naruto : masashi kishimoto

highschool dxd : ichie ishibumi

WARNING : typo, ooc, bahasa tidak baku, amburadul, semi!canon, god!like naru, god!hina, ooc hinata, strong naru, strong hina,

author baru, dan masih amatir, jadi mohon bimbingan dari author senior? ゚ルマ

summary : demi memnghilangkan rasa bosannya, naruto sang hakaishin alam semesta 10, mencoba mengunjungi dunia lain yang terdubung dengan alam semestanya, dengan hinata yang di menjaganya. bagaimana kelanjutan kisah mereka?

naruto hakaishin

sehabis dari perjamuan makan di kediaman shirzech. saat ini naruto dan hinata tengah melakukan perjalanan antar galaksi menuju planet yang akan menjadi tempat tinggalnya dan naruto sementara di dunia ini.

entah sudah berapa kali juga naruto menghela nafas kasar.

"neh, hinata, berapa lama lagi kita sampai?"tanya naruto

memutar bola matanya bosan hinata menjawab "tinggal 15 menit lagi naruto-sama"

"haaah" naruto menghembuskan nafasnya lelah.

"yah, mau bagaimana lagi naruto-sama? hanya itu planet yang mirip tempat anda tinggal, kecuali anda mau tinggal di dunia manusia!"

"cih, lebih baik jauh dari pada tinggal berdampingan dengan manusia, yang ada aku tidak bisa beristirahat dengan tenang"

perlu di ketahui, hinata adalah eksistensi tercepat di alam semseta 10. kecepatan hinata saja setara 10X kecepatan cahaya, dan jarak dari bumi ke planet tersebut membutuhkan waktu sekitar 25 menit perjalanan. bisa dipastikan betapa jauhnya tempat tujuan mereka kan.

skip time

di sebuah lapangan luas yang di tumbuhi rerumputan hijau tampak beberapa kawanan mamalia menyerupai domba namun matanya terlihat seperti mata siput (domba di film zatura), sedang makan dengan riangnya, namun tak jauh dari tempat kawanan kambing itu, terlihat di semak-semak ada seekor hewan mirip macan dengan kulit berduri orange (macan di film riddik) sedang mengendap-ngendap mendekati kawanan hewan mirip domba tersebut, lalu setelah macan tersebut akan menyergap salah satu domba yang paling dekat dengannya.

'buummm'

malang sekali dirimu wahai macan :'(

terjadilah ledakan tidak terlalu besar di sekitar area macan tersebut menyebabkan kawah berdiameter 4 meter. otomatis kawanan domba yang sedang asik makan segera kabur menyelamatkan diri.

dari ledakan itu terlihat siluet pria dan wanita, sang pria memiliki surai kuning acak, berkulit tan eksotis, dan bermata biru bagaikan samudra yang dalam sembari satu tangan di belakang pinggang, lalu di sampingnya berdiri seorang wanita bersurai indigo lurus, beriris amethys serta berkulit putih mulus, sembari memegang tongkat yang di atas tongkat tersebut ada sebuah bola seukuran goudama mengapung hitam dengan cincin mengintari bola tersebut secara vertikal.

yap, tidak salah lagi jika pria dan wanita itu adalah naruto dan hinata yang telah sampai di planet baru mereka.

saat ini naruto tengah melihat-lihat susana dari planet baru mereka,

"hhmm, planet ini tak jauh berbeda dengan bumi, susananya juga belum tercemar!"ucap naruto

"anda benar naruto-sama! tempat ini hanya di isi pohon-pohon dan binatang-binatang saja, tidak ada manusia atau mahluk lainnya yang berakal di tempat , dengan kata lain planet ini masih asri!"

"kau benar! kalau begitu cepat buat kuil untuk kita tinggal"

"tentu"

lalu hinata mengetukan tongkatnya dua kali ke tanah. tiba-tiba muncul pusaran tornado cukup besar di depan naruto dan hinata, lalu setelah beberapa saat tornado itu menghilang dan nampak di depan mereka berdua sebuah limas raksasa terbalik mengapung 500 meter di atas tanah tempat naru hina berdiri.

