Every move is magic
By D2l
Rate T
Genre: Adventure/Friendship
Sumarry: Kyuhyun dengan kebiasaannya yang suka terlambat malah mendapat masalah aneh, bukan sekedar hukuman seperti membersihkan toilet atau diskors, melainkan hukuman untuk menyelesaikan sebuah tantangan di dunia aneh. Dunia penuh imajinasi seperti Alice in Wonderland. Atau ini lebih tepat disebut permainan untuk menyenangkan seseorang?
.
.
.
.
.
Yesung berwajah pucat ketika melihat laki-laki dengan julukan Ridding Hood itu sepucat mayat, dan terus menggigil dengan tidak lazim. Dengan cepat dia berlari lebih dekat kearah Ridding Hood, dan mengecek seluruh tubuh Ridding Hood.
"Ini buruk. Dia terkena racun dari serigala itu," ucap Yesung sambil memperhatikan dengan seksama kaki Ridding Hood yang dimana ada bekas gigitan yang terlihat sangat besar, dan membekas di sana.
Yesung menghantam tangan kanannya dengan keras di lantai kayu. "Andai saja aku datang lebih cepat, dan mempunyai anti racunnya."
"Dia tidak akan mati semudah itu," ucap Kyuhyun dengan nada serius. Yesung, dan henry menatapnya dengan tatapan bingung.
Sekali lagi Kyuhyun membuka telapak kirinya, dan meletakkan jari telunjuk kanannya di atas telapak kirinya, lalu membuat telunjuknya berputar seperti membuat topan dari bawah sampai lima kali ke atas. Tangannya bercahaya, lalu muncullah buku dengan ornamen rumit itu lagi.
Kyuhyun menembuskan tangan kirinya masuk ke dalam salah satu halaman buku. Sekitar daerah tempat Kyuhyun memasukkan tangannya, lembaran kuning itu berubah menjadi cairan hitam. Ketika merasa dia sudah mendapatkan apa yang diinginkannya, Kyuhyun dengan cepat menarik tangannya dari cairan hitam itu, lalu lembaran itu menjadi lembaran biasa dengan warna kuning lusuh miliknya.
Di tangan kanan Kyuhyun kini ada sebuah botol antik yang terbuat dari kaca, dan ornamen-ornamen rumit yang terbuat dari silver. Bagian mulutnya terdapat tutup yang berbebentuk diamond dengan warna yang senada dengan ornamennya. Pada bagian kaca, kau dapat melihat isinya dimana isinya berupa cairan yang berwarna merah yang agak kepink-pinkan.
"Minumkan dia ini. Setelah itu dia akan baik-baik saja," ucap Kyuhyun seraya menyerahkan itu pada Sungmin.
Awalnya Yesung ragu untuk mengambilnya, sebab warnanya yang aneh yang memungkinkan itu adalah racun,kan? Tapi rasa ragu itu ditepisnya, dan segera Yesung mengambil botol obat itu dari Kyuhyun ketika dia sadar bahwa di depannya ini adalah Stärksten dengan level tertinggi, dengan sebutan user.
Yesung awalnya panik melihat laki-laki itu, Ridding Hood yang tampak terbatuk terus saat meminum cairan merah tersebut, tapi sekali lagi Yesung bernapas lega ketika melihat napas Sungmin yang sudah tidak memburu lagi ketika meminum obat itu, dan lukanya yang tertutup dengan mudah.
"Mungkin akan lama baru dia akan bangun lagi. Oleh selama dia belum bangun, sebaiknya kita tinggal di sini untuk sementara waktu," ucap Kyuhyun sambil kembali memasukkan tangannya masuk ke dalam salah satu lembaran buku miliknya. Kini pedang dengan mata baja tipis ada di tangannya.
"Siapa namanya, dan bagaimana kau bisa mengenalnya?" tanya Kyuhyun sambil memandang Yesung dengan tatapan serius.
"Namanya Lee Sungmin. Saat itu aku baru saja lepas dari kejaran penyihir penipu itu. Aku capek sekali berlarian tanpa arah sampai akhirnya secara tidak sengaja aku menemukan rumah ini. saat aku menemukannya pertama kali, aku juga menemukannya," jelas Yesung sambil melihat Kyuhyun yang kembali memasukkan tangannya ke dalam lembaran buku, dan mendapatkan sarung kulit untuk tempat pedang milik Kyuhyun.
"Tapi aku tidak tahu kenapa dia tampak trauma dengan orang asing. Well, setidaknya aku mengalami saat pertama kali bertemu dengannya, dan mungkin sampai sekarang. Saat itu aku berusaha untuk menyapanya, tapi malah disambut dengan tubuhnya yang gemetaran, dan wajahnya yang ketakutan saat melihatku," ucap Yesung lagi.
Henry menampakkan senyuman mencemohkan pada perkataan Yesung. "Kalau begitu kenapa kau tampak seperti mengenalnya, dan waktu kedatangan para serigala itu? Mau jadi pahlawan,hah?"
Yesung mendengus mendengar cemohan itu. Dirinya mengangkat kedua bahunya sambil berkata,"Mungkin ya. Mungkin tidak. Tapi didalam diriku ada sesuatu yang memberontak, dan memaksaku untuk melindunginya entah apa itu."
