Rate : T
Genre : romance, hurt, drama
Disclaimer : SuJu punya SMEnt, membernya punya Tuhan
Summary : Kyuhyun kembali dengan syarat. Apakah syarat itu?
Warning : geje, OOC, typo, YAOI. Don't like don't read. NO BASHING
A/N : sebelumnya karakter Zhou Mi di sini adalah Jihyun, karakter bikinan saya sendiri, yaitu saudari kembar Kyuhyun—imajinasi gila. Tapi karena author ngerasa kurang sreg sendiri akhirnya diganti Zhou Mi. Jadi, jeongmal mianhamnida kalau ada nama 'Jihyun' di antara plotnya, atau ada kalimat yang mendeskripsikan Jihyun yang belum dihapus. Enjoy!
XXX
.
.
.
.
.
Kyuhyun duduk bersimpuh di depan meja yang terdapat telepon di atasnya. Sudah empat puluh lima menit berlalu sejak dia memutuskan telepon dari Leeteuk. Dengan langkah berat dia kembali berbaring ke tempat tidur. Tempatnya berada selama ini. Tiba-tiba saja dia ingat kejadian-kejadian masa lalu.
Flashback
"Kau belum tidur, Kyu?" Siwon duduk di sebelah Kyuhyun di sofa depan tv. Kyuhyun hanya menggeleng. Masih asyik dengan PSPnya.
"Ah, Kibummie lama sekali."
Kyuhyun melirik Siwon yang sekarang menyandarkan kepalanya dan memejamkan mata. "Hyung tidak sabar sekali. Mau ber'this' and 'that' ya?"
Sungguh itu hanya pertanyaan main-main yang dilontarkan Kyuhyun, tapi wajah Siwon memerah. Kyuhyun menyesal menanyakan hal itu.
Beberapa menit kemudian Kibum pulang. Siwon segera bangkit dan terjadilah adegan antara sepasang kekasih di hadapan Kyuhyun. Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada PSPnya lagi. Kali ini dia tidak bisa konsentrasi bermain.
SiBum couple beranjak menuju kamar mereka. Meninggalkan Kyuhyun yang mengikuti kepergian mereka dengan tatapan sedih, juga cemburu. Hatinya yang sudah hancur makin diremukkan menjadi serpihan lebih kecil.
Setelah couple itu menghilang, Kyuhyun baru sadar Ryeowook berdiri di ambang pintu yang sama tempat SiBum menghilang. Dia pasti menyadari tatapan Kyuhyun barusan.
"Kyu?" panggilnya dengan nada cemas. Kyuhyun buru-buru menunduk. Tidak mau meladeni pertanyaan yang akan dilontarkan Ryeowook. Juga untuk menyembunyikan matanya yang mulai berkaca-kaca.
End of flashback
Kyuhyun menghela napas untuk yang kesekian kalinya. Dia sudah lelah menangis. Tapi semua kenangan itu tidak pernah berhenti berputar di otaknya. Diraihnya mantelnya yang tergeletak di sofa depan tempat tidurnya, lalu berjalan keluar kamar sekedar untuk mendinginkan kepalanya.
Yah, kabur ke tempat ini memang tepat. Tidak ada yang dikenalnya di sini. Bahkan yang bisa Bahasa Korea pun sedikit sekali. Untungnya tempatnya tinggal sekarang di lingkungan sebuah universitas, jadi dia masih bisa berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Inggris, atau Mandarin dan Jepang sedikit-sedikit.
Dilangkahkannya kakinya ke area gazebo yang berada di depan gedung tinggi yang diketahui bernama gedung rektorat dari penjaga hotel tempatnya tinggal, kemudian duduk di salah satu bangku panjang di sana. Diamatinya lingkungan di hadapannya. Tempat ini, secara tak langsung mengingatkannya akan Seoul. Terang benderang seperti ibu kota Korea Selatan itu. Bedanya, saat malam kampus ini tak seramai di siang hari. Meskipun banyak juga mahasiswa yang masih berseliweran atau mobil-mobil yang memotong jalan dengan melalui kampus ini.
Flashback
Kyuhyun duduk bersila di balkon dorm mereka. Matanya memandang kelap-kelip lampu kota Seoul. Indah sekali. Sudah lewat satu bulan sejak dia bergabung di Super Junior. Member lainnya sudah tidak memandang dingin padanya, yah, memandang benci padanya tepatnya. Walaupun masih ada juga yang secara tak langsung menunjukkan kalau dirinya masih belum diterima.