"bagaimana naruto-sama?"

naruto tersenyum "sempurna"

"siapa dulu dong yang buat?"ucap hinata menyombongkan diri

"haaah, iya-iya! hinata angel paling cantik seluruh 12 alam semesta"ucap naruto

"na-naruto-sama bisa aja" ucap hinata sedikit tergagap dengan pipi merona tipis.

"hoooamm, sudah-sudah ayo kita ke dalam! aku sudah ngantuk!"seru tidak menghiraukan hinata yang sedang merona

"hai"

mereka berdua pun terbang tanpa menggunakan sayap ke arah limas raksasa tersebut.

underword

kini di underworld sedang akan berlangsung rapat untuk membahas siapa yang cocok mengisi kekosongan kursi pemimpin underworld menggantikan pemimpin lama mereka,

rapat itu di hadiri oleh beberapa tetua underworld, para petinggi pilar yang kini hanya tersisa 33 pilar saja, yang sebelumnya 72 pilar namun karena akibat dari perang saudara tersebut, fraksi iblis kehilangan 39 pilar. dan terakhir di hadiri oleh 5 pahlawan underworld yang tak lain shirzech gremory, ajuka astaroth, falbium glasy-labos, serafall sitri, serta grayfia lucifuge.

"karena sekarang semua petinggi clan underworld sudah hadir beserta ke lima jendral pasukan anti satan, maka rapat untuk membahas siapa yang paling pantas untuk mengisi kekosongan kursi maou yang sebelumnya di duduki oleh rezevin livan lucifer, salbha bleezebub, katerea leviathan, dan creeuserey asmodeus akan kita segera mulai"ucap salah satu tetua membuka suara

skip time

setelah rapat tersebut selesai, dan hasil yang di dapat dari rapat itu, terpilihnya 4 maou dari 5 kandidat, yaitu shirzech gremory menggangantikan rezevin livan lucifer yang sekarang menjadi shirzech lucifer, ajuka astaroth menggantikan salbha bleezebub sekaligus menjadi ajuka bleezebub, lalu yang ketiga falbium glasy-labos menggantikan creeuserey asmodeus yang saat ini menjadi falbium asmodeus, serta yang terakhir serafall sitri menggantikan katerea leviathan tak lupa juga mengganti nama menjadi serafall leviathan.

sebenarnya posisi katerea akan di serahkan pada grayfia lucifuge, namun grayfia sendiri menolak secara halus jabatan tersebut, bukannya grayfia tidak mau menjadi maou, justru sebaliknya. namun karena wanita pemilik sihir es tersebut terikat peraturan dari tetua clan lucifuge terdahulu, yang mana jika ada pewaris perempuan dari clan lucifuge maka perempuan tersebut wajib menjadi kepala maid pribadi dari keluarga lucifer. akhirnya para tetua dan petinggi clan underworld menyerahkan jabatan leviathan pada kandidat terakhir wanita yaitu serafall sitri.

beberapa hari kemudian

malam hari di underworld

saat ini ke empat mou underworld sedang berjalan ke ruangan ajuka, yang pandu oleh ajuka sendiri.

'clek'

ajuka membuka pintu ruangannya lalu masuk kedalam di ikuti ke tiga rekanny shirzech, sera, dan falbi

"mana benda yang kau maksud ajuka?"tanya shirzech

"sebentar!"

ajuka mendekat arah rak buku besar yang terletak di belakang meja kerjanya, setelah mendapatkan barang yang di carinya, ajuka kembali berjalan ke arah shirzech, falbium dan sera.

"catur?"tanya shirzech manaikan alisnya

"kamu mau mengajak shirzech main catur ajuk, di saat kami sedang sibuknya memikirkan tentang krisis yang menimpa underworld?"tanya falbium menimpali dengan nada malas

"catur ini bukan catur yang biasa kalian mainkan!"

