Disclaimer: Naruto© Masashi Kishimoto

Author: OnixDragon

Genre:Adventure,Romance(maybe),humor(garing and basi),friendship.

Warning: StrongNaruto!, Not IdioticNaruto! ,CouncilBashing! ,OOC! Abal-abal!, Bahasa tak Baku! ,Mainstream!(maybe), Genderswithc,dll.

Rating:M (for violent ,Gore and maybe adult scene)

Pairing:Naruto x Guren x Fem Sasuke

Chapter 4: Naruto's Rampage

.

Naruto melompat dari dahan ke dahan, mencoba menyusul 2 orang yang membawa Guren pergi. Dengan mengandalkan kemampuan sensornya, Naruto berusaha agar Chakra dari dua orang yang membawa Guren tak lepas dari jangkauannya. Sambil terus melompati dahan pohon, Naruto terus berusaha menyembunyikan keberadaannya namun tetap harus dalam jarak jangkau sensornya. Dan bagi dirinya yang masih berumur belia, hal tersebut menjadi hal yang sangat menyusahkan. Namun di selang pengejarannya, Naruto tiba-tiba mendapat sebuah gambaran tentang hal yang di lakukan Bunshinnya. ' Hmm jadi ini kelebihan Kage Bunshin, menarik-menarik.' Pikir Naruto

" Paling tidak pesanku sampai ke Jiji, sekarang yang terpenting mengejar dua orang yang membawa Guren." Gumam Naruto mempercepat pergerakannya tanpa memperdulikan kalau nanti posisinya dapat diketahui.

With Hiruzen

Hiruzen saat ini memakai baju tempurnya, di belakangnya terlihat juga dua ANBU bertopeng Inu dan Neko. Dengan kecepatan setara Jounin, ketiganya melesat menuju arah barat laut yang merupakan arah yang Bunshin Naruto tunjukan dan juga berdasarkan pancaran Chakra Naruto. Ia cukup terkejut saat mendengar hal ini, tapi tak seterkejut dengan Naruto yang dapat membuat Kage Bunshin. Membuatnya bingung dari mana ia mempelajari Jutsu itu.

Mengesampingkan masalah Naruto, Hiruzen lebih memilih memikirkan kejadian yang menimpa murid barunya. Apa alasan menculik Guren? Apa karena Keakei Genkai milik Guren? Tapi yang tahu tentang hal itu cuma Dia, Jiraiya, Shinobi Council dan... Danzo. ' Tentu saja! Pasti dalang dari semua ini adalah Gagak sialan itu. Awas kau Danzo!' Pikir Hiruzen ketika menemukan jawaban dari masalahnya.

" Inu, Neko cepatkan langkah kalian, Kita harus menyusul Naruto-kun dalam waktu 10 menit. Aku khawatir dia akan kualahan melawan musuh, lagipula aku sudah tahu siapa dalang dari masalah ini." Ucap Hiruzen

" Hai' Hokage-sama."

Back to Naruto

Di tengah pengejaran tiba-tiba Chakra dari dua orang yang membawa Guren berhenti, membuat Naruto memiliki firasat buruk dan membuatnya meningkatkan kewaspadaannya. Dan benar saja, tiba-tiba dari sisi gelap hutan muncul kunai yang melesat cepat kearahnya. Dengan kualahan Naruto menghindari kunai tersebut dikarenakan refleknya yang belum terlatih. Dan itu belumlah berakhir, karena dalam hitungan detik muncul kunai-kunai lain yang datang dari arah yang sama.

