Title : I'm Forget It

Author : FunnyVani

Genre : Romance, Humor

Rated : T

Cast :

Choi Min Ki a.k.a Ren

Kim Jong Hyun a.k.a JR

Member of NU'EST

Summary :

JR, leader dari boyband Nu'est bersikap dingin seharian penuh pada semua orang termasuk kekasihnya, Ren. Sebenarnya apa yang terjadi?

Disclamer : FF ini milik author, member Nu'est punya yang di atas, keluarga dan Pledis Ent. Tapi Jren punya author *plak

YAOI, NC 17, typo(s) bertebaran..

.

.

Don't like.. Don't read

.

.

HAPPY READING

.

.

.


Preview

Mrs. Kim membelai pelan rambut Ren. "seperti yang tadi katakan, chagi. Lebih cepat lebih baik. Tenang saja, masalah pernikahan kami yang atur. Kalian berdua siapkan saja diri kalian. Arra?" JR dan Ren mengangguk paham mendengar penjelasan Mrs. Kim.

Chapter 4

JR tampak tengah memikirkan sesuatu. Dia terus menatap langit-langit kamarnya. Dia menghela napas pelan. "sebentar lagi aku akan menjadi kepala keluarga," gumamnya.

Kriet~

Pintu kamar itu terbuka, masuklah Ren yang sepertinya baru selesai mandi, terlihat dari rambutnya yang masih agak basah.

"hyungie, kau sedang apa?" tanya Ren yang kemudian duduk di tepi tempat tidur.

"tidak ada." JR lantas menatap Ren yang masih memperhatikannya. "waeyo?"

Ren menggeleng lalu berbaring di samping kekasihnya itu. "ngg. Hyungie, kenapa waktu itu hyungie marah pada Ren?" tanya Ren sambil mengingat-ingat ketika JR bersika dingin padanya.

JR yang teringat hal itu mengerucutkan bibirnya imut. "Kau lupa eoh?"

"memang apa?"

"Ish~ Ren tidak memberi hyung morning kiss," jawab JR kesal.

Ren terkekeh pelan lalu dikecupnya bibir sang kekasih. "sebagai gantinya."

JR tersenyum. "lagi."

"shireo.. ah ya, apa yang hyungie bicarakan dengan appa saat Ren di dapur tadi?" tanya Ren yang masih penasaran, dikarenakan jawaban appanya tadi tidak memuaskan(?)

JR berpikir sejenak. "apa Ren ingin tau?"

Ren mengangguk semangat.

"Benar?"

"ne hyungie, cepat katakan.."

JR mendekatkan dirinya pada Ren dan berbisik, "Appa Choi mengizinkan hyung untuk 'memakan' Ren."

Mata Ren melotot ketika mendengar kata 'memakan'. Tapi arti kata memakan yang dipikirkan anak kecil ini berbeda dengan memakan yang dipikirkan dino lapar di sampingnya (?)

"Mwo? Tapi Ren bukan makanan, Ren juga tidak enak."

Seringaian muncul di bibir JR mendengar penuturan polos dari kekasihnya. "kau itu sangat manis, baby."

"mwo? Memang hyungie pernah memakan Ren? Bagaimana caranya? Lalu kalau sudah kenapa Ren masih hidup?"

JR mencoba menenangkan dirinya menghadapi sikap polos kekasihnya yang masih anak kecil itu *jier ahjussi pedofil #ditendang JR -_-

"ne, hyung pernah memakanmu, dan hyung ingin memakanmu lagi, baby"

"jinjja?"

Seringaian di bibir JR semakin tercetak jelas. "Ren ingin mencobanya heum?"

"memang caranya bagaimana?"

"caranya seperti ketika kita membuat Kim junior," jawab JR sambil mengelus pelan perut rata Ren.

Menyadari adanya sinyal berbahaya dari sang kekasih, Ren segera bangun dan berteriak, "Minhyun hyung, Ren pinjam kekasihmu. Baekho hyung Ren tidur denganmu malam ini!"

JR terbelalak. Yang dia tau, dulu sebelum Baekho menjadi kekasih Minhyun, dia sempat menyukai Ren. Dan tidak menutup kemungkinan sampai sekarang jika Baekho masih memiliki perasaan suka itu.

"ya! Ren, jangan!" teriak JR.

Ren membuka pintu kamar, lalu melirik JR dan menjulurkan lidahnya pada kekasihnya itu, sebelum akhirnya membanting pintu kamar tak berdosa itu, meninggalkan JR yang tampak frustasi.

. . . . .

Suasana ruang makan di dorm Nu'est pagi ini terasa mencekam karena adanya aura-aura aneh yang menguar dari tubuh sang leader. Aron, Baekho dan Minhyun tampak tidak tenang dengan suasana sperti ini, tidak seperti Ren yang masih dengan santainya menyantap sarapan paginya.

Tapi tiba-tiba Ren menghentikan acara makannya. Dia merasa ada yang aneh dengan perutnya. Ren membekap mulutnya dan berlari menuju kamar mandi, meninggalkan sebagian member yang masih bingung dengan suasana di ruangan itu.

Aron berdiri dari duduknya dan menyusul Ren ke kamar mandi, menyadari jika JR juga tidak akan menyusul calon istrinya itu jika mengingat masalah kecil yang terjadi semalam.

"Ren, gwenchanayo?" tanya Aron yang berdiri di belakan namja cantik itu.

Ren menggeleng kecil. "tidak terlalu baik, hyung. Perut Ren rasanya sangat mual."

Aron tersenyum kecil. "gwenchana, morning sick memang sudah biasa bagi ibu hamil"

"tapi Ren itu namja, hyung" ujar Ren sambil mengerucutkan bibirnya.