"terus, apa istimewanya catur ini aju-tan?"tanya serafall bingung

"pertanyaan yang bagus sera"kata ajuka tersenyum

"catur ini, aku ciptakan dari kristal yang banyak tersedia di pulau agreas, setelah perang saudara di underworld beberapa waktu lalu, kalian taukan jika fraksi iblis kehilangan 39 pillar utama, dan menyebabkan populasi iblis berkurang drastis!, maka dari itu aku membuat benda ini!"lanjut ajuka panjang lebar

"tapi apa hubungannya fraksi iblis dan catur ini?"

"nah itu dia! catur ini bisa merengkarnasi manusia, malaikat, dan malaikat jatuh, menjadi iblis namun sesuai dengan bidak mana yang bereaksi dengan tubuh mahluk tersebut!"

"eeeehh" kaget shirzech, falbium, dan sera

"kau berniat manambah populasi iblis dengan benda ini?"tanya shirzech di balas anggukan ajuka

"begitulah, tapi sayang catur ini belum sempurna, dengan kata lain belum layak di gunakan!"

"kau sudah pernah mencobanya?"

ajuka mengangguk mendengar pertanyaan shirzech

"aku membuat percobaan pada mayat manusia! memang mayat tersebut berhasil hidup tapi hanya beberapa jam saja sebelum mayat itu mati menjadi abu,!"kata ajuka kecewa

shirzech memegang bahu kiri ajuka memberi semangat

"tak apa ajuka, pasti kita akan menyempurnakan catur bersama-sama, karena bagaimana pun juga kami ingin yang terbaik untuk fraksi iblis"

falbium dan sera tersenyum seraya mengangguk

"shirzech benar ajuka! kami sebagai sahabatmu pasti membantumu"

"terima kasih shirzech, falbium, sera!"kata ajuka ikut tersenyum

"aku punya saran, bagaimana kalau kita meminta bantuan pada naru-tan dan hinata-sama?"tanya sera

shirzech, ajuka, dan falbium, mengalihkan pandangan ke arah sera.

"kenapa kau ingin meminta bantuan mereka berdua sera?"tanya shirzech

"apa kau tidak melihat waktu hinata-sama memperbaiki kerusakan di underworld setelah perang?"

ajuka tampak sedikit mengingat

"waktu itu hinata-sama hanya mengetukan tongkatnya dua kali ke tanah, dan secara perlahan semua kerusakan yang terjadi di underworld kembali seperti semula!"

"apa sebenarnya tujuanmu sera?, jangan buat kita bingun!"seru shirzech

"haaah, apa kalian tidak perhatikan baik-baik. bukan hanya bangunan dan tanah saja yang di perbaiki? tapi juga pohon-pohon yang sudah mati tampak kembali tumbuh, dan kalian tau sendiri kan jika pohon juga mahluk hidup"ucap sera menghela nafas di awal

"itu menandakan jika salah satu keahlian hinata-sama yaitu memberi kehidupan pada mahluk hidup!"sambung ajuka yang sudah mengerti maksud sera

'dia seperti kami-sama saja!'batin shirzech dan falbium kagum tidak sadar jika dia menyebut kata sakral bagi kaum iblis

"ittaai"lirih shirzech dan falbium memegang kepala mereka

"kalian berdua kenapa?"tanya sera heran.

"eh, tidak-tidak! cepat lanjutkan"kata shirzech dan falbi cepat

sera hanya mangangkat bahunya tidak perduli, lalu berkata

"yap benar! jika kita mengkombinasikan catur ini dengan kekuatan hinata-sama, maka aku yakin catur ini akan sempurna dan bisa di gunakan"kata sera

"aku juga berfikir sepertimu sera,, tapi apa kau yakin jika mereka mau membantu kita?"tanya ajuka tidak yakin

"yah, siapa yang tau jika belum mencobanya?"

"hmm, shirzech bisakah kau mengundang naruto-sama dan hinata-sama kemari?"

