Chap. 4
--
"Tem, gw boleh ngomong gak?"tanya Shino.
"Ya, kenapa? Soal yang tadi?"tanya Temari.
"Hhh...bukan gitu..."belum selesai bicara, Temari melakukan sesuatu...
Dia mencium pipi Shino!!(Don't ever take the negative one!!)
Wajah Shino gak blushing ama skali, malah pura-pura gak nyadar saking kagetnya.
"Gue ijin dulu ya, tadi Shikamaru Telepon. Katanya mau jemput aku di sini"jelas Temari sambil melihat jam. Tak lama kemudian, Shikamaru meghampiri mereka….
"Temari, kamu kemana aja sih? Aku capek tau nyariin kamu!! Ayo, kita pulang...eh, Shino... lukamu udah sembuh?"tanya Shikamaru.
"Aah, iya. Sudah lebih baik"balas Shino.
"Luka apaan?? Kamu kok gak bilang ke aku?"tanya Temari.
"Panjang ceritanya, ayo kita pulang. Makasih Shino, udah nemenin Temari selama nyasar, aku pulang dulu ya"ujar Shikamaru sambil menarik tangan Temari.
"Yaa... bebas juga gw"batin Shino.
Ia pulang ke kos-annya, sampai di sana. Seperti biasa kamarnya penuh, karena Lee selalu ngajak semua temannya buat main di sana.
"Hai, Shino. Kok, perutlu buncit kayak orang hamil sih?"komen Naruto.
Shino menarik napas lalu...
BUUUUUUUUUUURRRRRRRRRRRRRPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP
Kamarnya ancur, korban berjatuhan di mana-mana.
"Eh, maaf ya... gw terlalu kenyang"balasnya.
"Tak ada maaf buatmu"komen Gaara yang semua bajunya udah sobek, yang tersisa hanya boxernya.
--
"Maaf ya kalo gue mesti numpang di kamar lo"ujar Shino.
"Gak apa-apa kok, kita 'kan sohib men"ujar Lee.(Ingat!! Kamar Shino sedang di betulkan!!)
"Tapi, gw tidur di lantai aja ya"ujar Shino.
"Gak, gak, biar gw aja"larang Lee.
"Gw aja"
"Gw gak!!"
"Plis dong, gw gak enak ama lu"pinta Shino.
"Ya udah"
Tengah malam...
GROOOK GROOOOK
"Uuugh, berisik amat sih. Siapa yang ngorok lagi?!"batin Shino kesel.
GROOOOK
"Uuugh, asli ganggu!! Kucing kali ye!!"bisik Shino yang langsung bangkit dari tidurnya.
Ternyata, itu bukanlah kucing maupun mahluk halus. Melainkan…….Lee.
"Ooh, lo toh. Berisik banget"batin Shino. Dia langsung tidur lagi...
1 jam kemudian...
Groooook grooooooook
"Diem kek!!"ujar Shino kesal yang langsung maen geplak aja, gak pake liat-liat.
"Puh, cuih!! Siapa yang nimpuk muka gw pake sendal sih?"tanya Lee.
Liat sana-sini, gak ada yang bangun. Shino lagi tidur...
"Kalo gak ada...SETAN dong?!"batin Lee.
Lee melihat ke sekitarnya lagi...
"Ah, gak mungkin deh. Gw tidur aja deh"ujar Lee.
"Apanya yang gak mungkin?"tanya sebuah bayangan hitam di depan Lee.
"GYAAAAAAAA!! SYAITOOOON NIROJIM!!"teriak Lee.
Lee pingsan...
"Pingsan deh"ujar Shino yang abis ngapus make-upnya.
Lalu kembali tidur lagi...
Paginya...
"Alah, boong lu!!"komen Sasuke.
"Sumpeh gue!! Mukanya ancur abis!! Butek, kusem, korengan. Iiih!!"ujar Lee.
"Sialan lu, gue Cuma pake bedak tebel semalem. Pake lo tambahin korengan, ada juga matalu tuh yang korengan!!"batin Shino.
"Shin…."panggil Neji.
"Apa?"tanya Shino.
"Hampir seminggu gak ada kabar lo ditembak cewek lagi"ujar Neji.
"Trus, kenapa?"tanya Shino.
"Gak, gue Cuma nanya aja. Sebetulnya sih, gw agak prihatin ngeliat nasib lo ini"ujar Neji santai.
"Jadi, maksud lo itu lo seneng kalo gw jomblo??"tanya Shino dengan mata merah.
"Nggak, bukan itu maksud gue"bantah Neji.
