Disclaimer : Masashi Kishimoto
Genre : Romance,Hurt
Pairing : SasuXSaku,SakuraXSasori, ShikaxIno,NaruxHina
DON'T LIKE DON'T READ
Love In Five Boys ! BestFriends
Minna-san, Minam sekarang ganti judul ficnya jadi Love In Five Boys. Karena ada adegan seru di sana perebutan pacar dan harga diri sahabat., teruss di sini yang berperan dalam chapter ini adalah Shikamaru dan Ino. Why ? because they fall in love, mereka tak tahu kalau mereka jatuh cinta satu sama lain. Tapi juga ada seseorang yang menyukai yamanaka ino,
Teman-temannya akan membantunya, Wait See and Reads That Fic !
~*..*~
Di sekolah, Sasuke dan kawannya Five Boys datang tepat waktu untuk menghadapi ulangan matematika Ibu Tsunade, Begitu juga Sakura,Ino dan Hinata yang terburu-buru ke kelas.
"Pagi bener kita !" keluh Naruto ngos-ngosan.
"Dobe, jangan saja kita bangun kesiangan !" ucap Sasuke menyandarkan diri ke tembok.
DI lain pihak, Hinata, Sakura, dan Ino lari terbirit-birit dan mereka ~~
Brukk, Mereka terpleset dan meluncur ke arah Five Boys Gank,
Sasuke sigap menangkap Sakura ke tubuhnya, Hinata jatuh di pelukan Naruto dan Ino . .
"Fiuuh, untung saja lah kit" Shikamaru tak dapat melanjutkan perkataannya karena Ino menabraknya dari belakang, secara refleks Shikamaru menangkap tubuh Ino ke tubuhnya.
One..two..three terbengong melihat adegan itu pagi-pagi,dan Sai terkejut dengan menggeram ingin melakukan apa yang dilakukan Shikamaru dengan Ino. Sasuke sekilas melihat ekspresi Sai yang aneh "Sai,kau suka ya dengan Ino"gumam Sasuke dalam hati.
"enn, Sasuke." Ucap Sakura lembut, Sasuke mengerti permintaan Sakura untuk melepas pelukannya. Naruto dan Hinata membeku di atas lantai. Sasuke dan Sakura mengejutkan mereka yang menatap kebingungan.
"hoi,dobe. Sampai kapan kalian seperti itu !" kejut Sasuke.
"Hinata, " panggil Sakura.
Mereka refleks melepas pelukan tersebut, dengan semburat merah diwajah mereka. Sasuke hanya tersenyum kecil "Naruto, kau ini lucu ya !" gumam Sasuke dalam hati.
"N-Nani ?. temee, kau ini mengejutkan akuu " kesal Naruto melayangkan pukulan ke wajah Sasuke. Grepp tangan Naruto di tahan Sasuke. " I'm just Kidding and I'm not bullying you and Hinata again !" seringai Sasuke.
"ehh~~" Naruto dan Hinata masuk ke kelas dengan semburat merah di wajahnya. Beberapa langkah, Sakura menghentikan langkah Sasuke yang berada di belakangnya.
"Sasuke. " ucap Sakura.
"Hn ?. Ngapa !" jawab Sasuke datar.
"ngomong-ngomong Shikamaru dan Ino kita biarin aja !" lanjut Sakura.
"Sakura, biarin aja !. nanti mereka sadar sendiri dalam hitungan waktu 10 detik" jawab Sasuke.
Benar perkataan Sasuke, mereka refleks melepas pelukan itu dengan semburat merah di wajahnya bahkan lebih merah dibandingkan dengan Hinata dan Naruto.
"Sudah kubilang kan ! " ucap Sasuke tersenyum dengan memegang tangan Sakura untuk masuk ke kelas.
Shikamaru dan Ino malu dihadapan teman-temannya, dag..dig..dug jantung mereka berdetak kencang. Mereka ngacir ke kelas dengan tergesa-gesa.
