Title : YOU
Rate : T
Pairing : Yewook
Author : Bunnyminimi Cloudsomnia
Genre : Romance, friendship
Warning : Genderswitch, typo dimana-mana, abal, gaje
Disclaimer : Super Junior milik diri mereka sendiri
Ryeowook PoV
"Aku pulang.." teriakku. Hening. Kenapa tidak ada yang menjawab? Dimana eomma? Biasanya selalu ada eomma. Apa eomma tidur? Atau jalan? *Iih, wookie nanya mulu, cek ndiri napa?*
Sebaiknya aku cari eomma dulu. "Eomma…" ceklek.. kubuka pintu kamar orang tuaku, tidak ada eomma disini. Apa eomma didapur? Tapi kok ga ada suaranya sih? Aku cek aja deh.
"Eomma…" didapur juga tidak ada. Dimana sih eomma?
Ah, aku haus, aku mau minum dulu
"Hah? Kertas apa ini?" gumamku
'Wookie chagi, mian eomma tidak sempat bilang. Eomma dan appa akan ke Canada, mungkin sampai dua minggu kedepan, eomma sama appa tidak bisa dirumah. Mianhae chagi.
-Teukie Eomma-'
Yah.. berarti selama dua minggu kedepan aku dirumah sendiri dong… telpon eonniedul aja ah, suruh dia nemenin aku
Kutekan nomor hp Hyukkie eonnie.. tidak butuh waktu lama untuk diangkat
"Yeoboseyo"
"…."
"Wookie dirumah sendiri eon"
"…."
"Eon nginep disini ya, sama Minnie eonnie."
"….."
"Ok, gomawo eon"
Untunglah Hyukkie eon mau, lebih baik aku siapkan makan malam dulu.
.
.
Ting tong ting tong…
Aku segera melangkahkan kakiku kedepan pintu, "Eonnie, kajja masuk" ucapku setelah membukakan pintu. "Eonnie sudah makan malam?" kulihat mereka berdua menggeleng, baguslah kalau begitu. "Kalau begitu, kajja kita makan. Aku sudah memasak cukup banyak"
"Eonyyi, jajigan nyinep dijini? (Eonnie, jadikan nginap disini?" tanyaku disela-sela makan
"Hahahahahha….." aku mengerutkan keningku bingung, kenapa eonniedul ketawa? Emang ada yang lucu?
"Eonnie, waeyo?"
"Aniya, Wookie kalau mau bicara selesaikan dulu makanmu.. haha"ujar Hyukkie eonnie, yang disusul dengan tawa yang membahana (?). huft.. menyebalkan
"Mian Wookie, ne kita berdua jadi kok nginep disini" ucap Minnie eonnie, sambil menahan tawanya
Lalu kita bertiga pun masuk dalam obrolan yang panjang (?)
Ryeowook PoV end
.
-o0o-
.
Author PoV
Sudah hampir seminggu semenjak kepergian orang tua Ryeowook ke Canada, Sungmin dan Eunhyuk selalu menginap dirumah Ryeowook untuk menemaninya.
"Ehm Wookie, nanti malam kan kita hanya berdua. Jadi kau harus masak yang banyak, ne!" perintah Hyukjae sambil cengengesan
"Hmm, gimana ya?" Ryeowook pura-pura berfikir, "Baiklah"
'Bwara mr. simple simple geudaeneun geudaeneun geudaero meotjyeo
Bwara miss. Simple simple geudaeneun geudaero yeppeo (SJ Call!)'
Handphone Hyukjae tiba-tiba berbunyi. Klik.
"Yeoboseyo"
"…."
"Ne eomma"
"….."
"Ne"
"Ada apa eon?" Tanya Ryeowook setelah Hyukjae selesai menelpon
"Eomma bilang, aku disuruh menemani belanja. Jadi sepertinya hari ini aku juga tidak bisa menginap dirumahmu Wookie" ucap Hyukjae menyesal, "Mianhae"
Ryeowook tersenyum "Gwaenchana eon, lagian aku juga udah besar.. hehe" yah, Ryeowook memang sedikit kecewa, tapi dia juga tidak mungkin memaksakan? Akhirnya Ryeowook pulang kerumah dengan langkah gontai
.