"baiklah"

lalu shirzech membuat lingkaran sihir yang biasa dia gunakan untuk menyimpan sesuatu, setelah menemukan barang tersebut, terlihatlah sebuah benda menyerupai smartphon 5 inci dengan bingkai berwarna biru dengan layar transparan.

di suatu planet yang jaraknya berjuta-juta kilo meter dari bumi, terlihat sebuah limas raksasa terbalik dengan diameter 1 kilo meter tengah mengapung 500 meter di atas tanah, di tengah limas terbalik tersebut terdapat sebuah pohon raksasa (replika pohon shinju, yang asli ada di kuil utama naruto) tak jauh dari pohon itu terdapat taman luas dengan aliran sungai yang membingkai taman tersebut,

di tengah taman terlihat 2 siluet pria dan wanita sedang bersantai menikmati suasana sore hari di planet baru mereka,

seketika bola di tongkat sisi kanan hinata menyala bukti jika ada yang menghubunginya.

mengambil tongkat tersebut dan terlihatlah sebuah wajah tampan bersurai merah dari bola kristal hitam tongkat hinata.

hinata menaikan salah satu alisnya

"ada apa shirzech-san?"tanya hinata

"aa-ano..hmmm..ee-eto,hmmm... aa-apakah anda dan naruto-sama ada waktu luang?"

dari nadanya sang lawan bicara sedang gugup

"untuk apa?"

"hmmm...a-aku ingin meminta bantuan kalian!"

naruto yang berada di samping hinata tanpa membuka matanya bertanya

"kau bicara dengan siapa hinata?"

hinata menoleh ke asal suara

"saya bicara dengan shirzech-san naruto-sama"

"mau apa dia menghubungimu?"

"dia ingin meminta bantuan kita!"

"berikan tongkatmu hinata"

hinata pun memberikan tongkatnya pada naruto.

naruto membuka matanya lalu manatap ke arah wajah shirzech yang tergambar jelas di dalam bola kristal tersebut, bisa di lihat wajah shirzech menujukan keraguan luar biasa.

"apa yang akan kau berikan padaku jika aku membantumu?"tanya naruto dengan wajah datar

"apapun akan saya berikan jika itu masih dalam kuasa saya!"

"aku akan kesana!"

tercipta sebagai eksistensi yang paling di segani di seluruh alam semesta 10, jujur saja naruto sangat tidak menyukai jika ada orang yang seenaknya saja menyuruh-nyuruh dirinya (tapi ini bukan perintah woy!), apalagi bila orang tersebut lebih di rendah darinya. namun karena ada sesuatu yang naruto inginkan dari shirzech maka dia mengiyakan saja ajakan shirzech.

setelah komunikasi dengan shirzech terputus, atau naruto yang sengaja memutuskannya, naruto mengembalikan tongkat yang dia pegang pada hinata.

"ayo hinata kita berangkat!"petintah naruto

"hai"

kemudian naruto dan hinata berdiri dari kursi lipat mereka lalu hinata mengetukan tongkatnya ke tanah

dan seketika naruto dan hinata menjadi cahaya yang menjulang ke langit dan menghilang dari tempat itu.

underworld

sementara itu di sisi shirzech dkk terlihat shirzech sedang mondar-mandir gaje di depan ketiga sahabatnya.

ajuka, sera, dan falbi yang berada di sofa menatap bingun akan tingkah shirzech disertai kepala mereka mengikuti alur,

"kau baik-baik saja shir-tan?"tanya serafall sedikit khwatair, bagaimana tidak, sehabis berkomunikasi dengan naruto shirzech menjadi sangat gelisah,

shirzech berhenti dari kegiatan mondar-mandirnya berkata "entah kenapa aku merasakan firasat buruk tentang permintaan naruto-sama" ucap shirzech lalu kembali dengan kegiatannya (mondar-mandir)

"tenang saja, itu hanya firasatmu saja! selama kita memperlakukan naruto-sama dengan baik, kurasa dia tidak mungkin berbuat hal buruk yang bisa merugikan kita"kata ajuka mencoba menenangkan

shirzech sedikit tersenyum lalu berhenti dari acaranya dan perlahan melangkah ke arah sofa lalu duduk di sisi kanan serafall.