"Terlalu!!"Shino nonjok Neji ampe jauh di angkasa.
DRRRT DRRRT
"Ya? Kenapa Kiba? Ke kafe? Ya udah"
"Kenapa? Ada yang mau jadi ceweklu lagi?"tanya Naruto.(Udah hapal getooo)
"Gak, Kiba nyuruh gw buat dateng ke Kafe"jelas Shino.
"Ya udah, TitiDj aja yah"ujar Lee.
Shino mengendarai mobilnya dan berhenti di sebuah kafe bernama "HoshiBucks cafe"(Japan English mixnya getoo).
"Napa?"tanya Shino.
"Lo bisa nggak beliin coklat buat gw?"tanya Kiba.
"Yah ampun, minimarket 'kan ada di seberang. Jalan aja kali!!"ujar Shino.
"Gak bisa"ujar Kiba.
"Kenapa?"tanya Shino kesel.
"Ada Ryoushin"ujar Kiba.
"Siapa tuh?"tanya Shino kesel.
"Cewek gue, yang duduk di meja tengah itu loh"jelas Kiba.
"Gak mau!!"tolak Shino.
"Pliiiss, Shino!! You're my only friend who wants to buy chocolate for me!!"Kiba pake ganti bahasa segala.
"Ya udah. Lo mau coklat apa?"tanya Shino.
"Coklat special di toko "ZeBi" sebelah markas Anbu yah. Ni uangnya"ujar Kiba.
"Hah? Markas Anbu 'kan 800 Km dari sini. Kalo lama gak tanggung ya"ancam Shino.
"Ya udah, orang gw butuhnya nanti malem"jawab Kiba.
"Urrrgh!!"Shino meninggalkan Kiba.
Shino menyalakan mobilnya.
"Yah, bensinnya ampir abis. Beli dulu aja deh"gumam Shino.
Nyampe di pombensin………………
"Dimulai dari angka nol ya pak"ujar Shino.
"Ya iyalah dek, masa' dari angka 100"balas sang Petugas.
Dari kejauhan...
"Gaara!! Di mana lo?!"teriak Kankurou.
Gaara ngumpet di belakang mobil Shino. Begitu liat anikinya mulai mendekati mobil Shino, ia buru-buru masuk toko di depannya...
"Haaaah, dasar gak bertanggung jaenab. Duit gue abis buat internetan, tapi yang make malah dia"gumam Kankurou.
Tiba-tiba ada seorang gadis berambut coklat memakai seragam sekolah sambil membawa plastik yang berisi puluhan komik, memakai kacamata berjalan mendekati Kankurou...
"Eh, kamu. Lagi ngapain di sini?"tanya Sasa-chan.(Yahoo!! Gw tampil!!)
"Eh, Sasa-chan. Aku lagi nyariin Gaara. Kamu sendiri ngapain?"tanya Kankurou.
"Aku baru aja belanjain uang jajanku buat beli komik. Trus, rumahku juga deket kok dari sini. Sekalian pulang gitu"jawab Sasa-chan.
"Oh gitu ya. Aku mau nyari Gaara lagi ya, daah. Nanti ku SMS yah"ujar Kankurou.
"Daaah"balas Sasa-chan.
Balik lagi yok ke Gaara...
"Akhirnya,
gw bisa kabur dari syaiton bokep itu"gumam Gaara. Tapi ia lihat
sekelilingnya...
"I...ini 'kan!! Toko baju
cewek!! Aduh, gawat!!
Gimana nih!!"Gaara panik.
Di luar, Kankurou makin deket ama tokonya. Gaara makin terdesak!!
"Gimana yah? Gimana nih?! Aduuh, gimana nih?! Oh iya!! Oiroke No Jutsu!!"Gaara berubah jadi cewek.
Gaara langsung keluar toko setelah membeli baju. Lalu, ketemu Kankurou...
"Gyaaaa!! Kankurou!! Gimana nih??"batin Gaara panik.
Setelah lama diliatin dari atas ampe bawah...
"Kamu, liat anak cowok gak? Tingginya sama kayak kamu, rambutnya merah, matanya kayak abis di olesin areng"tanya Kankurou.
"Nggak, nggak aku gak liat. Maaf ya"ujar Gaara sambil tersenyum. Kankurou terpesona, tapi akhirnya ia menampar mukanya sendiri.
"Halah, apaan sih gw ini? Udah punya Sasa-chan masih mau lagi. Eh, jadi kamu gak liat ya. Ya udah, makasih ya"ujar Kankurou.