"Sudah cukup penjelasannya. Sekarang kita harus bersiap-siap. Musuh baru akan datang lagi. Sepertinya apa yang dikatakan Yesung benar. Kita datang di sini karena dituntun oleh sesuatu sehingga ketika menjadi tameng pelindungnya. Sepertinya dia juga yang dipaksa buku milikku padaku untuk melindunginya," ucap Kyuhyun seraya menatap Yesung, dan juga Henry dengan pandangan serius.
Yesung, dan Henry mengerutkan keningnya. Mereka bertanya dengan berbarengan,"Siapa?"
Kyuhyun memasukkan pedang miliknya ke dalam kantong kulit khusus untuk pedang tersebut."Hawk eye. Kukira dia musuh baru yang bahkan belum pernah menyerang tempat ini."
Henry mengerutken keningnya, dan memasang pose berpikir. "Hawk eye? Tipe penyerang jarak jauh. Bagaimana kita menghadapinya padahal yang ada di sini kebanyakan tipe penyerang jarak dekat."
"Dia benar. Walaupun kita menang jumlah, tapi dia menang dengan keahlian memanahnya," ucap Yesung menyetujui perkataan Henry.
"Bukannya kita punya dirimu sebagai penyihir yang bisa melakukan penyerangan jarak jauh?" tanya Kyuhyun.
"Tapi kalau seandainya aku maju, siapa yang akan menjaga Sungmin?" Yesung mengutarkan kekhawatirannya.
"Kita buat Hawk Eye itu berpikiran seperti itu," ucap Kyuhyun singkat.
"Hah? Apa?" Henry kebingungan. Begitupula dengan Yesung.
"Kita buat Yesung seakan menjaga di sini. Aku akan menggunakan obat ilusiku agar terlihat seperti Yesung yang menjaga di sini, dan menciptakan pelindung di sini seakan Yesung yang melakukannya, lalau kau Yesung yang asli akan bersembunyi disuatu tempat. Henry akan mengaum tiga kali, ketika dia melakukannya segera kau datang ke tempat kami, dan bertarung bersama kami. Mengerti?" Kyuhyun membeberkan rencana miliknya.
Kedua orang itu tampak berpikir satu sama lain."Mungkin ini akan berhasil," ucap Yesung pada akhirnya.
"Kurasa juga begitu!" seru Henry dengan riangnya. Kyuhyun mendengus, tersenyum kecil melihat kecerian Henry yang ternyata belum hilang saat dia terakhir melihatnya di penjara bawah tanah itu.
"Kalau begitu kita bisa mulai sekarang. Aku bisa merasakan dia sudah semakin dekat dari sini," ucap Kyuhyun.
Kyuhyun, dan Yesung mulai bersiap-siap, tapi hanya Henry yang tampak masih terdiam, dan sedikit berekspresi aneh.
Hah, bagaimana dia bisa merasakannya? Memangnya di dalam dirinya itu adalah mesin navigasi,ya? pikir Henry konyol.
.
.
.
Kyuhyun memberikan aba-aba pada Henry yang berada tak jauh darinya, bersembunyi di balik pohon besar, dan Yesung yang sedang berkamuflase menjadi tanah injakan. Kyuhyun siap memanah dengan anak panah yang baru diambilnya dari punggungnya. Dengan teliti Kyuhyun mentargetkan Hawk Eye yang sedang berloncat-loncat dari satu dahan ke dahan yang lainnya.
Shyuutt
Suara angin berbunyi ketika panah milik Kyuhyun terlepaskan. Panah itu dalam diam terus terarah ke arah Hawk Eye. Kyuhyun tampak yakin jika panah itu nantinya akan mengenai Hawk Eye, tapi beberapa detik ketika Kyuhyun sadar bahwa Hawk Eye entah sudah berada di mana, sebuah panah kini berbalik menyerangnya.
Dengan refleks Kyuhyun menunduk, dan akhirnya panah itu mengenai pohon yang ada di belakangnya. Betapa terkejutnya Kyuhyun ketika mendapati bahwa panah yang menancap itu membuat pohon yang ada di belakangnya keropos, dan tumbang pula dengan Henry, dan Yesung yang berada tak jauh dari Kyuhyun melihat hal tersebut, mereka sama terkejutnya.
Kyuhyun mengelundung ke kiri menghindari panah tersebut. Selain itu tangannya siap dengan pedang yang ada di bagian kiri tubuhnya. Ketika Kyuhyun berdiri kembali, ditariknya pedang itu dari tempat pedang kulit miliknya.
Kyuhyun dengan waspada mengedarkan pandangannya, tapi dia sama sekali tidak bisa menemukan keberadaan Hawk Eye. Sampai Kyuhyun mendengar suara auman dari Henry.
Dengan cepat Kyuhyun berlari, tapi sebelum itu dia memberi sinyal pada Yesung untuk tetap berada di tempatnya. Dalam waktu beberapa menit saja Kyuhyun sudah berada di daerah jagaan Henry. Dilihatnya Henry yang sudah berubah wujud, dan sosok asli Hawk Eye dengan rambut pirang keemasan miliknya.
