Pizza delivery

Pairing: SasuNaru pastinya …….

Disclamer: Masashiiiiii!!!!!! Pokoknya Sasuke, Naruto, ma Itachi buat aku yaaaahhh!!!!

-ditendang Masashi-

Summary: Anda sudah tau khaann??? Jadi, tak perlu saia ceritakan lagi………

A/N: Maaaff baru sekarang ngapdetnya. Soalnya ada acara kehilangan plesdis dulu. Jadi, saya ketik ulang TT__TT

TERNYATA, SETELAH SAYA HITUNG-HITUNG, BANYAK YANG MAU JADI OC!!!! Tapi, sepertinya saya tidak akan bisa menampilkan semua. Rencananya aja, nieh fic mau ku Hiatus lagi GOMEN YAAAAAAA!!!!! T~T

Chap. 4: Jebakan Sasu!!! SIAPA YANG KENA?

-------------------------------------------Pizza Delivery----------------------------------------------

"Huh,dasar orang MENYEBALKAN!!! Seenaknya ngerjain gue!!! Awas aja, gue kerjain balik lo!!" umpat Naruto dalam hati.

Dijalan raya yang penuh dengan asap kendaraan, Naruto selalu mengucapkan kata orang menyebalkan, atau mati saja kau, dan kata-kata kasar lainnya. Biasanya, dia tak pernah berkata kasar tentang pelanggannya……

Akhirnya pun, dia berhenti karena ada lampu merah. (yaealah, emangnya author, yang selalu nerobos lampu merah?? -ditendang author-)

Ada lintasan 'ide' di otak Naruto…………

"Haaah, daripada gue dikerjain mulu, mending gue kerjain balik aja lewat pizza" inner Naru licik

Setelah dipikir oleh otak Naru, (emangnya Naru punya otak?? -digampar Naru-) diapun mencampurkan obat pencuci perut yang bertuliskan CAP KUCING NGEONG yang tidak jelas, darimana datangnya………

Dan pizza yang malang itu sudah dicampurkan oleh pencuci perut tersebut. Siap dimakan, dan dijamin akan bolak-balik ke kamar mandi. Itu kata CAP KUCING NGEONG

Lampu merah tersebut sudah berubah menjadi lampu hijau. Dan Naruto pun menjalankan motor 'kesayangannya' yang selalu menemani dia ketika mengantarkan pizza…..

Dan satu lagi….

Saksi atas pertengkarannya terhadap 'Sang Tuan Uchiha' itu…..

-------------------------------------------Pizza Delivery----------------------------------------------

Uchiha Mansion, 15:00

"Oke, talinya sudah. Oli, juga sudah siap. Tinggal menunggu 'dia' datang saja."

Sasuke sedang menyiapkan 'sebuah permainan' yang sudah ia susun sebelumnya. Terlihat ia tersenyum puas atas 'rancangannya' yang seperti arsitek tersebut. (apaan, gak ada bagus-bagusnya tuh!!! -disiram oli sama Sasuke-). Akhirnya, dia menyalakan TV untuk menghilangkan rasa jenuhnya, menunggu 'dia'…………

Sebenarnya, Sasuke tak pernah niatan untuk mengerjai orang sampai segininya. Namun, ia mulai tertarik dengan pengantar pizza 'Nan Imut' itu. Mungkin bisa dikatakan, ia senang melihatnya jadi korban. Haaah, dasar Uchiha……... kumpulan para Seme!!

Di jalan Uchiha Masion, waktu yang sama

"Fufufufuu………. Hhaah, akhirnya jomblo juga. Males gue, pacaran sama orang yang boros!! Aku jadi kangen sama my-sweety-ototou yang dinginnya kayak es."

FlashBack

"Kita putus, Rai-chan....."

"Ke....kenapa????"

"Karena..... KAU BOROS ABIS!!!!!"

"Ya sudah, aku juga minta PUTUS!!!!!! Abis, Itachi-kun pelit!!!" Rai pun pergi meninggalkan Itachi

End The FlashBack

"Yaah, baguslah. Gue jadi Tak terlalu terbebani..."

Suatu ketika, Itachi melihat Naruto yang turun dari motornya dan memegang pizza.