"hoii, kawann !. " panggil Shikamaru. Mereka pun menoleh ke arah Shikamaru dan Ino, dengan tersenyum kecil tersungging di wajah teman-temannya. Kecuali Sai yang tersenyum terpaksa..
"Sakura, kamu dengan Sasuke kok biasa aja !" celetuk Ino tiba-tiba.
"hnn, iyalah mereka kan pacaran !" jawab Sai. Blushh semburat kecil di wajah Sakura sedangkan Sasuke hanya mengucap " ya, kami pacaran".
"Inoo, kamu tuh lucu ya ! dengan Shikamaru. Nanti kamu tak konsentrasi lagi !" celetuk Sakura.
"ya,, Sakura ! ganti topic ke akuu" kesal Ino ingin mengejar Sakura yang menantangnya.
"Sakura !" ucap Ino dengan langkah kaki seribunya tapi tiba-tiba langkahnya berhenti.
"heii, siapa yang menghentikan aku ?" Ucap Ino memaksa seseorang yang memegang tangannya untuk melepas tangannya.
"ha' Shikamaru kenapa tanganku refleks memegang tangannya" gumam Shikamaru dalam hati.
Sasuke menyeringai, Sakura,Hinata,dan Naruto tersenyum kecil. Kiba menceletuk "Shika, sampai kapan kau memegang tangan Ino !"
Ino pun bergerak pelan wajahnya ke belakang, "N-Nani ?", Sakura berhasil mengerjai Ino dengan Shikamaru.
"SAKURA !" marah Ino.
"Bisa diam tidak !" ucap Shikamaru.
"Sudahlah, Shikamaru ! lepaskan akuu" paksa Ino,
"tidakk !" ucap Shikamaru tak mau kalah.
"Shikamaru, ayolah ! malu di lihat orang" ucap Ino lagi.
" biarinnn" jawab Shikamaru membuat anggota Five Boys beserta Sakura dan Hinata pun hanya terbengong dengan segera duduk di bangku mereka.
Mereka hanya terbengong menonton adegan perkelahian mulut Ino dan Shikamaru hingga teman-teman lainnya datang.
~~teng. Teng bel berbunyi masuk. Shikamaru menghentikan perkelahian itu dan duduk di bangku nya, begitu juga dengan Ino dengan semburat merah di wajahnya.
"Ino, kau tidak apa apa !" Tanya kiba.
"ti-tidak Kiba !" jawab Ino.
Ibu Tsunade masuk ke kelas dengan keheningan suasana kelas tersebut. tanpa aba-aba, ibu Tsunade memberi soal-soal kepada mereka.
Mereka pun tenang mengerjakan soal –soal yang terbilang rumit bagi mereka akan tetapi dapat mereka lewati. Shikamaru seperti biasa keluar duluan sekali, akan tetapi yang membuat Sasuke dan teman-temannya ingin mengumpulkan kertas itu terhenti langkahnya karena Ino keluar mengikuti Shikamaru dari belakang.
"hei, Sasuke. Apa kau tidak menyadari perilaku aneh dari mereka ?" bisik Naruto.
"kalau iya, kenapa ?" Tanya balik Sasuke.
"sudahlah, Naruto ! kita bahas di luar ruangan saja." Ajak Sakura.
"eh, iyaa" ucap Naruto.
Mereka pun mengikuti tingkah laku Shikamaru dan Ino dari belakang, Sai dan Kiba tidak mengikuti mata-mata tersebut di sebabkan mereka dipanggil kepala sekolah. Maka tinggal Naruto,Sasuke,Sakura dan Hinata yang mengikutinya.
Shikamaru POV
Aneh, sungguh aneh ! aku tadi kok refleks menangkap tubuhnya dan satu lagi ketika dia ingin mengejar Sakura. Tapi aku menahannya apa suatu kebetulan ataukah akuuu ?. sepertinya teman-temanku menaruh hal yang aneh terhadapku saat ini, mungkin mereka akan mencari tahu apa penyebabnya. Dan kenapa Ino mengikutiku ?, apa dia marah padaku ?.
