THIS IS CRAZY !
CAST:
Cho Kyuhyun (NAMJA)
Lee Sungmin (YEOJA)
Lee Hyuk Jae (YEOJA)
Le Donghae (NAMJA)
Kim Heechul (Kyuhyun Mom's)
Tan Hangeng (Kyuhyun Dad's)
Leeteuk (Sungmin Mom's)
Kang In (Sungmin Dad's)
Lee Sungjin (Sungmin Brother's).
.
.
.
.
.
Tepat dua bulan sudah Sungmin menghilang, dua bulan juga Kyuhyun uring-uringan mencari Sungmin. Kuliah terbengkalai dan Kyuhyun pun sudah tidak pernah kekantor sang ayah lagi, Kyuhyun fokus untuk mencari Sungmin, Kyuhyun pun juga mengutus salah satu maid dirumahnya untuk mengurusi rumah Sungmin dan menemani Leeteuk yang setiap hari masih menangis dan memanggil nama Sungmin. Nafsu makan Leeteuk pun juga kadang naik turun, terkadang ia mau makan kadang juga tidak.
Ada yang bertanya bagaimana pertunangan Kyuhyun dengan Victoria? Pertunangan itu tetap dilaksanakan dengan ancaman Heechul yang membuatnya skakmat.
"Kalau kau memang mencintai gadis miskin itu turutilah kemauan eomma dengan menerima pertunangan ini dengan Victoria, kalau tidak gadis itu akan habis ditangan eomma"
Kurang lebih begitulah ancaman Heechul, Kyuhyun juga sudah mencoba membujuk Heechul untuk memberi tau keberadaan Sungmin, tapi ya dasarnya memang hati iblis Heechul tidak memberitaukan dimana keberadaan Sungmin dan membiarkan Kyuhyun menjadi uring-uringan. Bahkan seluruh anak buah Hangeng dikerahkan untuk mencari keberadaan Sungmin. Menurut Hangeng anak buah Heechul bekerja dengan sangat rapi dan bersih sampai tidak meninggalkan jejak.
Bahkan Hangeng juga harus repot-repot ke bandara menanyakan satu persatu maskapai penerbangan untuk bertanya adakah penumpang berjenis kelamin perempuan bernama Lee Sungmin, tapi hasil yang didapat nihil tidak ada perempuan bernama Lee sungmin pada hari dan tanggal Sungmin hilang. Hangeng pun sempat frustasi sama seperti Kyuhyun, memang kenyataan nya ia baru beberapa kali bertemu dengan sungmin tapi pada saat ia tau Kyuhyun mencintai karyawanya Hangeng mencoba mencari tau asal-usul Sungmin, bagaimana sifanya, pendidikannya, dll.
Kyuhyun pun masih memikirkan dimana Heechul menculik Sungmin hingga sekarang pun tidak kelihatan jejaknya, Kyuhyun ragu Sungmin masih berada di Korea atau di luar Korea tapi kata hatinya bilang tidak mungkin Sungmin masih ada di Korea melihat tabiat Heechul yang seperti itu.
Sekarang Kyuhyun ada di taman belakang rumahnya memikirkan jalan terbaik untuk menemukan Sungmin, sampai satu suara cempreng yang namanya sekarang masuk daftar orang yang dibenci Kyuhyun datang, siapa lagi kalau bukan Victoria, wanita ini juga sama iblisnya dengan eomma nya. Dengan cara selalu mengajak Kyuhyun keluar untuk melupakan Sungmin, tapi cara mereka salah justru Kyuhyun makin memperketat pencarian terhadap Sungmin.
"chagi, sedang apa?" itu nada yang paling menjijik kan buat Kyuhyun, lebih baik nada itu Sungmin yang membuatnya bukan si nenek lampir ini
"aku sedang makan kau tidak lihat?" jawab Kyuhyun asal, jelas-jelas ia sedang duduk sambil minum kopi apa mata Victoria ini buta? Itu pertanyaan tidak penting yang juga tidak harus Kyuhyun jawab.
"ish... kau tidak asik, Kyu kau masih mencari Sungmin?" hey... ada angin apa Victoria menanyakan Sungmin, apa dia salah makan atau sedang kesurupan?
