Title: Beauty In The Bus

Rating: T

Cast: B.A.P Member

Pairing: BangHim, DaeJae, JongLo

Genre: Romance

WARNING: YAOI / BOYxBOY / TYPO(s)

.

.

.


Yongguk merebahkan tubuhnya di atas kasur nya sambil menatap kosong ke arah atas.

"Hyung? Apa kau sudah pulang?" terdengar suara Zelo dari luar. Lalu Yongguk keluar dari kamar nya dan menghampiri Zelo.

"Kau kenapa hyung? Patah hati lagi kah? Kalau kau patah hati seperti kemarin, aku tak mau jadi imbas dari emosi mu" ucap Zelo.

"Iya aku patah hati.. Tapi yang ini berbeda Zelo" Yongguk duduk di sofa dengan wajah murung nya.

"Lalu ada apa?"

"Tadi aku berbicara pada nya Zelo"

"Benarkah? Itu kemajuan yang bagus hyung! Lalu kenapa kau terlihat sedih?" tanya Zelo heran.

"Tadi di bus aku duduk di samping nya saat ia tertidur lalu ia tertidur di bahu ku. Saat dia turun, buku miliknya tertinggal lalu aku menghampiri nya dan mengembalikan buku itu. Terus dia mengajak ku ke cafe nya. Dia mengajak ku berkenalan, dan ternyata dia...namja" ucapan Yongguk terdengar lirih saat kata terakhir.

"Dan kau kecewa karena dia ternyata namja?" tebak Zelo.

"Ya begitulah.." lirih Yongguk.

"Lalu apa salah nya kalau dia namja? Dia juga manusia hyung, apa yang harus kau kecewakan?" tanya Zelo.

"Tapi saat aku mengira nya yeoja, aku sudah menaruh hati padanya Zelo aku menyukainya. Namun ternyata dia namja. Kan tidak mungkin aku menyukai sesama...hmm ya kau tau lah" Zelo hanya terdiam mendengar ucapan hyung nya.

"Apa hubungan antar sesama jenis itu salah Zelo?" tanya Yongguk tiba-tiba.

"Tidak" Yongguk menoleh kepada Zelo dengan raut wajah yang seolah bertanya 'apa kau serius?'

"Kau tau hyung.. Sebenarnya.. Hmm.. A-aku dan Jongup hyung itu.. Ka-kami sudah lama berpacaran hehe" Zelo tersenyum canggung takut-takut hyung nya ini mengamuk

"MWO?! Sejak kapan?! Kau bercanda kan?!" Yongguk langsung bangkit dari duduk nya.

"A-aku serius hyung.. Sejak hmm sejak lama deh pokoknya hyung" Zelo takut-takut menatap Yongguk.

"Kau... Ahh sudahlah.. Lalu apa yang harus ku lakukan Zelo? Dia sangat cantik, manis, dan senyuman nya itu ah tak dapat ku lupakan" Yongguk kembali duduk di sebelah Zelo.

"Cinta itu buta hyung.. Cinta tak memandang apapun.. Kalau kau cinta dengan nya, kau terima dia apa adanya hyung.. Aku juga menerima Jongup hyung apa ada nya, padahal dia seme tapi lebih pendek dari ku dan dia terkadang suka terlihat bodoh" Zelo memutar bola mata nya malas. Yongguk menghela nafas mendengar ucapan Zelo. Menurut Yongguk ada benar nya juga perkataan Zelo.

"Kau benar Zelo.. Aku sepertinya memang benar-benar menyukai nya.. Persetan dengan masalah gender aku tak peduli yang terpenting aku ingin memiliki nya" Yongguk tersenyum setelah meyakinkan hati nya.

"Kalau kau ingin memiliki nya, temuilah dia besok" ucap Zelo lalu pergi ke kamar nya.

"Baiklah..." ucap Yongguk pada akhirnya lalu berjalan memasuki kamar nya.

.

'Apa aku harus menaiki bus agar bisa bertemu dengan nya atau tidak? Tapi aku tak tau reaksi apa yang harus aku berikan saat melihatnya, terlebih melihatnya sebagai namja' Yongguk terus memikirkan itu sejak bus yang akan dia naiki sudah ada di hadapan nya.

"Hey anak muda.. Kau ingin naik tidak? Cepatlah aku tidak bisa menunggu lagi" teriak sang supir bus yang sudah jengah melihat namja yang terus berdiam diri di depan pintu bus yang sudah terbuka dari tadi itu.