End~Shikamaru POV
Shikamaru berhenti di loteng sekolah yang jarang di kunjungi oleh siswa di sekolah tersebut. Shikamaru pun berbaring di lantai loteng sekolah, dan Ino mengikuti dari belakang dengan perasaan dag dig dug. Ino perlahan mendekati Shikamaru,
Satu..dua..tiga, Ino mengejutkan Shikamaru dan refleks Shikamaru bangkit alhasil tubuh Ino menghadap tubuhnya. Dan dengan semburat merah di wajah mereka, mereka saling berhadapan dengan jarak 2 cm lagi.
"N-nani ? apa yang ku lakukan tadi !" cemas Ino dalam hati.
"Ino, kau ini lucu ya !. mukamu merah tuhh !" celetuk Shikamaru.
"kau juga tuhh !" lanjut Ino keringat dingin.
Shikamaru memanfaatkan kesempatan tersebut, "kau ini merepotkan saja sih !" ucap Shikamaru dengan seringainya.
"aku mere" perkataan Ino tak dapat dilanjutkan lagi karena mulutnya sudah dibekap oleh mulut Shikamaru.
Selang beberapa detik kemudian mereka melepaskan kecupan tersebut, "kyaaaa, SSHIKAMARUU !, kau telah mengambil first kiss ku !" teriak Ino. "ha' ! sepertinya aku juga sepertimu !" ucap Shikamaru.
"Shikamaru !" ucap Sasuke datang tanpa hawa kehadiran.
"S-A-S-U-K-E" kaget Shikamaru.
"hebat kau Shikamaru !. ternyata kau bisa menyukai orang lain !" celetuk Naruto.
"N-Nani ?" kejut Ino.
Inopun kabur dari pembicaraan mereka, kemudian Sakura dan Hinata mengikuti Ino dari belakang. Hening tanpa ada yang berbicara.
"Shika, aku salut denganmu !. ternyata kamu tak mau kalah dariku." Seringai Sasuke memecah kesunyian.
"Sasuke, akuu tak tahu perasaan ini timbul !" ucap Shikamaru.
"Shika, kau kenapa berubah sih sikapmu !" ucap Naruto penasaran.
"Sikap, sikap yang mana !" Tanya Shikamaru kembali.
"lihatlah perubahan wajahmu tadi dengan Ino." Jawab Naruto.
"'sudahlah, Naruto !. jangan paksa dia. Pasti dia menyadari perasaan yang timbul sebelum terlambat" ucap Sasuke panjang lebar.
"maksudmu ?" Tanya Naruto kebingunan.
Sasuke tak meggubris pertanyaan Naruto yang tiba-tiba menarik tangan Naruto untuk menjauh dari Shikamaru
"Sasuke !. maksudmu apa tadi " Tanya Naruto kembali.
"Sai juga menyukai Ino." Jawab Sasuke pelan.
"N-nani ?. kok kau tahu !" ucap Naruto kebingungan.
Sasuke menggumam apa yang dibicarakan oleh Sai dengannya di rumah Sakura.~~
Flashback Of Sakura Home.~*~
"Sasuke, karena telah melindungi adikku aku ucapkan terima kasih ya !" ucap Sai
"Hn !, iya." Jawab Sasuke singkat, dia pun melihat sekilas muka Sai yang memerah.
"Sai, kau ini sedang jatuh cinta ya" celetuk Sasuke. Cangkir yang dipegang Sai jatuh, Sasuke hanya tersenyu kecil melihatnya.
"ka-kau da-ri mana tahu ?" Tanya Sai terbata-bata. "tentu tahu! Tergambar dari wajahmu tuh" ucap Sasuke.
"aduh bagaimana ya !. aku menyukai temannya Sakura tuh" ucap Sai lagi, "maksudmu ?"Tanya Sasuke
"Ino..orangnya tapi jangan kau kasih tahu siapa-siapa ya ! hanya kau yang tahu. Ingat ituu !" ucap Sai tiba-tiba yang segera meninggalkan Sasuke seorang diri di teras rumah Sakura.