"masih, kenapa? Kau merencanakan sesuatu terhadap Sungmin-ku?" Victoria bingung harus berbicara jujur atau tidak masih terngiang ancaman Heechul terhadap Nickhun pacarnya dan keluarganya, ya kalian tidak salah baca atau salah lihat Victoria memang sudah berpacaran dengan Nickhun 4 tahun lalu, bertanya apakah Nickhun tau perihal pertunanganya dengan Kyuhyun? Jelas saja Nickhun tau, sakit hati? Sangat, sakit malah, tapi setelah mendengar penjelasan Victoria, Nickhun memaklumi apa keputusan yang diambil Victoria.
Kyuhyun menyadari perubahan wajah Victoria, seperti wanita itu memikirkan sesuatu.
"Vic? Gwenchanayo?" tegur Kyuhyun, mendengar suara Kyuhyun, Victoria terkejut dan memutuskan untuk berkata jujur saja pada Kyuhyun.
"Kyu ada yang ingin aku katakan padamu" jawab Victoria
"ya... katakanlah" tapi sebelum Victoria berbicara tiba-tiba Heechul muncul dari belakang dan membuat Victoria urung menceritakannya.
"wah... lihat kalian benar-benar cocok jika duduk berdampingan seperti itu, eomma jadi tidak sabar menikahkan kalian" tutur Heechul melihat kebersamaan Kyuhyun dan Victoria, Victoria yang kaget melihat kedatangan Heechul pun berpura-pura manja dengan bergelayut di lengan Kyuhyun.
"ahh... benarkah? Kalau begitu cepat nikahkan kami, memangnya eomma tidak ingin cucu dari kami?" jujur Kyuhyun bingung dengan perubahan sikap Victoria.
"kau hutang cerita padaku" bisik Kyuhyun yang tentu saja yang hanya mendengarnya Victoria, Kyuhyun merasakan anggukan samar di lengannya.
"aigoo... ternyata Vic sudah tidak sabar, eoh? Sabar ya Vic Kyuhyun kuliahnya masih lama, yang jurusan bisnis masih 3 tahun lagi yang jurusan hukum masih 4 tahun, tapi tenang Kyuhyun kan jenius jadi mungkin bisa lulus lebih cepat" jawab Heechul yang dijawab dengusan oleh kyuhyun dan senyuman oleh Victoria.
=KYUMIN=
.
.
.
.
Sebenarnya yeoja ini bisa disebut hidup dengan tidak layak, seperti tinggal di penjara, terkurung dikamar yang sempit dengan fentilasi yang kecil, tempat tidur dengan satu ranjang saja dan makanan yang diantar 3 kali sehari dengan pengawalan yang ketat. Sungmin, gadis itu selau menangis setiap malam nya meratapi nasib nya yang diculik dan dikurung entah dimana, Sungmin setiap hari hanya memikirkan bagaimana kabar eommanya dan Sungjin? Bagaimana Kyuhyun? Apa eomma dan Sungjin mencarinya? Apa Kyuhyun juga mencarinnya? Pikiran itu selalu berputar tiap harinya dan membuatnya kembali menangis. Sebenarnya Sungmin kenal dengan salah satu orang yang selalu mengantarnya makanan.
Ia seorang yeoja, beberapa kali Sungmin melihat tatapan iba dari orang itu, beberapa kali juga Sungmin melihat yeoja itu menggumamkan kata maaf kepada Sungmin entah perbuatan apa yang yeoja itu lakukan kadang yang membuat yeoja itu menggumamkan kata maaf. Kalau tidak salah dengar nama yeoja itu adalah Kim Saeun, tidak lama kemudian orang yang sedari tadi ada dipikiran Sungmin muncul dengan sepiring makanan, ini jadwal makan siang Sungmin, tatapan iba itu kembali Sungmin lihat dari mata Saeun.
"hmm... Youngguk-ssi bisakah kau menunggu diluar, aku ingin menyuapi Sungmin-ssi kerena belakangan ini Sungmin-ssi tidak mau makan, aku janji tidak akan macam-macam" suara Saeun terdengar meminta ijin kepada sang pengawal, hey... Sungmin tidak meminta disuapi. Tidak mau makan? Yah yang ini memang dari ia memberontak ingin dilepaskan juga hanya memakan beberapa suap saja.
"ingat jangan buang-buang waktu bisa habis aku oleh nyonya besar" ijin Youngguk, setelah itu Saeun masuk dan menutup pintu itu.
