DISCLAIMER : Hiro Mashima

WARNING : OOC, Typo, Newbie, Author Gaje dan Garing -_-

Aye Chapter 4 disela sela kesibukan UTS :D

Happy reading kalian para exceed :P

Masjid Magnolia.

Suara rebana dari marawis Fairy Tail Terdengar. Menandakan ada sepasang anggota Fairy Tail sedang melaksanakan akad nikah.

=Normal POV=

"Saya terima nikahnya , Lucy Heartfillia Binti Juvia Mcgarden ehhhh aduh" Ucap lelaki berambut pink salmon yang sedang grogi sambil menjabat tangan seorang penghulu yang diketahui bernama Zeref.

"astaghfirllah" serentak para saksi dan penghulu ketika mendengar lelaki berambut pink itu salah pengucapan.

"Ayo kita ulang lagi semoga kali ini tidak salah lagi" Ucap Zeref sang penghulu. "Saya nikahkan Natsu Dragneel bin Igneel dengan Lucy Heartfillia binti Jude Heartfillia dengan mas kawin Baju Jersey KW 2 dan parfum cap ichiya vandalay dibayar tunai" Ucap sang penghulu dengan pasti.

"Saya terima nikahnya Ichiya Vandalay binti Berlian Cahyadi(Sory Bang just kidding wkwkwk) Ehh aduh salah lagi" Natsu dan yang lainnya bersweetdrop. "Natsu demi dewa parfum kau telah mengajakku menikah apa kau benar benar MEN?" Sahut Ichiya sambil berputar putar 3 kali "Astaghfirllah , ini kesempatan yang terakhir tolong ucapkan dengan benar. Kita ambil istirahat dulu" Kata Zeref sang penghulu sambil bersweetdrop.

"Natsu sayangku tenanglah , jangan terburu buru kau tadi hamper saja menjadi pasangan yaoi dengan ichiya" Kata Lucy tertawa kecil. Dia sungguh anggun dengan long dressnya yang berwarna putih.

"Gomen Luce aku gugup. Bertahanlah sebentar lagi dan kita akan segera keluar dari sini dan sah menjadi suami istri" Natsu mengeluarkan senyum khasnya "Ya tapi kau harus mengatakan ijab qabul dengan benar Natsu. Ingat ya Lucy Heartfillia bukan cewe atau cowo lain! Untung tadi yang keluar nama cowo coba saja kalau perempuan , mungkin kau sudah hangus terbakar disini" Jawab Lucy mengacam Natsu.

"Tapi Luce aku ngga bisa terbakar , Aku Fire Dragon Slayer" Natsu bersweetdrop "Huh ngga asik ngga bisa dibakar" Lucy Menggembungkan pipinya , dia terlihat sangat imut.

"Ok Para hadirin dan sang mempelai pria apa sudah siap? Mari kita lanjutkan" Sang penghulu menarik nafasnya "Saya nikahkan Natsu Dragneel bin Igneel dengan Lucy Heartfillia binti Jude Heartfillia dengan mas kawin Baju Jersey KW 2 dan Parfum cap Ichiya Vandalay dibayar tunai" Suasana menjadi sangat sunyi.

"Saya terima nikahnya Lucy Heartfillia binti Jude Heartfillia dengan mas kawin Baju Jersey KW 2 dan Parfum cap Ichiya Vandalay dibayar tunai" Natsu terlihat lega "Sah semuanya?" Tanya penghulu ke seluruh saksi "SAH!" Jawab para saksi dengan serentak "Alhamdulillah~" Ucap seluruh orang di masjid.

"Minna! Ayo kita kembali ke guild untuk merayakannya. Mira dan Lisanna telah mempersiapkan makanannya" Teriak Erza sambil tersenyum ke arah seluruh anak buahnya.