Terpojok, Naruto mengeluarkan Jutsu Kage Bunshin untuk menjadi pengalihan sedangkan dirinya bersembunyi. Mencoba menkalkulasi semua faktor yang ada, mencoba mencari segala sesuatu yang dapat menjadi alat bantun untuk membuyarkan fokus musuh, dan tentunya untuk membuat keberadaannya tak di ketahui. ' Semua aspek dalam hutan ini mendukung musuh bersembunyi dan juga tentunya aku sendiri, namun lawanku ini pasti berada pada tingkat High Chuunin atau paling tidak Low Jounin karena kapasitas Chakra mereka yang besar. Dan dari lemparan kunai tadi di pastikan kalau mereka memiliki kemampuan Mid Jounin.' Pikir Naruto

' Ah... kenapa aku bisa bernasib sial begini sih? Kami-sama apa dosaku?' Pikir Naruto meratapi nasib sialnya

Oh Naruto...kau tak tahu betapa sialnya hari ini bagimu.

"!"

Tiba-tiba dirinya merasakan alarm bahaya datang padanya, dan benar saja tiba-tiba datang sebuah kunai yang dipasangi kertas peledak. Membulatkan mata sempurna, Naruto dengan tubuh kecilnya berusaha sebisa mungkin untuk menjauh. Ia tak mau nanti dirinya jadi daging panggang dan kehilangan wajah imutnya ini.

Boom!

" Sepertinya tak ada pilihan lain selain melawan, hah... merepotkan." Gumam Naruto

Mengambil beberapa kunai, Naruto melempar kunai-kunai tersebut sebisanya. Walau beberapa malah melenceng jauh, tapi paling tidak ia dapat memperambat pergerakan mereka sebelum Jijinya datang. Mengambil kunai kembali, Naruto bersiap melawan apapun yang akan datang. Kuda-kuda ia kuatkan, mental ia tingkatkan dan dengan sekali hentakan kaki Naruto melesat menuju bagian gelap hutan. Menerjang musuh yang ia tak tahu kekuatannya seperti apa.

' Tunggu aku Guren.' Pikir Naruto optimis

Dibalik kegelapan malam, orang-orang yang membawa Guren sudah menunggu kedatangan Naruto dengan Tanto di tangan mereka. Dan detingan logam berbenturan detik berikutnya merupakan awal pertarungan Naruto dengan dua orang misteriua yang membawa Guren.

" Kalian... apa mau kalian membawa Guren?" Tanya Naruto spontan setelah adu senjata pertama

"..."

Namun sepertinya kedua orang misterius itu tak menjawab, malah mereka melaukan langkah mundur dan melakukan beberapa Hand Seal, menandakan bahwa keduanya akan mengeluarkan sebuah Jutsu. Melakukan tindakan antisipasi, Naruto melakukan Jutsu Kage Bunshin untuk memperbanyak diri sekaligus mengecoh lawan di depannya.

" Fuuton: Daitopa/ Katon: Karyu Endan." Ucap kedua orang tersebut datar

" Shit!"

Dengan susah payah, Naruto yang berada di barisan paling belakang dari Bunshinnya menghindari gelombang api yang datang menerjang, melenyapkan benda yang dilintasinya tak terkecuali para Bunshinnya. Bersembunyi di belakang batu besar yang kebetulan ada di depan mata, Naruto kembali memikirkan rencara merebut Guren dari dua orang tersebut.

' Shit! Aku terdesak. Saat ini aku hanya memiliki Kage Bunshin dalam daftar Jutsuku. Sedangkan lemparan kunai dan shurikenku masih buruk. Sedangkan Taijutsuku juga masih academy class. Apa yang harus aku lakukan?' Pikir Naruto mulai kehilangan cara

" Aku bisa memberimu kekuatan bocah."

Sebuah suara tiba-tiba muncul menggema di kepalanya, membuat bocah Uzumaki tersebut terkejut dan melihat sekeliling. ".Siapa itu?" Tanya Naruto dengan suara kecil

" Aku bukan siapa-siapa, jadi aku tanya lagi apa kau ingin kekuatan?" Tanya suara itu lagi

" Apa aku bisa menyelamatkan Guren jika mendapatkan kekuatan itu?" Tanya Naruto

" Tentu." Jawab singkat suara misterius tersebut

" Kalo begitu aku mohon berikan kekuatan tersebut." Dengan mantap Naruto menerima tawaran dari suara misterius tersebut

" Terkabulkan HAHAHAHA!"

