DISCLAIMER : MASHASI KISHIMOTO

Berisik!

By: Bella UchiHaruno

Gak usah banyak omong deh, langsung nih

Chapter 4

"Hai, Sakura" kata Garaa sambil memeluk Sakura. Sakura membalas pelukan Garaa.

Mereka tak tau bahwa saat itu ada sepasang mata onyx yang telah terbakar. Ya, terbakar cemburu.

"Kau cepat sekali datangnya? Katamu besok?" tanya Ino

"Aku hanya tidak sabar untuk menghabiskan waktu dengan kalian" Jawab Garaa sambil mengedipkan mata pada Sakura dan tersenyum.

"Kau kesini dengan siapa?" tanya Sakura sambil tersenyum

Tiba-tiba ada seorang wanita berambut merah(tau kan?) keluar dari mobil,

"SASUKE-KUUUUN" teriak gadis itu sambil memeluk Sasuke

"Hah, wanita setan ternyata" kata Sakura

"Lepaskan Karin" Sasuke mendorong Karin

"Kenapa kau bisa membawa setan kesini Garaa?" tanya Ino sambil melipat kedua tangannya didepan perut

"Dia memaksa, katanya dia mau bertemu dengan pacarnya" ucap Garaa

Sakura melirik ke arah Sasuke dan Sasuke melihat ke arah Sakura, onyx dan emerald bertemu,

'Uchiha sialan!, rupanya kau sudah punya pacar saat kau melakukan 'itu' bersamaku?' batin Sakura

"Dia bukan pacarku, dan tidak akan pernah menjadi pacarku" kata Sasuke sambil menarik keras tangan Karin yang sedari tadi memeluk erat lehernya. Sasuke langsung masuk ke dalam villa.

'Di..dia bisa baca pikiranku?' batin Sakura lagi

"Su..sudahlah, ayo masuk, k..kalian pasti capek, istirahatlah dahulu" kata Hinata

.

.

.

Tok tok tok,

"Sasuke-kun" panggil Karin

"Sasu-kun" panggil Karin lagi

Karena tidak ada jawaban dari Sasuke, Ia membuka pintu kamar Sasuke yang ternyata tidak terkunci.

Keluarlah sang pangeran dari kamar mandi, Ia hanya memakai balutan handuk dipinggangnya, sehingga tubuh kekarnya terekspos, Ia mengibaskan-ngibaskan rambutnya.

"Sasu-kun" ucap Karin yang terpana melihat pemandangan di depannya

"Hei! Kenapa kau bisa masuk kesini? Keluar kau!" kata Sasuke

"Pintunya tidak dikunci Sasu-kun, aku tidak mau keluar, ada yang ingin kubicarakan padamu" kata Karin sambil duduk di tepi ranjang Sasuke.

"Sasu-kun, kau tau kan aku sudah menyukaimu sejak lama?" tanya Karin

".."

"Kau juga tau kan aku adalah pemuja sejatimu?" Karin mulai berjalan mendekati Sasuke

".."

"Kalau pun kau tak bisa menerima cintaku,.., maukah kau melakukan 'itu denganku?" tanya Karin lagi sambil memeluk pinggang Sasuke

"Setelah itu, aku janji, aku tidak akan mengganggu hidupmu"

"Tidak" ucap Sasuke sambil melepaskan pelukan Karin

"Ayolah Sasu-kun~, aku pasti akan memuaskanmu" kata Karin sambil memegang lengan Sasuke.

Tiba-tiba Karin naik ke atas ranjang dan membuka semua pakaiannya. Kemeja, bra, rok mini dan celana dalamnya Ia lepaskan semua.

"Sasu-kun.. touch me please" kata Karin dengan suara sexy

Karin meremas payudara sebelah kananya dengan menggunakan tangan kiri.

Tangan kananya pun tidak diam, Ia memasukkan jari tengahnya kedalam lorong miliknya,

"Ach..ach.. Sas..ah"

Sasuke menatap Karin. Ia meneguk ludah, bukan suka, tapi jijik.

"Ach.. Sas..touch me" desah Karin sambil menggelinjang

Ia mengganti posisinya menjadi menungging,

Ia menggesek lubang anusnya dengan jari telunjuknya.

"Ach..Sasu, sentuhlah aku" Karin menikmati permainannya sendiri

Cairan hangat keluar dari vaginanya. Ia menjilat cairan miliknya.

"Mmm..ash" desahnya, Ia mengenyampingkan rambutnya yang sudah berantakan.

Sasuke menatapnya dengan kosong. Ntahlah Ia muak dengan gadis didepannya ini.

"Keluarlah Karin" kata Sasuke

"Aku..aku ingin dirimu Sasu-kun" kata Karin sambil menunduk

"Keluar!" bentak Sasuke

Karin masih terdiam dihadapan Sasuke

"Aku hitung sampai tiga, jika kau tidak keluar, aku akan memusnahkanmu dari dunia ini. Satu.."

