GAME OF LOVE

Author : Usagi Yumi

Pairing : Miku x Kaito Neru x Nero

Rin x Len Rui x Rei

Teto x Ted Haku x Dell

Luka x Gakupo Mayu x Muyo

Meiko x Akaito Kiku x Taito

Lenka x Rinto Gumi x Gumiya

Yuki x Kiyoteru Miki x Piko

Zatsune x Zeito Lola x Leon

Mizki x Yuuma SeeU x USee

Ring x Lui Ritsu x Taya

Suzu x Sutzu Zely x Zelion

Summary : Dari sebuah lagu, para putri beserta para guardian akhirnya dapat saling bertemu. Mereka mulai menyusun rencana dan mulai berkelana. Dari jauh pun, para pangeran beserta para guardiannya juga mulai menyusun rencana. Tanpa para putri ketahui, sesuatu yang buruk akan menimpa mereka. Apa yang akan mereka lakukan?

Yumi : Hallo... T_T

Len : Yumi-chan, kenapa mukanya asem kayak gitu?

Yumi : Kau tidak perlu tahu...

Len : Tapi aku mau tahu! Cepat kasih tahu aku! Atau kulindas kau dengan road roller!

Yumi : Zely... *nunjuk Len* hancurkan dia...

Zely : Ok... *mulai ngendarain tank bajanya*

Len : Gyaaaaaaaaaaaaaa! *lari*

Yumi : Kaito, Ted, Akaito, Gakupo, Sutzu, dan Zelion! Kalian bagi-bagi tugas! *nyerahin kertas disclaimer, warning, dan caution*

KaiTedAkaiGakuSutzuZeli : *cuman ngangguk-ngangguk sambil ngambil kertasnya*

KaitoTed : Disclaimer : Sampai Yumi mati pun, Vocaloid, Utauloid, Voyakiloid, Zely, dan Zelion bukan milik Yumi. Zely dan Zelion milik Yamine Alice. Vocaloid milik Yamaha dan Crypton, Utauloid dan Voyakiloid milik para creator masing-masing. Tapi, cerita serta para OC ini asli milik Yumi.

AkaitoGakupo : Warning : Gaje, Abal, OOT, OOC (maybe?), aneh, typo, dll.

SutzuZelion : Caution! : Jika ada sesuatu hal yang menimpa diri anda seperti terkena sakit kepala, sakit perut, sakit jiwa (?), dll, tolong hentikan membaca cerita ini dan hubungi dokter (readers : Emangnya apaan?)

All Chara (min Len) : HAPPY READING!

Chapter 4 : From Melody, We Find The Others

Holy City, Holy Motel

Normal POV

"Oyasuminasai, minna...", Ucap semua yang ada di kamar tersebut. Mereka semua mulai terlelap dan mulai terbang ke alam mimpi.

Holy City, Holy Church

"Akhirnya kita sampai...", Ucap Ring. Tampaknya gadis nampak lelah setelah berjalan seharian.

"Baiklah! Kita akan menginap di gereja...", Ucap Ritsu. Yang lain pun hanya mengangguk tanda setuju.

"Biar aku yang berbicara dengan pihak gereja", Ucap Suzu seraya berlari pergi.

"Aku ikut dengan Suzu", Ucap Zely yang menyusul Suzu.

"Hmmm... Menurut kalian, apakah mereka semua sudah sampai?", Tanya Mizki.

"Soal itu, lebih baik kita tanyakan kepada Suzu atau Zely", Jawab Zatsune.

"Ukh... Miki-chan... Aku ngantuk...", Keluh Yuki sembari menarik rok Miki. Miki lalu menggendong Yuki di atas punggunggnya.

"Yuki tidur dulu dipunggungku... Nanti kalau kamarnya udah ada, Miki pindahin Yuki ke kasur, ok?" Usul Miki.

"Apa gak ngerepotin Miki-chan?", Tanya Yuki.

"Ini sudah kewajibanku sebagai guardian Yuki-chan...", Jawab Miki sembari tersenyum.

"Arigatou... Oyasuminasai, Miki-chan...", Ucap Yuki yang mulai memejamkan matanya.

