Titisan ?

Desclaimer : Naruto hanya milik masashi kishimoto seorang, saya hanya minjam sebentar *plakk

Rated: T

Pairing : uzumaki naruto & haruno sakura (narusaku)

Slight : sasuhina, naruhina, sasusaku, shikatema, saino, dll

Genre: romance, petualangan, persahabatan, dll, * tentuin Sendiri

Warning : abal, gaje, berantakan, typo, dll

Bab 4: Happiness

"Sebentar lagi kau akan melaksanakan tugasmu" gema suara berat yang berasal entah darimana pada suatu ruang gelap

"Hah? Apa maksudmu" Tanya seseorang lain yang ternyata hanya seorang diri

"ingat, bencana besar akan terjadi sebentar lagi dan kau harus menghentikan hal itu" suara berat itu kini menggema lagi di setiap sudut ruangan itu

"aku masih tidak mengeti akan hal itu" seru orang itu berkeliling di tempat mencari asal suara tersebut

"ingat, jangan pernah hal itu terjadi atau dunia akan hancur, ingat hal itu ….. ingat…" suara itu bergema berulang-ulang

"tidaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk, hah hah hah untung cuma mimpi" teriak orang itu sambil berkeringat dingin

"ohayou, sakura-chan, kaa-san" sapa naruto yang melihat sakura dan kushina yang sedang memasak di dapur untuk sarapan pagi

"Oh, ohayou mo naruto-kun" sapa Kushina lagi tetapi tetap fokus pada pekerjaannya

"em ohayou mo naruto, tidak biasanya akau bangun pagi ?" Tanya sakura yang melihat naruto menuruni tangga dengan setelan baju santainya

"oh tidak ada sakura, hanya saja aku terbangun tadi dan langsung pergi mandi" jawab naruto yang telah duduk di meja makan

"begitu ya, naruto mau tidak menemaniku ke suatu tempat ?" Tanya sakura sambil meletakkan susu hangat di atas meja

"tentu saja sakura-chan, apapun untukmu" goda naruto

"Kain" jiwa Sakura singkat

"Ohayou minna" sapa minato yang telah selesai dari kegiatan mandinya

"ohayou mo anata" jawab kushina yang telah selesai dari kegiatannya, sedang sakura dan neruto hanya tersenyum menangapi pernyataan minato

"Wah Kushina-chan jadi tidak kerepotan ya kalau ada sakura" kata mnato tersenyum simpul terhadap sakurra

"hahaha iya dong jii-san, sakura gitu loh" narsis sakura menunjukan deretan gigi putihnya

"Ayo kita sarapan bersama sekarang" ajak Kushina yang telah duduk dan ikuti sakura

Pagi ini sangat cerah, sama seperti hari-hari kemarin. Di tepi jalan raya, ada sepasang muda-mudi yang tengah berjalan menyusuri koridor jalan. Yang perempuan bersenandung ringan, sedangkan yang pria hanya mengikuti jalan si perempuan itu.

"Sakura-chan, kita mau kemana? Aku sudah letih" suara naruto memecahkan keheningan diantara mereka berdua

"sebentar lagi naruto, sekarang suda dekat dengan tempatnya" jawab sakura melompat-lompat kecil

"aaaaaa sakura-chan, aku benar-benar letih" seru naruto yang sudah berjalan tertatih-tatih

"nah itu dia tempatnya naruto, ditaman itu katanya ada wahana baru dan aku ingin mencobanya" rengek sakura yang melihat naruto dengan mata berair

"baiklah sakura-chan, jangan berekspresi seperti itu karena aku tidak tega melihatnya" pasrah naruto yang tidak tega melihat sakura seperti itu sedangkan hanya keriangan sendiri dan berhasil membuat naruto menyerah, ia memang tahu apa yang membuat hati naruto luluh

"Kalau begitu ayo" seru sakura girang, ia memegang tangan naruto dan mengajaknya berlari, sedangkan naruto hanya terkaget melihat tindakann sakura dan mereka bermain seharian penuh ditaman itu. Tak terasa waktu sudah menjelang sore

"ayo kita pulang sakura-chan, hari sudah sore" ajak naruto

"yah naruto, tapi aku belum puas untuk hari ini" sakura tak mau pulang karena ia ingin berlama-lama di tempat ini sakura mengucapkan kata tersebut sambil memakan gulali yang mereka beli tadi

"jangan makan yang tidak rapi, lihat wajahmu jadi bercelemotan" tangan naruto terangkat untuk membersihkan sisa-sisa gulali disudut bibir sakura, sakura terkaget dengan perlakuaan naruto

"hehehe, gomen ne, tapi aku kan masih mau disini naruto" rajuk sakura setelah berhasil mengatasi rasa keterkejutannya

"Ini sudah sore sakura-chan, nanti mebuki-baasan marah padaku, ayo biar aku antarkan" bujuk naruto pada sakura