End Of Flashback~*~
"tentu aku tahu !. sikap mereka berubah saat aku berpacaran dengan Sakura" jawab Sasuke.
"ooohh, jadi maksudmu itu mereka baru merasakan perasaan mereka itu saat kau dengan Sakura chan pacaran." Gumam Naruto.
"eh !. iyaa. " ucap Sasuke menggaruk kepalanya tak gatal.
"temee, kau ini lucu ya !" ucap Naruto mulai tertawa.
"apanya yang lucu !" Tanya Sasuke.
"tak ada, oh ya kita di panggil kepala Sekolah sekarang. " ajak Naruto.
"memang kapan kita dipanggil ?" Tanya Sasuke menautkan alis wajahnya.
"sudahlah !, ayoo nanti kita kena marah !" Naruto menarik tangan Sasuke menuju ruangan Kepala Sekolah.
(~~~_***) Diruangan Kepala Sekolah
Disana sudah berjejer tiga temannya Sai,Shikamaru dan Kiba yang duduk di sofa samping meja Kepala Sekolah. Dan tak kalah terkejutnya ada seorang lelaki yang berpakaian kaos biru dengan pakaian kemeja menutup kaos tersebut.
"maaf, menunggu lama Pak Minato !" ucap Naruto. Minato hanya tersenyum tipis mendengar ucapan anaknya tersebut.
"silahkan duduk, Naruto.. Sasuke. Ada yang bapak bicarakan" Minato dengan wibawanya menjawab perkataan anaknya tersebut walaupun dia ayahnya Naruto masih memanggil namanya dengan nama Bapak di depan teman-temannya.
Sasuke dan Naruto melirik kesana kemari dan alangkah terkejutnya mereka melihat Shikamaru sudah duduk santai di samping Sai dan Kiba.
"Shi-ka-ma-ru." Ucap Naruto terbata-bata.
Shikamaru hanya menguap melirik sebentar dua temannya tersebut. " kenapa kalian melihatku seperti itu ?".
Sasuke dan Naruto hanya mendengus kesal dengan ucapan Shikamaru dan segera berpaling dari mukanya untuk mendengar hal yang ingin dibicarakan oleh Minato.
"Pak,silahkan mulai pembicaraan." Ucap Sasuke.
"begini singkat saja, rencana bapak ini untuk membuat Band dengan anggota kalian berlima." Minato dengan singkatnya.
Semua mendengarnya terbengong mendengar ucapan Kepala Sekolah tersebut. Minato itu melanjutkan pembicaraannya, "itu..! orang yang di samping Naruto adalah manajer kalian adalah Asuma." Ucap Minato.
Mereka semua melirik manajer barunya tersebut, dan membuat suasana hening seketika.
.
.
.
.
"Sasuke,." Ucap Shikamaru memecah keheningan.
"Hn ?.". Ucap Sasuke singkat.
"kau kenapa menatapku seperti itu tadi." Ucap Shikamaru.
"habis kamu sihh menatap kami seperti itu tadii" potong Naruto.
"maaf ya !. " ucap Shikamaru.
Merasa Minato dan Asuma dicuekkin dengan mereka, Minato memanggil mereka dengan menautkan alis wajahnya membuat mereka berlima ketakutan..
"ma-af pak !. memang ada acara ya ?" Tanya Sasuke.
"iya, ada festival band di Sunakagure. Sebagai sekolah terkenal di Konohagakure , kita harus ikut serta dalam festival itu." Jawab Minato dengan panjang lebarnya.
"pak, kapan acara itu dimulai ?" Tanya Shikamaru.
"dua bulan lagi kok.." Minato dengan senyumnya. Naruto hanya menggumam "ayah, mau kami keluar ya !"
Minato melihat ekspresi anaknya itu hanya berucap kecil "Naruto, Sai, Shikamaru, Sasuke, dan Kiba berlatih ya !. jangan buat sekolah ini maluu" dengan senyum deathglarenya. "sudah kuduga ayah akan berucap seperti itu" gumam Naruto dalam hati.