Dan di situlah dia sekarang. Menyendiri memandang langit daripada menjadi bulan-bulanan Cinderella SuJu yang terkenal kejam dan jelas-jelas masih membenci dirinya itu. Bukannya Kyuhyun menyerah karena member lain belum menerima dirinya, tapi lebih karena dia ingin mendapatkan ketenangan dengan menyendiri seperti ini.
"Kyu, kau sudah mengerjakan PR-mu?"
Kyuhyun menoleh untuk melihat siapa yang menanyainya barusan. Tampak Siwon yang berjalan ke arahnya lalu duduk di sampingnya. Hanya duduk, tapi Kyuhyun sudah berdebar-debar. Sejujurnya, Kyuhyun jatuh cinta pada salah satu hyung-nya ini. Memang, satu-satunya orang yang tersenyum padanya saat ia memperkenalkan diri di depan member Super Junior 05 adalah Donghae, tapi Kyuhyun terlanjur jatuh cinta pada hyung yang memandang dingin dirinya itu saat itu. Perasaan itu datang dengan tiba-tiba.
Kyuhyun hanya mengangguk menjawab pertanyaan Siwon. Semenjak debut mereka sebagai Super Junior tanpa 05, Siwon tidak lagi memandang dingin Kyuhyun. Hubungan mereka menjadi lebih dekat. Mungkin kedekatan mereka menjadi berkah juga naas bagi Kyuhyun.
"Kyu." Panggil Siwon di suatu hari.
"Ne, hyung? Wae?"
"Aku...ingin mengatakan sesuatu."
"Apa itu?"
"Aku ingin menyatakan cinta pada seseorang hari ini."
"Oh ya? Siapa orang beruntung itu?"
"Tapi kau jangan tertawa ya?"
"Tidak akan."
"Dia...Kim Kibum."
Kyuhyun yang sebelumnya ge-er sendiri, seolah tersambar petir. Ingin rasanya ia menutup telinganya rapat-rapat agar tak mendengar detail rencana Siwon, tapi melihat hyungnya itu begitu bahagia, dia tidak tega. Dengan berat hati juga suara yang hampir pecah, Kyuhyun memberi semangat Siwon.
End of flashback
"Hei, kau baik-baik saja?"
Kyuhyun memalingkan wajahnya ke arah suara itu. Di bangku yang tak jauh dari tempatnya duduk, terdapat dua orang mahasiswa. Salah satunya duduk dengan wajah yang lesu sementara yang satunya berdiri di samping mahasiswa yang duduk.
Kyuhyun memang tidak mengerti apa yang mereka bicarakan karena mereka bicara dengan bahasa yang tidak dia kuasai. Tapi dari gerak-gerik dua mahasiswa itu, Kyuhyun tahu kalau mahasiswa yang duduk itu sedang ada masalah sementara yang satunya berusaha menghiburnya. Kyuhyun kembali mengalihkan tatapannya pada kolam berbentuk lingkaran besar dengan tugu di tengahnya dan bunga-bunga sambil tersenyum. Apa yang dilakukan dua mahasiswa itu, sama seperti yang pernah dilakukan Kyuhyun dan Siwon. Hanya masalah mereka yang berbeda.
Flashback
"Hyung, gwaenchana?" Kyuhyun yang baru masuk ke kamar Siwon mendapati hyungnya itu tengah terduduk lesu di atas tempat tidurnya.
"Ne, gwaenchana, Kyu". Jawab Siwon tanpa memandang Kyuhyun. Kyuhyun duduk di samping Siwon. Dia kenal Siwon dan dia tahu namja itu sedang ada masalah.
"Ada apa, hyung?"
Siwon menarik napas beberapa kali sebelum menjawab pertanyaan Kyuhyun. Diceritakannya rencana Kibum untuk vakum dari Super Junior dan serius menjalani dunia akting. Lebih dari itu, Kibum minta putus dengannya, atau lebih tepatnya pisah untuk sementara.
Kyuhyun mendengarkan dengan khidmat keluh kisah Siwon. Lalu dihiburnya hyung yang dicintainya itu. Hanya menghibur. Tidak memberi dorongan agar mulai menata hati dan menerima kalau Kibum bukan kekasih Siwon lagi atau memberi semangat Siwon agar mencoba kembali bersama Kibum. Dia tidak tahu harus menjadi setan atau malaikat. Akhirnya itulah yang dilakukannya. Hanya menghibur. Menjadi netral. Tidak menjadi malaikat ataupun setan.