Dan kebetulan, Itachi sangat 'kenal' dengan Naruto…

"Oi, Naruto!!! Sedang apa disitu??"

"Aiiih, Itachi-niisan!!! Tidak, aku sedang mengantarkan pizza." Teriak Naruto membalas teriakan Itachi

"Wah, wah… kau ganti pekerjaan lagi Naruto-chan??" Tanya Itachi yang sudah dihadapan Naruto (yaeyalah, kalo nggak melanin suaranya, palingan dia digebuk ma pak ReTe -kali ini Itachi gak ngedenger- XDD)

"Iya nieh, Nii-san. Soalnya, kemarin aku di-PHK karena perusahaannya bangkrut…" jawabnya berwajah sedih

A\N: Catatan saja, Naru baru kerja di Pizza Friendship selama 6 Bulan, Dan ia baru bertemu Itachi sekarang, sesudah 9 Bulan lalu . . .

Back to Story………..

"Oh….. ya sudah, jangan bersedih!!! Yang penting sekarang, kamu sudah mempunyai pekerjaan yang lumayan! Nah, ngapain kamu di rumahku?" Tanya Itachi menghibur Naruto

"Hah?!! Ini rumah Nii-san?? Bukannya rumah Nii-san ada diujung sana?" jawab Naruto dengan gaya menunjuk-nunjuk ujung salah satu rumah

"Oh, itu. Aku pindah karena disitu terlalu jauh dari masyarakat. Sekarang aku dan adikku kan selalu berdua, karena ayah dan ibu banyak tugas di Oto…." Jelas Itachi

"Berarti………" ucap Naruto yang belum selesai

"Berarti apa?" Tanya Itachi penasaran

"Berarti orang yang menyebalkan itu… ADIK NII-SAN??!!" sambung Naruto Lebay

"Oh, Sasuke ya. Hehehe, maaf ya, dia menyebalkan ya?? Dia memang orangnya begitu. Tapi sebenarnya, dia baik kok!" jawab Itachi dengan senyum khas Uke

(Author mode: *nosebleed*)

"Iya Nii-san!! Dia itu nyebelin banget!! Emang, dia suka ngerjain orang ya??" Tanya Naruto dengan wajah sebelnya

"Ah, nggak kok!! Malah, dia itu gak pernah ngurus-ngurusin orang. Ngomong aja irit. Pelit malah!! Apalagi ngerjain orang?? Bagi dia mah, sama aja buang-buang waktu!" jelas Itachi semangat

"Jangan-jangan, dia suka kali sama Naru-chan…" Sambung Itachi

"Eeeeeeeeeeehhh??????? Jangan sembarangan ngomong Nii-san!!!! Gak mungkin tuh!!" ralat Naruto sambil menutupi wajahnya yang merah

"Mungkin aja, Naru-chan. Aku tau adikku….."

"Aah, udah deh!! Gak usah diomongin lagi!! Aku mau ngasih di pizza ini, habis itu mau balik ke restaurant. Banyak pesanan nieh!!" kata Naruto yang mulai menjauihi Itachi yang sudah senyam-senyum ala Seme. (tadi uke, sekarang seme, yang mana yang bener sih???)

Setelah sampai di teras………….

'Perasaanku mulai gak enak deh' inner Itachi gak enak

"Ada apa Nii-san??" Tanya Naruto heran

"Aaah, nggak. Biar aku dulu yah yang masuk" kata Itachi

"Oh, iya. Silahkan" balas Naruto hormat, Dan tetap memegang pizzanya

Ketika Itachi memegang gagang pintu…………….

Deg……

Degg………

Degggggg……..

Dan mulai Dibuka…………………………..

Voila. Mantab. Uuuuhh.

"Otou-chan aku pul…………."

Crasssssssshhhhhhhhhhhhhh!!!!!!

Sasuke segera menghampiri pintu. Dan innernya berteriak 'BERHASIL!!' tapi mimik wajahnya berubah drastis saat mengetahui, Siapa yang terjebak oleh Jebaknnya sendiri….