Entah dari mana kecepatan itu datang, kini Kyuhyun sudah berada di belakang Hawk Eye dengan pedang yang berada tepat di depan leher Hawk Eye. Henry tercengang, begitu pula dengan sandera Kyuhyun, Hawk Eye.
Hawk eye mendecak kesal. Diputarnya panah yang dipegang oleh tangan kanannya, sambil membuat tangannya perlahan sampai dipuncaknya. Puncak itu tampak bisa ditarik, dan ketika ditarik ,panah itu bertransformasi menjadi sebuah pedang.
Hawk Eye mengarahkan pedang ke arah kiri untuk menusuk bahu Kyuhyun, tapi kemudian Henry mengigit tangannya hingga berdarah, dan Kyuhyun yang menghindar termundur ke belakang.
"Sebagai sesama Stärksten seharusnya kau lebih memberikan respek, dan rasa hormat pada kami," ucap Henry sinis pada Hawk Eye yang kini terjatuh di tanah berdaun musim gugur sambil meringis kesakitan karena luka besar yang menangga, dan juga racun pelumpuh yang mulai masuk ke dalam dirinya.
"Kau dikirim oleh siapa?" tanya Kyuhyun.
Hawk Eye tidak menjawab. Dengan memaksa tubuhnya sendiri, dia memasukkan tangannya yang tidak tergigit masuk ke dalam tas selempang miliknya, dan melemparkan benda yang diambilnya itu ke arah Kyuhyun, dan juga Henry.
Kyuhyun, dan Henry langsung saja terkaget saat mendapati apel yang dilemparkan oleh Hawk Eye bukanlah apel biasa. Apel itu ternyata adalah sebuah bom, dan karena saking cepatnya apel itu terlempar, Kyuhyun, dan juga Henry tidak ada kesempatan untuk berlari, dan bersembunyi di suatu tempat yang jauh dari sana.
Tapi ketika kedua orang itu membuka mata mereka. Mereka tidak mendapati tubuh mereka terluka, tapi yang mereka dapati malah sebuah perisai cahaya berwarna biru yang melindungi mereka dari ledakan, dan juga debu ledakan.
Kyuhyun tersentak saat dia menyadari disebrangnya ada Hawk Eye yang terbaring tidak berdaya, dan sudah pasti tidak dapat menghindari perangkapnya sendiri. Tanpa mempedulikan masih banyaknya asap yang menghalangi mata, Kyuhyun segera berlari menuju tempat Hawk Eye yang masih diingatnya.
Ketika Kyuhyun merasa sudah sampai di sana, dia menggerak-gerakkan kedua tangannya untuk menghilangkan asap, dan bisa menemukan Hawk Eye. Tapi nihil. Tidak ada seorangpun yang ada di sana. Ataupun kemungkinan bekas potongan dari mayat Hawk Eye.
Kemana dia? Tidak mungkin laki-laki itu bisa menghilang begitu cepat, pikir Kyuhyun heran.
"Kyuhyun! Kau dimana!" seru Henry memanggil-manggil Kyuhyun. Laki-laki Beast itu takut terjadi sesuatu pada Kyuhyun.
"Aku di sini!" balas Kyuhyun memberitahukan lokasinya dengan frekuensi suara miliknya.
Tidak mungkin dia bisa menghilang begitu cepat. Siapa yang membantunya? pikir Kyuhyun lagi.
Kyuhyun bergerak secara refleks menutup matanya dengan lengan tangan kanannya karena tiba-tiba saja angin kencang terjadi.
Siapa yang melakukannya? pikir Kyuhyun waspada.
"Kyuhyun, Henry. Aku berhasil menangkap Hawk Eye!" seru Yesung yang berjalan semakin dekat ke arah Henry, dan juga Kyuhyun. Saat berjalan dia melihatkan sebuah kubus yang berbentuk lima kali lima sentimeter yang transparan, dan ketika Kyuhyun, dan Henry melihatnya lebih dekat, mereka menemukan Hawk Eye yang sedang terkurung di sana.
Kyuhyun menghelah napas legah. Ternyata yang melindungi mereka, dan menangkap Hawk Eye tadi itu adalah Yesung, tapi tubuhnya yang legah hanya berlangsung sejenak. Tubuhnya menegang merasakan hawa yang Einmalige lagi.
"Kalian jaga dia! Aku akan segera kembali!" seru Kyuhyun, dan langsung berlari tanpa pamit yang lebih frontal lagi.
Kyuhyun berlari dengan sangat kencang menuju pondok milik Little Ridding Hood, Lee Sungmin. Sesaatnya di sana, Kyuhyun dibuat bingung karena tidak ada siapa-siapa di sana. Sungminpun tidak hilang.
Kyuhyun mengerutkan keningnya saat dia masuk ke dalam rumah itu, dan mendapati kelinci dengan mata merah yang sedang berada di samping tempat tidur Sungmin."Hanya seekor kelinci? Padahal aku merasakan hawa Einmalige di sekitar sini," ucap Kyuhyun dengan sedikit nada frustasi. Dia mengangkat kepalanya, dan menutup matanya dengan telapak tangan miliknya.