Member tertua di Nu'est itu hanya tertawa pelan melihat perilaku sang maknae. "kalau boleh tau, apa kau sedang bertengkar dengan JR?"

"ehmm.. itu..?" Ren tampak gelagapan, dia mencoba mencari alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Aron. "hyung ingin Ren menjawab lengkap atau tidak?"

Aron mengernyitkan dahinya. "kalau tidak?"

"Ren dan JR hyung bertengkar karena Ren semalam tidur dengan Baekho hyung."

"kalau lengkap?"

"kalau lengkap, Ren semalam tidak mau tidur sama JR hyung, gara-gara dia mau 'makan' Ren, jadinya Ren tidur sama Baekho hyung."

"ehmm.. begitu? Kalau itu masalah kalian hyung tidak bisa membantu" ujar Aron dengan agak salah tingkah karena ucapan maknaenya yang terlalu polos yang mengatakan apa yang dilakukannya semalam. *ini bahasanya belibet banget yah.. -.-

Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, menampakkan sosok sang leader dengan ekspresi yang sulit diartikan. JR menatap Aron sejenak kemudian beralih pada kekasihnya. Dia menarik tangan Ren keluar dari kamar mandi yang menimbulkan rontaan dari pemilik tangan.

"hyungie, lepas"

JR berhenti kemudian menatap Ren yang berada di belakangnya. "tidak usah protes, ikut saja"

Ren langsung bungkam mendengar kalimat JR tadi. Baginya jika sudah seperti itu, berarti perintah sang leader itu mutlak dan tidak bisa diganggu gugat (?)

. . . . .

Dan di sini lah sepasang kekasih tadi. Di sebuah butik yang cukup besar. JR mengedarkan pandangannya ke setiap sudut tempat itu, mencari seseorang yang menyuruhnya ke sana. Matanya berhenti ketika mendapati sosok dua wanita paruh baya. Dia kembali menarik kekasihnya yang masih setia mengikutinya walaupun dengan sedikit pemaksaan.

"JR, Ren kemarilah"

JR dan Ren berhenti di depan kedua wanita paruh baya tadi. "untuk apa umma menyuruh kami kemari?" tanya JR pada umma nya.

Mrs. Kim tersenyum. "kami ingin kalian mencoba baju pengantinnya dan juga foto pre wedding" ujar Mrs. Kim. "Ren chagi ayo, kami sudah memilih baju yang cocok untukmu"

Ren mengangguk patuh. Setelah tadi menjadi korban penyeretan oleh calon suaminya, kini dia menjadi korban penyeretan oleh calon mertuanya -_-

JR dan Mrs. Choi mengikuti dua orang di hadapannya. Mereka hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan konyol yang kadang diperbuat sepasang mertua dan menantu tersebut.

"ya! Ahjumma ini kan gaun. Ren itu namja" terdengar protes tidak terima dari Ren ketika calon mertuanya itu menyuruhnya memakai gaun yang jelas-jelas untuk yeoja.

"ayolah, Ren. Kau pasti akan cocok memakai gaun ini. Ahjumma sudah menyiapkan ini untukmu." Ren memandang Mrs. Kim dengan tatapan tidak enak hati. Dia merasa tidak ingin menyakiti wanita paruh baya yang akan menjadi ibu mertuanya itu, tapi dia itu namja, tidak mungkin juga untuk memakai gaun.

"huft.. baiklah, Ren akan mencobanya," ucap Ren pada akhirnya.

Mrs. Kim tersenyum cerah mendengar jawaban dari Ren. "kajja, cobalah. Ahjumma ingin melihatnya."

Ren mengangguk. Dia memasuki ruang ganti untuk mencoba gaun pernikahan yang diberikan Mrs. Kim.

Di luar ruangan, JR, Mrs. Kim dan Mrs. Choi menunggu Ren. Mereka ingin segera melihat betapa cantiknya maknae Nu'est tersebut. XD

"Chagi, cepatlah. Ahjumma ingin segera melihatmu," ujar Mrs. Kim yang sudah tidak sabar.

"ahjumma, Ren malu." Terdengar suara Ren yang masih di dalam ruang ganti.

"gwenchana. Keluarlah."

Tirai ruang ganti itu perlahan terbuka, menampakkan sosok Ren yang menundukkan kepalanya malu. Mrs. Kim tersenyum cerah. "kau sangat pantas memakainya, chagi. Lihatlah, bahkan Jonghyun tidak mengedipkan matanya sedikitpun melihat penampilanmu."

Rona merah menjalar di pipi putih Ren mendengar penuturan sang calon mertua. "ahjumma."

JR langsung menggelengkan kepalanya, membawanya tersadar dari keterkagumannya tadi. "ehmm.. kau sangat cantik, baby."

"jinjja? Bukannya tadi kita marahan eoh?"

"marah? Kalian bertengkar? Apa yang dilakukan Jonghyun padamu chagi? Apa dia menyakitimu? Menamparmu? Atau yang lain? Atau semalam Jonghyun terlalu keras ketika 'bermain' denganmu?"

"ya! Umma! Pertanyaan apa itu? Aku tidak melakukan apapun pada Ren, semalam hanya terjadi masalah kecil sudah."

Pletakk~

Satu jitakan mendarat mulus dikepala JR. "kau itu calon suami macam apa eoh? Calon istrimu itu sedang hamil, seharusnya kau menjaganya bukan memarahinya"

"ish~ umma, appo. Ne.. aku tidak akan mengulanginya lagi."

"sudahlah, cepat ganti pakaianmu. Kalian berdua harus berfoto sebentar setelah ini."

"ne.."

To Be Continued..

Uaa~ mian telat banget update nya.. mianhaeyo..

Gumawo yang udah review.. yang udah baca jangan lupa reviewnya..

Gumawo *bow