"Sungmin-ssi bukan aku bermaksud lancang tapi aku tau kau sangat tersiksa disini, aku berniat untuk membebaskan mu dari sini masalah hukuman nya biar aku yang tanggung disini semua orang Korea tapi sebenarnya kau berada di China" 'apa? China? Aku? Aku ada di China? Astaga itu sangat jauh dari Korea' tiba-tiba mata Sungmin memanas, ya selama 2 bulan memang Heechul menculiknya dan dibuang ke tempat terpencil di China. Tangis Sungmin pecah sudah pasti eomma dan Sungjin sangat khawatir mencarinya, apalagi Kyuhyun.
"hiks...hiks... jadi selama ini aku ada di China hiks..." sungguh ia baru tau, karna memang Heechul memiliki tempat yang strategis untuk menyembunyikan Sungmin, supaya Sungmin terisolasi dan tidak mudah untuk ditemui atau dilacak.
"iya Sungmin-ssi kau ada di China, begini selama 2 bulan ini aku tidak tahan melihatmu kau sungguh menyedihkan pasti kau juga merindukan keluargamu bukan? Aku akan membantumu melarikan diri malam ini jadi persiapkan dirimu Sungmin-ssi aku akan keluar untuk memesan tiket ke Korea, kau maukan Sungmin-ssi?" tawar Saeun, mungkin karna memang sama-sama seorang perempuan Saeun sungguh kasihan melihat Sungmin setiap hari mata yang bengkak dan mulai menghitam, tubuh yang makin kurus, ditambah wajah yang pucat.
"tapi bagaimana jika ketauan Saeun-ssi? Aku tidak mau disiksa lebih dari ini" jawab Sungmin memelas.
"tenang saja Sungmin-ssi aku tidak seorang diri ada beberapa yang akan membantu mu, aku jamin kita tidak akan ketahuan karna beberapa orang yang akan membantuku adalah salah satu dari pengawal itu" jawab Saeun meyakinkan.
"tapi bagaimana kalau kau dihukum setelah ketahuan membebaskan ku?" Sungmin khawatir jelas saja, Saeun melakukan tindakan berbahaya mengingat pengawalan yang dijaga ketat tidak menutup kemungkinan mereka akan ketahuan.
"aku akan terima konsekuensinya Sungmin-ssi karna aku tulus ingin membebaskanmu" jawab Saeun sambil menggenggam tangan Sungmin untuk meyakinkan Sungmin.
"gamsahamnida Saeun-ssi, jeongmal gamsahamnida" jawab Sungmiin yang matanya mulai berkaca-kaca lagi bersiap untuk menangis.
"sama-sama Sungmin-ssi tidak perlu sungkan karna kita sesama perempuan jadi harus saling membantu, cha... sekarang makanlah untuk mengisi energimu" ujar Saeun sambil menyendokan sesuap nasi didepan mulut Sungmin.
.
.
.
.
Malam pun tiba, Sungmin menunggu dengan cemas, berjalan mondar-mandir didalam kamar sempit itu sempat cemas dan berfikiran bahwa Saeun hanya membohonginya, tapi itu semua hilang pada saat Saeun masuk dengan cara mengendap-endap, kalau ada yang bertanya kenapa bisa Saeun mendapat kunci? Karena para pengawal yang berjaga-jaga sedang tertidur pulas mengingat ini sudah tengah malam. Saeun membawa serta jubah berwarna hitam untuk Sungmin, melindunginya dari hawa dingin malam.
"Sungmin-ssi apakah kau sudah siap? Pakai ini supaya tidak kedinginan" tanya Saeun yang dibalas anggukan kepala dan memakaikan jubah hitam itu pada Sungmin. Saeun langsung menarik tangan Sungmin keluar setelah mengenakan jubah hitam itu.
Sekarang mereka telah keluar dari rumah bak penjara itu, di depan sana sudah terlihat gerbang pintu keluar mereka, di sana harusnya banyak pengawal tapi yang Sungmin lihat mereka semua tumbang oleh 3 orang namja yang membantu Saeun membebaskan Sungmin.
"gamsahamnida Jungmo-ssi, Changmin-ssi, Minho-ssi, kalian sangat membantu" ujar Saeun yang melihat para pengawal itu tumbang.
"tenang saja Saeun-ssi pengawal yang didalam sudah aku beri obat tidur dosis tinggi dalam minuman mereka, dan yang ini kami hanya sedikit berolahraga saja" jawab Changmin disertai cengiran khasnya.