Bukan Naru Sang Pengantar pizza yang Imut tentunya………

Tapi………………

"Nii……San….." kata Naru disperet

"Baka……Aniki….." ucap Sasu tak kalah shock

Baik, Itachi. Tahan napas, buang dari bawah (lah?) eerr, maksudku atur napas, buang dari mulut, tenang, dan…………………

Siap diluncurkan.

1…………………………

2…………………………

3………………………………………

Meluncur!!!!

Sasu bersiap menutup telinga. Sedangkan Naru ketawa gak jelas. Siapa yang ternyata Kena jebakan Sasu????

Benar………….

Itachi…….

"UCHIHA SASUKEEEE!!!!!!!! HANDPHONE DISITA SEBULAN, TIDAK ADA UANG JAJAN SEBULAN, DAN TIDAK ADA MAKAN MALAM DILUARR SELAMA SEBULAN!!!!! MENGERTI, UCHIHA SASUKEEEEEEEEE????!!!!!!!!!!!!!!!" Teriak Itachi geram. Dengan Oli di mulutnya, jelas, Sasuke dapet kuah Oli gratis dari mulut Itachi. Seperti Iklan Flexi, kepala Itachi jadi gedhe, dan kepala Sasuke menciyut. (bisa ngebayangin kan?) Ternyata, Itachi yang –menurut Naru- baek, bisa kejam juga sama Sang Adik tercintanya. Dan Sang Adik hanya mengangguk dan menunduk sambil tetap memegang kupingnya. Sang pengantar pizza yang Imut itu??? Jelas ngakak.

"Eerrrr,, ….. Tapi…." Jawab Sasuke miris

"TIDAK ADA TAPI-TAPIAN, UCHIHA SASUKE!!!! KAKAKMU INI SANGAT MARAH PADAMU!!!! DAN SEKARANG, MASUK KAMAR!!!!!" potong Itachi cepat

Mau gak mau, si Sasu musti masuk kamar. Kalo nggak, Oli di depan tamu itu akan berubah jadi api, ji-kalau si Ita memakai Ameterasu. Tapi, kayanya nggak deh…….

Dan dalam inner Sasu: 'Cih, sial!!!!!!!!! Kenapa musti Aniki yang kena?? Kenapa gak Si pengantar pizza yang Imut itu??? Ehh? Apa tadi kubicara?? Imut?? Haaah, pokonya aku harus susun rencana lagi!!'

Dan inner Naru: 'Alhamdulillah, gue kagak kena…… Tapi, tunggu dulu ORANG MENYEBALKAN!!!!!!!!. Masih ada Ronde kedua. Tunggu lah!!!! Khikhikhi….' Inner Naru tertawa bagai Kuntilanak di Kolong jembatan……….

Keadaan Itachi?????

Jelas miris. Dengan rambutnya yang lengket karena Oli, jubah kesayangannya juga kena Oli. Wah……. Pokoke mantheb pisan euy!!!!!

--------------------------------------Pizza Delivery--------------------------------------------------

"Ehm…… Nii-san, mau kubantu??" tawar Naruto yang sudah berhenti tertawa

"Oh, makasih Naru-chan. Tidak perlu. Pizzanya letakkan saja di situ" jawab Itachi sambil menunjuk meja tamu

Yang bersangkutan nurut, dan bertanya lagi..

"Gak apa-apa Nii-san. Kubantu yah. Aku kan sudah menganggap Nii-san seperti keluarga sendiri…….."

"………………" Itachi diam tak bergeming. Sebenarnya, ia merasa tidak enak atas kemarahannya pada Sasuke. Karena persoalannya, Naruto melihatnya marah. Dan, masa' dia mau nyuruh-nyuruh orang buat bantuin dia ngeberesin kekacauan, yang dibuat oleh adiknya sendiri?? 'Sepertinya, Naruto ini calon Uke yang baik untuk Sasuke' inner Itachi berpikir ngaco.

'Atau Uke-ku??' inner-nya tambah ngaco lagi sekarang.