"baiklahh ! ayo teman-teman kita tak boleh menganggu pekerjaan pak Minato sekarang" ucap Naruto dengan menautkan alis wajahnya, 4 temannya mengerti dengan isyarat Naruto pun meninggalkan ayahnya Naruto dengan Asuma di ruangan.
Di perjalanan kelas,~*~
"Naruto,kau kok bersikap aneh dengan ayahmu tadi" Tanya Shikamaru.
"sudah kuduga dengan senyumnya tadi, Shika !" jawab Naruto Simpel.
Mereka pun melanjutkan pembicaraannya dengan tatapan orang yang disekitarnya memandang mereka dengan ekspresi menggebu-gebu "KYAAA,FIVE BOYS..KERENNN BANGEETTT" teriaak Fans Five Boys.
Dan Sakura, Ino, dan Hinata menunggu mereka di depannya,
Saling bertatapan.. Sasuke menarik tangan Sakura dengan membuat fans Sasuke geramm ingin dipegang dengan idolanya tersebut.
"Sasuke, maluu dilihat orang tuhh !" ucap Sakura. "diam.. dan ikuti perintah dariku !" ucap Sasuke.
"Sasuke, jangan mengumbar kemesraan ini di depan kami !" geram Naruto.
"Dobe, kau bukannya punya juga !" seringai Sasuke, dengan mendengar itu Naruto tiba-tiba menarik tangan Hinata masuk ke kelas.. "sudah kuduga khan ! Kau ini tak usah berbohong kepadaku" seringai Sasuke.
"Shika, kau iri kan !" celetuk Sasuke. "Shika,aku mau seperti mereka" ucap Ino dengan manja.
Mendengar perkataan itu, hati Sai hancur berkeping-keping dan melarikan diri tanpa ucapan apapun dari mulutnya. Shikamaru hanya terbengong dengan tingkah laku Sai tersebut dan menuruti kemauan Ino dengan mengenggam tangan Ino ke loteng kelas. Dan ..
Sasuke memberi isyarat dengan Sakura untuk melepas tangannya, diapun menyusul Sai keluar yang telah menjauh. Sebelum dia menyusul Sasuke mengecup kening Sakura "cup" dan Sasuke meninggalkan Sakura dengan seyum yang tersirat di bibirnya. "arigatou Sasuke.."
(``*``) di loteng kelas,
Mereka dengan nafas terengah-terengah telah sampai di loteng kelas, hening seketika.. hingga Shikamaru memecah keheningan.
"Ino, kau kenapa sihh!" Tanya Shikamaru.
"kau tahuu Shika.. a-k-u." ucap Ino terbata-bata.
"menyukaiku bukann" potong Shikamaru tiba-tiba.
"N-Nani ! kau tahu.." semburat merah di wajah Ino muncul. Shikamaru memegang wajah Ino dengan dimulai melepas kuncir yang dipakai Ino hingga terurai rambutnya "begini kau cantik juga khan"
Perlahan-lahan Shikamaru menuruni tangannya dari memegang mata, hidung dan kemudian bibir Ino. Perasaan menggebu-gebu di antara mereka dengan perlahan-lahan mereka menutupi jarak di antara mereka dengan kecupan manis.
Tanpa melepas kecupan itu, tangan Shikamaru merangkul pinggang Ino, dan Ino menekan kepala Shikamaru untuk tetap dengan posisinya. Mereka melanjut kecupan itu dengan penuh mesra bahkan lebih mesra dibandingkan Sasuke dengan Sakura,
Setelah beberapa menit kemudian, mereka melepas kecupan itu dengan penuh kebahagian tanpa merasakan sakit di hati Sai yang sekarang hancur berkeping-keping.
"Aishiteru, Shikamaru.."ucap Ino membenamkan mukanya di dada bidang nya Shikamaru.