"kurasa kau benar! mungkin karena kekuatan naruto-sama terlalu besar, aku jadi berpikiran negatif padanya"

tiba-tiba di ruangan ajuka muncul sebuah pintu dimensi dari ketiadaan. dari pintu itu keluarlah naruto dan hinata dengan gaya khas mereka masing-masing.

kenapa yang muncul pintu dimensi bukan cahaya, jawabannya mereka harus ke dunia atas dulu baru membuka dimensi menuju ke dunia bawah.

"ada perlu apa kau mengundang kami, awas saja kalau tidak ada yang penting!"ancam naruto datar

"uumm, begini naruto-sama, pasca perang di underworld beberapa waktu lalu, fraksi iblis kehilangan 39 pillar utama!"kata ajuka basa-basi

"jadi kalian mau menyalahkanku?"tanya naruto sarkatis

"e-eh, bukan seperti itu naruto-sama, malahan kami sangat berterima kasih pada anda!"ucap shirzech cepat seraya mengibaskan kedua tangannya tidak ingin naruto salah paham

"terus? apa hubunganku dengan fraksi kalian?"tanya naruto lalu melangkah pelan ke arah kursi putar mewah yang berada di belakang meja kerja ajuka di ikuti hinata dari belakang, sementara para maou melihat tingkah tidak sopan naruto hanya bisa memaklumi saja,

shirzech menatap ke arah ajuka "berikan benda itu ajuka!"seru shirzech

ajuka segera memberikan catur itu ke shirzech lalu shirzech berjalan munuju ke naruto.

"untuk mengembalikan populasi iblis di underworld, teman saya ajuka menciptakan alat ini!"ujar shirzech menujukan benda mirip catur kepada naruto dan hinata

sementara naruto yang tidak terlalu mengerti akan maksud dari shirzech hanya menyipitkan matanya menatap catur yang di pegang shirzech, berbeda dengan hinata yang sudah mengerti akan maksud dari shirzech terbukti dari kepalanya sedikit ada anggukan kecil setelah mendengar penjelasan shirzech.

"jadi kau berniat manambah populasi kalian dengan catur ini?"tanya hinata di balas anggukan shirzech

"tapi benda ini belum bisa digunakan, karna hanya bertahan beberapa jam saja!"

"so, kalian meminta bantuan kami untuk menyempurnakannya?"selidik naruto yang sudah mengerti seraya menopang dagu dengan kedua tangannya

shirzech mengangguk di sertai senyuman,

"baiklah, tapi ada syaratnya"kata naruto dengan senyum misterius, firasat yang telah hilang beberapa saat lalu kembali datang ke shirzech

"a-apa syaratnya na-naruto-sama?"tanya shirzech hati-hati

"syaratnya grayfia harus ikut denganku ke kuilku"

"heeeeeee?"bukan hanya shirzech yang shock namun semua yang ada di tempat itu, kecuali hinata yang masih tetap datar seperti biasa namun dalam hati dia sedikit tidak setuju entah kenapa.

'jadi ini jawaban dari firasatku./shirzech./shir-tan tadi!'batin mereka bertiga

"bagaimana, apa kalian menerima syaratku?"

"t-tapi k-kenapa anda ingin membawa grayfia?"tanya shirzech gugup.

"karna grayfia jago memasak, maka aku akan menjadikan grayfia pelayanku di kuilku!"

"t-tapi masih banyak koki terbaik di underworld, kenapa musti grayfia?"

sebenarnya shirzech bisa saja menerima syarat dari naruto, namun bagaimana jika grayfia menolak, dia juga tidak ingin jika harus kehilangan salah satu sahabatnya, tapi di sisi lain ini demi kebaikan kaum iblis.

sementara ajuka, sera, dan falbi hanya bisa diam, bukannya mereka tidak mau membantu, malah sebaliknya, sama seperti shirzech mereka juga tidak ingin kehilangan sahabat seperjuangan mereka. mereka diam karna membiarkan shirzech saja mewakili mereka mengambil keputusan, karna apapun keputusan dari shirzech itu adalah yang terbaik untuk underworld dan grayfia.

