RUN TO YOU

Cast : Oh sehun (17 thn), Kim jongin (25 thn), etc.

Genre : romance, angst.

Rated : T

PS : italic/ kata miring itu adalah pemikiran cast.

Chapter 3

,

,

"haahhhh, aku mau melanjutkan tidurku saja kalau begitu". Sehun memposisikan dirinya agar lebih nyaman diranjang, sambil bergelung didalam selimut seperti kepompong.

"hhh pusingnya, dasar pria sialan, gara-gara dia aku jadi seperti ini". Dia bergumam dengan sumpah serapah yang ditujukan bagi pria tan yang selama ini terus berlari-lari mengejarnya.

Tak membutuhkan waktu lama pun sehun sudah berada di alam mimpi, dengan ingatan tentang pria tan yang terus berputar di otaknya.

To Be Continue,

,

Happy Reading

,

# jongin mansion #

,

" jam empat sore, kenapa sehun belum muncul juga ? sehunnie …. " seperti biasa jongin sedang menunggui sehun di depan gerbang mansion megahnya, berharap sehun segera muncul.

Jongin menengok ke kanan dan kekiri tapi kenapa dia tidak menemukan sosok sehun padahal biasanya sehun akan terlihat jam segini. Dia berdiri didepan gerbangnya sudah dari beberapa jam yang lalu, berdiri sendirian tanpa ditemani pak lee, karena dia menyuruh asistenya tersebut membeli minuman kesukaan sehun (bubble tea) karena dia hari ini ingin memberikan itu pada sehun dan tidak berlarian lagi dijalan, karena dia ingin sehun tau bahwa dia benar-benar tulus pada sehun.

"hehhh, menyebalkan, seharusnya sehunku sudah lewat dari tadi, tapi kenapa sampai sekarang tidak muncul juga, apakah aku harus menunggunya, siapa tau dia lewat sebentar lagi" monolognya sendiri.

Jongin yang kekeuh seperti ini susah untuk dibujuk, pak lee pun tidak sanggup membujuknya apabila jongin sudah seperti ini. Tempramen jongin yang sering berubah membuat siapa saja harus lebih sabar untuk menghadapi jongin.

,

,

"yeobosseo … pak lee ?" karena penat jongin pun menelfon asistennya yang juga tak kunjung pulang.

"ya.. tuan".

"pak lee dimana ? kenapa lama sekali ? aku lelah menunggu sehun, dia tidak muncul-muncul juga dari tadi, ck, cari tau sekarang keberadaan sehunnie, cari tahu sampai ketemu, pokoknya sekarang..."rengek jongin, "sampai ketemu, SEKARANG !" titah jongin yang berubah sarkastik pada asistennya tersebut, tanpa peduli dia sekarang masih berasa di depan gerbang mansionnya yang artinya banyak orang lalu lalang dijalan.

"tapi tuan, bubble teanya?"

"lupakan minuman bodoh itu, dan KUMINTA KAU CARI SEHUN SEKARANG"

"baik..baiklah tuan, tuan tenang dulu, saya akan mencari keberadaan sehun sekarang" tanpa menolak lagi pak lee pun memutar arah kemudinya untuk mencari tahu keberadaan sehun.

"ya, sebaiknya cepat" tiittt. Panggilan itu pun diputus oleh jongin.

Jongin yang sudah diliputi amarah pun mencoba untuk tidak meluapkan amarahnya sekarang, setidaknya sebelum dia mengetahui keberadaan sehun. jongin lebih memilih masuk kedalam mansionnya dan menunggu kabar dari pak lee.

,

Pak lee pun menelfon beberapa bawahannya yang merupakan orang milik jongin, untuk ikut mencari keberadaan seorang oh sehun.

"hallo ?, cari tahu keberadaan oh sehun sekarang, cari disekitar area sekolahnya dan tempat-tempat yang sering dikunjunginya, aku akan mencari disekitar rumahnya, mengerti?"

"ya…. hyungnim.."

,

,

#di depan sekolah sehun#

#Beberapa menit, selang jongin menelefon pak lee.# (bawahan jongin memang cekatan, hal seperti ini tergolong hal yang mudah diatasi /sombong sedikit XD)

,

,

"yeobosseo….hyungnim?"

"bagaimana?"

"oh sehun tidak masuk sekolah hari ini, kata teman kurcacinya…. /"YAK, SIAPA YANG KAU MAKSUD DENGAN KURCACI"/ suara asing yang berasal dari pria bereyeliner terdengar menginterupsi perbincangan tersebut. "diam bocah!". Beberapa pengawal jongin itupun berusaha menenangkan baekhyun yang aslinya memang bar-bar /plak/ dan membekap mulutnya supaya diam.

"ekhem… begini hyungnim, menurut informasi oh sehun sedang sakit dan dia berada di flatnya sekarang"

"baiklah, aku langsung kesana sekarang, kalian pulanglah"

"nde hyungnim"

"ya".

Akhirnya para pengawal/bawahan jongin pun pergi dari area sekolah sehun, dan menyisakan pria manis kecil yang masih shock atas kejadian beberapa detik yang lalu yang ia alami. Tiba-tiba dia diseret dan dibekap dan mereka menanyainya tentang keberadaan oh sehun. "oh! Ya ampun,oh sehun, aku harus ke flat sehun sekarang". Dia takut terjadi sesuatu kepada adik(?) manis bermulut culasnya itu, dan memutuskan langsung pergi kerumah sehun. tanpa peduli dia nantinya akan diomeli eommanya karena tidak langsung pulang kerumah, tapi malah kluyuran kemana-mana. Masa bodoh buat baekhyun.

