Warning: Humor garing krenyes, OOC, Gaje, abstrak, TYPO! Genre berbeda tiap chapter, mungkin
Genre: Friendship/Humor
Rate: T
Disclamer: Warriors Orochi punya koei
Ngegaje bareng 4 siswa di UKS
Selamat membaca
Pagi hari di CN gakuen tepatnya di kelas 2-2, terlihat Cao Pi, Sima Shi, Mitsunari dan Guo Jia lagi ngumpul di belakang kelas dengan posisi duduk melingkar, ngegosip kayaknya.
Cao Pi masang tampang serius. "Eh-eh, tau ga?"
"Paan?" tanya Sima Shi dengan muka nyolot.
"Tau gender si-"
Greegg~
Pintu kelas 2-2 terbuka.
"Ohayou minna~" terdengarlah suara banci menggelegar di kelas.
Glek!
"Shi, Pi, Mit gue cabut ya, mau ke kantin laper." Guo Jia langsung cabut dari situ.
"Bentar lagikan masuk, Ji." cegah Cao Pi.
"Plus sekarangkan Ramadhan, kagak puasa lu?" timpal Mitsunari.
Guo Jia nyengir. "Puasa ko Mit."
Tep
Glek
Mampus gue, dipegang lagi sama banci kaleng yang pernah ditangkep Dong Zhuo, batin Guo Jia.
"Eh, Mas Jia mau kemana tumbyen, selesai ngegosipnya."
Dan saat itu juga Guo Jia langsung teriak penuh derita, terus tepar deh di kelas.
Setelah Guo Jia ngedubrak di lantai, kelas pada heboh panik ga jelas kocar-kacir sana sini.
Brak!
"Kenapa pada ribut?!" teriak Sima Yi sang guru biologi + kimia.
"Itu Pa, Guo Jia pingsan Pa, disentuh sama Zhang He."
"Oh kamu ya cewe, yang jadi hostage waktu era Orochi."
'CEWE?!' ke-3 cowo tukang gosip tadi kaget bukan main.
.
Zhang He ngangguk.
.
"Zhang He ngangguk?! Zhang He Cewe?!" Cao Pi dan Sima Shi teriak , terus ngikut Guo Jia alias pingsan meninggalkan Mitsunari yang lagi shock.
"Lebay banget kalian berdua, Mitsunari juga shock." Sima Yi geleng-geleng.
"You, you, you and you," Sima Yi nunjuk Yukimura, Mori, Nezha, dan Sun Quan. "bawa mereka berempat ke UKS klo bisa bawanya sampe babak belur, biar keliatan tuh empatan abis tawuran."
Tiga siswa yang ditunjuk ngangguk-ngangguk aja.
"Yak mari kita lanjutkan pelajaran yang minggu kemarin."
Kita fokus dulu aja sama ke-4 orang yang dibawa ke UKS tadi.
"Emm, teman-teman ko mereka jadi beneran babak belur ya?" tanya Sun Quan kepo sambil nunjuk muka Guo Jia.
"Kan disuruh sama Pa Sima Yi." jawab Nezha datar.
"Kamu ternyata sadis ya.. udahlah ayo marcaw ke kelas." ucap Sun Quan dan langsung meninggalkan UKS diikuti Yuki, Mori, dan Nezha.
"Urrrghh.." Guo Jia mengerjap-ngerjap matanya. "UKS ya?"
"Iyalah UKS masa RSJ." timpal Cao Pi.
"Bangun-bangun main sewot lu." Guo Jia ngaca ke cermin terdekat. 'muka gua lebam oemji yang ngangkat ga tau diri emang.'
"Ye, gua duluan yang bangun baru elo." Cao Pi ngelempar obat palalo ke Guo Jia.
"Ye gausah ngelempar obat sakit pala juga kali." Guo Jia bales lempar pake obat minta-minta.
"Gua kaga punya sakit maag bego! gue lempar sumsang-kun sakit lo!" Cao Pi ngelempar Sumsang-kun (tv UKS).
Pas Sumsang-kun udah di tengah jalan(?) menuju Guo Jia, Sumsang-kun ditusuk sama anaknya guru kimia.
"Arghh! sumsang-kun!" Cao Pi njerit.
"Heh! udah jangan berantem."
"Heh! Shi ngapaen elu tusuk sumsang-kun?!" Cao Pi nangis.
"Elu juga saking streesnya belum dapet status gara-gara bulan Ramdhan sampe manggil benda mpe begitu, Sadar Pi." Shi masih mencoba melepaskan rapiernya(1) dari tv UKS.
"Eh udah pada sadar ya?" Guo Jia mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Belon, Mitsu belum sadar dari shocknya."