"ya sudah sekarang kau bawa Sungmin-ssi pergi di tikungan depan kami sudah menyiapkan taksi, ini tiket ke Korea untuk kalian berdua" kini giliran Jungmo yang bersuara.
"untuk kami berdua? Yang benar Jungmo-ssi? Gamsahamnida, akhirnya aku bisa pulang ke Korea" jawab Saeun dengan mata berbinar, Sungmin yang dari tadi bungkam akhirnya membuka suara.
"tapi bagaimana dengan kalian?" tanya Sungmin khawatir, mereka ini sangat baik mau membebaskanya, membelikannya tiket untuk pulang ke Korea dengan bonus Saeun yang juga ikut pulang.
"kau tidak usah khawatirkan kami Sungmin-ssi, jika kita punya kesempatan kita bertiga akan menyusul kalian" jawab Minho dengan senyuman yang menenangkan.
"baiklah aku tunggu kalian di korea, aku dan Sungmi berangkat dulu kalian hati-hati" ujar Saeun memperingatkan.
"kalian juga, berhati-hatilah" ucap Changmin sambil membuka pintu gerbang, Saeun dan Sungmin langsung berlari ketika pintu gerbang telah terbuka lebar, disana sudah ada taksi yang menunggu mereka dan dengan segera membawa mereka ke bandara.
=KYUMIN=
.
.
.
.
.
Pagi yang indah bagi seorang Kim Heechul atau kalau sekarang Cho Heechul, sarapan dimeja yang besar ditemani oleh suami dan anaknya, mereka seperti keluarga harmonis yang nyaris tidak ada perselisihan diantara mereka, tapi siapa yang tau jika sebenarnya sang anak mulai membenci Heechul semenjak pertunangan nya dengan wanita pilihan Heechul. Sampai sarapan tenang mereka sedikit terganggu dengan bunyi ponsel nya Heechul.
"Yeoboseyo" jawab Heechul dengan tenang, tapi lama-kelamaan mukanya memerah menahan marah, rahangnya mengeras pertanda Heechul benar-benar sedang emosi.
"DASAR BODOH! KALIAN TIDAK BECUS! CARI MEREKA SAMPAI DAPAT! KALAU TIDAK KALIAN YANG AKAN AKU BUNUH, MENGERTI !?" teriak Heechul penuh dengan amarah yang memuncak, difikirannya bagaimana bisa Sungmin kabur dengan pengawalan yang begitu ketat, dengan Heechul berteriak itu membuat asumsi tersendiri untuk Kyuhyun apalagi dengan kata 'cari mereka sampai dapat' tunggu, mereka? Ada yang menolong Sungmin kabur? Tapi siapa dia yang berbaik hati menolong Sungmin. Kyuhyun akan berterimakasih pada orang itu nanti.
"aku selesai" Kyuhyun membuka suara yang pertama setelah Heechul berteriak marah, dan Heechul pun tidak menyadari kode dari Kyuhyun ke Hangeng, entah kode apa tapi yang jelas Hangeng langsung menganggukan kepalanya, mengambil ponselnya dan mengetik teks pesan untuk anak buahnya.
=KYUMIN=
.
.
.
.
.
Ini dia negara yang menjadi tempat tinggalnya sebelum dia diculik, negara yang paling dirindukannya selama ia disekap, pada saat menginjakan kakinya disini serasa ia hidup kembali, seperti terlahir kembali.
"Sungmin-ssi senang bisa berkenalan dengan mu, apa yang selanjutnya akan kau lakukan?" tanya Saeun pada saat mereka telah sampai diluar bandara.
"mungkin aku akan kembali kerumah, kasihan eomma dan adik ku pasti mereka khawatir. Bagaimana dengan mu Saeun-ssi? Ahh... bisakah kita berteman? Kupikir kita seumuran?"
"aku akan kembali kedesa menemui keluarga ku yang ada di desa, baiklah kita berteman tapi sepertinya aku lebih tua dari mu satu tahun, tidak usah memanggilku eonni cukup nama ku saja"
"benarkah, wahh... ternyata kau mempunyai wajah yang awet muda sama seperti ku hahahahah"
"yasudah kita berpisah disini ne Sungmin-ah sampai bertemu lain waktu, aku akan merindukan mu Sungmin-ah"
"ne, sampai bertemu dilain waktu aku senang berkenalan dengan mu, aku juga pasti akan merindukanmu" setelah itu mereka berpisah Saeun menaiki bis antar daerah dan Sungmin menaiki taksi yang akan membawanya kerumah.