"Baiklah naruto, ayo" akhirnya sakura kalah juga terhadap kata naruto

di jalan

"'em, naruto tadi itu sangat menyenangkan loh !" seru sakura bersemangat dan juga memecahkan keheningan yang terjai di antara mereka berdua

"ya, itu merupakan hal terindah yang pernah aku lewati bersamamu sakura-chan" balas naruto tersenyum manis yang membuat sakura bersemu merah

"benarkah ? berarti semua hal kita lakukan bersama-sama selama ini bukan hal yang indah" rajuk sakura setelah berasil mengatasi merah pada pipinya

"eh bukan begitu maksudnya, hanya saja kegiatan tadi merupakan hal paling indah bagiku sakura-chan" jawab naruto dengan menggaruk leher belakangnya yang entah gatal atau tidak -,-

"oh begitu" sakura hanya ber oh ria saja

selanjutnya, selama diperjalanan hanya diisi oleh kesunyian kembali. namun saat dijalan yang sepi tiba-tiba naruto berhenti

"eh ada apa naruto ?" tanya sakura

"hn tunggu sebentar sakura-chan"

"ada apa sih ?" sakura mulai penasaran

"kemari kau" naruto menariik tangan sakura dan alhasil kini sakura berada dalam ddekapan naruto

"eh !" sakura terkejut dengan tindakan naruto dan mulai kelabakan

"aku... baru menyadari kalau aku..." jawab naruto menggantung pertanyaannya

"se-sebenarnya ka-kau kenapa naruto ?" jawab sakura gugup dengan wajah sakura yang sudah sangat memerah sperti tomat

"aku..." kini naruto mendekatkan wajahnya pada sakura, lebih dekat, dan semakin dekat hingga jarak diantara mereka hanya tinggal 2 cm. sakura yang merasakan hembusan nafas naruto hanya bisa memejamkan matanya karena terhipnotis oleh indahnya manik blue saphiere naruto.

"aku baru menyadari bahwa disudut bibirmu masih ada sisa coklat yang kau beli tadi"

"eh !" kaget sakura karena hal yang ia anggap akan terjadi hanya sebuah khayalan semata

"sini aku bersihkan" jawab naruto yang kini tangannya telah membersihkan sisa cokat pada bibir sakura

"kauuuuuu !"

'bletak' sakura ynag mulai geram akan tingkah naruto ayng membuat jantungnya berdebar 10 kali lebih cepat dari biasanya hanya memberinya sebuah jitakan kasih sayang yang sangat kuat

"ittaiii, sakita tahu sakura-chan" rajuk naruto atsa perbuatan yang dilakukan oleh sakura

"salah kau sendiri heh !" sakura mulai mningggal naruto yang tengah meredakan benjo pada kepalannya

'dasar naruto ! benar-benar php tuh anak, aku kira benaran mau dikasih' batin sakura berteriak frustasi atas perbuatan yang naruto lakukan padanya tadi, dan kini mereka telah sampai di depan rumah sakura

"bye naruto" kata sakura ynag cuek pada naruto

"tunggu sakura-chan" naruto menarik tangan sakura sangat kuat dan 'cup' bibir naruto kini tengah mendarat di pipi mulus sakura

"bye sakura-chan, terima kasih untuk hari ini dan pipimu tadi" naruto berlari takut kena bogeman mentah dari sakura

"NARUTOOOOO!" teriak sakura yang telah sadar dari diamnya atas perlakuan naruto

"narutooo" kata sakura lembut hampir berbisik dengan wajah yang bersemu merah karena mengingat kelakuan naruto tersebut dan kini ia tengah berjalan ke rumahnya

"tadaima kaa-san" sakura masuk setelah meletakkan sepatunya pada tempatnya dan berlari menuju kamar kesayangannya

"okaeri saku, tidak makan dulu?" tanya mebuki

"tidak kaa-san, aku sudah kenyang. sekarang aku mau tidur dulu, lelah tadi habis jalan-jalannya"

"ya sudah" jawab mebuki

kini sakura telah berada didepan pintu kamarnya dan segera berlari menuju tempat tidurnya yang empuk. ia kembali mengingat peristiwa tadi sore saat ia dan naruto mengahabiskan waktu bersama hingga saat naruto mencium pipinya. pipinya kembali bersemu merah akan mengingat hal tadi hingga kata terahir yang ia ucapkan sebelum ia mengarungi dunia mimpinya

"arigatto naruto"

wkwkwkwkw bagaimana minna chapter ini ? seru gak ? ahhhh di chapter ini belum berani nih author membuat adegan lips to lips, hahaha chapter yang lain aja ya authhor buat adegan kayak itu -,- oh ya dan mohon meninggalkan jejak setelah membaca chapter ini, arigatto minna-san ^^