"Snif .. Snif.. Snif.. Men. Seperti biasa parfum yang luar biasa Erza-chan" Ichiya mengendus endus Erza dan berputar putar 7 kali "Erza-chan menikahlah denganku" Ichiya menawarkan cincin ke arah Erza "Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa pergi kau!" Teriak Erza dan memukul pergi Ichiya "Ichiya Sensei!" Sahut para anggota trimens.

Fairy Tail Castle.

=Normal POV=

"Kyaaaaaaaaaaaa!" Teriak Luce Yang sedang di gendong Natsu.

"Luce ada apa jangan teriak saat aku sedang , Haaaaaaaaaaaaaaaaaa homina homina homina homina" Mata Natsu terbelalak kagum tak percya pada apa yang dilihatnya. Castle Fairy Tail sekarang penuh dengan ornament pesta. Dan disana juga ada foto Prewedding Natsu Dragneel dan Lucy Hear .. Eh Lucy Dragneel author lupa. Author tertawa gaje -_-.

"Mira-chan lisanna-chan apa kalian yang membuat ini? Sungguh indah. Arigato kalian sudah repot repot merenov castle jadi ngga enak" Kata Lucy malu malu.

"Tak apa Lucy ini memang direncanakan oleh Master. Ne Luce selamat menempuh hidup baru ya Luce" kata mira sambil cipika cipiki sama Lucy.

"Erza yang merencanakannya? Secepat ini? Natsu melamarku kemarin lusa dan aku baru memberitau kalian kemarin dan kalian secepat ini merencanakannya" Tanya Lucy kebingungan.

"Bagaimana kalian bisa secepat itu?" Natsu langsung menjawab saat pikirannya telah kembali ke alam sadar.

"Ohohoho tentu aja engga kami uda merencanakannya dari Beberapa bulan yang lalu" Mira tertawa kecil

"Beberapa bulan yang lalu? Ko bisa" Lucy kaget mendengarnya.

"Kami semua sudah menebak nebak jika kau dan Natsu bakalan menikah jadi kami telah mempersiapkan barang barangnya lalu kami membuat rencananya dengan detail" Lucy terkejut mendengar pernyataan Mira.

"Sampai sejauh itu? Bahkan kalian mempersiapkan sesuatu sedetail mungkin pada sesuatu yang belum tentu terjadi. Natsu apa kau tidak capek menggendong k uterus?" tanya Lucy kepada Natsu.

"Eh? Engga ko malah enak gendong cewek cakep. Apa kamu mau aku gendong cewek lain" Natsu tertawa kecil menggoda Lucy.

"Oooo mau gendong cewek lain nih ceritanya? Ntr malam pertama pake tangan aja ya :P" Ledek Lucy.

"Yayayaya gomen Luce" Natsu memasang muka puppy sambil meminta maaf.

"Hahaha masa takut sama ancaman begituan. Natsu Makan yuk" ajak Lucy tersenyum ke arah Natsu.

"Yuk kamu tunggu disini dulu aku ambilin" Natsu memposisikan Lucy di tempat duduk terdekat dan Natsu pergi mencari makanan.

#End of Normal POV#

=Lucy POV=

Kuliat sekeliling Castle. Semua anggota Fairy Tail telah berkumpul dan seperti biasa mereka melakukan adat istiadat mereka tidak lain tidak bukan ya berantem.

"Yo Luce , nih makanannya" ahh Natsu sudah datang membawa makanannya. Aku sangat lapar , tapi bosen ah makan sendiri manja manjaan dikit boleh lah.

"Natsu aku ngga mau makan" Aku pura pura ngambek hahaha.

"Luce tadi katanya kau mau makan? Makan cepetan ntr sakit" Natsu terlihat khawatir

"Suapin lah suami macam apaan istrinya mau makan ngga disuapin" Aku tertawa kecil dan membuka mulutku. Lalu Natsu menyuapiku tak kusangka dia ternyata bisa manjain diriku. 1..2..3 sendok dia masih setia menyuapiku bahkan sampai makananku habis. Beruntung diriku mempunyai suami seperti Natsu. Wajahku terasa panas dan aku tersenyum bahagia lalu memeluk Natsu "Aku bahagia memiliki suami sepertimu Natsu"

"Alamak romantis sekali kalian. Bikin envy aja gehehe" ucap Gajeel yang datang bersamaan dengan Levy-chan kekasihnya.