"Beneran si Zhang He itu pernah di culik sama Dong Zhuo sebagai cewe simpenannya?" Guo Jia kepo.
"Iya tau, mata Dong Zhuonya yang rada atau Zhang He itu emang cewe."
'Susah dah rapier-chan ga mau lepas.' Shi masih mencoba melepaskan rapiernya dari tv. "kalau Zhang He itu cewe pasti dia punya itu dong."
"Paan?" kali ini Cao Pi nanya dengan muka nyolot.
"Alah masa ga tau Pi, itu dada."
"Paan kaga ngerti gua." (bloon mode: on)
"Si playboy mesum aja tau masa elu kaga."
"Shi kayaknya bloonnya lagi kumat."
"Udahlah, Pi lupakan yang aku katakan."
Cao Pi ngangguk-ngangguk.
Sima Shi tepok jidat. 'bener dah, penyakitnya kumat.'
"Emm.. itu bagaimana dengan Mitsu." Guo Jia nunjuk Mitsunari.
Mitsunari menurunkan tangan Guo Jia dengan kasar. "Apa lu tunjuk-tunjuk gue, gue udah sembuh ko."
"Pi, bantu gue Pi, rapier-chan gue ga mau lepas."
"Elu sendiri manggil senjata kaya gitu."
"Cepet bantu gue."
"Iye-iye."
Mitsunari ngelonggok-in mukanya di antara pintu dan tembok(?). "Woi! Kek Guo Huai dateng cepet balik ke kasur masing-masing."
Bisa ditebak ke-3 siswa luar binasa ini kocar kacir sana sini.
"Cepetan!" Mitsunari langsung loncat ke kasur yang deket sama dia.
"Cao Pi itu kasur guaaa!" Shi sewot ga terima kasur bekas dia ditidurin Cao Pi.
"Kasur masih banyak! tempat bekas gua noh!" Cao Pi nunjuk kasur sebelah kirinya Guo Jia.
"Emoh tadi tuh bantal udah lo ilerin." Shi ngangkat badan Pi trus dia lempar ke kasur Cao Pi.
Buaakk!
Dak!
Nyiiitt!
Cao Pi terlempar dengan mulus dan mendarat di kasurnya walau bikin kasur rada miring.
"Headshot!" Guo Jia jingkrak-jingkrak di atas kasurnya.
"Ini buka game, Jia!" Shi langsung selimutan dan pura-pura tidur terus ngelempar dulu obat palalo ke Guo Jia biar cepet tiduran.
Grasak
Grusuk
Guo Jia riweh cuman mau selimutan doang di kasur.
Greegg~
"Uhuk..uhuk.. ini toh 4 siswa yang pingsan dan shock." Guo Huai ngangguk-ngangguk.
"Kek Guo Huai~ ada apa manggil Ba-chan kesini." ucap Xiahou Ba dengan ceria menuju sang kakek tercinta.
'Xiahou Ba disini?!' jerit Guo Jia dalem hati.
'Kita bakal diurus sama shota sekolah selain Hanbei?' Mitsunari menerka-nerka.
"Zzzz..." Shi beneran tidur.
"Nggrokk..." Cao Pi lebih parah sampe ngedengkur pelan.
"Ba-chan bantuin kakek ya jagain ke-4 siswa lebay ini."
Greeg~
"Ba~ ayo balik ke kelas." Zhong Hui dateng-dateng langsung ngedeketin Xiahou Ba.
'Jahh.. banci kedua dateng~' Guo Jia ingin ngelempar tv rusak tapi ditahan.
'Adek kelas sifat menyimpang dateng, siapa namanya Zhuo Hiu.' Mitsunari bingung ga jelas.
Shi sama Pi masih tidur dengan nyenyak.
"Hui nii-san!(2)" teriak Ba girang terus meluk Zhong Hui.
Guo Jia ngintip bentar ke TKP. 'Arrrghhh! Ba jangan peluk banci itu mending peluk aku..' Guo Jia udah kesel sendiri karena adik kelasnya udah direbut sama banci ikal yang beda satu tahun sama Xiahou Ba.
"Zzz.." Mitsunari mengikuti jejak pangeran Wei dan pangeran Jin alias tidur.
"Zhong Hui.. uhuk..uhuk.. Ba mau bantuin kakek jagain 4 siswa ini.. uhuk..uhuk.. kalau kamu mau ikut jaga.. nanti kakek tulis surat dispen.. uhuk..uhuk.. untuk kalian berdua.."
Otak mabal Zhong Hui bekerja. "Iya kek! Zhong Hui ikut ngejagain mereka." Zhong Hui ngangguk-ngagguk antusias.