"Ah n-ne.." akhirnya Yongguk memutuskan menaiki bus itu, dan seperti biasa ia mengedarkan pandangan nya untuk mencari orang yang ia cari, namun nihil orang itu tidak ada. Akhirnya Yongguk duduk di salah satu bangku kosong yang ada di bus itu. Ia mengerutkan kening nya dan tampak gelisah. 'Kenapa dia tidak ada? Apa dia tidak menaiki bus ini lagi? Atau terjadi sesuatu pada nya?' beberapa pertanyaan tentang dirinya terus terngiang di pikiran Yongguk.

Bus berhenti di halte dekat universitas Yongguk. Lalu ia turun dari bus itu dan berjalan memasuki universitas nya.

Yongguk hanya menatap ke arah luar jendela, dia tidak perduli dengan dosen nya yang sedang menjelaskan materi di depan. Ia terus memikirkan namja itu, Kim Himchan yang menurutnya secantik yeoja bahkan melebihi seorang yeoja. Kim Himchan yang mampu membuatnya menaiki bus setiap pagi. Kim Himchan yang selalu ia tatap dari kejauhan. Kim Himchan yang berhasil membuat seorang Bang Yongguk jatuh hati pada seorang namja untuk pertama kali nya.

"Hyung!" Yongguk tersentak dengan teguran tiba-tiba dari namja yang ada di depan nya.

"Yak! Jung Daehyun kau mengagetkan ku!" Yongguk mendelik tajam kepada namja yang di ketahui bernama Daehyun itu.

"Habis nya semenjak tadi pagi sampai sekarang kau berdiam diri terus tidak seperti biasa nya.. Ada apa eoh? Ah biar ku tebak, kau bertengkar dengan Zelo lagi?" tebak Daehyun

"Tidak" ucap Yongguk singkat.

"Apa Eomma mu tidak mengirimkan mu uang sehingga kau kelaparan?" tebak Daehyun lagi

"Tidak"

"Kalau begitu, apa kau sedang datang bulan?" tebak Daehyun lagi dengan wajah bodoh nya.

"Kau pikir aku yeoja hah?!" kesal Yongguk.

"Lalu ada apa?" tanya Daehyun sambil membuka kotak bekal nya yang berisi cheesecake.

Yongguk terdiam.

"Apa kau bisa menemani ku pergi setelah ini?" tanya Yongguk setelah berdiam cukup lama.

Daehyun menghentikan kunyahan nya. "Tu-tunggu.. Jangan bilang kau ingin mengajak ku berkencan.. Andwae!" Daehyun menjauhkan diri nya dengan mata membelalak menatap Yongguk.

"Kau gila hah? Siapa yang mau berkencan dengan mu?! Menjijikan" ucap Yongguk mendelikan mata nya ke arah Daehyun.

"Ah hehe ku kira kau ingin mengajak ku berkencan.. Habis nya jika ada seseorang yang bertanya seperti itu pasti ia ingin mengajak orang berkencan.. Hmm aku bisa menemani mu hyung, tapi kenapa harus ku temani?" tanya Daehyun.

"Sudahlah nanti kau juga tau" Yongguk berdiri dari duduk nya lalu mengambil sisa cheesecake Daehyun kemudian pergi dari sana.

"Yak! Hyung! Cheesecake ku! Ah cheesecake ku tercinta! Hyung balikan itu!" Daehyun memukul-mukul punggung Yongguk berharap cheesecake nya dapat keluar lagi.

"Apa yang kau lakukan?!" Yongguk berbalik dan menatap Daehyun.

"Aku ingin menyelamatkan cheesecake ku yang ada di dalam perutmu.. Ayolah cheesecake keluarlah.. Come to Mama" Daehyun masih berusaha memukul-mukul punggung Yongguk.

"Yak! Berhentilah dasar bodoh.. Kau mau cheesecake mu kembali dari perut ku?" Daehyun hanya menganggukan kepala nya.

"Tunggu lah aku akan ke kamar mandi lalu mengeluarkan cheesecake mu itu.. Apa kau ingin membantu ku menampung nya saat cheesecake mu keluar?" Daehyun menatap Yongguk dengan mulut yang sedikit terbuka. "Yak! Kau menjijikan hyung! Aku tidak mau cheesecake itu lagi! Dasar pabbo!" Daehyun menatap jijik pada Yongguk. Sedangkan yang di tatap hanya tertawa senang. "Hahaha.. Kan kau yang meminta nya Daehyun-ah haha" tawa Yongguk saat Daehyun sudah pergi dari hadapan nya.

.

