Musim hujan sangat pas jika dinikmati dengan memakan donat lobak merah yang hangat, pikirku saat itu. Papa melambaikan tangannya kearah ku saat pengaktifan ochobot yang pertama kali berhasil.
Tentu saja aku sangat senang.
Papa memang hebat.
Setelah perkerjaannya disini selesei ia janji akan menemani ku bermain seharian.
Tapi sayangnya itu tidak akan pernah terjadi, saat cahaya yang sangat terang menghantamkan tubuhku ke tembok.
Tidak…
Mereka membawa papa!
"Dimana.." Kepalanya masih sangat pusing, ruangan ini membuatnya merinding, gelap dan dingin. Pemuda kecil itu mencoba berdiri sambil memegangi kepalanya dengan sebelah tangannya, dan tangannya yang satunya lagi bertumpu pada sebuah dinding kaca.
'sial tempat ini lagi.'
Ia terus menggerutu dalam hati, semua rencananya gagal, dan dirinya harus terjebak di dalam tabung kaca raksasa yang merupakan penjara dari alien alien aneh itu. Ini bukan pertama kalinya ia dikurung disini, malam saat boboiboy menemukannya waktu itu ia pikir akan menjadi malam terakhir ia dikurung di tempat ini. Waktu itu ia berhasil kabur dengan mengelabui salah satu penjaga, dan mengambil jamnya kembali yang dengan bodohnya dilitekaan di sebelah tabung tahanannya. Tapi sepertinya alien-alien bodoh itu sudah tambah sedikit pintar dengan meletakan jam kuasanya diruangan lain.
Fang tau ini akhirnya. Semuanya sudah Game Over. Dirinya tak akan bisa bertemu dengan papanya lagi. Setelah semua rencana alien-alien sialan itu berhasil apa yang akan terjadi pada dirinya?
Mati adalah pilihan terbagus yang ada dipikirannya, setidaknya ia bisa bertemu dengan mama di surga kan? Tapi bagaimana kalua alien-alien sialan itu malah menjualnya di galaksi anta berantah diluar sana, membayangkannya saja sudah membuatnya merinding. Mati pilihan terbaik, setidaknya ia harus menyiapkan rencana bunuh diri yang bagus, tapi belum tentu juga ia masuk surga, memangnya anak nakal sepertinya bisa masuk surga semudah itu, ia bahkan belum minta maaf pada Boboiboy…..
"Boboiboy…" bagaimana jika ia benar benar tidak bisa bertemu dengan pemuda itu lagi. Ia tidak merasa bersalah, ia tidak merindukan laki-laki bodoh itu, ia tidak merindukan orang bodoh yang memumutnya saat itu sama sekali, ia tidak merindukan Pulau Rintis, ia tidak merindukan teman-temannya disekolah, ia tidak rindu senyum orang itu yang selalu memberikan wajah bodoh sambil menggodanya, dan berakhir dengan memberikannya donat lobak merah. Ia itu benar, mau apa lagi, dari pada memikirkan mahluk bodoh itu lebih baik ia memikirkan bagaimana cara kabur dari sini. Fang berusaha meyakinkan dirinya berkali-kali, sialnya matanya tak bisa berhenti berkaca-kaca, sampai setetes air mata jatuh kelantai tabung kaca tersebut, sepertinya dia sudah ketularan bodohnya Boboiboy sekarang, dia merindukannya.
Tiba-tiba pintu ruangan tempat Fang berada terbuka, dan memperlihatkan siluet orang yang paling dia tidak ingin lihat hari ini.
"Bawa si bocah ke laboratorium." Perintah mahluk kotak yang sudah tidak asing dimatanya.
"Siap Komanda Agaga!" pasukan alien hijau lain membuka tabung tempat Fang dikurung dan memborgol kedua tangan kecil Fang. Tentu saja Fang terus berontak.
"Jika kau bersikap manis, kau bisa segera bertemu dengan Profesor." Ucap Agaga.
"Kalian BOHONG!" Fang benar-benar murka.
