakukan bisanya dia merengek paling sering pada Taehyung.
"Baiklaaah kookie, kau itu memang menyebalkan, bahkan keisengamu itu sudah jauh diatas normal bagi anak seumuranmu"
"Hm" gumamam singkat menjawab perkataan Yoongi "Noona tau kau itu sangat merindukan eomma, ditambah kemarin tae noona juga sempat marah padamu, dan hoseok hyung yang sibuk dengan berbagai kegiatannya dan membuatmu kesepian, appa juga terlalu sibuk dengan agensi nya"
"Aku tidak kesepian! Lagipula appa terlalu tua untuk mendengar ceritaku" 2 orang dewasa didepoan terdentak sedikit teriutatama otrang ynang merasa dibicarakan
"Kau jujur atau noona dengan senang hati akan mengatakan pada taehyung kau pernah mengompol kemarin," jungkook langsung diam mendengar yoonggi, tangannya semakin erat memeluk tubuh kakaknya
"Noona tau noona juga menyebalkan, tapi kau juga tau jika noona sangat menyayangi kalian... jungkook jika kau ingin bermain bersama atau kau merasa kesepian, kau tidak perlu melakukan berbagai keisengan seperti itu, apa kau tau kecapi itu sangat penting untuk perlombaan noona bulan depan? Kecapi seperti itu sangat sulit dicari di zaman modern seperti ini"
"Mian," Yoongi mengangguk, tragedi kecapi miliknya benar benar membuat kesabaran Yoongi habis "Jadi kalau kau kesepian cukup tunjukkan sekilas jika kau kesepian, kau tidak perlu menunjukkan secara gamblang bagaimana perasaan mu, noona tahu kok, kau tidak bisa nenunjukkan ekspresimu seperti hoseok, karna itu kau hanya perlu menunjukkan sedikit jika kau memang kesepian , aku yakin orang terdekatmu akan menyadarinya, kau mengerti? Kita masih kecil, jika ingin menangis ya menangis saja jangan sok menjadi orang dewasa" sahut yoonmgi, yoongi memang tergolong dingin, tapi dia yang paling mengerti diantara semua keluarga Kim, dia sering dijuluki genius music
"Hiks... hiks..." kini giliran sang maknae "Kookie jangan menangis,... hyung jadi ingin menangis juga, hiks... " hoseok itu memang cengeng, setau Yoongi penyakit tertular menangis itu tidak ada, tapi kenapa hoseok bisa cepat tertular menangisnya kookie #itubukantertularwahaisugaituadalahrasaempatihoseokjikahatiesmuyanghangatbelumneyadariistilahsepertiitu
"Ish cengeng sekali kalian,"
"Noona... hiks juga menangis, hidungku kena airmata noona,"
"Baiklah terserah kalian, noona mengantuk noona ingin tidur,"
"Hiks... tidur dikamar kookie saja, biarakan appa! Appa bawa kunci sendiri," Yoongi tersenyum dengan tingkah Jungkook hingga...
"Jangan tersenyum seperti itu, nanti kookie suka sama noona kayuak kookie suka sama tae noona... kata eomma itu tidak boileh karena kita saudara,"
"bENAR JANGAN TERSENYUM SEPERTI ITU! pokoknya jangan, hoseok nanti kalau sudah besar akan mencari pacar yang manis seperti noona dan cantik seprti eomma..." mendengar celetukan Jiungkok dan hoseok membuat mereka tertawa
"Baiklah... kita tidur bertiga,"
"Hosiki ingin peluk noona,"
"Kookie juga,"
"Haah... manisnya adikku,"
.
.
"Yoonggi sangat dewasa ya,"
"Dia sangat menyayangin adiknya tapi tertutupi oleh sikap tsunderenya, haaah dasar pinncessku satu ini, bunny kita ternyata sangat kesepian ya, hosiki itu terlalu tegar, yaampun.. sayang Yoongi itu idaman ya.a... Jimin hingga Hoseok dan Jungkook menyukainya... meskipun dia galak tapi dia bisa menjadi idaman dari bayi2 tampan itu"
"Yoongi itu seperti permen yang didalamnya ada kejutannya.,... kau tidak akan tau apa yang akan yanggoi lakukan jika tidak mengenalnya"
.
Gimanaaaa? Maafya slowupnya... lagi sibuk banget, selanjutnya penghargaan sama ultahnya eomma jinnie.. tapi belum tau kapan updatenya