"Oyasuminasai mou, hime-sama", Balas Miki. Tepat di saat Yuki terlelap, Suzu dan Zely kembali.

"Ayo kita masuk... Kamar sudah tersedia...", Ajak Zely.

"Ngomong-ngomong, bagaimana caranya kalian mendapat izin secepat ini?", Tanya Lenka.

"Ah... Sebenarnya tadi kami tidak mendapat izin, cuman tadi aku dan Zely berubah jadi B-Wolf dan D-Rabbit... Jadi pihak gereja takut karena kami ber-clan Chain maka diizinin deh...", Jawab Suzu dengan wajah datar. Yang lain cuman bisa sweatdropped (min Yuki & Zely).

"Ya sudah... Yang penting bisa istirahat!", Ucap SeeU acuh tak acuh.

Mereka semua pun melewati lorong gereja yang cukup panjang. Lalu mereka masuk ke dalam sebuah ruangan yang akan menjadi kamar mereka. Lalu mereka semua merebahkan diri di kasur mereka masing-masing dan mulai terlelap. Mereka semua mulai terbang ke alam mimpi.

Lagu... Itulah yang mereka dengar oleh para Putri beserta para guardiannya yang berada di Holy Church dan Holy Motel di alam mimpinya. Di dalam mimpi, mereka semua melihat gadis berambut putih sebahu dengan 1 kuciran kecil di pinggir (terserah para readers mau di kiri atau di kanan kuciran-nya) serta iris berwarna biru langit. Gadis tersebut memakai gaun lolita putih yang penuh dengan renda, membawa boneka kelinci berwarna putih, dan juga memakai sepatu boots putih. Gadis tersebut tengah bernyanyi sebuah lagu. Lagu yang dikenal oleh semua yang sedang bermimpi. Setelah gadis tersebut berhenti bernyanyi, dia pun berkata,"Nyanyikanlah lagu ini... Maka kalian akan saling bertemu". Setelah itu, gadis tersebut menghilang dan mereka semua terbangun dari tidurnya.

Holy Motel, 05.00

"Tadi itu apa?", Gumam Miku.

"Miku... Apa kau bermimpi sama sepertiku?", Tanya Rin.

"Apakah kalian... Bermimpi melihat seorang gadis berambut putih yang sedang menyanyi?", Tanya Teto. Miku dan Rin hanya mengangguk.

"Eh? Kalian juga bermimpi seperti itu?", Tanya Luka. Ketiga gadis yang ditanya hanya mengangguk.

"Tampaknya... Semua yang disini bermimpi sama...", Ucap Meiko.

"Gadis berambut putih...", Ucap Neru yang disambung oleh Rui.

"Dengan kuciran kecil dipinggir...", Sambung Rui yang dilanjutkan oleh Haku.

"Memakai gaun lolita putih...", Sambung Haku yang dilanjtkan oleh Mayu.

"Dan membawa boneka kelinci putih...", Sambung Haku yang dilanjutkan oleh Kiku.

"Jangan-jangan...", Sambung Kiku yang lalu menggantungkan kata-katanya.

"USAGI YUMI, THE PRINCESS OF DREAM?!", Pekik para guardian kecuali Mayu dan Kiku.

"Princess... Of... Dream?", Gumam para Putri.

"Usagi Yumi... Dia adalah Putri Mimpi. Biasanya dia akan memberikan petunjuk di dalam mimpi apabila kita dalam kesulitan", Jawab Kiku.

"Sebaiknya kita segera mandi dan bersiap-siap", Ucap Mayu yang langsung pergi ke kamar mandi.

Holy Church, 05.00

"Tampaknya the princess of dream memberi kita petunjuk...", Ucap Zely.

"Ya...", Respon Suzu singkat dengan wajah datar. Saat ini, mereka berdua sedang berada di atas genteng(?) gereja. Ya, Gadis ini tidak pernah menunjukkan ekspresi apapun. Bahkan, bisa di bilang lebih parah dari Zely. Zely masih lebih wajar karena dia masih mempunyai ekspresi walaupun itu adalah ekspresi marah dan evil smile. Tapi Suzu? Gadis yang tidak diketahui wajahnya ini karena ditutupi oleh topeng dan hanya menampakkan kedua iris berwarna hitam tidak pernah menunjukkan satu ekspresi pun.