"Aku berjanji, dia ada diruangan 0X823 kalau kau menurut kami akan membawamu kesana." Agaga memberikan senyuman liciknya. Fang masih berontak, sudah berkali-kali ia merasa di bohongi oleh alien-alien jahat ini. "Atau kau lebih senang kalua professor dibunuh sekarang?" Fang langsung diam, ia tidak berontak, ia berjalan sesuai perintah tanpa perlawanan sedikitpun.
"Apa maksudnya ini Boboiboy!?" Jawab Gopal yang paling heboh dari keempat bocah yang sedang berkumpul di rumah milik Boboiboy, dan Atok.
"Aku juga tidak tau, mereka tiba-tiba membawa Fang…" Boboiboy terus berwajah lesu, ia sulit tidur dari kemarin malam terlihat dari matanya yang membengkak.
"Pasti Fang menjadi buronan ada sebabnya Boboiboy, itu yang harus kita cari tau."
"Betul kata Yaya, kita pasti bantu kamu ma, Fang kan juga teman kita, kamu udah cek di markas sampahnya Adudu?"
"Sudah.. tapi tidak ada siapa-siapa. Ochobot juga masih tertidur sejak kemarin." Ruangan seketika hening, tidak ada yang memilik ide, ketiga teman Boboiboy itu takut membuat temannya semakin sedih.
"Sudah Cucu-cucu Atok tak boleh sedih. Ayo semuanya makan. Kalua kalian tidak ada tenaga, kalian tidak akan bisa menolong teman kalian itukan?" Ucap Atok yang tiba-tiba memasuki ruangan sambil membawa empat porsi Indomie goreng.
"Mie ini enak sekali Atok." Ucap Gopal lahap.
"Ya ini dari temen Atok pas reuni kemaren."
"AKU ADA IDE!" teriak Gopal.
"Ide apa Gopal?" Tanya Boboiboy penuh harap.
"Gimana kalau kita selidiki rumah hantu tempat kemaren kamu bertarung Boboiboy?"
"Wah tumben kamu pintar Gopal." Ucap Ying.
"Aku memang jenius."
"Kalau begitu Ayo!" Kata Yaya semangat.
"AYO!" Ucap semuanya kompak.
"Serem sekali tempat ini…" Ucap Gopal sambil bersembunyi di belakang Boboiboy.
"Dan berantakan, ini kau semua yang perbuat Boboiboy?" Tanya Yaya saat melihat bagian dalam rumah hancur porak poranda.
"Sebagian, ya.."
"Liat di sini pintunya aneh." Teriak Ying saat menemukan pintu laboratorium.
Boboiboy, dan teman-temannya tidak bisa berhenti terkagum-kegum saat melihat kecanggihan ruangan yang mereka masuki, komputer dimana-mana, terlebih lagi ruangan ini terlihat amat bersih.
'pip' 'pip' 'pip'
Boboiboy dan teman-temannya terkaget saat melihat Ochobot yang mengeluarkan suara, dan cahaya yang aneh.
"Ada apa ini dengan Ochobot?" Boboiboy panik dan bingung. Tiba tiba bola kuning itu menggelinding dengan sendirinya kearah lantai, dan mengeluarkan cahaya yang lebih terang dari sebelumnya.
"Rebooting Ochobot Memory: 100% Complete" Tiba-tiba suara computer yang asing entah dari mana muncul dari seluruh penjuru ruangan tersebut, membuat Boboiboy dan teman-temannya sangat kaget.
"Boboiboy…" Ochobot telah kembali seperti semula walau terlihat sangat linglung. Boboiboy yang sangat merindukan robot kuningnya ini langsung memeluk Ochobot. "Ochobot kau kembali normal!" Boboiboy terlihat sangat senang.
"Boboiboy!" Ochobotpun juga langsung memeluk Boboiboy setelah sepenuhnya sadar. "Tunggu! Tidak ada waktu! Fang dalam bahaya! Aku sudah ingat sekarang!" Teriak Ochobot panik sambal mendorong pelukan Boboiboy.
"Ya! Fang diculik Adudu dan Ijojo, kamu bisa bantu cari Fang, Ochobot?" Kata Yaya.
"Bisa! Menurut memoriku dia harusnya ada di dalam pesawat induk Liga Galaksi!" Kata Ochobot.
"Apa itu Liga Galaksi?" Tanya Gopal bingung.