End of flashback
Kyuhyun tahu, Siwon masih mencintai Kibum. Terlihat dari tatapan matanya. Lalu di suatu hari Kyuhyun tak lagi melihat bayangan itu di mata Siwon. Bayangan yang mengatakan kalau ia masih mencintai seorang Kim Kibum. Kyuhyun mulai berani sedikit berharap kali ini Siwon akan 'melihatnya'.
Flashback
Kyuhyun melakukan hal-hal yang secara tak langsung menunjukkan kalau dia mencintai Siwon. Member lainnya menyadari itu, kecuali Siwon. Dan Kyuhyun melihat kilatan cinta di mata Siwon. Bolehkah dia meninggikan harapannya?
Sepertinya tidak. Kyuhyun sedang jalan-jalan di sekitar kompleks dorm. Dia mampir di sebuah toko dan membeli satu box es krim isi satu liter. Selain untuk dirinya, dia ingin membaginya dengan Siwon.
Kyuhyun menghentikan langkahnya yang sebelumnya riang saat melihat dua orang namja di taman dekat dorm. Bukankah salah satu dari mereka itu Siwon? Kyuhyun mendekat dengan langkah pelan dan bersembunyi di balik pohon yang cukup dekat untuk mencuri dengar apa yang dibicarakan dua orang itu. Napasnya tercekat. Darahnya seolah berhenti mengalir.
"Sungmin hyung, ada yang ingin kukatakan."
"Ne, Siwonnie?"
"Saranghae, hyung. Jeongmal saranghae."
"Ah, akhirnya kau menyadarinya, Siwonnie. Nado saranghae, Siwonnie."
Sungguh Kyuhyun ingin sekali menggali tanah di bawahnya dan mengubur dirinya di dalamnya. Dia pulang dengan langkah gontai. Tidak peduli kalau dua orang yang dimata-matainya barusan menyadari keberadaannya atau orang-orang yang berpapasan dengannya memandang aneh dirinya.
"Kyu, darimana saja? Lho, Kyu, ada apa?" tanya Eunhyuk ketika Kyuhyun masuk dengan wajah pucat. Kyuhyun hanya menatap Eunhyuk dengan tatapan kosong. Tidak menjawab pertanyaannya.
"Kyu, gwaenchana?" Leeteuk yang juga ada di sana ikut bertanya cemas pada magnaenya itu. Bagaimana tidak. Tadi saat pergi, Kyuhyun tampak ceria. Tapi begitu kembali seperti ada badai yang baru saja memporakporandakannya.
"Gwaenchana, hyung. Ah, nih untuk hyungdeul." Ucapnya dengan lirih sambil menyerahkan box es krim yang sejak tadi digenggamnya dengan erat seolah benda itu dapat menjadi tameng. Karena Leeteuk tak kunjung menerimanya, Kyuhyun meletakkan es krim itu di atas meja dan masuk ke kamarnya dengan langkah yang masih gontai.
Saat malam tiba, member Super Junior berkumpul di meja makan. Kebetulan Henry dan Zhou Mi datang. Leeteuk meminta Zhou Mi memanggil Kyuhyun. Zhou Mi menuju kamar KyuMin dan mengetuk pintunya. "Kui Xian, makan malam sudah siap. Ayo keluar."
Tidak ada jawaban.
"Kui Xian? Kau di dalam? Aku masuk ya?" Zhou Mi membuka pintu kamar KyuMin dan mendapati Kyuhyun yang terbungkus selimut di atas tempat tidurnya, tertidur. Zhou Mi menyibakkan selimut itu dan mendapati wajah manis Kyuhyun agak basah oleh air mata. Ada juga bekas air matanya yang mengering. Kenapa Kyuhyun menangis? Pertanyaan itu memenuhi kepala Zhou Mi. Karena tidak tega membangunkan Kyuhyun, Zhou Mi akhirnya keluar dan menutup pintu dengan pelan setelah mengusap air mata Kyuhyun yang tersisa.
"Mana Kyuhyun, Mimi-ge?" tanya Donghae.
"Dia sudah tidur. Aku tidak tega membangunkannya."