"Hah...", Zely menghela napas panjang. "Kau itu kenapa sih? Selalu memakai topeng? Bahkan hanya aku saja yang tahu wajah aslimu...", Ucap Zely dengan agak kesal.

"Sepertinya sudah saatnya aku memberi tahu alasannya kepadamu", Ucap Suzu.

"Alasan apa?", Tanya Zely.

"Kau tahu? Tragedi matinya Yuzumi Wayne Suzuo?", Tanya Suzu.

"Ah... Salah satu pangeran Black Kingdom yang memiliki marga yang sama denganmu. Dia mati di usianya yang ke 13 tahun kan?", Jawab Zely.

"Itu benar... Dan sebenarnya dia itu adalah adik kandungku atau lebih tepatnya kembaranku", Ucap Suzu. Zely terdengar shock mendengarnya.

"EH?! Bagaimana bisa? Tapi Ibu kan tidak melahirkanmu kembar?", Tanya Zely yang masih shock.

"Hah...", Suzu menghela napas. "Sebenarnya, aku dilahirkan kembar... Dan kau tahu? Proses kelahiranku dilakukan secara diam-diam. Saat aku dan Suzuo lahir, terdapat tanda bunga mawar hitam di bahu kirinya yang menandakan bahwa dia anak terkutuk. Ayah menyuruh Ibu kita untuk membuang Suzuo tapi Ibu kita menolak dan memilih untuk mengurusnya secara diam-diam. Suzuo diberi kamar di bawah tanah. Setiap malam, aku serta kedua orang tuaku selalu mengunjungi Suzuo. Pada saat aku dan Suzuo berumur 3 tahun..."

Flashback

"Suzu-chan!", Teriak anak laki-laki berumur tiga tahun dengan rambut hitam serta iris berwarna senada dengan rambutnya. Ia berlari menghampiri anak permpuan sebayanya.

"Kenapa Suzuo-kun?", Tanya Suzu kepada anak laki-laki yang ternyata bernama Suzuo.

"Aku punya hadiah punya Suzu-chan... Tapi Suzu-chan tutup mata duyu(ini bukan typo) ya...", Ucap Suzuo. Suzu pun hanya menuruti apa yang Suzuo katakan.

Suzuo pun tampak memasangkan sesuatu ke wajah Suzu. Lalu dia segera mengeluarkan kaca kecil dari balik saku bajunya.

"Sekarang... Suzu-chan boleh buka mata...", Ucap Suzuo. Suzu pun membuka matanya. Suzuo segera memberikan Suzu kaca dan membiarkan Suzu mengambil kaca tersebut lalu berkaca.

"Uwaaaaah! Kileiiii! Arigatou Suzuo-kun!", Ucap Suzu sembari memeluk adiknya itu.

"Douita...", Respon Suzuo sembari membalas pelukan kakaknya. "Jangan sampai topeng itu hilang ya... Dan kalau bica Suzu-chan pake telus topengnya... Janji?", Ucap Suzuo sembari mengulurkan jari kelingkingnya yang dibalas kaitan jari kelingking kakaknya.

"Janji!"

Flashback: Off

"...Tapi, pada saat umur Suzuo 10 tahun, dia malah membunuh orang-orang Desa Celena dengan brutal. Lalu, Suzuo pun menghilang. 3 tahun kemudian, aku mendapat kabar bahwa Suzuo sudah menjadi salah satu pangeran Black Kingdom dan aku mendapat misi untuk mencari Suzuo. Dan pada saat itu terjadilah tragedi tersebut dan pembunuhnya adalah...", Ucap Suzu yang menggantung kata-katanya.

"Adalah aku...", Ucap Suzu lemah dan hampir tidak terdengar. Zely yang mendengarnya pun makin shock.

"Dan saat sebelum kematiannya tiba, dia mengutukku... Dia mengutukku agar aku seperti boneka... Yaitu, dengan cara menghilangkan ekspresiku... Hingga saat itu, aku tidak tahu bagaimana rasanya tersenyum, tertawa, marah, sedih...", Ucap Suzu. Jika dia bisa memakai ekspresinya, mungkin saat ini Suzu sedang tersenyum miris.