Dan tiba-tiba tubuhnya merasakan energi yang besar mulai merasuk kedalam tubuhnya. Energi yang begitu besar, namun memiliki kesan aneh di dalamnya. Ia merasakan hawa nafsu membunuh, kebencian, rasa putus asa dan perasaan tidak mengenakan lainnya dari energi ini. Dan ini mulai menyakitkan didalam tubuhnya. Menyakitkan, bagai energi ini ingin menguasai tubuhnya.

Sementara itu di dalam segel di perut Naruto, Kyuubi menyeringai lebar dan melambi-lambaikan ekornya dengan elegan(?). Inilah saat yang ia tunggu-tunggu, saat dimana bocah yang menjadi hostnya mulai dikuasai chakra miliknya. ' Tunggulah Yondaime, kau akan melihat desa menyedihkanmu hancur untuk kedua kalinya HAHAHAHA!' Pikir Kyuubi dengan seringai kejamnya

Kembali dengan Naruto. Bocah berambut pirang ini, saat ini sedang tersungkur di tanah sambil memegang kepalanya. Nafsu membunuh, kebencian, rasa takut. Energi ini memiliki aura negatif yang begitu kuat.

" AARRRRRRGGGG! Aku bunuh kalian!" Dan dengan ini kesadaran Naruto lenyap, tergantikan dengan monster yang mencoba lepas dari kandangnya. Monster yang meluluh lantahkan Konoha 8 tahun yang lalu. Kyuubi no Kitsune sedang berusaha lepas dari segelnya.

Terlihat tubuh Naruto mulai dikelilingi Chakra merah. Fisiknya juga mulai berubah, pupil matanya berubah menjadi merah darah dengan garis hitam vertikal di tengahnya, kukunya menajam layaknya hewan buas, gigi taringnya memanjang seperti serigala dan garis di pipinya mulai terlihat kasar. Di belakang tubuhnya juga kini muncul Chakra merah yang membentuk ekor satu buah. Berdiri dengan dengan dua kaki dan dua tangannya, Naruto kini sudah mirip hewan buas yang sedang marah.

Sedangkan kedua orang misteriua yang membawa Guren saat ini sedang berusaha untuk tidak berkeringat dan tertunduk merasakan Chakra yang begitu gelap dari tubuh Naruto. Chakra Kyuubi. Chakra yang sudah membuat trauma penduduk Konoha, Chakra yang berasal dari Bijuu terkuat di dunia Shinobi. Sebuah mimpi buruk hidup dalam kehidupan warga Konoha.

" Gawat! Cepat bawa dia pada Danzo-sama, biar aku urus ini." Perintah salah seorang dari dua orang misterius tersebut

Namun itu sudah terlambat, karena Naruto sudah muncul di depan kedua orang tersebut dengan tangan Chakra yang sudah mengayun kearah keduanya.

Brak! Brak! Bum!

Dengan keras kedua orang tersebut terpental cukup jauh, sampai-sampai 'Benda' bawaan mereka lepas dari gendongan mereka. 'Benda' yang dibawa kedua orang tersebut itu sendiri kini sedang melenguh kesakitan dan membuka matanyanya secara perlahan. Matanya menatap sekeliling, perlahan namun pasti matanya mulai membulat kaget. Ini bukan kamar apartermentnya, ini hutan. How in the earth she was in the fucking Forest?! Itulah yang mungkin saat ini Guren fikirkan

Mengedarkan pandangan kearah lain, matanya menangkap objek yang di selimuti energi berwarna merah. Menurut matanya objek tersebut adalah manusia atau lebih tepatnya anak kecil. Anak kecil bersurai pirang dengan 3 garis*seperti kumis kucing* kasar yang menghias di kedua pipinya. Tunggu sebentar, Guren tahu siapa sosok itu. Dis tahu betul siapa sosok tersebut. ' Naruto...' Pikir Guren

Yap sosok yang ia lihat sedang bertarung dengan dua orang yang Guren tak kenal adalah Naruto, teman sekaligus tetangganya. Namun ada sebuah keganjilan dalam diri Naruto yang ini, Naruto yang ini terlihat seperti hewan buas, berbanding terbalik dengan Naruto yang Guren kenal sebagai orang yang periang. Apa yang sebenarnya terjadi di sini?!