.
.
.
.
Setelah perjalanan yang ditempuh kurang lebih satu setengah jam Sungmin akhirnya sampai dirumah, rumah yang menjadi saksi bisu penculikan dirinya malam itu dua bulan yang lalu, rumah nya masih bersih sama seperti dua bulan yang lalu tapi Sungmin tidak yakin dengan para penghuni rumah ini, apakah eomma dan Sungjin baik-baik saja? Jawabannya tentu tidak, nafsu makan eomma nya pasti terganggu, tidurnya pun apalagi. Sungjin, sekolahnya pasti juga terganggu memikirkan Sungmin yang tiba-tiba menghilang entah kemana.
Akhirnya Sungmin memutuskan masuk kerumah setelah membayar taksi. Tadi sebelum mereka berpisah Saeun memberinya sedikit ongkos untuk naik taksi, begitu baiknya Saeun terhadap dirinya. Sungmin memutuskan untuk langsung masuk saja kedalam rumahnya tanpa mengetuk pitu terlebih dahulu, wah... ini diluar duagaan nya rumahnya bersih terawat, tidak ada debu sama sekali, apakah eommanya? Mungkinkah?
Tapi kenapa sepi sekali? Dimana eommanya? Sungjin? Sungjin pasti sekolah karna ini jam masuk sekolah, ah... mungkin dikamarnya tanpa pikir panjang sungmin langsung menuju kekamarnya dan benar eommanya sedang ada dikamarnya memeluk boneka bunny kesayangannya sambil tertidur pulas, Sungmin langsung menghampiri eommanya dan tidur disisi ranjang yang kosong disamping Leeteuk lalu memeluk Leeteuk dengan erat. Leeteuk yang merasa dipeluk sangat erat membuka matanya untuk melihat siapa yang memeluk nya kelewat erat.
Mata Leeteuk langsung membuka lebar setelah melihat siapa yang memeluknya, anak yang dua bulan lalu menghilang entah kemana, menghilang dihari yang sama dengan hari pemakaman sang suami tapi hanya beda waktu, sekarang ada didepan matanya, memeluknya dengan erat sambil menangis tersedu-sedu sambil mengucapkan kata rindu yang amat dalam.
"eomma hiks... hiks... bogoshipoyo eomma hiks... jeongmal bogoshipoyo hiks... hiks.." ujar Sungmin, Leeteuk yang baru sadar langsung terduduk di ikuti oleh Sungmin dan kembali memeluk Leeteuk dengan sangat erat.
"ya ampun Sungmin, ini benar dirimu nak? Kemana saja kau? Kami sibuk mencarimu hiks...hiks... ya Tuhan terima kasih hiks... sudah mengembalikan Minnie ku" Leeteuk mengucap syukur berkali-kali dan mencium pucuk kepala Sungmin juga berkali-kali. Sungguh anugerah yang tidak terbayangkan untuknya anaknya kembali dengan keadaan sehat, tanpa luka, tanpa lecet, walaupun tubuhnya yang mengurus.
=KYUMIN=
.
.
.
.
.
Setelah mendapat kabar bahwa Sungmin sudah berada dirumah dengan selamat, Kyuhyun langsung melesat ke rumah Sungmin setelah kelasnya selesai. Memacu kendaraannya lebih cepat demi melihat sang pujaan hatinya pulang dengan selamat, kembali perasaan berdebar menyerangnya, jantungnya yang berdetak diluar batas juga kembali Kyuhyun rasakan. Inilah saat-saat yang paling mendebarkan sebentar lagi ia akan melihat Sungmin.
Setelah melalui perjalanan yang singkat, Kyuhyun mengetuk pintu rumah yang seminggu sekali di kunjungi nya untuk melihat sang pemilik rumah yang setiap hari selalu menangis, setelah mengetuk pintu tiga kali Kyuhyun mendengar ada langkah kaki yang mendekat untuk membukakan pintu.
DEG!