"Ya sudah. Sebaiknya kau sisakan makanan untuknya, Wookie. Siapa tahu dia nanti bangun dan makan." Kata Leeteuk. Ryeowook mengangguk mengerti.
Acara makan malam dihiasi keheningan. Member Super Junior—minus Kyuhyun dan SiMin—dikejutkan dengan kemesraan Siwon dan Sungmin. Hanya orang buta yang tidak menyadari kalau ada apa-apa di antara mereka berdua.
"A-anou, aku ingin tanya. Apakah kalian pacaran?" tanya Ryeowook.
Siwon tersenyum salah tingkah sementara wajah Sungmin memucat. Jelas pucat karena dia tahu kalau Kyuhyun menyukai Siwon. Dia yang paling tahu.
Leeteuk, Eunhyuk, Donghae, dan Heechul, mulai menyadari kenapa tadi sore Kyuhyun pulang dengan keadaan seperti baru diterjang badai. Mereka teringat es krim yang diletakkan Kyuhyun di atas meja—yang kini berada di dalam kulkas. Pasti es krim itu untuk Siwon.
Begitu juga dengan Zhou Mi. Dia paham sekarang kenapa Kui Xian, dongsaeng imut-imut kesayangannya itu sampai menangis. Kyuhyun patah hati. Lagi. Ah, dia menyesal karena tidak menyadarinya dari awal.
"Simba, kami ingin bicara denganmu." Kata Heechul setelah makan malam.
"Yah, jangan sekarang, hyung. Aku masih mau mesra-mesraan nih."
"Sekarang, Siwonnie." Kata Leeteuk tegas.
Akhirnya Siwon mengikuti Leeteuk dan Heechul menuju kamar Leeteuk. Member lain membiarkannya. Sementara Henry yang tidak mengerti dengan apa yang terjadi memandang penuh tanda tanya pada Ryeowook dan Sungmin. Tapi Sungmin hanya diam dengan wajah pucat dan Ryeowook tidak berani mengatakan apa-apa.
Dua puluh menit setelah Leeteuk, Heechul dan Siwon pergi, Kyuhyun keluar dari kamar dengan wajah yang lebih pucat dari saat dia pulang tadi dan mata bengkak. Member lainnya menatap cemas padanya. Kyuhyun berjalan menuju Zhou Mi. Seperti mayat hidup.
"Mochi, hari ini kau tidur dengan Sungmin hyung, ya? Malam ini saja?" Henry yang melihat gegenya satu itu memohon dengan penampilan hancur begitu membuatnya tidak tega. Akhirnya dia mengangguk mengiyakan permintaan Kyuhyun.
Setelah mendapat izin dari Henry, Kyuhyun menuju kamar ZhouRy. Zhou Mi tahu Kyuhyun ingin mengatakan sesuatu, jadi dia mengikutinya. Begitu mereka hanya berdua saja, Kyuhyun langsung ambruk di pelukan Zhou Mi dan menangis. Kali ini tangisannya lebih hebat dari sebelumnya. Zhou Mi hanya bisa mengusap punggung Kyuhyun yang bergetar hebat dan mengucapkan kata-kata lembut untuk menenangkannya.
"N-namja boddooh..." bisik Kyuhyun di sela-sela tangisannya. Zhou Mi tahu ucapan Kyuhyun barusan bukan untuknya. Dieratkannya pelukannya sambil mengusap kepala Kyuhyun. Dia tidak suka. Paliiing tidak suka melihat Kyuhyun yang menangis. Ingin rasanya dia menghajar Siwon yang tidak peka.
Setelah menumpahkan semua perasaannya, Kyuhyun jatuh tertidur. Zhou Mi membaringkannya di tempat tidur Henry. Zhou Mi melangkah keluar kamarnya dengan pelan setelah menyelimuti Kyuhyun. Lalu tiga orang yang tadi menghilang datang. Siwon—dengan wajah pucat—berjalan menuju tempat Kyuhyun berada. Sebelum dia berhasil masuk, Zhou Mi menutup pintu kamarnya dan berdiri dengan gesture menghalangi Siwon.
"Jangan temui dia." Ucapnya singkat.
"Gege, aku hanya ingin minta maaf padanya."
"Kubilang jangan temui dia!"
"..."
"Tidak ada gunanya kau menemuinya sekarang."
"Apa yang harus kulakukan? Aku akan melakukan apapun agar dia memaafkanku."