"Hmm… aku tidak menyangka hanya dalam waktu satu minggu lebih kau sudah bisa menguasai kekuatanmu sebagai user. Hah, kau memang spesial seperti yang dikatakan Tuan." Sebuah yang tidak dikenalnya tiba-tiba bergema di dalam rumah itu.
Kyuhyun melepaskan tangannya, dan menatap ruangan itu dengan waspada sekaligus heran. Siapa yang berkata tadi?
"Hey! Aku ada di sini!" seru suara itu lagi. Kali ini Kyuhyun dengan sigap mengikuti asal suara itu, dan dia mendapati bahwa kelinci itulah yang berbicara, dan dia agak familiar dengan suara, dan juga bentuk kelinci yang membawa jam saku.
Sesaat saat Kyuhyun ingat, dia berusaha keras untuk tidak ketawa dengan sangat keras, tapi sepertinya usahanya gagal total. "Huahahaha! Kau di sini sebagai kelinci pembawa jam itu? Di film Alice ini Wonderland itu? Hahaha! Badanmu yang gembul itu memang cocok untuk peran kelinci itu! hahaha..."
Tiba-tiba saja Kyuhyun merasa tanah yang diinjakinya berguncang. Ketika Kyuhyun mencari Shindong, dirinya sadar bahwa kelinci gemuk itu sudah lebih dulu melarikan diri menyelamatkan dirinya sendiri. Kyuhyun tanpa mempedulikan dirinya sendiri, dia masuk dengan cepat, dan masih menemukan Sungmin yang masih tertidur. Kyuhyun dengan cepat mengendong Sungmin dengan bridle style, tapi sayangnya tanah itu lebih cepat ambruk dari yang diperkirakannya.
.
.
.
Ketika Kyuhyun membuka matanya, dia terkejut mendapati bawah tanah tempatnya terjatuh. Tempat ini sangat indah. Bahkan paling indah dari semua pemandangan di daratan atas yang pernah dilihatnya. Kini Kyuhyun, dan Sungmin sedang terdampar di atas tanah basah, dimana sebagiannya terdapat air. Tempat ini adalah tempat air terjun bawah tanah, dengan pulau-pulau kecil beserta dengan pohon-pohon rindang. Yang paling mencegangkan lagi, di laut sana, terdapat bukitan batu permata putih yang seperti karang yang tersebar secara acak di laut itu.
"Kenapa kalian bisa ada di sini?" Tubuh Kyuhyun tersentak mendengar suara itu bergaung di air terjun bawah tanah ini.
"Kutanya. Kenapa kalian bisa berada di sini?" Suara itu kembali mengulang pertanyaannya.
"Kenapa aku harus menjawabnya? Memangnya kau pemilik tempat ini?" ucap Kyuhyun dengan sedikit nada sinis.
Tidak ada jawaban. Tapi Kyuhyun bisa tahu bahwa pemilik suara itu sedang marah terhadap dirinya. Dari tanah tempatnya berpijak bersama dengan Sungmin yang masih tidak sadarkan diri, muncul akar-akar tanaman yang tentu saja mengincar dirinya, dan Sungmin.
Dengan cepat Kyuhyun kembali mengendong Sungmin dengan gaya brilde style, dan berlari dengan kecepatan penuh menghindari akar tanaman itu yang terus merambat ingin menangkapnya, melilitnya atau bahkan membunuhnya.
Kyuhyun membisikkan sesuatu, dan bayangan tubuhnya tiba-tiba saja berubah menjadi benda hidup, tentakel-tentakel lengket yang senada dengan warna cairan hitam yang sering membawa Kyuhyun berteleportasi. Tentakel bayangan itu dengan sigap memotong akar-akar tanaman yang terus saja mengejar Kyuhyun.
Tentakel itu bisa merasakan aura kehidupan. Dari arah manapun akar tanaman itu muncul, dan mengagetkan Kyuhyum tentakel bayangan itu pasti akan dengan sigap melindungi pemiliknya. Tentakel-tentakel itu bergerak dengan lincah seperti ular yang sedang mencari mangsanya.
Tampaknya sang pemilik tempat ini menyerah dengan rencananya menggunakan akar tanaman yang ada di air terjun bawah tanah ini. Saat sudah tidak merasakan hawa mengamcam bagi Kyuhyun, bayangan miliknya kembali seperti biasa. Walaupun sudah mulai aman, Kyuhyun sama sekali tidak mengurangi kecepatan langkah kakinya. Yang malah dia semakin berjalan cepat, semakin masuk ke wilayah tengah dari hutan yang ada di pulau air terjun bawah tanah ini.
Pemilik tempat ini hanya absen menyerang sebentar saja. Saat Kyuhyun hendak duduk sejenak ketika sudah meletakkan Sungmin di tanah berumput, tiba-tiba saja dua meter dari arahnya berdirinya, terbentang api yang berbentuk lingkaran, mengurung mereka di spot itu.
Kyuhyun mendecak kesal. Kembali digendongnya Sungmin, tapi kemudian dia berhenti saat melihat laki-laki itu mulai bergerak-gerak kecil, dan matanya mengerjap-ngerjap. Kyuhyun dengan cepat menguncangkan bahu Sungmin membuat Sungmin langsung membuka mata, dan berteriak kaget saat mendapati Kyuhyun yang ada di depannya adalah orang asing, dan kini dia juga ada di tempat yag asing.