.
"Huh, terpaksa deh malam ini aku makan sendiri" Ryeowook mendengus kesal, "Tapi biarlah"
Saat Ryeowook akan makan, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya
Tok.. tok.. tok…
"Siapa yang datang? Apa jangan-jangan…" Ryeowook segera beranjak membukakan pintu dengan berbinar-binar
"Eonnie tida-, omona oppa!" pekik Ryeowook kaget, Ryeowook fikir yang datang adalah Hyukjae atau Sungmin –sahabatnya . "Oppa ngapain kesini?" Tanya Ryeowook bingung
"Emang tidak boleh, namjachingumu yang tampan ini kerumahmu?" ucap Yesung dengan narsisnya, "Kau tidak menyuruhku masuk?" Tanya Yesung yang mulai pegal berdiri didepan pintu terus
"Eh- ayo masuk oppa" ajak Ryeowook, lalu mereka berdua masuk kerumah Ryeowook
"Kenapa rumahmu sepi sekali Wookie? Dimana Teukie ahjumma dan Kangin ahjussi?" Tanya Yesung yang bingung melihat keadaan rumah Ryeowook yang sepi.
Ryeowook cemberut, "Mereka berdua pergi ke Canada"
"Kau hanya sendiri?"
"Kemarin-kemarin sih ada Hyukkie eon sama Minnie eon yang nemenin aku" Ryeowook menghela nafas, "Tapi mereka ada acara sama keluarganya, jadi hari ini Wookie sendiri deh" ucaj Ryeowook cemberut
"Kalau begitu hari ini biar sama aku saja"
"Jinjjayo oppa?" Tanya Ryeowook senang,
"Ne, masa iya malam minggu seperti ini sendiri"
"Iyey… gomawo oppa. Kalau begitu kita makan yuk, Wookie hari ini masak banyak" Ryeowook menarik Yesung kemeja makan
…o0o…
"Oppa, ireona.." Ryeowook membangunkan Yesung, dengan menggoyang-goyangkan (?) tubuh Yesung, tapi Yesung tetap tak bergeming. "OPPA… IREONA!" teriak Ryeowook tepat ditelinga Yesung
Yesung yang merasa terganggu pun akhirnya terbangun, "Akhh.. Wookie berisik sekali sih" dia menatap Ryeowook kesal, sambil mengusap telinganya yang panas akibat teriakan Ryeowook "Ini kan hari minggu" ujarnya hendak tidur lagi
Ryeowook mempoutkan bibirnya kesal, "Oppa…"
Yesung akhirnya menyerah, "Ya ya, baiklah"
Ryeowook tersenyum, "Kalau begitu oppa mandilah dulu, biar aku siapkan sarapan" ujarnya penuh semangat
.
.
"Eotteokhae ?" Tanya Ryeowook
"Ehm.. makananmu selalu enak Wookie" ucapan Yesung membuat wajah Ryeowook merona seketika
"Gomawo oppa" Ryeowook menundukkan kepalanya malu
"Sudah tak perlu malu seperti itu! masakanmu memang enak kok" puji Yesung lagi, "Sesudah ini kau ikut aku ne!" perintah Yesung
Ryeowook mengerutkan keningnya, "Kita mau kemana oppa?"
"Sudahlah ikut saja" Yesung menarik lengan Ryeowook, kemudian mereka pergi menggunakan motor Yesung.
.
.
Yesung dan Ryeowook saat ini sudah berada di depan Lotte World, menunggu gerbang loketnya dibuka. Wajar saja, mereka terlalu semangat sehingga datang sebelum Lotte World itu sendiri dibuka.