Gaara langsung ngibrit dan...
BRUK
"Aduuh, siapa sih? Kalo berdiri tuh liat-liat!!"omel Gaara.
"Ma..maaf ya, abis kamu larinya cepet banget. Aku gak sempat ngindar"ujar Shino.
"Shino? Ah, gw akting kayak cewek aja deh. Demi keselamatan"batin Gaara.
"Namamu siapa?"tanya Shino.
"Mmm, namaku... Boyke"jawab Gaara.
"Boyke? Gak mungkin deh, selera humor kamu boleh juga"puji Shino.
"Mm, aku boleh minta tolong gak ama kamu?"tanya Gaara.
"Kamu mau apa?"tanya Shino.
"Tolong anterin aku ampe gerbang Konoha ya"ujar Gaara.
"Boleh, tapi abis ini aku mau beli coklat dulu deket markas Anbu. Gak apa-apa lama yah"ujar Shino.
"Yah, gak apa-apa kok"
Di mobil...
"Kamu tinggal di sini?"tanya Shino.
"Nggak, aku tinggal di Suna"jawab Gaara.
"Oh, kamu kenal Kazekage Gaara dong?"tanya Shino.
"Iya dong, Kazekage yang paling rese', nyebelin, susah di ajak ngomong"ujar Gaara sambil menghina-hina diri sendiri.
"Maksudnya?"tanya Shino.
"Gak usah dibahas ah, aku sebel ama dia pokoknya!!"ujar Gaara.
Pas mobil Shino melewati Kankurou. Gaara menempelkan mukanya di kaca dan menjulurkan lidah ke Kankurou.
"Rambut merah, mata item, tato Ai, masa' sih?!"batin Kankurou.
Pas nengok lagi...
"Wah, sialan tuh anak. Gw telpon aja!!"ujar Kankurou.
DRRRT DRRRRT
"Telpon? Dari Kankurou?! Gawat!! Gw matiin aja deh"batin Gaara.
"Ada yang nelpon?"tanya Shino.
"I...iya...gak tahu kenapa tiba-tiba di matiin lagi"ujar Gaara yang sebenernya mencet tombol reject sekenceng-kencengnya.
"Aaaaaaaarrrrrrrrgggggghhhhhhhhh!! Di matiin lagi!!"ujar Kankurou kesel.
"Nah, kita nyampe. Kamu mau ikut turun gak?"tanya Shino.
"Gak ah, aku di dalam aja"ujar Gaara.
Di ZeBi...
"Siang, selamat datang di toko coklat ZeBi. Di sini, aku ama Om Zetsu bikin coklat. Harganya murah kok"ujar Tobi.
"Oh iya, aku mau beli coklat spesial satu. Ini uangnya"ujar Shino sambil memberikan uang yang di berikan Kiba.
Zetsu menghitung uangnya.
"Ini coklatnyaaaa..."ujar Tobi.
"Apa?! Kok Cuma segini doang sih?! Kurang 5000 lagi dong?!"komen Zetsu yang item.
"Ma...maaf ya, orang sebelah saya emang agak maksain orangnya"ujar Zetsu yang putih.
"Oh, gak apa-apa kok"ujar Shino.
"Apa ada lagi?"tanya Tobi.
"Gak segini aja"ujar Shino.
"Terima Kasih, lain kali datang lagi yaaah"ujar Tobi.
"Lama gak?"tanya Shino.
"Gak, sebentar malah"ujar Gaara.
"Ya udah, setelah ini kita ke gerbang Konoha yah"ujar Shino.
"Yaa..."balas Gaara.
Di Perjalanan...
"Kok dia ini kalau di perhatikan baik-baik itu ternyata cantik sekali ya?"batin Shino.
"Kenapa liat-liat?"tanya Gaara.
"Gak kok"
"Oh, gw kira lo pikir gw cantik. Halah... pede dashyat"ujar Gaara.
"Sebetulnya bener juga kata kamu. Kamu itu cantik banget. Kalo diliat baik-baik, jauh lebih cantik dari Zhang Ziyi"puji Shino. (Halah, Zhang Ziyi kalah)
"Serius lo?!"Gaara tersentak.
"Sumpah ketiban kebo deh"ujar Shino.
"Sumpah gw tuh"batin Gaara.
"Oh iya, kita udah nyampe. Daah"Gaara hendak meninggalkan Shino.
"Eh tunggu dulu"ujar Shino sambil menarik tangan Gaara.
"Apa?"tanya Gaara.
"Tumben yah, biasanya kalo cewek tangannya gw pegang. Pada blushing, dia nggak"batin Shino.