"ya mau bagaimana lagi, aku maunya dia!"kata naruto tanpa beban, tidak sadar jika perkataannya membuat kedua perempuan yang berada di ruangan ajuka tidak suka dengan keputusan naruto siapa lagi kalau bukan hina sera yang merasa cemburu, terbukti dengan deathglare yang sera hina berikan pada naruto namun tidak di sadari oleh naruto sendiri

"boleh aku pikirkan dulu?"

'aduh, aku harus bagaimana? di satu sisi aku tidak rela jika harus kehilangan salah satu sahabatku, di tambah aku juga tidak mau di cap sahabat tidak tau diri, tapi di sisi lain hanya ini satu-satunya cara menstabilkan kembali kaum iblis'batin shirzech frustasi

"ya-yah, tapi jangan lama-lama!"

sementara shirzech masih sibuk berfikir, tiba-tiba di kejutkan dengan sebuah suara ketukan pintu dari luar ruangan.

tok

tok

tok

semua yang ada di ruangan itu mengalihkan pandangan mereka ke asal suara tersebut.

"masuk"

clek

terlihat grayfia yang mengenakan pakaian maid coklat dengan ampron putih masuk ke dalam ruangan dengan wajah datar seperti biasa.

kenapa grayfia mengenakan pakaian maid? sesudah rapat di underworld beberapa hari lalu sesuai permintaan grayfia besoknya shirzech langsung mengangkat grayfia menjadi kepala maid di keluarganya, itulah alasananya grayfia tampak mengenakan pakaian maid tersebut.

setelah masuk dalam ruangan tersebut, seketika wajah datarnya berubah menjadi eskpresi malu-malu ketika melihat seorang pria yang akhir-akhir ini telah meracuni pikirannya sedang duduk di kursi ajuka dengan hinata di belakangnya.

"ada apa grayfia?"tanya shirzech

mendengar sebuah pertanyaan dari arah depan grayfia menampilkan kembali wajah datarnya seraya menatap shirzech

"saya di perintahkan oleh gremory-sama memanggil lucifer-sama bahwa makan malam sudah siap!"kata grayfia formal

baru saja shirzech akan membalas perkataan grayfia namun sudah di potong oleh naruto

"apa kau sudah selesai berfikir?"tanya naruto tidak sabar,

shirzech segera menatap ke arah naruto lali berkata

"aku akan menanyakan pada grayfia dulu naruto-sama, apa dia mau atau tidak"

"terserah"

grayfia yang mendengar namanya di sebut penasaran tentang pembicaraan mereka segera bertanya "kenapa dengan saya lucifer-sama?"

menghela nafas panjang shirzech mulai menjelaskan pada grayfia, mulai dari alat ciptaan ajuka yang bisa merengkarnasi mahluk lain menjadi iblis tapi belum layak di gunakan, lalu meminta bantuan pada naru hina untuk menyempurnakan alat tersebut tapi dengan syarat naruto meminta grayfia ikut ke tempatnya.

setelah mendengar penjelasan panjang dari shirzech terlihat sekarang grayfia sedang melamunkan sesuatu.

'kyaaaa, aku akan tinggal bersama naruto-sama, berarti kesempatanku untuk lebih dekat dengan naruto-sama semakin terbuka lebar dong, kyaaaa, aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan berlian ini?'batin grayfia kelewat ooc sambil senyum-senyum tak jelas,

semua yang ada di dalam ruangan melihat grayfia senyum-senyum sendiri hanya mampu sweatdrop berjamaah, mereka tidak menyangka jika grayfia yang biasa bersikap datar, tegas, dan dingin, bisa menjadi seperti orang gila karena tersenyum sendiri. minus hina sera yang menatap tajam ke wanita bersurai perak tersebut.

'aku tidak akan membiarkan wanita ini./grayfia merebut./mengambil naruto-sama./naru-tan dariku'batin hinata dan serafall dengan mata masih menajam ke arah grayfia

"fia."

"grayfia?"

panggilan terakhir dari shirzech sontak menyadarkan grayfia dari pikiran-pikiran nistanya dan kembali menampilakan wajah datarnya sembari menatap shirzech.