Saat pintu dibuka, mereka dan beberapa pengunjung lain segera mengantri tiket, lalu memasuki Lotte World itu
"Kajja kita coba semua permainan yang ada disini" seru Ryeowook semangat
"Wookie, ayo kita coba permainan itu.." tunjuk Yesung pada wahana olang aling, Ryeowook yang awalnya semangat menelan ludahnya ngeri
"Naik ini oppa?" Tanya Ryeowook memastikan.
Yesung mengangguk, "Kajja Wookie, kita mengantri tiketnya" ajak Yesung. Ryeowook mau tak mau, terpaksa mengikuti Yesung
.
Selama diatas wahana Ryeowook hanya memejamkan mata sambil berkomat-kamit(?) sama sekali tidak berani menatap apapun. Yesung yang sesekali mencuri pandang (?) ke Ryeowook tampak khawatir melihat Ryeowook seperti itu
Akhirnya wahana itu selesai juga, Ryeowook turun dengan wajah yang pucat pasi. Yesung menghampirinya, lalu tersenyum "Wookie, seharusnya kalau kau takut bilang. Kita kan bisa mencoba wahana lain"
Ryeowook menundukan kepalanya, "Mian oppa, Wookie takut ketinggian"
Yesung tersenyum manis, "Kenapa tidak bilang dari tadi?" Tanya Yesung
"Mianhae, habisnya Wookie merasa Oppa terlihat begitu bersemangat"
Yesung mengacak (?) rambut lurus Ryeowook, "Buat apa minta maaf? Sudahlah kalau begitu kita coba wahana lain"
Akhirnya mereka berdua mencoba wahana yang tidak memacu adrenalin alias biasa-biasa saja
"Oh ya Wookie, gimana kalau kita naik bianglala itu?" Tanya Yesung
"Hemm ne" jawab Ryeowook agak ragu, melihat bianglala yang tingginya -wow-
Mereka berdua lalu mengantri tiket sebelum menaiki wahana tersebut.
Saat berada didalam bianglala, Ryeowook hanya memejamkan matanya –takut-
Yesung yang melihat Ryeowook menutup mata tersenyum, "Wookie coba buka deh matamu!" tapi Ryeowook tetap bergeming, "Ayolah.. " pinta Yesung
Ryeowook akhirnya memberanikan diri untuk membuka matanya, perlahan-lahan meski masih agak agak takut, sampai matanya terbuka sempurna. "Wah, indahnya.." puji Ryeowook.
Dari atas bianglala ini, kita dapat melihat keindahan kota Seoul, mulai dari gedung-gedung perkantoran, taman, sekolah, bahkan namsan tower pun bisa dilihat dari atas sini. *Author ngarang bebas*
.
.
"Gomawo oppa, Wookie senaaaanggg sekali hari ini" ujar Ryeowook semangat
" Maaf mengganggu, tuan mau pesan apa?" Tanya seorang waitress memotong pembicaraan Yesung dan Ryeowook. Saat ini mereka berdua sedang berada di salah satu restaurant yang tak jauh dari Lotte World
"Wookie mau milkshake coklat aja" ujar Ryeowook
"Kalau begitu milkshake coklat dua" Waitress itu kemudia mencatat pesanan Ryeowook dan Yesung kemudian beranjak menuju dapur
"Oppa tau, sudah lama sekali Wookie tidak ke taman bermain, Wookie benar-benar senang" ujar Ryeowook berbinar-binar. Yesung yang mendengarnya tersenyum, lalu mengacak (?) rambut Ryeowook
"Oppa juga senang kalau kamu senang"
.
"Wookie kajja kita pulang, sebentar lagi mungkin akan turun hujan" saat ini memang cuaca kota Seoul sedang mendung
Mereka kemudian segera menaiki motor untuk pulang, tapi belum separuh (?) jalan tiba-tiba hujan mengguyur (?) kota Seoul. Mereka terpaksa memakirkan motor mereka, lalu berteduh didalam box telepon.