Seketika, muncul rasa bersalah di dalam diri Zely.

"A-ano... Maafkan aku Suzu... Aku telah mengingatkanmu akan hal yang begitu menyakitkan...", Ucap Zely dengan penuh rasa bersalah. Ia menundukkan kepalanya. Takut melihat Suzu.

"Tidak apa-apa... Setelah menceritakan hal tersebut, rasanya bebanku agak sedikit ringan...", Ucap Suzu yang membuat Zely lega.

"Hei kalian! Sampai kapan mau disitu terus!", Teriak Lenka. Tiba-tiba, Ring menjitak kepala Lenka.

"Ittai... Kenapa kau menjitak kepalaku?!", Protes Lenka sembari mengelu-ngelus kepalanya yang tekena jitakan 'penuh cinta' oleh Ring.

"Kau telah menggagalkan rencana kita, BAKA!", Ucap Ring.

"Sudah! Jangan bertengkar!", Ucap Ritsu sembari berusaha melerai Lenka dan Ring yang tengah adu mulut.

"Jadi... Daritadi, kalian mendengarkan (baca: menguping) kami?", Tanya Zely sembari men-deathglare ke-5 saudaranya beserta para guardiannya.

"Go-gomen...", Ucap mereka semua (min Suzu) secara bersamaan sambil merinding.

"Sudahlah... Yang lalu biarlah berlalu... Kalau rahasiaku sudah diketahui, biarkan sajalah...", Ucap Suzu sembari membuka topengnya. Menampakkan wajah cantiknya. Tanpa dia sadari, mulutnya tertarik ke atas. Membentuk seulas senyum. Dia tersenyum... Tersenyum tulus...

"EH?! Suzu-chan! Kau bisa tersenyum!", Pekik Zely.

"Eh?", Respon Suzu yang menunjukan wajah kaget sembari memegang bibirnya.

"Aku bisa tersenyum? Aku bisa tersenyum!", Pekik Suzu sembari melonjak-lonjak kegirangan.

"Hore! Akhirnya Suzu-chan bisa tersenyum!", Ucap Yuki sembari memeluk kaki Suzu yang sudah berhenti melonjak-lonjak.

"Selamat Suzu... Kau sudah terlepas dari kutukan tersebut...", Ucap Mizki sembari tersenyum.

"Selamat Suzu!", Ucap SeeU.

"Syukurlah kau bisa mendapatkan ekspresimu kembali...", Ucap Miki sembari tersenyum hangat.

"KYAAAAA! SUZU-CHAN AKHIRNYA BISA TERSENYUM!", Pekik Lenka sembari melancarkan death hug-nya ke arah Suzu.

"U-ukh... Le-Lenka... S-sesak...", Ucap Suzu dengan terbata-bata. Wajahnya mulai membiru.

"Lenka... Lepaskan Suzu... Dia sudah kehabisan napas", Ucap Gumi sembari sweatdropped.

"Eh? Kyaaaa! Gomen Suzu", Ucap Lenka sembari melepaskan pelukannya. Suzu segera menghirup oksigen sebanyak yang dia lakukan.

"Selamat ya Suzu...", Ucap Gumi.

"Kau telah mendapatkan ekspresimu kembali... Selamat!", Ucap Ritsu sembari tersenyum.

"Arigatou minna...", Ucap Suzu sembari tersenyum.

Holy Motel, 05.55

"Ayo kita berangkat!", Ucap Miku dengan penuh semangat. Mereka semua pun segera keluar dari Motel tersebut. Tentu saja, tidak lupa check out.

Holy City

Fukai fukai mori no oku ni mayoikonda mura no musume

Para putri dan guardian yang berada di dekat daerah Gereja mulai menyanyikan lagu. Di kejauhan, para putri dan guardian di daerah motel mendengar nyanyian tersebut.

"Hei! Kalian dengar itu?", Seru Luka.

"Aku dengar! Lebih baik kita lanjutkan lirik ini! Kalian tahu kan liriknya?", Tanya Rui. Yang lain hanya mengangguk.