"Siapa kau!" seru Sungmin marah, dan memukul-mukul Kyuhyun.
"Diam! Kau tidak lihat kita sedang dalam bahaya sekarang? Lebih baik sekarang kau mengikuti instruksiku, dan kita semua selamat!" balas Kyuhyun tidak kalah kerasnya. Dirinya sudah cukup frustasi dengan lingkaran api yang semakin menyempit, dan mendekat ke arah mereka.
Kyuhyun berdiri, dan mengambil pedang miliknya. Ditebasnya api itu. Api itu padam sejenak karena angin yang dihasilkan cukup besar yang dihasilkan oleh tebasan tersebut. Kyuhyun dengan cepat melangkah, dan menarik paksa tangan Sungmin sebelum api itu muncul lagi.
Baru beberapa langkah saja, tiba-tiba saja terjadi hembusan angin yang sangat besar, dan kencang. dan saat Kyuhyun, dan Sungmin membuka matanya, mereka dapat melihat monster raksasa yang terbuat dari daun-daun yang berguguran. Kyuhun menggerakkan pedangnya untuk memotong kaki kiri sang raksasa, tapi raksasa itu sekuat baja. Tidak terlihat rapuh seperti bahan pembuatnya. Pedang Kyuhyun bahkan sampai retak, dan hancur berkeping-keping.
Wajah Kyuhyun langsung saja memucat. Kakinya segera berlari secepat mungkin. Begitu pula dengan Sungmin yang kini tidak ditarik dengan paksa lagi. Di tengah berjalanan saat mereka sudah benar-benar tidak bisa lari lagi, dan monster itu semakin mendekat hampir menangkap mereka, Kyuhyun dengan cepat mengeluarkan buku mistis miliknya. Tapi sebelum Kyuhyun sempat mengeluarkan sesuatu dari sana, muncul akar-akar dari dalam tanah, dan membelit mereka di udara.
Kyuhyun mendecak kesal. Tapi tidak sepenuhnya. Ada sebuah ide yang terlintas di dalam pikirannya. Mata Kyuhyun terus saja melihat ke arah datanganya monster itu. Saat dia mengira-ngira kalau monster itu sudah berada pada jarak yang cukup dekat dengannya yang terikat itu, Kyuhyun melemparkan buku miliknya jatuh ke tanah di depannya, dan mulutnya kembali membisikkan sesuatu.
Buku itu bersinar, dan dari kedua halaman yang terbuka muncul sebuah tangan yang terbuat dari batu. Semakin keluar lalu menampakkan kepala, dan seluruh tubuhnya sudah keluar sepenuhnya. Ternyata Kyuhyun mengeluarkan raksasa besar yang terbuat dari batu yang sama besar, dan kuatnya dengan monster yang terbuat dari daun itu.
Kedua raksasa itu saling bertarung dengan sengit. Mereka sama-sama kuat, dan tidak mudah untuk saling dikalahkan,tapi dengan cepat raksasa batu milik Kyuhyunlah yang menang. Seusai selesai bertarung, raksasa itu hilang menjadi berkas-berkas cahaya.
Kyuhyun, dan Sungmin terjatuh saat akar-akar yang mengikat mereka hangus, dan berubah menjadi debu. Sungmin cukup terkaget saat melihat Kyuhyun yang terbatuk, dan batuk itu mengeluarkan darah dari mulut laki-laki berambut ikal itu.
Aku terlalu banyak memakainya, pikir Kyuhyun miris. Sekali lagi Kyuhyun terbatuk mengeluarkan darah.
"Apa gunanya kau membawaku lari jika aku hanya akan membebanimu? Aku sama sekali tidak mengerti. Ketiga orang itu bahkan lebih kuat, dan tidak lemah seperti diriku," ucap sungmin tiba-tiba sambil berdiri, dan membersihkan dirinya dari debu tanah.
Kyuhyun mengerutkan keningnya saat dia tidak mengerti sama sekali perkataan Sungmin mengenai ketiga orang.
Bukannya anak ini sama sekali belum pernah bertemu dengan Henry? kalau dihitung Henry, dan Yesung berjumlah dua, tapi tadi dia mengatakan tiga orang. Apa maksudnya Hawk Eye? Tapi kenapa dia bisa mengetahuinya? Mereka bahkan tidak pernah saling bertemu! pikir Kyuhyun frustasi.
Well, tunggu. Bukannya dia juga bisa merasakan keadaan Einmalige lain entah kenapa bisa? Ini pasti kekuatan khusus yang ada di setiap Einmalige spesial seperti dirinya, dan juga Sungmin, tapi kalau begitu siapa yang berbicara itu? Siapa pemilik tempat ini? Kyuhyun sama sekali tidak bisa merasakan hawanya. Tidak mungkin orang itu bukan Einmalige,kan? Dia bisa menggunakan hal-hal aneh.
Kyuhyun kembali lagi termuntah darah. Efeknya bahkan lebih parah dari dugaannku, pikir Kyuhyun lagi.
Kyuhyun memaksa dirinya untuk berdiri untuk mengambil buku miliknya.