Sementara Guren sedang mencoba menyimpulkan keadaan yang terjadi. Naruto yang sedang menggunakan Chakra Kyuubi menghantapkan tinju Chakranya kearah dua orang yang berada di depannya dengan membabi buta. Naruto yang sejatinya saat ini sudah tak sadarkan diri terus menyerang membabi buta tanpa pandang bulu. Banyak terlihat pohon yang terhantam pukulan Naruto yang roboh dan juga tanah yang retak akibat pukulan Chakranya.

" ROOOOOAARRRRR!" Teriak Naruto di tengah gelapnya hutan

Di sisi lain hutan, Hiruzen dan kedua ANBU yang ia bawa mulai menambahkan kecepatan laju lari mereka ketika merasakan Chakra yang keluar dari tubuh Naruto. Ditambah dengan auman dari arah yang mereka tuju, merupakan sinyal bahwa Naruto sudah menggunakan Chakra 'Itu'.

" Hokage-sama Chakra ini..." Ucap ANBU Neko menggantung

" Benar, ini Chakra Kyuubi dan bukan dalam jumlah yang sedikit. Inu, Neko persiapkan diri Kalian, ini akan jadi malam yang menyusahkan." Ucap Hiruzen dengan raut serius

' Seharusnya aku membawa Tenzo untuk masalah seperti ini.' Pikir Hiruzen selanjutnya

Kembali ke Naruto. Keadaan disekitar Naruto sudah tak bisa disebut Hutan lagi. Pohon tumbang, tanah berlubang dan retak, ada juga beberapa hewan yamg tewas serta beberapa bagian hutan yang hangus terkena Jutsu dari dua orang misterius tadi. Naruto dan dua orang musterius itu sendiri saat ini sedang bertarung mati-matian. Terlihat di beberapa bagian baju yang di kenakan dua orang misterius tersebut sudah robek, tak berbeda juga dengan Naruto yang bajunya sudah seperti kain lap yang kotor dan robek sana-sini.

" GROOOARRRR!" Teriak Naruto dengan nada berat

" Gawat! Bagaimana ini?! Tak aku sangka misi mudah seperti ini malah membuat kita melawan bocah Kyuubi ini dalam keadaan mengamuk." Tanya salah satu sosok misterius tersebut panik. Sepertinya sikap temangnya sudah menghilang karena terpojok.

" Aku juga tak tahu! Jadi berhentilah mengeluh dan serang dia!" Balas temannya tak kalah paniknya

" Baiklah! Suiton: Suidan no Jutsu!" Seru sosok pertama

Dari mulutnya keluar sebuah bola air berdiameter 12 meter, melaju cepat kearah Naruto. Namun serangan seperti itu tak ada artinya bagi Naruto yang saat ini berada pada mode Bijuu Cloak ekor satu. Dalam satu hempasan Chakra ekor secara Vertikal bola air itu terbelah menjadi dua. Tak tinggal diam sosok kedia juga melancarkan serangannya. Merapal Hand Seal secara cepat, sosok tersebut lalu mengeluarkan Jutsu. " Katon: Karyuu Endan!"

Gelombang api keluar dari mulut sosok tersebut, membuat pergerakan Naruto terhambat. Dan tanpa terelakan tubuh Naruto terkena serangan mematikan tersebut.

BOOM! WUSS!

" NARUTO!" Teriak Guren dari sisi lain

Guren terlihat shok dengan apa yang terjadi di depannya, tubuhnya bergetar tak kuasa menahan tangis karena melihat teman barunya tersebut terkena telak Jutsu orang misteriu tadi. Guren tak ingin kehilangan teman pertamanya, ia tak menginginkan itu.