"Yaudah.. uhuk..uhuk.. kakek mau nulis surat dispen.. uhuk..uhuk.." Guo Huai duduk di mejanya (bangku) untuk menulis surat dispen.
Setelah Guo Huai menulis surat dispen langsung keluar dari UKS, meninggalkan Zhong Hui dan Xiahou Ba bersama 4 siswa luar biasa yang pura-pura tidur jadi tidur beneran, iyaps bisa ditebak Guo Jia saking keselnya jadi ketiduran.
"Ba," pangggil Zhong Hui. "daripada bosen maen ToD yuk."
"Hayu~" Ba pasang muka ceria.
"Siapa dulu?"
"Hui nii-san dulu aja."
"Ba pilih truth atau dare?"
"Truth~"
"O-key, Ba suka sama siapa?"
"Sama Jiang nii-san."
"Anak kesayangan Pa Zhuge ya.." muka Zhong Hui langsung berubah jadi cowo yandere. 'Gua kalah sama murid kesayangannya si kumis lele.'
Ba langsung merinding. 'Ko aura Hui nii-san serem.
Kasur yang deket Zhong Hui langsung selimutan kaya yang kedinginan.
"Brrrr.. ko dingin ya.." gumam Mitsunari.
"Hui nii-san.." Ba nyolek-nyolek Zhong Hui.
Pletak!
"Alah gitu aja cemburu lu."
"Sapa tuh yang ngelempar gua pake obat palalo." Zhong Hui celingak-celinguk.
"Gue yang lempar." Guo Jia ngedeathglare Hui seakan bilang -jangan-deket-deket-adek-angkat-gue-
Zhong Hui balik deathglare Jia -seterah-gue-dong- trus Hui meluk Ba dengan erat.
Ba cuma melihat Hui dan Jia dengan inosen.
TING TONG
"pengumuman, karena sekarang ada rapat guru para siswa diharapkan untuk pulang..SEKARANG TEPAT BEL JAM 12 MWAHAHAHAHA! DAN KALIAN YANG DI UKS PULANG SANA JANGAN NGOTORIN UKS KASIAN SI FUUMA BERSIH-BERSIH SEKOLAH SENDIRI DENGAN GAJI SECUIL, KALO ELO-ELO PADA MAU DI UKS SAMPE MALEM JANGAN LUPA BERESIN TUH UKS SAMPE BERSIH ATAU GA BAPA HUKUM KALIAN BESOK SEKIAN TERIMA KASIH MWAHAHAHAHAHA!"
TENG TERENG GELENG SINTING!
"PULANG!" teriak Ba girang.
"Ba!" teriak Jia dan Hui barengan.
"Apaa?" Ba masang muka imut.
"Mau pulang bareng sama aku?" tanya Jia dan Hui barengan.
"Ba udah janjian pulang bareng Jiang nii-san."
Krakk!
"Hatiku sakit.." Guo Jia megang dadanya trus pundung mojok,lebay.
"Yaudah yu, Ba kita ke kelas bareng." kayaknya Zhong Hui biasa aja et tapi belum tentu isi hatinya biasa aja.
Akhirnya tinggallah ke-4 siswa luar biasa ini di UKS untung ga ada cctv jadinya bisa diem terus di UKS mpe sore.
"Hoaamm.. akhirnya bisa tidur lagi dengan nyenyak." Shi langsung berdiri di kasur trus peregangan.
"Nggrokk.. ugh.. Jam berapa sekarang?"
"Jam 24.00 pm tepat tengah malem, pangeran."
"Hah?! tengah malem?" Cao Pi langsung bangun dengan mata ngebulet.
"Kaga, boong gue," Shi langsung loncat dari Kasur terus jongkok dan narik tv rusak yang masih ada rapiernya. "rapier-chan.. lepas dong dari tv rusak ini."
"Disini tadi ada 2 adik kelas ya? soalnya tadi gue rada denger gitu suara mantan babu gue."
"Iya.. Pi tadi ada Ba sama Hui.." ucap Guo Jia masih dengan aura cemburu dan suram.
"Ah elah elu kenapa dah." Cao Pi kesel sama babunya yang satu ini galau mulu bawaanya entah karena adek kelas entah cewe yang dia taksir udah diambil.
"Hoaaamm.. Pagi.."
"Udah siang Mit," Pi ngeliat Shi. "kayaknya rapiermu menyukai tv itu." kata Pi gaje.
"Enak aja, rapier-chan jodohnya cuman aku." Shi ngomongnya mulai ngaco.
"Yang lain pada kemana ko sepi?"
"Pada pulang Mit, tadi ada pengumuman.."
"Jia, jangan galau mulu kasian idup lo, galau mulu kerjaan." Mitsunari prihatin.