"Apapun? Jangan munafik, Choi Siwon. Kalau dia bilang kau harus putus dengan Sungmin dan berlutut di depannya minta maaf apakah akan kau lakukan? Mungkin kau akan berlutut di depannya. Tapi kau tidak akan memutuskan Sungmin kan?"
Kata-kata Zhou Mi memukul Siwon telak. Siwon terdiam. "Karena itulah kubilang jangan munafik, dan jangan temui dia. Kau mencari seseorang untuk kau cintai, tapi kau mencarinya terlalu jauh. Kau tidak melihat lebih dekat denganmu. Aku ingin tanya, apakah di matamu Kyuhyun itu hanya tempatmu bersandar? Apakah untuk sekali saja dalam hidupmu, kau bertanya pada dirimu sendiri, kenapa Kyuhyun rela menghabiskan waktunya untuk mengenalmu, memahamimu? Aku tidak memprioritaskan Kyuhyun dalam ucapanku padamu, meskipun dia pihak yang paling sakit di sini. Kau sadar kan kalau orang lain juga terluka."
"Tatap mataku Choi Siwon. Apa yang kau lihat? Hanya ada rasa sakit, kan? Inilah refleksi dari yang Kyuhyun rasakan. Dia tak bisa mengatakannya, maka aku yang akan mengatakannya. Semua perasaan yang dipendamnya selama menghadapimu dapat kau lihat di mataku, Choi Siwon. Hanya satu yang tidak ada. Cinta Kyuhyun padamu yang sangat besar. Cinta tulus yang dipendamnya sejak lama. Dia tidak pernah bisa berbohong. Tapi kenapa? Kenapa kau tak menyadarinya?"
Zhou Mi mengatakannya dengan tenang. Tatapannya intens langsung ke mata Siwon. Dari mata coklat muda itu, Siwon tahu kalau Kyuhyun terluka. Mungkin lebih dari ini karena dia tidak melihat secara langsung ke dalam mata Kyuhyun.
Sejak hari itu, Kyuhyun suka mengurung diri di kamar. Dia baru keluar saat Sungmin masuk ke kamar dan kembali masuk begitu Sungmin keluar. Dia tidak pernah lagi ikut makan bersama. Biasanya dia baru makan setelah semua meninggalkan meja makan atau Ryeowook atau member lain—kecuali SiMin—yang mengantar makanan ke kamarnya.
End of flashback
Kyuhyun memikirkan lagi keputusannya. Mau tidak mau dia teringat ucapan Leeteuk tadi. Kalau dia keluar berarti dia sudah tidak menganggap member super junior hyungnya lagi. Benarkah begitu? Mungkin iya. Jika dia bertahan, dia masih punya hyungdeul yang dengan senang hati akan menghibur dan menjaganya memang. Tapi apakah dia sanggup melihat Siwon dan Sungmin? Dia bisa menghindari mereka, Cuma pasti sebaik-baiknya dia menghindar, dia akan bertemu dua orang itu.
Kenapa sekarang lebih sulit bagi Kyuhyun untuk menerima kalau Siwon tidak melihat dirinya lagi? Padahal dulu saat Siwon bersama Kibum, dia masih bisa bertahan. Kenapa sekarang sangat sulit? Karena dia sudah menganggap Sungmin seperti hyung kandungnya sendiri? Mungkin.
Kyuhyun bangkit dari tempatnya duduk dan kembali ke kamarnya. Malam semakin larut dan kampus itu juga mulai sepi. Terlihat dari mobil-mobil yang sebelumnya masih memenuhi tempat parkir, satu per satu mulai pergi. Juga hampir tak ada mobil yang berseliweran memasuki area kampus itu. Keesokan harinya dia mengambil keputusan. Dia berjalan menuju telepon dan menghubungi nomor seseorang yang sudah dihapalnya di luar kepala.
.
XXX
.
Dorm lantai sebelas tampak berantakan. Bukan berantakan dalam arti sebenarnya, tapi berantakan karena penghuninya sibuk bertukar kamar. Mengemasi barang-barang mereka dan menatanya di kamar baru mereka. Tepatnya, hanya Siwon, Donghae, dan Eunhyuk yang bertukar kamar.
Pukul dua belas siang kamar-kamar sudah rapi siap ditinggali penghuni barunya. Kenapa member Super Junior sibuk pindah tempat? Jawabannya karena telepon dari Kyuhyun kemarin.