Karin mendengus dan memakai celana juga bra dan kemejanya,

"dua.." ucap Sasuke sambil mengancungkan kedua jarinya

Karin keluar dengan tergesa-gesa dari kamar Sasuke. Dan saat itu Sakura melihatnya, melihat Karin baru saja keluar dari kamar Sasuke dengan rambut berantakan dan Karin sedang mengancingkan kemeja bagian atasnya,

"Hei, Karin, apa yang terjadi denganmu dan Sasuke?" tanya Sakura

"Hmm, menurutmu? Kau tadi mendengar desahanku tidak?" kata Karin sambil menyunggingkan senyumannya dan berlalu pergi

Sakura mengernyitkan keningnya,

'suara desahan? Mereka melakukan 'itu'? Uchiha brengsek!' batinnya

Sakura segera masuk ke kamarnya,

Sakura's POV

Hah, menyebalkan sekali sih. Aduh Sakura, kenapa kau harus sekesal ini? Kau cemburu? Tidak tidak! Tentu saja aku kesal, dia yang mencuri keperawananku. Dan aku suka itu. Aku suka caranya menyentuhku. Aku suka dia memanggilku 'sayang'. Dan aku suka dia 'minta maaf karna tidak memperhatikanku'. Hah? Sakura kau berpikir apa sih!, kau lihat saja barusan, dia melakukan 'itu' dengan Karin, si setan merah. Hah, mereka berdua menyebalkan sekali sih. Hah Sakura, kenapa kau jadi seperti orang gila begini!

End Sakura's POV

.

.

.

"Uchiha brengsek! Sialan!"

"Hah, dasar cowok pantat ayam jelek! sok tampan! Sok keren! Kau menyebalkan!" ucap Sakura sambil meninju-ninju bantal yang dipegangnya.

"Hei, siapa yang kau bilang cowok pantat ayam jelek, sok tampan, sok keren, dan menyebalkan? Jawab aku jidat!" kata Sasuke yang langsung masuk kamar Sakura

"Kau! Beraninya kau masuk tanpa mengetuk pintu! Kau tidak punya etika ya? kalau mau masuk kamar wanita harus ketuk pintu dulu! Bagaimana kalau aku tadi sedang berganti baju? Memalukan saja!" Sakura tidak berhenti mengoceh

Sasuke menutup pintu kamar Sakura,

"Diamlah, jangan berisik. Suaramu terdengar sampai kamarku. Kau mau melakukan 'itu' lagi?. Lagipula untuk apa kau malu padaku? Aku sudah melihat seluruh tubuhmu Jidat" kata Sasuke sambil berjalan

"Ayam, sudah berapa wanita yang kau tiduri selain aku?" tanya Sakura

"Aku hanya melakukan 'itu' bersamamu, untuk pertama kalinya Jidat" kata Sasuke sambil memandangi pemandangan yang ada diluar jendela

'Yee' batin Sakura

"Cih. Bohong, hari ini kau melakukannya dengan Karin bukan?" tanya Sakura lagi

Sasuke mengernyitkan keningnya

Ia melangkah menuju Sakura yang sedang duduk di tepi kasur,

Sasuke memegang tangan Sakura,

"Tatap aku" onyx dan emerald bertemu lagi, saling pandang, terjerat dalam pesona yang dimiliki pasangan.

"Aku tidak pernah melakukan 'itu' dengan siapapun kecuali kau" kata Sasuke sambil menunjuk hidung Sakura

"Kau serius?" tanya Sakura

"Apa ada kebohongan dalam mataku?" tanya Sasuke, Ia menaruh tangan Sakura di pipinya

Sakura menatap mata onyx Sasuke. Semakin dalam Ia terjerat. Tidak ditemukannya kebohongan, Ia melihat pancaran ketulusan dari mata sang pemuda.

Wajah keduanya saling mendekat, Sakura memejamkan matany, begitu pula Sasuke, tinggal 3cm lagi mereka akan berbagi kehangatan.

Tok tok tok

"Sakura kau didalam?" tanya seseorang di depan pintu kamar Sakura

"Itu... Garaa. Sasuke sembunyi!" kata Sakura dengan suara pelan

"Kenapa harus sembunyi?" tanya Sakura

"Nanti dia berpikiran yang tidak-tidak tentang kita" kata Sakura sambil mendorong Sasuke masuk ke lemari bajunya.

'kau ini wanita yang bagaimana sih. Menerimaku atau Garaa' batin Sasuke

Ckrek

"Ada apa Garaa?" tanya Sakura

"Ada yang ingin ku bicarakan padamu" kata Garaa

"Masuklah" Sakura mempersilakan Garaa masuk

Garaa duduk disofa hijau yang terdapat disebelah lemari, danSakura duduk disebelah Garaa

"Sakura" panggil Garaa

"Y..ya?" kata Sakura

"Mmm.. ku rasa ini sudah saatnya kau tau isi hatiku. Aku menyukaimu Sakura. Maukah kau menjadi kekasihku?" tanya Garaa sambil menggenggam tangan Sakura

"Hah? A..aku.. aku.."

TBC

Apa yang akan dijawab Sakura? Ia atau kagak?

Gimana chap ini?

Btw, makasih buat yang udah reviews, yang udah kasih kritik dan saran yang membangun

Oh iya, di chap 1 n 2 aku lupa harusnya sasori-nii bukan sasori-nee.. gomen yah

Maklum ngetiknya malem, jadi rada ngantuk *ngeles* :D

Kalo penulisan disclaimernya, iya aku ngaku salah, lupa nulis panjangannya, *blepak*

Gini nih, ada yang udah nonton Dream High ga? Aku pengen bikin fic itu, gimana? *memelas*, hehe

R n R