Mata itu bertemu lagi untuk pertama kalinya setelah dua bulan berpisah, melepas rindu lewat tatapan mata masing-masing, entah apa yang mendorong tangan Kyuhyun untuk mengelus pipi Sungmin yang dulu berisi kini terlihat tirus, Kyuhyun mengelus pipi Sungmin lembut dan Sungmin pun juga menikmati sapuan tangan Kyuhyun di pipinya nyaman dan hangat itulah yang Sungmin rasakan di pipinya. Dan mungkin memang Kyuhyun sudah sangat mencintai gadis yang didepan nya ini Kyuhyun mencium kening Sungmin agak lama untuk meyalurkan rasa rindunya dan rasa cintanya.
"aku sangat merindukan mu Min" kata Kyuhyun sesudah melepaskan ciumannya dikening Sungmin.
"aku juga Kyu, aku juga merindukanmu" jawab Sungmin yang setelah itu mereka langsung berpelukan dengan erat kembali melepas kerinduan, Kyuhyun juga berkali-kali mencium pucuk kepala Sungmin sampai ada suara yang mengintrupsi suasana romantis mereka.
"ehhm... lebih baik peluk-pelukan nya didalam saja tidak enak dilihat orang" ternyata Leeteuk mengintrupsi mereka, Sungmin lansung salah tingkah dengan muka yang semerah tomat begitu pun dengan Kyuhyun yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali. Dan Sungmin sedikit menggeser badanya untuk mempersilahkan Kyuhyun masuk dan langsung duduk di sofa ruang tamu, seperti teringat sesuatu Kyuhyun langsung membuka suaranya.
"ahh... Min ada yang ingin ku sampaikan, duduklah" ujar Kyuhyun sembari menepuk sofa disebelahnya memberikan kode untuk Sungmin duduk di sampingnya, Sungmin yang melihat itu hanya menurut saja dan duduk disamping Kyuhyun.
"ehm... mmm ... sebelumnya aku minta maaf pada mu Min jangan benci aku, appa, dan eomma, maaf kan aku Min. Selama kau menghilang aku juga mencarimu lewat anak buah appa, aku tau siapa yang menculik mu Min" bingung? Sangat bingung, untuk apa Kyuhyun minta maaf padanya, Kyuhyun tidak salah apapun dan keluarga Kyuhyun juga tidak berbuat salah mengapa Sungmin harus membenci mereka?
"begini Min pertama-tama aku akan memberitahukan pelaku penabrakan appa mu, tapi janji kau tidak akan dendam, benci, memberi tau Leeteuk ahjuma dan jangan berteriak" perintah Kyuhyun yang dijawab anggukan kepala oleh Sungin, karna masih bingung kemana arah pembicaraan ini.
"semua dalang dibalik penabrakan dan penculikanmu adalah orang yang sama, orang itu adalah... ehmm... orang itu..." Kyuhyun bingung ia hanya tinggal mengucapkan satu kalimat saja, tapi ini sangat sulit, Sungmin sangat penasaran siapa orang itu.
"siapa dia Kyu cepat beritahu aku, siapa orang itu" ucap Sungmin tidak sabar.
"orang itu... eomma ku sendiri Min, Cho Heechul" pucat, wajah Sungmin berubah menjadi pucat pasi, setega itukah eomma Kyuhyun kepadanya tapi apa yang menyebabkan Heechul ingin menghancurkanya.
"aku akan ceritakan dari awal Min, jadi begini..."
*flashback
.
.
.
Pada saaat itu Kyuhyun sudah tidak ada mata kuliah lagi memutuskan untuk kerumah Leeteuk untuk menengok keadaanya, Kyuhyun baru saja masuk mobil ada sebuah panggilan,
VICTORIA CALLING
Kyuhyun langsung mengangkat panggilan dari Victoria,
"ya ada apa Vic?" jawab Kyuhyun dengan malas-malasan
"kita bertemu di cafe Mom House, sekarang? Kau ada waktu?" tanya Victoria.
"ada, aku baru selesai kuliah, baiklah sepuluh menit aku akan sampai. Sampai bertemu disana"
"baiklah aku tunggu" tanpa menunggu lama lagi Kyuhyun langsung menyalakan mesin mobilnya dan melesat ke cafe Mom House, entahlah mungkin Victoria ingin membicarakan yang waktu itu,pikir Kyuhyun. Dan tepat sepuluh menit Kyuhyun sampai, ia mencari keberadaan Victoria sampai matanya menangkap sosok yeoja yang tengah melamun memandangi latte nya.