"Apa yang kau lakukan! Kondisi tubuhmu sedang tidak baik!" seru Sungmin sangat khawatir. Dia segera menyusul Kyuhyun yang ternyata berjalan untuk mengambil buku miliknya, tapi larangan itu sama sekali tidak didengarkan oleh Kyuhyun.
Kyuhyun menembusnya tangannya masuk ke dalam buku itu, dan dia mengambil sebuah botol kaca dengan design megah berwarna perak, hampir sama dengan botol ramuan berwarna merah yang pernah diberikannya pada Sungmin untuk menyembuhkan luka anak itu.
Botol yang dipegang Kyuhyun kali ini berwarna biru terang. Dibukanya penutup botol itu, dan dia menelan ramuan tersebut. Kyuhyun menunggu beberapa detik untuk menunggu reaksi dari ramuan itu. Ternyata cukup ampuh karena kini Kyuhyun merasa tubuhnya lebih segar, dan dia tidak terbatuk muntah darah lagi.
Kyuhyun kaget saat merasakan buku yang dipegangnya itu bergter, dan tiba-tiba saja cairan lengket berwarna hitam itu muncul lagi di salah satu sontak saja melempar bukunya ke tanah cukup jauh. Dia cukup trauma dengan kejadian yang hampir sama saat masih di perpustakaan sekolahnya.
Cairan hitam itu semakin besar, dan semakin banyak serta semakin berbentuk seperti manusia. Bentuknya seperti dua manusia. Kyuhyun, dan Sungmin mengerutkan kening mereka ketika cairan lengket hitam itu sudah berwarna, dan benar-benar berbentuk manusia yaitu Yesung, dan juga Henry.
Kenapa mereka bisa ada di sini? Bukannya di tempat mereka tidak ada buku ini atau alat teleportasi lainnya? pikir Kyuhyun heran.
Rupanya mereka tidak diberikan waktu istirahat yang cukup panjang. Sang pemilik tempat ini kembali saja memberikan mereka kejutan yang baru terutama Henry, dan Yesung yang benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi di sini.
Tempat mereka berdiri tiba-tiba saja retak, terbelah, dan akhirnya membuat mereka tenggelam masuk ke dalam air yang sedingin es kutub udara. Mereka kesusahan untuk berenang naik ketika tubuh mereka sebagian ada yang bahkan sudah membeku.
Kyuhyun tiba-tiba saja merasa marah karena dia kini akan kembali mati lagi. Seorang Cho Kyuhyun tidak pernah kalah, dan mati dalam game apapun yang dimaininya di psp miliknya. Apalagi dunia yang mempertaruhkan nyawanya yang sebenarnya!
Dengan cepat Kyuhyun meraih buku miliknya yang entah kenapa tidak rusak karena basah. Di masukkannya kembali tangannya ke dalam lembaran itu, tapi sebelum Kyuhyun hendak mengambil sesuatu, air di sekeliling mereka bergerak berputar, dan perlahan membawa mereka ke atas serta melelehkan air yang sudah terlanjur membeku.
ketika mereka mengambil napas di atas, mereka dikagetkan dengan keadaan di mana mereka tidak seperti tidak berada di bawah tanah air terjun itu. Tidak ada daratan, dan pohon-pohon besar yang hijau. Tempat yang mereka ada sekarang adalah tempat yang sangat gelap, sebuah gua yang sangat penuh dengan kerangka tulang manusia, dan baunya yang sangat busuk pula.
Tubuh keempat orang itu tersentak saat mendengar suara yang mulai mendekat ke arah mereka. Wajah mereka menjadi pucat ketika dari kejauhan dengan cahaya yang remang-remang mereka melihat laba-laba raksasa yang mulai berjalan ke arah mereka.
Yesung berusaha untuk mengambil tongkat sihir miliknya, tapi itu sama sekali tidak berguna. Jaring laba-laba itu sangat lengket, dan sama sekali tidak bisa membuat tubuhnya bergerak sedikitpun. Sama halnya juga yang dialami oleh Henry. Entah kenapa dia tidak bisa lepas, walau dia sudah berubah.
Sungmin yang melihat mereka yang lain yang masih berusaha keras untuk lepas dari jaring itu tiba-tiba saja berucap dengan cukup beremosi,"Untuk apa kalian berusaha? Walaupun kita bisa lepas dari sini, kita pasti akan tetap mati dimakan laba-laba itu!"
Kyuhyun sontak saja merasa amarahnya membara gara-gara Sungmin yang seenak jidat mengatakan bahwa mereka akan tetap mati walaupun apapun yang akan diperbuat mereka. Oh, Kyuhyun sungguh membenci tipe orang yang sudah merasa kalah bahkan sebelum bertarung. Orang pesimis yang benar-benar perlu ditempa dengan keras.
"Kau pikir kenapa kau bisa ada di sini? Hah? Itu karena di dunia nyata saja ayahmu, dan semua orang ingin orang-orang yang sakit ini bangun dari tidur panjangnya, dan sekarang kau ingin semudah itu mati kau bilang ? Mereka semua mengharapkanmu kembali! Jika kau memang tidak ingin keluar dari sini untuk dirimu, setidaknya kau berhasil mengalahkan penyakitmu itu untuk mereka!" Kyuhyun berseru marah. Dengan sangat emosi dia memaksa dirinya untuk lepas dari jaring itu. Terus memaksa dirinya untuk berdiri, dan memotong-motong laba-laba itu sampai tidak bisa bergerak sama sekali.