"e-eh, gomen tadi aku sedang mempertimbangakan keputusan yang aku ambil"bohong grayfia datar tidak sadar jika mereka menatap cengo ke arah wanita pemilik sihir es tersebut.

'mempertimbangkan bagaiamana, jelas-jelas tadi senyum-senyum sendiri!'

"jadi bagaimana, apa kau mau ikut dengan naruto-sama?"tanya shirzech

"jela...eh maksudku, baiklah demi kaum iblis aku akan ikut bersama naruto-sama, tapi bagaimana jika para tetua mengetahui kalau aku sudah tidak mengabdi padamu lagi?"tanya grayfia datar berusaha menahan kegirangannya

'huuf, hampir saja aku kecoplosan, mau di taruh di mana wajah tegasku jika mereka tau kalau aku saat ini sangat senang'batin grayfia

shirzech tersenyum meyakinkan "tenang saja! kalau itu biar aku yang urus"

grayfia pura-pura menghela nafas pasrah untuk meyakinkan mereka jika dia terpaksa melakukan ini, namun sepertinya tidak berpengaruh bagi hinata dan serafall yang sudah mengetahui kedok dari grayfia.

'hmm, tidak usah bersikap sok pasrah, bilang saja kalau suka'batin hina sera menatap malas grayfia, yah walau sera dan grayfia bersahabat namun jika persaingan cinta tidak ada namanya sahabat, bersaing secara sehat tentunya.

"baiklah"

naruto berdiri dari kursinya dan mendekat ke arah shirzech,

"karna syaratku sudah di penuhi, maka aku akan membantu kalian!"kata naruto

"hinata!"kata naruto menatap hinata

mengerti sapaan dari naruto hinata hanya mengangguk malas.

kemudian hinata mengarahkan ujung tongkatnya ke arah tangannya yang bebas, lalu muncul cahaya berwarna biru terang di tangan hinata, setelah cahaya itu menghilang muncul sebuah kristal seukuran genggaman orang dewasa berwarna biru di tangan kiri hinata.

naruto berjalan mendekat ke arah hinata dan mengambil kristal itu seraya berkata "ini adalah kristal kehidupan, dengan kristal ini kalian bisa bisa menyempurnakan alat itu, tapi jaga baik-baik kristal ini, jangan sampai kristal ini jatuh ke tangan yang salah"kata naruto kemudian menyerahkan kristal biru itu pada shirzech, shirzech segera mengambil kristal biru itu dari tangan naruto melihat beberapa saat kristal tersebut dan bertanya "kenapa kalau jatuh ke tangan yang salah naruto-sama?"

"karna dengan kristal ini whis penjaga dari beerus hakaishin alam semesta 7, berhasil menciptakan kid buu!"

ajuka pun penasaran akan sosok dari kid buu bertanya "memang kenapa dengan kid buu naruto-sama?"

"kid buu adalah mahluk paling mengerikan di dunia kami tapi tidak ada apa-apanya dibanding naruto-sama. dan walau tubuhnya seperti anak-anak tapi dia bisa menghancurkan 1 galaksi dengan mudah, dan juga kalau ada yang berhasil mengendalikannya maka kaum kalian pasti akan terancam"bukan naruto yang menjawab pertanyaan dari ajuka melainkan hinata.

sontak semua yang ada di dalam ruangan itu melebarkan mata mereka masing-masing setelah mendengar sosok mahluk yang bisa menghancurkan 1 galaksi, terkecuali naruto dan hinata tentunya.

'benar-benar mahluk yang mengerikan'batin shirzech, ajuka, sera, falbi, serta gray bergidik ngeri.

falbium segera menoleh ke shirzech, sera, dan ajuka

"shirzech, sera, ajuka, tolong rahasiakan benda ini dari siapapun termasuk keluarga kalian!"kata falbium dengan nada sangat serius.

"tenang saja aku tidak akan membocorkan benda pada siapapun!"jawab mereka serentak dengan nada tak kalah serius.