"Boleh minta nomor HP gak?"tanya Shino.
"Mmm...boleh deh"ujar Gaara.
Setelah tuker-tuker no HP. Shino langsung ke kafe Kiba...
"Nih coklatnya"ujar Shino.
"Kok lama banget sih?"tanya Kiba.
"Uuurgh!! 'Kan udah gw bilang, kalo lama gak tanggung"ujar Shino.
"Ya udah deh, lu bantuin kak Hana nyuci piring di belakang sana"suruh Kiba.
"Emangnya gw pegawai di sini?"tanya Shino.
"Udah deh, bantuin sana"ujar Kiba sambil melemparkan celemek ke arah Shino.
"Sial lo!!"gumam Shino.
Di dapur...
"Waduh, pegawai dadakan nih"ejek kak Hana.
"Tau tuh, Kiba"ujar Shino.
"Nih piringnya ya, setengah kamu, setengahnya lagi aku"ujar kak Hana.
"Piringnya sebanyak ini?!"tanya Shino sambil melihat piring-piring kotor menjulang tinggi ke atas.
"Iya, makanya kita butuh bantuan"ujar kak Hana.
"Haaaah, dasar. Ngerepotin orang aja"ujar Shino.
"Maaf ya"ujar kak Hana.
Di Kost-an...
"Capeeek gw..."keluh Shino.
DRRRRRT DRRRRRT
"Dari siapa sih?"gumam Shino.
Setelah di baca...
"Ternyata dari cewek Suna tadi toh"ujar Shino.
"Siapa?"tanya Lee.
"Alah, mau tau aja"ujar Shino.
"Cieee...pacarnya ya?"tanya Lee.
"Ya bukan lah"ujar Shino.
"Trus dari siapa?"tanya Lee.
"Tau deh"ujar Shino.
--
Shino lagi duduk di taman sambil baca. Tiba-tiba...
DRRRRT DRRRRRT
Shino mengangkat telepon, lalu...
Ket: Sh (Shino)
So(Sora)
So: Kak, apa kabar?
Sh:
Ini siapa yah?
So: Iiih, masa' kakak gak kenal sih. Ini
Sora kak.
Sh: Sora!! Apa kabar!! Kakak kangen ama Sora.
So: Sora baik-baik aja kok. Sekarang, Sora udah lulus SD. Trus, mau masuk SMP.
Sh: Hebat, gitu dong adek kakak.
So: Hehehe, jadi malu... Kakak, kapan-kapan aku ke kampus kakak ya!! Boleh 'kan, kak?? Plissss, boleh ya!!
Sh: Boleh...
So: Kak, udah ya. Pulsaku udah mau habis.
Sh: Lho, setahu kakak kamu itu belum boleh punya HP.
So: Yeee, namanya anak jaman sekarang. Aku udah dulu ya, daaah.
Sh: Daaah.
Shino kembali membaca. Tiba-tiba(Lagi….)….
BRUK
Shino di dorong seseorang sampai jatuh dari bangku….
"Heh, kalau jalan itu lihat-lihat dong!! Orang lain jadi korban nih!!"omel Shino.
"Maa…maaf ya…. Aku lagi dikejer…."ujar seseorang yang menabraknya.
Akhirnya, mereka bertemu pandang...
Ternyata, yang menabrak Shino adalah Gaara, female Gaara.
"Kamu?? Yang kemarin 'kan??"tanya Shino.
"I..iya, Shino. Aku punya satu permintaan buat kamu!!"ujar Gaara.
"Ka...kamu tahu namaku dari mana?"tanya Shino.
"Ah, gak penting. Sekarang..."Gaara terdiam menundukkan kepalanya.
"Sekarang apa?"tanya Shino.
"Ka...kamu mau ng...nggak ja...jadi pacar...ku?"tanya Gaara.
Hening, lalu...
"Hwahahahahahaha!! Pagi-pagi udah ngelawak!! Dasar, kamu ini!!'ujar Shino yang sedang tertawa terbahak-bahak.
"A...aku nggak bohong!! Jawabanmu apa?"
Shino terdiam, akhirnya keteganganpun tercipta...
"Gimana yah…."Shino mikir dulu.
DEG
DEG
DEG
--
Bwakakakakakakk!! Ohok!!-Author pingsan keselek-
Temari: Selama author pingsan, saya yang akan bertanggung jawab. Author bilang, mohon maaf lama diupdatenya. Karena males yang berkepanjangan. Meskipun begitu, tetaplah mereview. Terima Kasih.