Mendelik tajam kearah sosok-sosok yang menyerang Naruto, Guren menciptakan pedang dari kristal di tangannya. Ini saatnya ia melindungi temannya, ini juga saatnya melihat apa yamg ia bisa perbuat dengan kemampuan yang sudah mengalir dalam darahnya. Menyiapkan kuda-kuda bertarung, Guren melesat kearah sosok-sosok tersebut, tanpa rasa takut ia menerjang lawan yang ia ketahui lebih hebat darinya. Namun belum 5 langkah ia melangkah, sebuah teriakan seperti hewan buas menghentikannya untuk menyerang.

Dari arah suara itu Guren melihat siluet yang diselimuti Chakra merah dengan dua Chakra yang membentuk ekor. 'Itu Naruto... Dia madih hidup... Tapi penampilannya kembali berubah... Apa yang terjadi padamu Naruto?' Pikir Guren antara senang dan khawatir.

Kembali kepertarungan. Naruto yang saat ini sedang dalam mode Bijuu Cloak ekor dua pergerakannya semakin tak dapat di tebak. Dengan kinerja setiap aspek dalam maupun luar tubuhnya yang semakin meningkat, dua sosok misterius tersebut harus kembali menelan pil pahit karena musuhnya kini semakin 'menggila'. Dengan ragu-ragu kedua sosok tersebut mengangkat Tanto mereka, mengarahkannya kearah Naruto bersiap jika sewaktu-waktu Naruto menyerang. Namum malang bagi keduanya karena malam ini adalah malam terakhir bagi mereka untuk dapat menghirup udara. Karena bersiap atau tidak, Shinigami mereka telah datang namun kini dalam bentuk bocah yang merupakan 'Penjara' dari Kyuubi no Kitsune.

Naruto dengan kecepatan diatas rata-rata menghilang dari pandangan kedua sosok tersebut, meninggalkan blur merah di tempatnya berdiri. Dengan panik keduanya mencari keberadaan 'Bocah Kyuubi' tersebut, namun yang mereka dapat hanyalah blur-blur bekas dari pergerakan Naruto.

BUAG! BRAK! BRAK! BRAK!

Terdengar suara benda dipukul dan membentur benda lain. Dilihat di sana kini cuma tinggal satu orang yang masih berdiri dengan tubuh bergetar. Sepertinya sosok yang lainnya yamg terkena serangan hingga terlempar entah kemana.

" Uwahh! Aku masih ingin hidup... ARGGGGGG!" Teriak sosok yang masih tersisa namun digantikan suara teriakan kesakitan karena sebuah benda terselimuti Chakra merah menembus dadanya. Terlihat di belakang tubuh orang tersebut, Naruto dengan tangan yang tertanam pada dada orang tersebut. Matanya berkilat tajam dan senyum sadis tercetak di mukanya. Dengan tanpa belas kasihan Naruto mencabut tangannya, membiarkan darah segar keluar dari lubang yang dibuat oleh tangannya pada dada orang tersebut.

Berbalik, Naruto menghadap Guren yang masih shok dengan aksi Naruto. Dengan langkah lambat, Naruto mendekti Guren layaknya harimau yang menemukan mangsa baru. Geraman terdengar jelas, membahana di hutan yang kini telah hancur.

Sedangkan Guren yang merasa terancam akan keberadaan Naruto, mulai merayap kebelakang dengan bokongnya. Tubuhnya bergetar hebat, matanya melebar horror, bibirnya bergetar dan air matanya mulai keluar. Ini bukan Naruto yang ia kenal, Naruto tak akan berbuat kejam seperti ini, Naruto tidak seperti itu. 'Naruto' yang di depannya adalah monster, dia monster yang merebut tubuh Naruto.