"Hyung sebenarnya kau mau mengajak ku kemana?" tanya Daehyun saat mereka sedang berjalan di sekitar kota Seoul.

"Diamlah, kau bawel sekali" Daehyun hanya memutar bola mata nya malas saat mendengar jawaban Yongguk.

"Cafe? Apa kau ingin mentraktir ku hyung? Kau ingin mentraktir ku cheesecake sepuas nya untuk menggantikan cheesecake yang tadi? Wah kau baik sekali hyung.." ucap Daehyun saat mereka berada di depan sebuah cafe, lalu Daehyun langsung masuk begitu saja meninggalkan Yongguk yang ingin berbicara.

"Tidak. Hey! Aku tidak mau mentraktir mu!" Yongguk menyusul Daehyun hendak ingin menahan nya namun apa yang pertama kali ia lihat saat sudah memasuki cafe itu, Kim Himchan. Ya, Kim Himchan ada di hadapan nya dengan senyum manis nya. Sedangkan Daehyun? Dia sudah sibuk memesan dengan pelayan manis yang sedang menuliskan pesanan nya.

"Annyeong Yongguk-ssi" ucap Himchan dengan senyuman nya.

"A-annyeong" jika saja suara debaran jantung bisa terdengar, di pastikan seisi cafe ini sudah mendengar dengan jelas suara debaran jantung Yongguk.

"Mari ku carikan tempat duduk.." ucap Himchan ramah.

"Ah tidak usah, aku bersama teman ku. Dia ada di sana" Yongguk menunjuk ke arah Daehyun yang sedang menggoda pelayan manis yang sedang melayani nya.

"Baiklah, mari ku antar" lalu mereka berjalan ke arah tempat duduk yang sudah ada Daehyun di sana. Tapi pelayan yang tadi melayani Daehyun sudah pergi untuk menyediakan pesanan nya.

"Jadi, kau mau pesan apa Yongguk-ssi? Dan teman mu..." Daehyun yang mengerti ucapan orang di hadapan nya ini langsung menjabat tangan nya "Aku Daehyun, Jung Daehyun" lalu mereka melepaskan jabatan tangan mereka, dan tau kah kalian seorang Bang Yongguk sedang menatap tidak suka.

"Aku Kim Himchan, kau sudah memesan Daehyun-ssi?" tanya Himchan ramah.

"Sudah dengan pelayan manis tadi.. Siapa nama nya? Yu.. Yo.. Yong.."

"Youngjae" jawab Himchan

"Ah iya itu, dia manis sekali. Dan kau juga manis Himchan-ssi" Daehyun mengerlingkan sebelah mata nya, dan itu membuat Himchan tersenyum canggung.

"Bisakah kalian berhenti seperti itu?" ucap Yongguk tiba-tiba dengan nada suara tidak suka.

"Ah ne maaf, kau ingin pesan apa Yongguk-ssi?" tanya Himchan.

"Aku ingin ice chocolate saja" jawab Yongguk singkat.

"Baiklah.. Tunggu sebentar" lalu Himchan pergi untuk menyiapkan pesanan Yongguk.

"Hyung.. Pelayan di sini manis-manis sekali.. Kenapa tidak dari dulu kau ajak aku ke sini?" ucap Daehyun dengan wajah senang nya.

"Ini kedua kali nya aku kesini.. Sebenarnya aku kesini karena..."

"Ya ya ya aku tau, kau kesini karena namja cantik yang bernama Himchan itu kan?" Daehyun memotong ucapan Yongguk.

"Ba-bagaimana kau tau?" Yongguk membelalakan mata nya.

"Hahh.. Itu sudah terlihat jelas hyung apa lagi saat tadi aku menggoda nya dan kau menatap ku seolah-olah ingin membunuh ku ckck" Daehyun memutar bola mata nya malas.

"Kau menyukai nya hyung?" tanya Daehyun tiba-tiba dan membuat Yongguk gelagapan menjawab pertanyaan itu. "Ti-tidak.. Dia kan namja, aku tidak mungkin—"

"Sudahlah hyung kau tidak perlu berbohong dan sok normal seperti itu, kau menyukai namja cantik itu kan? Lagi pula apa salah nya jika kau menyukai nya? Dia sangat mempesona hyung.. Ah tapi tenang saja aku tidak akan merebut nya dari mu, karena aku sudah memiliki target sendiri" lalu Daehyun menatap ke arah pelayan yang di ketahui bernama Youngjae itu sambil tersenyum-senyum konyol.