"Lucy-chan duh enak sekali ya sudah menikah kapan ya giliranku" ucap Levy dan garis merah terlihat di pipinya. "Yo Gajeel apa kau dengar Levy mau cepet cepet nikah tuh" Goda Natsu sambil tertawa meledek.

"Gehehe Sial kau Natsu tertawa di atas kelemahanku" Gajeel hanya bisa tertawa pasrah "Levy apa kau serius ingin menikah denganku?" tiba tiba Gajeel memegang tangan Levy "Eh Ga-Gajeel-kun E-Eto" Muka Levy sangat merah semerah lilin cina. Levy hanya bisa tersenyum di tanyai Gajeel hal seperti itu.

Seperti tau isi pikiran Levy , Gajeel langsung mengambil cincin berwarna perak dan berintan biru seperti rambutnya Levy. "Levy aku mau kau jadi istriku , sebenernya uda dari seminggu yang lalu aku membawa bawa cincin ini tapi aku ragu untuk melamarmu aku takut kamu marah , tapi sekarang aku harus berani. Levy Bersediakah kamu menjadi pendamping hidupku? Aku akan berusaha menjadi suami yang terbaik" Gajeel terlihat sangat tenang tapi mukanya sangat merah

"Kyaaaaa! Ga-Gajeel-kun tentu aku mau tentu pastinya dan kenapa aku harus marah malah aku bahagia" Levy memeluk Gajeel secara spontan. Seluruh anggota guild yang melihat kejadiannya langsung bertepuk tangan.

#End of Lucy POV#

=Author POV=

"Gehehe… Author kau dengar itu. Levy menerimaku jadi apa yang kau tunggu? Hadirkan Zeref si penghulu sekarang jangan di chp selanjutnya!" teriak Gajeel

"Ga-Gajeel? Kenapa sekarang? Aku bahkan belum mendapatkan Gaun?" muka Levy memerah kembali.

Wah wah tak kusangka aku di panggil oleh imajinasiku sendiri. Terpaksa aku harus turun ke Magnolia. Dan ketika aku sampai…

"Author telah datang. Sebutkan 3 permohonanmu " aku berkata layaknya jin lampu senter.

" bajuku dan Levy menjadi baju pengantin" Gajeel mengucapkan permintaan pertamanya

Aku menjentikan jari dan baju mereka berdua langsung berubah. Gajeel memakai Tuxedo putih lengkap dengan dasi hitam. Dan Levy memakai long dress berwarna Putih disertai dengan sepatu hak 60 meter.

"Authornya sakti ya tuh tuh liat Levy yang kuntet bisa jadi tinggi banget tuh" Ucap Gray sambil tertawa.

"Author-san seriuslah dikit benarkan haknya Levy-chan" Protes Lucy yang sedang duduk disebelah Natsu.

"buahaaha santai aja" kubenarkan haknya Levy ke ukuran normal dan dia langsung marah marah kepadaku "2 permintaan lagi" jawabku dengan nada yang kuberat beratkan agar terdengar seperti jin senter.

"Summon si Zeref ke sini" ucap Gajeel tidak sopan seperti biasa.

Dengan seketika aku mengambil kunci hitam yang ada di kantongku "Gate Of Penghulu! I Open Thee! Zeref!" dan muncullah Zeref. Semua anggota Fairy Tail kaget mengetahui bahwa Zeref adalah Celestial Spirit Author hahaha

"Celestial spirit?" Ucap Erza tidak percaya. "Dan kuncinya berwarna hitam. Aku tak pernah melihatnya?" Ucap Lucy kebingungan

"Lucy di dunia penpiksien banyak hal yang tak terduga. Seperti kunci hitam ini. Kau liat ada gambar zeref di kunci ini. Berarti dengan kunci ini aku sebagai author bisa dengan bebas mensummon orang orang di dunia penpiksien yang ku buat ini hahaha" Author menjawab dengan tertawa puas.