"Mending nyanyi yok~" Cao Pi langsung ngambil sapu di deket situ ceritanya tuh sapu jadi mic.
Mulailah Cao Pi nyanyi lagunya silent phoenix.
chikara wo tsuide seotta sadame
ora de hiraku aratana jidai
chi nurarete yuku hadou wo yuku dake
mayoi nado nai furimuki wa shinai
koko de hizamazuku ga ii
subete wo ryouga suru tame
senjou wo itetsukaseru
tamashii wo hanatte
Fly to the high!
Terus Guo Jia main ngambil sapu yang dipegang Cao Pi dan dengan penuh penghayatan dia nyanyi lagu Beautiful Momment.
Everybody have a good day
Everybody have a good luck
Everybody have a good night
Setsuna no yume ni ikiru to shiyou
Koyoi no ikusa o koyoi no yuugi o
Sasowareru ga mama ni tanoshimou ka
Egaita toori ni nozonda toori ni
Douyara shouri wa kakutei ka na
"Hei! jangan main rebut Jia!" Cao Pi ngamuk.
Pas lagi enak menghayati nyanyiannya sapu berpindah tangan ke Mitsunari, Mitsunari nyanyi lagu Sagiri no Kanata.
tachikomeru kiri ga me no mae hirogaru
waga michi yuku te ga naze mienunoka
yuruganu ketsui wa tashikani are domo
kikoyuru ima demo waga tomo no yobu koe
hitotsu no michi shika dare mo yukumumono
onore no shinjiru sou michi dake wo
sagiri no kanata he ware wa mukau ima koso
tada ongi wo daite
yuzurenu omoi wo mamori nukite tatakau
aa sore wo bushi no michi to yobu towa ni
"Woi, lagi enak nyanyi nih!" giliran Guo Jia yang ngamuk.
Set!
Sima Shi yang ingin ikut nyanyi langsung ngambil sapu yang dipegang Mitsunari, dan menyanyikan lagu Blade of Fate.
Sora no hate toikakeru My Fate
Kaeranai sono kotae Frustrate
Hirameku sai dake de kizukareshi mirai o
Kono te de arawasu koto sore ga negai
Waga sadame
Ten no mikoto to onore no inochi
Chikadzuite kasanatte unmei to naru
Ten no kokoro to onore no nozomi
Tsunagatte tsuranuite toki to naru
Ato sukoshi jama nado wa yurusanai
Uzukidasu kono itami My stain
Torawarezu kirisuteru Deadline
Yowasa o sutesatte orokamono shirizoke
Donna kurushimi mo itowazu ni susume
Waga chikai
"Hei! urusin dulu senjata lu baru nyanyi!" Mitsunari ngikut ngambek.
Lagi enak nyanyi tiba-tiba ada suara yang menurut Author ngalah-ngalahin suara Ridho Rhoma maupun ke-4 siswa singer wannabe ini.
Buyuu kiwame sono na haseru shousei-tachi yo
Itsuka kitto todokitai to oikaketekita
Kakegaenaki hito o shinji
Tatakai tsudzuketa keredomo
Ke-4 siswa luar biasa ini langsung diem.
.
"Kayaknya gue pernah denger deh suaranya." Cao Pi angkat bicara.
"Iya deh, masa Wen Yang." Shi angkat alis.
"Wen Yang kan enggak masuk fandom WO." Guo Jia angkat kasur UKS(?).
Mitsunari cuman diem ga kenal sama yang namanya Wen Yang makanya diem.
Krik krik
"Ah udahlah, ayo lanjut karokean!" Cao Pi ngerebut sapu dari Shi.
"Yeah!"
Ketiga anak ini langsung ngambil 3 sapu UKS buat mic mereka masing-masing.
Akhirnya ke-4 siswa luar biasa ini karokean sampe malem, berasa rumah sendiri ya, katanya karena mereka tidur di asrama jadilah mereka karokean sampe malem, sebenernya sih ditendang keluar sama Fuuma karena bikin rebut.
Keesokan harinya suara mereka abis, kaga bisa ngomong jadi klo ngomong satu sama lain pake bahasa isyarat dan nulis di kertas.
End dengan gajenya.
(1) senjatanya Sima Shi.
(2) walaupun saya bikin Zhong Hui kelas 1 dan sekelas sama Ba tapi karena beda 1 tahun, aku buat Ba manggil Hui dengan kaka.
Nah klo misalnya para pembaca bertumpu dengan imaji sialhkan imajinasikan mereka dengan pakaian DLC sekolah anak Jin tapi yang membedakannya itu cuman warna klo Shu hijau, Wei ungu atau biru, Wu merah, Jin tosca.
Makasih udah baca fanfic NGS ini~
See you next chapter~