"Yahh………" ucap Naruto memohon

"Yah sudah kalau kau bersedia. Sekali lagi, terima kasih ya, Naruto…." Jawab Itachi dengan senyum Ikhlas-redho-lillahhita'ala XDDD

"Nanti akan kuhubungi Neji, kalau kau izin…." Sambung Itachi

"Eeeh???? Kau mengenal Neji-Sang-Boss-Galak??" Tanya Naruto kaget

"Iya. Waktu aku sekolah di Inggris, aku satu kelas dengannya. Aslinya, dia itu baik kok. Cuma, kalau sedang banyak masalah….. Yah…Githu lah….." jelas Itachi

(A\N: Konoha ma Inggris nyambungnya kemana yah??? Sang author juga bingung tuh XDDDD)

Dan akhirnya, Naruto pun membantu Itachi untuk membereskan ruang tamu -tepatnya depan pintu- yang oenuh Oli itu……

----------------------------------------Pizza Delivery-------------------------------------------------

Pizza Friendship, 16:00

"Hachoooooo!!!" Neji bersin di ruangannya

"Sepertinya ada yang sedang membicarakan ku?? Aah, Sudahlah….." ucapnya sepintas, lalu melanjutkan pekerjaannya. Menghitung hasil pemasukan hari ini……

Yah, hari ini pelanggan cukup ramai. Kiba cukup kewalahan menghadapi para pelanggan yang seperti pengantri BLT saja. Berhubung si Shika masuk RSJ (digebug Shika), jadinya githulah. Repot sendiri……

Dan lagi, dia masih malu karena masalah RingTone itu……..

Untung setelah itu, dia mengubah Ringtonenya menjadi lagu yang 'pantas didengar' jika handphonenya berdering…

Dan Sai???

Dia juga sama, Lelah. Tapi, ia tak pernah menunjukan expresi lelahnya itu. Bahkan, sepertinya ia tak pernah lelah untuk tersenyum. Haaah, dasar aneh!!

Lalu, diruangan Neji…………

(A\N: Maaf mengganggu, yang sedang membaca!!! Saia hanya mau memberi tahu, Ruangan Neji itu tidak kedap suara. Jadi, jika Neji berbicara akan terdengar diluar)

"Cobaa kau pikirkan…. Coba kau bayangkan….. dari bintang-bintang hanya engkau yang ku sayang……….." Ringtone Neji berdering

Karena Ringtone Neji cukup keras, Para pegawai dan Pelangganpun diam sejenak.

Siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnggggggggggggggggggggg……….

Bunyi kesunyian sangatlah terdengar jelas. Tentu saja, si Neji cuek bebek.

Para pegawai hanya nahan ketawa, dan para pelanggan Ngakak abis. Untung Neji gak denger, soalnya dia ngangkat telpon. Heheheheheheheh……

Ada yang berbisik begini, "Ya ampun!!! Tadi kasirnya, Ringtonenya Cinta Laura. Sekarang?? Bossnya!! Kangen Band lagi…."

Dan temannya hanya ngikik gak jelas……….

--------------------------------------------Pizza Delivery---------------------------------------------

"Hallo?? Siapa ini?" ucap Neji sambil memegang gagang Handphone-nya

"Hai Neji-koi!!!! Masa' kau lupa padaku yang tampan ini??" jawab seseorang diseberang sana (maksudnya di telpon githu!!)

Neji hanya ber-swt-ria. Dalam innernya: 'Nieh orang Narsis abis ya??'

"Ehem…. Maaf, tapi saya memang tidak mengenali anda" Ucap Neji masih swt

"Ahahahahahahahah, memang kita sudah lama tak bertemu, Neji. Aku Itachi. Apa kabar?" balas Itachi dari seberang sana

"Oh, Itachi. Baik. Kubaik-baik saja kok. Bagaimana dengnmu, Uchiha?? Sudah menyanding nama itu belum??" ledek Neji yang berhasil membuat Itachi manyun diseberang sana. Tentunya, Neji tidak melihatnya.

"Ah, dasar Hyuuga. Kau juga, bagaimana dengan si tomboy Tenten, hah?" ledek Itachi balik. Sekarang, giliran Neji yang manyun. Biasalah, waktu mereka masih sekolah SMA di Inggris, ledek-ledekan sudah menjadi tradisi.