"Berhentilah tersenyum seperti itu, kau jelek sekali" ucap Yongguk yang jengah melihat Daehyun tersenyum sendiri saat memperhatikan pelayan itu.

"Terserah kau hyung yang penting aku akan terus memperhatikan nya" Yongguk menghela nafas mendengar ucapan Daehyun.

"Ah hyung aku punya ide!" ucap Daehyun tiba-tiba.

"Apa?" tepat saat Daehyun ingin menjawab, Himchan datang membawa pesanan kedua orang ini.

"Ini pesanan kalian, silahkan di nikmati.. Aku permisi dulu" Himchan hendak pergi namun di tahan oleh Daehyun.

"Himchan hyung, bisakah aku meminta pelayan bernama Youngjae itu menemani ku?" Himchan menatap nya bingung, lalu ia memberi senyum tipis pada Daehyun. "Tentu bisa.. Nanti aku akan bilang padanya untuk menemani mu" lalu Himchan pergi untuk memanggil Youngjae.

"Yak! Jung Daehyun! Kau mau meninggalkan ku sendiri hah?" kesal Yongguk.

"Tenang hyung, kau tak akan sendiri.. Ide ku ini pasti berjalan dengan bagus.." Yongguk hendak ingin protes namun Daehyun langsung berdiri ketika Himchan dan Youngjae sudah di hadapan nya.

"Youngjae-ah ayo kita duduk di meja lain.. Dan, oh ya Himchan hyung bisakah kau temani Yongguk hyung disini? Dia kesepian.." Daehyun tersenyum jahil ke arah Yongguk yang di hadiahi tatapan tajam dari nya lalu ia pindah ke meja lain bersama Youngjae.

"Hai.." Yongguk sangat gugup saat Himchan sudah duduk di hadapan nya dan menyapa nya dengan senyuman manis nya.

"Hmm.. H-hai" Himchan terkekeh mendengar Yongguk yang terlihat seperti malu-malu atau canggung, ah atau ada perasaan lain nya?

"Seperti nya kau masih canggung dengan ku.. Bersikap santai lah dengan ku"

"Ah ne.." Yongguk mengusap tengkuk nya.

"Oh ya, kenapa kau kemarin terburu-buru?" tanya Himchan.

"Ah itu karena dongsaeng ku sudah menunggu di rumah hehe" bohong Yongguk.

"Oh begitu.." lalu mereka mengobrol hal-hal kecil lainnya sampai kecanggungan lepas dari Yongguk.

Di sisi lain, Daehyun melirik jahil Yongguk sambil tersenyum. Sedari tadi dia terus menggoda namja manis di hadapan nya sampai membuat wajah nya memerah. Daehyun bersorak dalam hati karena berhasil menggoda namja manis di hadapan nya ini secara mati-matian.

.

"Hyung apa saja yang kau bicara kan dengan Himchan hyung tadi?" tanya Daehyun setelah ia dan Yongguk keluar dari cafe Himchan.

"Beberapa hal.."

"Apa itu hyung? Cepat beri tau aku.. Apa kau bilang kalau kau menyukai nya?" Yongguk menoleh cepat ke arah Daehyun.

"Apa kau gila? Tidak mungkin aku mengatakan nya"

"Ah kau payah hyung.. Tau kah kau? Tadi aku berhasil menggoda Youngjae, dan ahh manis sekali wajah nya setiap pipi nya memerah" Daehyun masih membayang kan wajah manis Youngjae yang memerah.

"Hyung kapan kau akan bilang padanya kalau kau menyukai nya?" tanya Daehyun.

"Entahlah.. Aku belum yakin dengan hati ku" ucap Yongguk lirih.

"Wae? Apa karena dia namja? Ah apa salah nya hyung dia namja cantik.. Kalau saja aku tidak bertemu Youngjae, mungkin aku akan menyukai Himchan hyung saja" ucap Daehyun yang di hadiahi jitakan oleh Yongguk.

"Yak! Berani nya kau mengambil Himchan ku!"

"Himchan mu hyung? Dia belum menjadi milik mu hyung.. Ahh dengan perkataan mu itu ku pastikan kau sudah yakin dengan perasaan mu.. Baiklah, aku duluan hyung" ucap Daehyun lalu berbelok ke arah rumah nya.

Yongguk hanya berdiam diri sambil memikirkan perkataan Daehyun barusan. "Apa benar aku menyukai nya? Menyukai seorang namja?" tanya Yongguk entah pada siapa.

.

.

.

TBC


Finally Update!

And jfyi I change my pen-name

before: strongbabyz

now: hnjasmine

Review?

Thank You ^^