"Ya sebenarnya Apa yang terjadi. Siapa Fang sebenarnya?" Tanya Ying. Mereka semua butuh kejelasan saat ini juga.
"Ceritanya sangat panjang. Hmm akan aku ceritakan. Ayah Fang adalah professor yang menciptakan aku atas permintaan Liga Galaksi, Liga Galaksi adalah Organisasi pelindung galaksi. Sfera Kuasa diciptakan untuk melindungi galaksi."
"Lalu kenapa kau bisa berakhir di bumi Ochobot? Apa yang terjadi?"
"Bangsa Kotak dari Planet Atata Tiga yang jahat ingin menguasai Sfera kuasa agar bisa menaklukan planet-planet lain, tetapi ayah Fang mengetahui hal tersebut dan ingin segera memberi tahu Liga Galaksi, tapi terlambat petinggi Liga Galaksi sudah dikalahkan pasukan dari Atata Tiga. Saat itu aku sudah diaktifkan, dan professor berpesan agar aku melindungi Fang, Profesor sudah di tangkap, tetapi aku, dan Fang berhasil kabur. Sebelumnya professor juga sudah mengunci memoriku, dan yang terakhir kali kuingat aku dan fang terpisah saat pesawat yang kami pakai untuk melarikan diri tertembak. Itu kejadian dua tahun yang lalu." Jelas Ochobot.
"Tapi kenapa sekarang mereka malah mengincar Fang?" Tanya Boboiboy bingung.
"Kalau itu aku juga tidak tahu." Ucap Ochobot sedih.
"Bagaimana caranya kita bisa kemarkas Liga Galaksi?" Tanya Yaya bingung.
"Memangnya markas Liga Galaksi itu dimana?"
"Di samping bulan." Jawab Ochobot.
"BULAN!?" empat sekawan itu langsung lemas di tempat ingin pingsan.
"Bagaimana caranya kita kesana?" Tanya Gopal panik.
Dan tiba-tiba sesosok bayangan berbentuk kotakpun mucul….
"Aku bisa bantu."
"ADUDU!?"
TBC
SPOILER for Next Year.
"Apa yang kalian inginkan?"
"Mengambil kekuatan matahari"
HWAA akhirnya aku ngelanjuti fanfic ini, padahal aku sempet lupa pernah bikin ini fanfic. Abis nonton Boboiboy eps baru tiba-tiba aku inget, dan dapat inspirasi setelah beli keripik maichi./PLAK
Btw thx buat semuanya yang udh review, dan maaf lama update gara-gara harus bikin kartul, soalnya sidangnya Januari :' thx juga buat Cerbung Gay buatan LianParay seru banget bikin termotivasi.
Aku balas review disini ya:
Charllote
Iya ini lanjutannya ^^/ thx udah mau baca ya
Destry Widya Rachmandani
Ya wkwkwk soalnya aku bingung kalau disuruh bikin OC hehehe. Stuju jadiin aja teh kotak, author aus soalnya :'3 ngetik sambil makan keripik maichi.
Nozomi Rizuku 1414
Di Chap ini udah kebongkarkan wkwk. Ya di Real storynya Fang juga terlalu mencurigakan sih. Tapi author tetep cayang. Oh ya nanti Upin Ipin keluar lagi hehehe.
Natsu Hiru-Chan
Ya Fang terlalu lucu sampe dibilang buronan. Aku yang nulis aja gak tega QwQ. Btw Ayo perbanyak BoyFang HOHOHO hidup ke tsunderean FANG!
Uchiha BBBF
Terjawab di Chap ini ya hehe. Thx dan review
Oranyellow-chan
Ya kasian Boboiboy, Bocil imutnya diculik kita doakan Boboiboy berhasil
C
Ya ini dilanjutkan. Yeahh thx udah review dan baca :D
Aisya Subagio
Thx buat review dan koreksinya ya. Semoga chap ini juga rapih.
Kumiko Ve
Udah kejawab di Chap ini ya. Emang banget banget banget kyutt tsunderenyaaa. Haha
Munraito Yami
Maaf Updatenya ngak cepet. Thx banget ya udah bacaaa hehehe :D
Terima kasih semuanya. Kemungkinan minggu depan update. Kalau g lupa… wkwk
