Pokcet watch part 2

Chapter 4 keluar hari ini juga ? omaigot incredible *di gampar*

Mulai chapter 5 akan di tampilkan hari sabtu depan , jadi gomen , karena pelajaran sama pr ku makin banyak jadi gak bisa terus terusan bikin fan fic.

Sekian basa basi hari ini

Warning :miss typo , gajelas , aneh dll.

DON'T LIKE DON'T READ

Letter bee itu milik asada hiroyuki , kalo punya gue pasti genre nya gue tambahin romance -_-

Jam itu tiba tiba bercahaya , begitu pula dengan tangan kanan milik Aoi.

"Dr , ini kenapa , kenapa jam Aoi dan tangan kanan Aoi jadi bercahaya ?"tanya Zazie dengan penuh kecemasan.

"aku juga tidak tahu apa hubungan antara Jam ini dengan tubuh Aoi, kita juga tidak bisa menanyai masa lalunya karena ia masih pingsan!"

"Hmm... Mengetahui Masa Lalu . . . Aha "kata zazie yang tiba tiba mendapat ilham."bagaimana kalau kita minta lag menembak jam saku ini ? shindan miliknya bisa melihat masa lalu!"

"Baiklah kalau begitu cepat kau panggil Lag , dan aku akan menjaga anak ini."perintah Dr thunderland Jr .

"baiklah dok"

Detik itu juga zazie berlari ke aula di bee hive sambil berharap kalau lag masih ada .

Saat dia sudah berada di tangga ia mencari kesekeliling untuk mencari lag, dan hasilnya Lag masih ada bersama niche dan connor di dekat tempat pengiriman surat.

"lag !"kata Zazie sambil menghampiri lag.

"Zazie ? ada apa kau terlihat terburu buru ?"Tanya Lag.

"Tolong bantu aku."Pinta Zazie.

"Bantu apa ?"

"Aoi ... tadi kau lihat kan bahwa Aoi tidak sadarkan diri ?"

"Iya, lalu mengapa?"

"Ada sesuatu yang aneh tentang jam saku dan tangan kanan milik Aoi , Aku mau meminta bantuanmu untuk menembakan shindan ke arah jam saku Aoi."

"memang Shindan ku bisa membantu ?"

"tentu saja! Shindan mu bisa berfungsi untuk melihat masa lalu orang orang!"

"Baiklah kalau itu bisa membantu , Ayo niche kita bantu Aoi"kata Lag pada niche.

Sesampainya mereka di ruang perawatan milik Dr thunderland Jr.

"Dokter , aku sudah membawa Lag kesini"kata zazie.

"Lag , tolong bantu kami."Pinta dr thunderland Jr

"Baiklah , tadi aku sudah di kasih tau zazie untuk menembakan shindan ku ke jam saku milik Aoi-san"

Lag pun menyiapkan noctrune no 12 di tangannya lalu dengan hati-hati ia mengarah kan ke arah jam saku milik aoi yang di pegang oleh Zazie.

"Shindan loaded , Jarum merah!"kata Lag sambil menembakan Shindan nya.

Lalu satu persatu layar dari memori jam milik Aoi pun keluar dan ada satu layar yang paling besar yang menjadi perhatian semuanya.

Flash back memories

"Oto-sama , oka-sama , aku ingin kerumah nenek di yuusari central "pinta gadis kecil itu.

"tapi sayang, oto-san masih punya banyak pekerjaan"kata suara berat tetapi lembut yang menjawab pertanyaan gadis kecil itu.

"tapi aku sudah kangen dengan nenek , huu hiks hiks"kata gadis kecil itu sambil menangis.

"sayang , cobalah mengerti , oto-san masih punya banyak pekerjaan , jadi kita tidak bis bertemu dengan nenek hingga akhir minggu"kata suara yang lebih lembut dan keibuan sambil memeluk gadis kecil itu.

"tidak Oto-sama , oka-sama ! aku maunya hari ini atau besok huaaaa"jerit tangis anak itu mulai terdengar kemana mana.

"huft... bagaimana ini?"tanya Ayah Aoi ke ibu Aoi.

"apa mungkin kita harus menuruti permintaannya? "

"tentu saja kita harus lihat ia sudah menangis sekencang itu ."

"Aoi , Aoi , sayang , baiklah kita akan kerumah nenek besok ya "kata Aoi otto-san.

"benarkah otto-sama ?"

"tentu saja , nah sekarang lebih baik kamu tidur agar besok bisa bangun pagi"

"Arigato otto-sama "senyum mengembang di bibir gadis kecil itu , dan dengan bahagia ia menuju kamarnya dan langsung tidur.

SKIP TIME

Esok paginya

"Otto-sama , okka-sama , kapan kita akan berangkat , aku sudah siap"tanya gadis kecil itu pada ayah dan ibunya.

"iya sayang , sebentar lagi kita berangkat"

Sesampainya di pangkalan transportasi di kota mereka.

"Maaf pak , hari ini tidak ada transportasi menuju yuusari central , dikarenakan ini adalah hari libur mereka"kata petugas yang berjaga di tempat itu.

Lalu ayah Aoi berbalik dan bilang kepada Aoi.

"Aoi , maafkan ayah , karena tidak ada transportasi di yuusari central."

"Huwaaaa... aku mau kerumah Oba-chan hari ini!"jerit gadis itu.