"Kehidupanmu di sini bahkan lebih mudah dari mereka di dunia nyata yang kini sedang mati-matian membuat dunia virtual ini hanya untuk menciptakan kenangan manis sehingga kalian semua bisa bangun kembali dari Sleeping Death," ucap Kyuhyun sekali lagi dengan nada keras. dengan susah payah dia mengulurkan tangannya untuk menembuskan tangannya masuk ke dalam halaman buku miliknya. Dan aksinya itu berhasil. Kyuhyun berhasil menarik sebuah pedang, dan Kyuhyun bergerak cepat untuk memotong jaring yang menempel diseluruh tubuhnya disusul dengan ketiga orang lainnya, Yesung, Henry, dan juga Sungmin.
Ketiga orang itu menatap Kyuhhyun dengan tatapan takjub. Padahal mereka sudah berpikir bahwa mereka akan benar-benar mati.
Kyuhun berjalan dengan mantap mendekat ke arah laba-laba raksasa itu. Dengan tatapan tajam dia menatap sang laba-laba raksasa. "Oleh sebab itu jangan pernah sia-siakan orang-orang yang selalu menunggu kedatangan kalian. Beda denganku yang tidak akan pernah ditunggu oleh siapa-siapa," ucapnya sambila memotong-motong laba-laba itu tanpa ampun, dan juga cepat. Tanpa membiarkan laba-laba itu memberikan perlawanan untuknya.
Cairan hijau yang ada di dalam tubuh laba-laba raksasa itu melumuri pedang milik Kyuhyun. "Jangan semudah itu mengatakan kata mati. Aku paling benci dengan orang yang hanya bisa pasrah dengan hidupnya, dan tidak mau berjuang lebih lagi," ucap Kyuhyun menolehkan kepalanya, dan menatap ketiga orang itu terutama Sungmin dengan tatapan tajam.
Sungmin mengigit bibirnya. Sungguh. Dia baru pertama kali bertemu dengan orang yang semacam ini, dan entah kenapa ada sesuatu yang bergejolak di dalam dirinya, dan dia menyukainya. Entah kenapa Sungmin ingin bisa menjadi orang seperti itu. Tidak lemah seperti dirinya yang sekarang.
"Apakah kau user istimewa itu?" Lagi-lagi suara itu bergema di udara. Tapi kali ini Kyuhyun tidak marah sangat mendengar suara itu, dia malah tersenyum, dan berusaha untuk menjawab pertanyaan dari sang pemilik tempat ini.
"Jika kau berkata aku adalah awal dari pembuat semua ini, maka aku akan menjawab,ya," ucap Kyuhyun.
"Kau memang user istimewa seperti yang dikatakan oleh tuanku,"ucap suara itu lagi.
"Kenapa kalian tidak membunuh kaki tangan Snow white itu? Bukannya dia baru saja ingin membunuh kalian, atau salah satu dari kalian?" Keempat orang itu mengerutkan kening saat mendengar perkataan suara itu.
Belum sempat salah satu dari mereka bertanya, tiba-tiba saja tempat mereka berpijak menjadi tempat lain lagi. Bukan gua gelap yang penuh dengan tulang-tulang manusia, tetapi kini mereka ada di daratan yang penuh dengan pepohonan, dan sedang menghadap ke arah laut dengan kristal, dan air terjun yang cantik.
Di tengah laut itu mereka menemukan sesuatu yang bercahaya. Seekor angsa yang sangat dengan bulu-bulu putih yang bersinar sangat cantik, tapi kemudian angsa itu berubah wujud menjadi seorang manusia dengan rambut blonde, dan tetap memancarkan cahaya.
"Siapa yang kau maksud Snow White? Dan kenapa Hawk Eye selaku bawahannya ingin membunuh Sungmin?" Kyuhyun bertanya.
"Seperti yang kau ketahui. Dunia ini dibuat untuk membuat para manusia yang terjangkit penyakit Sleeping Death dapat bangun kembali dengan memberikan mereka kenangan manis, semangat untuk tetap hidup melawan penyakit itu agar mereka bisa segera bangun dari komanya. Dengan tujuan yang seperti itu, mustahil kami membuat ada yang bisa mati di sini atau saling membunuh satu sama lain. Tapi seperti yang kau lihat sekarang. Semua yang ada di sini bisa saling membunuh, mengincar satu sama lain," jelas pemilik tempat ini.
"Dan yang membuat kita semua bisa saling membunuh adalah Snow White. Dia menjangkitkan sebuah virus di pogram dunia virtual ini. Dia melakukannya karena memiliki dendam terhadap ayahnya. Jadi tentu saja Sungmin akan diburu,kan? Apalagi kau tahu bahwa siapa dia sebenarnya di dunia nyata. Orang dengan pangkat yang sangat tinggi," lanjut sang pemilik tempat.