"karna sudah selesai! dan berhubunga aku sudah ngantuk aku akan pergi!"kata naruto

naruto lalu menoleh ke arah hinata dan grayfia yang sudah berdiri di belakangnya, karna mulai saat ini grayfia sudah menjadi pelayan naruto.

"tunggu naruto-sama!"titah shirzech

"apa lagi?"tanya naruto kesal

"kami hanya ingin memberi satu pelukan pada sahabat kami, karena grayfia sudah tidak tinggal lagi di underworld!"

"cepatlah!"

shirzech, ajuka, sera, dan falbi melangkah ke arah grayfia

di mulai dari shirzech memberi pelukan

"terima kasih grayfia, underworld berhutang padamu!"bisik shirzech

"sama-sama shirzech-san, aku malah bersyukur karena telah melakukan sesuatu untuk underwold"balas grayfia tersenyum di pelukan shirzech

setelah itu ajuka kemudian falbi memberi pelukan pada grayfia tak lupa mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan karena sekarang grayfia sudah tidak tinggal lagi di underworld.

"hiks..hiks..grayfia-chan..hiks..jangan lupakan ak..hiks..u,.."isak sera berhambur ke pelukan grayfia

"tenang saja, kalau ada waktu aku akan datang berkunjung ke underwold"kata grayfia tersenyum menenangkan di pelukan sera

setelah beberapa saat serafall membisiskan sesuatu pada grayfia

"baiklah.. tapi ingat! walau kau tinggal bersama naru-tan, aku tidak akan menyerah mendapatkannya"bisik sera yang sudah tenang

"aku juga, mari bersaing secara sehat!"kata grayfia pada sera berupa bisikan di balas senyuman oleh serafall

naruto melihat drama siaran langsung hanya menatap malas ke arah grayfia.

"haah, aku seperti penculik saja!"

"memang!"jawab hinata kesal, karna hinata merasa dia ada saingan untuk mendapatkan naruto

naruto pun menoleh ke arah hinata

"eh, kau kenapa hinata?"tanya naruto tidak terima di bilang penculik

"uumm" balas hinata membuang muka.

'naruto-sama no baka, dasar tidak peka'

setelah ke empat maou dan grayfia selesai dengan kegiatan drama mereka! grayfia berjalan menuju ke arah naruto dengan pipi merona.

"aku sudah selesai naruto-sama"ucap grayfia

"yah baiklah, ayo hinata!"titah naruto menoleh ke hinata

dengan wajah terlihat jengkel hinata akhirnya menciptakan pintu dimensi dari tongkatnya, namun setelah shirzech dkk selesai mengucapkan terima kasih pada naruto dan hinata tentunya.

setelah naruto, hinata, dan grayfia, masuk ke dalam pintu dimensi itu, lalu pintu tersebut kemudian menghilang.

saat ini yang tersisa di ruangan itu yaitu ke empat maou underworld

"kalau bukan karena gelar leviathan mungkin aku juga akan ikut dengan naru-tan"gerutu serafall entah pada siapa

sementara ketiga temannya hanya sweatdrop mendengar keluhan dari gadis penyandang gelar leviathan tersebut.

"kau akan memberi nama apa pada catur ciptaanmu ini ajuka?" tanya shirzech menoleh ke arah ajuka tak menghiraukan gerutu serafall

ajuke tampak berfikir sesat lalu menoleh ke arah ajuka seraya berkata "bagaimana kalau evil piece?"

"evil piece ya? tidak buruk"

tbc...

dan sekali author update cerita yang tidak dimengerti,

INFO :

jika turnament yang akan di buat oleh zeno nantinya naruto akan mengambil pesertanya dari dunia dxd salah satunya vali

maaf jika kristal kehidupan itu saya karang sendiri

kalo masalah pair, tetap hinata dan grayfia masuk, dan kalo ada readers ingin nambah saya akan ambil dari voting terbanyak

reviews :

naruto tidak akan ikut campur masalah rias dan reiser,

kalo lemon mungkin ada, tapi nanti,

romanca juga ada tapi belum terlalu di nampakan, mungkin nanti chapter 5 ke atas

terima kasih