"Gehehe jadi intinya Author berkuasa disini. Lupakan itu aku tidak tertarik. Untuk permintaan ketigaku , aku mau menyimpannya" jawab Gajeel tertawa kecil

"Yaudah , kalau begitu nikahkan mereka Zeref" perintahku kepada Zeref.

#End Of Author POV#

-Time Skip-

=Normal POV=

"Sah?" tanya Zeref "Sah!" jawab semua saksi "Alhamdulillah"

"Levy-chan selamat dengan ini tanggal married kita berbarengan!" teriak Lucy memeluk Levy.

"Yo Gajeel. Selamat bagaimana bila kita bertaruh? Siapa yang paling cepat punya anak?" Natsu tertawa kecil

"Gehehe Bodoh! Aku menolaknya aku ingin menikmati dulu masa masa nikah" Gajeel tertawa. Mereka berdua melakukan Tos tinjuan.

-Disisi Lain terlihat Erza yang memojokkan dirinya dibalkon Castle Fairy Tail

"Cih. Aku iri pada mereka. Mereka semua memiliki hubungan yang pasti. Sedangkan aku harus memendam perasaanku terhadap Jellal. Aku ingin seperti mereka. Hidup bahagia bersama pasangannya" Ucap Erza lirih. Tanpa dia ketahui air mata berjatuhan di pipinya semakin lama semakin deras. Dan ia terduduk tak kuat menahan rasa sakit yang berasal dari hatinya.

"Ini tak adil. Ini tak adil! Author! Sialan kau!" Erza Menaruh mukanya di kedua telapak tangannya.

Jeh sialan nyalahin author si Erza. Kasian juga sih yauda mau di apakan lagi. Aku harus berbuat sesuatu

"Yo Erza aku ingin pamit mau kembali ke duniaku " Author mengagetkan Erza yang sedang menangis "wanita kuat sepertimu tidak pantas menangis. Aku akan membantumu sebaik yang aku bisa" ucap Author.

"Cih. Membantuku? Bukankah cerita ini kau rancang untuk menyiksaku?" Erza mengeluarkan Senyum sinisnya "Bused prasangka lu buruk banget. Author serius akan membantumu" Ucap Author dengan pasti.

"Membantuku? Jangan bercanda! Apa yang akan kau lakukan untuk membantuku hah!" Erza berteriak marah kepada Author lalu ia kembali menangis. Author hanya tersenyum.

"Cih. Sambutan yang tidak hangat padahal aku memang benar benar ingin membantumu baiklah aku akan pulang aku sudah berpamitan denganmu dan yang lain. Oo ya sebelum itu kau berhentilah menangis aku akan menjawab pertanyaanmu tentang bagaimana aku akan membantumu. Aku akan membantumu dengan ini" Author mengeluarkan kunci warna hitam lagi.

"Gate Of Character I Summon Thee! Jellal" Author mensummon Jellal "Ne Erza silahkan tuntaskan permasalahanmu. Hanya ini yang kubisa lakukan. Good bye"

"Eh tunggu kenapa aku bisa ada disini" seorang pria berambut biru dengan tato dimatanya terlihat sangat kebingungan. Ia adalah pria yang Erza idam idamkan. Jellal!

"Jellal" Ucap Erza tidak percaya dengan apa yang sekarang dia lihat.

Huaaaaaaaaaaaaa!

Chapter 4 Done! Nah lho Jellal is coming!

Sorry ya kalau author sepertinya terlalu memusat NaLu mau digimanain Author termasuk fans NaLu

OK Minna! Sorry lagi kalau ceritanya ngga jelas hahaha…

RnR ya minna! Author terima saran, request, dan keluhan kok