Ryeowook memeluk kedua lututnya, lalu menaruh dagunya diatas lutut tersebut "Berrr…" digosok-gosokan kedua tangannya, untuk mengurangi hawa dingin yang dirasanya
Yesung yang melihat Ryeowook kedinginan, segera melepas jaket yang dipakainya, lalu memasangkannya ditubuh mungil Ryeowook. Membiarkan tubuhnya kedinginan karena hanya mengenakan baju tipis
Ryeowook tersentak
DEG..
DEG..
Jantung Ryeowook tiba-tiba berpacu dengan cepat, "O-oppa?" ditatapnya Yesung yang tersenyum padanya. "A-apa yang oppa lakukan?"
Yesung hanya tersenyum
"A-apa oppa tidak kedinginan?" Tanya Ryeowook lagi
Yesung menggeleng, "Aniya"
"Tapi kan oppa Cuma menggunakan baju tipis?" Ryeowook benar-benar khawatir, "Bagaimana kalau oppa sakit?"
Yesung tersenyum, "Gwaenchana" ditatapnya Ryeowook lalu tersenyum "Lagian aku tidak mungkin membiarkanmu mengenakan pakaian seperti itu dicuaca sedingin ini"
"Lagipula daripada kamu yang sakit, lebih baik aku yang sakit" Ryeowook menundukkan kepalanya, menyembunyikan wajahnya yang memerah setelah mendengar penuturan Yesung, "Tapi, tenang saja. Mana mungkin aku bisa sakit, haha"
.
Ryeowook kemudian menyandarkan kepalanya dibahu Yesung, lalu tangan Yesung mulai mengusap rambut Ryeowook dengan sayang. Diiringi dengan musik dari rintikan (?) hujan, membuat suasana terkesan sangat romantis
"Gomawo oppa"
Tanpa sengaja mata mereka berdua bertemu, mereka berpandangan cukup lama, perlahan Yesung mulai mempersempit jarak yang ada. Sampai akhirnya bibir mereka bertemu, Ryeowook terkejut sesaat, tapi tak lama dia mulai memejamkan matanya.
Yesung yang melihat tak ada perlawanan dari Ryeowook, mulai melumat bibir Ryeowook, dijilat dan dihisap bibir atas dan bawah Ryeowook. Ciuman mereka pun semakin lama semakin panas, ditariknya tengkuk Ryeowook untuk memperdalam ciuman mereka. Setelah itu digigitnya bibir bawah Ryeowook meminta akses lebih, "Eungh.." Ryeowook membuka mulutnya, Yesung tak menyia-nyiakan kesempatan
Yesung memasukkan lidahnya kedalam mulut Ryeowook, menjelajahi gua hangat disana. Sampai akhirnya mereka harus menghentikan ciuman panjang mereka karena kebutuhan oksigen.
"Saranghae" ucap Yesung setelah melepas tautan mereka
"Na-nado saranghae" Ryeowook menunduk, terlihat sekali kalau wajahnya merah padam. Yesung yang melihatnya hanya tersenyum.
Setelah itu, suasana berubah menjadi canggung. Tidak ada yang terdengar dari mulut mereka berdua, hanya suara rintikan hujanlah yang terdengar, sampai hujan reda.
Tbc
.
.
a/n
huwaa…. Akhr'a apdet jga,, fiuh~
Adkh yg msh ingat dgn ni epep? Kea'a ga T_T
Part ini garing bgt pasti…
Mianhae apdet lama,, soal'a author lgi kena pnyakit M2M, v bkn M2M pnyanyi lo…
melainkan Males mengetik =,=
Author jga lgi sering"a UH TT_TT
Author Malah curcol =,=
Ok kalo gtu kita bales review
Eternal Clouds : ada sibum ga ya? Ntahlah, liat ntar'a ajj.. Trgntung mood author
Ostreichweiz : Manis? Emang prnh ngejilat? xD. Iya Wookie bener" polos. Hanchul emang jago ngegombal.. kan author yg ajarin…
JiYoo861015 : Iya,, Yesung knapa coba pake kelahi ? author yg buat aja gtw knapa..
Adakah masih yg mau ngeREVIEW epep abal ini?