"Sudahlah. Tak perlu kau basa-basi, Uchiha. Langsung to the point aja." Kata Neji tanpa basa-basi

"Haah, baiklah. Aku hanya ingin meminta Izin untuk Uzumaki Naruto diliburkan hari ini dan besok. Bagaimana?" tawar Itachi

"Wah, tapi……. Disini sangat banyak yang ingin pesan antar. Kami memerlukannya……." Jawab Neji yang kayaknya gak rela Naru pergi. (ya ampun, dasar pegawai complex!!

-dijyuuken Neji-)

"Hmm, aku punya penawaran bagus untukmu. Begini, jika kau mengijinkan Naruto cuti selama seminggu, maka kerugianmu selama seminggu akan kuganti. Bagaimana?" tawar Itachi lagi

Neji tampak terdiam sejenak. 'lumayan, kan pegawainya bisa ganti. Nah, untungnya bisa lumayan besar untuk dikasih bos. Ah, gak apa-apa lah' dan akhirnya ia memutuskan…….

"Oke, aku terima tawaranmu, Uchiha. Tapi, pegang janjimu ya. Anak itu harus utuh sampai minggu depan. Dan JANGAN LUPA ganti ruginya" ucap Neji rada judes, menerima tawaran Itachi

"Ah, memangnya aku Ryan yang makan manusia?? Sekali lagi terima kasih, Hyuuga-san" kata Itachi bergurau

"Baiklah. Aku mau menyelesaiakan pekerjaanku. Tidak ada yang lain lagi kan??" tutup Neji masih dengan rada judes

"Tidak, tidak ada lagi. Maaf, mengganggu pekerjaanmu. Terima kasih" balas Itachi dengan sopan

"tuuuut……tuuut………tuuuuuut…………"

Neji pun menutup sambungn Handphone-nya. Dan ia melanjutkan pekerjaannya lagi………….

Sedangkan diluar ruangan Neji……..

"Apa?? Dirumah Uchiha selama 1 minggu???? Aku harus selidiki" ucap seorang laki-laki yang terlihat mencurigakan

-----------------------------------------Pizza Delivery------------------------------------------------

Uchiha Mansion, 18:35

"Fiuuuuhhh……… Akhirnya selesai juga!!! Itachi-niisan mau kubuatkan minum???"

Naruto tampak lelah. Gimana gak lelah??? Mengepel Oli yang sulit dihilangkan dilantai!!! Aah, Uchiha Sasuke memang terkutuk.

"Tidak usah. Aku bisa mengambil sendiri. By the way, aku mau bicara sama kamu" ucap Itachi mulai serius

"Ada apa Nii-san???" Tanya Naru dengan gaya innocent Ukenya

"Begini. Aku sudah izinkan kau pada Neji, untuk cuti selama seminggu. Dan dia mengijinkannya" jelas Itachi

"….Dan aku ingin kau menginap disini Selama 1 minggu" sambungnya

"Aaa…..APAAA?????!!! Aku harus 1 rumah dengan anak sengak itu selama 1 minggu???? AKU GAK MAU!!!!" sela Naruto cepat, seperti speedy

"Hhhhhh….. tolonglah Nii-san mu ini, Naruto…… Aku ingin menghilangkan ke-dinginan adikku itu. Yayayayayaya!" bujuk Itachi dengan jurus Pupy-eyes-no-jutsu-nya

"………………………………….." Naruto diam memikirkan sesuatu

-owari-

Waaaahhhhhhhhh!!!! Mixmiu gak nyangka Chap. 4 updet sekarang!!! Dan sekarang…………..

MIXMIU TAMBAH TERGILA-GILA SAMA ITACHI-KUUUNN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Itachi: Miu-chan!!!! Ada apa gerangan menyebut-nyebut namaku???

Mixmiu: aaaaah, AKU SAYANG MA KAMU!!!!!!!!!!!!!!!!

Itachi: -swt-

Sasuke: eh, kok gue OOC banget sih disini???

Naruto: Iya!!! Kok aku jadi 1 rumah ama si PANTAT AYAM ini??

Sasuke: AAh, gak papa lah, Naru-chan!! Kan kita bisa –peeeeeeeeep-an!!! XDDD

Naruto: MATI AJA LO!!!!

Mixmiu: Heheheheheheh, POKOKE RIPIUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!