Dengan ketakutan, Guren membuat Shuriken yang ia buat dari kristal dan mulai melemparinya kearah Naruto. Namun semua itu sia-sia karena Shuriken yang ia lempar cuma berhenti pada Chakra merah yang menyelimuti Naruto. Pasrah dengan keadaannya, Guren akhirnya cuma bisa menutup matanya, memunggu apa yang akan menimpanya selanjutnya. Namun setelah lebih dari 10 detik ia menunggu, tapi serangan yang ia pikirkan akan menimpanya tak kunjung datang. Dan ketika ia mengintip untuk melihat apa yang terjadi, matanya membulat sempurna. Di depannya kini Naruto tengah memengang kepalanya layaknya orang yang terkena pusing yang begitu menyakitkan, tubuhnya bergetar, dan Naruto berteriak karena sakit yang mendera kepalanya.

" AARRGGGGG TIDAK! AKU TAK AKAN DIKENDALIKAN LAGI!" Teriak Naruto debgan suara yang masih berat. Sepertinya Naruto berusaha untuk mengambil alih kembali tubuhnya, namun sayang ia tak tahu bahwa usahanya itu sia-sia. Karena Chakra Kyuubi lebih kuat dalam mengendalikan tubuh Naruto.

Sedangkan dalam segel di tubuh Naruto, Kyuubi saat ini sedang tertawa melihat Naruto yang berusaha mengambil alih tubuh ini. " HAHAHA! Percuma saja bocah, kekuatanmu tak ada bandingannya dengan milikku meski segel ini mengurai kekuatanku hahaha..."

Ketika tubuh Naruto kembali diambil alih oleh Chakra Kyuubi dan Guren mulai merasa bahwa dirinya belum aman. Tiba-tiba datang 3 siluet baru yang menghalangi Naruto untuk menyerang Guren. Dua dari siluet itu adalah dua ANBU yang sering Guren lihat ketika bersama Jiraiya lalu tentang siluet terakhir Guren sulit untuk mengetahuinya. Orang terakhir adalah orang bertubuh cukup pendek untuk orang dewasa, orang tersebut memakai baju perang dan memegang tongkat yang ia tenteng dipundaknya. Terlihat perlahan namun pasti Orang berpakaian baju tempur itu menengok kearahnya, membuat Guren kagek ketika melihat siapa dibalik baju tersebut yang ternyata adalah sang Sandaime Hokage. 'Dia terlihat lebih berwibawa dengan baju tempur itu.' Pikir Guren

" Guren, Kau tak apa-apa?" Tanya Hiruzen

" H-hai'..." Jawab Guren terbata

" Syukurlah... Inu, Neko bersiaplah Naruto masih dalam kendali Kyuubi." Ucap Hiruzen

" Hai' Sandaime-sama." Ucap kedua ANBU tersebut

" Memanjanglah Enma!" Seru Hiruzen

Dan seketika tongkat yang dipegang Hiruzen memanjang hingga membuat tubuh Naruto terdorong sampai menabrak beberapq pohon sampai berhenti ketika menabrqk sebuah pohon besar.

" Suiton: Suiro no Jutsu." Seru ANBU Neko

Muncul air dibawah kaki Naruto sebelum akhirnya nengurung tubuh Naruto seutuhnya. Namun itu bukanlah tandingan untuk Chakra Kyuubi yang besar. Dengan sekali kibasan ekor, Jutsu ANBU Neko hilang sekaligus menghempaskan ANBU tersebut.

" Kau tak akan bisa lari, Doton: Shinju Zanshu no Jutsu!" Ucap sebuah suara dari bawah tanah tempat Naruto berdiri dan seketika tubuh Naruto ditarik kedalam tanah.