Iroaseta tegami o motte yoru no yataka ni tadoritsuku

Para putri dan guardian yang berbeda lokasi tersebut dapat merasakan keberadaan mereka satu sama lain. Mereka mulai berinisiatif berlari mencari satu sama lain dan mulai bernyanyi melanjutkan liriknya.

"Dareka imasenka" (MikuLenka)

"Oya oya, okomari desuka?" (RinYuki)

"YOUKOSO..." (TetoZatsune)

"Fushigi no yakata e..." (LukaMizki)

"Ocha o meshiagare" (MeikoRing)

Mina mina atsumatte kyakujin wa "Nebumi" o sareru

"Demo, koushite au no mo nanika no midori" (NeruGumi)

"NARA , PAATII, PAATII!" (RuiMiki)

'"Kangei shiyou"'

"Hurry, Hurry!" (HakuLola)

"WAIN o tsuide" (MayuSeeU)

"Kanpai shimashou" (KikuRitsu)

"Are you ready?" (SuzuMiku)

"Junbi wa ii?" (ZelyNeru)

'"Saa, hajimeyou"'

Mereka saling bertemu... Di sebuah taman... Holy Garden. Mereka saling menatap sebentar... Lalu melanjutkan menyanyi.

Kimi ga shuyaku no Crazy nighT WAIN katate ni sharekonde

Hadoyoku yoi ga mawattara tanoshiku natte kichatta?

Utaeba odore sawagou ze sui mo amai mo wasurete sa

Ki ga kurucchau hodo ni tanoshinjae Happy night

Utage kara ichiya ake "Nanika" ga OKASHII no desu

Nemutte okite mita mita karedo ikkou ni asa ga konai no desu

"Himitsu o..." (SuzuZely)

"Oshiete ageru yo...?" (KikuRitsu)

"Tokei o mite goran..." (MeikoRing)

Musume wa kowaku nari himitsu no heya ni nigekomu

Omotai tobira o aketara soko wa...

'"Jesus, jesuS!"'

Hitsugi no yama datta

"Ara ara..." (MayuSeeU)

"Mite shimatta ne..." (LukaMizki)

"Danger! dangeR!" (HakuLola)

"Kowagaranai de?" (TetoZatsune)

"Where are you goinG?" (RuiMiki)

"Doko ni yuku no desu?" (LenkaYuki)

'"Omachinasai"'

Kimi ga shuyaku no Crazy nighT daihondoori ni susumu no kai?

Koyoi wa dou naru? EndinG subete wa sou, kimi shidai sa

Sagase sagase Happy enD junban machigaetara o-wa-ri

True enD wa hitsugi iki? Saa, konya mo Bad ∞ End ∞ Night?

"Doushitara uchi ni kaereru no kana?" (MikuLenkaNeruGumi)

"Butai ga owareba..." (RinYukiRuiMiki)

"Kaereru deshou..." (TetoZatsuneHakuLola)

"Happy EnD no kagi wa..." (LukaMizkiMayuSeeU)

"Doko ni ochiteiru no?" (MeikoRingKikuRitsu)

"KIRARI to tsumetaku hikaru kagi..." (Suzu)

"...miittsukketa" (Zely)

Watashi ga shuyaku no Crazy nighT NAIFU katate ni sharekoube

Hodoyoku furimawashitara... tanoshiku natte kichatta

Nigero! Nigero! Ichimokusan ni! Butai, serifu mo wasurete sa

Ki ga kurucchau hodo ni kowashichae Bad ∞ End ∞ Night

Kimi ga shuyaku no Crazy nighT KASUTO mo butai mo naku natte

Monogatari ga owattara saa, minna de kaerimashou ka

Utae odore sawagou ze sui mo wasurete sa

Ki ga kurucchau hodo ni tanoshinjae Bad ∞ End ∞ Night

Shizuka ni natta heya no naka hakushu o okoru nazo no kage

"Koyoi wa yoi butai deshita..." tegami o hirotte naiteita

Dark Voice Forest, Black Kingdom

"Tampaknya mereka sudah saling bertemu...", Ucap pemuda berambut ocean blue Shion Kyle Kaito.

"Ini akan menarik...", Ucap pemuda berambut goldenblonde yang merupakan guardian Kaito Akita Nero.