Lalu istrinya mengusulkan "bagaimana kalau kita jalan kaki saja? Masih ada waktu untuk pulang sebelum mencapai esok hari."

"baiklah , ayo kita mulai berjalan"

Sudah 2 jam mereka berjalan dan mereka sudah setengah jalan .tiba tiba tanah bergetar dengan kencang , lalu mereka mulai panik.

"Otto-sama ,okka-sama , kenapa ada gempa tiba tiba "kata Aoi sambil panik.

"tidak mungkin ada gempa di tempat seperti ini , ini pasti gaichu"kata Ayahnya Aoi.

Dan benar saja gaichu itu keluar tepat di depan Aoi dan ukurannya super besar.

"sial , tidak ada Bee yang lewat yang bisa memberi pertolongan"kata ibu Aoi dengan muka panik.

Tiba tiba saja Gaichu itu menarik Ayah dan ibu Aoi , Agar bisa memakan hati mereka.

"OTTO-SAMA , OKKA-SAMA !"jerit gadis itu panik melihat orang tuanya mulai di tarik ke atas.

"AOI."Jerit Ibu dan ayahnya Aoi .

Lalu ada sesuatu yang keluar dari saku milik ayahnya yang kemudian terjatuh kearah Aoi.

"Aoi , jaga itu , agar bisa menjadi kenangan dari ayah dan ibu dan jangan sampai di buka oleh orang adalah jimat penyelamat mu !"Teriak ayah Aoi , yang tahu bahwa ia dan istrinya akan pergi meniggalkan Aoi.

Saat itu juga hati mereka sudah di serap habis oleh Gaichu , gaichu itu masih mencari hati lagi , akhirnya gaichu itu menyerang ketika serangan itu sudah mendekat tiba tiba tangan kanan Aoi dan jam saku itu menyala dan membentuk sebuah perisai kecil yang berwarna hijau muda .

Gaichu itu terus menerus menyerang , tetapi tak ada satu pun serangan itu yang mengenai Aoi , lalu ada seorang bee yang lewat dan melihat gaichu yang mau membunuh anak itu dan saat itu juga bee itu menembak .

"shindan loaded, jarum hitam !"kata bee itu.

Tembakan itu tepat masuk kedalam titik lemah milik gaichu itu dan seketika itu juga Gaichuu itu pecah dan menjatuh kan Ayah dan ibu nya Aoi.

"OTTO-SAMA , OKKA-SAMA !"jerit Aoi histeris.

Lalu bee itu pun mendekat dan memegang dahi mereka , dan berkata.

"maaf , sudah tidak ada harapan lagi"kata bee itu sambil melepaskan topi lalu menunduk menunjukan rasa belasungkawa.

Gadis itu pun menangis sejadi jadinya sambil meneriakan "Otto-sama,Okka-sama jangan tinggalkan aku di sini.

Flash back *End*

"Otto-sama , Okka-sama ."kata Aoi mengiggau sambil menangis , sontak semuanya jadi kaget dan melihat ke arah Aoi .

"Tadi itu jarum hitam , jarum hitam itu Milik Gauche !"jerit Lag.

Lalu Aoi terbangun karena mendengar suara jeritan lag . Zazie yang menyadari itu langsung berlari dan memeluk Aoi.

"Aoi , kau tidak kenapa napa ?"tanya Zazie yang cemas sambil memeluk Aoi.

"Zazie . . . "lalu ia melihat ke sekeliling ruangan dan bertanya "Aku ini di mana ? Lag ? kenapa kau ada di sini, dan siapa dia ?"tanya Aoi sambil menunjuk kearah dr thunderland Jr .

"Dia adalah dr thunderland Jr orang yang mengobatimu atau lebih tepatnya ngerecokin jam kamu"kata zazie sambil menatap dengan pandangan sebal ke arah dr thunderland Jr.

"huh , jam ?... JAM SAKUKU! "jerit Aoi .

Lalu ia langsung melompat dari pelukan zazie dan mengambil jam sakunya yang tergeletak di dengan pandangan yang sangat menusuk ia melihat ke dr thunderland Jr dan berkata"apa yang kau lakukan dengan jam ini?"

"kami tadi meliha-"ucapan dr thunderland Jr terpotong karena ia melihat Zazie dengan pandangan yang lebih mematikan dari sebelumnya yang berisyarat bahwa ''

"kami hanya... melihat ukiran di atas nya karena... karena menurutku itu artistik"kata dr thunderland jr yang mencoba mencari kata katanya.

"jangan pernah coba menyentuh itu lagi"

TBC_

Nee~ ceritanya gak nyambung dari yang sebelumnya ya ? hee... maap , nulisnya buru buru soalnya mau tidur besok sekolah jadi gini deh -_-

Sekian basa basi chapter ini

Arigato dan sayonara~

No need for review just ike to write my imagination , but review if you like :D .

Next Issue:

Chapter 5

The secret behind the truth

"Masalah Aoi sebenarnya belum benar benar tuntas , malah masih banyak pertanyaan dalam masa lalu Aoi , tetapi zazie yang tak ingin orang lain tau tentang rahasia Aoi pergi berkelana sampai tempat Ayah dan ibu Aoi di bunuh gaichu , dari situ ia menemukan banyak rahasia yang lebih dari sekedar yang lain fikir.