" Sekarang!" Teriak Hiruzen sambil menempelkan secarik kertas di dahi Naruto dan secara ajaib Chakra Kyuubi yang menyelimuti tubuh Naruto secara perlahan lenyap. " Berhasil, untung aku membawa titipanmu ini Jiraiya.' Pikir Hiruzen senang

Flashback

" Sensei aku telah meneliti segel yang dipasang Minato, ini adalah segel yang aku design sendiri untuk menekan Chakra Kyuubi. Aku titipkan ini padamu untuk jaga-jaga." Ucap Jiraiya memberikan secarik kertas yang berisikan formula fuin yang dibicarakan Jiraiya

" Baiklah, aku juga merasa bahwa nanti akan membutuhkan benda seperti ini. Arigato Jiraiya." Ucap Hiruzen berterima kasih

Melangkah kearah jendela Jiraiya lalu memilih pamit, lagipula ada yang ingin dia lakukan.

" Kalo begitu aku pergi. Aku harus menyelesaikan risetku hehehe." Pamit Jiraiya sambil tertawa aneh

" Dasar..."

Flashback End

Dengan menarik nafas lega Hiruzen tahu bahwa sekarang sudah aman. Benar-benar hari yang merepotkan bagi Hokage tua kita ini. Mengangkat tubuh Naruto yang tak sadarkan diri, Hiruzen lalu menyuruh kedua ANBU yang bersamanya untuk membawa Guren ke Runah Sakit Konoha dan memerintahkan untuk memberi penjagaan ketat diluar maupun dapam kamar Guren.

" Inu, Neko pergilah dan bawa Guren ke Rumah Sakit dan jangan lupa beri penjagaan di dalam maupun di luar kamarnya. Biar Naruto nanti aku yang mengurusnya." Perintah Hiruzen

Kedua ANBU tersebut hanya mengangguk dan langsung melaksanakan tugasnya. Di ikuti dari belakang, Hiruzen pergi kearah Rumah Sakit Konoha. Ia akan memilih menjaganya sendiri karena dia juga membutuhkan penjelasan dari Naruto nanti.

Sementara Hiruzen dan kedua ANBU tadi membawa dua anak yang malang ini ke Rumah Sakit, Kyuubi di dalam segelnya sedang mencak-mencak(?) marah karena rencananya gagal.

" GRRRRR SIALAN! Tunggu saja aku pasti keluar dari tubuh bocah ini, tunggu saja Yondaime!" Teriak Kyuubi penuh amarah

Di Markas ROOT

Di markas ROOT juga tak beda dengan keadaan di dalam segel Kyuubi. Danzo si gagak perang saat ini sedang marah besar. Rencananya untuk mengambil bocah Keakei Genkai Shoton telah gagal. Semua ini gara-gara bocah Kyuubi itu. 'Uzumaki Naruto, bicah itu bisa menjadi penghalang untuk rencanaku kedepan.' Pikir Danzo geram

" Sepertinya aku juga harus bisa mengendalikan bocah Jinchuriki itu jika aku tak ingin menyesal kedepannya." Ucap Danzo pada dirinya sendiri sambil melangkah kearah ruangan yang gelap hingga tak terlihat lagi wujudnya.

To be Contonued

Ngeganjel bener endingnya yak? Entahlah, cuma segini doang kemampuan gua untuk chapter kali ini. Dan untuk selanjutnya untuk pemberitahuan projeck fic Naruto xover DxD. Untuk sementara ini saya sudah membuat dua chapter, prolognya ama chapter 1. Dengan tema yang hampir mirip mungkin dengan fic lain. Yang spesial tentunya di fic itu ada FemIssei. Entah kenapa pingin buat fic dengan FemIssei sebagai center ceritanya. Ok segitu dulu bocoran projeck fic xover ane, nanti kalo diterusin jadi spoiler lagi :v.

Tentang Jutsu :

Doton: Shinju Zanshu no Jutsu= Jutsu ini membuat si pengguna dapat bersembunyi kedalam tanah dan menarik musuh kedalam tanah dari dalam tanah.

Suiton: Suiro no Jutsu= Jutsu ini membuat penjara air yang mengurung musuh didalam bola air.

Fuuton: Daitopa= mengeluarkan gelombang angin kearah musuh

Katon: Karyu Endan= pengguna mengeluarkan gelombang api cukup besar dari mulutnya.

Review

VVVVVVV

VVVV

VV

V