Kyuhyun menelepon Leeteuk dan mengatakan akan memikirkan ulang untuk keluar dari Super Junior. Setidaknya dia akan mencoba bertahan dengan satu syarat. Dia pindah ke kamar Leeteuk dan Siwon menempati kamarnya bersama Sungmin. Member lain setuju-setuju saja asal Kyuhyun kembali dan tidak mengundurkan diri. Donghae yang tidak mau tidur sendiri di kamar Siwon, mengajak Hyukkie pindah ke kamar yang sebelumnya ditempati SiBum. Semuanya berjalan lancar. Mereka menunggu kedatangan Kyuhyun yang akan tiba beberapa jam lagi.
Jam tiga lewat beberapa menit, mereka mulai gelisah. Harusnya Kyuhyun tiba jam setengah dua tadi. Tapi sampai sekarang magnae itu belum muncul juga.
Jam setengah empat, bel pintu dorm lantai 11 berbunyi. Donghae buru-buru membukakan pintu. Dia langsung memekik senang saat melihat siapa yang berdiri di balik pintu. Donghae langsung memeluk Kyuhyun. Sementara magnae itu hanya diam ketika member Super Junior bergantian memeluknya.
"Akhirnya kau kembali magnae." Seru Heechul sambil memeluk Kyuhyun erat.
"Jangan pergi lagi." kali ini Eunhyuk yang menarik Kyuhyun ke pelukannya.
"Dan jangan coba-coba untuk keluar dari Super Junior." Giliran Shindong memeluk Kyuhyun.
Malam itu member Super Junior berkumpul di dorm lantai 11. Tidak ada yang mau berada jauh dari Kyuhyun. Baru sebulan Kyuhyun menghilang, tapi rasanya bertahun-tahun. Semuanya senang dengan kepulangan Kyuhyun, namun hanya dua orang yang memasang wajah sedih. Siwon dan Sungmin. Sedih, karena akhirnya Kyuhyun masih tak mau memandang mereka. Seolah berusaha menghapus mereka berdua dari kamus hidupnya.
.
Tbc
.
Oke, chingudeul, author minta maap karena baru update. Author lagi males mublish padahal author udah ngetik dari jaman purbakala #author dilempar parang. Author lagi galau karena 'Kui Xian' author nggak ada kabar tiap author sms. Dan karena hari ini 'Kui Xian' author sms dg emot penuh penyesalan dan smsan sama author berjam2, jadinya author semangat mublish. Hehehehe #curcol
Readers yang request Kyu dipasangin sama Changmin atau Mimi, author minta maaf yang sebesar-besarnya karena meskipun belum memikirkan Kyu bakal sama siapa, author udah mikirin endingnya gimana. Nah, kalau ada MinKyu atau MiXian, author terpaksa mengganti ending. Author masih fifty-fifty akan memakai MinKyu atau MiXian atau enggak. Jadi, jeongmal mianhamnida, readers sekalian ='(
Mari membalas review...
Diitactorlove : kurang panjang, chingu? Aigoooo~ chingu bacanya pelan-pelan aja sambil tarik scrollnya pelaaan aja. Biar kerasa panjang. Huhuhu. Chingu tega ih sama Kyu. Kan Kyu baby author #plaaakk
Karpet-Ajaib : makasih udah review ^^. Gimana nggak cepet, chingu. Author kan udah ngetik setengah ff ini. Cuma belakangan author lagi galau, jadinya baru sekarang updatenya. Buat pertanyaannya chingu, udah author jawab di a/n bawah ^^. Mungkin iya, kan author lupa siapa penyanyinya. Hehehe...wah, chingu berhasil menjawab pertanyaan author di chap sebelumnya. Karena itu author hadiahi payung cantik. Hehehe #ngasih payung ke chingu
Kyuhyunniewife : author bocorin konsep author dikit, deh. Untuk chap2 ini, semuanya dari sisi Kyuhyun. Chingu udah baca The Twilight Saga : Breaking Dawn? Author bikin konsep ff ini seperti itu. Jadi, untuk sementara ini SiMin nggak muncul banyak. Kalau belum baca, author usahakan update secepatnya bagian untuk SiMin. Emang kenapa sama tbc-nya #watados
LittleLiappe : wah, emang terasa ya? Author baru tau. Mungkin karena author ngetiknya sambil nangis ya? #plaak. Chingu bacanya pelan-pelan aja sambil tarik scrollnya pelaaan aja. Biar kerasa panjang #plaaak lagi
Lady hee hee : yah, jangan ditendang dong. Kan masih anak kucing. Kyu-chagi, sini bobok sama author #prikehewanan tingkat akut. Author ulang jawaban author untuk salah satu readers, author bocorin konsep author dikit, deh. Untuk chap2 ini, semuanya dari sisi Kyuhyun. Chingu udah baca The Twilight Saga : Breaking Dawn? Author bikin konsep ff ini seperti itu. Jadi, untuk sementara ini SiMin nggak muncul banyak. Kalau belum baca, author usahakan update secepatnya bagian untuk SiMin.