"Kenapa kau bisa tahu begitu dalam?" Kyuhyun bertanya lagi. Tidak dengan yang lainnya karena mereka sama sekali tidak mengerti dengan topik ini. Bahkan tidak pernah mendengarnya. Tapi satu yang mereka tangkap. Jadi dunia ini bukanlah dunia nyata yang seperti dulu yang mereka kira. lalu mereka terjangkit sebuah penyakit untuk itulah mereka ada di dunia ini yang disebut dunia virtual oleh kedua orang itu, dan mereka berasal dari dunia yang disebuat dunia nyata.
"Aku salah satu pengawas dari tiga pengawas lainnya. Salah satunya sudah kau temui tadi," jawab sang pemilik tempat.
Wajah Kyuhyun yang tadinya tanpa ekspresi, dan garang tiba-tiba saja berubah menjadi cukup lembut, dan menahan tawanya."Puftt! Kelinci gendut itu? Dia pengawas di sini? Haha… yang benar saja! Aku bahkan tidak bisa membayangkan Shindong berlarian kiri kanan untuk mengumpulkan data dunia ini. Yang dikerjakannya dulu hanya makan, dan tidur sehingga badannya jadi gembul seperti itu. Hahaha…" ucapnya sambil tertawa lepas.
Pemilik tempat itu hanya tersenyum saat melihat Kyuhyun yang tampak sudah tidak seperti orang lain. "Kau benar-benar hebat. Aku yakin kau bisa menyelamatkan dunia ini, dan semua orang."
"Jadi untuk itu dari tadi kau mengetesku?" tanya Kyuhyun, dan hanya dijawab dengan anggukan singkat.
"Tapi apa kau hebat karena kau seorang cheater yang paling curang dari semua user yang ada karena kau pencetus dunia virtual ini?" ucap sang pemilik tempat berusaha menggoda Kyuhyun dengan menghina secara langsung.
"Sialan kau! Ini semua bakat alami yang kudapat dari bermain game di dunia masa lalu tahu!" Kyuhyun menunjuk pemilik tempat itu, dan berteriak-teriak marah.
Sekali lagi sang pemilik tempat itu tersenyum geli melihat kelakuan Kyuhyun. "Namaku Lee Leeteuk. Kau perlu untuk mengetahuinya karena ketika kau sampai dipengawas yang terakhir kau perlu menyebutkan namaku agar kau tidak dibantai olehnya.
"Kalau Shindong menjadi pengawas di sini, jangan bilang kalau pengawas terakhir yang akan membantai itu adalah Kim Heechul si guru super sadis yang dekat dengan Shindong!" ucap Kyuhyun dengan wajah horor.
"Akh, ternyata kau mengenalnya dengan cukup baik," ucap Leeteuk singkat.
"Yang benar saja," ucap Kyuhyun dengan keadaan pundung, meratapi dirinya sendiri.
"Aku akan membawa kalian sekarang menuju menuju Grenze," ucap Leeteuk.
"Tidak perlu. Kami punya alat sendiri untuk berteleportasi ke sana," ucap Kyuhyun seraya menunjukkan buku mistis miliknya.
"Semoga perjalananmu aman-aman saja. Dan kami semua yang ada di dunia nyata, di balik alyar berharap kau bisa menghentiakn Snow White dalam menghancurkan dunia virtual ini, dan semua nyawa orang yang ada di dunia nyata," ucap Leeteuk untuk terakhir kalinya.
"Untuk itu, kan aku dipanggil kembali padahal aku sudah bernegosiasi dengan ayah Sleeping Prince itu untuk berteleportasi ke masa lalu?" ucap Kyuhyun sebelum dirinya, dan ketiga orang lainnya kembali dilahap oleh cairan hitam yang keluar dari buku itu, dan membawa mereka menuju tempat yang disebut Grenze.
.
.
.
TBC
.
.
.
Jeje: Makasih! Mian kalau chpt lalunya pndk. Yang ini udh dipajangin dikit, tp smoga kalau panjang malah tidak bikin bosan!~ :D ini udh dilanjut :3
rizkyumin1004: Terima kasih! Sungmin sudah pasti harus ada,kok. Dan sleeping princenya siapa sepertinya di sini udh ada hintnya w smoga bisa menebaknya hehe…
kim chaeri: Makasih!~~ Mian tidak bisa updater chpt. Tp ini udh diupdate. Smoga menyukainya~~
Dewi. : Yey! Syukurlah jika sudh faham~~ Makasih~ ini udh dilanjut :D
Qichul: Makasih chingu karena sudah selalu setia membc dan mengikuti!~~~~ Yep. Dunia virtual buat matiin sleeping death. Ini udh dilanjut. Smoga menyukainya~~~ XD
iloyalty 1: Tempat Kyuhyun berkelana itu bukan neverland, tapi sebuah dunia untuk menyelamatkan dunia nyata. Coba diperhatikan bagian kutipannya. Ada hint di sana. dan mengenai itu roh atau jasadnya Kyuhyun, nanti akan terjawab dichpt dpn,kok. Eto, apa maksudnya dengan ayah Kyuhyun,ya? Eum sebetulnya itu merupakan efek dari ilmuan 1 yang ibunya mati itu. Tak apa-apa,kok. Lebih baik bertanya daripd ke depannya malah tdk menikmati membc krn bnyk hal yang bingung :D
A/N: Terima kasih sudah membaca bahkan mereview!