'

'

'

#di depan flat sehun#

Pak lee baru tiba beberapa detik yang lalu dan sekarang ia tengah mengintai pria kulit pucat yang diketahui bernama sehun sedang membuang sampah didepan flatnya.

Masih didalam mobilnya pak lee menelefon tuannya, untuk memberitahu kabar mengenai oh sehun, obsesi tuannya. *haha

"yeob…."

"bagaimana?" cerca kai sebelum pak lee melanjutkan omongannya.

"begini tuan, oh sehun hari ini tidak masuk sekolah da…"

"SHIT" pak lee yang mendengarnya hanya bisa mengelus dadanya. "sehun tidak masuk sekolah ? kenapa? sehunnieku kenapa ~~" kai benar-benar marah, khawatir, dan labil kali ini. *duh, tuan besar marah. XD

"iya tuan, kata temannya dia sedang sakit, dan tidak pergi kesekolah hari ini" jongin mendengarkan dengan seksama kali ini. "dia berada diflatnya, saya ada didepan flatnya sekarang".

"kembali kerumah!" titah jongin berubah sarkastik lagi

"ya? tuan?"

"kubilang kembali kerumah,sekarang!"

"ba..baiklah tuan, saya kembali sekarang"

"tiiiiiiiit" sambunganpun terputus.

Sesuai dengan kehendak majikannya pak lee kembali ke mansion jongin saat itu juga.

,

,

#masih di flat oh sehun# #didalam flatnya#

Jam menunjukkan waktu dimana jarum panjangnya berada pada angka empat dan jarm pendeknya pada angka enam, ya.. setengah lima. Dan disinilah dia, ruang tamu minimalisnya duduk bersanding dengan sahabatnya yang lima menit lalu tiba-tiba datang dengan nafas tersengal-sengal, berkata bahwa ada masalah serius yang harus dibicarakan empat mata. Ya empat mata, memangnya diflat sehun ada siapa lagi penghuninya, haha.

"hyung…. Sebenarnya ada apa" menginterupsi pria kecil lain yang duduk disampingnya yang tengah minum.

*glup..glup…* "aaaaaahhh" *plak*

"aakkhh, HYUNG! Aku sedang sakit, kenapa memukul kepalaku, kalau aku hilang ingatan bagaimana"

"bzzzz, jangan berlebihan Oh, cih" ejek pria kecil yang nyatanya lebih tua dari seorang oh sehun. "oh iya aku hampir lupa, sebenarnya kau ada masalah apa dengan pria-pria berjas hitam ?"

"pria berjas hitam? Aku tidak kenal, kau berbicara apa sih hyung" dengus sehun

"dengar, oh sehunku yang manis…"

"cih manis apanya" tuh kan mulut pedasnya beraksi.

"diam Oh, kau tau, tadi aku ketika pulang sekolah tiba-tiba dihadang oleh beberapa ahjussi berjas hitam, dan yang kuherankan mereka bertanya keberadaanmu, memangnya kau punya masalah apa, ceritakan pada hyung, hyung tidak akan marah padamu….. apa jangan-jangan kau punya hutang pada beberapa renternir?

*plak* YAK! OH SEHUN, meneriaki pelaku pemukulan kepalanya. Tangan sehun itu kalau memukul menyakitkan seperti mulutnya yang pedas, sama-sama menyakitkan. XD.

"dengar ya hyung", kata sehun sambil menatap hyung jadi-jadiannya(?) yang ada disamping tempat duduknya sekarang. "aku ini hidup dengan nyaman, noonaku selalu membiayaiku dengan cukup, dan mana mungkin aku sampai meminjam uang kepada orang lain, apalagi renternir, BIG NO".

"ck, mulutmu oh sehun, aku tidak tuli, tidak usah berteriak juga". Setelah dipikir-pikir juga benar kata sehun, meskipun sehun hanya tinggal di flat dan terlihat biasa saja, sebenarnya dia termasuk anak yang berkecukupan, dan jangan lupakan fakta bahwa noonanya sedang bekerja di Eropa. "benar juga yah hun".

" ya memang, memangnya aku ini hyung"

"yak!, apa maksudmu!, terserahlah, tapi aku masih penasaran, sebenarnya siapa ahjussi-ahjussi tadi ya, hmm"

Merekapun bergelut dengan pikiran masing-masing tidak perduli dengan televisi yang kini sedang menyala didepan mereka.

,

,

#dirumah kim jongin#

Pak lee tiba didepan mansion megah kim jongin dan hendak memarkirkan mobil di bagasi, tetapi tiba-tiba ia telah dikejutkan dengan kemunculan kim jongin di depan gerbang bagasi yang telah berpakaian rapi dan jangan lupakan kaca mata hitam yang tengah bertengger di hidung pria tan tersebut, menambah kesan manly pada diri tuannya.

"tuan, kenapa anda disini?, anda mau kemana?" heran pak lee menatap tuannya seraya keluar dari balik pintu kemudi.

"kita ke-flat sehun, sekarang!"

,

,

,

To Be Continue,

Thanks yang udah RnR, love u dear ….

Ngak di edit jadi maaf kalo typo bertebaran dimana-mana.

Maaf ceritanya pendek-pendek ya, kalo ada waktu senggang gue usahain ceritanya tambah panjang. Sepanjang tititnya(?) ongen /oops/plak/ *abaikan

Tunggu chapter selanjutnya ya dear…..