teukteuki jewelfishy : makasih udah review ^^. Kyu iyu terlalu manis untuk jadi seme, chingu. Walaupun evil dan kadang-kadang manly. Hihihi..iya nih. Mungkin juga karena author menyalurkan segala kekesalan author sama Umin di cerita ini dan membuat readers sekalian pengen liat Umin menderita #ngliatin Umin dengan tatapan penuh napsu balas dendam. Umin : author kenapa sih kok dendam banget sama Minnie? TT. Author : karena engkau telah membuat Kyu jadi melenceng dari takdirnya Kyu sebagai uke, Min *diinjek KyuMin shipper
tha : makasih udah review ^^. Bener, chingu? Author kira, Cuma author yang nangis. Waktu ngetik chap itu doang, sih. Wah, kita sehati nih. Tos-plek dulu yoook =D
Mrs. Zhou : gwaenchana. Author kasih tau fakta chap ini, Kyuhyun kabur ke Indonesia dan tinggal di UB hotel, Malang, Jawa Timur, yaitu hotelnya kampus author #promosi kampus. Mimi : aku dari dulu suayaaang bangeeet sama Kui Xian. Masa baru tau? Changmin : Kyunnie kan sobat aku, masa kita nggak sehati.
Lee mina : makasih udah review ^^. Jinjja? Makasih lagi udah bilang ff geje ini bagus #peluk chingu. Untuk request chingu, author udah jawab di a/n bawah. Jeongmal mianhae, chingu ='(
Maknaelovers : sama-sama =) gomawo atas pujiannya, chingu ^^. Untuk permintaan chingu, author udah jawab di a/n bawah. Jeongmal mianhae, chingu ='(
Metha'kyuyunjae04'putri gak login : #author: hah? Kyu, kamu mau ya sama Metha-san? Plis, Kyu, peliiiisssss. Gimana nasip author dan anak-anak author ntar kalo Siwon dibunuh? *mewek*. Kyu: apaan sih, thor. Aku kan nggak mau, thor *peyuk Siwon*. Author : kyunnie, peeliiiiisss! Kyu : *cuek bebek*. Author : kyu, kalau nggak mau, gajimu kupotong! Author bakal bikin Kyu lebih menderita setelah ini! Kyu: *manyun* iya deh. Nah, Kyu udah mau tuh, Metha-san. Siwonnya jangan dibunuh, ya? #peluk Siwon. Wah, jangan lama-lama kena virusnya, Metha-san. Sumpah itu ff bagus. Author penasaran sama lanjutannya. Update ya, Metha-san?
Zhao Lau Xian : emang. Changmin kan rada-rada lemot #digampar Changmin n fans. Iya, chingu. Lebih tepatnya, hampir mencapai obsesi karena ternyata Siwon juga suka Sungmin. Ini udah update. Semoga puas #harap2 cemas
Kyusang : makasih udah review ^^. Untuk request chingu, author udah jawab di a/n bawah. Jeongmal mianhae, chingu ='(. Dan gimana, ya? Author lagi nggak pengen baek sama Umin #digampar Sungmin n fans
No name : mohon menyertakan identitas diri, chingu, tapi gomawo udah review ^^ dan author rasa, chap ini sudah menjawab pertanyaan chingu ^^
Princess Kyu : makasih udah review ^^ suka ya? Sama! =D. Hehehe..author nggak bisa ngasih tau sekarang, Princess. Rahasia perusahaan #ditimpuk Princess
Rie nemoto : makasih udah review ^^. Ini udah update. Author udah lanjutin kok. Kalo belum ada di , berarti author lagi males mublish. Hehehe...