"apa kau menunggu lama?" tanya Kyuhyun yang sudah sampai dimeja Victoria, Victoria sedikit kaget mendengar suara Kyuuhyun.
"ah... tidak aku juga baru sampai, duduklah" jawab Victoria basa-basi.
"baiklah, apa yang ingin kau bicarakan. Sepertinya ini penting karna kau menyuruh ku bertemu sekarang juga" jawab Kyuhyun setelah memesan minuman kepada pelayan.
"sebenarnya aku mau meluruskan tentang pertunangan kita" alis Kyuhyun bertaut arti bingung 'meluruskan apa maksudnya?'
"maksudmu?"
"begini Kyu, sebenarnya aku tidak akan pernah mau di jodohkan dan ditunangkan olehmu" ada rasa lega ketika Victoria juga sama-sama menolak tentang perjodohan ini sebelumnya, tapi apa yang membuat Victoria akhirnya mau?
"tapi kau jangan marah dulu Kyu aku akan menjelaskan semuanya. Jadi begini sebenarnya aku sudah punya pacar namanya Nichkun, aku dan Nichkun sudah berpacaran kurang lebih 4 tahun dan keluarga ku tau soal itu malah kami berencana menikah tahun depan. Sampai Heechul ahjuma datang pada appa dan meminta aku agar aku mau bertunangan dengan mu, pertama aku menolak sampai Heechul ahjuma mengancam akan membangkrutkan perusahaan appa dan Nickun, dan juga akan benar-benar menghabisi orang tua ku dan Nickhun. Akhirnya dengan segala pertimbangan aku menerima pertunangan itu, soal Nickhun tau apa tidak dia jelas tau tentang ini. Nickhun juga sempat marah tapi ia bisa berbuat apa. Dan aku pun juga bingung aku ingin memberitahu mu tapi ancaman demi ancaman selalu aku terima" jelas Victoria panjang lebar, kesal, marah, dan makin membenci eomma nya.
Itulah yang Kyuhyun rasakan saat ini, persetan dengan teori bahwa Heechul adalah ibu kandungnya, ibu yang melahirkannya dengan susah payah. Ini sudah keterlaluan sangat sangat keterlaluan, ini cara yang kotor, Kyuhyun tau eommanya melakukan ini pasti karna demi menyingkirkan Sungmin. Victoria yang melihat Kyuhyun menggertakan giginya tanda marah langsung menunduk, apakah dirinya salah bicara?
"terima kasih atas informasinya Vic, tenang rahasia mu aman ditangan ku, aku pamit" Kyuhyun akhirnya buka suara setelah berhasil meredam amarahnya dan Victoria hanya duduk terbengong melihat reaksi Kyuhyun yang kalau Victoria lihat tenang tapi ada sedikit nada emosi.
Victoria akhirnya tenang sudah menceritakannya pada Kyuhyun dan akan memikirkan solusinya nati bersam dengan Kyuhyun karna Victoria tau Kyuhyun sangat mencintai gadis itu ealaupun Kyuhyun belum menyatakan perasaan nya.
*flashback end
.
.
.
.
TBC
.
.
.
huaaaaa akhirnya update juga yahhhh horeee *jingkrak-jingkrak. sebelumnya saya minta maaf atas keterlambatan updat dan saya minta maaf atas MASUKNYA NAMA WANITA LAKNAT ITU duhhh kalian boleh protes sama saya atau mau leave dri ff ini jga gpp saya iklas, itu juga udah di jelasin ya gimana hubungan sebenernya Victoria dan Kyuhyun.
maaaf juga ternyata KONFLIK NYA BERKEPANJANGAN. nah buat chap berikutnya aku masih bingung mau buat Kyumin nya kayak gimana, reaksinya Sungmin pas tau yang ngelakuin itu semua itu si Heechul dan reaksi pas tau ternyata Kyuhyun di jodohin. oh iya satu lagi terpaksa ALL OF ME hiatus dulu ya.
MAKASIH YANG KEMARIN SUDAH REVIEW AKU SENENG BANYAK YANG SUKA, MAAF AKU BALES REVIEWAN KALIAN TERLAMBAT. AKU JUGA SENENG TERNYATA POOL PARTY JUGA BANYAK YANG SUKA. MAKASIH BANYAK YA.
REVIEW LAGI BOLEH DONG, MAKASIH.