"Hmmm... Apa kita harus bergerak sekarang?", Tanya pemuda berambut honeyblonde yang diikat ponytail Kagamine Allen Len.

"Kita rundingkan dulu...", Jawab pemuda berambut hitam yang merupakan guardian Len Kagene Rei.

"Kita tidak boleh bertindak gegabah...", Ucap pemuda berambut magenta Kasane Ronald Ted.

"Ada yang punya usul?", Tanya pemuda berambut silver yang merupakan guardian dari Ted Honne Dell.

"Bagaimana kalau kita melakukan 'itu' kepada mereka?", Usul gadis (*dibunuh Gakupo*) Ehm... Maksudnya pemuda berambut ungu Kamui Rudd Gakupo.

"Jangan terlalu berlebihan Gakupo-san...", Ucap pemuda berambut cream yang merpakan guardian Gakupo Muyo.

"Aku setuju dengan Gakupo!", Seru pemuda berambut bloody red Shion Rylan Akaito.

"Saya setuju dengan Muyo, usul ini terlalu berlebihan...", Ucap berambut violet yang merupakan guardian Akaito Shion Taito.

"Ayolah Muyo... Taito... Jika kita melakukan 'itu' kepada mereka, itu pasti menyenangkan...", Bujuk pemuda berambut honeyblonde yang dihiasi empat jepit putih kecil di poninya Kagamine Sanders Rinto.

"Hmmm... Lebih baik kita jangan melaksanakan usul itu, ada usul yang lain?", Tanya pemuda berambut hijau lumut yang merupakan guardian Rinto Megpoid Gumiya.

"Bagaimana jika kita memata-matai mereka dulu sebelum menyerang?", Usul pemuda berambut hitam kecokelatan Hiyama Saxon Kiyoteru.

"Aku setuju...", Ucap pemuda berambut putih keabu-abuan dengan ahoge berbentuk 'P' yang merupakan guardian Kiyoteru Utatane Piko.

"Terserah kalian...", Ucap pemuda berambut hitam Shion Scott Zeito.

"Aku sama seperti Zeito...", Ucap pemuda berambut pirang yang merupakan guardian Zeito Leon.

"Hn...", Respon pemuda berambut pink VY2 Shaw Yuuma.

"...", Pemuda berambut pirang yang merupakan guadian Yuuma USee, Hanya mengangguk.

"Baiklah...", Ucap pemuda berambut oranye Hibiki Sheldon Lui.

"Bagaimana dengan kalian berdua?", Tanya pemuda berambut biru keunguan yang merupakan guardian Lui Soune Taya.

"Aku? Setuju saja...", Ucap pemuda berambut hitam Yuzaki Stewart Sutzu.

"Aku sependapat dengan Sutzu...", Ucap pemuda berambut hitam Kazutane Stanly Zelion.

"Jadi? Semua setuju?", Tanya Len. Yang lain hanya mengangguk.

"Baiklah! Kita bergerak sekarang!", Ucap Kaito.

Holy City, Holy Garden

"Jadi? Tujuan kita selanjutnya kemana?", Tanya Rin.

"Kagami City atau bisa dibilang Mirror City", Jawab Zatsune singkat.

"Lalu? Sekarang kita ngapain?", Tanya Lenka. Para Hime-sama yang lain(minZatsuneSuzuZely) beseta guardiannya(minMayuKikuLola) hanya tersenyum.

"KITA BERSENANG-SENANG!"

~TBC~

Len : GYAAAAAAAAAA! *masih lari-lari*

Zely : *masih ngejar Len dengan tank*

Yumi : Lirik lagu yang tadi adalah lagu Bad ∞ End ∞ Night. Jadi, Daripada ngeliat mereka daritadi kejar-kejaran, lebih baik saya bales review

Kazutane Zely

Arigatou pujiannya... Nanti jika saya ada waktu, ceritanya akan saya panjangkan...

Shiroi Karen

Mereka akan bertemu pas chapter 6 (sebenernya dari chap 5 udh ketemu sih...). Arigatou atas dukungannya...

Yumi : Yosh! Arigatou bagi yang sudah review! Untuk cerita ini, saya menerima flame apapun. Akhir kata,

REVIEW PLEASE!