"Aishiteru,, Ino. Kau telah mengisi hati ini dengan perasaanmu, arigatou chan" ucap Shikamaru
"ganbatte, Shikamaru. Ayo kita kembali kekelas mungkin pelajaran bu Anko di mulai" ajak Ino mengenggam tangan Shikamaru hingga ke kelas.
(~*~) di kelas,
Sai duduk termenung dengan disampingnya Sasuke dan Sakura. Sedangkan Naruto dan Hinata ngobrol tanap perasaan kaku diantara mereka. Dan Kiba asyik bermain kartu dengan Chouji.
Krekk,pintu kelas terbuka. One two three..
"Shika, bu Anko tak masuk sekarang !. kita disuruh pulang Karena guru rapat sekarang." Ucap Naruto tiba-tiba..
"kalian menunggu kami ya" ucap Shikamaru. "tentu saja ayoo pulang !. ayo Hinata chan " ajak Naruto dengan Hinata. "Ano Naruto,.." ucap Hinata. "ya, kenapa ?" Tanya Naruto. "tidak apa-apa" ucap Hinata,
Sai tiba-tiba mendorong badan SHikamaru hingga membentur dinding, alhasil membuat yang melihatnya terkejut.
"Sai, kau kenapa sihh ?" Tanya Shikamaru, tanpa menggubris perkataan Shikamaru. Sai mencengkram kerah baju Shikamaru dengan erat.
"kau mau tahu kenapa ?. aku juga menyukai INOO.. tapi kau mengumbar kemesraan didepanku apakah aku tak sakit melihatnya, ha' !.." marah Sai.
"memang kenapa ? kalau aku juga menyukainya !. apakah aku salah !" serang balik Shikamaru dengan mendorong Sai.
"KU MOHONN HENTIKAANN."pinta Ino dengan keras. Mereka berdua tak menggubris kata-kata Ino dan melanjutkan perkelahian mereka.
"SHIKAMARU..SAI ! bisa tidak kalian bersikap dewasa !" ucap Sasuke dengan deathglarenya.
"SASUKE.. apakah kau tahu rasa sakit hatikuu !. memang kau bisa rasakan rasa sakit ini ! bisa tidakk" berang Sai dengan menatap tajam kepada sahabatnya tersebut.
Perkelahian mulut semakin memanas, tanpa menyadari mereka adalah sahabat yang saling berbagi satu sama lain tapi hancur seketika dengan namanya CINTA.
"SAI, kau ini !. apakah kau tahu kejadian 4 hari yang lalu ! aku lebih sakit merasakan ituu ! " serang balik Sasuke dengan tatapan onyx matanya,
"Sasuke,.tolong hentikan mereka berdua !. aku tak mau melihatnya" pinta Sakura.
"jangan ikut campur Sasuke,..Sakura. ini urusan kami berdua !. biar kami selesaikan sendiri." Ucap Shikamaru dengan menghapus noda darah dimulutnya.
Ino tak bisa bergerak apa-apa, melihat,, mendengar perkelahian dua laki-laki yang menyukainya. Akan tetapi dia telah memilih Shikamaru untuk mengisi ruang hatinya tersebut. dan sekarang mereka berkelahi atas nama dia.
"TIDAKKK..jangan berkelahi !" ucap Ino yang tiba-tiba memeluk Shikamaru dari belakang, "Ino, apa yang kau lakukan!" ucap Sakura.
Sai melihat mereka berdua berpelukan, geram dalam hati. "SASUKE,NARUTO,KIBA.!" Teriak Sai. Mereka yang dipanggil namanya menoleh ke arah Sai yang menatap tajam.
"ada apa Sai ! " jawab Naruto
"Aku bersedia membentuk band ! tapi~"potong Sai.
"tapi apa !" bentak Sasuke.
"Shikamaru harus dihilangkan dari anggota band ini !" ucap Sai lagi
.
.
.
.
TBC..
Oh no! maaf ya baru Update sekarang karena udah ujian semester ni ! ini aja nyolong waktu untuk ngerjain tugas kuliah ckckckk *plak*.
PLEASE REVIEW..
AIHARA MINAM UCHIHA
